Militer
Home > CASCISCUS > MILITER & KEPOLISIAN > Militer > Cina Beri Perhatian Terhadap Pembangunan Armada Kapal Selam Negara-Negara ASEAN
Total Views: 2869
Page 1 of 3 |  1 2 3 > 

kenyot10 - 01/04/2010 11:56 AM
#1
Cina Beri Perhatian Terhadap Pembangunan Armada Kapal Selam Negara-Negara ASEAN
China is concerned by the buildup of ASEAN submarine fleets in seas bordering China, a top Navy official said on Saturday.

According to the Zhongguo Xinwen news agency, Rear Adm. Yin Zhuo said members states of the Association of Southeast Asian Nations were seeking to dominate the southern seas and thus posed a threat to China.

"If this continues at the current rate, in several years the ASEAN countries will create powerful naval forces," the admiral said, stressing that "this is naturally becoming a challenge to neighboring countries, including China."

He referred in particular to Vietnam which had signed a contract to buy submarines and started building a submarine base east of the Strait of Malacca between Malaysia and the Indonesian island of Sumatra.

In recent years, some ASEAN countries have been buying modern diesel electric submarines from Russia and other European nations.

In particular, Singapore is buying Vastergotland-class submarines from Sweden, Malaysia has been purchasing Scorpene submarines from France and Italy, while Vietnam signed a contract in 2009 to buy six Project 636 submarines from Russia.

sumber: http://en.rian.ru/world/20100227/158032505.html

===============================================

Indonesia dimana nih......
joedhie2k - 01/04/2010 11:59 AM
#2

Quote:
Original Posted By kenyot10
China is concerned by the buildup of ASEAN submarine fleets in seas bordering China, a top Navy official said on Saturday.

According to the Zhongguo Xinwen news agency, Rear Adm. Yin Zhuo said members states of the Association of Southeast Asian Nations were seeking to dominate the southern seas and thus posed a threat to China.

"If this continues at the current rate, in several years the ASEAN countries will create powerful naval forces," the admiral said, stressing that "this is naturally becoming a challenge to neighboring countries, including China."

He referred in particular to Vietnam which had signed a contract to buy submarines and started building a submarine base east of the Strait of Malacca between Malaysia and the Indonesian island of Sumatra.

In recent years, some ASEAN countries have been buying modern diesel electric submarines from Russia and other European nations.

In particular, Singapore is buying Vastergotland-class submarines from Sweden, Malaysia has been purchasing Scorpene submarines from France and Italy, while Vietnam signed a contract in 2009 to buy six Project 636 submarines from Russia.

sumber: http://en.rian.ru/world/20100227/158032505.html

===============================================

Indonesia dimana nih......


i dont get it... dimana itu?? apa urusannya vietnam...ama china??
kenyot10 - 01/04/2010 12:01 PM
#3

Quote:
Original Posted By joedhie2k
i dont get it... dimana itu?? apa urusannya vietnam...ama china??


spratly?
joedhie2k - 01/04/2010 12:03 PM
#4

spratly di selat malaka???

tampak china mulai rese ini...
Uthe18 - 01/04/2010 12:04 PM
#5

horeee Indo gk kedetect ma engkoh

Keknya yg disorot itu yg sama2 mengklaim Spratly yah, tapi kok Spore kena ya ?
aura iman - 01/04/2010 12:05 PM
#6

lontong bertebaran di ASEAN,china tertarik buat koalisi kalee
ghifaboyz - 01/04/2010 12:06 PM
#7

China memang dah pasang pengaman dengan pangkalan kapal selam nuklirnya yang baru.

Kutipan aja :
Perang dingin bakal dimulai kembali. Tidak saja antara Amerika Serikat dan Rusia yang belakangan mulai menunjukkan riak-riaknya, tapi telah muncul Cina sebagai kekuatan baru.

Diam-diam negeri “Tirai Bambu” itu membangun sebuah pangkalan nuklir bawah laut di Pulau Hainan, kawasan Laut Cina Selatan, dekat Pulau Natuna, Kepulauan Riau (Kepri). Fasilitas nuklir ini diperkirakan bakal mendorong terjadinya perang dingin baru.

Alasan pemilihan Pulau Hainan sebagai pangkalan karena kondisi kelautannya memungkinkan diakses kapal selam. Kedalaman lautnya yang mencapai 5.000 meter dengan luas daerah yang hanya beberapa mil saja sehingga menyulitkan pangkalan ini diakses.

