Sejarah & Xenology
Home > CASCISCUS > EDUCATION > Sejarah & Xenology > Saparmurat Niyazov, Diktator Turkmenistan Beserta Eksentrisitasnya
Total Views: 1847
Page 1 of 3 |  1 2 3 > 

what_a_joke - 18/03/2012 01:27 PM
#1
Saparmurat Niyazov, Diktator Turkmenistan Beserta Eksentrisitasnya
Quote:


Saparmurat Atayevich Niyazov
19 February 1940 – 21 December 2006

Turkmenistan adalah negara yang misterius ( jika tidak mau dibilang aneh ). Negara yang kaya gas natural ini memiliki penduduk yang standar kesehatan dan pendidikan yang rendah.

Ashgabat, ibukotanya, adalah kota yang layaknya kota hantu yang penuh kemilau bangunan marmer putih yang hampir seluruhnya tidak ditempati.

Tidak lupa juga dengan patung emas seorang pria yang setinggi 15 kaki yang gagah, lengkap beserta jubahnya yang juga terbuat dari emas. Patung itu adalah patung dari Turkmenbashi, ayah negara Turkmenistan yang meninggal tahun 2006 yang lalu yang bernama asli Saparmurat Niyazov. Niyazov adalah salah satu figur paling aneh dalam beberapa dekade terakhir ini.


Quote:
Saparmurat Niyazov
Saparmurat Niyazov adalah presiden Turkmenistan yang menjabat dari 2 November tahun 1990, hingga 21 Desember 2006, tepat saat kematiannya.



Niyazov dilahirkan 19 Februari tahun 1940 di Republik Sosialis Soviet Turkmenistan. Ayahnya terbunuh saat perang dunia kedua dan ibunya meninggal saat tahun 1948, ketika terjadi gempa besar di negaranya. Akhirnya dia pun menghabiskan masa kecilnya di panti asuhan sebelum akhirnya dirawat oleh kerabatnya.

Setelah menyelesaikan masa sekolahnya tahun 1959, ia bekerja di sebuah stasiun gas di luar ibukota. Setelah itu ia melanjutkan studinya di Leningrad Polytechnic Institute, di mana pada tahun 1967, ia menerima gelar insinyur. Setelah lulus, dia pergi untuk belajar di Rusia, tetapi didrop-out beberapa tahun kemudian karena masalah akademis.

Niyazov sendiri memulai karir politiknya di tahun 1962, dimana dia bergabung dengan partai komunis. Di umurnya yang ke-45, dia akhirnya diangkat menjadi sekretaris jendral partai komunis Turkmenistan.

Setelah disintergrasi Uni Soviet, Niyazov memerdekakan Turkmenistan dan menjadikan dirinya sebagai presiden di tahun 1990.


Quote:
Turkmenbashi
Tahun 1992, tepatnya di tanggal 21 Juni, Niyazov mengangkat dirinya sekali lagi sebagai presiden dan menamakan dirinya sebagai Turkmenbashi atau "Ayah Seluruh Turkmenistan". Posisi ini membuatnya sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan yang memiliki kuasa absolut. Dia dapat memecat dan memilih kabinet pemerintahannya kapan saja ia mau.

Kepresidenannya selama 21 tahun di negara kaya gas alam itu diwarnai dengan politik yang represif dan kurangnya kebebasan berpendapat, serta kebijakan - kebijakannya yang "nyentrik".

Niyazov adalah pribadi yang unik dan narsis. Gelar Turkmenbashinya disematkan ke berbagai macam hal, dari vodka, taman bermain, bandara, kota hingga meteor.


Vodka Turkmenbashi

Fotonya menggantikan foto Lenin dan Marx di sekolah - sekolah Turkmenistan, dan patungnya berdiri dimana - mana.

