SUPRANATURAL
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > [ share ] TEmpat Keramat / Ziarah di Jawa barat
Total Views: 31662
Page 2 of 41 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›

damnhottie - 22/05/2010 06:56 PM
#21

Ada yang tau ttg hutan Sancang di Garut ga. Ane dalam waktu2 ini ada gawean di areal hutan Sancang. Konon katanya tempat itu ada hubungan sama ceritanya Prabu Siliwangi. Ada agan2 yang bisa share ke ane.
damnhottie - 22/05/2010 08:17 PM
#22

Trus kalo gunung Tampomas di Buah Dua Sumedang katanya ada makam keramat di sana. Ane dulu suka maen di kaki gunung Tampomas cuman belum pernah ke makam tsb. Please share gan.
Ireng_kencana - 23/05/2010 12:41 AM
#23

Quote:
Original Posted By damnhottie
Ada yang tau ttg hutan Sancang di Garut ga. Ane dalam waktu2 ini ada gawean di areal hutan Sancang. Konon katanya tempat itu ada hubungan sama ceritanya Prabu Siliwangi. Ada agan2 yang bisa share ke ane.


Owh it mah anaknya prabu aji siliwangi yang jaga namanya Aji Prabu kian santang dan Ratu Larasantang...
Yang tilem dsana dan konon kLuarlah kayu kaboa yg hanya tumbuh di kabtn garut bgitulah sekilas legendanya...jadi kalo ksana rndahkan dri dan niat iklas untk bkrja insyaAllah mereka tdk akan mengganggu,seiring doa terlantur untk dulur semua...
Ireng_kencana - 23/05/2010 12:53 AM
#24

Quote:
Original Posted By damnhottie
Trus kalo gunung Tampomas di Buah Dua Sumedang katanya ada makam keramat di sana. Ane dulu suka maen di kaki gunung Tampomas cuman belum pernah ke makam tsb. Please share gan.


Owh dsiTu ada makam Prabu Aji Putih/Prabu Aji Idu Putih bserta krabat dan pengawal dktnya,,beliau adalah raja pertama dari kabupatn/kota Sumedang Dulu...rencananya 2 tmpt kramat ini mw dibabar nanti eh udh ad yang nanya,,hehehe..kalo ad rizky serta wkt nanti ane ksh foto serta kterangan £bh lanjuT...
Untk sementara bla ada yg ingin menambhkan diperSilakan...bwt yg suka dgn thred ini jgn lupa dkash vote rate dan cendolnya,,hatr nuhun sadayana...
damnhottie - 23/05/2010 02:18 AM
#25

Quote:
Original Posted By Ireng_kencana


Owh it mah anaknya prabu aji siliwangi yang jaga namanya Aji Prabu kian santang dan Ratu Larasantang...
Yang tilem dsana dan konon kLuarlah kayu kaboa yg hanya tumbuh di kabtn garut bgitulah sekilas legendanya...jadi kalo ksana rndahkan dri dan niat iklas untk bkrja insyaAllah mereka tdk akan mengganggu,seiring doa terlantur untk dulur semua...


Amin. Baik kang, masukan akang akan saya ingat dan saya. perhatikan. Hatur nuhun kang.
damnhottie - 23/05/2010 02:29 AM
#26

Quote:
Original Posted By Ireng_kencana


Owh dsiTu ada makam Prabu Aji Putih/Prabu Aji Idu Putih bserta krabat dan pengawal dktnya,,beliau adalah raja pertama dari kabupatn/kota Sumedang Dulu...rencananya 2 tmpt kramat ini mw dibabar nanti eh udh ad yang nanya,,hehehe..kalo ad rizky serta wkt nanti ane ksh foto serta kterangan £bh lanjuT...
Untk sementara bla ada yg ingin menambhkan diperSilakan...bwt yg suka dgn thred ini jgn lupa dkash vote rate dan cendolnya,,hatr nuhun sadayana...


