TANAMAN
Home > LOEKELOE > TANAMAN > Mengenal mindi (Melia azedarach L) : Pohon serbaguna
Total Views: 4117
Page 1 of 2 |  1 2 > 

arfamilzam - 14/11/2010 01:47 PM
#1
Mengenal mindi (Melia azedarach L) : Pohon serbaguna
Quote:
Bagi agan2 yang sering lewat tol jagorawi terutama ruas Bogor ke Ciawi akan menemui pohon mindi yang ditanam di sepanjang jalur tol tersebut.
Untuk menambah khasanah ilmu pengetahuan ane bikin thread ini dengan harapan memberikan informasi bagi yang belum tau or sekedar review bagi agan2 yang senior


Deskripsi Pohon
Mindi (Melia azedarach L) merupakan pohon dengan tinggi dapat mencapai 45 m, diameter mencapai 60 cm-120 cm, termasuk ke dalam kelompok suku meliaceae. (Wardani, 2001).

Spoiler for pohon mindi


Nama daerah jenis ini adalah renceh di karo, di Jawa dikenal dengan nama gringging, mementin, mindi kecil (Heyne, 1987). Klasifikasi botanis secara lengkap adalah sebagai berikut :
Divisi : Spermatophyta
Sub Divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledoneae
Ordo : Rutales
Suku : Meliaceae
Marga : Melia
Jenis : Melia azedarach L

Tanaman mindi (Melia azedarach L) pada umumnya berbuah pada bulan Desember-Januari, walaupun ada sebagian kecil yang masih berbuah diluar bulan-bulan tersebut (Nurhasybi dan Danu, 1997).

Spoiler for buah dan benih mindi


Buah mindi merupakan buah batu (drupe). Buah yang masak dicirikan oleh warna kulit buah kuning, berukuran 1,0-1,8 cm dan bersifat polyembrioni, dimana dalam satu benih terdapat empat hingga enam lokus yang masing-masing berisi satu benih berukuran kecil (Nurhasybi dan Danu, 1997). Jumlah buah kering 1.286 butir/kg atau ± 56.894 butir biji/kg (Danu, 2003).

Spoiler for benih mindi


Benih mindi


Benih ukuran kecil dalam lokus


Benih mindi memiliki sifat semi rekalsitran yang berarti benih hanya mampu disimpan pada kadar air tinggi (15-20%) (Nurhasybi dan Danu, 1997). Untuk mempertahankan daya berkecambah benih maka benih dapat disimpan dalam kondisi segar (kadar air + 22%) di ruang simpan AC (suhu 18 - 20OC, RH 50-60%) atau suhu kamar (27-29 OC, RH 70-80%) (Nurhasybi dan Danu, 1997)..

Sebaran alami
Pohon mindi memiliki sebaran alami di India dan Burma kemudian banyak ditanam di daerah tropis dan sub tropis termasuk di Indonesia (Wardani, 2001). Di Indonesia jenis ini tersebar di pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat (Nurhasybi dan Danu, 1997).
Pohon mindi tumbuh pada daerah dataran rendah hingga dataran tinggi, pada 0-1200 meter diatas permukaan laut. Dapat tumbuh pada suhu -5OC sampai dengan 39OC, dengan curah hujan rata-rata pertahun 600-2000 mm (Ahmed dan Idris, 1997 dalam Wardani, 2001). Sedangkan menurut Heyne (1987), Mindi seringkali tumbuh pada tanah tersier, pada tanah liat, berbatu atau pasir vulakanis, di bukit-bukit rendah sampai ketinggian 1000 meter diatas permukaan laut.

Kegunaan
Tanaman mindi merupakan tanaman serbaguna karena seluruh bagiannya dapat dimanfaatkan. Kayu Mindi dapat digunakan untuk venir indah, mebel, bahan baku lantai kayu dan barang kerajinan lainnya (Sulastiningsih dan Hadjib, 2001). Menurut Heyne (1987) kayu mindi dapat digunakan untuk kotak kayu, batang korek api, papan dan papan bangunan serta vinir hias.
Bahan aktif yang terkandung dalam tanaman mindi adalah azadirachtin, selanin dan meliantriol (Sulastiningsih dan Hadjib, 2001). Daun dan biji mindi dilaporkan dapat digunakan sebagai pestisida nabati dengan cara menghaluskan lalu mencampurnya dengan air atau pelarut lain. Biji mindi dengan konsentrasi sekitar 5% yang dilarutkan dalam air dan ditambah sedikit deterjen dapat digunakan sebagai insektisida. Sekitar 50 gram daunnya yang direndam dalam 1 liter air dengan sedikit deterjen dan diendapkan semalam dapat digunakan sebagai insektisida, selain itu ekstrak daun mindi digunakan sebagai bahan untuk mengendalikan hama termasuk belalang (Sulastiningsih dan Hadjib, 2001).
Kulit mindi berguna sebagai penghasil obat untuk mengeluarkan cacing usus sedangkan kulit, daun, dan akar tanaman mindi telah digunakan sebagai obat rematik, demam, bengkak dan radang (Lassak dan McCarthy, 1983 dalam Sulastiningsih dan Hadjib, 2001).

