Sepeda
Home > LOEKELOE > ACTIVITY & HOBBY > Sepeda > (Q & A) Teknik Bersepeda
Total Views: 126670
Page 2 of 64 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›

FIZKY - 04/08/2010 09:15 AM
#21

bahasannya ini bisa sangat melebar om, karena teknik mengowes sepeda road, MTB hardtail, MTB fulsus dsbnya sangat berbeda
ane mencba berbagi pengalaman menaklukan tanjakan offroad dengan MTB hardtail
1. tetap berusaha menstabilkan cadence kita dengan cara merubah2 posisi gear dan chainring, apabila cadence kita menurun karena tambah berat segera lakukan shifting untuk memperingan gowesan
2. usahakan traksi kedua roda depan dan belakang seimbang dengan cara melakukan perubahan posisi badan kita, caranya apabila terasa traksi roda depan berkurang, tandanya roda depan agak mengangkat segera rubah posisi badan makin membungkuk kedepan maksudnya agar ada beban tambahan di bagian depan untuk memberikan traksi pada roda depan
apabila traksi roda belakang berkurang, tandanya gowesan kita sering slip, segera mundurkan posisi bokong kita pada sadel, tujuannya memberikan beban untuk menambah traksi pada roda belakang
3. selalu konsentrasi pada jalan, usahakan mencari dan memilih jalur yang rata
4. apabila fork kita bisa di adjust, sebelum tanjakan turunkan travel pada fork
semoga membantu
bolank - 04/08/2010 09:38 AM
#22

Quote:
Original Posted By bayuwhy
..
* Saya pikir thread ini diperluas saja judulnya, tidak hanya Teknik Bersepeda, tapi termasuk juga Bike Fitting. Mungkin judul Tips dan Trik Bersepeda lebih cocok.


alangkah indahnya bila bisa segera di tindaklanjuti.
sekalian juga dibuatkan indexnya jadi bisa langsung menuju pada post yang membahas hal2 yang ingin diketahui pembaca.
Jakatawakalna - 04/08/2010 10:01 AM
#23

Quote:
Original Posted By FIZKY
bahasannya ini bisa sangat melebar om, karena teknik mengowes sepeda road, MTB hardtail, MTB fulsus dsbnya sangat berbeda


benar om...menurut sy tdk masalah, dan nanti masukan dan pencerahannya dari semua kaskuser dicoba dibuatkan resume sesuai dgn type sepeda

Quote:
Original Posted By FIZKY
ane mencba berbagi pengalaman menaklukan tanjakan offroad dengan MTB hardtail
1. tetap berusaha menstabilkan cadence kita dengan cara merubah2 posisi gear dan chainring, apabila cadence kita menurun karena tambah berat segera lakukan shifting untuk memperingan gowesan
2. usahakan traksi kedua roda depan dan belakang seimbang dengan cara melakukan perubahan posisi badan kita, caranya apabila terasa traksi roda depan berkurang, tandanya roda depan agak mengangkat segera rubah posisi badan makin membungkuk kedepan maksudnya agar ada beban tambahan di bagian depan untuk memberikan traksi pada roda depan
apabila traksi roda belakang berkurang, tandanya gowesan kita sering slip, segera mundurkan posisi bokong kita pada sadel, tujuannya memberikan beban untuk menambah traksi pada roda belakang
3. selalu konsentrasi pada jalan, usahakan mencari dan memilih jalur yang rata
4. apabila fork kita bisa di adjust, sebelum tanjakan turunkan travel pada fork
semoga membantu


teknik yg cukup mumpuni..sy pun melakukan teknik yg sama, jd menurut sy penting melatih kemampuan shifting / pemindahan gear dan mempertahankan cadence/rpm kayuhan yg stabil sesuai kondisi trek.
Jakatawakalna - 04/08/2010 10:06 AM
#24

Quote:
Original Posted By bolank
alangkah indahnya bila bisa segera di tindaklanjuti.
sekalian juga dibuatkan indexnya jadi bisa langsung menuju pada post yang membahas hal2 yang ingin diketahui pembaca.


