Sains & Teknologi new
Home > CASCISCUS > EDUCATION > Sains & Teknologi new > [Teknologi Terapan] Pompa Air Tenaga Panas, 0% Listrik
Total Views: 945
Page 1 of 2 |  1 2 > 

cosofstar - 29/06/2012 07:52 PM
#1
[Teknologi Terapan] Pompa Air Tenaga Panas, 0% Listrik


Langsung aja ya Gan. Semoga bermanfaat :toast

Beberapa hari yang lalu saya baru nemu di internet tentang teknologi pompa air ini Gan. Pompa air ini seperti pada umumnya pompa air yang berfungsi buat memindahkan air dari tempat satu ke tempat lainnya, terutama ke tempat yang lebih tinggi. Yang istimewa adalah pompa ini bertenagakan panas, bisa panas dari matahari atau bisa pula panas bumi.

Pompa ini merupakan teknologi pompa air free energy yang paling baru dikembangkan oleh para ahli. Mereka adalah para peneliti dari Thermofluidics Ltd. yang memberi nama teknologi ini dengan Non-Inertive-Feedback Thermofluidic Engine (NIFTE). Teknologi NIFTE ini tidak menggunakan energi listrik sama sekali, ia hanya memerlukan sumber panas seperti matahari atau panas bumi untuk dapat memompa air.

Berikut ini penampakan videonya Gan:
Video waktu masih percobaan di lab
[youtube][/youtube]
Kalo ini waktu percobaan pakai tenaga surya
[youtube][/youtube]

PrinsipKerja


Prinsip kerja dari pompa ini adalah dengan menggunakan dua buah silinder (1,2) berisi air yang saling terhubung di sisi atas (3) dan bawah, di sisi bawah terdapat throttle valve (4) atau semacam penghalang aliran. Pada sisi silinder (1) sumber panas diilustrasikan dengan bagian berwarna merah, sedangkan kondensor atau pendingin dengan warna biru. Pada saat air di silinder (1) mengalami pemanasan oleh sumber panas (5), akan terjadi ekspansi/evaporasi sehingga tekanan di dalam silinder naik mencapai tekanan output. Tekanan inilah yang akan mendorong air di silinder (2) keluar melalui sisi outlet (7) dan discharge check valve (6). Ketinggian air pada silinder (2) yang turun mengakibatkan air pada silinder (1) berpindah ke silinder (2) akibat gaya gravitasi. Air di silinder (1) mencapai ketinggian kondensor (8) dan mengalami proses pendinginan, mengakibatkan tekanan di dalam kolom (3) turun dan air masuk melalui pipa inlet (9) yang dilengkapi check valve. Ketinggian air di dalam kedua silinder kembali naik dan siklus pompa terus berulang dari awal lagi.

Aliran Energi
Menurut sepemahaman ane nih, sumber panas dan kondensor dipasang secara paralel dan bekerja kontinyu tanpa henti. Jadi prinsipnya adalah, ada sebagian air di dalam silinder yg berubah fase dari menguap dan mengembun (akibat adanya kondensor juga) secara terus-menerus dan berulang-ulang. Sehingga terjadi perubahan tekanan air-uap air di dalam silinder yang juga secara kontinyu naik turun. Pada saat tekanan naik, air dipompa ke saluran outlet. Sedangkan pada saat tekanan turun (akibat terjadi proses pendinginan oleh kondensor) air masuk ke dalam silinder melalui saluran inlet.

Aplikasi Pompa NIFTE
Circulating Pump yang bisa mencapai head 5,5 meter.
[youtube][/youtube]


Pompa air tenaga surya
Diagram Pompa

Alat pengumpul panas matahari



Aplikasi lainnya seperti pompa sirkulasi pada kolam renang, penyerap panas dari refrigerant biar panasnya ga kebuang sia-sia, atau bisa juga untuk penyerap panas pada alat-alat mikroelektrik seperti komputer sehingga tidak dibutuhkan pompa sirkulasi yang bertenaga listrik, cukup pompa air bertenaga panas CPU



Sekian ya Gan dari saya. Semoga bisa menebar manfaat.

