Militer
Home > CASCISCUS > MILITER & KEPOLISIAN > Militer > Kebutuhan Alutsista 2010-2015 yang Dipesan di Industri Pertahanan Dalam Neger
Total Views: 2916
Page 2.5 of 3 |  < 1 2 3 > 

merkapa - 20/01/2010 10:09 AM
#31

seharusnya untuk kanon kita bikin standardisasinya yaitu peluru kanon 30mm mengikuti ammo GSh-30 yg ammonya masuk ke kanon BVP-2, BTR-80, GSH-30-2, kanon BMP... dan modif kanon 23mm ke 30mm...seharusnya bisa donk
outerheaven - 20/01/2010 10:20 AM
#32

Quote:
Original Posted By zwageri39
Kebutuhan Alutsista Renstra 2010-2015 yang Dipesan di Industri Pertahanan Dalam Negeri12 22nd, 2009by Ardava
Kebutuhan Alutsista Renstra 2010-2015

TNI-AD

Pengadaan persenjataan infanteri
Meriam Artileri Medan (Armed) 114 pucuk
Rudal Mistral 156 pucuk
Kendaraan tempur 311 buah
Pesawat udara 132 unit
Amunisi
Alat perhubungan 2451 set
TNI-AL

Kapal patroli kecil dan patroli cepat
Kapal cepat rudal
Kapal tanker
Kapal Bantu Angkut Pasukan
Kapal Bantu Angkut Tank
Kapal Angkut Serba Guna
Pesawat udara patroli maritim
TNI-AU

Pesawat angkut CN-235
Helikopter (NAS-332)
Senapan serbu
Kepolisian

150 Armored Water Canon
150 Armored Personal Carrier
10.000 revolver
100.000 senjata api untuk Sabhara
Produsen Industri Pertahanan Pendukung

PT. PAL >- Merupakan instansi penjuru terutama dalam rekayasa kapal perang
PT. Dirgantara Indonesia >- Pendukung pembuatan roket/rudal, helikopter, dan fix wing aircraft
PT. PINDAD >- Memenuhi kebutuhan senjata, meriam, amunisi, dan panser
PT. Dahana >- Mengembangkan Amonium Nitrat dan propelan untuk bahan peledak
PT. LEN dan PT. INTI >- Mengembangkan fasilitas alat komunikasi khusus, sistem komunikasi satelit, dan radar
PT. Krakatau Steel >- Menyiapkan pelat baja sesuai spesifikasi yang dibutuhkan untuk produksi alutsista platform kendaraan tempur
Roket Buatan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan)

Roket RX-320 : berspesifikasi panjang 4736 mm diameter 320 mm, dan berat total 532 kg. Uji terbang RX-320 dilakukan Mei 2008 di Stasiun Uji Terbang Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat
Roket RX-420 : adalah roket terbesar yang dibuat lembaga antariksa Indonesia. Roket RX-420 adalah roket dengan diameter 420 mm, panjang 6 m dan berbobot 1 ton. Roket ini menggunakan bahan bakar solid - komposit yang ketika diluncurkan ke angkasa memiliki jangkauan 100 km dengan kecepatan hingga 4,5 mach atau 4,5 kali kecepatan suara
Roket RX-520 : memiliki spesifikasi yang lebih hebat ketimbang RX-420. Sesuai desain awal, RX-520 memiliki kecepatan maksimal 1,7 km / detik. RX-520 ini memiliki panjang hingga 8,8 meter dengan bahan bakar propelan padat seperti jenis roket lain. Daya jangkau RX-520 mencapai 200 km.
Alutsista Dalam Pengembangan PT. PINDAD

1. Amunisi

Kaliber 20 mm : amunisi yang dipakai untuk senjata dengan jarak tembak jauh
Kaliber 105 mm : amunisi untuk meriam kaliber 105mm
Kaliber 120 mm : amunisi untuk meriam kaliber 120mm
Surface to Surface Missile : peluru kendali yang dirancang untuk ditembakkan dari darat untuk menghancurkan target yang juga berada di darat
Proximity Fuse : proximity fuse menyebabkan kepala rudal akan meledak pada jarak yang telah ditentukan dari target. Teknologi proximity fuse ini menggunakan kombinasi dari satu, atau beberapa sensor diantaranya radar, sonar aktif, infra merah, magnet, foto elektrik
2. Senjata

Meriam berkaliber 20-30mm
Meriam berkaliber 105mm
Senjata Anti Tank
Sniper 20mm, senjata dengan jarak tembak jauh yang menggunakan amunisi kaliber 20mm
3. Kendaraan Tempur

Panser Canon Amphibi
Tracked Amphibious Armored Personal Carrier
Tracked Armored Personal Carrier
(Sumber : Seputar Indonesia, Defense Studies)

http://ardava.com/category/industri-pertahanan/page/2/


Mereka lupa memasukkan P K R ! God Damn !
typhoonbringer - 20/01/2010 10:46 AM
#33