iya om...sebaiknya begitu, tks sarannya.
bolank - 04/08/2010 10:16 AM
#25

Quote:
Original Posted By Jakatawakalna
iya om...sebaiknya begitu, tks sarannya.


mumpung belum banyak nih gan..
dicicil aja oom index postnya...

diatas tu udah ada ttg pemanasan, fitting dsb dsb
bayuwhy - 04/08/2010 11:30 AM
#26

Quote:
Original Posted By FIZKY
bahasannya ini bisa sangat melebar om, karena teknik mengowes sepeda road, MTB hardtail, MTB fulsus dsbnya sangat berbeda
......................
2. usahakan traksi kedua roda depan dan belakang seimbang dengan cara melakukan perubahan posisi badan kita, caranya apabila terasa traksi roda depan berkurang, tandanya roda depan agak mengangkat segera rubah posisi badan makin membungkuk kedepan maksudnya agar ada beban tambahan di bagian depan untuk memberikan traksi pada roda depan
apabila traksi roda belakang berkurang, tandanya gowesan kita sering slip, segera mundurkan posisi bokong kita pada sadel, tujuannya memberikan beban untuk menambah traksi pada roda belakang


Betul sekali, nggak apa-apa melebar juga, yang penting berguna...
Yang saya tulis di atas itu kalau pakai MTB. Silakan barangkali yang biasa pakai road atau sepeda lainnya mau ikut sharing...

Setuju, mengubah posisi badan sangat penting untuk menjaga keseimbangan. Kalau nanjak bungkukkan badan dan kalau perlu duduknya maju ke bagian depan sadel supaya ban depan nggak ngangkat. Bisa juga sambil berdiri tapi tidak untuk tanjakan panjang karena lebih menguras tenaga. Di Bandung ada satu tanjakan yang dinamakan tanjakan irung (hidung). Gara-gara saking curamnya kalau melewati tanjakan itu badan pasti sangat bungkuk dan maju, sampai hidung nempel ke stem...

Ini beberapa foto menghadapi tanjakan offroad:
Spoiler for "TANJAKAN 1"

Spoiler for "TANJAKAN 02"


Klik disini, ada link bagus untuk belajar tanjakan...
bayuwhy - 04/08/2010 11:34 AM
#27

Quote:
Original Posted By bolank
sekalian juga dibuatkan indexnya jadi bisa langsung menuju pada post yang membahas hal2 yang ingin diketahui pembaca.


Thread ini sudah dimasukkan index subforum sepeda...
Tapi kalau index khusus untuk thread ini silakan TS yang bikin...
godas - 04/08/2010 12:00 PM
#28

wah-wah..makin seru ini..
ngomong2 soal posisi badan,hal ini sangat berkaitan dengan potensi cedera..terutama buat pengendara roadbike, soalnya posisi badan nggak begitu banyak berubah, dan lutut bener2 diforce karena melakukan gerakan berulang2 dalam posisi sama..
kalo mtb, xc, dan sejenisnya gerakan jauh lebih bervariasi, jadinya potensi cedera lebih kecil (kecuali kalo nyusruk ke tanah..hehe)

kebetulan sepeda ane buat road gan..ane punya beberapa kebiasaan:
1. Main gigi buat jaga cadence ma stress kaki
2. Ngatur posisi duduk biar penyebaran beratnya seimbang buat roda depan dan roda belakang, kalo terlalu kebelakang jadi berasa ban belakang kempes trus nyeret gitu, kalo terlalu kedepan handlingnya jadi kacau.
3. Berusaha buat menahan diri buat tidak melakukan sprint, sungguh itu menguras tenaga..hehe
4. Bawa air yang cukup dan peralatan dasar(obeng,ban cadangan,pompa,dsb)
5. berdoa.
FIZKY - 04/08/2010 05:27 PM
#29

