PDA dan PDA Phone
Home > LOEKELOE > HANDPHONE & PDA > PDA dan PDA Phone > Samsung GT-i9000 Galaxy S: Sexy, Slim and Smart
Total Views: 164038
Page 1 of 122 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

Ryo Jin - 30/03/2010 05:55 PM
#1
Samsung GT-i9000 Galaxy S: Sexy, Slim and Smart
Samsung Welcomes You to the "Smart Life" with the Global Launch of the Galaxy S

Powered by 4-inch Super AMOLED and the latest version of Android, Galaxy S brings rich technology and enhanced mobile experience

LAS VEGAS, March 23, 2010 – Samsung Electronics Co. Ltd., a leading mobile phone provider, today introduced the Galaxy S (Model: GT-I9000), a smart phone that makes users' lives more convenient, more exciting, and more integrated. JK Shin, president and head of Samsung Electronics' Mobile Communications Business announced the global launch of the Galaxy S at his keynote speech at the International CTIA Wireless 2010. The Galaxy S will be available in Europe, North America, Latin America, Australia, and Asia soon.

The Android-powered Galaxy S incorporates a 4-inch Super AMOLED screen and a 1 GHz application processor that enables vibrant HD videos, rich augmented reality content through Layar Reality Browser, and advanced LBS (Location Based Services). The 'Social Hub' provides always-on social networks connectivity allowing users to enjoy communications with their friends, colleagues, and families whenever they want and wherever they are.

The Galaxy S is designed to provide immersive, intelligent and integrated experiences, with the power to enrich people's lives through best-in-class services and technologies. The Galaxy S will allow users around the world to experience the "Smart Life," which Samsung anticipates will shift the way that consumers view smart phones and how they interact with them in their daily lives.

The Galaxy S immerses users in a world of rich multimedia. The large 4-inch Super AMOLED display delivers unrivalled screen quality, with less reflection, free viewing angles and super-fast touch-response. The mDNIe (mobile Digital Natural Image engine) – a technology used in Samsung's best-selling LCD and LED TVs – boosts an even sharper and crisper viewing experience for photos, videos, and e-books. It creates a perfect environment to record, edit and play HD video, to browse the Internet, and to read your favorite e-books. A variety of applications from Android Market allows users to even more extend the benefits and excitement of smart phone experience. Plus, users have access to Google mobile services, such as Google Search, Gmail, and Google Maps.

Living a "Smart Life" requires intelligence, and the Galaxy S delivers just that by utilizing personal preferences to gather information online that each user needs and wants. With a user-defined daily briefing, lightning-fast processing speeds and location-based search options like Layar Reality Browser – the Galaxy S gives users the information they need wherever and whenever needed. The Galaxy S represents the next level of intelligence in smart phones.

The Galaxy S integrates every aspect of life in a smart and sophisticated way. In addition to wireless integration with a variety of other devices, such as notebooks, TVs and cameras, the highly advanced Social Hub plugs users quickly and conveniently into their complete world of social networking and email.
"The Android-powered Galaxy S will set a new standard for smart phones," said JK Shin, president and head of Mobile Communications Business. "The Galaxy S is the perfect device for people in all corners of the world who want that extra edge; to be more effective, productive, better connected, and in tune with their smart life – both personal and professional – all in a very easy and simple way."

Other Key Features

- Daily Briefing: Offers instant access to weather, news, stocks, and the scheduler.
- All Share: Enables inter-device connectivity via DLNA (Digital Living Network Alliance) technology.
- Home Cradle: Enables use as a digital photo frame, table clock, calendar, and music station.
- Write and go: Jot down an idea first and later decide on a format such as SMS/ MMS, email, calendar or memo.
- Swype: Provides fast and easy way to input text on screen while on-the-move.
- ThinkFree: Apps to view and edit Microsoft Office 2007 documents.
- Smart Alarm: Wakes up with a natural alarm sound and automatically turned-on display light.

The Galaxy S is exhibited at The International CTIA Wireless at booth # 1023.







Samsung Galaxy S (GT-i9000) Product Specifications

Network
- 2.5G (GSM/GPRS/EDGE): 850/900/1800/1900 MHz
- 3G (HSDPA 7.2Mbps, HSUPA 5.76Mbps): 900/1900/2100 MHz

OS Android 2.1

Display
4.0-inch Capacitive WVGA SUPER AMOLED (800x480) with mDNIe

Camera
5.0 mega-pixel Camera + VGA Video Telephony Camera, Auto Focus, Self shot, Action shot, Add me, Stop motion, Cartoon shot, Smile shot, Panorama shot

Video
HD(720p@30fps) video playing & recording
- Codec: mpeg4, H.264, H.263, H263 Sorenson, DivX HD/XviD, VC-1
- Format: 3gp (mp4), WMV (asf), AVI (divx), MKV, FLV

Audio
MP3, AAC, AAC+, eAAC+, WMA, OGG, AMR-NB, WAV, MID, AC3, IMY,FLAC, XMF

Value-added Features
- Integrated Messaging ‘Social Hub’
- Android Market for more applications and contents
- A-GPS
- Augmented Reality with Layar Reality Browser
- 1 GHz Application Processor
- SMS/MMS/Email/Video Messaging/Exchange ActiveSync
- Sensor: Accelerometer, Digital compass, Proximity, Light
- Offline & No SIM Mode, Voice Command,RSS Reader, Mobile Widgets, Smart Security

Connectivity
- Bluetooth technology v3.0
- USB v2.0 (High-Speed)
- Wi-Fi 802.11 b/g/n

Memory
16GB/8GB, external memory slot (up to 32GB)

Size 6,42 x 12,24 x 0,99 cm, 118 gr

Battery 1500 mAh

* Product specifications are subject to change without notice.
Ryo Jin - 30/03/2010 05:56 PM
#2
Kesan Pertama dengan Samsung Galaxy S (Bagian 1)
Ini bukan review, bukan preview, tapi hanya kesan pertama kami dengan Galaxy S, yang pertama kali diumumkan saat event CTIA 2010. Ponsel ini bukanlah bentuk akhir untuk hardware-nya, bukan juga software-nya, jadi sebelum benar-benar dirilis pada bulan Juni mendatang, segalanya bisa berubah. Disini kita cuma mencoba untuk memberi gambaran sementara dari produk yang menarik ini. Jadi tunggu apa lagi, so there you go.

