Timur Tengah
Home > Kaskuser Regional > OTHER REGIONAL > Timur Tengah > [Mari Belajar Bahasa Amiyah]
Total Views: 10930
Page 1 of 13 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

chipsy - 22/09/2008 06:59 AM
#1
[Mari Belajar Bahasa Amiyah]
buat semua kaskuser regional Timur Tengah:
sorry all...jikalau kurang berkenan.
tret ini ane buat dg tujuan memperlancar bhs amiyah lewat dunia maya.
jadi kl ada yg lebih mengerti ttg seluk beluk bahasa amiyah, silahkan share disini.

misalnya:
huruf "qhof" di baca "hamzah"

yuk belajar bareng...saling tuker info seputar kosa kata amiyah ..
baik yg udah antum ketahui ataupun belom..

NB: kl tretnya g asyik, biarkan aja tenggelam
nyubi belajar berkarya...


Tambahan dari tulisan Ahmad Syarifuddin, Lc
nick:anisstoona
Spoiler for BAB I
Fi’il المضارع

سليمان : هو كمال هيروح فين؟
Huwa kamal hairuuh fein?
Kamal mau pergi kemana?
سيد : هيروح يضرب " علي" ابن الجيران !
Hiruh yedrab “ Aly ” ebn elgiraan!
Dia akan memukul Aly, si anak tetangga sebelah

سليمان : ليه ؟
Leih?
Emangnya kenapa?

زبير : أصله عاكس البت بتاعتو !
Aslo aakis el bet beta’to!
Soalnya dia (Aly) ngegodain pacarnya (Kamal)

Penjelasan:
Semua dhamir2 “ هـ ” seperti yang terdapat pada kata “، يضربه ” di baca “ و ” jadi : “ nelha’u , yedhrabu".

Kalau kita memperhatikan dialog di atas, maka kita akan melihat fi’il يضرب (yidhrob) sebagai sebuah kata yang sering kita dengar walaupun ada sedikit perubahan. Tapi kalau tentang fi’il2 yang lain seperti: بتلعب (bitel’ab)هيروح (hairuuh) mungkin masih sangat asing bagi kita.

Menurut yang kita tau fi’il المضارع dalam bahasa Arab biasanya terbentuk dengan : ي " ياء المضارعة " + الفعل الماضي . dengan merubah tasykilnya. Contohnya dari dialog di atas : يضرب (yidhrob) berasal dari bahasa fushah. Tapi dalam BAm, terjadi beberapa perubahan:
Pertama : fi’il mudhare’ dalam BAm mesir ada tiga macam :
1- fi’il mudhare’ biasa, contoh يضرب (yidhrob)
2- fi’il mudhare’ sedang dilaksanakan, contohبيضرب (biyidhrob)
3- fi’il mudhare’ akan dilaksanakan, contoh هيضرب (hayidhrob)

Mungkin anda akan merasa heran dan bertanya-tanya di dalam hati: “selama ini yang saya tahu fi’il mudhare’ itu hanya ada satu macam. Mengapa di buku ini jadi tiga macam?”
Inilah kekerenan buku ini... Ya iyya lah!! Buku ini akan membawa anda ke sebuah tempat dimana anda akan mengenal BAm lebih mendalam lagi. Anda akan menjadi orang pertama yang menyentuhnya!
Kalau kita meneliti BAm, kita akan mengetahui tiga macam fi’il mudhare’ tersebut. Setiap macam punya tempat khusus dalam BAm. Sebelum kita mengetahui tempat khusus tersebut, kita harus lebih dahulu mengetahui bentuk setiap macamnya.

Spoiler for Fi’il Mudhare’ Biasa (M. B.)
Bentuk fi’il mudhare’ biasa tidak terlalu berbeda dengan bentuk fi’il mudhare’ dalam BFh. Satu-satunya perbedaan terdapat pada tasykil dua huruf :

1- Huruf mudhoro’ah
Misalnya:
Kalau di BFh :
يَشرَب dengan menfathahkan huruf mudhoro’ahnya, tapi di BAm terbalik menjadi :
يٍشرَب huruf mudhoro’ahnya dikasrohkan. Perbedaan ini bisa di praktekkan kpd sebagian besar fi’il mudhare’ di BAm.
2- Huruf sebelum terakhir :
tentang hurup akhir ini formula yang mengatur tasykil nya tertuntu dengan Sima`i.