Di tahun 1993 Turkmenistan mengadopsi mata uang baru, yaitu manat yang nilainya 500 ruble Rusia. Di tahun ini pula lah Niyazov menganti nama kota pelabuhan Krasnovodsk menjadi Turkmenbashi. Bandara di ibukota juga diganti namanya menjadi Turkmenbashi.



Tahun berikutnya, tahun 1994, Niyazov mengesahkan Hari Melon sebagai hari libur nasional di Turkmenistan yang jatuh setiap hari minggu kedua di bulan Agustus. Ini dikarenakan Niyazov yang dikatakan menyenangi aroma dan rasa melon, terutama melon hibrida yang dinamakan melon Turkmenbashi ( lagi ) yang dihasilkan oleh Turkmenistan. Hari libur ini diwarnai dengan pesta beserta pameran buah - buahan serta tarian dan musik di ibukota.



Pada tahun 1997, Niyazov melarang seluruh penduduk negaranya untuk merokok, karena dia sendiri berhenti merokok setelah didiagnosis menderita penyakit jantung. Dia juga melarang adanya anjing yang berkeliaran di ibukota Ashbagat, karena dia membenci bau badan binatang tersebut.

Niyazov juga melarang pemakaian gigi emas di negaranya


Quote:
Turkmenistan, Netralitas, Meteor dan Danau Buatan
Niyazov mempromosikan netralitas yang sangat ketat dalam kebijakan luar negerinya. Dia menolak keanggotaan dalam NATO atau GUUAM. Turkmenistan tidak berpartisipasi dalam misi penjaga perdamaian PBB. Untuk membuktikan ini, dibangunlah Neutrality Arch, monumen setinggi 75 meter pada tahun 1998, lengkap dengan patung Niyazov yang akan berputar 360 derajat setiap harinya sehingga akan terus mengikuti arah matahari. Tepat di tahun ini pula, Turkmenistan membuka pipa gas alam yang tersambung ke Iran.



Masih di tahun yang sama, sebuah meteor seberat 670 pon jatuh di Turkmenistan, dan ( tidak heran ) dinamakan Turkmenbashi.

Di tahun 1999, dia akhirnya mengangkat dirinya sebagai presiden ( lagi ) dan kali ini sebagai presiden seumur hidup, namun di tahun 2000, dia mengatakan akan mundur tepat saat dia berusia 70 tahun atau tahun 2010. Sebuah pernyataan yang mengagetkan dunia, terutama dunia barat.

Juga di tahun yang sama, tahun 2000, Niyazov menyatakan niatnya untuk membuat danau buatan seluas 2000 kilometer persegi, namun dibatalkan karena proyek tersebut ditakutkan akan mengacaukan ekosistem setempat.


Quote:
Ruhnama
Sama seperti sebagian besar diktator terkenal dunia, Niyazov juga menuliskan buku sendiri mengenai pandangan filosofisnya. Diterbitkanlah pada tahun 2001, Ruhnama yang dalam bahasa Persia berarti "Buku Panduan Jiwa" setebal 400 halaman, yang ditulis olehnya sendiri. Buku ini mengandung autobiografi Niyazov, puisi - puisi dan literatur serta artikel - artikel sejarah.

Pertama buku ini hanya menyebar di sekolah - sekolah, dimana para siswa harus menghafalkannya untuk ujian, namun akhirnya berkembang hingga masuk ke mesjid - mesjid setempat, dimana buku tersebut ditempatkan sama pentingnya dengan Quran. Niyazov juga mengklaim bahwa orang yang membaca buku ini sebanyak 3 kali akan langsung masuk ke surga setelah kematian.



Tentunya ini memancing protes dari kaum muslim, terutama para imam. Sayangnya hal ini malah berujung ke penculikan para pemuka agama hingga pengusuran berbagai mesjid di Turkmenistan.

Buku ini akhirnya semakin diperluas pengaruhnya. Dalam penerimaan kerja atau bahkan untuk ujian SIM pun, materi buku ini diujikan di dalamnya.



