Militer
Home > CASCISCUS > MILITER & KEPOLISIAN > Militer > ( Share ) KISAH Dibalik TNI yang Gugur di Medan Tugas
Total Views: 183020
Page 30 of 43 | ‹ First  < 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 >  Last ›

mobiltoku - 17/12/2009 11:12 PM
#581



Semoga arwahnya diterima di sisi yg MAHA KUASA gan..... Amien....

rudy79 - 18/12/2009 01:51 PM
#582

Quote:
Original Posted By hell_angel
Mas Rudy, dkk yang bertugas di Aceh (maaf saya ambil dkk maklum g apal.) sejauh pengamatan saya via TV banyak sekali anggota GSA yang perempuan. lalu apa mereka juga terlibat dalam melakukan gangguan-gangguang thd keamanan di Aceh? atau punya tugas lain begitu?
yang paling miris lagi ternyata banyak di antara anggota "inong baloh" ini mengaku pernah di perkosa oleh (maaf kalau tidak berkenan) TNI. hal ini salah satu yang memotivasi mereka bergabung dengan GSA disamping ada sanak keluarga yang di bunuh (menurut mereka,lho).
apakah banyak diantara mereka ini yang juga tertangkap atau mampus di hadiahi "melinjo" TNI?
Trims...ini pertanyaan yang mengganjal selama saya mengikuti trit ini. mohon maaf kalau pertanyaan dan keingin tahuan saya tidak berkenan.

trims.


Kepada Prajurit yang gugur di medan laga Aceh ku tundukkan kepalaku dalam-dalam sebagai doa ku kepada yang kuasa! semoga kedamaian, "welas asih", dan berkah dari Yang Kuasa senantiasa melingkupi dan melimpahi nagari ini. Amin...Amin...Amin.


terus terang, saya ga pernah bertemu langsung dengan inong balee di lapangan.....menurut saya , mereka cyman dijadikan alat provokasi dan tameng saja. Kalo bertempur jarang atau mungkin tidak sama sekali. Cuma alat propaganda saja.
fitrio nugraha - 18/12/2009 02:18 PM
#583

Quote:
Original Posted By gunturep


Sadis amat gan


Sadis yang berguna, daripada sekedar disekolahin tapi ilmunya ga dapet hihihihi... Yang ini ilmunya dapet, gurunya beres
id09 - 19/12/2009 03:23 PM
#584

wah, kayaknya banyak yg udah makan asam garam di lapangan, saya mau nanya nih

Kalo berdasarkan pengamatan di lapangan, sebenernya apa sih yang bikin beda antara pasukan infanteri biasa (yonif) dengan pasukan2 elit seperti Taifib atau Kopassus yg sudah dibekali latian Komando, PJD, dan sebagainya itu ?

Apakah secara taktik, kecepatan, atau pergerakan di lapangan ?

maap ya pertanyaan nubie
old_crack - 20/12/2009 02:15 PM
#585

sudul dulu akh!!!!! up..! up..!

kisahnya ditambah lagi dong, bro..
venom.jeka - 20/12/2009 03:20 PM
#586

Sepertinya operasi di Poso ma Ambon belum pernah dibuka nih, menunggu dari Bro Rudy saja
masbagong - 20/12/2009 04:23 PM
#587

Quote:
Original Posted By pemakanmayat
@Bang rudy

Penghadangan truk Yonif 405 pada 15 April 1976 di Pegunungan Aitutu. 33 orang gugur.Itu di Forum sebelah saya kutip dari buku sejarah kesatuan Brigif-4 Dewa Ratna terbitan tahun 1979.Versi lain dari koran lokal WAWASAN Semarang pernah memuat kejadian ini sekitar tahun 1999 tapi jumlah yang gugur berbeda yaitu 52 anggota.

Begitu tambahan dari saya.

Merdeka!


Bokap ane (alm) pernah cerita...

Suatu hari beliau kedatangan bekas murid (mahasiswanya) yg bertugas di Kopassus (Kopashanda). Si mantan mahasiswa rupanya mendapat cuti sehingga disempatkan menengok mantan dosennya. Doi bercerita ke bokap ttg penugasannya di TimTim. Kayaknya kejadiannya akhir 1970-an atau awal th 1980-an saat dimana kekuatan Fretelin masih cukup besar. Doi bersama pasukannya (kebanyakan Kopassus) dibuat kalang-kabut. Katanya hanya 1-2 org yg berhasil lolos utuh (tanpa luka, termasuk si doi) saat sekitar 1 peleton (atau lebih) TNI melakukan operasi (masuk hutan). Sebagian besar gugur di hutan tsb.

