BERITA DAN POLITIK
Home > CASCISCUS > BERITA DAN POLITIK > [Sabda ]Ahok: Orang Berduit Disuruh Pindah ke Luar Jakarta, PBB Ditinggikan
Total Views: 15001 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 9 of 9 | ‹ First  < 4 5 6 7 8 9

pluralismuna - 18/10/2012 03:53 PM
#161

wah....
etnis cina yg awalnxa dukung, bisa balik badan protes ahok niy
VKRB - 18/10/2012 03:56 PM
#162

ane sebagai warga bekasi gak setuju .....

terserah jakarta mo macet keke mau banjir kek asal jangan bawa2 bekasi.....
BK201 - 18/10/2012 04:33 PM
#163

Setuju aja sih....
Mungkin mau mencontoh konsepnya Kota Kuala Lumpur...

Orang2x berduid berada di luar kota dan orang2x yang kurang mampu berada di kota...jadi biaya transportasi untuk ke kota juga bisa ringan buat yang kurang mampu...koz nanti jadi deket kalo mo ke kota...
Tinggal satu lagi....naekin harga tarif parkir ajah...biar orang2x berduit bisa manfaatin transportasi publik dari luar kota ke kota-nya...dan tentu saja...berdampak pada pengurangan jumlah kendaraan di kota...

Jumlah kendaraan kota kurang = Bebas macet

iloveindonesias
wizardianx - 18/10/2012 04:43 PM
#164

Quote:
Original Posted By seanman
dan ahok dapat perintah jokowi baca beritanya bro p

jadi ahok jokowi antek foke mestinya bahasa ente seperti itu..

udah gan drpd pusing2 koment sana sini bentrok sana sini, mending nunggu blue plan dah..
ane liat nhe thread jadi semrawut juga ngakak.

Ada blue plan? baru komen dengan blueplan andalan anda..


ciyus ? eek:

jokowi antek foke ternyata.... selama ini ane tertifu bata
Geblekpisan - 18/10/2012 05:03 PM
#165

Quote:
Original Posted By kizarusan
sesuai dengan nama id agan, agan benar2 geblek. belum tentu orang yg punya mobil adalah orang kaya. Kadang ada orang yg punya mobil tapi hidup miskin. mungkin saja seseorang lebih memilih mobil dibanding rumah karena transportasi kendaraan menjadi hal yang primer bagi mereka dibanding rumah. Seluas dan sebagus apapun rumah akan percuma kalau penghuni nya cuma 2 atau 3 orang.


bego rumah itu kan buat investasi juga,
bukan masalah besar kecilnya dodol..

Quote:
Original Posted By FB1
Terkadang mobil merupakan fasilitas yg diberikan kantor supaya menaikkan "nilai" dari karyawannya tsb (apalagi kalo karyawan tsb punya kedudukan/ nilai strategis, dijamin akan dapat cicilan mobil dari kantor). Jaman gw kerja dulu, ada teman yg hanya punya gaji ga seberapa (2-3 jt) tapi "diberikan" fasilitas mobil dari kantor. Teman gw cuma uring-uringan karena "diwajibkan pake mobil, tapi uang bensin dia keluar sendiri. Dan jaman skrg juga ada, teman gw yg gaji 5 jt tapi jabatan sales manajer, "mau ga mau" harus pakai mobil dia karena kalau tidak pakai maka tidak dipandang relasi dia (padahal rumah dia di tangerang dan kantor/ relasi di Jakarta, tapi dia "ga bisa pakai motor" karena alasan tadi. Kalau seperti ini, gimana coba ??? capedes:


itu mobil kan d kasih sama kantor, yg bayar cicilannya juga kantor kan ? d stnk ama bpkbnya juga jelas, atas namanya kantor, brarti bukan mobil perorangan, apa iya supir taksi kalo bawa mobil taksinya pulang ke rumah terus d anggap itu mobil milik dia ???
kabei - 18/10/2012 05:15 PM
#166

landed house emang harus dinaikkan pajaknya D
FB1 - 18/10/2012 05:16 PM
#167

Quote:
Original Posted By idupman
sabar gan, gak semuanya yg mengritik itu sbg provokator D
Ane termasuk yg no 2 lho gan ? dan tipe no 2 ini yg banyak kontribusi dlm mengantarkan JOKOWI menjadi Gubernur DKI... knp sekarang di salah2in ya
hadeh....


Loh, kalo no. 2 emangnya bisa milih saat Pilkada kemarin ??? Emangnya ada KTP Jkt ??? Kalo ada KTP, masuk ke no. 1 bro.



Quote:
Original Posted By bonex84
Omongan koh ahok ada benarnya, tpi mungkin lebih diperjelas supaya tidak membingungkan :

1.Orang Miskin = karyawan kantor/ pabrik/ swasta/ PNS yang tiap pagi dan sore bolak-balik dari rumah ke kantor.

2. Orang Kaya = pemilik perusahaan/ komisaris/ usahawan yang tidak terikat jam kantor ato tidak perlu tiap pagi dan sore bolak-balik ke tengah kota jakarta untuk menjalankan bisnisnya.


