Burung
Home > LOEKELOE > MY PETS > Burung > [Share]Pecinta KENARI /Jenis Finch lain (Blackthroat, Sanger, Mozambik) Kumpul Disini
Total Views: 268985
Page 157 of 462 | ‹ First  < 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 >  Last ›

Aagung88 - 22/06/2011 05:54 PM
#3121

Quote:
Original Posted By b4ndul4ancity
Ane dapet dari PBOJ Jogja Om... dapetnya sih 450 gak tau segitu mahal apa kagak...
OOo gitu.. btw harga kerodong brp ya?? soale belum punya kerodong nieh..b b b b mau beli tp masih belum sempet..


Bikin aja kali om, teko klambi gag kanggo suek en lak ues... krodong no ngunu.... gag sah mewah2 oms...

Quote:
Original Posted By Bridaga
ooo,,,jadi biarkan jantan jatuh cinta y gan???
ohya,,emangnya kalo di dataran rendah peluang berhasilnya ternak KN rendah ya gan??


katanya sih oms... gag selalu.... ya biarkan yang cowok yang milih...
skywave78 - 22/06/2011 07:59 PM
#3122

mantap nih Kenari mania....
skywave78 - 22/06/2011 08:02 PM
#3123

Quote:
Original Posted By amirullah06
bagusnya pakai masteran apa ya...??? to KN ane usia 35hari



3minggu masterin sparrow
2minggu rumpeet
1minggu ciblek
ulang lagi ke awal.....jadinya enak boss full isian...
karlaus - 22/06/2011 08:02 PM
#3124

Quote:
Original Posted By rockboegly
...ane nubie mw nanya gan........

sorry klo pertanyaan ane nggak berbobot.....maklum nubie bgt ane....

apa sih maksud dari......

kenari lokal....

kenari lokal super....

kenari F1.....

kenari F2.....

kenari F3.....

kenari AF.....

kenari YS......


karena ane masih nubie tolong pencerahannya.....misal KN f1 ntu silangan antara jantan apa dan betina apa......

mw nyoba belajar ternak KN nih.....hehehe....

Thx be 4.........


ISTILAH “ F “ UNTUK KETURUNAN KENARI

Para penghobi unggas khususnya Kenari tentunya tidak asing dengan istilah ; kenari lokal, impor, F1, F2, F3 dan AF. Dalam tulisan ini kami akan berbagi pengalaman tentang Istillah “ F “ yang biasa kita dengar, mungkin topik tulisan sudah ada yang menulisnya akan tetapi anggaplah tulisan ini merupakan pelengkap bagi yang memerukannya. Dibeberapa daerah penafsiran Istilah “ F “ berbeda-beda, namun hal itu bukanlah merupakan patokan mutlak untuk menentukan kenari itu berkualitas. Di Yogyakarta istilah istilah “ F ” akan berbeda dengan di Surabaya, Malang, Cirebon, Bandung, Jakarta atau didaerah lain di Indonesia.

Teori Genetika oleh ilmuan Gregor Johann Mendel, berpendapat “ F ” = merupakan singkatan dari kata Filial yang berarti Keturunan. Dalam setiap perkimpoian / persilangan menurut Mendel akan mewarisi Hereditas sifat induknya (parental).
Secara Hereditas (pewaris sifat dari induk kepada keturunannya) Mendel berpendapat, sbb :

Hibrid (hasil persilangan antara dua individsu dengan tanda beda) memiliki sifat yang mirip dengan induknya dan setiap hibrid mempunyai sifat yang sama dengan hibrid yang lain dari spesies yang sama.

Karakter atau sifat dari keturunan suatu hibrid selalu timbul kembali secara teratur dan inilah yang memberi petunjuk kepada Mendel bahwa tentu ada faktor-faktor tertentu yang mengambil peran dalam pemindahan sifat dari satu generasi ke generasi berikutnya (gen).

Faktor keturunan, mengikuti distribusi yang logis.



Secara praktek dipenangkaran kami, tebukti benar seperti yang didivinisikan Mendel, dalam penyilangan kami menggunakan indukan (jantan) Kenari impor Yorkshire dan Lizard, disilangkan dengan indukan (betina) kenari Local . Penyilangan yang kami lakukan dengan memperhatikan aspek ; Parental (indukan) dan Fenotipe (karakter/sifat yang dapat diamati seperti ; bentuk, warna, suara, dll) dari bakal calon indukan, dengan hasil, sbb :

1. Kenari Yorkshire (kuning) jantan dengan betina local (bon hijau) disilangkan turunannya di-Istilahkan “ F.1 “, dengan gen Dominan Hereditas 50 % Yorkshire ;

25 % = warna dominan kuning berpostur semi Yorkshire.