Pada sktr akhir 1980-an, ada cerita dr mantan mhsw beliau juga bahwa "katanya", sebuah Batalyon di Kodam Diponegoro menorehkan prestasi karena semua anggotanya kembali utuh (tidak ada yg gugur maupun luka berat) dari penugasan di TimTim
sang_hantu_blau - 20/12/2009 07:44 PM
#588

Quote:
Original Posted By venom.jeka
Sepertinya operasi di Poso ma Ambon belum pernah dibuka nih, menunggu dari Bro Rudy saja


ambon terlalu sensitif tampaknya.
masih banyak yg aktif terlibat masih hidup dan berkeliaran bebas.

cerita penggrebekan mako di hotel oleh yongab tuh seru.
nasib bintang satunya sekrang gimana ya?
gunturep - 21/12/2009 04:47 PM
#589

Gw minggu kemarin pas nganter sodara lamaran calon istrinya, sempat wawancara..eh...ngobrol sama veteran TNI. Usianya sudah 69 tahun tapi masih gagah dan berotot.
Tadinya gw gak begitu memperhatikan beliau, tp pas gw iseng tanya ternyata beliau adalah veteran Ganyang Malingsia, Irian dan Timtim. Akhirnya ngobrol panjang lebar dan gak terasa acara dah selese, jd terpaksa hanya dapet bbrp cerita saja.

Gw coba bagi disini ceerita pas konfrontasi sama Maliingsia, Irian dan Operasi TimTim :

1. Konfrontasi Malingsia
Beliau saat itu di tugaskan di perbatasan Kalimantan dan banyak kejadian yg bikin gw geli dan juga sedih. Yg bikin gw sedih adalah kondisi tentara kita yg di perbatasan. Dimana supply logistik mereka sering gak nyampe. Dan sarana transportasi satu2 nya adalah lewat sungai. Jd kl angkutan logistik berpapasan sama patroli musuh ya alamat mereka bakal puasa. Di bandingkan dengan musuh mereka yg di supply dengan heli dan rotasi pasukan yg teratur. Boro2 tentara kita ada rotasi teratur, utk dropping aja pake perahu lewat sungai
Beliau juga cerita kl ransum pasukan musuh di bandingkan menu mereka sangatlah jauh. Mereka lebih sering makan ubi, daun sayur, rebung (tunas bambu) dll alias survival. Kl tentara musuh (Gurkha, SAS, Maling) menunya bener2 mewah utk ukuran TNI pada saat itu, ada roti, daging dll.
Ada hal menarik dan bikin gw geli juga. Banyak dari tentara Malingsia juga ternyata adalah orang Indonesia. Dia bisa tau lewat percakapan radio tanpa sengaja. Beliau ngobrol dengan pasukan musuh lewat radio yg ternyata orang Kendal (Jawa Tengah) dan beliau (TNI) itu orang Semarang.
Biasanya kl musuh maju utk menyerang posisi TNI, dia akan kasi kode dan dia akan menembak ke arah yg bukan posisi TNI. Nah, pas mereka mundur, dia akan kontak dan bilang begini..."mas, iki aku meh mundur...iku tak tinggali nang ngisor wit pring yo...ojo lali di jupuk ngko ndak selak di semuti"
Terjemahannya : " Bang, ini gw mau mundur...itu aku ninggalin sesuatu di bawah pohon bambu yah...jangan lupa segera di ambil nanti kl di makan semut"

Dan setelah itu TNI maju dan bener di bawah pohon bambu banyak banget di tinggalin makanan, amunisi bahkan juga senjata
Dan kejadian itu berulang kali terjadi kl pas ketemu sama musuh yg ternyata juga orang Indonesia

Pas saya tanya, apa beliau gak kuatir kl makanan itu di kasi racun dan ada ranjau ? Dia bilang mereka tetap waspada dan sebelum mereka makan pasti mereka cek terlebih dahulu.

2. Operasi TimTim
Beliau pas di tugaskan di TimTim utk menyusup dan mengumpulkan data. Beliau pas dapet peran jadi penjual sapi, kerbau dan hewan lainnya. Beliau beli Kerbau Rp 100.- trus di jual Rp 50.-.
Gw tanya..lho pakdhe...kok malah rugi ? Dia jawab, gpp...yg penting dia bisa mendekati penduduk sana dan semua pengeluaran dia ada catatannya utk laporan ke komandan dia nanti.

