Saham
Home > CASCISCUS > BUSINESS BOARD > Forex/Option/Saham dan Derivatifnya > Saham > [BROKER] PT. AmCapital Indonesia (FS) - Cabang Jakarta (head office)
Total Views: 1219
Page 2 of 3 |  < 1 2 3 > 

amcapital.jkt - 25/03/2011 11:26 AM
#21

What Move the market?
Global Market Rebound After Gold Hitting All Time High $1,447.40.

NEWS HIGHLIGHTS :
Bank Negara Indonesia : Pemerintah Setujui Penjualan Obligasi Rekapitulasi Untuk Akuisisi BPUI
Medco Energi : Capex LNG Donggi-Senoro Mencapai US$2.8 M
Indosat : Masih di Peringkat Kedua Untuk Jumlah Pelanggan
Bank Bukopin : Perbesar Kepemilikan di BSB Jadi 77%

TECHNICAL HIGHLIGHTS :
LPKR (570) - Buy
BJBR (1150) - Buy On Strength

FY10 RESULT HIGHLIGHTS :
Bakrieland Development
Medco Energi
Astra International
Sumber Alfaria
Martina Berto

TODAY’S CORPORATE ACTION
BTPN : Hari terakhir perdagangan dengan harga lama. Stock Split 1: 5

What Move the Market?
Global Market Rebound After Gold Hitting All Time High $1,447.40.

Antisipasi pengumuman kenaikan laba perusahaan berhasil mengangkat saham AS membuat bursa reli untuk hari kedua berturut-turut. Kenaikan dipimpin oleh saham-saham berbasis teknologi dan ritel. Dow Jones Industrial Average mendapatkan 84.54poin, atau +0,7%menjadi 12.170. Indeks S & P naik12,12 poin ke 1.309, sedangkan Nasdaq naik 38.12 poin ke 2736. Reli tajam juga ditunjukkan oleh pasar Eropa utama: FTSE 100 melonjak +1,47% menjadi 5.881, CAC 40 +1,41% menjadi 3.969, dan DAX +1,90% menjadi 6.934. Sebelumnya, pasar utama Asia berlangsung mixed, dengan Nikkei 0,15% menjadi 9.435 sementara Hangseng +0,39% menjadi 22.915. Harga emas ditutup di $ 1.435 setelah sempat mencapai rekor tertinggi setelah sempat mencapai rekor tertinggi di $ 1.447 akibat kekhawatiran ekonomi global.

Aliran dana asing dan antisipasi untuk Laporan Keuangan emiten menjadi katalis pendorong untuk IHSG. Dengan volume perdagangan yang besar, sekitar Rp5,9 triliun, sebanyak 171 saham mengalami kenaikan dan 43 saham turun. Indeks ditutup naik 55,41poin atau +1,56%, menembus level 3.600, pada 3.611,641. Tiga penggerak IHSG terbesar adalah Telkom (+5,1%), Astra Int'l (+1,7%), dan Bank Mandiri (+2,5%). Telkom mengalami penguatan seiring rencana perusahaan untuk melakukan buyback saham dari pasar.

Hari ini kami prediksi masih memiliki peluang naik mengikuti rebound yang terjadi pada bursa global dan regional. Aliran dana asing yang masih terus mengalir ke dalam negeri kami perkirakan akan mengangkat IHSG. Saham-saham pertambangan akan diburu oleh investor hari ini mengikuti lonjakan pada harga minyak mentah. Peluang trading juga terbuka untuk saham-saham second liner yang berfundamental bagus, seperti : BORN. Saham ANTM sebagai salah satu emiten yang memproduksi emas sangat menarik untuk investasi akibat melonjaknya harga emas yang menurut kami masih akan mengalami tren naik ke depan.



Bank Negara Indonesia (BBNI, 3775)
Pemerintah Setujui Penjualan Obligasi Rekapitulasi Untuk Akuisisi BPUI
Menteri BUMN mendesak BNI untuk segera menjalankan rencana menukar obligasi rekapitulasi dengan kepemilikan pada Bahana Pembinaan Usaha Indonesia. Pembicaraan mengenai rencana ini sedang dilakukan dan bank diminta untuk membantu penjualan obligasi. -Bisnis



Medco Energi (MEDC, 2850)
Capex LNG Donggi-Senoro Mencapai US$2.8 M
Donggi – Senoro LNG, joint venture antara Mitsubishi, Korea Gas, Pertamina dan Medco akan menganngarkan capex sebesar US$28. Miliar. Capex terbesar akan digunakan untuk konstruksi pabrik LNG yang akan memiliki kapasitas 2 juta ton p.a dan akan memproduksi 47 ribu barel minyak.


Indosat (ISAT 5.200)
Masih di Peringkat Kedua Untuk Jumlah Pelanggan
Indosat masih merupakan operator seluler terbesar kedua di Indonesia hingga akhir 2010 dengan jumlah pelanggan 44,3 juta, atau tumbuh 34,2% dibandingkan 2009 sebesar 33 juta pelanggan. EXCL berada di posisi ketiga dengan jumlah pelanggan sebanyak 40,4 juta, atau naik 28,6% dibandingkan 2009 sebesar 31,4 juta pelanggan. Telkomsel sebagai peringkat pertama diperkirakan memiliki pelanggan sebanyak 95 juta.. –Investor Daily



Bank Bukopin (BBKP 660)
Perbesar Kepemilikan di BSB Jadi 77%
Bank Bukopin akan memperbesar kepemilikan di Bank Syariah Bukopin dari 65,4% menjadi 77% sejalan dengan suntikan modal sebesar Rp 100 miliar, BSB mengajukan penambahan modal sebesar Rp 152 miliar, dimana 100 miliar akan dipenuhi oleh Bukopin dan sisanya dari pemegang saham yang lain. –Investor Daily
amcapital.jkt - 25/03/2011 03:03 PM
#22

Asiamoney : NORTHSTAR PACIFIC which is managed by patric walujo has negotiated with the owner of Wintermar Offshore Marine (WINS) to have 10 pct share. Wins is the latest ipo in Indonesia stock Exchange.This company profile is operates offshore support vessels for companies involved in oil & gas.Wins is curently trading at 7X2011 PE,50% and at a 45 discount to sector and market respectively.
amcapital.jkt - 28/03/2011 10:18 AM
#23

What Move the market?
Markets Turn Back To Economic Indicators, Watch Inflation for This Week!

