Arsitektur
Home > LOEKELOE > TEKNIK > Arsitektur > Hebel apa bata merah..????
Total Views: 40451
Page 8 of 11 | ‹ First  < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > 

m.fikri - 01/10/2011 11:16 AM
#141

Maaf mastah2, untuk berat lebih berat mana antara bata hebel dengan bata merah?
Soalnya kalau ga salah berat material/bata diperhitungkan juga untuk pembangunan bangunan tingkat.
farhan22 - 04/10/2011 10:45 PM
#142

ane cenderung tuk bata merah gan tuk perumahan kalo ente mau bikin gedong baru pake hebel..sesuai dgn fungsinya..klo rumah pake hebel terlalu mahal cos qty nya sedikit lebih mahal klo ente bikin gedong pake bata merah bakal banyak yg kebuang jg gan karna mising item bata gampang hancur dan efek dr bata tuk gedung jg berat..thats all aj deh dr ane
geti - 05/10/2011 11:46 AM
#143

Quote:
Original Posted By m.fikri
Maaf mastah2, untuk berat lebih berat mana antara bata hebel dengan bata merah?
Soalnya kalau ga salah berat material/bata diperhitungkan juga untuk pembangunan bangunan tingkat.


Gan kalo bangung rumah..prefer pake bata merah deh. kalo ente bangun gedung bertingkat..maka hebel disarankan, atau memakai pre fabricated material lainnya.
Clairv0yant - 05/10/2011 12:00 PM
#144

klo ane seh mending hebel gan..
secara lebih ngehemat pengerjaan dan waktu..
maap klo ane salah gan..
:toast dlu gan
ice_man82 - 06/10/2011 06:29 PM
#145

gan,,,

rencananya ane mau renov rumah neh

Mau dikombinasikan antara hebel dan batu bata

mending hebel di lt.1 atau 2 yah gan..

Mohon pencerahan.....
Clairv0yant - 07/10/2011 12:27 AM
#146

Quote:
Original Posted By ice_man82
gan,,,

rencananya ane mau renov rumah neh

Mau dikombinasikan antara hebel dan batu bata

mending hebel di lt.1 atau 2 yah gan..

Mohon pencerahan.....


mending bata merah di lt 1 gan, lt 2 nya hebel..coz bata merah beban konstruksi nya lebih berat...
itu menurut ane gan,,
klo ane salah mohon di ralat :sorry
buntink - 08/10/2011 09:08 AM
#147

Quote:
Alternatif Plester dan Acian Dinding

Selain semen konvensional sekarang mortar (semen) instan juga mulai populer digunakan untuk plester dinding, karena aplikasi yang lebih cepat, akurat dan bersih tanpa banyak sisa (waste). Mortar tinggal dicampur air dan diaplikasikan. Sekarang selain semen konvensional dan mortar instan ada alternatif plester dinding lain yang diklaim lebih cepat lagi aplikasinya. Bahannya bukan semen portland melainkan gipsum dicampur bahan aditif lain.

Namanya Knauf GSP-10 produksi PT Knauf Gypsum Indonesia. Produk yang diklaim baru ada di Indonesia ini berfungsi sebagai plester sekaligus acian. “Karena dari gipsum produk ini lebih ramah lingkungan dibanding jenis bahan plester lain,” kata Lucky Kristanto R, National Project Commercial Manager PT Knauf Gypsum Indonesia. Knauf GSP-10 bisa diaplikasikan pada permukaan bata ringan dan beton pracetak.

Knauf GSP-10 tidak memerlukan dua kali aplikasi untuk plester dan acian dinding. Karena itu aplikasinya lebih cepat dibanding mortar instan sekalipun. Untuk setiap 0,65 kg bahan plesteran tinggal tambahkan satu liter air. “Setelah diplester dinding akan kering dalam 2 – 4 hari bila cuaca normal. Setelah itu dinding sudah bisa dicat,” jelasnya. Sebelum dicat hasil aplikasi Knauf GSP-10 berwarna putih dengan permukaan halus.

Aplikasi bisa secara manual atau dengan mesin penyemprot. Ketebalan plesteran sekitar 10 mm. Dinding yang dilapisi plester Knauf GSP-10 tetap bisa dipasangi paku karena sifat gipsum fleksibel dan tidak getas. Produk tersedia dalam kemasan zak 40 kg. Setiap zak cukup untuk memplester dinding seluas 4,31 m2 atau 9,27 kg/m2. Knauf GSP-10 bisa dibeli di distributor Knauf terdekat dengan harga sesuai permintaan

sumber


gmn gan? mnurut inpo di atas secara teori cocok buat plester+aci (sekali tarik) btw praktiknya sdh ada yg nyoba blm? & gmn ketahanannya dibanding PM mortar 200 (plester hebel) & PM mortar 300 (aci hebel)
ice_man82 - 12/10/2011 09:28 AM
#148