Spoiler for Fi’il Mudhare’ yang Sedang Dilaksanakan (M . S . D)
Fi’il M S D bentuknya persis seperti fi’il mudhare’ biasa, namun dengan satu tambahan huruf yaitu huruf “ب “ sebelum huruf huruf mudharo’ah misalnya :
Fi’il : قال MBnya :يِقول (yi’uul) dengan ya’ yang dikasrohkan. MSDnya : بيقول (bi’ull). Mudah kan?!
Sedangkan untuk fi’il mudhare’ yang mulai dengan همزة الوصل seperti : أكتب ، أضرب ، أدحرج, dibaca tanpa menyebut hamzahnya menjadi : باكتب (baktub) bukan ba’aktub.
Coba kawan-kawan praktekkan sendiri pada kata-kata : يعوم ، يضرب ، يذاكر، يقرا ، يأكل ، يروح

Nah, sekarang waktunya untuk menjawab pertanyaan: kapankah kita menggunakan fi’il MB dan fi’il MSD?
Fi’il MB biasanya digunakan untuk menjawab pertanyaan: “apakah kamu bisa?” Sedangkan fi’il MSD digunakan untuk menjawab pertanyaan: “apa yang sedang kamu lakukan ?”
Perhatikan dialog ini:
جمال : إنت تعرف تعوم ياحمد؟
Enta ti’raf te’uum yAhmad?
Ahmad, bisa berenang ga lo?
أحمد : أيوة أنا أقدر أعوم ، ليه ؟
Away ana a’adar a’uum, leih?
Iya gue bisa. Emang kenapa ?
جمال : أصلي شايف أخوك عمال بيشوح بإيدو ، باين عليه بيغرق!
Asli syaif akhuuk ammal bisyawwah be’iiduh, bayin alieh biyeghra’!
Soalnya gue liat adek lo lagi melambaikan tangannya, keliatannya dia (sedang) tenggelam!

Keterangan :
1- Jamal menggunakan fi’il MB “ تعوم ” dalam pertanyaannya kpd Ahmad.
2- Fi’il يسبح tidak digunakan dalam BAm. Tapi yang digunakan adalah يعوم .

Sekarang coba kawan-kawan bertanya dengan BAm:
“apa yang kamu sedang lakukan ?”
Terjemah BAm-nya :
إنت بتعمل إيه ؟
Jawabnya :
أنا باقرا كتاب (ana ba’ro kitab)

Tolong perhatikan:
1- Kata أنت, dalam BAm dikasrohkan alifnya menjadi إنت. Sedangkan kata بتعمل dipakai sebagai pengganti dari kata تفعل yang tidak lagi digunakan dalam BAm.
2- Fi’il باقرا (ba’ro) -bukan ba’ara yang artinya sapi- , adalah fi’il MSD yang asalnya أقرأ.


Spoiler for Fi’il Mudhare’ Akan Dilaksanakan (M. A. D)
Bedanya antara MB dan MAD hanya pada penambahan huruf “هـ “ yang difathahkan sebelum huruf mudharo’ah, contohnya :
MB = يجري (yigri) MAD = هيجري (hayigri)
MB = ياكل (yakul) MAD = هياكل (hayakul)
itu untuk fi’il tsulatsi biasa.
Kalau untuk fi’il ruba’i, huruf mudharo’ahnya disukunkan, seperti :
MB = يشرَّف (yisyarraf) MAD = هيشرَّف (haysyarraf)
MB = يقزقز (yi’az az) MAD = هيقزقز (hay’az az)

Tolong perhatikan percakapan antara Ja’far dan Ahmad di bawah ini:
جعفر : ألو ياحمد .. عامل إيه ؟
Alo yAhmad..’ aamil eih?
Alo Ahmad .. pa kabar?
أحمد : الحمد لله .. وانت ؟
Al hamdulillah .. wenta?
Al hamdulillah ..lo gimana?
جعفر : الحمد لله، الله يسلمك
Alhamdulliah ...Allah yisallemak
Ahamdulliah ... semoga Allah nyelamatin lo.
أقولك إيه ! إنت خلصت الملخص بتاع الفقه واللا لسة ؟
A’ullak Eih! Enta khallast el mulakhas bita’ elfiqh
Eh! Lo udah nyelesaiin ringkasan fikih belon?
أحمد : لسة .. أنا لسة باكتب فيه ...
Ana lissah baktib fih
Belon ..Gue lagi nulis!
جعفر : لسة ؟ امال هتخلصو إمتى إن شاء الله ؟؟ على يوم الإمتحان ؟
Lissah? Ummal Hatkhallaso Emta InsyAllah? Ala yomellimtihan?
Belon? emangnya kapan lo mao selesaiin? pas ujian ?!
أحمد : لا ياعم ماتخافش ... إديني يومين كمان وهاتلاقيه جاهز إن شاء الله
La ya Am matkhafsh .. Iddini yomein Kaman we hatla’eeih gahez insya Allah
Engga! Jangan takut .. kasih gue waktu dua hari lagi, insya Allah lo terima beres deh!