Mantap kang infonya. Tolong di babar sejarahnya dan kalo memungkinkan di summary di page one . Oia awal bulan kisaran weekdays saya ada rencana ke buah dua acara santai untuk nyalurin hobi dan sedikit moro babi . Bila memungkinkan saya akan ziarah kesana. Ada hal2 yang perlu diperhatikan ga kang. Rate excellent n cendol dari prime ID saya siap meluncur.
BramDerisco - 23/05/2010 02:51 AM
#27

ikut menyimak kang..
SuPraDin - 23/05/2010 05:04 AM
#28

Quote:
Original Posted By Ireng_kencana


Makam Cut Nyak Dhien (Gunung Puyuh)


Makam Cut Nyak Dhien (Gunung Puyuh)Cut nyak dien adalah salah seorang pahlawan nasional wanita Indonesia.Juragan Semua Taukan kan? ditempat inilah beliau dimakamkan. Makam ini berada di atas bukit kecil dekat kantor pemerintahan sumedang yang berlokasi di gunung puyuh kecamatan sumedang selatan.

Makam ini berada di atas bukit kecil dekat kantor pemerintahan sumedang yang berlokasi di gunung puyuh kecamatan sumedang selatan. Diceritakan bahwa cut nyak dien diasingkan dari Aceh oleh pemerintah kolonial Belanda ke Sumedang hingga beliau meninggal dunia. Cut nyak dien adalah salah seorang pahlawan nasional wanita Indonesia.

Di Sumedang tak banyak orang tahu perempuan ini. Tua renta dan bermata rabun. Pakaiannya lusuh, dan hanya itu saja yang melekat di tubuhnya. Sebuah tasbih tak lepas dari tangannya, juga sebuah periuk nasi dari tanah liat. Dia datang ke Sumedang bersama dua pengikutnya sebagai tahanan politik Belanda, yang ingin mengasingkannya dari medan perjuangannya di Aceh pada 11 Desember 1906.

Perempuan tua itu lalu dititipkan kepada Bupati Sumedang Pangeran Aria Suriaatmaja, yang digelari Pangeran Makkah. Melihat perempuan yang amat taat beragama itu, Bupati tak menempatkannya di penjara, tetapi di rumah H. Ilyas, seorang tokoh agama, di belakang Kaum (masjid besar Sumedang). Di rumah itulah perempuan itu tinggal dan dirawat.

Sebagai tahanan politik, perempuan yang kemudian oleh masyarakat digelari ibu Perbu (Ratu) itu, jarang keluar rumah. Tapi banyak sekali ibu dan anak setempat yang datang mengunjunginya, untuk belajar mengaji meskipun dalam keadaan mata yang sudah rabun --karena banyak sekali ayat suci yang dihafalnya. Kegiatan lain selain mengajar mengaji hanyalah berdzikir dan beribadah di sebuah ruangan yang tidak terlalu luas. Ia terus bertaqarrub kepada Sang Pencipta serta menikmatinya, seolah meninggalkan keinginan duniawi.

Di antara mereka yang datang banyak membawakan makanan atau pakaian, selain karena mereka menaruh hormat dan simpati yang besar, juga karena Ibu Perbu tak bersedia menerima apapun yang diberikan oleh Belanda.

Keadaan ini terus berlangsung hingga 6 November 1908, saat Ibu Perbu meninggal dunia. Dimakamkan secara hormat di Gunung Puyuh, sebuah komplek pemakaman para bangsawan pangeran Sumedang, tak jauh dari pusat kota Sumedang. Sampai wafatnya, masyarakat Sumedang belum tahu siapa sesungguhnya perempuan yang banyak memberikan manfaat bagi masyarakat itu, bahkan hingga kemerdekaan Indonesia.

Ketika masyarakat Sumedang beralih generasi dan melupakan Ibu Perbu, pada tahun 60-an berdasarkan keterangan dari pemerintah Belanda baru diketahui bahwa Tjoet Njak Dhien, seorang pahlawan wanita Aceh yang terkenal telah diasingkan ke Pulau Jawa, Sumedang, Jawa Barat. Pengasingan itu berdasarkan Surat Keputusan No. 23 (Kolonial Verslag 1907:12). Akhirnya dengan mudah dapat dipastikan bahwa Ibu Perbu tak lain adalah Tjoet Njak Dhien yang diasingkan Belanda bersama seorang panglima berusia 50 tahun dan seorang kemenakannya bernama Teungku Nana berusia 15 tahun.

Pada 2 Mei 1964, melalui Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 106, Tjoet Njak Dien ditetapkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional, sebagai penghargaan terhadap jasa-jasanya yang besar. Makamnya kemudian dipugar dan dibangun sebuah meunansah (mushala) di dekatnya.

Menjelang akhir hidupnya, di Sumedang, di daerah yang sangat asing baginya, Tjoet Njak Dien masih juga berperang dalam pertempuran lain, yakni perlawanan terhadap penjajahan kebodohan.