Quote:
Original Posted By godas
wah-wah..makin seru ini..
ngomong2 soal posisi badan,hal ini sangat berkaitan dengan potensi cedera..terutama buat pengendara roadbike, soalnya posisi badan nggak begitu banyak berubah, dan lutut bener2 diforce karena melakukan gerakan berulang2 dalam posisi sama..
kalo mtb, xc, dan sejenisnya gerakan jauh lebih bervariasi, jadinya potensi cedera lebih kecil (kecuali kalo nyusruk ke tanah..hehe)

kebetulan sepeda ane buat road gan..ane punya beberapa kebiasaan:
1. Main gigi buat jaga cadence ma stress kaki
2. Ngatur posisi duduk biar penyebaran beratnya seimbang buat roda depan dan roda belakang, kalo terlalu kebelakang jadi berasa ban belakang kempes trus nyeret gitu, kalo terlalu kedepan handlingnya jadi kacau.
3. Berusaha buat menahan diri buat tidak melakukan sprint, sungguh itu menguras tenaga..hehe
4. Bawa air yang cukup dan peralatan dasar(obeng,ban cadangan,pompa,dsb)
5. berdoa.

berdoa biar selamat sangat penting juga selain teknik yang sudah disebutkan
Jakatawakalna - 04/08/2010 08:21 PM
#30

Quote:
Original Posted By bayuwhy
Thread ini sudah dimasukkan index subforum sepeda...
Tapi kalau index khusus untuk thread ini silakan TS yang bikin...


iya om nanti saya coba buat indexnya apa saja, sambil berjalan nanti bisa tambahan yg lainnya, karena materinya bisa luas sekali, belum lg dibagi2 dgn jenis sepedanya. Untuk sementara sy lebih fokus kepada MTB dan Roadbike, krn kedua ini yg banyak pemakainya.

Nah beberapa indek spt sy sebut sebelumnya, diantaranya :

1. Fitting Bike, bagaimana mengukur sepeda yg sesuai dgn postur tubuh kita.
2. Fitting Seatpost, bagaimana mengukur ketinggian sadel sesuai dgn panjang kaki.
3. Pedaling, bagaimana menggowes yg benar dan efisien.
4. Shifting, bagaimana mengatur gear sesuai dgn kecepatan dan kondisi trek.
5. Warming up, pemanasan sebelum memulai berolah raga, khususnya bersepeda.
6. Training program, pola latihan untuk memperbaiki performa bersepeda.
7. Healthy, fitness dan nutrisi, dst...dst sambil berjalan. tks
Jakatawakalna - 04/08/2010 08:24 PM
#31

Quote:
Original Posted By godas
wah-wah..makin seru ini..
ngomong2 soal posisi badan,hal ini sangat berkaitan dengan potensi cedera..terutama buat pengendara roadbike, soalnya posisi badan nggak begitu banyak berubah, dan lutut bener2 diforce karena melakukan gerakan berulang2 dalam posisi sama..
kalo mtb, xc, dan sejenisnya gerakan jauh lebih bervariasi, jadinya potensi cedera lebih kecil (kecuali kalo nyusruk ke tanah..hehe)

kebetulan sepeda ane buat road gan..ane punya beberapa kebiasaan:
1. Main gigi buat jaga cadence ma stress kaki
2. Ngatur posisi duduk biar penyebaran beratnya seimbang buat roda depan dan roda belakang, kalo terlalu kebelakang jadi berasa ban belakang kempes trus nyeret gitu, kalo terlalu kedepan handlingnya jadi kacau.
3. Berusaha buat menahan diri buat tidak melakukan sprint, sungguh itu menguras tenaga..hehe
4. Bawa air yang cukup dan peralatan dasar(obeng,ban cadangan,pompa,dsb)
5. berdoa.


klo sy No. 5 dijadikan no.1 om....biar selamat dijalan.
alKelayani - 04/08/2010 10:02 PM
#32

wah ikut nyimak...
berguna banget nih
secara ane nubi yang sepedaan asal gowes aja
waxx - 04/08/2010 10:57 PM
#33

Sorry agak OOT..

Om Bayu bukannya udah pernah menulis buku ttg bicycling for fun yg isinya kurang lebih juga membahas teknik bersepeda?


Buku serupa juga pernah hadir (2007) mengulas teknik2 mujarab bersepeda utk harian...