Spoiler for Source
Jokiez - 29/06/2012 07:54 PM
#2

la emang energi panas bumi ga diubah jadi energi listrik
cosofstar - 29/06/2012 08:01 PM
#3

Quote:
Original Posted By Jokiez
la emang energi panas bumi ga diubah jadi energi listrik


Kalo ini panas buminya ga dikonversi ke listrik dulu Gan, langsung buat manasin air di silinder pompanya.

Sayang ga nemu video pompanya yg pake sumber panas bumi.
one2000 - 29/06/2012 08:05 PM
#4

mangtabs gan, kage ade duenye . .

:2thumbup :2thumbup :2thumbup
cosofstar - 29/06/2012 08:07 PM
#5

Quote:
Original Posted By one2000
mangtabs gan . .

:2thumbup :2thumbup :2thumbup


Makaciiiiihhhh....
andrewtandio - 29/06/2012 11:38 PM
#6

Quote:
Original Posted By cosofstar

PrinsipKerja

Prinsip kerja dari pompa ini adalah dengan menggunakan dua buah silinder (1,2) berisi air yang saling terhubung di sisi atas (3) dan bawah, di sisi bawah terdapat throttle valve (4) atau semacam penghalang aliran. Pada sisi silinder (1) sumber panas diilustrasikan dengan bagian berwarna merah, sedangkan kondensor atau pendingin dengan warna biru. Pada saat air di silinder (1) mengalami pemanasan oleh sumber panas (5), akan terjadi ekspansi/evaporasi sehingga tekanan di dalam silinder naik mencapai tekanan output. Tekanan inilah yang akan mendorong air di silinder (2) keluar melalui sisi outlet (7) dan discharge check valve (6). Ketinggian air pada silinder (2) yang turun mengakibatkan air pada silinder (1) berpindah ke silinder (2) akibat gaya gravitasi. Air di silinder (1) mencapai ketinggian kondensor (8) dan mengalami proses pendinginan, mengakibatkan tekanan di dalam kolom (3) turun dan air masuk melalui pipa inlet (9) yang dilengkapi check valve. Ketinggian air di dalam kedua silinder kembali naik dan siklus pompa terus berulang dari awal lagi.


Nice info banget gan

Gan tanyaaaa. sumber panasnya itu kontinyu gak sih? ato gantian sama pendingin jadi panas disuplai-tarik gantian gitu? Kalo panasnya kontinyu, walaupun airnya turun ke daerah dingin, berarti kan tetap aja panasnya akan masuk ke sistem pompa dan bikin udara di bagian atas itu terus memuai dan terus memanas sehingga ane ga bisa bayangin kisah penyedotan airnya..

Soalnya kalo dari cara kerjanya, ane ga nangkep adanya mekanisme pembuangan panas yang udah disuplai dari sumber panas ke dalam pompa. Jadi ga bisa steady gitu..
Apa panas dari sumber, yang terwujud sebagai kenaikan tekanan (anggap aja isotermal) dari uap air hasil evaporasi akan terkondensasi balik saat sampai di silinder 2 jadi air lagi???
cosofstar - 30/06/2012 12:39 AM
#7

Quote:
Original Posted By andrewtandio
Nice info banget gan

Gan tanyaaaa. sumber panasnya itu kontinyu gak sih? ato gantian sama pendingin jadi panas disuplai-tarik gantian gitu? Kalo panasnya kontinyu, walaupun airnya turun ke daerah dingin, berarti kan tetap aja panasnya akan masuk ke sistem pompa dan bikin udara di bagian atas itu terus memuai dan terus memanas sehingga ane ga bisa bayangin kisah penyedotan airnya..