Bwat Yang suka bohya Dikasih
Trima kasih...
Tunggu Petualangan Selanjutnya.....


Saya pernah main / ziarah ke makam beliau di siang hari, sebagai salah-satu bentuk penghormatan saya pribadi atas segala aktifitasnya ketika masih hidup. Di areal makamnya terasa kedamaian / ketenangan, samar-2 saya mencium bau bunga melati / sedap malam (meski saya coba selidiki, saat itu di sana tidak ada tanaman melati maupun sedap malam).
damnhottie - 23/05/2010 07:39 AM
#29

Quote:
Original Posted By SuPraDin


Saya pernah main / ziarah ke makam beliau di siang hari, sebagai salah-satu bentuk penghormatan saya pribadi atas segala aktifitasnya ketika masih hidup. Di areal makamnya terasa kedamaian / ketenangan, samar-2 saya mencium bau bunga melati / sedap malam (meski saya coba selidiki, saat itu di sana tidak ada tanaman melati maupun sedap malam).


Nice share n good morning gan....
Darkside01 - 23/05/2010 08:57 AM
#30

Quote:
Original Posted By damnhottie
Ada yang tau ttg hutan Sancang di Garut ga. Ane dalam waktu2 ini ada gawean di areal hutan Sancang. Konon katanya tempat itu ada hubungan sama ceritanya Prabu Siliwangi. Ada agan2 yang bisa share ke ane.

Menurut sepuh, dstu pintu masuk k kerajaan padjadjaran..
damnhottie - 23/05/2010 01:42 PM
#31

Quote:
Original Posted By Darkside01

Menurut sepuh, dstu pintu masuk k kerajaan padjadjaran..


Wow. Nais info gan. Sampai sekarang makam Prabu Siliwangi ga ada yang tau ya. Eniwei, ada yang bilang juga Prabu Siliwangi pernah tarung sama anaknya di hutan Sancang sewaktu Prabu Siliwangi sempat menolak ajakan anaknya untuk masuk Islam. CMIIW. Barangkali ada yang tau, apa ada makam keramat di sekitar areal hutan Sancang. Trus makam anaknya Prabu Siliwangi di mana ya gan.
damnhottie - 23/05/2010 01:52 PM
#32

Quote:
Original Posted By Ireng_kencana


Owh it mah anaknya prabu aji siliwangi yang jaga namanya Aji Prabu kian santang dan Ratu Larasantang...
Yang tilem dsana dan konon kLuarlah kayu kaboa yg hanya tumbuh di kabtn garut bgitulah sekilas legendanya...jadi kalo ksana rndahkan dri dan niat iklas untk bkrja insyaAllah mereka tdk akan mengganggu,seiring doa terlantur untk dulur semua...


Kang kalau Aji Prabu kian santang dan Ratu Larasantang tilem itu maksudnya "tidur " alias di makamkan atau bagaimana. Ratu Larasantang itu istri dari Aji Prabu kian santang bukan ya.
valentt - 23/05/2010 01:57 PM
#33

pic nya dong gan
Darkside01 - 23/05/2010 02:08 PM
#34

Quote:
Original Posted By damnhottie


Wow. Nais info gan. Sampai sekarang makam Prabu Siliwangi ga ada yang tau ya. Eniwei, ada yang bilang juga Prabu Siliwangi pernah tarung sama anaknya di hutan Sancang sewaktu Prabu Siliwangi sempat menolak ajakan anaknya untuk masuk Islam. CMIIW. Barangkali ada yang tau, apa ada makam keramat di sekitar areal hutan Sancang. Trus makam anaknya Prabu Siliwangi di mana ya gan.

eyang prabu siliwangi sma eyang prabu kian santang kan mash ad.. Klu prnh tarung saya engga tahu jlas, lgian tkut dmarahin
damnhottie - 23/05/2010 02:22 PM
#35

Quote:
Original Posted By valentt
pic nya dong gan


Ini ane share picnya gan.