Kedua buku ini layak dan sangat penting utk dipelajari bagi pesepeda pemula... khususnya menyangkut pemilihan sepeda, sebelum bersepeda, selama bersepeda, dan sesudah bermain sepeda.

Mending bedah-2 buku itu dulu deh....jadi thread ini bisa terarah
Nah, kalo belum jelas baru bisa tanya langsung ama penulisnya... hehehe.. atau silahken kalo mau dibikin thread khusus yg baru lagi?
bayuwhy - 04/08/2010 11:20 PM
#34

Quote:
Original Posted By waxx
Sorry agak OOT..

Om Bayu bukannya udah pernah menulis buku ttg bicycling for fun yg isinya kurang lebih juga membahas teknik bersepeda?

Buku serupa juga pernah hadir (2007) mengulas teknik2 mujarab bersepeda utk harian...

Kedua buku ini layak dan sangat penting utk dipelajari bagi pesepeda pemula... khususnya menyangkut pemilihan sepeda, sebelum bersepeda, selama bersepeda, dan sesudah bermain sepeda.

Mending bedah-2 buku itu dulu deh....jadi thread ini bisa terarah
Nah, kalo belum jelas baru bisa tanya langsung ama penulisnya... hehehe.. atau silahken kalo mau dibikin thread khusus yg baru lagi?


Buku saya itu ditujukan untuk first timer, jadi betul-betul hanya ngebahas kulitnya aja, tidak mendalam. Lagipula sekarang sudah tidak diterbitkan lagi, susah nyarinya (terbitnya sekitar 3 tahun lalu). Lebih enak diskusi langsung disini tanpa mengacu ke buku tersebut...
Jakatawakalna - 04/08/2010 11:37 PM
#35

Quote:
Original Posted By waxx
Sorry agak OOT..

Om Bayu bukannya udah pernah menulis buku ttg bicycling for fun yg isinya kurang lebih juga membahas teknik bersepeda?

Mending bedah-2 buku itu dulu deh....jadi thread ini bisa terarah
Nah, kalo belum jelas baru bisa tanya langsung ama penulisnya... hehehe.. atau silahken kalo mau dibikin thread khusus yg baru lagi?


iya om...boleh tuch dibedah sekalian kaskuser yg lainnya bisa memberikan pengalamannya berkaitan dgn materi2nya....
waxx - 05/08/2010 01:45 AM
#36

Buku yg kedua (B2W) masih bisa didapat koq di TB Karisma... atau PM aje kalo pengen copy-nya. Buku ini cuman 20rb IDR waktu muncul tahun 2007.
Meski terbitan 3 tahun silam...yg penting ilmunya tetap abadi, Om... Buat nambah khasanah pengetahuan bersepeda, dan yang lebih penting bersepeda itu seharusnya menambah sehat. Tapi kalo salah-2 nggenjot.... justru fatal akibatnya dan efeknya ke otot, jantung, pembuluh darah, persendian hingga ke organ tubuh bagian dalam lainnya.

Dengan kepustakaan .. ilmu bisa diwariskan ke anak cucu.... ibarat sebuah text book / guidance book yang menjadi pedoman pelatihan, sementara diskusi melalui forum demikian biasanya hanya sanggup tertanam dalam ingatan temporary ...

So be wise h happy ride ....
Jakatawakalna - 05/08/2010 08:10 AM
#37
Cara mengukur inseam kaki
Pengukuran perlu dilakukan untuk data inseam kaki kita dan berguna untuk memilih size sepeda yg cocok atau untuk melakukan fitting seatpost.

Caranya :
- Berdiri tegak diatas permukaan lantai yg rata dan keras.
- Renggangkan antar mata kaki +/- 5 cm.
- Buat tongkat kayu (+/- 30cm) untuk ditaruh diselangkang/pangkal paha.
- Ukur panjang inseam mulai dari dasar lantai s/d tongkat di selangkangan.

figure pengukuran inseam :

Jakatawakalna - 05/08/2010 09:45 AM
#38
Mengatasi Tanjakan
Quote:
Original Posted By bayuwhy
Berdasar pengalaman pribadi (jadi bisa aja salah):

1. Sebelum mulai nanjak kan sudah kelihatan tuh setinggi dan securam apa tanjakannya. Dari situ sebetulnya bisa diperkirakan bagaimana cara menghadapinya. Untuk tanjakan aspal panjang tapi agak landai seperti Bandung - Lembang, sepertinya tidak terlalu sulit menghadapinya.