25 % = warna dominan bon hijau berpostur semi Yorkshire.

50 % = warna Campuran (hijau dan kuning) berpostur semi Yorkshire.

2. Jika kenari F.1 (bon hijau) jantan dengan betina F.1 (kuning) disilangkan dari turunan berbeda anakannya di-Istilahkan “ F.2 “, dengan gen Dominan Hereditas 25 % Yorkshire ;

25 % = warna dominan kuning berpostur sedang strain Yorkshire hilang.

25 % = warna dominan bon hijau berpostur sedang strain Yorkshire hilang.

25 % = warna campuran berpostur sedang strain Yorkshire hilang.

25 % = warna campuran atau bon hijau / kuning berpostur kecil.



3. Selanjutnya jika kenari F.2 dengan F.2 disilangkan dari turunan berbeda anakannya di-Istilahkan Kenari F.3

Begitu seterusnya jika kenari F.3 dengan F.3 disilangkan keturunan di-Istilah Kenari “ F.4 ”, dan seterusnya hingga “ F “ ( ? ). Pada tahap persilangan berjenjang ini strain Yorkshire akan hilang dan dominant menjadi kenari berpostur kecil / local.



Lain daerah tentunya lain pula pendapatnya tentang Istilah Kenari “ F “. Berdasarkan pengamatan penulis secara global teori Mendel ini banyak dipakai oleh peternak di kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Namun berdasarkan sepengetahuan penulis beda halnya dengan Yogyakarta, Jakarta, Bandung hingga Cirebon teori Gregor Johann Mendel, istilah “ F “ bukan merupakan patokan mutlak hal ini didasarkan atas kekuatan Gen Dominan Hereditas, dan Istilah ini lazim dipergunanakn oleh penangkar / penghobi kenari, sbb :

* Jika kenari Yorkshire (impor) disilangkan Kenari Local turunannya di-Istilahkan “ F.1” dengan gen Dominan Hereditas 50 % Yorkshire. Biasanya para penangkar kenari melakukan persilangan monohibrid pada kenari F.1 ini, sbb :

Jika “ F.1 “ disilangkan dengan kenari “ F.1 “ turunannya di-Istilahkan “ AF “ (Anakan F.1) dengan bentuk lebih kecil, hereditas fenotipe dari parental (indukan) akan semakin berkurang.

Jika “ F.1 “ disilangkan dengan “ Local ” turunannya di-Istilahkan “ Local Super “ dengan bentuk lebih kecil, hereditas fenotipe dari parental (indukan) akan semakin membias.

Dan seterusnya jika kenari Local Super disilangkan dengan kenari Local Super turunannya di-Istilahkan kenari “ Local “.



Menciptakan Strain baru tidaklah semudah yang dibayangkan, dari tinjauan beberapa literatur, Final Strain dapat dibentuk miniman 8 (delapam) generasi keturunnan dari hasil crossing mutan yang diambil dan ditetapkan sebagai sampling baku.
Strain dapat diibaratkan darah atau garis keturunan besar, yang apabila dikimpoikan / disilangkan akan menghasilakan, sebagai berikut :

1. Apabila 2 (dua) indukan sejenis dikimpoikan akan, melahirkan keturunan yang sama dengan indukannya dengan gen dominan hereditas diatas 90 %.

2. Apabila 2 (dua) indukan tidak sejenis di silangkan, akan melahirkan keturunan dan gen dominan hereditas diatas 50 %.


Andai kita menghayal, Apakah para penangkar di Indonesia suatu saat dapat menciptakan Strain baru … !!!
Jawabnya tentu “ Bisa “ asalkan ada kerja sama yang baik antara sesama penangkar dan saling bersinergis. Dalam tulisan ini, penulis menggugah para penangkar untuk bekerja sama, konsisten dan berkesinambungan untuk menciptakan Strain baru asli Indonesia yang unggul dan dapat menjadi primadona ekspor bagi penghobi kenari di manca negara.