Dibangunlah monumen untuk menghormati buku tulisan Niyazov ini di ibukota, dimana setiap jam 8 malam, bagian kover di monumen yang berbentuk buku tersebut akan terbuka dan menampilkan pesan - pesan penting dalam buku tersebut disertai dengan speaker yang akan membacakannya.

Ruhnama akhirnya menjadi panduan spiritual resmi untuk negara, dan bagi yang mengkritiknya akan dihukum berat dari denda hingga penjara 5 tahun.

Niyazov juga melarang opera, ballet dan sirkus di tahun ini.


Quote:
Penggantian Nama Bulan dan Hari
Di tahun 2002, Niyazov mengganti nama bulan dan hari dalam seminggu di Turkmenistan menjadi seperti berikut ini :

Nama - nama bulan
Januari / Ýanwar menjadi Turkmenbashi, yang merupakan gelar Niyazov.
Februari / Fewral menjadi Baýdak, nama bendera kebangsaan Turkmenistan.
Maret / Mart menjadi Nowruz, tahun baru Persia yang dirayakan setiap bulan Maret
April / menjadi Gurbansoltan, dari nama ibu Niyazov, Gurbansoltan Eje
Mei / Maý menjadi Magtymguly, dari nama Magtymguly Pyragy, pemimpin spiritual Turkmenistan di abad ke-18.
Juni / Iyun menjadi Oguz, dari nama Oguz Khan yang merupakan pendiri bangsa Turkmenistan ( menurut Ruhnama )
Juli / Iyul menjadi Gorkut, dari nama Gorkut Aka, pahlawan dalam legenda.
August / Awgust menjadi Alp Arslan, dari nama pendiri dinasti Seljuk.
September / Sentýabr menjadi Ruhnama, dari nama buku yang ditulis Niyazov.
October / Oktýabr menjadi Gara?syzlyk, dari kata kemerdekaan dalam bahasa setempat, yang dirayakan di bulan Oktober.
November / Noýabr menjadi Sanjar, dari nama pemimpin terakhir dinasti Seljuk.
December / Dekabr menjadi Bitaraplyk, dari kata netralitas dalam bahasa setempat. Hari netralitas dirayakan di bulan ini.

Nama - nama hari
Minggu / Ýek?enbe menjadi Dynçgün yang berarti hari istirahat.
Senin / Du?enbe menjadi Ba?gün yang berarti hari utama.
Selasa / Si?enbe menjadi Ýa?gün yang berarti hari pemuda.
Rabu / Çar?enbe menjadi Ho?gün yang berarti hari baik.
Kamis / Pen?enbe menjadiSogapgün yang berarti hari kebajikan.
Jumat / Anna menjadi Annagün, dari nama Persia kuno yang ditambahin dengan gün yang berarti hari dalam bahasa setempat.
Sabtu / ?enbe menjadi Ruhgün yang berarti hari jiwa.



Standar ini dipakai hingga Juli tahun 2008, dimana kabinet pemerintahan mengembalikan kembali nama - nama ini menjadi seperti sedia kala.

what_a_joke - 18/03/2012 01:28 PM
#2

Quote:
Istana Es Untuk Semua !!
Turkmenistan adalah negara padang pasir yang kering, hingga tahun 2004, Turkmenbashi atau Niyazov berpikir untuk membangun istana es, lengkap dengan arena ice skating indoor yang akan dihubungkan dengan cable car dari ibukota.

"Ayo, kita buat istana es. Besar dan cukup untuk memuat 1000 orang. Anak - anak kita juga bisa belajar untuk ice-skating" kata Niyazov.

Sebelumnya negara yang sedang sibuk dengan pembangungan Mesjid Kipchak ( lengkap dengan Ruhnama-nya ) di desa Gypjak, kampung halaman Niyazov akhirnya mendapatkan pekerjaan tambahan.

Bersama perusahaan pembangunan dari Prancis, proyek yang diperkirakan memakan 21,5 juta dollar ini akhirnya dimulai pada November tahun 2004.