PENGANTAR

Dalam strategi pemasaran dari Samsung tidak ada satu platform yang menjadi fokus utama, mereka lebih suka untuk menjual ponsel pada semua platform yang ada, seperti Windows Mobile yang pasarnya masih tinggi untuk Samsung, dan juga Android yang geliat pasarnya sudah mulai terlihat.

Smartphone Galaxy S keluar dengan sedikit keterlambatan di persaingan pasar, karena sebelumnya Android telah dikuasai oleh produk-produk dari HTC, kemudian Motorola dan vendor-vendor lain. Model Galaxy Spica sebelumnya telah menjadi populer karena harganya yang terjangkau, tetapi itu bukanlah prestasi sebenarnya. Spica berada di tingkat solusi kuntitatif, tidak lebih. Tapi Samsung membutuhkan solusi kualitatif untuk mengubah situasi menjadi menguntungkan bagi mereka. Tapi untuk apa? Mengapa Samsung membutuhkan Android, jika ada platform mobile sendiri, yakni Bada, yang dalam banyak hal memiliki karakteristik yang mirip dengan Android dan akan dikembangkan secara paralel untuk bisa bersaing dengan platform Android? Jawabannya terletak pada sebuah strategi yang praktis - tidak semua orang akan mau membeli sebuah perangkat dengan platform baru dari Samsung, ada sebagian orang yang merasa platform buatan Google ini lebih menarik, sehingga Samsung akhirnya juga ikut mendukung pengembangan ponsel di platform ini. Dan untuk segmen ini, Samsung memutuskan untuk menyerang dari atas, yaitu menyediakan perangkat high-end, yang kemudian akan dilengkapi oleh rekan-rekannya yang lebih murah. Dengan strategi ini, jikalau nanti model ini tidak membuat penjualan yang besar, tapi setidaknya Samsung akan tetap terekam di pikiran banyak orang sebagai salah satu trendsetter di segmen Android, sehingga selain menaikkan image perusahaan juga akan memperlancar kehadiran perangkat Android berikutnya.

Secara hardware, platform yang digunakan hampir sama dengan Samsung Wave. Ukuran layar memang beda, tetapi teknologi Super AMOLED yang digunakan sama. Di sisi lain penggunaan CPU adalah sama, yaitu model Samsung Hummingbird S5PC110 yang berisi processor ARM Cortex-A8 dengan co-prosesor grafis PowerVR SGX540. GPU (Graphic Processing Unit) ini adalah prosesor grafis yang paling produktif di pasaran saat ini, karena menangani hingga 90 juta triangles per detik. Untuk lebih memahami perbedaannya, Apple iPhone 3GS memiliki prosesor grafis PowerVR SGX535 yang memiliki kecepatan pemrosesan 28 juta triangles per detik. Sementara Nexus One dengan processor grafis Adreno cuma mampu memproses hingga 22 juta triangles per detik. Begitu juga Motorola Milestone/DROID PowerVR SGX530 terasa seperti ketinggalan kereta dengan 7 juta triangles per detik.

Oleh karena itu, slogan processor tercepat untuk Galaxy S, seperti Samsung Wave, bukanlah sebuah frase omong kosong. Kinerja ini diperlukan untuk mendukung HD-grafik, karena Galaxy S mampu melakukan encoding maupun decoding hingga kualitas High Definition (HD) 720p. Dalam hal ini Samsung telah menetapkan standar hardware yang akan sangat sulit untuk disamai oleh vendor lain dalam waktu dekat, sehingga menjamin setidaknya sampai tahun depan sebagai salah satu ponsel Android tercanggih sampai akhirnya digantikan oleh suksesornya.

Perbandingan dengan Samsung Wave:









Siapa pembeli Samsung Galaxy S? Ini bukan sebuah pertanyaan iseng, karena ini adalah solusi yang paling mahal bagi seorang penjual, walaupun secara teknis tidak memiliki analogi yang berhubungan.

Menurut pendapat saya, ponsel ini akan hadir untuk segmen yang sama dengan HTC HD2 - mahal, layar besar, penjualan kecil, harga stabil dan tampilan yang memukau. Beberapa produsen lain juga telah menghadirkan produknya di segmen ini, seperti misalnya, Sony Ericsson dengan Xperia X10. Awalnya Xperia X10 memang sangat menarik dengan layar besarnya dan kamera 8 MP. Tapi fakta yang hadir belakangan yaitu ketiadaan fitur multitouch membuat calon pembelinya mulai mengambil langkah mundur. Singkatnya bila kita memutuskan untuk membeli gadget yang mahal, maka kesempurnaan menurut versi kita adalah harga pasti yang harus diperoleh. Bila ada yang bersikeras X10 memiliki user interface yang menarik, maka Galaxy S juga memiliki shell sendiri.Dan di sini kita harus mencatat bahwa Samsung memilih jalan untuk menciptakan sebuah pengalaman terpadu bagi pengguna, di keseluruhan tampilan OS yang dipilih, bukan cuma memanipulasi sisi tampilan multimedianya saja seperti Timescape dan Mediascape. Antarmuka TouchWiz 3.0 sama seperti yang kita lihat di Samsung Wave, serta beberapa model lain yang keluar di musim panas nanti. Widget yang sama. Namun semuanya berdasarkan Android. Pengolahan antarmuka, kapabilitas, penambahan program tambahan. Semua ini dilakukan oleh Samsung pada tingkatan yang sangat melekat, sehingga perangkat akan mendapatkan fungsionalisasi yang maksimal.

Perbandingan dengan HTC HD2:









Ryo Jin - 30/03/2010 05:59 PM
#3
Kesan Pertama dengan Samsung Galaxy S (Bagian 2)
DESAIN

Ponsel ini terbuat dari plastik untuk meminimalkan beratnya. Samsung Galaxy S memiliki bobot 118 gram, dengan dimensi ukuran 12,24x6,42x0,99 cm. Cukup ramping dengan grip yang baik. Diatas layar dengan menghadap ke depan ada kamera untuk video call, bersama dengan ambient light sensor dan proximity sensor. Dibawahnya ada kunci sentral manual, tombol menu dan back.



Di sisi kiri ada tombol on/off, sementara disebelah kanan ada volume rocker. Kami tidak menemukan tombol kamera karena mungkin perangkat ini masih dalam status prototype.