“ F “ (Filial) yang berarti Keturunan, hanyalah Istilah yang lazim dipakai oleh kalangan penangkar / penghobi kenari bukan merupakan patokan mutlak, pengklasifikasian ini secara umum bertujuan untuk membedakan hereditas fenotipe terbaik dari hasil persilangan guna meningkatkan kualitas fenotipe menjadi kenari unggulan yang layak tanding dan menjadi KENARI JUARA.

sumber : (http://matrixcanary.wordpress.com/2010/02/06/3-istilah-f-untuk-canary/)
rockboegly - 22/06/2011 09:02 PM
#3125

Quote:
Original Posted By karlaus
ISTILAH “ F “ UNTUK KETURUNAN KENARI

Para penghobi unggas khususnya Kenari tentunya tidak asing dengan istilah ; kenari lokal, impor, F1, F2, F3 dan AF. Dalam tulisan ini kami akan berbagi pengalaman tentang Istillah “ F “ yang biasa kita dengar, mungkin topik tulisan sudah ada yang menulisnya akan tetapi anggaplah tulisan ini merupakan pelengkap bagi yang memerukannya. Dibeberapa daerah penafsiran Istilah “ F “ berbeda-beda, namun hal itu bukanlah merupakan patokan mutlak untuk menentukan kenari itu berkualitas. Di Yogyakarta istilah istilah “ F ” akan berbeda dengan di Surabaya, Malang, Cirebon, Bandung, Jakarta atau didaerah lain di Indonesia.

Teori Genetika oleh ilmuan Gregor Johann Mendel, berpendapat “ F ” = merupakan singkatan dari kata Filial yang berarti Keturunan. Dalam setiap perkimpoian / persilangan menurut Mendel akan mewarisi Hereditas sifat induknya (parental).
Secara Hereditas (pewaris sifat dari induk kepada keturunannya) Mendel berpendapat, sbb :

Hibrid (hasil persilangan antara dua individsu dengan tanda beda) memiliki sifat yang mirip dengan induknya dan setiap hibrid mempunyai sifat yang sama dengan hibrid yang lain dari spesies yang sama.

Karakter atau sifat dari keturunan suatu hibrid selalu timbul kembali secara teratur dan inilah yang memberi petunjuk kepada Mendel bahwa tentu ada faktor-faktor tertentu yang mengambil peran dalam pemindahan sifat dari satu generasi ke generasi berikutnya (gen).

Faktor keturunan, mengikuti distribusi yang logis.



Secara praktek dipenangkaran kami, tebukti benar seperti yang didivinisikan Mendel, dalam penyilangan kami menggunakan indukan (jantan) Kenari impor Yorkshire dan Lizard, disilangkan dengan indukan (betina) kenari Local . Penyilangan yang kami lakukan dengan memperhatikan aspek ; Parental (indukan) dan Fenotipe (karakter/sifat yang dapat diamati seperti ; bentuk, warna, suara, dll) dari bakal calon indukan, dengan hasil, sbb :

1. Kenari Yorkshire (kuning) jantan dengan betina local (bon hijau) disilangkan turunannya di-Istilahkan “ F.1 “, dengan gen Dominan Hereditas 50 % Yorkshire ;

25 % = warna dominan kuning berpostur semi Yorkshire.

25 % = warna dominan bon hijau berpostur semi Yorkshire.

50 % = warna Campuran (hijau dan kuning) berpostur semi Yorkshire.

2. Jika kenari F.1 (bon hijau) jantan dengan betina F.1 (kuning) disilangkan dari turunan berbeda anakannya di-Istilahkan “ F.2 “, dengan gen Dominan Hereditas 25 % Yorkshire ;

25 % = warna dominan kuning berpostur sedang strain Yorkshire hilang.

25 % = warna dominan bon hijau berpostur sedang strain Yorkshire hilang.

25 % = warna campuran berpostur sedang strain Yorkshire hilang.

25 % = warna campuran atau bon hijau / kuning berpostur kecil.



3. Selanjutnya jika kenari F.2 dengan F.2 disilangkan dari turunan berbeda anakannya di-Istilahkan Kenari F.3

Begitu seterusnya jika kenari F.3 dengan F.3 disilangkan keturunan di-Istilah Kenari “ F.4 ”, dan seterusnya hingga “ F “ ( ? ). Pada tahap persilangan berjenjang ini strain Yorkshire akan hilang dan dominant menjadi kenari berpostur kecil / local.



Lain daerah tentunya lain pula pendapatnya tentang Istilah Kenari “ F “. Berdasarkan pengamatan penulis secara global teori Mendel ini banyak dipakai oleh peternak di kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Namun berdasarkan sepengetahuan penulis beda halnya dengan Yogyakarta, Jakarta, Bandung hingga Cirebon teori Gregor Johann Mendel, istilah “ F “ bukan merupakan patokan mutlak hal ini didasarkan atas kekuatan Gen Dominan Hereditas, dan Istilah ini lazim dipergunanakn oleh penangkar / penghobi kenari, sbb :

* Jika kenari Yorkshire (impor) disilangkan Kenari Local turunannya di-Istilahkan “ F.1” dengan gen Dominan Hereditas 50 % Yorkshire. Biasanya para penangkar kenari melakukan persilangan monohibrid pada kenari F.1 ini, sbb :

Jika “ F.1 “ disilangkan dengan kenari “ F.1 “ turunannya di-Istilahkan “ AF “ (Anakan F.1) dengan bentuk lebih kecil, hereditas fenotipe dari parental (indukan) akan semakin berkurang.