Quote:
Hukum & Turkmenbashi

Di tahun 2004, Niyazov melarang para pria menumbuhkan rambut panjang dan janggut. Tahun berikutnya, dia melarang lip synch di konser dan acara televisi karena dia menganggap hal itu bisa berefek negatif kepada perkembangan musik negaranya.



15.000 pekerja kesehatan masyarakat dipecat, termasuk perawat, bidan, serta mantri lalu kemudian dimasukkan ke dalam wajib militer.

Masih di tahun yang sama, Niyazov juga melarang para pembaca berita di televisi untuk mengenakan make-up karena dia percaya bahwa wanita Turkmenistan sudah cantik secara alami.

Niyazov menjalani operasi mata di tahun ini... Dan dia menutup semua rumah sakit kecuali di ibukota, karena menurutnya setiap penduduknya harusnya pergi ke ibukota untuk berobat. Semua perpustakaan di luar ibukota juga diperintahkan untuk ditutup, karena dia menganggap yang dibutuhkan penduduknya hanya 2 buku, Quran dan Ruhnama.

Di tahun berikutnya, House of Free Creativity selesai dibangun. Bangunan ini dipersembahkan untuk kebebasan pers dan media. Cukup ironis, Turkmenistan tidak memiliki badan jurnalistik selain milik pemerintah. Internet juga hanya bisa diakses oleh sebagian kecil orang. 4 stasiun televisi yang tersedia juga tidak jarang hanya menayangkan pembacaan puisi Niyazov.



Di penghujung tahun 2006, World of Turkmenbashi Tales selesai dibangun. Taman bermain bergaya Disneyland ini diisi dengan kurang lebih 50 wahana, yang salah satunya adalah roller coaster dengan susunan jalur rel yang berbentuk seperti Laut Kaspia.


Quote:
Meninggalnya Turkmenbashi
Pada tanggal 21 Desember 2006, televisi negara Turkmenbashi mengumumkan bahwa Niyazov meninggal karena serangan jantung mendadak.

Wakil Perdana Menteri, Gurbanguly Berdimuhamedow mengorganisir pemakaman kenegaraan akhirnya menjabat sebagai presiden sementara dan mengumumkan pada tanggal 26 di bulan yang sama, bahwa pemilihan presiden berikutnya akan diselenggarakan pada tanggal 11 Februari 2007.

Keadaan kematian Niyazov menimbulkan beberapa spekulasi. Beberapa sumber mengklaim bahwa Niyazov meninggal beberapa hari sebelum tanggal resmi diumumkannya, yakni tanggal 21 Desember.

News melaporkan juga mengklaim bahwa Niyazov juga menderita diabetes, penyakit jantung iskemik dan gagal ginjal selain penyakit jantung.

Niyazov dimakamkan di mesjid Kipchak, salah satu mesjid terbesar di dunia yang dibangun di kampung halamannya.

2 dekade pemerintahannya ditandai dengan merosotnya sektor pendidikan dan kesehatan masyarakat, pelanggaran hak asasi manusia, ribuan tahanan politik, ekonomi di bawah tekanan meskipun ekspor energi yang besar dari negara ini, dan patung - patung yang menjulang tinggi beserta potret dirinya yang tersebar dimana - mana.


Quote:
Turkmenistan Sepeninggal Turkmenbashi
Niyazov meninggalkan negara di ambang krisis kemanusiaan dan sosial ekonomi yang serius.

Pendanaan untuk lembaga pendidikan dan medis terpotong secara drastis, akses ke instansi kesehatan telah semakin terbatas serta sektor pertanian yang semakin berantakan. Hak asasi manusia secara rutin dilanggar di negara tersebut. Ada sebuah kasus pada tahun 2006, dimana seorang wartawan berumur 58-tahun yang juga seorang aktivis hak asasi manusia, Ogulsapar Muradova, ditangkap, bersama dengan dua rekannya, dan disiksa sampai mati. Kriminalitas khususnya penyalahgunaan narkoba sangat marak, khususnya di luar ibukota Ashgabat.