NEWS HIGHLIGHTS :
Semen Gresik : Tarik Pinjaman Rp 660 Miliar
Bank Tabungan Negara : Siapkan Penerbitan Obligasi Rp 2 T
Enseval Putera Megatrading : Right Issue Terserap Penuh
Garuda Indonesia : Targetkan Pendapatan FY11 Rp 19 Triliun

TECHNICAL HIGHLIGHTS :
BRPT (1000) - Buy On Strength
CMNP (1120) – Buy

FY10 RESULT HIGHLIGHTS :
Wijaya Karya
Harum Energy
Ciputra Development
Ciputra Property
Indosat

What Move the Market?
Markets Turn Back To Economic Indicators, Watch Inflation for This Week!


Pasar saat ini relatif sudah mulai melupakan bencana nuklir Jepang dan kerusuhan Timur Tengah. Investor mulai kembali memperhatikan data-data ekonomi setelah indeks rebound minggu lalu. Dow sudah melonjak hingga +3% selama seminggu ke level 12.220, S&P +2,7% ke 1.313 dan Nasdaq +3,7%. Harga minyak mentah melonjak +3,5% selama seminggu ke 105,40 per barel. Bursa kawasan Eropa dan Asia juga rata-rata mengalami kenaikan lebih dari +2% sepanjang minggu lalu.

Dollar mulai mengalami penguatan akibat ketidakpastian ekonomi saat ini. Dollar terhadap Euro menguat 0,4% akiba downgrade rating Portugal. Dollar terhadap Yen menguat hingga 1%  menunjukkan mulai efektifnya intervensi terhadap Yen yang dilakukan oleh Negara-negara G-20 untuk menyelamatkan perekonomian Jepang.

Laju positif di bursa global mendorong IHSG naik +3,23% selama seminggu ke 3.607. Namun secara teknikal, indeks sudah mulai overbought sehingga rawan dengan aksi profit taking. Investor kami sarankan tetap wait & see perkembangan kondisi global dan indikator ekonomi dalam negeri yang akan rilis. Minggu ini investor akan memperhatikan data inflasi Maret yang akan segera keluar. Pemerintah memprediksi kemungkinan Maret akan terjadi deflasi akibat melambatnya laju kenaikan harga barang yang masuk dalam perhitungan Indeks Harga Konsumen.


Semen Gresik (SMGR, 9200)
Tarik Pinjaman Rp 660 Miliar
PT Semen Gresik menarik pinjaman sekitar Rp 660 miliar untuk mendanai pembangunan dua pabrik baru di Tuban dan Tonasa. Pinjaman tersebut dari fasilitas kredit sindikasi Rp 3.55 triliun.  Bank peserta sindikasi adalah Bank Mandiri, BRI, Bank Jatim dan Bank Sulsel. Batas penarikan pinjaman adalah semester II-2013. Pabrik baru di kedua daerah akan memiliki kapasitas 2.5 juta ton dengan total nilai investasi Rp US$ 700 juta. –Investor Daily

 

Bank Tabungan Negara (BBTN, 1550)
Siapkan Penerbitan Obligasi Rp 2 T
Bank Tabungan Negara tengah mempersiapkan rencana penerbitan obligasi sebesar Rp 2 triliun pada tahun ini. Rencana ini ditujukan untuk mendukung ekspansi kredit perseroan yang ditargetkan tumbuh sekitar 25-30%. Rencananya, kupon obligasi tersebut berada di bawah kisaran 10%. –Investor Daily

 
Enseval Putra Megatrading (EPMT, 760)
Right Issue Terserap Penuh
Right Issue PT Enseval Putera Megatrading, anak usaha dari Kalbe Farma terserap oleh 99% investornya. Hal ini mengindikasikan kepemilikan Kalbe Farma sebagai pembili siaga hanya naik 0.43% menjadi 84.18% setelah membeli 9.82 juta saham Enseval pada harga Rp 752 per lembar. -Kontan


Garuda Indonesia (GIAA, 520)
Targetkan Pendapatan FY11 Rp 19 Triliun
PT Garuda Indonesia menargetkan pendapatan untuk tahun 2011 dapat mencapai Rp 19 triliun dengan target laba bersih sebesar Rp 1.4 triliun. Perseroan menargetkan pendapatan kuartal I-2011 sebesar Rp 4.5 triliun atau naik 40% yoy akibat adanya kenaikan tariff sebesar 5% dan kapasitas naik sekitar 39.5%. –Bisnis, Bloomberg
amcapital.jkt - 29/03/2011 10:55 AM
#24

What Move the market?
There Is No Reason to Buying Stock, Markets Are In Sideways Phase

NEWS HIGHLIGHTS :
Indo Tambangraya : Ekspansi Bisnis, Bagi Dividen Mei 2011
Indosat : Bayar Utang US$ 200 Juta
CIMB Niaga : Tidak Bagi Dividen
Mitra Bahtera : Harga IPO Rp 1.600

TECHNICAL HIGHLIGHTS :
BDMN (6450) - Buy
ITMG (46550) - Speculative Buy

FY10 RESULT HIGHLIGHTS :
AGRO : Bank Agroniaga
KRAS : Krakatau Steel
UNVR : Unilever
KLBF : Kalbe Farma
MNCN : Media Nusantara Citra
EMTK : Elang Mahkota
INCO : International Nickel