Bertengger di sisi atas ada socket microUSB yang berfungsi untuk menerima kabel data sekaligus jalur pengisi daya baterai. Disampingnya ada socket untuk audio jack standar 3.5 mm. Menariknya, pada Galaxy S telah ditanamkan chip audio DNSe (Digital Natural Sound engine), serupa dengan yang digunakan pada produk pemutar musik dari Samsung seperti MP3 Player, Hi-Fi System, Home Theatre, dll. Chip ini akan bertugas menangani departemen musik pada ponsel.





"Build quality" tidak ada masalah apapun dan terasa sangat solid. Panel belakang terbuat dari plastik yang sangat mengkilap. Dipojok kiri atas terdapat kamera utama berkekuatan 5 megapiksel.






BATERAI

Galaxy S menggunakan baterai Lithium-Ion 1500 mAh yang dapat memberikan hingga 6,5 jam waktu bicara dan 350 jam waktu siaga. Untuk pemakaian normal, ponsel ini sanggup bertahan selama 2 hari (1 jam untuk melakukan panggilan, beberapa pesan (SMS/MMS) dalam sehari, browsing web sebentar, tiga jam mendengarkan musik dan radio, cek email setiap dua jam). Bagi yang suka terus-menerus menggunakan email dan web, perangkat ini hanya mampu bertahan seharian penuh, dan mendengarkan musik nonstop bisa bertahan hingga 30 jam. Proses charging akan memakan waktu sekitar 2 jam.


KONEKTIVITAS

Bluetooth. Galaxy S adalah salah satu model perangkat pertama yang menggunakan Bluetooth versi 3.0, yang juga disebut dengan High Speed. Ketika dicoba untuk mentransfer file sebesar 1 GB antar perangkat dalam jarak tiga meter menunjukkan kecepatan maksimum sekitar 12 Mbit/s.

Bluetooth pada Samsung Galaxy S mendukung berbagai profil, seperti Headset, Handsfree, Serial Port, Dial Up Networking, File Transfer, Object Push, Basic Printing, SIM Access, A2DP. Headset nirkabel juga dapat di handle oleh Galaxy S dengan mudah.

Sambungan-USB. Dalam menu ini kita dapat memilih salah satu dari tiga mode: Media, Mass Storage, Samsung PC Studio. Ketika terhubung ke PC melalui USB, maka secara otomatis Galaxy S akan melakukan charging dengan sendirinya. Meskipun tidak ada mode untuk Modem, tapi kita dapat dengan mudah mengubah Galaxy S menjadi modem nirkabel dengan bantuan PC Studio.

Sementara dalam mode USB Mass Storage, Galaxy S akan langsung muncul di desktop tanpa kita harus menginstal driver tambahan, jadi setelah plug-in kita langsung bisa melakukan transfer file. Kecepatan koneksi data bisa mencapai 4,5 MB/s.

Sayangnya kita tidak akan dapat menggunakan konektivitas Bluetooth di Galaxy S bersamaan dengan USB, ini akan mengharuskan kita untuk menonaktifkan Bluetooth terlebih dulu (baik dalam kondisi terhubung dan mentransfer data atau tidak), yang menurut saya agak aneh walaupun tidak terlalu mengganggu secara keseluruhan. Semoga untuk versi retail nya ada perubahan disini biar tidak mengganggu kebiasaan.

Ada juga konektivitas EDGE kelas 12 untuk jaringan GSM, serta HSDPA/HSUPA untuk jaringan 3G.

Wi-Fi. Ponsel ini mendukung standar Wi-Fi 802.11 b/g/n (Galaxy S dan Wave adalah ponsel pertama dengan koneksi Wi-Fi 802.11 n tercepat saat ini) yang dilengkapi dengan fitur setup wizard mirip dengan yang digunakan untuk sambungan Bluetooth. Ketika mentransfer file ke perangkat lain yang mendukung teknologi ini dalam jaringan Wi-Fi 802.11 n, secara teoritis transfer rate bisa mencapai kecepatan sekitar 24 Mbps. Galaxy S memungkinkan untuk menyimpan jaringan yang dipilih dan melakukan koneksi dengan mereka berdasarkan permintaan. Satu-satunya kelemahan yang kami temui adalah kegagalan ketika melakukan otentikasi untuk jaringan publik ketika menggunakan Galaxy S tanpa kartu SIM didalamnya. Tidak terlalu mengganggu sebenarnya, cuma mau mencoba saja.

Samsung Galaxy S juga memperkenalkan fitur baru: one-click setup untuk koneksi ke router (WPA SecureEasySetup).


MEMORI
Galaxy S memiliki memori internal 8GB dan 16 GB. Untuk yang 8GB memori awal yang tersedia untuk pengguna sekitar 7,8 GB.Kartu memori dapat dilihat secara terpisah, sehingga memungkinkan untuk menampilkan semua folder (seperti kartu memori eksternal dan internal). Ada file manager yang memungkinkan kita untuk menyalin atau memindahkan file yang ada di memori, baik internal maupun eksternal. Ketika dicoba menggunakan kartu memori microSD 32 GB bisa berjalan tanpa masalah.

KAMERA
Galaxy S menggunakan unit kamera 5 megapiksel dengan autofocus dan dukungan untuk perekaman video. Interface kamera tertampil horisontal, semua opsi pilihan muncul layar sebagai ikon yang besar sehingga sangat nyaman untuk pengoperasiannya.

Ryo Jin - 30/03/2010 06:01 PM
#4
Kesan Pertama dengan Samsung Galaxy S (Bagian 3)
LAYAR

Ini adalah perangkat kedua dari Samsung, dilengkapi dengan layar matriks Super-AMOLED.

Sekitar setahun yang lalu, saat di MWC 2009, Samsung meluncurkan ponsel pertama mereka yang menggunakan layar AMOLED dan waktu itu kelihatan sekali kalau mereka ingin menampilkan setinggi mungkin kualitas layar yang bisa dimiliki oleh sebuah perangkat mobile. Pertengahan Juli 2009 Samsung Jet diluncurkan, dengan bersenjatakan generasi terbaru layar aktif matriks 3.1-inchi AMOLED dengan resolusi 480x800 piksel.