Jika “ F.1 “ disilangkan dengan “ Local ” turunannya di-Istilahkan “ Local Super “ dengan bentuk lebih kecil, hereditas fenotipe dari parental (indukan) akan semakin membias.

Dan seterusnya jika kenari Local Super disilangkan dengan kenari Local Super turunannya di-Istilahkan kenari “ Local “.



Menciptakan Strain baru tidaklah semudah yang dibayangkan, dari tinjauan beberapa literatur, Final Strain dapat dibentuk miniman 8 (delapam) generasi keturunnan dari hasil crossing mutan yang diambil dan ditetapkan sebagai sampling baku.
Strain dapat diibaratkan darah atau garis keturunan besar, yang apabila dikimpoikan / disilangkan akan menghasilakan, sebagai berikut :

1. Apabila 2 (dua) indukan sejenis dikimpoikan akan, melahirkan keturunan yang sama dengan indukannya dengan gen dominan hereditas diatas 90 %.

2. Apabila 2 (dua) indukan tidak sejenis di silangkan, akan melahirkan keturunan dan gen dominan hereditas diatas 50 %.


Andai kita menghayal, Apakah para penangkar di Indonesia suatu saat dapat menciptakan Strain baru … !!!
Jawabnya tentu “ Bisa “ asalkan ada kerja sama yang baik antara sesama penangkar dan saling bersinergis. Dalam tulisan ini, penulis menggugah para penangkar untuk bekerja sama, konsisten dan berkesinambungan untuk menciptakan Strain baru asli Indonesia yang unggul dan dapat menjadi primadona ekspor bagi penghobi kenari di manca negara.

“ F “ (Filial) yang berarti Keturunan, hanyalah Istilah yang lazim dipakai oleh kalangan penangkar / penghobi kenari bukan merupakan patokan mutlak, pengklasifikasian ini secara umum bertujuan untuk membedakan hereditas fenotipe terbaik dari hasil persilangan guna meningkatkan kualitas fenotipe menjadi kenari unggulan yang layak tanding dan menjadi KENARI JUARA.

sumber : (http://matrixcanary.wordpress.com/2010/02/06/3-istilah-f-untuk-canary/)



thx a lot master untuk infonya....bermanfaat bgt.....

awalnya bingung gan liat yg tulisan2.... ....soalnya bnyak istilah2 yg blum ane ketahui....

tpi setelah liat gambarnya langsung paham gan........thx master...hehehe..
karmicase - 22/06/2011 09:08 PM
#3126

Om, mau tanya, saya punya kenari F1 turunan YS
tapi beberapa minggu ini si kenari "galak", klo dideketin dg tangan untuk sekedar mengganti/menambahkan pakan
si kenari langsung merentangkan sayapnya dengan paruh terbuka seperti siap menerkam...
itu kenapa ya Om, mohon saran dan tipsnya ya...tks...
ozonesdw - 22/06/2011 09:55 PM
#3127

Permisi, newbie mau numpang tanya.
Piyik kenari sy mati dua hari setelah menetas, kira2 apa penyebabnya ya. Pakan yg sy berikan sawi putih, telor puyuh dan bijian.
karlaus - 22/06/2011 10:36 PM
#3128

Quote:
Original Posted By karmicase
Om, mau tanya, saya punya kenari F1 turunan YS
tapi beberapa minggu ini si kenari "galak", klo dideketin dg tangan untuk sekedar mengganti/menambahkan pakan
si kenari langsung merentangkan sayapnya dengan paruh terbuka seperti siap menerkam...
itu kenapa ya Om, mohon saran dan tipsnya ya...tks...