What Move the Market?
There Is No Reason to Buying Stock, Markets Are In Sideways Phase

Meningkatnya angka pengeluaran konsumen serta perlambatan penjualan perumahan di Amerika membuat pasar saham terkoreksi. Penurunan dipimpin saham-saham perusahaan teknologi dan barang konsumer dengan transaksi perdagangan yang tipis. Dow -0,19% ke 12.197, S&P 500 -0,27% ke 1.310, dan Nasdaq -0,45% ke 2.730. Indikator pasar saham di zona Eropa juga mengalami tekanan jual akibat peningkatan inflasi di 17 negara Uni Eropa yang berada diatas prediksi Bank Sentral Eropa. FTSE 100 +0,06% ke 5.904 , DAX -0,11% ke 6.938 , CAC 40 + 0,12% ke 3.976. Pelemahan Dolar serta aksi profit taking memicu harga minyak mentah mengalami penurunan ke level $103.

Indeks Saham Indonesia juga terkoreksi mengikuti global sebanyak -0,12% ke 3.602 dengan nilai transaksi hanya sekitar Rp 3 triliun. Perdagangan diwarnai transaksi  yang ramai pada saham-saham lapis kedua seperti EMTK +14,29%, YULE +15,38%. Aksi profit taking terjadi pada saham-saham berkapitalisasi besar, seperti ASII dan AALI.

Hari ini IHSG kami lihat masih berpotensi mengalami sideways dengan kecenderungan koreksi akibat minimnya sentimen yang menjadi alasan buat investor dalam bertransaksi. Investor masih menunggu rilis data inflasi Maret yang akan diumumkan pada minggu ini. Transaksi perdagangan hari ini akan diwarnai oleh saham-saham lapis kedua akibat sepinya saham bluechips. Investor yang mempunyai profil resiko yang tinggi boleh mencoba saham tersebut sebagai alternatif.

 

Indo Tambangraya (ITMG, 46.550)
Ekspansi Bisnis, Bagi Dividen Mei 2011
PT Indo Tambangraya Megah berencana mengakuisisi sebuah tambang batu bara di Kalimantan pada 2011. Perseroan mengincar tambang batu bara dengan kapasitas satu juta ton per tahun. perseroan juga telah menargetkan peningkatan penjualan ekspor batu baranya pada 2011 sebesar 15-20%, dari penjualan ekspor 14,1 juta ton pada 2010 menjadi 16,9 juta ton. RUPS Perseroan telah menyepakati pembagian dividen pada bulan Mei mendatang. Rencananya dividen interm dibayarkan dua kali, di semester pertama sebesar Rp 795 per lembar dan semester dua sebesar Rp 407 per lembar. –Koran Jakarta

 

Indosat (ISAT, 5150)
Bayar Utang US$ 200 Juta
PT Indosat akan membayar utang sebesar US$ 200 juta pada 2011. Utang akan dibayar pada bulan Juni dan Desember masing-masing US$ 100 juta. Pembayaran utang akan menggunakan kas internal dan fasilitas pinjaman yang telah diperoleh. Per Desember 2010, utang perseroan mencapai Rp 24.063 triliun atau turun dari tahun 2009. –Investor Daily

 

CIMB Niaga (BNGA, 1720)
Tidak Bagi Dividen
RUPS tahunan bank CIMB Niaga memutuskan tidak membagi dividen untuk tahun buku 2010 karena perseroan berencana menambah modal ekspansi usaha. Tahun lalu perseroan membukukan laba bersih senilai Rp 2.55 triliun atau naik 22%. Sisa laba akan digunakan untuk mempertahankan rasio kecukupan modal (CAR) pada level 14%. -Bisnis

 

Mitra Bahtera Segara Sejati (Not Listed)
Harga IPO Rp 1.600
Mitrabahtera Segara Sejati  menetapkan harga saham perdananya Rp 1.600 lembar. Harga ini berada di kisaran bawah dari harga penawarannya yang sekitar 1.500 – 1.900 rupiah per sahamnya. Perseroan akan menawarkan secara perdana 215 juta lembar sahamnya (IPO) ke publik atau sekitar 12,3% dari total saham perseroan. Penawaran umum ini akan berlangsung pada 29 – 31 Maret ini. Harga saham perseroan ditawarkan dengan PER sekitar 8,7 kali - 11 kali, atau lebih kecil dibanding rata-rata industri sebesar 14 kali –Koran Jakarta
amcapital.jkt - 30/03/2011 10:56 AM
#25

What Move the market?
US Stocks Advance, Oil Ends Near $105

NEWS HIGHLIGHTS :
Wijaya Karya : Teken Kontrak US$ 175 Juta
Dynaplast : Go Private, Tawarkan Harga Rp 4500
Davomas Abadi : Diakuisisi Uniflora

TECHNICAL HIGHLIGHTS :
HEXA (5950) - BUY
HRUM (8600) - BUY

FY10 RESULT HIGHLIGHTS :
JSMR : Jasa Marga
WINS : Wintermar Offshore
GDYR : Good Year
TOTL : Total Bangun Persada
GZCO : Gozco Plantations
SMAR : Sinar Mas Agro

What Move the Market?
US Stocks Advance, Oil Ends Near $105

Downgrade rating utang Portugal dan Yunani oleh S&P diabaikan oleh investor. Dow Jones +0,67% ke 12.279, S&P500 +0,71% ke 1.319, Nasdaq +0,96% ke 2.757. Kenaikan dipimpin oleh saham sektor konsumer dan energi dengan nilai perdagangan yang sangat kecil. Bursa Saham Eropa ditutup mixed dengan sentimen spekulasi bahwa Bank Sentral Eropa akan menaikkan suku bunga. FTSE100 +0,47% ke 5.932, DAX -0,06% ke 6.934, CAC40 +0,27% ke 3.987. Harga minyak mentah kembali rebound mendekati level $105 per barel akibat turunnya indikator tingkat kepercayaan konsumen di US serta kondisi Libya.