Harian Inggris, Daily Telegraph, Jumat (2/5), menunjukkan foto satelit pangkalan nuklir bawah laut tersebut. Tampilan satelit itu terlihat sebuah pelabuhan besar telah dibangun dan dapat menyimpan misil balistik bawah laut dan menjadi pangkalan pesawat pengangkut. Gambar satelit didapatkan dari Janes Intelegence Review lewat satelit DigitalGlobe.
frankmuller - 01/04/2010 12:11 PM
#8

apa ini artinya cina ngarep kt beli lontongnya? hehe
d_unju - 01/04/2010 12:12 PM
#9

kita ga disebut2 ya..klo punya KS.
apa karena KS kita cuman 2 biji n jadul...
redciliwung - 01/04/2010 12:16 PM
#10

Quote:
Original Posted By kenyot10
spratly?


Quote:
Original Posted By joedhie2k
spratly di selat malaka???

tampak china mulai rese ini...


bukannya di south china sea?
raghriz - 01/04/2010 12:17 PM
#11

Quote:
Original Posted By Uthe18
horeee Indo gk kedetect ma engkoh

Keknya yg disorot itu yg sama2 mengklaim Spratly yah, tapi kok Spore kena ya ?


ga kedetect or dipikir sama china, indonesia udah batal akuisisi KS.... btw yg ngeluari kantor berita rusia kan??? pdhl mereka jg yg gembar-gembor soal KS kita..... apa sengaja ga ditulis yak....
yuuK08 - 01/04/2010 12:22 PM
#12

Quote:
Original Posted By frankmuller
apa ini artinya cina ngarep kt beli lontongnya? hehe


yuan class???
jonigudez - 01/04/2010 12:23 PM
#13

Quote:
Original Posted By raghriz
ga kedetect or dipikir sama china, indonesia udah batal akuisisi KS.... btw yg ngeluari kantor berita rusia kan??? pdhl mereka jg yg gembar-gembor soal KS kita..... apa sengaja ga ditulis yak....

Sengaja ga ditulis apa karena kita ga jadi beli ... ?

S.V.E.R - 01/04/2010 12:27 PM
#14

Quote:
Original Posted By yuuK08
yuan class???


song class ?
upil_kodok - 01/04/2010 12:54 PM
#15

Quote:
Original Posted By yuuK08
yuan class???


Quote:
Original Posted By S.V.E.R
song class ?


hahahahahaha blom pada tau ya???
cybtendo - 01/04/2010 12:58 PM
#16

timur dari selat malaka???
ya spratly ato laut cina selatan dong...


btw, ada yg nanya indonesia kok gak ada diberita??
dulu kan gw udah pernah posting berita yg isinya menyatakan kalo saat ini di galangan KS rusky, ada 2 kilo yg lagi dikerjain buat sebuah negara yg tidak ingin dipublikasikan...
airmaniac - 01/04/2010 01:28 PM
#17

klo kita gak kesebut gak usah kecil hati,sebab negara2 yg disebut china punya potensi ribut di seputar spratly.kenapa singapura disebut?sebab punya ikatan FPDA dengan malaysia. yang patut kita waspadai sebenarnya manuver china di timor leste yg proyek infrastrukturnya di sana gila2an.agaknya para pemimpin timor leste lebih kesengsem sama china ketimbang aussie yg mulai menurun pengaruhnya akibat berkembangnya wacana ketidak adilan soal royalti minyak di celah timor.ausie juga dah mulai khawatir neh gan.kalo sampe timor leste memberikan konsesi sewa lahan buat pangkalan militer china...agan tahu sendiri jawabannya.Indonesia sementara punya pengaruh karena ikatan historis dan ekonomi timor leste yg masih mengandalkan sembako dari RI,harusnya bisa lebih digarap lagi
Floit - 01/04/2010 02:38 PM
#18

Quote:
Original Posted By jonigudez
Sengaja ga ditulis apa karena kita ga jadi beli ... ?




Karena duitnya abis buat century dan remunerasi PNS dari Bude Srimules?
badakjawa23 - 01/04/2010 02:58 PM
#19

itu baru namanya cina....mati gaya ngadepin cina


makanya indonesia harus bertemen dgn cina dan rusia..jauhin amerika
raghriz - 01/04/2010 03:01 PM
#20

Quote:
Original Posted By cybtendo
timur dari selat malaka???
ya spratly ato laut cina selatan dong...


btw, ada yg nanya indonesia kok gak ada diberita??
dulu kan gw udah pernah posting berita yg isinya menyatakan kalo saat ini di galangan KS rusky, ada 2 kilo yg lagi dikerjain buat sebuah negara yg tidak ingin dipublikasikan...


dan setelah selesai dibangun, masih diulur2 ngambil barangnya..................
Page 1 of 3 |  1 2 3 > 
Home > CASCISCUS > MILITER & KEPOLISIAN > Militer > Cina Beri Perhatian Terhadap Pembangunan Armada Kapal Selam Negara-Negara ASEAN