Penjelasan:
1- Dalam dialog ini si Ahmad berkata:
لسة .. أنا لسة باكتب فيه.
Disini ada dua لسة yang berturut-turut, tetapi masing-masing punya arti khusus; yang pertama berarti: belum, yang kedua berarti : masih.
2- Coba kawan-kawan perhatikan fi’il-fi’il di bawah ini:
ما تخافش ، مش هاعرف dua fi’il ini sedikit aneh bentuknya karma telah dinafikan – di tiadakan -,kelihatanya Ini butuh penjelasan, bukan?! Mari kita mengenal teori nafi fi’il2 dalam BAm .


Spoiler for Nafi’ Fi’il Mudhare’
Huruf-huruf nafi yang masuk ke fi’il mudhare’ dalam BAm secara umum terdiri dari dua huruf :
Yang pertama adalah : “ما” terletak di awal kalimat,
dan yang kedua adalah “ش” terletak di akhir kalimat .

Tolong perhatikan dialog ini :
أحمد : هي صفاء مابتاكلش معانا ليه؟
Hiya safa ma bitakulsyi ma’ana leih?
ممتاز: أصلها مابتحبش الكشري
Aslaha mabethebbisy elkushari
أحمد : إنتي مابتحبيش الكشري بجد يا صفاء ؟
Entii mabethebbiisy el kusyari bigad ya safa?
صفاء : ماتجيبليش سيرته قدامي !
Matgeebliisy sirtu uddami !

Dalam dialog di atas, fi’il2 yang dinafikan adalah:
مابتاكلش، مابتحبش، مابتحبيش، ماتجبليش

Tolong perhatikan bahwa:
● ماتاكلش ، مابتحبش، مابتحبيش 3 fi’il ini adalah fi’il2 MSD .
● di fi’il مابتحبيش huruf nafi kedua “ش ” terletak setelah “ي ” ta’nits.
● fi’il ماتجبليش adalah fi’il MB yang terbentuk dari :
“ما ” (huruf nafi pertama) + “ تجيب ” (fi’il) artinya: membawa + “لي” )jar majrur(, artinya: untuk saya + “ش ” )huruf nafi yang kedua(.

Melihat keterangan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa:
1- Adanya kesamaan peletakan nafi pada fi’il MB dan MSD yaitu : “ما” diletakkan di depan fi’il, dan “ش ” diletakkan di belakang fi’il.
2- Huruf nafi yang kedua “ش ” selalu terletak di akhir fi’il, baik fi’il tersebut bersambung dengan dhamir atau tidak, seperti yang tersebut di atas: “ماتجبليش” (huruf “ش ” di fi’il ini terletak setelah dhamir “لي”.
Perhatikan juga contoh2 berikut ini:
ماتضربهاش ، ماتقولهوش ، ماتشغلهمش

Coba perhatikan dialog2 ini:
أحمد : عبد الرحمن ! إنت مش هتروح معانا السينما !
Abdurrahman! Enta musy hatruuh ma’ana essinema?
Abdurrahman! Elo ga jadi pergi ke bioskop ama kita?
عبده : لأ, مش رايح .
La’ mesy raih.
Ga, gue ga akan pergi.
أحمد : مش رايح !؟ لأ لازم تروح !
Messy raih!? La’ lazem teruuh
Ga pergi? Harus pergi dong!

Penjelasan:
Abdurrahman menjawab pertanyaan Ahmad dengan kalimat : مش رايح , sedangkan رايح adalah na’eb fa’el dari fi’il :يروح . Mengganti fi’il dengan na’eb fa’el, sering terjadi dalam BAm.
Ahmad menggunakan kata لازم sebagai pengganti dari kata يجب yang tidak terpakai lagi dalam BAm, selain kalimat واجب yang masih sering dipakai namun dalam konteks yang lain. Misalnya:
كان واجب عليك تهني أحمد على نجاحه
Kan wageb aleik tehanni Ahmad ala nagaho.
Seharusnya lo ngasih ucapan selamat buat Ahmad atas kelulusannya.
Huruf “مش” digunakan juga dalam nafi isim, misalnya :
أنا مش أحمد ، أنا صلاح
Huruf “ مش ” dapat pula digunakan dalam:


Spoiler for Nafi Fi’il M.A.D (Mudhare’ Akan Dilaksanakan)

Seandainya kawan2 ingin menafikan fi’il ini, cukup dengan menambahkan - tanpa menyambung - huruf “مش” depan fi’il yang akan dinafikan tersebut, contohnya:
بيصلح = هيصلح = مش هيصلح
باكل = هاكل = مش هاكئ
يدور = هيدور =مش هيدور
Gampang kan?!

“ قبل ” dan “ بعد ”
Setiap fi’il MB yang didahulukan oleh “قبل ” atau “بعد ” harus di tambahkan “ما ” mashdariyah di depannya. Misalnya:
أنا هامر عليك قبل ما اروح الكلية.
Ana hamur aleik abl ma ruuh elkulliah
Ntar gue mampir ke tempat lo sebelum gue pergi ke
kuliah.