Indeks Saham di Jakarta kembali mengalami penurunan untuk hari ke dua akibat aksi bargain hunting di menit-menit akhir perdagangan. Indeks turun 11,34 poin ke 3.591. Pergerakan indeks dipimpin oleh saham-saham berkapitalisasi besar. ASII -3,9%, BMRI +3,2%, BUMI +2,3%, UNVR -2,8%, TLKM -1,4%, UNTR -2,5%, SMGR -3,3%. Ditengah koreksi, saham produsen poliester Indorama (+17,9%) mendapatkan perhatian khusus setelah kelompok Indorama berencana untukmenghabiskan sekitar US $ 5 milyar untuk investasi di Indonesia dan Davomas (+12,7%), produsen kakao bubuk setelah pesaing Uniflora memutuskan untuk membeli saham pengendali.

Hari ini pasar saham masih cenderung akan sepi akibat minimnya sentimen. Nilai transaksi kemungkinan masih tipis akibat investor masih enggan melakukan pembelian saham. Kami sarankan pembelian untuk beberapa saham yang sudah mengalami koreksi sudah mulai bisa dilakukan, misalnya ITMG. Beberapa saham lapis kedua yang sudah mengalami peningkatan volume transaksi juga bisa dilirik oleh investor untuk trading. Untuk saham lapis kedua, kami melihat CMNP memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan beberapa waktu ke depan.


Wijaya Karya (WIKA, 660)
Teken Kontrak US$ 175 Juta
PT Adaro Energy menandatangani kontrak pengadaan overburden crushing and conveying system senilai US$ 175 juta dengan PT Wijaya Karya dan FLS Smidth Spokane Inc. Proyek tersebut bertujuan meningkatkan efisiensi Adaro. Tahun ini Adaro mengalokasikan capex US$ 625 juta atau sekitar Rp 5.62 triliun. –Investor Daily


Dynaplast (DYNA, 3500)
Go Private, Tawarkan Harga Rp 4500
PT Dynaplast akan menawarkan harga penawaran saham premium sebesar Rp 4500 per lembar terkait dengan rencana perseroan untuk go private pada bulan depan. Harga tersebut 41.5% lebih tinggi jika dibandingkan dengan hasil penilaian harga wajar saham sebesar Rp 3181 per lembar. Rencana ini akan diputuskan pada RUPS-LB pada 27 April mendatang. -Bisnis



Davomas Abadi (DAVO, 80)
Diakuisisi Uniflora
PT Uniflora Prima menyepakati perjanjian jual beli saham dengan lima penjual untuk mengakuisisi 51.86% saham PT Davomas Abadi produsen bubuk kakao dan lemak kakao. Perjanjian tersebut senilai US$ 77 juta atau setara dengan Rp 108 per saham. Dengan akuisisi ini, maka Uniflora melakukan transaksi backdoor listing di bursa saham Indonesia. -Bisnis
amcapital.jkt - 01/04/2011 12:58 PM
#26

What Move the market?
Oil Prices Record a New High; Indonesian Investor Sees Inflation

NEWS HIGHLIGHTS
Ekonomi : Maret Terjadi Deflasi 0.13%
United Tractor : Right Issue Rp 6 Triliun
Semen Baturaja : IPO Semester I – 2012

TECHNICAL HIGHLIGHTS :
PTPP (700) - BUY
UNVR (15300) – BUY

FY10 RESULT HIGHLIGHTS :
BUMI : Bumi Resources
BKSL : Sentul City

What Move the Market?
Oil Prices Record a New High; Indonesian Investor Sees Inflation

Meskipun ditutup turun, indeks saham US berhasil mencapai level terbaik kuartal pertama dalam satu dekade. Dow Jones ditutup -0,25% di 12.320, S&P500 -0,18% di 1.326, dan Nasdaq berhasil ditutup di zona positif +0,15% akibat menguatnya saham-saham yang berbasis teknologi. Harga minyak mentah melonjak ke $107,45 akibat memanasnya kembali kondisi Timur Tengah, terutama Libya. Laju inflasi di zona Eropa yang mencapai rekor tertinggi untuk 29 bulan membuat bursa saham kawasan terkoreksi. FTSE100 -0,66%, CAC40 -0,88%, DAX -0,22%.

IHSG berhasil menguat sebanyak 37,70 poin (+1,04%) ke level 3.679 dengan nilai perdagangan Rp 7,29 triliun. Sebanyak 129 saham naik, 97 saham turun, dan 96 saham stagnan. Indeks LQ-45 naik +1,26% ke 659. Kenaikan dipimpin oleh saham-saham sektor keuangan, seperti saham BBRI berhasil melesat +6,48% ke Rp 5.750, BMRI +4,64% ke Rp 6.800, dan BBCA +1,46% ke Rp 6.950. Asing melakukan pembelian bersih sebesar Rp 950,65 miliar.

Hari ini pasar masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan akibat euforia pengumuman laju inflasi Maret. Namun untuk beberapa saham sektor perbankan sudah rawan dengan aksi profit taking akibat tingginya kenaikan kemarin. Indeks juga memiliki peluang untuk berbalik arah. Kami sarankan investor hari ini boleh melirik beberapa saham properti, seperti BSDE, pasca pengumuman inflasi.