Gan sering di kasih suplemen yg di tetesin ke air minum biasanya dari situ penyebabnya itu gara2 vitamin Enya kebanyakan atau di kasih makanan yg ada fumayinnya Coba berhenti dulu ngasih suplemen dan kurangi porsi fumayinnya biar ga terlalu agresif
Aagung88 - 22/06/2011 11:32 PM
#3129
wah Maksi ilmunya OMs...
Quote:
Original Posted By karlaus
ISTILAH “ F “ UNTUK KETURUNAN KENARI

Para penghobi unggas khususnya Kenari tentunya tidak asing dengan istilah ; kenari lokal, impor, F1, F2, F3 dan AF. Dalam tulisan ini kami akan berbagi pengalaman tentang Istillah “ F “ yang biasa kita dengar, mungkin topik tulisan sudah ada yang menulisnya akan tetapi anggaplah tulisan ini merupakan pelengkap bagi yang memerukannya. Dibeberapa daerah penafsiran Istilah “ F “ berbeda-beda, namun hal itu bukanlah merupakan patokan mutlak untuk menentukan kenari itu berkualitas. Di Yogyakarta istilah istilah “ F ” akan berbeda dengan di Surabaya, Malang, Cirebon, Bandung, Jakarta atau didaerah lain di Indonesia.

Teori Genetika oleh ilmuan Gregor Johann Mendel, berpendapat “ F ” = merupakan singkatan dari kata Filial yang berarti Keturunan. Dalam setiap perkimpoian / persilangan menurut Mendel akan mewarisi Hereditas sifat induknya (parental).
Secara Hereditas (pewaris sifat dari induk kepada keturunannya) Mendel berpendapat, sbb :

Hibrid (hasil persilangan antara dua individsu dengan tanda beda) memiliki sifat yang mirip dengan induknya dan setiap hibrid mempunyai sifat yang sama dengan hibrid yang lain dari spesies yang sama.

Karakter atau sifat dari keturunan suatu hibrid selalu timbul kembali secara teratur dan inilah yang memberi petunjuk kepada Mendel bahwa tentu ada faktor-faktor tertentu yang mengambil peran dalam pemindahan sifat dari satu generasi ke generasi berikutnya (gen).

Faktor keturunan, mengikuti distribusi yang logis.



Secara praktek dipenangkaran kami, tebukti benar seperti yang didivinisikan Mendel, dalam penyilangan kami menggunakan indukan (jantan) Kenari impor Yorkshire dan Lizard, disilangkan dengan indukan (betina) kenari Local . Penyilangan yang kami lakukan dengan memperhatikan aspek ; Parental (indukan) dan Fenotipe (karakter/sifat yang dapat diamati seperti ; bentuk, warna, suara, dll) dari bakal calon indukan, dengan hasil, sbb :

1. Kenari Yorkshire (kuning) jantan dengan betina local (bon hijau) disilangkan turunannya di-Istilahkan “ F.1 “, dengan gen Dominan Hereditas 50 % Yorkshire ;

25 % = warna dominan kuning berpostur semi Yorkshire.

25 % = warna dominan bon hijau berpostur semi Yorkshire.

50 % = warna Campuran (hijau dan kuning) berpostur semi Yorkshire.

2. Jika kenari F.1 (bon hijau) jantan dengan betina F.1 (kuning) disilangkan dari turunan berbeda anakannya di-Istilahkan “ F.2 “, dengan gen Dominan Hereditas 25 % Yorkshire ;

25 % = warna dominan kuning berpostur sedang strain Yorkshire hilang.

25 % = warna dominan bon hijau berpostur sedang strain Yorkshire hilang.

25 % = warna campuran berpostur sedang strain Yorkshire hilang.

25 % = warna campuran atau bon hijau / kuning berpostur kecil.



3. Selanjutnya jika kenari F.2 dengan F.2 disilangkan dari turunan berbeda anakannya di-Istilahkan Kenari F.3

Begitu seterusnya jika kenari F.3 dengan F.3 disilangkan keturunan di-Istilah Kenari “ F.4 ”, dan seterusnya hingga “ F “ ( ? ). Pada tahap persilangan berjenjang ini strain Yorkshire akan hilang dan dominant menjadi kenari berpostur kecil / local.



Lain daerah tentunya lain pula pendapatnya tentang Istilah Kenari “ F “. Berdasarkan pengamatan penulis secara global teori Mendel ini banyak dipakai oleh peternak di kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Namun berdasarkan sepengetahuan penulis beda halnya dengan Yogyakarta, Jakarta, Bandung hingga Cirebon teori Gregor Johann Mendel, istilah “ F “ bukan merupakan patokan mutlak hal ini didasarkan atas kekuatan Gen Dominan Hereditas, dan Istilah ini lazim dipergunanakn oleh penangkar / penghobi kenari, sbb :

* Jika kenari Yorkshire (impor) disilangkan Kenari Local turunannya di-Istilahkan “ F.1” dengan gen Dominan Hereditas 50 % Yorkshire. Biasanya para penangkar kenari melakukan persilangan monohibrid pada kenari F.1 ini, sbb :

Jika “ F.1 “ disilangkan dengan kenari “ F.1 “ turunannya di-Istilahkan “ AF “ (Anakan F.1) dengan bentuk lebih kecil, hereditas fenotipe dari parental (indukan) akan semakin berkurang.