“ ما ”
“ما ” dalam bahasa ammiyah ada empat macam :
1- “ ما ” mashdariyah, seperti yang terletak sebelum fi’il MB yang didahului oleh “ قبل ” atau “ بعد ”. Misalnya :
بعد ماخلص شغلي هامر عليك
Ba’d ma khallas shugli hamur aleiki
Setelah selesai kerja, gue mau mampir ke tempat lo

2- “ ما ” nafiyah, yang datang bersama dengan “ ش ”. “ ما ” nafiyah ini khusus untuk menafikan fi’il saja. Misalnya :
أنا ماروحتش الكلية النهارده عشان أنا عيان
Ana marohtesy el kulliah ennahardah asyan kunt ayyan.
Gue ga bisa pergi ke kuliah hari ini karena gue sakit
Ket: عيان = مريض . مريض tidak dipakai lagi dalam BAm.

3- “ما ” amr, digunakan untuk menyuruh seseorang secara kasar dan memaksa. Misalnya:
ماتروح الكلية يا عم وبلاش كسل بقى! .
Matruuh el kulliah ya am we balash kasal ba’a!
Pergilah ke kuliah, jangan males dong!

4- “ ما ” ta’kid – menegaskan – misalnya:
ما انا قولتلك ذاكر كويس .
Mana ultilak dzaker kuwais.
Kan gue udah bilang ke lo, belajar yang benar!


Spoiler for Cara membuat pertanyaan dengan fi’il mudhare’
Untuk membuat pertanyaan dari fi’il mudhare’ yang artinya “ هل ” adalah berikut ini:
1- Kita dapat memakai na’eb fa’el atau fi’il M.A.D. dalam bentuk kalimat pertanyaan disertai dengan intonasi pertanyaan, misalnya :
إنت رايح الكلية النهاردة؟
إنت هتروح الكلية النهاردة ؟
إنت نازل معانا ؟
إنت هتنزل معانا ؟

2- Kita dapat memakai huruf “مش ” ditambah dengan na’eb fa’il, atau fi’il M.B dengan maksud untuk meminta ketegasan dari orang yang kita tanya, misalnya:
إنت مش رايح الكلية النهارده ؟
Enta mush raih el kulliah ennahardah?
lo ga mau pergi kuliah hari ini?
إنت مش نازل معانا ؟
Enta mush nazel ma’ana?
lo ga mau turun bareng ama kita?

atau dengan fi’il M.A.D, misalnya :
إنت مش هتروح الكلية بكرة ؟
Enta mush hatruuh elkullliah bukroh ?
Apakah lo mau pergi ke kuliah besok?


Spoiler for Fi’il Madhi dan Amr
Fi’il madhi dalam BAm tidak ada perbedaan sama sekali dengan fi’il madhi dalam BFh.
Jadi :
ضرب (dhoroba) dalam BFh, ضرب (dhoroba) juga dalam BAm tanpa ada tambahan atau perubahan.
Ket:
semua bentuk nafi dan pembuat pertanyaan untuk fi’il mudhare’ digunakan juga untuk fi’il madhi.


Spoiler for Fi’il Amr
Itu tentang fi’il madhi … Nah, kalau tentang fi’il amr, kita harus melihat terlebih dahulu apakah fi’il itu :
1- tsulatsi atau tidak.
2- kalau tsulatsi, apakah huruf tengahnya huruf illat atau bukan.


Jika fi’ilnya bukan tsulatsi maka bentuk fi’il amrnya sama persis dengan fi’il madhinya.
Misalnya:

Fi’il madi fi’il amr macam fi’il
دحرج دحرج rubae’I (dahrag)
خربش خربش rubae’i (kharbash)
شغّل شغّل rubae’i (syaghghal)
لمّح لمّح rubae’i (lammah)
روّح روّح rubae’i (rawwah)
Sekedar untuk diketahui, dalam kaidah ini terdapat pengecualian misalnya :
توضأ ini adalah fi’il ruba’i. Fi’il amrnya dalam BAm adalah: إتوضا (etwadhdha).

