BERITA DAN POLITIK
Home > CASCISCUS > BERITA DAN POLITIK > [Sabda ]Ahok: Orang Berduit Disuruh Pindah ke Luar Jakarta, PBB Ditinggikan
Total Views: 15001 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 2 of 9 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›

Malioboror - 17/10/2012 10:19 PM
#21

Kalo menurut ane kenakan pajak progresif di PBBnya jadi rumah2 perorangan kena pajak progresif makin besar makin mahal pajaknya makin banyak rumahnya makin tinggi pajaknya terus sertakan juga dari mana uang hasil pembelian rumahnya cocokan dengan pajak penghasilan yang telah dibayarkan.
kalo misalnya atas nama perusahaan harus bersedia di survey lapangan secara random apakah benar untuk usaha ato malah untuk rumah.
bukan_hp_nokia - 17/10/2012 10:22 PM
#22

Saya dukung kebijakan ini pak wagub.
andelicious - 17/10/2012 10:43 PM
#23

jonggol bakal rame nih 5 tahun kedepan
untung gw udah minggir
Soulripper - 17/10/2012 11:03 PM
#24

kebijakan ekstrim kita lihat apakah kebijakan ini bisa diterapkan di jakarta, mengingat jakarta itu penuh dengan "kepentingan" kelompok/golongan tertentu.
Tonitan - 17/10/2012 11:10 PM
#25

Kalau org kaya tinggal di luar kota dan kantornya dalam kota, ya tambah macet donk karena mereka harus bawa mobil jauh2 masuk kota.

Sedangkan yg miskin bisa naik angkot atau motor.
Thamrinmen - 17/10/2012 11:11 PM
#26

Ane pribumi muslim DKI 1000000000000% dukung gagasan Ahok !
Kami setuju banget orang kaya jika tidak menyumbang pembangunan DKI lebih baik pindah luar DKI !
Tanah DKI dihabisi oleh orang kaya datangan namun tidak bermanfaat buat penduduk asli (Pribumi) DKI !
Sekali lagi kami dari masyrakat pribumi muslim asli DKI mendukung Ahok ! Inilah contoh pejabat yg membela rakyat kecil yg kami impi impikan !


iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesiailoveindonesiailoveindonesiailoveindonesiailoveindonesiailoveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kambingoranye - 17/10/2012 11:13 PM
#27

Quote:
Original Posted By Tonitan
Kalau org kaya tinggal di luar kota dan kantornya dalam kota, ya tambah macet donk karena mereka harus bawa mobil jauh2 masuk kota.

Sedangkan yg miskin bisa naik angkot atau motor.


jumlah orang kaya sama orang miskin banyakan mana sih gan D

kalo agan lihat kalimalang pagi atau sore, namanya motor tuh udah kayak banjir bandang D

disini kan konsepnya kelas menengah ke bawah di tempatkan di kota, sedangkan menengah ke atas di luar kota ( untung ane sudah di bekasi D ). malah gw yakin namanya kemacetan banyak berkurang.
WXH - 17/10/2012 11:48 PM
#28

Quote:
Original Posted By edy tansil
Barometer orang KAYA itu apa koh ahok?


Mungkin dr pajak kale ya yg di bayar tiap tahun\)

Wah kalo kebijakan nya seperti ini bakalan pro n kontra nehD
edy tansil - 17/10/2012 11:54 PM
#29

Quote:
Original Posted By Thamrinmen
Ane pribumi muslim DKI 1000000000000% dukung gagasan Ahok !
Kami setuju banget orang kaya jika tidak menyumbang pembangunan DKI lebih baik pindah luar DKI !
Tanah DKI dihabisi oleh orang kaya datangan namun tidak bermanfaat buat penduduk asli (Pribumi) DKI !
Sekali lagi kami dari masyrakat pribumi muslim asli DKI mendukung Ahok ! Inilah contoh pejabat yg membela rakyat kecil yg kami impi impikan !


iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesiailoveindonesiailoveindonesiailoveindonesiailoveindonesiailoveindonesiailoveindonesiailoveindonesia


location lu di tanggerang boi ngakak
teng.tong - 17/10/2012 11:55 PM
#30

koplak e mulai metu cd:



mangkanye engkoh kalo dah naek ke atas jangan berasa keq bisa ngentasin semue ngakaks tanya keq pendapat yg laen nohope: ngintip keq tempat laen capedes:
jog3lo - 18/10/2012 12:09 AM
#31

Quote:
Original Posted By batu.merah
orang kaya ???

tolong lingkupnya gimana ? ane malah jadi berfikir kebijakan ini pukul rata.

kasian sama yang rumahnya kecil2, masa dinaikin juga ?