Quote:
16 unit Super Tucano - 8 by Embraer + 8 by PT DI lisensi Embraer
48 unit jet trainer Yak 130 - 16 by Yakovlev + 32 by PT DI lisensi Yakovlev


tolong bangunin gw plis
fs169 - 20/01/2010 10:54 AM
#34

Quote:
Original Posted By merkapa
seharusnya untuk kanon kita bikin standardisasinya yaitu peluru kanon 30mm mengikuti ammo GSh-30 yg ammonya masuk ke kanon BVP-2, BTR-80, GSH-30-2, kanon BMP... dan modif kanon 23mm ke 30mm...seharusnya bisa donk


memangnya banyak kanon 30 mm daripada kaliber yg lain?...
Di AL juga banyak kanon 20mm buatan rheinmetall & vektor-afsel termasuk dipasang di sigma, juga di Kostrad masih pake Rh-202 laras ganda 20 mm, AU masih punya Triple gun Hispano Suiza 20mm juga (pelurunya mungkin sedikit beda sama standar rheinmetall).
kalo untuk 23mm memang baru buat giantbow & Propad Cobra TNI AD..Jangan lupa kaliber 40mm Bofors, AD masih punya dan AL juga ada, + S-60 57mm idola formiler kaskus
didisuhada - 20/01/2010 10:56 AM
#35

Quote:
Original Posted By typhoonbringer
tolong bangunin gw plis


Daripada kamu ngga makan garam, waduh kasihan istri kamu nanti hehe...

ai si ujang...
capoeng_cool - 20/01/2010 11:01 AM
#36

mangstaf bro...thank.s ingpona "
typhoonbringer - 20/01/2010 11:02 AM
#37

Quote:
Original Posted By didisuhada
Daripada kamu ngga makan garam, waduh kasihan istri kamu nanti hehe...

ai si ujang...


haha becanda kali brooo
fs169 - 20/01/2010 11:58 AM
#38

Gak usah muluk2 beli yg canggih2..kebutuhan dasar untuk mobilisasi aja masih keteteran. Masak mau mindahin pasukan aja pake pinjem truk polisi, juga waktu latgab lebih banyak mitsubishi colt diesel warna kuning (sewaan) daripada truk warna hijau/biru/abu2..Tentara kita memang light infantry, masak kalo gak dapat pinjaman kendaraan/tumpangan harus jalan kaki?

Kalo gak kuat beli unimog beli aja Isuzu NPS seperti yang sudah-sudah..
Ironis memang, perusahaan batubara banyak pake Renault, Volvo. Mercy yg dobel gardan dijadiin dump truck. Lha kalo TNI masih pake Mitsubishi Fuso, Isuzu Borneo standar.
jendol13 - 20/01/2010 12:42 PM
#39

perlu gak di bikin "1000 perak untuk alutsista"?
negara mau trima dan belanjain gak ya seandainya terealisir..
mungkin gak lansung sebulan 2 bulan terkumpul banyak...tapi secara akumulatif beberapa tahun....mungkin udah terkumpul banyak, lumayan buat nombokin barang beberapa M/T


:ngayal on:
suhu_bukan_guru - 20/01/2010 01:37 PM
#40

Quote:
Original Posted By fs169

Kalo gak kuat beli unimog beli aja Isuzu NPS seperti yang sudah-sudah..
Ironis memang, perusahaan batubara banyak pake Renault, Volvo. Mercy yg dobel gardan dijadiin dump truck. Lha kalo TNI masih pake Mitsubishi Fuso, Isuzu Borneo standar.


Kalo perusahaan batubara mah beda sumber duitnya. Tapi kalo buat nentang2 S-60 mah masa pake Fuso, pake yg Mercy lah. Fuso mah buat pergerakan pasukan aja. Gak mungkin dong tank carrier pake Fuso, bisa rontok koplingnya
darkjustice80 - 20/01/2010 01:54 PM
#41

klo udah buka2an soal alutsista ama kekuatan militer kita, intelijen asing ga perlu susah2 payah gan cukup ngaskus aja .... kebuka semua data Indo ...kecuali kalo data fake buat pengalihan lo ya.... maaf nubi sotoy..tapi boleh berpendapat kan???
nyetnyet1978 - 20/01/2010 02:23 PM
#42

Quote:
Original Posted By didisuhada
Tambahin ya Oom
16 unit Super Tucano - 8 by Embraer + 8 by PT DI lisensi Embraer
48 unit jet trainer Yak 130 - 16 by Yakovlev + 32 by PT DI lisensi Yakovlev


Ha.... serius nih gan. Terutama Super Tucano, mosok beli 16 bisa dapet lisensi. Kalo emang beneran, FOrmil kaskus kudu buat selametan nih.
4ntar3s - 20/01/2010 03:37 PM
#43

mantap


menunggu realisasinya
zwageri39 - 20/01/2010 04:14 PM
#44

Quote:
Original Posted By didisuhada
Tambahin ya Oom


yakin noh gan?
terus tawarannya korea gimana?
ergaraz19 - 15/02/2010 05:46 PM
#45

Quote:
Original Posted By Tukang bangunan
Ha???

emang indonesia punya Kanon 120mm ??? ;hammer:


punya lah gan
masa' kaliber segitu doang kgak punya
ergaraz19 - 15/02/2010 05:49 PM
#46

Quote:
Original Posted By nyetnyet1978
Ha.... serius nih gan. Terutama Super Tucano, mosok beli 16 bisa dapet lisensi. Kalo emang beneran, FOrmil kaskus kudu buat selametan nih.


kopdar en tumpengan setinggi 1 meter
dikasi bendera merah putih sama replika Super Tucano
Page 2.5 of 3 |  < 1 2 3 > 
Home > CASCISCUS > MILITER & KEPOLISIAN > Militer > Kebutuhan Alutsista 2010-2015 yang Dipesan di Industri Pertahanan Dalam Neger