Jika fi’il tsulatsi dan huruf tengahnya huruf ellat maka fi’il amrnya akan sama dengan fi’il mudhare’nya dalam BAm, tapi dengan membuang huruf mudharo’ahnya.Misalnya:
fi’il mudhare’(BAm) fi’il amr (BAm) fi’il amr (BFh)
يقول ye’uul قول uul قل qul
يكون yekuun كون kuun كن kun
لام laam لوم luum لم lum

Jika fi’ilnya tsulatsi yang huruf tengahnya bukan huruf ellat, maka bentuk fi’il amrnya sama dengan fi’il MB tapi dengan mengganti huruf mudharo’ahnya dengan hamzat washel, misalnya :
Fi’il MB fi’il amr BAm fi’il amr BFh

يضرب yedhrab إضرب edrab إضرب edrib
يكتب yekteb إكتب ekteb أكتب uktub
يهرب yehrab إهرب ehrab أهرب uhrub

Dalam kaidah ini juga terdapat shawaz (pengecualian2) seperti :
أكل fi’il ini tsulatsi, bentuk fi’il amrnya : كل (kul)


Spoiler for Kata2 tambahan dalam percakapan bahasa amiah

a- pertanyaan:
إيه = apa.
ليه = kenapa cth: ليه ما جيتش امبارح؟ leih ma gitshi embareh kenapa kemaren kamu tak datang?
إزاي = gemana cth: عملتها إزاي؟ amaltaha ezzai? Bagaimana kamu melakukannya?
أمال = emang cth: أمال إنت عايز إيه؟ ummal enta ayeiz eih? Emang kamu mau apa?
مين = siapa cth: مين هو؟ miin huwa? Siapa dia?
منين = dari mana cth: إنت جي منين؟ enta gai mennin? Kamu datang dari mana?
عشان = untuk/ karena cth: أنا عملت ده عشانك ana amalt dah ashanak saya melakukan ini karena kamu. أنا ما روحتش الكلية عشان كنت عيان ana maruhtesy el kulliah asyan kunt ayyan saya ga pergi ke kuliah karena sakit.
كام = berapa. cth: إنت جيت هنا كام مرة ؟ Enta geit hena kam marah? Kamu dating ke sini sudah berapa kali?
بكام = dengan harga berapa? إنت إشتريت الجزمة ديه بكام؟ enta esytareit el gazma dih bekam Kamu beli sepatu ini berapa?
إمتى = kapan. Cth: إنت جيت هنا إمتى ؟ enta giet hena emta? Kapan kamu datang ke sini?
مال + ضمير متصل = ada apa dengan …..
مالها زينب ؟ هي عيانة والا إيه؟ Malha Zeinab? Heya ayyana walla eih? Ada apa dengan Zeinab? Dia sakit atau apa?
مالهم مستعجلين كده؟ Malhum mista’gilin kedah? Kenapa mereka buru-buru begitu?
ضمير منفصل + مال+ ضمير متصل = bukan urusan ….
إنت مالك! Enta malak! Bukan urusanmu/ loe mau apa?
b- Isyarat:
ده : ini/itu. untuk ( mudzakar ) Cth: الراجل ده Erragel dah Orang ini.
ديه : ini/itu. untuk ( mu’anast ) Cth: الآنسة ديه El Anesa dih Nona ini.
دول : ini/itu. untuk ( jama’ mudzakar) Cth: الرجالة دول عايزين يكلموك Erreggalah dol aizien yikallimuk Orang2 ini ingin bicara dengan kamu.
دولت = ini/itu. Untuk ( jama’ mu’anast ) Cth: البنات دولت عايزين يكلموك Elbanat dolat aizin yekallimuk Gadis2 ini ingin bicara dengan kamu.
كده : begini/ begitu. Cth: ليه كده؟! Leih kedah?! Kenapa begitu?

c- Macam2:
بس : cukup/sudah. Cth: بس! كده كفاية. Bas! Kedah kefay Udah! Ini cukup.
كمان: lagi. Kusus untuk nambah: إديني كمان Iddini Kaman
تاني : lagi. Cth: إتقابلنا تاني Etabelna tani! Kita ketemu lagi!
قد : kadar/ jumlah. قد إيه ؟ Ad eih? Berapa jumlahnya?
يلا : Mari/ Ayo. يلا بينا نروح السيما Yalla bina neruh essima Mari kita bergi ke bioskop.

Demikianlah telah kami sajikan kamus bahasa ‘ammiyah kepada seluruh teman-teman… Selebihnya, yah praktekin deh sendiri2! Tapi, awas! Jangan ampe ditarhil dari Mesir gara2 kamus ini.