Ekonomi
Maret Terjadi Deflasi 0.13%
Kepala BPS memastikan pada Maret 2011 terjadi deflasi antara 0.13-0.14% menyusul turunnya harga komoditas pangan, terutama beras sebesar 3% dari bulan sebelumnya. –Investor Daily



United Tractors (UNTR, 21.700)
Right Issue Rp 6 Triliun
PT United Tractors berencana melangsungkan penawaran umum terbatas (right issue) pada Mei-Juni 2011. Perseroan menargetkan perolehan dana sekitar Rp 6 triliun. Perseroan akan menawarkan 403.25 juta saham baru dengan rasio lama : baru (33:4) pada harga Rp 15.050 per saham. –Investor Daily



Semen Batu Raja (Not Listed)
IPO Semester I - 2012
Rencana penawaran saham perdana PT Semen Baturaja diperkirakan baru terlaksana pada semester pertama tahun depan akibat perusahaan harus memenuhi penyelesaian administrasi. Rencananya perseroan akan melepas 30% saham ke public. -Bisnis
amcapital.jkt - 04/04/2011 04:46 PM
#27

What Move the market?
Stocks End High, Oil & IDR Reach a New Strong Record

NEWS HIGHLIGHTS :
Adhi Karya, Wijaya Karya : Bersaing Dapatkan Proyek US$ 1.5 M
Bank Bukopin : Seleksi Underwriter
Bank International Indonesia : Berencana Terbitkan Obligasi Rp 1 T
Medco Energi : Siapkan Capex US$ 300 Juta
Bumi Resources : Targetkan Produksi Batubara 66 Juta Ton

TECHNICAL HIGHLIGHTS
AKRA (1480) - Speculative BUY
GGRM (41000) - Speculative BUY


What Move the Market?
Stocks End High, Oil & IDR Reach a New Strong Record

Rilis data pekerjaan yang di US berhasil mengangkat bursa saham untuk minggu ke dua berturut-turut. Sepanjang minggu lalu, Dow mengalami kenaikan +1,3% dan tutup di 12.376,72. Indeks S&P500 selama seminggu melonjak +1,4% ke 1.332,41. Saham-saham teknologi juga mencatakan lonjakan terbesar di US. sepanjang minggu lalu indeks Nasdaq +1,7% ,789.60. Bursa saham kawasan Eropa dan Asia juga mengalami kenaikan rata-rata diatas 1% sepanjang minggu lalu. Harga minyak mentah juga mencetak rekor tertinggi dengan tutup di harga $108,34. Kenaikan dipicu kekhawatiran pasokan minyak dunia akibat konflik berkepanjangan di Libya.

Indeks Harga Saham Gabungan masih melanjutkan reli dan berhasil mencapai level baru diatas 3.700. Indeks Jumat minggu lalu ditutup di 3.707, 487 atau naik 0,78% dengan nilai transaksi lebih dari Rp 6 T. Saham yang berhasil mencatatkan kenaikan terbesar adalah Semen Gresik +4,95% ke Rp 9.550, Tambang Batubara Bukit Asam +4,52% ke Rp 21.950, dan Indo Tambang Raya (ITMG) +4,11% ke Rp 48.100. Saham yang masuk jajaran top losers adalah Gudang Garam -2,15% ke Rp 40.950 dan United Tractor -1,15%. Di pasar spot, nilai tukar rupiah berakhir di level Rp 8.696 per dollar yang merupakan rekor terkuat dalam empat tahun terakhir.

Aksi profit taking yang wajar terhadap beberapa saham kemungkinan akan terjadi di awal pekan ini. Investor kami sarankan agar menghindari dulu saham-saham perbankan yang sudah mengalami kenaikan spektakuler pada minggu lalu, seperti : BBRI, BMRI, dan BBCA. Investor dapat melakukan pembelian kembali jika harga sudah terkoreksi. Sektor pertambangan boleh dilirik minggu ini seiring lonjakan yang terjadi pada harga minyak.


Indika Energy (INDY, 3975)
Bersaing Dapatkan Proyek US$ 1.5 M
PT Adhi Karya, Wijaya Karya dan Tripatra Engineering anak usaha PT Indika Energy bersaing memperebutkan proyek RFCC milik Pertamina senilaiUS$ 1.5 miliar. Adhi menggaet Goldstar dari Korsel, Wika menggandeng Hyundai dan Wison Shanghai sementara Tripatra menggandeng Saipem International dari Italia dan CTCI Corp dari Taiwan. –Investor Daily



Bank Bukopin (BBKP, 680)
Seleksi Underwriter
Empat perusahaan sekuritas bersaing menjadi penjamin emisi dalam penerbitan obligasi subordinasi PT Bank Bukopin sebesar Rp 500 miliar pada pertengahan tahun ini. Perseroan akan menerbitkan obligasi untuk memenuhi kebutuhan modal perseroan. Saat ini CAR perseroan sudah mencapai 16.3% dengan ditopang dana dari right issue pada awal tahun ini. -Bisnis



Bank International Indonesia (BNII, 630)
Berencana Terbitkan Obligasi Rp 1 T
PT Bank International Indonesia berencana menerbitkan obligasi subordinasi sebesar Rp 1 triliun pada kuartal II atau III tahun ini untuk meningkatkan modal perseroan. Selain rencana tersebut, perseroan juga berencana untuk menggabungkan unit Islamic Banking-nya dengan PT Maybank Syariah Indonesia pada tahun ini. -Bloomberg



Bumi Resources (BUMI, 3325)
Targetkan Produksi Batubara 66 Juta Ton
PT Bumi Resources berencana meningkatkan produksi batubara menjadi 66 juta ton pada tahun ini. Harga jual batubara diperkirakan berada pada kisaran US$77 – US$80 per ton. Perseroan menargetkan produksi batubara hingga 2013 menacapi 110 juta ton. -Bisnis
amcapital.jkt - 05/04/2011 01:17 PM
#28

What Move the market?
Stocks Closed Mixed, Indonesia Wait For BI Rate.