Yang susah itu kalau tanjakannya curam, ngagetin, panjang lagi. Contohnya tanjakan putus asa Warban di Bandung utara. Kalau saya menghadapi tanjakan seperti ini siap-siap dulu sebelumnya pakai gigi depan/crank tengah (saya pakai chainring triple). Gigi belakang jangan langsung dipindah ke yang paling ringan. Sesuaikan saja dengan putaran kayuhan. Semakin terasa berat tanjakannya barulah pindahkan gigi belakang secara gradual ke posisi ringan. Masih nggak kuat juga, barulah pindahkan gigi depan ke posisi terkecil.

Cara mindahin gigi di tanjakan jangan pas pedal menerima beban kayuhan, berat dan rantai bisa putus.

Yang relatif sulit sebetulnya adalah tanjakan offroad yang biasanya pendek tapi teknikal sekali. Contohnya tanjakan di trek Taman Kota 2 BSD atau trek2 XC di Bandung. Kalau ini biasanya saya pasang crank di posisi tengah juga. Posisi gigi belakang juga di tengah. Begitu masuk tanjakan pindahkan gigi belakang dulu ke posisi yang lebih ringan. Tapi kalau mulai berat dan harus pindah ke yang lebih ringan, daripada harus memindahkan gigi belakang beberapa kali lebih baik langsung pindah gigi depan saja.

Silakan ditambahkan...
Kalau masalah cadence saya nggak paham, bisanya cuma gowes...

Bagi saya yang lebih horor adalah menghadapi turunan, baik aspal maupun offroad... resikonya lebih tinggi...


Quote:
Original Posted By FIZKY
bahasannya ini bisa sangat melebar om, karena teknik mengowes sepeda road, MTB hardtail, MTB fulsus dsbnya sangat berbeda
ane mencba berbagi pengalaman menaklukan tanjakan offroad dengan MTB hardtail
1. tetap berusaha menstabilkan cadence kita dengan cara merubah2 posisi gear dan chainring, apabila cadence kita menurun karena tambah berat segera lakukan shifting untuk memperingan gowesan
2. usahakan traksi kedua roda depan dan belakang seimbang dengan cara melakukan perubahan posisi badan kita, caranya apabila terasa traksi roda depan berkurang, tandanya roda depan agak mengangkat segera rubah posisi badan makin membungkuk kedepan maksudnya agar ada beban tambahan di bagian depan untuk memberikan traksi pada roda depan
apabila traksi roda belakang berkurang, tandanya gowesan kita sering slip, segera mundurkan posisi bokong kita pada sadel, tujuannya memberikan beban untuk menambah traksi pada roda belakang
3. selalu konsentrasi pada jalan, usahakan mencari dan memilih jalur yang rata
4. apabila fork kita bisa di adjust, sebelum tanjakan turunkan travel pada fork
semoga membantu


Quote:
Original Posted By bayuwhy

Yang saya tulis di atas itu kalau pakai MTB. Silakan barangkali yang biasa pakai road atau sepeda lainnya mau ikut sharing...

Setuju, mengubah posisi badan sangat penting untuk menjaga keseimbangan. Kalau nanjak bungkukkan badan dan kalau perlu duduknya maju ke bagian depan sadel supaya ban depan nggak ngangkat. Bisa juga sambil berdiri tapi tidak untuk tanjakan panjang karena lebih menguras tenaga. Di Bandung ada satu tanjakan yang dinamakan tanjakan irung (hidung). Gara-gara saking curamnya kalau melewati tanjakan itu badan pasti sangat bungkuk dan maju, sampai hidung nempel ke stem...