Spoiler for Kosa-Kata (Mufrodat)


Peralatan Dapur
Penggorengan طاسة Thasah
Panci حـــلة 7allah
Kompor بوتاجاز Butagaz
Sendok ملعقة Mal3a’ah
Garpu شوكـــة Syuwkah
Pisau ســــكينة Sikkinah
Piring طبـــــق Tafa’
Mengkok سلطانية Sultaniah
Teko شفشــأ Syafsya’
Gelas كبــــاية Kubbayah
Centong sayur مغرفـــة Maghrafah
Sendok Nasi مغــرفة رز Maghrafet Ruz
Sendok Sop مغرفة شوربة Maghrafet Syurbah
Nampan صنيــــة Shaniyyah
Cangkir فنجـــان Finjaan
Saringan مصفــــاة Masfa
Toples برطمـان Bartam
Tabung Gas أنبوبة بوتاجاز Anbuubat butagaaz

Elektronik
Tv تلفيزيون Tilifizyuun
Lampu Senter كشّـاف Kasysyaaf
Para bola دش Disy
Kukas ثلاجــــة Tallagah
Batu Baterai حجر/ بطارية Hagar Battariah
Mesin cuci غسالة Gassaalah
Pemanas ruangan دفـــاية Daffaayah
Komputer كومبيوتر Kombyuter
Disk ديسك Disk
Hard disk هادر Hard
Mouse ماوس Maus
Flasydisk فلاشة Felasyah
Carger شاحن Syahen
Keyboard كيبورد Kibord
AC تكييف Takyiif
Kamera كمرة Kamerah
Kipas angina مروحة Marwahah
Kabel سلك/ كابل Silk / Kabl
Tespen مفك تست Mafak Test
Kabel sambungan وصلة سلك Waslet Silk
Vacum cleaner مكنسة كهربا Maknaset Kahraba
Lampu لمــبة Lambah
Remot ريموت Rimuut
Microwave ماكرويف Makruwef
Rice cooker لايوجد
Saklar بريزة Barizah
Jek فيشــة Fisyah
Sertika مكوة Makwah
Tape تسجيل Tasgiil
Kaset كاسيت Kasit
Penyakit
Sakit gigi وجع في السنان/ سناني بتوجعني Waga3 fissinan/Sinani bitewga3ni
Sakit perut وجع في البطن/ بطني بتوجعني Waga3 filbatn/ Batni bitewga3ni
Sakit mata وجع في العين/ عيني بتوجعني Waga3 fil3ein/3enaiyya bitewga3ni
Sakit jantung مرض القلب /قلبي بيوجعني Maradh el’alb/ Albi biyewga3ni
Sakit paru-paruمرض في الرئة/ صدري بيوجعني Maradh firri’ah/ Sidri biyewga3ni
Sakit kanker سرطان Saraton
Sakit tipes تيفود Taifuud
Sakit kutil نفرة Nafrah
Demam حمى 7ummaa

Kamar Mandi
Sabun batang صابون Shabuun
Sabun cair صابون سايل Shabuun Sayil
Keran حنفية 7anafiyah
Westaple حوض 7aud / 7ood
Closet كبنيه kabanih
Shower دش Dusy
Kaca kamar mandi مراية حمام Merayet 7ammam
Shampo شامبو Sayambu
Sikat gigi فرشة سنان Fursyet sinan
Silet موس Muus
Alat cukur kumis موس حلاقة Muus 7ila’ah
Odol معجون Ma3guun
Bak mandi بانيو Banyo
Gayung لايوجد/ مغرفة Maghrafah
Handuk فوطة Fuuthah
Hordeng kamar mandi ستارة حمام Sitaret 7ammam
Tisu منديل/ كلينكس Manadiil/ keliniks

Kendaraan
Bis أتوبيس Utubiis
Tramko ميكروباص Mikrobaash
Bis ¾ ميني باص Minibaash
Motor موتوسيكل Mutusikl
Sepeda عجـــلة 3agalah
Pesawat طيارة Thayyarah
Kapal مركب/ باخرة Markeb / Bakhrah
Kereta api قطر Atr
Kreta bawah tanah مترو الأنفاق/ المترو Mertul’anfa’/ Elmetru
Bajay توك توك Tuk Tuk
Delman حنطور 7anthuur
Mobil bak عربية نص نقل 3rabiyet Nush Na’l
Tronton عربية نقل 3rabiyet Na’l
Kontener تراكتور Teraktur
Buldozer بلدوزر Beldozer


Alat tulis/kantor
Pensil قلم رصاص Alam Rashaash
Pulpen قلم جاف Alam gaaf
Penggaris مسطرة Mastharah
Setip أستيكة Astiikah
Spidol قلم فلوماستر Alam felumaster
Lem kertas صمغ Shamgh
Buku tulis tipis كراسة Kurraasah
Buku tulis tebal كشكول Kasykuul
Tipe-x كوركتور Kurrektur
Kater كتر Katar
Isi kater سلاح الكتر Sela7 elkatar
Solasi سولوتب sulutib
Papan tulis سبورة sabburah
Kapur طباشير thabasyiir
Staples دباسة dabbasah
Isi Staples دبابيس بتاعت الدباسة dababiis bita3et eddabash
Gunting مقص ma’ash
Tinta printer حبر برنتر 7ibr printer
Stempel خـــتم khitm
Printer برنتر printer
Paku payung دبوس ضغط dabbus daght
Plastik laminating بلاستيك تغليف belastik taghliif
Kalender نتيجة natiigah