Samsung rupanya cuma butuh waktu kurang dari satu tahun untuk datang kembali dengan teknologi baru yang disebut Super AMOLED. Perbedaan utamanya dengan AMOLED sebelumnya tidak hanya terletak pada bagaimana cara memposisikannya, tetapi juga berhubungan dengan desain awalnya. Bila layar AMOLED standar menggunakan beberapa lapisan untuk mengakomodasi beberapa fungsi yang berbeda, sementara Super AMOLED hanya menampilkan satu lapisan saja untuk mengakomodasi semua fungsi yang berbeda itu sehingga tidak ada udara diantara lapisan layar yang seringkali membuat tampilan menjadi tidak maksimal di segala kondisi. Teknologi baru ini memungkinkan mencapai kecerahan yang lebih tinggi (sekitar 20% lebih) dan ketajaman yang luar biasa (karena kini ketebalan hanya mencapai 0,001 mm), dan sekaligus juga bisa mempertahankan konsumsi rendah daya pada tingkat yang sama. Selain itu, teknologi yang mendasari layar AMOLED yang disebut on-cell, membuat semua elemen penting bagi operasional pada layar dapat dipasang secara tepat, sehingga menghasilkan tingkat responsivitas yang sangat tinggi.

Untuk tampilan layar di bawah sinar matahari langsung, layar pada Galaxy S juga menunjukkan performa terbaiknya, karena hampir sama baiknya dengan layar yang memakai mirror layer. Layar Super AMOLED yang pertama diproduksi memiliki matriks diagonal 3.3 inchi dan resolusi 800x480 piksel dengan kedalaman 16 juta warna, dan layar inilah yang dipakai S8500 Wave sekarang. Dan kini Samsung menghadirkan layar Super AMOLED yang lebih besar 4 inchi di Galaxy S dengan resolusi yang sama. Dalam hal ini Samsung Wave dan Galaxy S akan menjadi pemakai eksklusif layar Super AMOLED, sementara vendor lain maksimal hanya bisa memakai layar generasi sebelumnya, yaitu seperti yang dipakai oleh Google Nexus One.

Tipe baru dari layar berjenis capasitive ini juga dilengkapi dengan beberapa keuntungan:

- hanya dengan sedikit sentuhan ringan sudah bereaksi (sebelumnya Apple iPhone adalah raja di segmen ini, sekarang waktunya Samsung untuk mengambil alih)
- tampilan di bawah sinar matahari langsung adalah yang terbaik saat ini
- kecerahan layar dan reproduksi warnanya benar-benar sulit untuk dipercaya (AMOLED diatasnya TFT, sementara Super AMOLED adalah yang terbaik diantara semuanya)
- lifetime dari layar ini juga meningkat secara signifikan berkat dihilangkannya lapisan udara pada layar

Sebenarnya, tidak ada kata yang tepat untuk dapat menggambarkan betapa mengagumkannya layar ini, "extremely bright and crisp". Bahkan, tidak akan berlebihan jika saya mengatakan belum pernah melihat sesuatu seperti ini dalam perangkat portable sebelumnya. Setelah melihat tampilan layar di Galaxy S, semua gambar yang ditampilkan di layar ponsel lainnya menjadi tampak suram dan tak bernyawa.

Tetapi bukan itu saja kelebihan dari layar Samsung Galaxy S jika dilihat dari sudut pandang teknologi, karena juga sangat nyaman untuk digunakan dengan penyesuaian kecerahan secara otomatis (automatic brightness adjustment).

Sebagai vendor pembuat layar LCD terkemuka, Samsung juga mempersembahan fitur VibeZ yang membuat layar membuat getaran ringan (vibrate) untuk mengkonfirmasi bahwa kita telah melakukan sentuhan yang benar dan disetujui. Lumayan menghibur dan terasa fun.

Layar Galaxy S bisa mengakomodasi hingga 16 baris teks dan 3 baris layanan, tetapi kita juga dapat menjejalkan hingga 24 baris ke dalamnya ketika membaca pesan, semua tergantung pada ukuran font yang kita pilih. Tombol volume (volume rocker) memungkinkan kita untuk mengubah ukuran font, dari yang besar sampai yang super mini. Tidak seperti ponsel lain, Samsung Galaxy S bisa menampilkan ukuran font yang cukup besar pada layar, sehingga apa yang tertampil dilayar bisa dibaca dengan mudah dari kejauhan.

Samsung Galaxy S juga dibekali dengan sensor gerak (motion sensor) yang bisa melakukan rotasi pada layar dan juga scrolling melalui galeri ponsel cuma dengan memiringkan handset dalam berbagai arah yang dikehendaki. Fitur penting lainnya yang ditemukan di Galaxy S adalah Smart Unlock yang memungkinkan pengguna untuk melukis huruf tertentu pada layar di waktu standby yang berfungsi sebagai shortcut ke nomor telepon atau aplikasi (hingga 9 shortcut yang bisa diprogram).

Apakah anda pikir hanya itu yang ditawarkan oleh Galaxy S? Tunggu dulu, masih ada lagi. Galaxy S seperti juga S8500 Wave adalah ponsel pertama Samsung yang memiliki fitur layar yang merupakan modifikasi dari teknologi lama yang masih dipakai hingga sekarang, yakni DNIe (Digital Natural Image engine). DNIe telah digunakan diberbagai TV atau monitor yang diproduksi oleh Samsung sejak tahun 2003. Di tahun 2010 kita akan melihat versi mobile-nya, yang dijuluki sebagai "mDNIe". Inti dari teknologi ini adalah bahwa untuk meningkatkan tingkat kontras dan detail dari gambar yang tampil, bersama dengan color reproduction dan noise reduction. Video akan dianalisa dan diproses oleh 4 filter utama, yang pertama akan menganalisa semua gerakan, kedua dengan mengurangi semua bagian yang dianggap kabur, ketiga memperbaiki tingkat kontras gambar (dengan memproses hingga 70.000 potongan gambar), dan yang terakhir membuat gambar lebih detil. Samsung Galaxy S akan membuat potongan-potongan gambar menjadi tampak lebih tajam dan dengan warna-warna yang lebih menonjol, dan kemudian menyesuaikan saturasi warna dan kecerahan.

Sayangnya, tidak ada cara untuk menonaktifkan fitur mDNIe di Galaxy S, yang berarti bahwa kita hanya dapat mengevaluasi kontribusi fitur ini pada kualitas gambar yang brilian dari Galaxy S setelah vendor lain juga memakai jenis layar yang sama.