Road sign menuju Sancang:


Tugu gerbang sebelum masuk htn Sancang:
damnhottie - 23/05/2010 02:32 PM
#36

Quote:
Original Posted By Darkside01

eyang prabu siliwangi sma eyang prabu kian santang kan mash ad.. Klu prnh tarung saya engga tahu jlas, lgian tkut dmarahin

Siap gan. Ane juga CMIIW aja ya sebelumnya oke. Nanti ane kalo ke sana ngobrol2 aja lagi baiknya ke penduduk setempat, sapa tau ada yang bisa share ke ane. Lanjut gan.
elhakem - 23/05/2010 02:53 PM
#37

Quote:
Original Posted By Ireng_kencana
Dayeh Luhur Sumedang Makam Prabu Tajimalela/Ratu Harisbaya Dan eyang jaga Perkasa

Spoiler for Dayeh Luhur







Terletak Puncak Pegunungan yang keadaan alam dan udaranya masih asli dan sejuk kecamatan Sumedang utara sekitar 17 Km dari pusatkota Sumedang.

Daya tarik yang ada di tempat ini adalah makam prabu Geusan Ulun beserta istrinya yang bernama Harisbaya serta makam kyai Damang.


IMHO, Maaf y gan, kalau boleh sedikit koreksi...
Kalo setahu saya yang dimakamkan di Dayeuh Luhur itu...
Prabu Geusan Ulun dan istri beliau Nyi Mas Ratu Harisbaya... Yang fotonya ketiga dari atas...Maaf, setau saya bukan Makam Prabu Tajimalela, Petilasan Prabu Tajimalela ada di Gunung Simpay atau Gunung Lingga, bahkan di Gunung Galunggung Tasikmalaya serta di Gunung Manglayang juga ada...
Sedangkan foto pertama menunjukan "petilasan" Eyang Jaya Perkosa/Eyang Jaya Perkasa (menurut sebagian versi)...bukan Eyang Jaga Perkasa...
Maaf jika tidak berkenan...CMIIW
elhakem - 23/05/2010 03:32 PM
#38

Quote:
Original Posted By Ireng_kencana
Owh dsiTu ada makam Prabu Aji Putih/Prabu Aji Idu Putih bserta krabat dan pengawal dktnya,,beliau adalah raja pertama dari kabupatn/kota Sumedang Dulu...rencananya 2 tmpt kramat ini mw dibabar nanti eh udh ad yang nanya,,hehehe..kalo ad rizky serta wkt nanti ane ksh foto serta kterangan £bh lanjuT...
Untk sementara bla ada yg ingin menambhkan diperSilakan...bwt yg suka dgn thred ini jgn lupa dkash vote rate dan cendolnya,,hatr nuhun sadayana...


IMHO, maaf sekali lagi, jika berkenan sedikit mengkoreksi...menurut versi lain...
Makam Prabu Guru Aji Putih/ Prabu Guru Haji Putih, berdasarkan cerita rakyat dan Babon Darmaraja bahwa Makam Prabu Guru Haji Putih di Pajaratan Landeuh Desa Cipaku Darmaraja, di kompleks tersebut juga ada makam Istri beliau Nyi Mas Ratu Nawangwulan, serta Sangiyang Resi Agung...
Kemudian berhubungan dengan Makam di Gunung Tampomas, Makam Keramat Terletak ± 300 m ke arah Utara Puncak Sangiang Taraje, tempat ini lebih dikenal dengan nama Pasarean. Menurut kisah, kedua makam tersebut merupakan peninggalan (patilasan) dari Dalem Samaji dan Prabu Siliwangi pada waktu kerajaan Pajajaran lama. Sedangkan di blok Sawah Kalapa terdapat makam yang menurut kisah masyarakat adalah makam Embah Cacagati...
Sebagai tambahan, di Gunung Tampomas setidaknya terdapat delapan situs yang telah ditemukan...Kedelapan lokasi situs itu adalah di blok Ciputrawangi,
Leuweung Candi, Puncak Narimbang, Batulawang, Kabuyutan, Sawah Kalapa, Puncak Manik, dan Cibanteng. di blok Ciputrawangi ditemukan batu bergambar dua telapak kaki hampir menyerupai bentuk limas, gambar golok, dan garis lengkungan. Di Leuweung Candi ditemukan potongan bagian tubuh arca dilengkapi dua lengan menyilang di dada. Di Puncak Narimbang ditemukan tapak kaki di permukaan batu, batu-batu berukir, serta beberapa buah pin peninggalan Belanda. Sedangkan di antara Puncak Narimbang dengan Blok Kabuyutan, persisnya di Blok Batulawang ditemukan dua buah arca berdiri sejajar seperti penjaga pintu gerbang dalam kondisi bagian tubuh arca yang sudah rusak terkikis.
Di Blok Kabuyutan juga ada pagar batu mengelilingi lahan datar berbentuk persegi sekitar 4 x 4 meter, dan di tengah-tengah lahan terpagar batu
tersebut terdapat serumpun tanaman jenis hanjuang, sebagian masyarakat menyebutnya makam Sutawijaya. Di sekitar Puncak Manik, terdapat batu berbentuk pucuk piramida menyembul di permukaan tanah setinggi lebih kurang 15 cm dengan lebar alas di permukaan tanah sekitar 15 x 15 cm persegi. Di sekitar itu, juga ditemukan arca seperti patung ganesha serta arca harimau dan kera. Sedangkan di Blok Cibanteng bagian
kaki Tampomas yang sudah berbatasan dengan lahan pertanian penduduk, terdapat pecahan-pecahan batu halus berukir yang sebagian di antaranya sudah dipakai penduduk sebagai pembatas lahan pertanian.
CMIIW...Cendol me if I wrong