Jika “ F.1 “ disilangkan dengan “ Local ” turunannya di-Istilahkan “ Local Super “ dengan bentuk lebih kecil, hereditas fenotipe dari parental (indukan) akan semakin membias.

Dan seterusnya jika kenari Local Super disilangkan dengan kenari Local Super turunannya di-Istilahkan kenari “ Local “.



Menciptakan Strain baru tidaklah semudah yang dibayangkan, dari tinjauan beberapa literatur, Final Strain dapat dibentuk miniman 8 (delapam) generasi keturunnan dari hasil crossing mutan yang diambil dan ditetapkan sebagai sampling baku.
Strain dapat diibaratkan darah atau garis keturunan besar, yang apabila dikimpoikan / disilangkan akan menghasilakan, sebagai berikut :

1. Apabila 2 (dua) indukan sejenis dikimpoikan akan, melahirkan keturunan yang sama dengan indukannya dengan gen dominan hereditas diatas 90 %.

2. Apabila 2 (dua) indukan tidak sejenis di silangkan, akan melahirkan keturunan dan gen dominan hereditas diatas 50 %.


Andai kita menghayal, Apakah para penangkar di Indonesia suatu saat dapat menciptakan Strain baru … !!!
Jawabnya tentu “ Bisa “ asalkan ada kerja sama yang baik antara sesama penangkar dan saling bersinergis. Dalam tulisan ini, penulis menggugah para penangkar untuk bekerja sama, konsisten dan berkesinambungan untuk menciptakan Strain baru asli Indonesia yang unggul dan dapat menjadi primadona ekspor bagi penghobi kenari di manca negara.

“ F “ (Filial) yang berarti Keturunan, hanyalah Istilah yang lazim dipakai oleh kalangan penangkar / penghobi kenari bukan merupakan patokan mutlak, pengklasifikasian ini secara umum bertujuan untuk membedakan hereditas fenotipe terbaik dari hasil persilangan guna meningkatkan kualitas fenotipe menjadi kenari unggulan yang layak tanding dan menjadi KENARI JUARA.

sumber : (http://matrixcanary.wordpress.com/2010/02/06/3-istilah-f-untuk-canary/)


Kayaknya semua orang Pada nyari penjelasan ini deh om KAralaus...Tengyu very much tu yuuuuu :hn :2thumbup
adaaja2 - 23/06/2011 02:44 AM
#3130

Quote:
Original Posted By teddyuntung


itu mah selera kamu gan mau kimpoiin sama apa , kalau sya suka kimpoiin dgn warna lain2 jd anakannya bagus2 ,punya kamu bagus tuh beli dimana uda gacor blom??? hrga brp /ekor nya??



yang atas baru blajar ngerol gan...klo yang bawah udeh gacor....
propelat - 23/06/2011 02:55 AM
#3131

Ikut nambahin ya gan...
2 pendapat mengenai Filial diatas itu benar, trs yg gambar itu jg benar tp kurang bgs.

Tujuan kawin silang itu ada 2 yaitu

1. menciptakan jenis / varian baru sampai memiliki darah murni.
mksdnya darah murni: bila dikawinkan sesamanya maka anakan yg dihasilkan sifatnya akan sama dengan kedua indukannya ( Ini yg disebut istilah hibrid ), mgkn ini butuh waktu yg lama minimal 3 tahun.

2. Memurnikan darah keturunan dari salah satu indukan yg memiliki kualitas lebih baik, jadi Kawin silang antara 2 jenis yang berbeda dgn salah satu pejantan/indukan yg memiliki kualitas lebih baik mgkn dr segi postur, warna, atau suara. contoh pd umumnya pejantan/indukan yg digunakan adalah kenari Yorkshire dan disilangkan dengan lokal dgn harapan filial berikutnya memiliki postur yg cakep.
Apabila ingin mendapatkan keturunan yg lbh besar lg, maka untuk mencetak keturunan selanjutnya harus dikawinkan lagi dengan yorkshire, biasanya pada filial ke 4 ( F4 ) atau ke 5 ( F5 ) 90% darah / gen nya sudah seperti Yorkshire.

Istilah Filial menurut ane yg cocok :
YS X lokal = F1
YS X F1 = F2
YS X F2 = F3
YS X F3 = F4
Dan seterusnya....