Sebagai perbandingan, berikut ini ada beberapa screen shot dari Galaxy S dan HTC HD2:



Ryo Jin - 30/03/2010 06:03 PM
#5
Kesan Pertama dengan Samsung Galaxy S (Bagian 4)
USER INTERFACE


Galaxy S menggunakan interface TouchWiz 3.0, sama seperti pada Samsung Wave. Tapi di dalam platform Android, begitu banyak pembatasan tidak seperti versi aslinya. Sebagai contoh, pada Samsung Wave kita dapat membuat hingga 10 homescreen berbeda pada modus standby untuk menampung kumpulan widget yang berbeda. Dalam Galaxy S hanya 7 homescreen saja, sementara di Nexus One hanya lima. Hal lain yang berhubungan dengan menu utama adalah semua ikon dapat dipindahkan, dengan semakin meningkatnya jumlah ikon maka akan muncul tab baru (di Nexus One hanya akan tertampil di satu tempat yang memiliki lembaran besar).





Ada sebuah "live" wallpaper, dan untuk layar utama juga akan menampilkan widget standar dari Samsung dengan jangkauan yang cukup besar.









Status bar, yang biasanya tertampil di atas layar telah berubah. Sama seperti Samsung Wave, terdapat 4 ikon - WiFi, Bluetooth, GPS, Sound. Dalam satu sentuhan, kita dapat mengaktifkan atau menonaktifkan, termasuk beberapa fungsi yang dikehendaki. Juga bisa memperluas fungsi musik player dalam mode minimize pada status bar karena memiliki semua unsur-unsur pengoperasian. Artinya, tanpa memasuki menu, kita dapat memundurkan lagu, pause dan seterusnya. Sangat Nyaman.



Beberapa tambahan fitur dari TouchWiz 3.0 sangat banyak. Seperti Fake Call dan kemampuan sistem untuk memilih jenis font, plus ukurannya serta pengaturan kecepatan animasi dan kehadirannya dalam menu. Banyak hal kecil yang membedakan dengan interface standar Android dan membuatnya menjadi lebih baik.































































































Ryo Jin - 30/03/2010 06:05 PM
#6
Kesan Pertama dengan Samsung Galaxy S (Bagian 5-Akhir)
APLIKASI

Galaxy S penuh dengan aplikasi pihak ketiga yang sudah terinstal di dalamnya. Ponsel ini juga bisa memutar file Xvid/DivX/mkv standar lewat pemutar videonya. Ada beberapa aplikasi yang cukup menarik seperti:

Swype. Metode mengetik cepat pada virtual keyboard.



eBook. Sebuah perpustakaan virtual, yang memungkinkan kita untuk membaca ribuan buku, majalah, dsb. Hal yang menyenangkan, terutama dengan ukuran layar yang sangat luas. Buku-buku dapat dibeli untuk menambah koleksi.









MiniDiary. Sebuah buku harian kecil yang akan mengabadikan semua peristiwa dalam hidup kita.

Samsung IM. Sebuah aplikasi messenger dengan berbagai kemasan yang berbeda dari Samsung. Aplikasi ini bekerja melalui perantara Samsung Server, sebuah server yang sebenarnya disiapkan untuk melayani perangkat dengan platform Bada.



Write and Go. Aplikasi yang kemampuan untuk membuat catatan kalender atau pengingat dengan cepat.





Think Free Mobile. Sebuah mobile office yang mendukung file MS Office, dan juga Google Docs. Aplikasi yang bagus yang memungkinkan kita untuk bekerja sepenuhnya dengan semua file, baik untuk melihat, membuat baru maupun mengedit.













Daily Briefing. Utilitas lain dari Samsung yang menunjukkan ramalan cuaca, keuangan, berita dan informasi lainnya.







SNS Hub. Semua kegiatan jejaring sosial yang ada di satu tempat.

Kompas Digital.

Layar. Browser web yang dilengkapi dengan fitur augmented reality. Aplikasi ini nantinya akan dapat dimasukkan pada sebagian besar ponsel Android.




KESIMPULAN

Samsung GT-i9000 Galaxy S akan dirilis pada bulan Juni, dengan perkiraan harga sekitar $600 - $700 atau sekitar 5 - 6 juta-an rupiah. Galaxy S memiliki layar terbaik, processor tercepat, dukungan HD video, memori besar, platform baru Android 2.1 dengan dukungan multitouch, interface yang segar dan intuitif, serta tambahan aplikasi-aplikasi dari Samsung yang cukup banyak dan menarik, semuanya hadir dalam desain slim 0,99 cm. Jelas bahwa ponsel ini bukan untuk semua orang, seperti halnya HTC HD2. Tapi bagi mereka yang menginginkan perangkat Android paling kaya akan fitur dengan hardware terbaik saat ini, maka saya rasa tidak ada alternatif lain yang lebih baik.

Bagi mereka yang bersedia untuk kompromi, memang masih ada Sony Ericsson Xperia X10 atau HTC Desire. Tapi kalau kita bisa membandingkan semuanya, maka akan segera terlihat bedanya. Singkatnya untuk model Galaxy S ini Samsung tidak menargetkan penjualan yang terlalu tinggi terkait dengan harganya, mereka cuma ingin membuktikan bisa untuk membuat ponsel high end Android yang up to date di 2010 ini.


Sumber: Mobile-Review via Eldar Murtazin
Ryo Jin - 30/03/2010 06:13 PM
#7
Samsung dan DivX umumkan ponsel pertama didunia dengan sertifikasi DivX HD


DivX, Inc., sebuah perusahaan media digital terkemuka, dan Samsung Electronics Co., Ltd., vendor mobile terkemuka, hari ini mengumumkan bahwa produk mereka yang paling ditunggu, Samsung Wave, akan menjadi ponsel pertama di dunia yang mendapat sertifikasi DivX untuk pemutaran video HD pada resolusi 720p. Samsung Wave adalah ponsel Samsung pertama yang didasarkan pada platform smartphone baru Bada.



Kedua perusahaan juga akan bekerja sama dalam sertifikasi HD untuk ponsel Samsung Galaxy S, perangkat Android baru yang inovatif yang dipersenjatai dengan layar terbaik di kelasnya 4 inchi Super AMOLED dan kinerja processor yang super cepat. Samsung dan DivX telah mendemokan DivX HD playback pada Wave dan Galaxy S di CTIA Wireless Show di stan Samsung # 1023 dan di ruang rapat (meeting room) DivX.

Pengumuman hari ini adalah salah satu dari beberapa "pengalaman pertama" yang telah dicapai oleh DivX dan Samsung Electronics selama kemitraan mereka. Terlebih, Samsung Electronics adalah produsen pertama yang menambahkan Sertifikasi DivX untuk perangkat mobile mereka. Sekarang, Samsung telah memiliki lebih dari 45 model di seluruh dunia yang menawarkan pemutaran penuh video DivX, termasuk konten premium asal Hollywood yang dapat dibeli dari berbagai toko penjualan online di seluruh dunia.