Semoga membuat agan2 semangat menjaga warisan leluhur bangsa tercinta inih...
damnhottie - 23/05/2010 03:58 PM
#39

Quote:
Original Posted By elhakem


IMHO, maaf sekali lagi, jika berkenan sedikit mengkoreksi...menurut versi lain...
Makam Prabu Guru Aji Putih/ Prabu Guru Haji Putih, berdasarkan cerita rakyat dan Babon Darmaraja bahwa Makam Prabu Guru Haji Putih di Pajaratan Landeuh Desa Cipaku Darmaraja, di kompleks tersebut juga ada makam Istri beliau Nyi Mas Ratu Nawangwulan, serta Sangiyang Resi Agung...
Kemudian berhubungan dengan Makam di Gunung Tampomas, Makam Keramat Terletak ± 300 m ke arah Utara Puncak Sangiang Taraje, tempat ini lebih dikenal dengan nama Pasarean. Menurut kisah, kedua makam tersebut merupakan peninggalan (patilasan) dari Dalem Samaji dan Prabu Siliwangi pada waktu kerajaan Pajajaran lama. Sedangkan di blok Sawah Kalapa terdapat makam yang menurut kisah masyarakat adalah makam Embah Cacagati...
Sebagai tambahan, di Gunung Tampomas setidaknya terdapat delapan situs yang telah ditemukan...Kedelapan lokasi situs itu adalah di blok Ciputrawangi,
Leuweung Candi, Puncak Narimbang, Batulawang, Kabuyutan, Sawah Kalapa, Puncak Manik, dan Cibanteng. di blok Ciputrawangi ditemukan batu bergambar dua telapak kaki hampir menyerupai bentuk limas, gambar golok, dan garis lengkungan. Di Leuweung Candi ditemukan potongan bagian tubuh arca dilengkapi dua lengan menyilang di dada. Di Puncak Narimbang ditemukan tapak kaki di permukaan batu, batu-batu berukir, serta beberapa buah pin peninggalan Belanda. Sedangkan di antara Puncak Narimbang dengan Blok Kabuyutan, persisnya di Blok Batulawang ditemukan dua buah arca berdiri sejajar seperti penjaga pintu gerbang dalam kondisi bagian tubuh arca yang sudah rusak terkikis.
Di Blok Kabuyutan juga ada pagar batu mengelilingi lahan datar berbentuk persegi sekitar 4 x 4 meter, dan di tengah-tengah lahan terpagar batu
tersebut terdapat serumpun tanaman jenis hanjuang. Di sekitar Puncak Manik, terdapat batu berbentuk pucuk piramida menyembul di permukaan tanah setinggi lebih kurang 15 cm dengan lebar alas di permukaan tanah sekitar 15 x 15 cm persegi. Di sekitar itu, juga ditemukan arca seperti patung ganesha serta arca harimau dan kera. Sedangkan di Blok Cibanteng bagian
kaki Tampomas yang sudah berbatasan dengan lahan pertanian penduduk, terdapat pecahan-pecahan batu halus berukir yang sebagian di antaranya sudah dipakai penduduk sebagai pembatas lahan pertanian.
CMIIW...Cendol me if I wrong

Semoga membuat agan2 semangat menjaga warisan leluhur bangsa tercinta inih...