Gurbanguli Berdymukhamedov, akhirnya naik sebagai Presiden pengganti Niyazov dengan kemenangan pemilu sebesar 97%. Banyak kritikus menganggap bahwa pemilu ini tidak jujur, sementara itu International Crisis Group menyebutnya sebagai "penipuan terang-terangan"



Berdimuhammedow akhirnya mengambil sumpahnya sebagai presiden kedua negara ini. Ia berjanji akan melakukan berbagai perubahan - perubahan yang diperlukan, dan meningkatkan kembali berbagai sektor negara khususnya pendidikan.

Kultus personalitas Niyazov pun mulai diredupkan, salah satunya dengan mencabut nama Turkmenbashi di berbagai hal yang diberikan nama tersebut, mengembalikan kalender Gregorian,serta menurunkan patung emas Niyazov di Neutrality Arch.

Berbagai tempat yang sebelumnya ditutup oleh pendahulunya dibuka kembali oleh sang presiden baru, seperti perpustakaan, pusat penelitian serta rumah sakit. Berbagai reformasi pun dilakukan di berbagai sektor. Kerjasama dengan Rusia dan RRT berlangsung lancar.



Berdimuhamedow terlihat membuktikan sumpahnya dengan cukup baik, kendati masih adanya kultus personalitas di antara dia sendiri, meskipun tidak se"gila" pendahulunya. Ruhnama pun berkurang pengaruhnya, meskipun Berdimuhamedow masih menganggap bahwa buku ini cukup penting dan berguna untuk penduduk Turkmenistan, khususnya para pemuda.

Bagaimana nasib Turkmenistan selanjutnya? Hanya waktu yang bisa menjawab.
paraparadox - 18/03/2012 01:42 PM
#3

3 kali baca bukunya masuk surga
bahasa persia? tapi nama negaranya kok Turki

ene orang bikin narsisnya eyang harto jadi kecil
paling gak ga ada patung eyang harto segede gaban bijitu dimari

ini negara kaya gas begini kok dilepas begitu aja ma rusky
lah chechenya aja perang abis abisan
what_a_joke - 18/03/2012 03:20 PM
#4

Quote:
Original Posted By paraparadox
3 kali baca bukunya masuk surga
bahasa persia? tapi nama negaranya kok Turki

ene orang bikin narsisnya eyang harto jadi kecil
paling gak ga ada patung eyang harto segede gaban bijitu dimari

ini negara kaya gas begini kok dilepas begitu aja ma rusky
lah chechenya aja perang abis abisan


Updated

Soalnya daerahnya pernah jadi bagian dari kekaisaran Achaemenid Persia.

Quote:


Quote:


Sebenarnya hubungan Turkmenistan sama Rusia memang udah buruk semenjak kemerdekaannya. Tapi karena "netralitas permanen" yang diagung2kan sama Niyazov.. Yah gitu deh.
Sekarang diplomasi antara kedua negara tetap berkutat ekspor impor gas.
Bibit2 konflik sendiri sih udah ada beberapa gosip dari dulu, salah satunya, katanya US yang mau mindahin pangkalan militernya dari Uzbekiztan ke Turkmenistan. Dengan ini, US makin mengelilingi dan dekat jaraknya sama Iran.

Terus juga ada beda pendapat antara Russia & Iran sama Turkmenistan & Azerjiban soal laut Kaspia, dimana Russia & Iran bersikeras bahwa laut Kaspia itu sebenarnya adalah danau, dan semua negara yang berbatasan dengannya boleh menggunakan seluruh sumber dayanya, sedangkan Turkmenistan & Azerjiban ngotot kalo laut Kaspia itu adalah laut, dan tiap negara cuma boleh pake daerah yang punya batas dengan garis pantainya.