3. Irian Jaya
Pas beliau di terjunkan di Irian, banyak teman2 nya yg jatuh di atap markas Belanda dan akhirnya di tangkap dan di siksa (ada juga yg di tembak mati). Beliau trus ketemu dgn pasukan yg lain dan bergerilya sampai kehabisan amunisi. Setelah sekian lama di hutan, ada selebaran dari pesawat yg meminta pasukan TNI yg ada di hutan2 utk melapor ke pos Belanda krn Irian sudah di serahkan ke Indonesia. Banyak dari teman2 nya yg datang ke markas Belanda dan akhirnya di tangkap, ternyata itu selebaran palsu.
Nah pas ada selebaran lagi kl Irian sudah di serahkan, banyak pasukan TNI yg gak mau keluar dari hutan krn takut di bohongi. Akhirnya melalui pengeras suara di putarlah rekaman suara bung Karno dan mereka baru mau percaya. Setelah itu banyak yg turun gunung dengan kondisi yg menyedihkan.
Meski demikian, mereka berbaris rapi meski pakaian sudah compang camping dan senjata sudah mampet krn berkarat dan gak ada amunisinya. Setelah sampe langsung deh mereka banyak yg pingsan di tempat krn kurang gizi dan sakit2 an di hutan.

Nah, kejadian di rumah sakit setelah itu...ada yg bangun dari tempat tidur dan krn lapar cari makan di dapur. Dia dapet kerak nasi dan di makan semuanya sampe kenyang. Abis itu dia bilang "Hoi...gw dah bisa jalan2 dan makan banyak..."
Dan abis itu dia pingsan dan meninggal di tempat. Akhirnya dokter memutuskan semua anggota TNI di ikat tangan dan kakinya sampai kondisi mereka stabil


Keknya masi banyak stok cerita beliau termasuk pas menumpas DI/TII dll...tp keterbatasan waktu dan memori kepala gw yg cuman128 MB jd cuman itu yg bisa gw share disini
ujaaang - 21/12/2009 05:24 PM
#590

Betapa hatiku takkan pilu
Telah gugur pahlawanku
Betapa hatiku takkan sedih
Hamba ditinggal sendiri

Siapakah kini plipur lara
Nan setia dan perwira
Siapakah kini pahlawan hati
Pembela bangsa sejati

MATI SATU, TUMBUH SERIBU!
venom.jeka - 22/12/2009 01:17 AM
#591

Quote:
Original Posted By gunturep

Terjemahannya : " Bang, ini gw mau mundur...itu aku ninggalin sesuatu di bawah pohon bambu yah...jangan lupa segera di ambil nanti kl di makan semut"

Dan setelah itu TNI maju dan bener di bawah pohon bambu banyak banget di tinggalin makanan, amunisi bahkan juga senjata
Dan kejadian itu berulang kali terjadi kl pas ketemu sama musuh yg ternyata juga orang Indonesia

Nah tuh kan pada saat kampanye Ganyang malysia saja mereka masih sangat respek terhadap tanah leluhurnya, tapi sekarang ini entahlah kenapa mereka seolah2 sangat jijik dengan tanah leluhurnya sendiri dengan menghina orang2 yang kesana mencari rejeki walaupun mungkin hubungan darah mereka masih dekat


Quote:
Original Posted By gunturep

Nah, kejadian di rumah sakit setelah itu...ada yg bangun dari tempat tidur dan krn lapar cari makan di dapur. Dia dapet kerak nasi dan di makan semuanya sampe kenyang. Abis itu dia bilang "Hoi...gw dah bisa jalan2 dan makan banyak..."
Dan abis itu dia pingsan dan meninggal di tempat. Akhirnya dokter memutuskan semua anggota TNI di ikat tangan dan kakinya sampai kondisi mereka stabil
Keknya masi banyak stok cerita beliau termasuk pas menumpas DI/TII dll...tp keterbatasan waktu dan memori kepala gw yg cuman128 MB jd cuman itu yg bisa gw share disini

Semoga penderitaan kalian terbalaskan dengan kebahagiaan di akherat dan masuk surga, amiinnn...
tajok - 22/12/2009 01:39 AM
#592

Quote:
Original Posted By rudy79
terus terang, saya ga pernah bertemu langsung dengan inong balee di lapangan.....menurut saya , mereka cyman dijadikan alat provokasi dan tameng saja. Kalo bertempur jarang atau mungkin tidak sama sekali. Cuma alat propaganda saja.