Quote:
Original Posted By Clairv0yant
mending bata merah di lt 1 gan, lt 2 nya hebel..coz bata merah beban konstruksi nya lebih berat...
itu menurut ane gan,,
klo ane salah mohon di ralat :sorry


Thx gan,,,,

emang yang sekarang rumah ane pke batako dan tengahnya ngga di isi. jadi ane mau rombak gtu gan.
masono - 16/10/2011 12:00 AM
#149

Dari awal sampai halaman 8 belum ada yg jawab, kalau hebel bisa dikasih beban yang nempel seampai berapak kilo ???
nobit4 - 16/10/2011 03:46 PM
#150

Quote:
Original Posted By ice_man82
gan,,,

rencananya ane mau renov rumah neh

Mau dikombinasikan antara hebel dan batu bata

mending hebel di lt.1 atau 2 yah gan..

Mohon pencerahan.....

kombinasi paling bagus menurut gw kalau habel buat dinding yg menghadap matahari sore karena dapat meredam panas yg masuk ke dalam rumah...
kalau 1 rumah pakai habel semua biaya bakal membengkak.. tapi kalau hanya buat dinding yg menghadap matahari sore dapat efektif mamfaat habel buat thermal...

Quote:
Original Posted By masono
Dari awal sampai halaman 8 belum ada yg jawab, kalau hebel bisa dikasih beban yang nempel seampai berapak kilo ???

habel itu dinding pembatas buakan kontruksi... pembatas ruang tidak dapat di jadikan kontruksi...
a2d2 - 04/11/2011 03:30 PM
#151

Ikut nimbrung ya Gan :
Bata merah dari harga memang murah, tapi perlu diperhatikan juga sisi yang terbuang ;
1. Akibat produksi yang tidak kurang bagus
2. Pada saat naik/turun barang (banyak yang pecah)
3. Pada saat pemasangan bata sisi-sisi pinggi (biasanya dipecahkan menjadi dua) tapi setengahnya jarang terpakai karena hancur.
4. Saat musim hujan seperti ini bata yang tidak ditutup biasanya mudah hancur
Ditambah lagi proses pemasangan bata cenderung lebih lambat daripada hebel, karena dibutuhkan adukan berbeda dengan hebel yang menggunakan mortar.
Saya biasanya menyarankan kepada Owner untuk menggunakan HEBEL, dan proses pemasangannya tetap menggunakan Mortar, namun saat proses finishing plester tetap menggunakan adukan pasir dan semen, dan pada proses acian kembali menggunakan mortar.
Salam
gilangblue - 04/11/2011 08:57 PM
#152

SAYEMBARA BERHADIAH 100JT GAN

http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=11318078
gannee - 06/11/2011 08:52 AM
#153

prefer bata merah gan... lebih adem di dinding
JadgpanzerIV - 09/11/2011 07:44 PM
#154

perbandingannya sebenere bergantung dengan duit gan..
kalo agan tidak ada masalah dengan refer hebel (ato bahasa teknisnya Aerated Concrete ) dengan kelebihan dibanding bata merah:
1. Lebih kedap suara,dan bagus insulasi panas.
2. Material akan lebih irit, karena sisa material bisa digunakan lagi.
3. Material lebih presisi, tentunya akan lebih mudah dihitung kebutuhan materialnya.
4. untuk pasangan nat jelas lebih irit karena tipis. dan memakai mortar khusus (MU, ASANA, dll)
5. Lebih ringan dibandingkan bata merah.
6. ga kalah kuat kalo dibandingkan sama bata merah antara 7 MPa-34 MPa
dibanding bata merah antara 20–40 MPa.
chenia - 17/11/2011 06:24 PM
#155

Quote:
Original Posted By manguns
Ekonomi rakyat dan jaring pengaman sosial

Hebel adalah industri padat modal, artinya sebagian terbesar harga yang dibayar konsumen dinikmati oleh pemodal (negara pengespor mesin, pengusaha, royalti dll)

Sedangkan bata merah adalah kerajinan rakyat yang tidak membutuhkan skill tinggi dan modal besar. Sepengatahuan ane dari harga 375/bata bata kecil:
- rp70-90 ke buruh cetak
- rp10 ke buruh angkut
- rp30-50 ke buruh bakar
- rp50-100 bahan bakar (sekam, kayu)
- rp20 ke mandor
- rp40 ke pemilik lahan
- rp10-20 upah bongkar muat
- rp100 ke angkutan
kalau bata merah dengan press mesin agak beda hitungannya. Kita omongin yang bermanfaat buat petani miskin.
Kalo mau bantu rakyat indonesia yg miskin, nggak usah panjang cerita, nggak perlu beri sedekah, nggak perlu aksi sosial, beli aja produknya.