Perkecambahan benih
Karena benih memiliki sifat dormansi fisik yang tinggi (Kulit benih yang keras) maka untuk memecahkan dormansinya diperlukan perlakuan. Selain direndam dengan asam sulfat, perlakuan pemecahan dormansi yang mudah dilakukan adalah dengan meretakan benih dengan ragum dan atau palu. Arah retakan diusahakan memanjang ukuran benih.

Spoiler for perkembangan kecambah mindi


Setelah benih diretakan kulitnya, benih dikecambahkan pada media campuran tanah+pasir (1:1) dalam bak kecambah tertutup plastik. Cara ini menghasilkan daya berkecambah 89% dengan kecepatan tumbuh 55% selama satu minggu. (Danu, 2003).

Spoiler for bibit mindi


Pustaka :

[*]Danu, 2003. Atlas Benih Tanaman Hutan Jilid I. Publikasi khusus vol.3 n0.8. Balai Litbang Teknologi Perbenihan Bogor.
[*]Heyne, K. 1987. Tumbuhan Berguna Indonesia. Badan Litbang Kehutanan. Jakarta.
[*]Nurhasybi dan Danu, 1997. Mengenal Budidaya Mindi (Melia azedarach L). Tekno Benih. Vol.II No.1. Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan. Balai Teknologi Perbenihan. Bogor.
[*]Sulastiningsih, IM dan Nurwati Hadjib, 2001. Kegunaan Mindi (Melia Azedarach L). Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan. Departemen Kehutanan. Jakarta.
[*]Wardani, M, 2001. Morfologi, Persebaran dan Tempat Tumbuh Mindi (Melia Azedarach L). Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan. Departemen Kehutanan. Jakarta.
[*]www.iptek.apjii.or.id, 2006. Melia azedarach L.http:iptek.apjii.or.id/artikel/ ttg_tanaman_obat/ depkes/ buku1/ 1-184.pdf. Diakses tanggal 28 Juni 2006 jam 11.25

4l3x4ndr4 - 14/11/2010 02:05 PM
#2

lengkap bener :2thumbup
naiz infpoh eniwe
arfamilzam - 14/11/2010 03:27 PM
#3

Quote:
Original Posted By 4l3x4ndr4
lengkap bener :2thumbup
naiz infpoh eniwe


Harus lengkap dongs.. biar ngasih info ga setengah2
hanshamid - 14/11/2010 06:44 PM
#4

thank you gan.
thread bagus.
informasinya sangat berguna
(hanshamid, 2010)
arfamilzam - 14/11/2010 07:54 PM
#5

Quote:
Original Posted By hanshamid
thank you gan.
thread bagus.
informasinya sangat berguna
(hanshamid, 2010)


sama2 gan
kpu32 - 14/11/2010 08:46 PM
#6

mantap mantab mantaaaab nie Om infonya sampe ke detail-detailnya
:2thumbup

di tempat saya pohon mindi (biasanya disebut mindri) tumbuh liar di kebun/ladang dan belum dibudidayakan secara intensif, perbanyakan juga hanya mengandalkan biji yang jatuh dari pohon ... belum ada yang mengembangkan secara intensif (seperti yang terlihat di postingan Om)

kayunya memang bagus, biasanya digunakan untuk kebutuhan mebeler lokal (tapi kurang begitu bagus jika digunakan sebagai bahan bangunan, maksud saya orang-orang di daerah saya kurang begitu suka memakai kayu mindi untuk bahan bangunan karena kurang kuat) mungkin karena pengolahannya hanya tradisional saja ya.

ditunggu Om, untuk sharing tanaman kayu lainnya ...

arfamilzam - 15/11/2010 05:04 AM
#7

Quote:
Original Posted By kpu32
mantap mantab mantaaaab nie Om infonya sampe ke detail-detailnya
:2thumbup

di tempat saya pohon mindi (biasanya disebut mindri) tumbuh liar di kebun/ladang dan belum dibudidayakan secara intensif, perbanyakan juga hanya mengandalkan biji yang jatuh dari pohon ... belum ada yang mengembangkan secara intensif (seperti yang terlihat di postingan Om)

kayunya memang bagus, biasanya digunakan untuk kebutuhan mebeler lokal (tapi kurang begitu bagus jika digunakan sebagai bahan bangunan, maksud saya orang-orang di daerah saya kurang begitu suka memakai kayu mindi untuk bahan bangunan karena kurang kuat) mungkin karena pengolahannya hanya tradisional saja ya.

ditunggu Om, untuk sharing tanaman kayu lainnya ...