Soalnya kalo dari cara kerjanya, ane ga nangkep adanya mekanisme pembuangan panas yang udah disuplai dari sumber panas ke dalam pompa. Jadi ga bisa steady gitu..
Apa panas dari sumber, yang terwujud sebagai kenaikan tekanan (anggap aja isotermal) dari uap air hasil evaporasi akan terkondensasi balik saat sampai di silinder 2 jadi air lagi???


Betul bgt Gan! Jadi kalo sepemahaman saya, sumber panasnya kontinyu. Jadi prinsipnya ada sebagian air di dalam silinder yg berubah fase dari menguap dan mengembun (akibat adanya kondensor juga) secara terus-menerus dan berulang-ulang. Akhirnya kan ada perubahan tekanan juga yg terjadi secara kontinyu naik turun. Pas tekanan naik air dipompa, pas tekanan turun air dihisap dari inlet pompa.
andrewtandio - 30/06/2012 01:00 AM
#8

Quote:
Original Posted By cosofstar
Betul bgt Gan! Jadi kalo sepemahaman saya, sumber panasnya kontinyu. Jadi prinsipnya ada sebagian air di dalam silinder yg berubah fase dari menguap dan mengembun (akibat adanya kondensor juga) secara terus-menerus dan berulang-ulang. Akhirnya kan ada perubahan tekanan juga yg terjadi secara kontinyu naik turun. Pas tekanan naik air dipompa, pas tekanan turun air dihisap dari inlet pompa.


Pantesan, ane bingung gan pertama kali baca.. haha..
saran ane, tambahin dong gan.. Biar lebih jelas, supaya jadi juara trit nya, hehe..
Secara udah bagus tema bahasannya..

Dalam suatu sistem steady apalagi siklis, mesti jelas mekanisme aliran massa dan energi dari tiap step cycle dan overallnya.. IMO, penjelasan agan udah bagus dalam ngejelasin aliran massanya. Tapi miss di aliran energi di step kondensasi sama energi overallnya..
cosofstar - 30/06/2012 02:04 AM
#9

Quote:
Original Posted By andrewtandio
Pantesan, ane bingung gan pertama kali baca.. haha..
saran ane, tambahin dong gan.. Biar lebih jelas, supaya jadi juara trit nya, hehe..
Secara udah bagus tema bahasannya..

Dalam suatu sistem steady apalagi siklis, mesti jelas mekanisme aliran massa dan energi dari tiap step cycle dan overallnya.. IMO, penjelasan agan udah bagus dalam ngejelasin aliran massanya. Tapi miss di aliran energi di step kondensasi sama energi overallnya..


Siaaap Gan! Langsung ane tambahin! Makasih banyak masukannya....
cosofstar - 30/06/2012 02:08 AM
#10

Quote:
Original Posted By andrewtandio
Pantesan, ane bingung gan pertama kali baca.. haha..
saran ane, tambahin dong gan.. Biar lebih jelas, supaya jadi juara trit nya, hehe..
Secara udah bagus tema bahasannya..

Dalam suatu sistem steady apalagi siklis, mesti jelas mekanisme aliran massa dan energi dari tiap step cycle dan overallnya.. IMO, penjelasan agan udah bagus dalam ngejelasin aliran massanya. Tapi miss di aliran energi di step kondensasi sama energi overallnya..


Siaaap Gan! Langsung ane tambahin! Makasih banyak masukannya....
palingwaras - 30/06/2012 02:59 AM
#11

Quote:
Original Posted By Jokiez
la emang energi panas bumi ga diubah jadi energi listrik

Kalo kebutuhannya buat mompa air, sementara dari panas bisa langsung, kenapa harus lewat listrik dulu? Kan mending langsung dari panas jadi mekanik untuk memompa air. Apalagi kalo tiap konversi energi kan tidak bisa 100%, jadi bisa lebih efektif mungkin.
andrewtandio - 30/06/2012 04:12 PM
#12

Quote:
Original Posted By palingwaras

Kalo kebutuhannya buat mompa air, sementara dari panas bisa langsung, kenapa harus lewat listrik dulu? Kan mending langsung dari panas jadi mekanik untuk memompa air. Apalagi kalo tiap konversi energi kan tidak bisa 100%, jadi bisa lebih efektif mungkin.