mantep banget gan...
bricmix - 18/11/2011 11:05 AM
#156

Quote:
Original Posted By JadgpanzerIV
perbandingannya sebenere bergantung dengan duit gan..
kalo agan tidak ada masalah dengan refer hebel (ato bahasa teknisnya Aerated Concrete ) dengan kelebihan dibanding bata merah:
1. Lebih kedap suara,dan bagus insulasi panas.
2. Material akan lebih irit, karena sisa material bisa digunakan lagi.
3. Material lebih presisi, tentunya akan lebih mudah dihitung kebutuhan materialnya.
4. untuk pasangan nat jelas lebih irit karena tipis. dan memakai mortar khusus (MU, ASANA, dll)
5. Lebih ringan dibandingkan bata merah.
6. ga kalah kuat kalo dibandingkan sama bata merah antara 7 MPa-34 MPa
dibanding bata merah antara 20–40 MPa.


bener bgt nih gan...kalo utk efisiensi yg jelah pilih aerated concerete dibanding bata merah.

kalo disini malah jgn sampe kena bata merah ya...hehehhe
matakseuhah - 21/11/2011 03:38 PM
#157
Informasi Tentang Hebel
Permisiiii Gan-agan smuwa,
Ini thread ttg Hebel ya? Tapi ane cari-cari info ttg Hebel - maksudnya info dari pabriknya - dari pejwan sampe yg terakhir (hal 8) kagak ada. Akhirnya ane gugling, ane dapetin ini gan. Ane share di sini sapa tau bermanfaat buat Gan-agan arsitek smuwa:

Spoiler for Situs Hebel
[/IMG]


Ane dah familiar bgt sama ni Hebel gan. Tapi mmg sih kalo untuk bangunan rumah sederhana ga pas gan, bisanya ya unt rumah-rumah/bangunan menengah ke ataslah, hotel, apartemen.
Ane terakhir ikut ngerjain proyek apartemen di Pluit sana, dindingnya make ni Hebel gan.

Ini testemoni sohib ane

Wis yo.
pon3sky - 01/12/2011 11:06 PM
#158

pake dinding beton pracetak aja gan! biar rumahnya cepet jadi!
menurut ane sih! tetep aja dilihat dari segi ekonomi agan sendiri mampunya beli apaan
tar klo kelamaan mikir! malah gak bangun2 rumahnya
yg penting intinya bagaimana membangun secaraefektif dan efisien
matakseuhah - 08/12/2011 11:12 AM
#159

Quote:
Original Posted By pon3sky
pake dinding beton pracetak aja gan! biar rumahnya cepet jadi!
menurut ane sih! tetep aja dilihat dari segi ekonomi agan sendiri mampunya beli apaan
tar klo kelamaan mikir! malah gak bangun2 rumahnya
yg penting intinya bagaimana membangun secaraefektif dan efisien


Wah pengen tau ne yang namanya dinding beton pracetak tuh yang gimana gan, ada visualisasinya, web?
RyoH - 08/12/2011 04:49 PM
#160

Menurut ane

Hebel lebih cocok untuk bangunan 2 lantai ke atas, terutama renovasi bangunan 2 lantai yang struktur bawahnya tidak mendukung bangunan 2 lantai.

karena Hebel lebih ringan (namanya saja bata ringan) dan hebel bisa mengapung di air .

Hanya saja mortar semen untuk pasangan, plester dan acian, tidak bisa menggunakan semen biasa, karena daya rekatnya harus setara dengan MU (mortar utama) ato PM (Prime mortar) jadi klo mau pake hebel liat2 dulu harga2 mortar tersebut.

Hebel mudah dipotong (pake gergaji pun bisa) , dan lebih presisi karena dia dibuat dengan mesin fabrikasi, ada beberapa modul ukuran , Kalo untuk pas. dinding biasa memakai modul 20cm x60cmX dengan ketebalan macem2

cekidot
http://www.hebel.co.id/en/spesifikasi/blok/blok-hebel/

Hebel juga mempunyai modul untk tangga,plat lantai,balok latiu & panel dinding.

Kelebihan yg lain karena dia sangat ringan dan presisi maka pengerjaannya relatif lebih cepat drpd bata konvensional

Kekurangannya : harga modul dan mortarnya relatif agak mahal saya terakhir ngecek harga 1 blok hebel 20cm x60cm = 10 rb/bh (harga jogja) alternatif lain produk lokal Citicon harganya =8 rb /bh.

Alternatif merk yg lain selain Hebel ada >> citicon,acon,celcon, dll

cekidot

1. Citicon
2. Acon
3. BanonCON

Semoga bermanfaat

Salam from Ngayojokarto Hadiningrat
Page 8 of 11 | ‹ First  < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > 
Home > LOEKELOE > TEKNIK > Arsitektur > Hebel apa bata merah..????