"Samsung Electronics telah menunjukkan konsistensi inovasi dalam ruang mobile, menampilkan ponsel berkualitas tinggi yang menawarkan pengalaman terdepan bagi penggunanya," kata Kevin Hell, CEO dari DivX, Inc. "Kami sangat senang untuk melanjutkan kerjasama kami dengan Samsung untuk menghadirkan ponsel pertama di dunia yang mampu memutar ulang video DivX HD secara menakjubkan di platform mobile revolusioner ini."

"Kami sangat bangga menjadi produsen pertama yang menawarkan ponsel dengan Sertifikasi DivX untuk konsumen di tahun 2007, dan sejak saat itu kami terus bekerja sama untuk membantu mengembangkan pengalaman menonton video mobile," kata Younghee Lee, Vice President dari Samsung Mobile Communications business. "Sekarang, kami dapat memperluas semangat inovasi dengan perangkat DivX HD mobile pertama, keduanya adalah ponsel terkemuka saat ini berdasarkan platform smartphone terdepan."

Produk yang menggunakan logo "DivX Certified" telah menjalani proses pengujian yang sangat ketat untuk memastikan kualitas tinggi dari pengalaman media dengan DivX, termasuk pembuatan video yang dapat diandalkan dan pemutarannya, interoperabilitas dengan perangkat bersertifikat DivX lainnya, sehingga menjamin kualitas visual yang diharapkan oleh pengguna dari DivX.

Sumber: CNN
Ryo Jin - 30/03/2010 06:22 PM
#8
Processor pada Samsung Galaxy S memiliki 3x kemampuan Grafis dari Qualcomm Snapdragon


Omar Khan, keynote Samsung waktu memperkenalkan Galaxy S saat event CTIA, akhirnya mengumumkan bahwa processor 1GHz yang digunakan oleh Galaxy S bisa "memproses hingga 90 juta triangles per detik". Dia juga menyatakan kalau kemampuan ini adalah tiga kali lebih cepat dibanding smartphone lainnya, yang tentunya menurut saya dia membandingkan dengan platform Snapdragon (QSD8x50) yang hanya mampu menjalankan 22 juta triangles per detik.
Bagaimana Samsung bisa menghasilkan processor seperti ini?



Processor yang masuk dalam keluarga Hummingbird ini diumumkan tahun kemarin sebagai jawaban Samsung atas kehadiran Snapdragon dari Qualcomm. Saat ini ada dua jenis processor untuk keluarga Hummingbird, yaitu S5PC110 untuk smartphone dan S5PV210 untuk netbook atau tablet PC. Khusus untuk S5PC110 berisi core inti ARM Cortex-A8 yang dipasangkan dengan PowerVR SGX540 GPU.



Core inti ARM Cortex-A8 dari Hummingbird S5PC110 dirancang tahun 2009 kemarin oleh Samsung bekerjasama dengan Intrinsity berdasarkan arsitektur 45 nanometer (nm) low power (lp). ARM Cortex-A8 dari Hummingbird mampu menghadirkan 2000DMIPS pada kecepatan 1 GHz. Hummingbird juga dilengkapi ARM® NEON™ multi-media extension dan implementasi dari enhanced RTL FastCore® dan Fast14® high-speed domino logic buatan Intrinsity yang semakin menambah kecepatan operasionalnya.



Sementara PowerVR SGX540 adalah GPU buatan Imagination Technologies yang didesain dengan menggunakan teknologi four pipeline 3D chip yang merupakan produk terbaik saat ini dikelasnya.



Berikut ini adalah perbandingan kemampuan grafis dari beberapa smartphone terkemuka:

- Motorola DROID: TI OMAP3430 600MHz (ARM Cortex-A8 dengan PowerVR SGX530) = 7 juta(?) triangles/detik
- HTC Nexus One: Qualcomm QSD8x50 1GHz(Scorpion Core dengan Adreno 200) = 22 juta triangles/detik
- Apple iPhone 3GS: Samsung S5PC100 600MHz (ARM Cortex-A8 dengan PowerVR SGX535) = 28 juta triangles/detik
- Samsung i9000 Galaxy S: Samsung S5PC110 1GHz (ARM Cortex-A8 dengan PowerVR SGX540) = 90 juta triangles/detik

Dan berikut ini perbandingan dengan beberapa perangkat game terkemuka:

- Sony PSP: 33 juta triangles/detik
- Sony PS3: 250 juta triangles/detik
- Microsoft Xbox 360: 500 juta triangles/detik

Seperti yang kita lihat dengan jelas, Samsung Galaxy S memang unggul diatas rata-rata smartphone lainnya, termasuk konsol game portabel PSP, tetapi masih terlalu jauh untuk bisa, setidaknya, mengimbangi perangkat yang sudah mapan seperti PS3 maupun Xbox. Mungkin butuh beberapa tahun lagi agar smartphone benar-benar menjelma menjadi super smartphone dalam arti sebenarnya, bukan cuma slogan kosong untuk mendongkrak penjualan.


Sumber: Android and Me, Engadget, Samsung
depiz - 30/03/2010 06:42 PM
#9

nice gan.. ini lanjutannya galaxy spica ya?

btw.. ini sama kyk samsung wave yah?



_______________________________________________





jurnalis85 - 31/03/2010 05:18 AM
#10

ane bookmark dulu gan......
nih hp emang keren segalanya ada.
tapi ane lebih suka Samsung Wave.
mensesneg - 31/03/2010 07:44 AM
#11

mantaf gan, informasinya akurat bener.....
BTW di harga berapa ya...? Juni.... Hmm masih lama nunggunya.....
shinseiten - 31/03/2010 08:05 AM
#12

bro kasih pendapat donk
bandingin dengan wave
worted mana he...
Ryo Jin - 31/03/2010 01:07 PM
#13
5 Alasan untuk Menunggu Samsung Galaxy S



1. LAYAR SUPER AMOLED



HTC EVO 4G dan HD2 memang menawarkan layar yang lebih besar dengan 4.3 inchi, tetapi sayangnya teknologi yang digunakan adalah TFT 65 ribu warna yang jelas lima tingkat dibawah layar Super AMOLED dari Galaxy S. Teknologi baru ini menawarkan gambar yang super terang super dengan konsumsi daya yang lebih rendah dibanding layar kebanyakan serta integrasi langsung sensor sentuh menjadikan layar ini sangat responsif sekaligus presisi.