setuju gan.. apalagi ini sumber panasnya panas matahari, murah dan nganggur ga dipake apa2..
cosofstar - 01/07/2012 01:05 AM
#13

Quote:
Original Posted By palingwaras
Kalo kebutuhannya buat mompa air, sementara dari panas bisa langsung, kenapa harus lewat listrik dulu? Kan mending langsung dari panas jadi mekanik untuk memompa air. Apalagi kalo tiap konversi energi kan tidak bisa 100%, jadi bisa lebih efektif mungkin.


Betul banget Gan! Efisiensi pompa ini emang diatas pompa biasa. Karena proses konversi energinya juga ndak melewati banyak fase. Secara ekonomi juga paling murah diantara pompa yg lain.



Quote:
Original Posted By andrewtandio
setuju gan.. apalagi ini sumber panasnya panas matahari, murah dan nganggur ga dipake apa2..


Siiiipppp!!!!!
samanosuke20 - 29/07/2012 08:53 AM
#14

nice trit

apa sih fungsi kondensor dalam pompa ini? apa juga fungsi discharge check valve dan throttle valve? apakah batas minimal dan maksimal pompa ini mampu bekerja? bagaimana dengan pengaruh kepadatan tanah mempengaruhi efektivitasnya kah? apa yang membedakan prinsip kerja pompa tenaga surya dengan pembangkit listrik tenaga surya? adakah tingkat overheadnya, mampu berapa lamakah dia melakukan proses pemompaan? berapa liter airkah dalam permenit, jam?
peyotpetot - 29/07/2012 12:26 PM
#15

Quote:
Original Posted By samanosuke20
nice trit

apa sih fungsi kondensor dalam pompa ini? apa juga fungsi discharge check valve dan throttle valve? apakah batas minimal dan maksimal pompa ini mampu bekerja? bagaimana dengan pengaruh kepadatan tanah mempengaruhi efektivitasnya kah? apa yang membedakan prinsip kerja pompa tenaga surya dengan pembangkit listrik tenaga surya? adakah tingkat overheadnya, mampu berapa lamakah dia melakukan proses pemompaan? berapa liter airkah dalam permenit, jam?


Sepertinya pompa itu menggunakan prinsip mesin Stirling. Mungkin TS bisa menambahkan.


andrewtandio - 29/07/2012 01:43 PM
#16

Quote:
Original Posted By peyotpetot
Sepertinya pompa itu menggunakan prinsip mesin Stirling. Mungkin TS bisa menambahkan.




iya keliatannya mirip tapi keliatan ada sedikit modifikasi. kalo mesin stirling fluida kerjanya tertutup.. kalo pompa ini fluida kerjanya = fluida yang dialirkan (terbuka) = air.. tapi sistem reservoir panasnya mirip kaya yang one tube stirling
cosofstar - 30/07/2012 02:45 PM
#17

Quote:
Original Posted By samanosuke20
nice trit

1. apa sih fungsi kondensor dalam pompa ini?
2. apa juga fungsi discharge check valve dan throttle valve?
3. apakah batas minimal dan maksimal pompa ini mampu bekerja?
4. bagaimana dengan pengaruh kepadatan tanah mempengaruhi efektivitasnya kah?
5. apa yang membedakan prinsip kerja pompa tenaga surya dengan pembangkit listrik tenaga surya?
6. adakah tingkat overheadnya, mampu berapa lamakah dia melakukan proses pemompaan?
7. berapa liter airkah dalam permenit, jam?