Material
Paku مسمار Mismaar
Alat bor شنيور Syinyoor
Palu kecil شاكوش syakuusy
Palu besar مطرق matra’ah
Tang زرادية zarradiah
Tambang حبــل 7abl
Semen أسمنت Asmant
Semen putih أسمنت أبيض Asmant Abyad
Batu bata طوب أحمر thuub a7mar
Kunci inggris مفتاح إنجليزي mifta7 Inggelizi
Pasir رمل Raml
Karung pasir/semen شكارة رمل / أسمنت Syikaret raml/ asmant
Kuas فرشة Fursyah
Obeng مفك Mafak
Skop جاروف gaaruuf
Tiner تينر Tiner
Paralon ماسورة بلاستك Masuuret balastik
Selang خرطوم khartuum
Cat minyak بوية لاكيه buyet lakieh
Cat pelastik بوية بلاستيك buyet balastik
Lem غرا ghira
Gergaji منشار Minsyaar
Triplek أبلكاش ablakaasy
Tang زرّاديـة Zarradiah



Sayur-sayuran
Tomat قوطة Uuthah
Seledri كرافس Karafs
Timun خيار Khiraar
Bayem سبانخ Sabaanikh
Wortel جزر Gazar
Kol كرومب krumb
Cabe merah فلفل أحمر Filfil a7mar
Paprik فلفل أخضر filfil akhdar
Kentang بطاطس bataates
Oyong apa itu??
Daun bawang بصل أخضر bashal akhdar
Buncis فاصوليا خضرا faashulya khadra
Daun kol ورق كرومب wara’ krumb
Brokoli قرنبيط Arnabiiith
Daun anggur ورق عنب wara’ 3nab
Ubi بطاطا bathatha
Talas belom di tanam di mesir

Bumbu-bumbu/athoroh
Jahe زنجبيل zanggabiil
Kunyit كركم kurkum
Merica فلفل أسود filfil eswid
Ketumbar كزبرة kuzbarah
Lengkuas هولونجان hulunggaan
Pala جوز الطيب guwze thiib
Kelapa جوز هندي guwz hidi
Kedelai فول صويا Fuul shoya
Kuaci لب Lib
Kacang فول سوداني Fuul sudaani

Buah-buahan
Anggur عنب 3inab
Pisang موز Mouz
Semagka بطيخ batthikh
Jeruk برتقان burtu’aan
Lemon لمون Lamuun
Melon كانتالوب/ شمام kantalub/ syammaam
Jambu جوافة Gawwafah
Bengkuang لفت lift
Buah Bit بنجر banngar
Delima رمان rummaan
Nanas أناناس ananaas
Mangga مانجا mangga
Pepaya ببايا
Apel تفاح tuffaa7

Sembako
Beras رز Ruz
Telor بيض Biedh
Minyak زيت ziet
Teh شاي syai
Gula سكر sukkar
Mie مكرونة makaroonah
Kopi قهوة ahwah
Saos صلصة shalshah
Ketchup Hainz كاتشب katsyab
Keju جبنة gibnah
Manisan حلويات 7alawiyyat
Sarden ساردين sardiin
Indomie شعرية إندومي syi3riyyah Indomi
Garam ملح Mal7
Terigu دقيق دئيئ

Lain-lain
Sapu مقشة ma’asyah
Tong sampah صفيحة زبالة safihet zibaalah
Asbak طفاية taffaayah
Benang خيط / فتلة khait / fatlah
Jarum إبرة Ibrah
Karpet موكيت mukit
Selusin دستة Dastah
Hambel سجاد
Seleretan سوستة Sustah
Asbak طفـاية Taffaayah
Tas pelastik شنطة/كيس Syantah/Kiis
Koper شنطــــة Syantah
Dompet محفظــة Mahfazah
Celakaan حادثــــة 7adtsah

kandatto - 22/09/2008 08:39 AM
#2

^
sebagai tambahan ...
huruf Dzal dibaca Dal
contoh: ده aslinya ذا
دى aslinya ذه
huruf Dha dibaca Zha
contoh: ظبّط aslinya ضبّط,
ظابط aslinya ضابط
huruf Tsa dibaca Ta
contoh: تئيل aslinya ثقيل

dah diedit brO...
Batavian Lord - 22/09/2008 10:18 AM
#3

nambahin juga dah,..

huruf "qhof" kadang di baca juga pake "Ghain:

seperti Qohwah kadang dibaca Ahwah kadang juga Gahwah
wahyutajammu - 22/09/2008 11:22 AM
#4

thanks bro
Batavian Lord - 22/09/2008 11:51 AM
#5

Quote:
Original Posted By wahyutajammu
thanks bro


ur welcome
kandatto - 22/09/2008 05:37 PM
#6

Tambahan lagi ...
untuk bentuk penafian/peniadaan ada dua cara:
-untuk jumlah ismiyah, umumnya make tambahan mush/musy sebelum khabar/predikat
contoh: أنا مش عارف,
أنا مش فاهم