Keuntungan utama dari layar Super AMOLED dibanding layar AMOLED biasa seperti milik Nexus One atau Desire:

- 20% lebih cerah dan tajam
- 80% lebih sedikit merefleksi cahaya matahari (sehingga masih bisa terlihat dibawah sinar matahari langsung)
- 20% lebih hemat baterai
- lebih tipis (cuma 0,001 mm sehingga membuat desain ponsel lebih ramping)
- teknologi on-cell membuat layar lebih responsif dengan tingkat akurasi yang tinggi, karena semua elemen dan sensor ditempatkan pada satu lapisan
- lifetime lebih lama (layar AMOLED biasa cuma punya waktu beberapa tahun untuk berada dalam kondisi terbaiknya)

Dengan dimensi 4 inchi, Samsung Galaxy S memiliki fitur layar Super AMOLED terbesar sampai saat ini.


2. MEMORI INTERNAL 8/16GB



Banyak ponsel high end seperti HTC Evo 4G, HTC HD2, Google Nexus One, Motorola MILESTONE, Sony Ericsson Xperia X10, dll, yang memiliki ruang penyimpanan internal yang tidak lebih dari 1GB. Padahal banyak aplikasi atau game yang bagus dengan file installer yang besar hanya mau diinstal di memori internal. Belum lagi seringnya muncul isu keterlambatan sistem setelah memori internalnya mulai penuh. Kini dengan memori internal 8 atau 16GB, pengguna Samsung Galaxy S tidak perlu lagi khawatir kehabisan ruang setelah menginstal beberapa aplikasi.


3. KOMPONEN HARDWARE TERBAIK



Core Processor ARM Cortex-A8 1GHz buatan Intrinsity yang ada di Samsung Hummingbird S5PC110 chipset yang digunakan oleh Galaxy S saat ini memiliki kecepatan tertinggi dibandingkan dengan chipset yang digunakan smartphone lainnya.

Belum lagi penggunaan GPU PowerVR SGX540 yang mampu menjalankan 90 juta triangles per detik atau hampir empat kali lipat dari kemampuan grafis yang bisa dilakukan oleh smartphone lainnya.

Juru bicara Samsung, Omar Khan, mengatakan perangkat ini memiliki kemampuan tiga kali lipat untuk pemrosesan grafis dibanding platform Snapdragon (yang digunakan oleh Nexus One, Xperia X10, Desire dan EVO 4G).

Quote:
“There is no faster processor in the market. It processes a staggering 90 million triangles per second, which is more than three times more powerful than leading smartphones in the industry.”



4. PONSEL ANDROID TERTIPIS



Orang-orang yang mengeluh dengan EVO 4G yang mungkin terlalu besar akan bisa menikmati bentuk ramping dari Galaxy S. Dengan ukuran hanya 0,99 cm, Samsung Galaxy S merupakan smartphone Android paling tipis saat ini. Samsung mampu mencapai ukuran langsing seperti ini berkat layar Super AMOLED yang memiliki ketebalan cuma 0,001 mm.

Bagi yang suka ponsel fashion yang slim tentunya menyukai desain dari Galaxy S ini.


5. BATERAI TAHAN LEBIH LAMA



HTC EVO 4G dan Samsung Galaxy S keduanya menggunakan kapasitas baterai yang sama 1500 mAh, tetapi Samsung memiliki beberapa keuntungan teknis yang seharusnya bisa membantu perangkat mereka untuk bertahan hidup lebih lama.

Layar Super AMOLED menawarkan 20% lebih hemat untuk pemakaian sumber daya baterai dibanding layar AMOLED tradisional (seperti punya Nexus One dan Desire) atau bahkan lebih banyak penghematan energi lagi bila dibandingkan dengan layar TFT yang lebih tua seperti punya EVO 4G, DROID, HD2 maupun Xperia X10 (tapi X10 memakai jenis baterai polymer yang sedikit lebih awet).

Faktor CPU juga berpengaruh. Seperti kebanyakan CPU dalam ponsel Android yang masih menggunakan proses produksi 65nm seperti pada Qualcomm Snapdragon. Dalam hal ini, Samsung lewat CPU Hummingbird nya telah mengambil langkah maju dengan 45nm. Saya bukan ahli arsitektur CPU, tetapi transistor lebih kecil tentunya lebih sedikit menarik watt daya dan ukuran 45nm harusnya juga menawarkan konsumsi daya yang lebih rendah.


Sumber: Android and Me
ekaarya - 31/03/2010 02:20 PM
#14

Pasti mahal
ekaarya - 31/03/2010 02:25 PM
#15

Oya aplikasi yg dukung bnyk ga?
Android sih emang tpi lyar ma resolusi kan beda .Jelas beda nanti aplikasinya sma hp android lain..
^BheLoveJapan^ - 31/03/2010 02:41 PM
#16

keren gan,, tpi ogud lebih suka bntuknya omnia II,, cute gitu
Ryo Jin - 31/03/2010 05:40 PM
#17
Samsung Galaxy S bisa menjadi Solusi Hiburan di Rumah


Samsung menyatakan bahwa smartphone Android terbarunya, i9000 Galaxy S akan bisa men-download film dan acara TV dari Paramount serta buku-buku dan majalah dari toko online Skiff. Selain mereka, Samsung juga merencanakan untuk menggandeng mitra tambahan lainnnya untuk menyediakan konten bagi Galaxy S.

Samsung Galaxy S akan menjadi smartphone Android pertama yang menggunakan layar Super AMOLED berdiagonal 4 inchi. Dengan layar terbaik sebesar ini, tentu akan sangat menyenangkan untuk dipakai menonton film maupun acara TV. Apalagi Galaxy S telah lolos uji sertifikasi DivX HD sehingga penggunanya akan bisa menonton film berkualitas High Definition (HD) hingga resolusi 1280x720 piksel (720p) dalam format AVI dan MKV. Begitu juga dengan aplikasi eBook yang sudah tertanam di Galaxy S siap menyimpan ribuan judul buku di memori ponsel yang bisa ditingkatkan hingga 48GB.

Film dan acara TV akan bisa di-download via built-in Wi-Fi generasi terbaru 802.11 n yang mendukung hingga kecepatan 24 Mbps, dan konten Skiff akan dapat didownload melalui Wi-Fi dan 3G/HSDPA. Jalur Wi-Fi dan 3G berkecepatan tinggi ini juga bisa dimanfaatkan sebagai modem wireless tanpa kabel.