Coba jawab 1-1 ya Gan.
1. Fungsi kondenser pada pompa adalah untuk mendinginkan air di dalam pompa sehingga terjadi penurunan tekanan (mengembun) dan pada sistem disertai dengan aliran air yang masuk ke dalam pompa.
2. Discharge check valve fungsinya untuk mencegah aliran balik dari air yang sudah dikeluarkan melalui saluran outlet. Sedangkan throtle valve berfungsi untuk mengatur jumlah air yang masuk ke dalam kolom (1).
3. Mungkin grafik berikut bisa jadi jawaban Gan:

4. Kalau pengaruh kepadatan lapisan tanah sepertinya berpengaruh tidak langsung terhadap suction head pompa. Namun yg jelas menurut sumber pompa ini cukup tinggi dalam menghasilkan head.
5. Bedanya simpel Gan, kalo pembangkit listrik tenaga surya dia mengubah energi panas/surya matahari menjadi listrik melalui solar cell, namun kalo pompa air tenaga surya ini mengubah tenaga panas matahari menjadi energi head pompa melalui perubahan2 fase/tekanan fluida di dalam pompa.
6. Sesuai sumber pompa ini bisa menghasilkan head paling tinggi 5,5m. Dan dapat beroperasi selama sumber panas ada, bisa matahari atau sumber panas buangan lain (boiler, panas mesin, dll)
7. Menurut sumber mereka sudah bisa mengembangkan pompa ini untuk mensupply 1300 liter air tiap jamnya. Link video ada di sini Gan.

Quote:
Original Posted By peyotpetot
Sepertinya pompa itu menggunakan prinsip mesin Stirling. Mungkin TS bisa menambahkan.




Mirip nih Gan prinsipnya. Tapi kalo NIFTE sumber tenagAnya langsung digunakan untuk memompa air. Dan fluida kerjanya pun di NIFTE terbuka. Jadi air yang di dalam kolom kerja suatu saat ikut terpompa. CMIIW
palingwaras - 30/07/2012 08:05 PM
#18

Kalau sepemahaman saya ini kerjanya mirip stirling tapi tanpa piston, langsung sedot pompa air. Kolom air yang dipompa sebagai gantinya piston. Gitu kan?

Kalau kata TS di atas, air yang di kolom kerja suatu saat ikut terpompa, berarti air yang keluar ada campur anget2 gitu ya? :addfriends
cosofstar - 31/07/2012 07:26 PM
#19

Quote:
Original Posted By palingwaras
Kalau sepemahaman saya ini kerjanya mirip stirling tapi tanpa piston, langsung sedot pompa air. Kolom air yang dipompa sebagai gantinya piston. Gitu kan?

Kalau kata TS di atas, air yang di kolom kerja suatu saat ikut terpompa, berarti air yang keluar ada campur anget2 gitu ya? :addfriends


Hahahahaa,, anget emang kayaknya Gan. Ane sih belum tau aslinya. Tp bisa jadi anget2 empuk lah..
andrewtandio - 31/07/2012 08:23 PM
#20

Quote:
Original Posted By palingwaras
Kalau sepemahaman saya ini kerjanya mirip stirling tapi tanpa piston, langsung sedot pompa air. Kolom air yang dipompa sebagai gantinya piston. Gitu kan?

Kalau kata TS di atas, air yang di kolom kerja suatu saat ikut terpompa, berarti air yang keluar ada campur anget2 gitu ya? :addfriends


Quote:
Original Posted By cosofstar
Hahahahaa,, anget emang kayaknya Gan. Ane sih belum tau aslinya. Tp bisa jadi anget2 empuk lah..


kalo menurut ane sih, mestinya memang naik suhunya, bisa dihitung juga kan Q masuk dari reservoir = perubahan energi kinetik air + m. C. delta T, meskipun kecil banget kenaikan suhunya.. Alasan
1. sebagian besar panas diubah jadi energi kinetik. kalo sampe sebagian besar diubah jadi perubahan suhu, mestinya ga layak dibilang pompa
2. kapasitas panas air tergolong besar...
Page 1 of 2 |  1 2 > 
Home > CASCISCUS > EDUCATION > Sains & Teknologi new > [Teknologi Terapan] Pompa Air Tenaga Panas, 0% Listrik