Dari tulisan ini lu uda bisa mengetahui bahwa orang kaya tidak terikat jam kantor atau tidak perlu tiap pagi dan sore bolak-balik ke tengah kota jakarta untuk menjalankan bisnisnya. Kalau begitu, dimana posisi orang kaya tsb dalam menyumbang kemacetan ??? Logikanya ga masuk !!! gw bukan pendukung orang kaya, tapi gw merasa logikanya agak ga masuk akal. Jkt beda dengan Babel dan Solo. "Penduduk asli" JKT ga terlalu byk dibanding para pendatang. Justru maksud dari penulisan gw adalah Bang J-B jgn hanya memperhatikan pendatang saja, tapi perhatikanlah penyumbang pajak untuk daerah DKI Jakarta ini. Kalau para penyumbang pajak ini disingkirkan, DKI Jakarta mau hidup dari mana ??? Para pendatang tidak terlalu byk membantu dalam menyumbang pajak dan hal2 lainnya. Justru keruwetan byk berasal dari para pendatang. Jika para pendatang sudah menjadi warga Jakarta, itu adalah lain hal karena dia sudah mulai membantu dalam hal pajak dll (min. pajak kendaraan bermotor / PBB dll, bukan malah punya motor/ mobil plat daerah dan punya rumah di daerah lain capedes: )

Pengelompokkan memang diperlukan supaya tetap ada nilai prestise dalam suatu lokasi. Jgn semua dicampur-adukkan sehingga tiada seni lagi. Ekonomi jgn dicampurkan dgn semi. Ekonomi mampu melebarkan pandangan hidup seseorang, namun seni mampu mempertinggi pandangan hidup seseorang. Jadi maksudnya, kalau pengaturan tata kota ini dilakukan dari sisi ekonomi, yg terjadi adalah seperti ini. Kalau pengaturannya dari sisi seni/ artistik, maka akan menjadi suatu kota yg indah seperti kota Paris, Venice dll.
FB1 - 18/10/2012 05:23 PM
#168

Quote:
Original Posted By Geblekpisan
itu mobil kan d kasih sama kantor, yg bayar cicilannya juga kantor kan ? d stnk ama bpkbnya juga jelas, atas namanya kantor, brarti bukan mobil perorangan, apa iya supir taksi kalo bawa mobil taksinya pulang ke rumah terus d anggap itu mobil milik dia ???


Tergantung perusahaannya bro. Ada yg kasi pinjam sbg fasilitas. Ada yg mewajibkan harus punya mobil. Disinilah problem muncul. Harus punya mobil dengan cash atau kredit tapi dibantu perusahaan ??? (bukan berupa subsidi, namun mengangsur ke perusahaan tiap bulan). Ini lah yg jadi polemik.

Btw, ada bbrp perusahaan taksi juga membuat kebijakan dimana sopir taksi diharuskan utk menyicil mobil yg dipakainya selama 5 thn baru jadi milik. Tergantung perusahaannya, ada yg mewajibkan dan ada yg tidak. Ada yg masih sistem sewa namun ada juga sistem kredit. Coba tanya saja sopir taksi.
M0squit0 - 18/10/2012 05:30 PM
#169

Minta Saran, Ahok Kunjungi Jusuf Kalla
Luthfie Febrianto | Erlangga Djumena | Minggu, 23 September 2012 |18:09 WIB

JK mengatakan, pemerintah harus jelas memiliki prioritas karena jika tidak memiliki prioritas akan berdampak pada rakyat. "Kalau pemerintah khususnya pemerintah DKI tidak jelas prioritasnya, bisa bahaya buat rakyat, akan terjadi gap yang besar antara yang miskin dan yang kaya" katanya.

JK juga menyarankan, agar pemerintah DKI menata kembali perumahan untuk rakyat. "Jangan yang miskin tinggal di luar kota, mahal nanti ongkosnya, nanti tidak mampu-mampu dia," ujar JK. Dia yakin Jokowi-Ahok dapat melaksanakan visi misinya dengan baik.

Pada kesempatan itu, JK juga mengapresiasi sikap sportif Foke yang mengucapkan selamat kepada Jokowi terkait hasi quick count yang semuanya mengunggulkan pasangan Jokowi-Ahok.

http://kaskus.co.id

sebenarnya pak JK juga sepakat dengan konsep ini, tapi realisasinya kayaknya sih tidak akan mudah. Yb
M0squit0 - 18/10/2012 05:32 PM
#170

dobel post, lumayan +1. malu:
alter - 18/10/2012 05:40 PM
#171

ini strategi untuk menggusur pemilik tanah pribadi di Jakarta kah? (ga pandang kaya miskin D, g pernah baca ada lho pemilik tanah di Menteng yang udah bercokol disitu sebelum kawasannya mendadak jadi kawasan "orang kaya" - dan karenanya kebingungan gak sanggup bayar PBB \(

kalau rencana Ahok dijalanin, office worker bisa dapet kemudahan kost2an tapi engga bisa hidup di Jakarta dong kalau gitu? (hidupnya di kota sebelah hammer:

Quote:
Original Posted By Thamrinmen
Ane pribumi muslim DKI 1000000000000% dukung gagasan Ahok !
Kami setuju banget orang kaya jika tidak menyumbang pembangunan DKI lebih baik pindah luar DKI !
Tanah DKI dihabisi oleh orang kaya datangan namun tidak bermanfaat buat penduduk asli (Pribumi) DKI !
Sekali lagi kami dari masyrakat pribumi muslim asli DKI mendukung Ahok ! Inilah contoh pejabat yg membela rakyat kecil yg kami impi impikan !