Jadi kalo ngikutin cross breed pada gambar diatas amat disayangkan karna waktu untuk menyilangkan sampai F4 memakan waktu yg sangat lama dan hasilnya kenari kecil lagi, nilai ekonomisnya pun tdk bertambah....

Sorry klo sotoy CMIW
rockboegly - 23/06/2011 07:39 AM
#3132

Quote:
Original Posted By propelat
Ikut nambahin ya gan...
2 pendapat mengenai Filial diatas itu benar, trs yg gambar itu jg benar tp kurang bgs.

Tujuan kimpoi silang itu ada 2 yaitu

1. menciptakan jenis / varian baru sampai memiliki darah murni.
mksdnya darah murni: bila dikimpoikan sesamanya maka anakan yg dihasilkan sifatnya akan sama dengan kedua indukannya ( Ini yg disebut istilah hibrid ), mgkn ini butuh waktu yg lama minimal 3 tahun.

2. Memurnikan darah keturunan dari salah satu indukan yg memiliki kualitas lebih baik, jadi kimpoi silang antara 2 jenis yang berbeda dgn salah satu pejantan/indukan yg memiliki kualitas lebih baik mgkn dr segi postur, warna, atau suara. contoh pd umumnya pejantan/indukan yg digunakan adalah kenari Yorkshire dan disilangkan dengan lokal dgn harapan filial berikutnya memiliki postur yg cakep.
Apabila ingin mendapatkan keturunan yg lbh besar lg, maka untuk mencetak keturunan selanjutnya harus dikimpoikan lagi dengan yorkshire, biasanya pada filial ke 4 ( F4 ) atau ke 5 ( F5 ) 90% darah / gen nya sudah seperti Yorkshire.

Istilah Filial menurut ane yg cocok :
YS X lokal = F1
YS X F1 = F2
YS X F2 = F3
YS X F3 = F4
Dan seterusnya....

Jadi kalo ngikutin cross breed pada gambar diatas amat disayangkan karna waktu untuk menyilangkan sampai F4 memakan waktu yg sangat lama dan hasilnya kenari kecil lagi, nilai ekonomisnya pun tdk bertambah....

Sorry klo sotoy CMIW


klo ngikutin saran agan......
susah nyari pejantan YS nya gan.....mahal lagi...

but thx udah bantu jawab.....hehehe.......
karmicase - 23/06/2011 09:11 AM
#3133

Quote:
Original Posted By karmicase
Om, mau tanya, saya punya kenari F1 turunan YS
tapi beberapa minggu ini si kenari "galak", klo dideketin dg tangan untuk sekedar mengganti/menambahkan pakan
si kenari langsung merentangkan sayapnya dengan paruh terbuka seperti siap menerkam...
itu kenapa ya Om, mohon saran dan tipsnya ya...tks...


Quote:
Original Posted By karlaus
Gan sering di kasih suplemen yg di tetesin ke air minum biasanya dari situ penyebabnya itu gara2 vitamin Enya kebanyakan atau di kasih makanan yg ada fumayinnya Coba berhenti dulu ngasih suplemen dan kurangi porsi fumayinnya biar ga terlalu agresif


iya bener gan...
berarti kelebihan suplemen ya gan...
siap gan ane akan stop dulu tuh suplemen n fumayin...
amirullah06 - 23/06/2011 10:33 AM
#3134
om
Quote:
Original Posted By G4c0r.7unior
Katanya nt mau masterin pakai CR


OM klo masterannya yg di bawah ini OK ga....????



[B]PRENJAK,JALAK SUREN,CR from JAVA[/B]
wind.runner - 23/06/2011 11:18 AM
#3135

agan2,, ada yg domisili di bogor..?? kenari berapaan yah yg paling murah.? ada referensi tempat beli gak..?? mau ngambil 1 nih buat dirumah..
langsung jatuh cinta denger suaranya.. hehhee
Dewayt - 23/06/2011 12:30 PM
#3136

Gan ane newbie, 3 mggu lalu ane dikasih anakan kenari (br 3 bln) dari temen, baru 2 mggu ane pelihara mokad tuh burung, padahal sehat2 aja. Sebelum koid tetangga ane ada yg bakar2 sampah plastik dan asepnya kerumah ane, mungkin gara2 nyium asep, kenari ane jd mokad. Ane dah terlanjur jatuh hati sm burung kenari, skrg mw pelihara lagi buat peliharaan dirumah. Kira2 ada saran ga dari agan2 bagaimana cara merawat anakan kenari ?
G4c0r.7unior - 23/06/2011 12:39 PM
#3137

Quote:
Original Posted By amirullah06
OM klo masterannya yg di bawah ini OK ga....????