Kalo Russia & Iran benar, berarti Russia boleh menggunakan hak veto buat ngebangun pipa Trans Caspian Pipeline ( TCP ), sedangkan kalo Turkmenistan & Azerjiban yang benar, maka setiap negara cuma boleh pake bagian mereka masing - masing

Itu sih yang kutahu
Shameimaru.Aya - 18/03/2012 07:37 PM
#5

Akhirnya ada juga yg bikin threadnya. Dulu pernah baca sekilas juga soal orang ini di wiki. Presiden paling narsis & paling nyentrik di dunia. Mungkin satu-satunya yg bisa nyaingin kenyentrikannya ya cuma si Kim Jong Il family

Dan klo ngomongin Turkmenistan, gw jadi inget mulu ma kalimat "truk mie instan" yg dulu sempat jadi TT pas Indo ngelawan Turkmenistan

Quote:
Original Posted By paraparadox

ini negara kaya gas begini kok dilepas begitu aja ma rusky
lah chechenya aja perang abis abisan


Klo soal Chechnya, sejauh yg gw tau karena :
- Chechnya itu sejak jamannya Kekaisaran Rusia statusnya provinsi, sementara Turkmenistan itu statusnya adalah negara bagian (SSR)
- Chechnya itu letaknya strategis karena ada di Kaukasus & oleh Rusia digunakan sebagai salah satu tempat menaruh pipa gas


CMIIW
Владимир ПутиH - 18/03/2012 07:46 PM
#6

Tahun lalu di kampus gw ada tuh orang Turkmenistan sekarang dah pindah
Tapi emang tiap tahun juga ada sih kayaknya, ga percaya? Lihat ID gw

Quote:
Original Posted By paraparadox
3 kali baca bukunya masuk surga
bahasa persia? tapi nama negaranya kok Turki

ene orang bikin narsisnya eyang harto jadi kecil
paling gak ga ada patung eyang harto segede gaban bijitu dimari

ini negara kaya gas begini kok dilepas begitu aja ma rusky
lah chechenya aja perang abis abisan

Eyang Harto dibanding kepala2 daerah jaman sekarang aja ga ada apa2nya gan
setau gw malah jarang banget dia muncul di TV
Titipapan48 - 19/03/2012 01:36 AM
#7

Quote:
Original Posted By paraparadox
3 kali baca bukunya masuk surga
bahasa persia? tapi nama negaranya kok Turki


haah Setau ane , dari stan-stan bersaudara, cuma Tajikistan yang pake bahsa Persia... Turkmenistan tu pake bahasa Turk

"XXI asyr – Turkmening altyn asyrydyr" = Abad ke-21 adalah abad emas bangsa Turkmen.

"Ruhnama, bizing Yolumyzdyr" = Ruhnama adalah Jalan Kita.

contoh nyatanya lagi, di atas tadi disebutkan merubah nama hari seperti Ruhgun, Annagun, Sogapgun...

"GUN" adalah bahasa Turki, yang artinya HARI
sedangkan bahasa persianya HARI itu "RUZ"

bahasa nya lebih dekat ke Turki kan, karna bahsa Turki sering terdengar "Dyr" nya , mcam "Askerdyr", "Rehecymler", "Icimler"

sedangkan bahasa Tajikistan seperti bahasa Persia (Tajik dan Persia serumpun)

“Xus Amaded” = Selamat Datang.
“Rohi Safed” = Selamat Jalan
“Ob barai Hayot Tajikiston” = air sumber kehidupan Tajikistan
"Ruz Dushanve" = Hari senin

bahasa parsi lebih sering terdengar "ded","Xus","ot" nya ...

kalo di Turkmen sepertinya lebih dekat ke bahasa Turki, Bukan Persia , CMIWW
Titipapan48 - 19/03/2012 01:38 AM
#8

heheh tapi yang ane salut dengan Turkmenistan, Walau negara ini Aneh (ternetral di dunia katanya) yang penuh gedung megah yang kosong, pengangguran, dan miskin, tapi semua gratis di sana, listrik air, kendaraan umum, gratis. dan merubah gurun jadi lahan perkebunan .... wow heheh,
Ekspresi2nd - 19/03/2012 08:45 AM
#9

paling lucu baca

Quote:
Niyazov juga mengklaim bahwa orang yang membaca buku ini sebanyak 3 kali akan langsung masuk ke surga setelah kematian.