harusnya pasti ada deskripsi yang jelas dari pemda nanti gan..
kita kontrol aja kinerja mereka ke depannya o
muk4onta - 18/10/2012 12:12 AM
#32

penggemar nasbung yang kaya2 dijkt, mungkin hasil dari korupsi [SIZE="5"][B]mulai ketakutan rumah haramnya kena pajak tinggi. ngacir:[/B][/SIZE]
suryagemilang83 - 18/10/2012 12:19 AM
#33

masalahnya orang kayanya bisnis, kerja, sekolah dijakarta....apa gk makin macet tuh
TamanBinatang - 18/10/2012 12:23 AM
#34

Quote:
Original Posted By batu.merah
orang kaya ???

tolong lingkupnya gimana ? ane malah jadi berfikir kebijakan ini pukul rata.

kasian sama yang rumahnya kecil2, masa dinaikin juga ?


indikator orang kaya kan banyak yang bisa diterapin, contoh bisa ditentukan dari pajak penghasilan, mungkin aja yang kena orang berpenghasilan 250jt pertahun atau 500jt pertahun (hitungan : http://www.pajak.go.id/content/seri-pph-penghitungan-pajak-penghasilan-pasal-21)

terus bisa juga dilihat dari kepemilikan kendaraan bermotor, karena kalo mobil 1 ama mobil 3 pajaknya udah beda, jadi kita liat aja yang mobilnya lebih dari 2 artinya udah kaya,

pajak kepemilikan tanah juga berbeda2 tiap lokasi gan, dan pajak antara pemilik apartemen dan rumah itu beda, yang rumah lebih mahal,

nah, kalo rakyat susah disuru tinggal di rusun subsidi, PBBnya dikin banget ituiloveindonesia
s1nch4n - 18/10/2012 12:26 AM
#35

terus terang saia belum mudeng dengan rencana ahok... think:

mungkin perlu menunggu penjelasan lebih detil dari ahok / jokowi... linux2:

aniwei PBB dinaikkan dengan barometer dimiliki orang kaya / korporasi, itu seharusnya berdasarkan luas tanah (anggap saja diatas sekian ratus m2) yang dimiliki perorangan ataupun korporasi...

Jadi seharusnya ga dipukul rata harga PBB dinaikkan...

saia sih setuju2 saja konsep tersebut, dan memang agak radikal konsepnya... tapi ya berhubung pembangunan di jakarta sudah amburadul parah sejak lama, mungkin memang harus pakai cara radikal juga untuk membereskannya, sekaligus sebagai shock therapy...

yang jelas konsep ini harus berjalan paralel dengan peningkatan sarana jalan serta transportasi massal dari daerah pinggir kota menuju pusat kota...
FB1 - 18/10/2012 12:27 AM
#36

Knp pemikirannya jadi ngawur gini ya ??? Jakarta mau dibikin jadi tempat untuk orang kecil sedangkan orang kaya disuruh pindah ke luar Jakarta ??? Bang, jangan lupa Jakarta adalah IBUKOTA INDONESIA. Jadi sudah sepantasnya jumlah orang kecil diturunkan dan Jakarta menjadi tempat tinggal kaum elit dan berpendidikan sehingga para turis yg datang pertama kali ke Jakarta akan mengerti betul nilai dari sebuah IBUKOTA INDONESIA ini (justru karena kebanyakan orang kecil inilah maka di seputaran senayan jadi tempat berkumpul orang kecil yg punya pemikiran kecil yg membuat Indonesia menjadi negara kecil / kampungan dikarenakan orang kecil yg ada di dalam RUMAH KEONG).

Justru menurut gw, selain rumah tinggal dan kantor (pabrik / gudang dll) dipindahkan dari Jakarta ke luar Jakarta karena yg namanya kawasan rumah tinggal itu harus asri dan layak huni, bukan campur aduk seperti skrg dimana kebisingan ada dimana-mana (apalagi banyak konveksi, mesin cetak, alat berat dll yg letaknya tidak tepat). Seharusnya di Jakarta dijadikan pusat perkantoran / pusat bisnis sehingga bagi yg ingin bekerjasama / berbisnis, bisa memiliki kantor di Jakarta dan proses pengerjaan di luar Jakarta sehingga semua menjadi tertata rapi (ada lahan untuk pabrik, lahan utk gudang, lahan utk perkantoran dsb seperti yg dilakukan pemerintah China di daerah Guangzhou dan Shenzhen).

Ingat bang Ahok, ini Jakarta, IBUKOTA NEGARA INDONESIA, bukan daerah seperti BABEL / Solo. Ibukota harus punya nilai prestise / nilai lebih dibanding daerah lainnya dan bisa menjadi pamor suatu negara. Jangan jadikan Ibukota menjadi tempat kumuh.