-untuk jumlah fi'liyah, biasanya make maa sebelum fi'il/predikat dan diakhiri huruf shin/syin.
contoh: ما عَرَفتوش ato مَا اعْرفش

-untuk syibhu jumlah, sama dengan jumlah fi'liyah. make maa sebelum fi'il/predikat dan diakhiri huruf shin/syin.
contoh: مَا فيش, مَا عَندِيش, مَا لْهُش
dan lain-lain ..
revivalelmahbub - 22/09/2008 05:58 PM
#7

Wah .. sy ikut menikmati aja bOs ...
bahasa amminya blom lancar ...
chipsy - 22/09/2008 10:26 PM
#8

thx bro infonya...

kl bs di perbaiki yee...


hayya bina nata'allam allughotul 'amiyah..
kandatto - 23/09/2008 06:08 AM
#9

nunggu para senior kaskuser ..
wahyutajammu - 24/09/2008 05:40 AM
#10

lg dong bahasa yah....
musyakkirin awy.....
hehehe
kandatto - 24/09/2008 06:41 AM
#11

yang lain mana nih ..?
ayo berbagi pengetahuan tentang bahasa ammiyah ..
azzavirtium - 24/09/2008 10:55 AM
#12

Quote:
Original Posted By kandatto
nunggu para senior kaskuser ..


ikutan nunggu,...
chipsy - 25/09/2008 03:25 PM
#13

Quote:
Original Posted By azzavirtium
ikutan nunggu,...

menunggu ternyat melelahkan...
kandatto - 27/09/2008 04:42 PM
#14

^
Olehnya itu, bagi kaskuser Reg Tim-Teng ..
yang memiliki calon di sana/Indo ..
kudu cepat2 selesai ..
Menunggu adalah pekerjaan yang paling melelahkan ..
kandatto - 28/09/2008 09:55 AM
#15

kok gak ada yang nambahin ..

kalo gitu saya mencoba tuk menambahkan ..
untuk menunjukkan perbuatan yang akan terjadi ditambahkan pada awal fi'il mudhari'
huruf 'ha' ..
contoh: Hatkuun .. هتكون
contoh lain: سكوت هنغنى
bejeweled - 28/09/2008 10:34 AM
#16

Quote:
Original Posted By kandatto
^
Olehnya itu, bagi kaskuser Reg Tim-Teng ..
yang memiliki calon di sana/Indo ..
kudu cepat2 selesai ..
Menunggu adalah pekerjaan yang paling melelahkan ..


ketauan nih calonnya di indo


bt yg mo blajar bahasa ammiyah, biar tambah lancar mesti liat film2 mesir juga cb test paham ga apa yg diomongin,..

klo mo filmnya, donlot disini...

[Sharing] Film Film Arab | Arabian Films and Arabic Language Films
kandatto - 30/09/2008 10:53 AM
#17

^
wah .. brO aZZa nih doyan ma film Mesir juga yah ..
tapi benner ... Kalo mau blajar bahasa ammiyah .. harus sesering mungkin nonton ..

makasih boss aZza atas link film arabnya ..

Eh .. satu lagi .. link film musalsal ramadhan, ada gak ..?
film serial Abdul Halim Mahmud ..?
cayang - 03/10/2008 03:53 PM
#18

wahestini awi....bener g tuh??
bejeweled - 03/10/2008 04:47 PM
#19

Quote:
Original Posted By kandatto
^
wah .. brO aZZa nih doyan ma film Mesir juga yah ..
tapi benner ... Kalo mau blajar bahasa ammiyah .. harus sesering mungkin nonton ..

makasih boss aZza atas link film arabnya ..

Eh .. satu lagi .. link film musalsal ramadhan, ada gak ..?
film serial Abdul Halim Mahmud ..?


klo yg musalsal ga ada gw linknya...kl yg movie banyak, ntar gw update trus tuh film2nya.
kandatto - 04/10/2008 03:18 AM
#20

Quote:
Original Posted By cayang
wahestini awi....bener g tuh??


wah .. ammu cayang pura2 nanya nih ..
bilang aja kalo waheshtininya itu tuk sapa ..?
Hehe ..

skalian tambahin bahibbik aktar .. bamuut fiiki .. ba3shaq daiman ..
hehehe ...

@bejeweled
ok dech ..
makasih brO aZZa ...
Page 1 of 13 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > Kaskuser Regional > OTHER REGIONAL > Timur Tengah > [Mari Belajar Bahasa Amiyah]