NEWS HIGHLIGHTS :
Bakrie & Brothers : Jaminkan 24% Saham Vallar
HD Finance : IPO, Lepas Saham 29.8%
Industri Semen : Penjualan Naik 6% di Kuartal I
Krakatau Steel : Amankan Kebutuhan Batubara
Jasa Marga : Akuisisi Jalan Tol Waru – Perak Hampir Tuntas
Astra Otoparts : Bantah Isu Delisting

TECHNICAL HIGHLIGHTS :
INDY (4075) - BUY On Weakness
ITMG (49500) - BUY On Weakness


What Move the Market?
Stocks Closed Mixed, Indonesia Wait For BI Rate.

Minimnya sentimen membuat indikator bursa saham dunia ditutup mixed. Di US, Dow Jones berhasil menguat 0,19% di level baru 12.400, dengan range perdagangan yang sempit dan transaksi yang relatif sepi. S&P500 +0,03% tutup di 1.333. Saham - saham berbasis teknologi di Nasdaq mengalami koreksi -0,01% tutup di 2.789. Dari kawasan Eropa, FTSE100 +0,12% ke 6.017, CAC40 -0,29% tutup di 4.043, DAX -0,06% ditutup di 7.175. Harga minyak mentah masih relatif tidak berubah dari level $108 per barel.

Dari dalam negeri, aksi profit taking terjadi terhadap beberapa saham unggulan membuat IHSG ditutup -0,2% di 3.700. Penurunan dipimpin oleh saham Astra International -2,5% ke Rp 56.450, Bumi Resources -2,25% ke Rp 3.250.Indeks LQ 45 ditutup -0,38% ke level 662,504. Saham yang mengalami kenaikan adalah Adaro Energy +3,3% di 2.350, Tambang Bukit Asam +2,28% di 22.450.

Hari ini IHSG kami prediksi masih akan flat akibat minimnya sentimen yang menggerakkan bursa. Koreksi terhadap beberapa saham unggulan masih akan berlanjut. Investor saat ini sedang menunggu pengumuman BI rate yang diprediksi akan bertahan di 6,75%. Peluang trading hari ini terbuka untuk saham BUMI dengan melakukan aksi buy on weakness.



Bakrie & Brothers (BNBR, 64)
Jaminkan 24% Saham Vallar
PT Bakrie & Brothers menjaminkan 49.38 juta (24%) saham Vallar Plc kepada Credit Suisse AG untuk mendapatkan pinjaman senilai US$ 601.75 juta. Pinjaman tersebut akan jatuh tempo pada 2 Maret 2012 dengan bunga Libot +6% per tahun. Pinjaman tersebut digunakan untuk membayar utang kepada lima institusi keuangan. –Investor Daily



HD Finance (Not Listed)
IPO, Lepas Saham 29.8%
PT HD Finance, perusahaan pembiayaan kendaraan bermotor roda dua, siap melepas 29.87% saham ke public dengan nilai nominal saham Rp 200-250 per lembar dengan menargetkan perolehan dana Rp 115 miliar. Dana IPO akan digunakan untuk rencana ekspansi perseroan dan untuk pengembangan infrastruktur. -Bisnis



Industri Semen
Penjualan Naik 6% di Kuartal I
ASI mencatat penjualan semen pada kuartal I-2011 mencapai 10.28 juta ton atau naik 6% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan permintaan datang dari sector property dan pembangunan jalan tol serta jembatan. Stabilnya suku bunga juga mendorong pengembang property menjadi lebih agresif. -Kontan



Krakatau Steel (KRAS, 1180)
Amankan Kebutuhan Batubara
PT Krakatau Steel akan membeli pasokan batubara jenis coking coal dari PT Borneo Lumbung Energy untuk mengamankan pasokan coking coal di pabrik blast furnance perseroan. Tahun ini perseroan akan membangun dua pabrik blast furnance sebagai tempat peleburan metal. Perseroan menggandeng Posco untuk membangun salah satu pabrik dengan investasi senilai US$ 500 juta. –Kontan



Jasa Marga (JSMR, 3475)
Akuisisi Jalan Tol Waru – Perak Hampir Tuntas
PT Jasa Marga segera menuntaskan akuisisi 18.6 km proyek jalan tol Waru – Perak di Surabaya. Perseroan telah mengincar proyek tersebut sejak tahun lalu dan kepemilikan proyek ini masih dalam tahap pembicaraan. –Investor Daily



Astra Otoparts (AUTO, 15.850)
Bantah Isu Delisting
Astra Otoparts, anak usaha PT Astra International membantah isu delisting saham perseroan yang telah mempengaruhi harga saham perseroan. Saat ini perseroan tengah focus pada kerjasama dengan produsen mobil dari Jepang di Indonesia untuk memasok suku cadang yang tidak dapat diimpor dari Jepang. –Bisnis
amcapital.jkt - 05/04/2011 01:21 PM
#29

Jakarta Composite Index is having a good time now. But no matter a good that he is having, there’s always a time to Rest and take a Break for awhile, and that time is come now. This moment should be a Coffee Break for JCI so he can Run higher again.
For you who have Guts to buy yesterday, it is a wise decision to think about sell your stocks, realize the profit you are making now and wait for the sideline to take another chance available. For those who miss the ride, you can consider to buy these stocks (please see the report).
Hope this work because today might be a Red but Healthy Day for JCI
amcapital.jkt - 06/04/2011 03:21 PM
#30

What Move the market?
Gold Record New High $ 1.454, Global Stocks Markets Close Mixed


NEWS HIGHLIGHTS :
Bank Mandiri : Akuisisi Asuransi Dharma Bangsa
Elang Mahkota : Jaminkan Saham SCTV
Media Nusantara Citra : Akan Lepas 395,7 Juta Saham Tresuri
Berau Coal Energy : Buyback Obligasi Disetujui


TECHNICAL HIGHLIGHTS :
PGAS (3800) - Speculative BUY
BUMI (3175) - Trading BUY


TODAY’S CORPORATE ACTION :
SDRA : Cum Dividen, Rp 9 per saham
MBSS : IPO PT Mitrabahtera Segara Sejati Rp 1.600 per lembar