[B]PRENJAK,JALAK SUREN,CR from JAVA[/B]


Semuanya ok banget tapi usahakan kalo buat isian cari prenjak yang suara dasar jangan prenjak tembakan karena efeknya jadi banyak ciap ciap.....

Quote:
Original Posted By wind.runner
agan2,, ada yg domisili di bogor..?? kenari berapaan yah yg paling murah.? ada referensi tempat beli gak..?? mau ngambil 1 nih buat dirumah..
langsung jatuh cinta denger suaranya.. hehhee


Coba agan cari di pasar anyar jalan dewi sartika lantai dasar kiosnya Rudi atau lantai 1 deh......
alaii - 23/06/2011 01:08 PM
#3138

Quote:
Original Posted By wind.runner
agan2,, ada yg domisili di bogor..?? kenari berapaan yah yg paling murah.? ada referensi tempat beli gak..?? mau ngambil 1 nih buat dirumah..
langsung jatuh cinta denger suaranya.. hehhee


ane di bogor gan,
tapi lebih tepatnya di citayam ..
kalau mau COD di bogor bisa daerah padjajaran ..kalo mau liat2 kerumah ada yg cocok bole angkut gan
oia minggu besok ane Latber di Cikaret Cibinong,dateng aja sambil hunting
foto update besok ..
Tupointo - 23/06/2011 04:54 PM
#3139

Quote:
Original Posted By propelat
Ikut nambahin ya gan...
2 pendapat mengenai Filial diatas itu benar, trs yg gambar itu jg benar tp kurang bgs.

Tujuan kimpoi silang itu ada 2 yaitu

1. menciptakan jenis / varian baru sampai memiliki darah murni.
mksdnya darah murni: bila dikimpoikan sesamanya maka anakan yg dihasilkan sifatnya akan sama dengan kedua indukannya ( Ini yg disebut istilah hibrid ), mgkn ini butuh waktu yg lama minimal 3 tahun.

2. Memurnikan darah keturunan dari salah satu indukan yg memiliki kualitas lebih baik, jadi kimpoi silang antara 2 jenis yang berbeda dgn salah satu pejantan/indukan yg memiliki kualitas lebih baik mgkn dr segi postur, warna, atau suara. contoh pd umumnya pejantan/indukan yg digunakan adalah kenari Yorkshire dan disilangkan dengan lokal dgn harapan filial berikutnya memiliki postur yg cakep.
Apabila ingin mendapatkan keturunan yg lbh besar lg, maka untuk mencetak keturunan selanjutnya harus dikimpoikan lagi dengan yorkshire, biasanya pada filial ke 4 ( F4 ) atau ke 5 ( F5 ) 90% darah / gen nya sudah seperti Yorkshire.

Istilah Filial menurut ane yg cocok :
YS X lokal = F1
YS X F1 = F2
YS X F2 = F3
YS X F3 = F4
Dan seterusnya....

Jadi kalo ngikutin cross breed pada gambar diatas amat disayangkan karna waktu untuk menyilangkan sampai F4 memakan waktu yg sangat lama dan hasilnya kenari kecil lagi, nilai ekonomisnya pun tdk bertambah....

Sorry klo sotoy CMIW


wah saya sepakat yg ini...semakin tinggi nilai F nya semakin mahal tu burung, soalnya yg F4 gennya dah mendekati YS, n didaerah ane (Malang) pake yang kayak ginian CMIIW
wind.runner - 23/06/2011 05:04 PM
#3140

Quote:
Original Posted By alaii
ane di bogor gan,
tapi lebih tepatnya di citayam ..
kalau mau COD di bogor bisa daerah padjajaran ..kalo mau liat2 kerumah ada yg cocok bole angkut gan
oia minggu besok ane Latber di Cikaret Cibinong,dateng aja sambil hunting
foto update besok ..


citayem lokasi persisnya dimana gan..??
oww,, di cikaret.. iya tuh,, stiap minggu yah ada latber.? deket sama rumah temen kantor ane gan.. hehehe

Quote:
Original Posted By G4c0r.7unior
Coba agan cari di pasar anyar jalan dewi sartika lantai dasar kiosnya Rudi atau lantai 1 deh......


wahh,, iya.. ane ada bayangan om.. barusan ane mampir ke empang,, tapi kenarinya cuma 1 yg nongol,, tadi ga sempet lewat pasar anyar.. hehhee
Page 157 of 462 | ‹ First  < 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 >  Last ›
Home > LOEKELOE > MY PETS > Burung > [Share]Pecinta KENARI /Jenis Finch lain (Blackthroat, Sanger, Mozambik) Kumpul Disini