PS : Gw bukan benci orang kecil, namun kota-kota di suatu negara harus punya nilai tersendiri. Seperti New York di Amerika atau Las Vegas dll, semua dikotak-kotakkan dan punya arti khusus sehingga tidak menjadi berantakan seperti skrg ini. Kalau semua sudah terkotak-kotakkan, niscaya ga akan ada lagi kemacetan/ kebanjiran / kebisingan dsb. Yg ada hanyalah menikmati hidup yg berpadu dengan alam.

Sama halnya dengan jalan yg diperuntukkan untuk pejalan kaki, untuk jalur sepeda, untuk jalur motor dsb. Jgn seperti skrg yg carut marut yg membuat orang menjadi bingung dalam berkendara dan malah menimbulkan kecelekaan karena hal-hal sepele seperti mobil / truk yg menyenggol motor (karena kendaraan tsb berat dan mempunyai cc besar sehingga hal kecil seperti tersenggol pun bisa berdampak besar). Lain halnya kalau sepeda motor menyenggol sepeda motor / sepeda menyenggol sepeda, maka hal yg paling parah hanyalah luka berat, tidak sampai menyebabkan kematian. Karena itulah semua hal harus teratur, sesuai dengan yg semestinya.
TamanBinatang - 18/10/2012 12:28 AM
#37

Quote:
Original Posted By FB1
Knp pemikirannya jadi ngawur gini ya ??? Jakarta mau dibikin jadi tempat untuk orang kecil sedangkan orang kaya disuruh pindah ke luar Jakarta ??? Bang, jangan lupa Jakarta adalah IBUKOTA INDONESIA. Jadi sudah sepantasnya jumlah orang kecil diturunkan dan Jakarta menjadi tempat tinggal kaum elit dan berpendidikan sehingga para turis yg datang pertama kali ke Jakarta akan mengerti betul nilai dari sebuah IBUKOTA INDONESIA ini (justru karena kebanyakan orang kecil inilah maka di seputaran senayan jadi tempat berkumpul orang kecil yg punya pemikiran kecil yg membuat Indonesia menjadi negara kecil / kampungan dikarenakan orang kecil yg ada di dalam RUMAH KEONG). Justru menurut gw, selain rumah tinggal dan kantor (pabrik / gudang dll) dipindahkan dari Jakarta ke luar Jakarta karena yg namanya kawasan rumah tinggal itu harus asri dan layak huni, bukan campur aduk seperti skrg dimana kebisingan ada dimana-mana (apalagi banyak konveksi, mesin cetak, alat berat dll yg letaknya tidak tepat). Seharusnya di Jakarta dijadikan pusat perkantoran / pusat bisnis sehingga bagi yg ingin bekerjasama / berbisnis, bisa memiliki kantor di Jakarta dan proses pengerjaan di luar Jakarta sehingga semua menjadi tertata rapi (ada lahan untuk pabrik, lahan utk gudang, lahan utk perkantoran dsb seperti yg dilakukan pemerintah China di daerah Guangzhou dan Shenzhen).

Ingat bang Ahok, ini Jakarta, IBUKOTA NEGARA INDONESIA, bukan daerah seperti BABEL / Solo. Ibukota harus punya nilai prestise / nilai lebih dibanding daerah lainnya dan bisa menjadi pamor suatu negara. Jangan jadikan Ibukota menjadi tempat kumuh.

PS : Gw bukan benci orang kecil, namun kota-kota di suatu negara harus punya nilai tersendiri. Seperti New York di Amerika atau Las Vegas dll, semua dikotak-kotakkan dan punya arti khusus sehingga tidak menjadi berantakan seperti skrg ini. Kalau semua sudah terkotak-kotakkan, niscaya ga akan ada lagi kemacetan/ kebanjiran / kebisingan dsb. Yg ada hanyalah menikmati hidup yg berpadu dengan alam.