Ini beberapa foto menghadapi tanjakan offroad:



Klik disini, ada link bagus untuk belajar tanjakan...
Jakatawakalna - 06/08/2010 10:32 AM
#39
Pedaling Teknik Menggowes
Quote:
Original Posted By bayuwhy


2. Teknik pedaling yang bagus jangan patah-patah tapi berputar. Kaki yang belakang ikut menarik pedal ke atas. Latihannya akan lebih baik pakai pedal clipless dan sepatu cleat.

3. ......


Setelah dicoba...terasa lbh nyaman, mungkin krn blm biasa kadang msh belum sinkron kiri dan kanan...

Kalo dicoba dgn pedal dan sepatu biasa...bisa juga, namun tdk bisa bulat benar msh ada terasa di injak dan patah2....

kalo dahulu para pembalap pake yg kayak penutup moncong anjing dipedalnya, barangkali maksudnya spy menggowesnya lbh bagus ato hanya spy tdk kepeleset kakinya?
Jakatawakalna - 06/08/2010 11:01 AM
#40
Fitting Posisi Sadel
Quote:
Original Posted By balapan_lari
posisi terbaik untuk gowes pake seli gmana ya? soalnya ada masalah dengan posisi *maaf* pantat, kalau dengan mtb atu roadbike kan posisi badan agak bungkuk jadi biasanya posisi untuk gowes lebih stabil, nah seli kan posisi kan agak tegak ( pocket rocket 20" ) ane agak susah ketemu posisi duduk yang enak nih, tulang ekor suka terasa sakit abis gowes, posisi sadel udah dirubah2 tapi seringkali terasa enak cumen beberapa saat... kalau ada referensi gambar posisi sadel yang bagus mohon infonya, terus ada yang punya saran gimana biar posisi sadel seli lurus, terutama setela dilipat...

thx b4


Quote:
Original Posted By bayuwhy
Sharing sedikit. Posisi ketinggian sadel yang baik adalah ketika salah satu pedal berada pada posisi terbawah, maka kaki yang menginjak pedal itu lurus tapi tidak jinjit (sunda: jengke), bahasa Indonesianya apa ya? Kalau kaki masih nekuk naikkan sadelnya, begitu juga sebaliknya. Pada posisi lurus ini efisiensi pedaling bisa dicapai.

Tapi aturan ini tidak berlaku untuk dirtjump dan downhill, Dua cabang MTB ini tidak terlalu membutuhkan efisiensi pedaling, tapi lebih membutuhkan handling dan keseimbangan. Maka posisi sadel yang rendah lebih cocok.


Quote:
Original Posted By hd123
klo aq ga lurus 100% paling 90-95% soal nya klo lurus, power buat nekan pedal nya hilang (ga berasa nekan pedal pas lurus), trus posisi telapak kadi di pedal itu enak nya sepertiga bagian depan telapak kaki, klo tengah telapak kaki capek....

btw pada mtb, tubuh bagian depan menumpu pada handgrip? awal nya suka kesemutan itu telapak tangan

klo badan tegak rasanya nekan pedal ga optimal, klo agak membungkuk nekan pedal optimal, tapi klo ga biasa tangan kesemutan. apa da kemiringan tubuh optimal?


Kalo spd onroad sy di seting dgn posisi sadel rata/ horisontal, dan untuk ketinggian diatur dgn cara menggowes dgn tumit dan posisi pant** tdk bergerak. Sehingga pada waktu menggowes biasa, posisi kaki sedikit menekuk. Dan posisi sadel pada waktu menggowes memperhatikan sudut lutut dgn as pedal, sebaiknya posisi pedal dgn lutut tidak kurang dari 90 derajat pada posisi pedal di jam 9 kiri dan jam 3 kanan. Dan posisi badan diatur dgn panjang pendek Stem agar tdk terlalu membungkuk ato terlalu tegak dan dirasakan gowesannya ada power ato tidak.

Menurut sy, kalo Seli pd umumnya posisi menggowes tegak, akibatnya tumpuan berat badan hampir 80% ke sadel. Sehingga bila gowes dalam jangka waktu yg lama akan merasakan tdk nyaman di bgn pant**. adakah tips mengatasi masalah ini ?
Page 2 of 64 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›
Home > LOEKELOE > ACTIVITY & HOBBY > Sepeda > (Q & A) Teknik Bersepeda