Benar bang, secara Inong bale kan cuma di jadiin propaganda dan sejenis bala pertahanan markas gitu tapi tugasya hanya ngurusin ransum combatan...

ngomongin mereka jadi inget mie aceh kering....
olisamping - 22/12/2009 08:30 AM
#593

wew bang Rudy bagus sekali kisah2 nya

saya pernah jalan2 ke 502 daerah jabung malang. dijalan masuk saya liat ada patung 7 pahlawan (tujuh apa berapa ya ? saya lupa jumlahnya). katanya mereka itu prajurit yang pernah menyelamatkan 1 batalyon waktu di timtim. saya pernah denger ceritanya tapi udah lupa. mungkin bang rudy tau cerita detailnya ?
abimanyu2810k - 22/12/2009 07:12 PM
#594

update
update update
update update update
update update update update
update update update update update
Pathfinder99 - 22/12/2009 07:27 PM
#595

Quote:
Original Posted By tajok
Benar bang, secara Inong bale kan cuma di jadiin propaganda dan sejenis bala pertahanan markas gitu tapi tugasya hanya ngurusin ransum combatan...

ngomongin mereka jadi inget mie aceh kering....


mie aceh basah lebih enak bro... apalagi kalo pake udang...

kalo ke medan mampir bro ke mie aceh titi bobrok... mantap mie acehnya...
adilia - 22/12/2009 07:37 PM
#596

Quote:
Original Posted By abimanyu2810k
update
update update
update update update
update update update update
update update update update update


yang punya lapak lagi masuk kolem dulu bro...
rudy79 - 23/12/2009 08:16 PM
#597

Quote:
Original Posted By adilia
yang punya lapak lagi masuk kolem dulu bro...


hadirrrrrrrrrrrr......banyak dapet ikan nih.....ikan kakap..ikan gurame...ikan semilang....ikan duyung...patung ikan...
adilia - 23/12/2009 08:20 PM
#598

Quote:
Original Posted By rudy79
hadirrrrrrrrrrrr......banyak dapet ikan nih.....ikan kakap..ikan gurame...ikan semilang....ikan duyung...patung ikan...


seep-seep.... bebeknya gak ketinggalan juga kan gan ...

wokeh juragannya dah pulang neh... siyap2 begadang lagi
kerang - 23/12/2009 09:07 PM
#599

Quote:
Original Posted By rudy79
Penyergapan Nikolau Lobato

Yonif 744 dipimpin oleh Mayor Yunus Yosfiah telah hampir 2 minggu

melakukan pengejaran terhadap pasukan Fretilin di Maubisse Kecil.Pasukan

yang beroperasi di sektor ini antara lain Yonif 744, Yonif 700, Yonif 401

Raiders dan tim Nanggala-28.


Tanggal 30 Desember 1978 pukul 05.00 Komandan tim Nanggala-28, Kapten

Inf Prabowo melaporkan kepada Danyon 744, Mayor Yunus Yosfiah tentang

adanya pergerakan pasukan Fretilin ke arah selatan.Hari itu juga Komandan

Sektor Tengah, Kol Inf Sahala Raja Guguk segera memerintahkan

pengepungan terhadap sasaran.Formasi pasukan TNI waktu itu :


Tim Nanggala-28 disisi utara

Yonif 700 dan Yonif 401 disisi timur

Yonif 744 sebagai ujung tombak serangan


Pada hari itu Peleton I Kompi B Yonif 744 yang dipimpin Sersan Maudobe

terlibat kontak senjata yang mengakibatkan sejumlah musuh tewas.Diantara

mayat yang berhasil ditembak Sersan Maudobe terdapat mayat Nikolau

Lobato.Mayat Nikolau Lobato berhasil dikenali oleh Prajurit Dua Gutteres

(tamtama pembawa radio).Dalam pengejaran ini dilibatkan pula satuan

helikopter yang mengangkut secara mobil pasukan.


Ane pernah denger cerita ini dari pelaku penyergapan langsung bahwa baku tembak yang terjadi hingga menewaaskan lobato terjadi waktu dinihari dan yang terlibat bukan 1 pleton dari 744 tapi 1 regu patroli dari 401.
kok beda ya? jadi yang bener yang mana ini?
rudy79 - 24/12/2009 07:07 PM
#600

FRETELIN



















Page 30 of 43 | ‹ First  < 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 >  Last ›
Home > CASCISCUS > MILITER & KEPOLISIAN > Militer > ( Share ) KISAH Dibalik TNI yang Gugur di Medan Tugas