Menarik gan bacanya. Seru . Agan udah pernah ke lokasi2 yang agan sebutkan sebelumnya di atas ya. Kalo udah pernah please share pengalamannya sewaktu ziarah dong gan.
BramDerisco - 24/05/2010 09:40 AM
#40

Quote:
Original Posted By Darkside01
eyang prabu siliwangi sma eyang prabu kian santang kan mash ad.. Klu prnh tarung saya engga tahu jlas, lgian tkut dmarahin



Quote:
Original Posted By elhakem
IMHO, Maaf y gan, kalau boleh sedikit koreksi...
Kalo setahu saya yang dimakamkan di Dayeuh Luhur itu...
Prabu Geusan Ulun dan istri beliau Nyi Mas Ratu Harisbaya... Yang fotonya ketiga dari atas...Maaf, setau saya bukan Makam Prabu Tajimalela, Petilasan Prabu Tajimalela ada di Gunung Simpay atau Gunung Lingga, bahkan di Gunung Galunggung Tasikmalaya serta di Gunung Manglayang juga ada...
Sedangkan foto pertama menunjukan "petilasan" Eyang Jaya Perkosa/Eyang Jaya Perkasa (menurut sebagian versi)...bukan Eyang Jaga Perkasa...
Maaf jika tidak berkenan...CMIIW


Quote:
Original Posted By elhakem
IMHO, maaf sekali lagi, jika berkenan sedikit mengkoreksi...menurut versi lain...
Makam Prabu Guru Aji Putih/ Prabu Guru Haji Putih, berdasarkan cerita rakyat dan Babon Darmaraja bahwa Makam Prabu Guru Haji Putih di Pajaratan Landeuh Desa Cipaku Darmaraja, di kompleks tersebut juga ada makam Istri beliau Nyi Mas Ratu Nawangwulan, serta Sangiyang Resi Agung...
Kemudian berhubungan dengan Makam di Gunung Tampomas, Makam Keramat Terletak ± 300 m ke arah Utara Puncak Sangiang Taraje, tempat ini lebih dikenal dengan nama Pasarean. Menurut kisah, kedua makam tersebut merupakan peninggalan (patilasan) dari Dalem Samaji dan Prabu Siliwangi pada waktu kerajaan Pajajaran lama. Sedangkan di blok Sawah Kalapa terdapat makam yang menurut kisah masyarakat adalah makam Embah Cacagati...
Sebagai tambahan, di Gunung Tampomas setidaknya terdapat delapan situs yang telah ditemukan...Kedelapan lokasi situs itu adalah di blok Ciputrawangi,
Leuweung Candi, Puncak Narimbang, Batulawang, Kabuyutan, Sawah Kalapa, Puncak Manik, dan Cibanteng. di blok Ciputrawangi ditemukan batu bergambar dua telapak kaki hampir menyerupai bentuk limas, gambar golok, dan garis lengkungan. Di Leuweung Candi ditemukan potongan bagian tubuh arca dilengkapi dua lengan menyilang di dada. Di Puncak Narimbang ditemukan tapak kaki di permukaan batu, batu-batu berukir, serta beberapa buah pin peninggalan Belanda. Sedangkan di antara Puncak Narimbang dengan Blok Kabuyutan, persisnya di Blok Batulawang ditemukan dua buah arca berdiri sejajar seperti penjaga pintu gerbang dalam kondisi bagian tubuh arca yang sudah rusak terkikis.
Di Blok Kabuyutan juga ada pagar batu mengelilingi lahan datar berbentuk persegi sekitar 4 x 4 meter, dan di tengah-tengah lahan terpagar batu
tersebut terdapat serumpun tanaman jenis hanjuang, sebagian masyarakat menyebutnya makam Sutawijaya. Di sekitar Puncak Manik, terdapat batu berbentuk pucuk piramida menyembul di permukaan tanah setinggi lebih kurang 15 cm dengan lebar alas di permukaan tanah sekitar 15 x 15 cm persegi. Di sekitar itu, juga ditemukan arca seperti patung ganesha serta arca harimau dan kera. Sedangkan di Blok Cibanteng bagian
kaki Tampomas yang sudah berbatasan dengan lahan pertanian penduduk, terdapat pecahan-pecahan batu halus berukir yang sebagian di antaranya sudah dipakai penduduk sebagai pembatas lahan pertanian.
CMIIW...Cendol me if I wrong

Semoga membuat agan2 semangat menjaga warisan leluhur bangsa tercinta inih...


mantap infonya aa...
next time kita ziarah ke sana ya
Page 2 of 41 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > [ share ] TEmpat Keramat / Ziarah di Jawa barat