Quote:
Niyazov mengesahkan Hari Melon sebagai hari libur nasional di Turkmenistan yang jatuh setiap hari minggu kedua di bulan Agustus. Ini dikarenakan Niyazov yang dikatakan menyenangi aroma dan rasa melon, terutama melon hibrida yang dinamakan melon Turkmenbashi ( lagi ) yang dihasilkan oleh Turkmenistan. Hari libur ini diwarnai dengan pesta beserta pameran buah - buahan serta tarian dan musik di ibukota.


Kayaknya Kim Jong Il aja gak senarsis ini

aa900 - 19/03/2012 10:05 AM
#10

gak dapet bayangin gimana rasanya hidup pada masa pemerintahan ni presiden.....

Pastinya LIEUR........
Thestrategist - 19/03/2012 10:41 AM
#11

Biasanya diktator pakaiannya nyentrik-nyentrik, misalnya yg pake baju macan tutul (Mobutu Sese seko & Muammar Khadaffi), atau baju mirip PNS (Kim Jong-il & Mao Zedong), dsb. Kayaknya, cuma Niyazov yg masih 'waras' dalam berpakaian.

Quote:
Original Posted By paraparadox
3 kali baca bukunya masuk surga


Mao aja ga sampe segitunya nerbitin Buku Merah
goed.adit - 19/03/2012 12:22 PM
#12

Tiap kali denger Turkmenbashi berasa pengen bilang "Fir'aun modern, musyrik!!!!"
viximerah - 19/03/2012 01:17 PM
#13

baru tahu ada yg senyeleneh segini . ..
merkapa - 19/03/2012 07:31 PM
#14

memang di atas langit masih ada alngit

dimana2 setelah si diktator mati baru dibangun patungnya lah ini.....
Finkolstein - 19/03/2012 09:27 PM
#15

Ini diktator edan yang ngelarang warganya makan permen karet, sebagai gantinya, warga boleh makan atau ngemut tulang :berbusa (tulang hewan apapun, bebas). Kata Niyazov, "Makan tulang itu bagus untuk kekuatan dan kesehatan gigi".

Ane baca ini di koran Jawa Pos dulu, kolom internasional
DikvanHorn - 19/03/2012 09:41 PM
#16

tret mantap neh, seri dictator dunia, wajib baca...

klo ada di FJB "Vodka Turkmenbashi" ane beli tuh...hehehe
paradox.spiral - 19/03/2012 10:04 PM
#17

buat yang gerah sama lipsinger di tipi, kita bangkitkan bung turkmenbashi dari kuburnya dan jadikan presiden indonesia
OP..WarnetDC - 20/03/2012 08:08 AM
#18

baru tau ane gan ada pemimpin narsis kek gitu..

muslim lagi
retaprilia - 20/03/2012 10:55 AM
#19

diktator edan, tapi kebijakan anehnya lumayan banyak bisa diterapin di Indonesia kayak pelarangan lipsing,mengubah gurun jadi kebun,pelarangan merokok,listrik dan air gratis.

kalo diterapin ane mau banget gan
Titipapan48 - 20/03/2012 11:10 AM
#20

hehe mata uang disana pun murah gan ,
10.000 manat = kurang lebih Rp. 3.500

tapi yang aneh nya disana malah laku dollar, manat kurang di sukai hahahaha


Page 1 of 3 |  1 2 3 > 
Home > CASCISCUS > EDUCATION > Sejarah & Xenology > Saparmurat Niyazov, Diktator Turkmenistan Beserta Eksentrisitasnya