What Move the Market?
Gold Record New High $ 1.454, Global Stocks Markets Close Mixed

Emas kembali mencetak rekor tertinggi baru di $ 1.454 akibat investor terus memburu emas sebagai instrument safe haven. Investor semakin khawatir akan harga minyak yang terus menanjak, inflasi yang meninggi, serta downgrade rating dari Portugal. Harga emas saat ini sudah semakin dekat ke target kami di $ 1.500. Jumlah utang negara yang hampir menyentuh batas yang ditetapkan kongres menyebabkan kekhawatiran akan masa depan US. Namun aksi merjer & akuisisi oleh Texas Instruments dan National Semiconductor memberikan sentiment positif terhadap bursa saham. Dow Jones ditutup koreksi tipis -0,05% ke harga 12.393,90, S & P 500 -0,02% ke 1.332,63, dan Nasdaq +0,07% ke 2.791,19. Bursa zona Eropa juga ditutup terkoreksi tipis, FTSE 100 -0.16% ke 6.007, CAC 40 ditutup -0,03%, dan DAX ditutup nyaris tidak mengalami perubahan.

IHSG melanjutkan penurunannya kemarin dan menembus level 3.700 ke bawah akibat tekanan jual terhadap beberapa saham bluechips. IHSG ditutup -0,39% ke 3.685,936. Penurunan dialami oleh saham BUMI -2,30%, BMRI -2,91%, HMSP -7,19%, BBRI -0,86%, dan ADRO -2,12%. Aksi profit taking juga terjadi pada saham Astra Autoparts (3,78%) yang sebelumnya telah melejit akibat beredarnya rumor delisting yang sudah dibantah manajemen. Saham ASII +0,35%, UNTR +1,58%, EXCL (+4,46%) berhasil menahan penurunan indeks. Rumor bahwa saham produsen susu Ultrajaya akan menjadi target akuisisi mengakibatkan saham ULTJ melonjak +19%.

Hari ini kami prediksi IHSG masih akan mengalami koreksi tipis dengan perdagangan yang relatif sepi. Investor saat ini belum menemukan kepercayaan diri kembali untuk melakukan pembelian saham. Aksi jual terbatas akan kembali melanda beberapa saham berkapitalisasi besar. Peluang untuk melakukan aksi buy on weakness terhadap saham ini terbuka untuk hari ini. Investor dengan profil resiko tinggi dapat melirik beberapa saham lapis kedua untuk trading hari ini, seperti : BHIT dan MIRA.



Bank Mandiri (BMRI, 6650)
Akuisisi Asuransi Dharma Bangsa
PT Bank Mandiri bersama AXA SA segera mengakuisisi perusahaan asuransi kerugian PT Asuransi Dharma Bangsa. Pascaakuisisi, kedua pemilik baru tersebut akan menyuntikkan dana hingga perusahaan asuransi tersebut memiliki modal disetor Rp 100 miliar. Mandiri akan mengambil 120 ribu saham dari 126.718 saham baru yang akan diterbitkan ADB. –Investor Daily



Elang Mahkota (EMTK, 1400)
Jaminkan Saham SCTV
PT Elang Mahkota berniat menjaminkan seluruh sahamnya di PT Surya Citra Media sebagai jaminan atas fasilitas kredit sebesar Rp 1.5 triliun. Nilai seluruh saham Surya Citra Media adalah sebesar Rp 5.8 triliun. Fasilitas kredit akan digunakan untuk mendanai penawaran tender saham PT Indosiar Karya Media yang ditetapkan dikisaran Rp 900- 1040. –Investor Daily



Media Nusantara Citra (MNCN, 940)
Akan Lepas 395,7 Juta Saham Tresuri
PT Media Nusantara Citra akan melepas 395.761 juta saham tresuri atau saham yang sebelumnya telah dibeli kembali oleh perseroan. Dengan harga penutupan di level 940 rupiah per saham, anak usaha PT Bhakti Investama ini diperkirakan akan meraup dana sekitar Rp 372 miliar. Penjualan saham tersebut telah dilakukan terhitung sejak 7 Maret 2011 lalu, dan akan berlangsung hingga 18 bulan setelah dimulai. –Koran Jakarta


Berau Coal Energy (BRAU, 530)
Buyback Obligasi Disetujui
PT Berau Coal Energy meraih persetujuan untuk membeli kembali obligasinya senilai US$ 450 juta. Perseroan telah membuka penawaran pembelian kembali surat utang yang diterbitkan terhitung 4 Maret 2011 dan berakhir pada 4 April 2011. Obligasi tersebut seharusnya jatuh tempo pada 2015 mendatang. -Bisnis
amcapital.jkt - 06/04/2011 03:22 PM
#31

CMNP has touched its Support and suspected form a Symmetrical Triangle.
AmClicks System for Trading (ASSET) has given a Minus sign which means Investors are suggested to Buy Lower.
We rate CMNP as Speculative BUY.
amcapital.jkt - 07/04/2011 11:06 AM
#32

What Move the market?
Stocks Rebound On Tight Rate Sentiment; Gold Hits A New High Record Again.

NEWS HIGHLIGHTS :
Indika Energy : Ambil Alih Mitrabahtera Rp 1.4 T
Indofood Sukses Makmur : Salim Ivomas Lepas 20% Saham
Krakatau Steel : Investasi US$ 100 Juta
Perusahaan Gas Negara : Berencana Masuk ke Industri Pengolahan Gas
Bank Mandiri : Targetkan Laba Bersih FY11 Rp 647 M dari Restrukturisasi Bad Debt
Kalbe Farma : Bantah Isu Rencana Akuisisi

TECHNICAL HIGHLIGHTS :
CMNP (1150) - Trading BUY
SMCB (2025) - BUY

TODAY’S CORPORATE ACTION
ABDA : Cum HMETD dengan rasio lama : baru (4:5), harga pelaksanaan Rp 310 per saham.