Tambahan info yang menarik juga.. memang belum banyak yang membudidayakannya secara intensif dan skala besar kecuali pengada dan pengedar bibit. Tetapi banyak juga yang menanamnya (terutama persh besar) untuk tanaman peneduh pinggir jalan. Yang perlu disoroti dan perlu dipelajari lebih lanjut mungkin manfaat tumbuhan (pohon) ini sebagai tanaman pengahsil obat (medicine)..
jendol13 - 15/11/2010 08:19 AM
#8

grp sent
biofirmaster - 15/11/2010 09:00 AM
#9

Bukannya ini pohon mengandung racun .
arfamilzam - 15/11/2010 03:07 PM
#10

Quote:
Original Posted By biofirmaster
Bukannya ini pohon mengandung racun .


Betul gan.. karena beracunnya itu biji dan daun bisa digunakan sebagai pestisida nabati.
******** - 15/11/2010 10:21 PM
#11

jiah... ada thread baru lagi





















































tapi yg ini OK punya gan TS
cek gan, ada yg lendir ijo yg netes tuh

:toast
arfamilzam - 16/11/2010 04:34 AM
#12

Quote:
Original Posted By jendol13
grp sent


Quote:
Original Posted By ********
jiah... ada thread baru lagi
tapi yg ini OK punya gan TS
cek gan, ada yg lendir ijo yg netes tuh

:toast


terima kasih gan
kiukiuku - 16/11/2010 11:59 PM
#13
becturn also
nais inpo!
ane udah pake meski cuma daunnya, manjur buat hama di tanaman ane..
arfamilzam - 17/11/2010 08:22 AM
#14

Quote:
Original Posted By kiukiuku
nais inpo!
ane udah pake meski cuma daunnya, manjur buat hama di tanaman ane..


efektif mana gan sama mimba (Azadirachta indica) ? secara jenis mimba juga berguna sebagai pestisida alami..

FYI ane sedang kumpulin informasi untuk bikin thread tersendiri untuk mimba..
arfamilzam - 17/11/2010 09:18 AM
#15

Quote:
Original Posted By kpu32

ditunggu Om, untuk sharing tanaman kayu lainnya ...


Sharing tanaman kehutanan lainnya bisa mampir ke thread ini
kiukiuku - 17/11/2010 09:28 AM
#16

Quote:
Original Posted By arfamilzam
efektif mana gan sama mimba (Azadirachta indica) ? secara jenis mimba juga berguna sebagai pestisida alami..

FYI ane sedang kumpulin informasi untuk bikin thread tersendiri untuk mimba..


sori, salah keterangan.. yang ane sudah coba malah mimba. ampuh! ane pilih mimba karena sumber internet dan petani organik kenalan ane ngerekomendasiin.
arfamilzam - 17/11/2010 09:33 AM
#17

Quote:
Original Posted By kiukiuku
sori, salah keterangan.. yang ane sudah coba malah mimba. ampuh! ane pilih mimba karena sumber internet dan petani organik kenalan ane ngerekomendasiin.


Ane belum pernah aplikasikan juga untuk jenis mindi.. agan berminat mencoba?
entar hasilnya dishare dimari ya!!..
kiukiuku - 17/11/2010 09:47 AM
#18

Quote:
Original Posted By arfamilzam
Ane belum pernah aplikasikan juga untuk jenis mindi.. agan berminat mencoba?
entar hasilnya dishare dimari ya!!..


tunggu ada hama di tanaman ane dulu ya.. sekarang udah pada sehat dan stok Mimba masih ada sedikit
kpu32 - 17/11/2010 10:16 PM
#19

Quote:
Original Posted By arfamilzam
efektif mana gan sama mimba (Azadirachta indica) ? secara jenis mimba juga berguna sebagai pestisida alami..

FYI ane sedang kumpulin informasi untuk bikin thread tersendiri untuk mimba..
sip ... sip ... sip
pernah baca2 juga (tapi lupa dimana), katanya berkhasiat juga utk obat (daun direbus dicampur herbal lainnya), tapi stelah baca disini ternyata jd pestisida nabati jadi ngeri ... salah2 malah bukannya sembuh jadinya koit deh ...


Quote:
Original Posted By arfamilzam
Sharing tanaman kehutanan lainnya bisa mampir ke thread ini
ok, sdh lsg meluncur ke TKP, trims
bengongs - 18/11/2010 02:51 AM
#20

izin baca2 dulu gan .................
Page 1 of 2 |  1 2 > 
Home > LOEKELOE > TANAMAN > Mengenal mindi (Melia azedarach L) : Pohon serbaguna