Sama halnya dengan jalan yg diperuntukkan untuk pejalan kaki, untuk jalur sepeda, untuk jalur motor dsb. Jgn seperti skrg yg carut marut yg membuat orang menjadi bingung dalam berkendara dan malah menimbulkan kecelekaan karena hal-hal sepele seperti mobil / truk yg menyenggol motor (karena kendaraan tsb berat dan mempunyai cc besar sehingga hal kecil seperti tersenggol pun bisa berdampak besar). Lain halnya kalau sepeda motor menyenggol sepeda motor / sepeda menyenggol sepeda, maka hal yg paling parah hanyalah luka berat, tidak sampai menyebabkan kematian. karena itulah semua hal teratur, sesuai dengan yg semestinya.



kata sapa diusir gan? selama bisa bayar tuh pajak, fine2 aja kali tinggal di jakarta ngakak

toh pajak di indo tergolong rendah ketibang kota2 macem singapur & hongkong (gw bisa bilang gini karena orang2 kaya indo bisa disamaratakan sama orang kaya tuh 2 negara)
SyncMaster753 - 18/10/2012 12:45 AM
#38

Quote:
Original Posted By Thamrinmen
Ane pribumi muslim DKI 1000000000000% dukung gagasan Ahok !
Kami setuju banget orang kaya jika tidak menyumbang pembangunan DKI lebih baik pindah luar DKI !
Tanah DKI dihabisi oleh orang kaya datangan namun tidak bermanfaat buat penduduk asli (Pribumi) DKI !
Sekali lagi kami dari masyrakat pribumi muslim asli DKI mendukung Ahok ! Inilah contoh pejabat yg membela rakyat kecil yg kami impi impikan !

iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesiailoveindonesiailoveindonesiailoveindonesiailoveindonesiailoveindonesiailoveindonesiailoveindonesia


Mas, kira-kira kalo lu kerja trus sebagian gaji lu diminta buat bayarin orang nganggur mau apa nggak ?
mereka beli tanah pake duit sendiri, bayar pajak dan iuran masih kudu nyumbang penduduk asli ?
apalagi yg gw liat "penduduk asli" itu kebanyakan males nyari duit, dapet warisan tanah engkong nya yg miliaran, malah foya-foya kagak jelas..
sementara mereka yg dari luar kota pindah ke jakarta, banting tulang siang malem akhirnya kebeli rumah... ehh mau di palakin juga capedes

balik ke kebijakan.. menurut ane.. si ahok bukannya mau nyingkirin orang kaya. tapi ngatur penyebarannya. orang kaya, tinggal di luarkota pun mampu. soalnye pada punya mobil jadi transportasi masi nyaman. na yg miskin ini dibikin tinggal di dalem kota yg deket ama kerjaannya biar ga terlalu banyak gonta ganti angkot .. jadi gak tua di jalan. bayangin aja rumah di citayem, trus kerjanya di kalideres.. bisa 2 jam sekali jalan.. kan kasihan juga.

jadi orang kaya itu bukannya disia2kan. coba ga ada orangkaya, yg miskin mo kerja ama sapa? cuma yg miskin lebih dipermudah, yg kaya disuruh usaha dikit.
FB1 - 18/10/2012 12:36 AM
#39

Quote:
Original Posted By TamanBinatang



kata sapa diusir gan? selama bisa bayar tuh pajak, fine2 aja kali tinggal di jakarta ngakak

toh pajak di indo tergolong rendah ketibang kota2 macem singapur & hongkong (gw bisa bilang gini karena orang2 kaya indo bisa disamaratakan sama orang kaya tuh 2 negara)


Gw bukan mempermasalahkan soal PBB nya. Semahal-mahalnya PBB tsb, tetap tidak terlalu berdampak besar dengan penurunan nilai prestise dari suatu IBUKOTA NEGARA. Ketika orang luar/ turis melihat ibukota menjadi tempat berkumpulnya orang kecil, kalian bisa menebak apa yg ada di benak orang luar/ turis tsb ? "Ibukota saja begini, apalagi kota lainnya ??? Isinya orang yg lebih kecil lagi". Jadilah Indonesia dipandang oleh orang luar sebagai tempat kumuh/ tempat orang kecil. Padahal Indonesia bukanlah negara kecil/ kumuh. Sebenarnya Indonesia adalah negara yg indah, penuh dengan kekayaan alam. Karena carut marut yg terjadi inilah yg membuat turunnya nilai keindahan suatu negara dan nilai keindahan manusia yg ada dalam negara Indonesia tercinta ini. Kalau anda hidup teratur, niscaya semua akan terasa indah.

beer:
hhendryz - 18/10/2012 12:40 AM
#40

itu kalau orang kayanya mau disuru pindah yah....kayak orang kaya mangut2 sama pemerintah aja.....kecuali mereka dikasi keuntungan kalau tinggal di luar? baru mau tuh...think:

tapi dipikir2 si ahok ini pengusaha juga..ngerti cara pikir orang kaya....mungkin emang itu caranya..pbb tinggi orang kaya ogah tinggal di jakarta...ngacir:
Page 2 of 9 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›
Home > CASCISCUS > BERITA DAN POLITIK > [Sabda ]Ahok: Orang Berduit Disuruh Pindah ke Luar Jakarta, PBB Ditinggikan