Film atau acara TV yang tersimpan di memori ponsel juga bisa diputar di TV lewat koneksi kabel TV-Out, sedangkan untuk film atau video HD bisa juga dipancarkan ke HDTV via koneksi DLNA. DLNA atau Digital Living Network Alliance sendiri telah menyimpan berbagai sertifikasi untuk streaming audio, gambar dan video HD untuk produk elektronik rumahan. Dalam hal ini, Galaxy S juga dapat dimanfaatkan sebagai remote control untuk Samsung TV maupun jaringan yang ada di rumah (home network).

Karena Galaxy S menggunakan platform Android 2.1, maka juga mendukung layanan navigasi Google Maps dan aplikasi Google Goggles. Google Goggles memungkinkan pengguna untuk mengambil gambar landmark, logo, label botol anggur, sampul buku dan sejenisnya, untuk kemudian secara otomatis akan mencari informasi tentang objek melalui mesin pencari Google.

Ponsel ini juga mendukung Layar Reality Browser, sebuah aplikasi berbasis augmented reality yang akan menghubungkan sebuah kamera dengan fungsi pencarian di internet sehingga akan memungkinkan penggunanya untuk melihat lingkungan diluar rumah mereka melalui lensa kamera ponsel dan melihat semua informasi yang tertulis tentang bisnis yang sedang dijalankan didalam bangunan itu.


Sumber: Twice
Ryo Jin - 31/03/2010 05:43 PM
#18
Samsung Galaxy S Segera Hadir di Indonesia


Penjualan Samsung Galaxy Spica diklaim meningkat oleh Samsung Mobile Indonesia dalam kurun waktu dua bulan terakhir. Merasa optimis dengan perilaku pasar, Samsung segera memboyong suksesor Galaxy Spica, yaitu Samsung I9000 Galaxy S.

Hal ini diungkapkan Hioe Ankin, Head Mobile Departement PT Samsung Electronics Indonesia, saat diwawancarai di Jakarta, Rabu 31 Maret 2010.
"Ada yang lebih hebat dari Samsung Galaxy Spica, namanya Galaxy S," kata Ankin yakin. "Ini adalah produk super dan versi premium dari Galaxy Spica," jelasnya.

Galaxy S, yang telah mengoperasikan sistem operasi Android v2.1 (Eclair) dilengkapi dengan layar touchscreen capacitive Super AMOLED berukuran 4 inchi yang lebih detail dan tajam dari AMOLED biasa. Dengan resolusi 480x800 piksel, pengguna akan lebih nyaman menyentuh tiap bagian layar besarnya dengan teknologi multi-touch.

Selain memiliki kamera 5 MP autofocus (2592x1944 piksel), ponsel pintar berdimensi 12,2 x 6,4 x 1 cm dengan bobot 118 gram ini didukung konektivitas 3G HSDPA 7,2 Mbps dan 3G HSUPA 5,76 Mbps. Sebagai alternatif, Samsung juga menyediakan koneksi EDGE class 12, GPRS class 12, Wi-Fi 802.11 b/g/n, Bluetooth 3.0 A2DP, dan microUSB 2.0.

Di samping itu, Samsung I9000, yang sudah mendukung video HD, mempunyai storage internal berkapasitas 8GB atau 16GB, dan bisa ditingkatkan hingga 32GB dengan microSD. Tak ingin performanya mengecewakan, Samsung pun menyematkan prosesor berkekuatan 1GHz, 200 MHz lebih besar dibandingkan Galaxy Spica.
"Di Amerika Serikat, Galaxy S baru saja beredar. Diluncurkan di sana terlebih dulu karena memang AS merupakan salah satu pasar terbesar bagi Samsung Mobile," jelas Ankin. "Nanti, beberapa saat lagi menyusul di Eropa."

Berdasarkan pantauan kami di Internet, Galaxy S kemungkinan akan mendarat di Eropa sekitar bulan Mei, tak jauh dari jadwal peluncuran Samsung Wave. Namun, belum diketahui pasti berapa kisaran harganya nanti. Menurut rumor, Galaxy S akan dipatok sekitar US$ 600-700 atau setara Rp 5,4 juta hingga Rp 6,4 juta.

Di Indonesia, Ankin mengatakan, Samsung Mobile berencana memboyongnya sekitar bulan Mei-Juni mendatang. Tapi, dia enggan menuturkan berapa harga yang akan dibanderol pada Galaxy S nantinya. "Tunggu saja tanggal mainnya. Mungkin sekitar pertengahan atau akhir kuartal kedua," ucapnya.


Sumber: Vivanews
Ryo Jin - 31/03/2010 05:47 PM
#19
Samsung Galaxy S Pro dengan QWERTY keyboard


Situs blog Italia, Hdblog mengklaim bahwa Samsung sedang mempersiapkan varian lain dari Galaxy S dengan keyboard QWERTY fisik dengan nama Galaxy S Pro. Spesifikasi Galaxy S Pro akan tetap sama dengan versi sebelumnya dan hanya akan menambahkan keyboard QWERTY untuk mencukupi kebutuhan konsumen yang keranjingan dengan fitur texters.

Sebagai pengingat, Galaxy S berjalan pada OS Android 2.1 dan memiliki fitur layar sentuh 4 inchi Super AMOLED WVGA, processor 1GHz, kamera 5MP, Wi-Fi, GPS, dukungan perekaman video HD 720p, Bluetooth 3.0, memori internal 8/16GB dan slot MicroSD, Wi-Fi 802.11 b/g/n, HSDPA/HSUPA, dll.

Menurut Eldar Murtazin dari Mobile-Review, Samsung Galaxy S Pro akan hadir di bulan Juni bersamaan dengan hadirnya Galaxy S versi original dimana untuk versi Pro akan dihargai lebih mahal 50 euro.

Sumber: HD Blog via Samsung Hub, Eldar Murtazin via Twitter
jurnalis85 - 31/03/2010 05:58 PM
#20

mantep banget....
Galaxy S & Wave bakal nongol di indonesia bulan Mei Juni ini.
semoga harganya g nyampe 6juta.
Page 1 of 122 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > LOEKELOE > HANDPHONE & PDA > PDA dan PDA Phone > Samsung GT-i9000 Galaxy S: Sexy, Slim and Smart