Quote:
Original Posted By edy tansil
location lu di tanggerang boi ngakak


mak jleb banget nieh gan ngakak ngakak
VIRUZLine - 18/10/2012 07:21 PM
#172

jadi konsepnya sama kyk di luar negeri nih... :2thumbup

kalo terlaksana bakal sama kyk singapore atau china, apartement berblok blok dan tertata...
FB1 - 18/10/2012 11:20 PM
#173

Quote:
Original Posted By M0squit0
Minta Saran, Ahok Kunjungi Jusuf Kalla
Luthfie Febrianto | Erlangga Djumena | Minggu, 23 September 2012 |18:09 WIB

JK mengatakan, pemerintah harus jelas memiliki prioritas karena jika tidak memiliki prioritas akan berdampak pada rakyat. "Kalau pemerintah khususnya pemerintah DKI tidak jelas prioritasnya, bisa bahaya buat rakyat, akan terjadi gap yang besar antara yang miskin dan yang kaya" katanya.

JK juga menyarankan, agar pemerintah DKI menata kembali perumahan untuk rakyat. "Jangan yang miskin tinggal di luar kota, mahal nanti ongkosnya, nanti tidak mampu-mampu dia," ujar JK. Dia yakin Jokowi-Ahok dapat melaksanakan visi misinya dengan baik.

Pada kesempatan itu, JK juga mengapresiasi sikap sportif Foke yang mengucapkan selamat kepada Jokowi terkait hasi quick count yang semuanya mengunggulkan pasangan Jokowi-Ahok.

http://kaskus.co.id

sebenarnya pak JK juga sepakat dengan konsep ini, tapi realisasinya kayaknya sih tidak akan mudah. Yb


FYI, pakJK itu salah satu distributor mobil merk ternama di Makassar dan punya byk showroom. Menurut kalian semua, saran apa yg akan diberikan ??? D D D
R11DZKY - 18/10/2012 11:35 PM
#174

tapi dipikir2 koh ahok ini pengusaha juga..ngerti cara pikir orang kaya....mungkin emang itu caranya..pbb tinggi orang kaya ogah tinggal di jakarta..
ElysonMorf - 19/10/2012 12:40 AM
#175

kayaknya jakarta emg pengen dibuat Megapolitan beralih dari metropolitan
di jakarta di pusatin jadi tempat perindustrian dan perekonomian
tempat tinggal di suburbanisasi ke pinggir2 kota jakart misal depok bekasi gitu ye ?
FB1 - 19/10/2012 01:21 AM
#176

Quote:
Original Posted By R11DZKY
tapi dipikir2 koh ahok ini pengusaha juga..ngerti cara pikir orang kaya....mungkin emang itu caranya..pbb tinggi orang kaya ogah tinggal di jakarta..


Bro, mobil seharga 2 M saja bisa habis terjual di Indonesia, apalagi PBB yg naik cuma bbrp % ??? justru yg akan menderita adalah level menengah dimana tidak terlalu kaya namun harus membayar PBB yg tinggi. Kalau begitu, dimana letak keadilan ??? Atau ada maksud lain pd kasus ini ?

FYI, byk teman dan saudara gw yg pekerja (level menengah) sudah tinggal di pinggiran Jkt (sekitaran serpong dll) dan harus bolak balik setiap hari ke Jkt karena kantor ada di Jkt. Kalau level menengah dipindahkan ke pinggir, bukannya akan semakin macet karena semua jadi naik mobil ??? Memangnya orang kecil naik mobil ??? Knp makin lama gw merasa makin aneh logikanya ???
Gregory.House - 20/10/2012 10:14 AM
#177

agak susah juga ya idenya
kalau orang kaya di luar negeri mau pindah ke pinggiran karena keamanan dan kenyamanan lingkungan tinggalnya
istilahnya asal keluarga aman dan nyaman saya berkorban dengan menempuh jarak ke tempat kerja sedikit lebih jauh gpp
tapi
ini dia tapinya, akses (jalan ga macet, kendaraan umum yang reliable) harus jadi syarat utama

jadi saran saya untuk pak ahok, kalau mau idenya dijalankan saranan angkutan umum dan jalan ditingkatkan dulu

btw tujuannya apa sih disuruh pindah?kok beritanya setengah2 begini ya
Page 9 of 9 | ‹ First  < 4 5 6 7 8 9
Home > CASCISCUS > BERITA DAN POLITIK > [Sabda ]Ahok: Orang Berduit Disuruh Pindah ke Luar Jakarta, PBB Ditinggikan