What Move the Market?
Stocks Rebound On Tight Rate Sentiment; Gold Hits A New High Record Again.

Rebound yang terjadi pada saham-saham berbasis teknologi dan perbankan berhasil mengangkat bursa saham US kemarin malam. Dow Jones ditutup +0,26% di 12.426,75, S&P500 +0,22% di 1.335,54, dan Nasdaq +0,31 di 2.799,82. Saham perbankan mengalami kenaikan akibat spekulasi the fed akan menaikkan suku bunga untuk menahan laju kredit di US (JP Morgan +2,28%, Citigroup +2,86%, Wells Fargo +1,28%). Investor melihat bahwa pemulihan ekonomi telah berlangsung melihat membaiknya indicator-indikator ekonomi sehingga menimbulkan optimism pasar. Keputusan Bank Sentral Eropa untuk menaikkan suku bunga juga membuat saham-saham perbankan di bursa saham Eropa mengalami kenaikan. Kekhawatiran juga melanda Eropa setelah Portugal meminta bantuan dana bailout kepada Uni Eropa sebesar $107 miliar. FTSE100 +0,57%, CAC40 +0,16%, DAX +0,55%. Emas berhasil mencapai level tertinggi sepanjang sejarah diatas $1.458. Lonjakan harga emas diakibakant oleh pelemahan Dolar dan kenaikan suku bunga Eropa.

Bursa saham di Jakarta mengalami penguatan akibat aksi borong yang terjadi pada beberapa saham bluechips. Indeks Harga Saham Gabungan kembali menembus level psikologis 3.700 dengan nilai transaksi Rp 5,7 T. IHSG +1,13% ditutup di 3.727,8, LQ45 +1,04% ke 665,65. Saham yang menjadi top gainers adalah ASII, BBRI, BMRI, EXCL, dan DSSA. Saham yang menjadi top losers adalah BBCA , TLKM, SMGR, CPIN, dan INTP. Asing masih mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp 210 miliar. Penguatan Rupiah juga terus berlanjut akibat melimpahnya suplai Dolar di pasar spot mata uang yang bersumber dari aliran dana asing.

Hari ini IHSG kami prediksi masih memiliki peluang menguat, namun rawan dengan aksi profit taking. Investor kami ingatkan agar tetap waspada jika terjadi pembalikan arah ke zona negatif. Minimnya sentiment dalam negeri masih menjadi alasan buat investor untuk tetap menunda pembelanjaan saham. Pengumuman BI rate ditunda oleh pemerintah hingga hari Selasa depan (12/April/2011). Namun peluang trading terbuka untuk saham-saham dengan volatilitas tinggi dan lapis-lapis kedua yang ramai ditransaksikan sebagai alternatif.



Indika Energy (INDY, 4100)
Ambil Alih Mitrabahtera Rp 1.4 T
PT Indika Energy resmi mengambil alih 51% saham PT Multibahtera Segara Sejati senilai Rp 1.45 triliun. Melalui anak usahanya, PT Indika Energy Infrastructure, perseroan mengeksekusi 892.5 juta saham Mitrabahtera pada harga Rp 1.630 per saham. –Investor Daily



Indofood Sukses Makmur (INDF, 5350)
Salim Ivomas Lepas 20% Saham
PT Salim Ivomas Pratama, anak usaha PT Indofood Sukses Makmur akan melepas 20% saham melalui penawaran umum perdana pada Juni 2011. Perseroan telah menunjuk Mandiri Sekuritas, Kim Eng Securities dan Deutsche Securities sebagai underwriter. Perseroan menargetkan dana hasil IPO sebesar US$ 200-300 juta. –Investor Daily



Krakatau Steel (KRAS, 1180)
Investasi US$ 100 Juta
PT Krakatau Steel menginvestasikan US$ 100 juta tahun ini untuk pembangunan pabrik baja terpadu berkapasitas 6 juta ton setahun. Pabrik ini merupakan proyek patungan perseroan dengan Posco dengan total nilai investasi US$ 6 miliar. Sekitar 60% investasi dibiayai dari dana IPO dan sisanya dari pinjaman bank serta kas internal. –Investor Daily



Perusahaan Gas Negara (PGAS, 3850)
Berencana Masuk ke Industri Pengolahan Gas
PT Perusahaan Gas Negara berniat memperluas lini bisnisnya dengan menjajaki pengembangan usaha ke sector mid-stream dan industri hilir (pengolahan gas). Rencana ini ditopang oleh posisi cash on hand perseroan yang mencapai Rp 11.2 triliun. –Kontan



Bank Mandiri (BMRI, 6800)
Targetkan Laba Bersih FY11 Rp 647 M dari Restrukturisasi Bad Debt
PT Bank Mandiri menargetkan laba dari restrukturisasi bad debt sebesar Rp 647 miliar tahun ini. Restrukturisasi bad debt ini berasal dari kreditor yang bergerak pada sektor chemical, forestry, dan fishery. –Bisnis Indonesia



Kalbe Farma (KLBF, 3475)
Pyridam Farma (PYFA, 156)
Bantah Isu Rencana Akuisisi
PT Kalbe Farma membantah rumor yang beredar mengenai pengakuisisian Pyridam Farma dengan harga penawaran yang telah disebut-sebut di kisaran Rp 350 per saham. –Bisnis Indonesia
amcapital.jkt - 08/04/2011 11:16 AM
#33

What Move the market?
Oil Records New High; Global Stocks Market Close Down

NEWS HIGHLIGHTS :
Krakatau Steel : Siap Tambah Saham Krakatau Posco US$ 405 Juta
Citra Marga Nusaphala : Akan Akuisisi Tol Rp 450 M
Bank Sulut: IPO 40% Saham
Buana Listya Tama : IPO 40% Saham di Bulan Mei

TECHNICAL HIGHLIGHTS :
SGRO (3050) - Speculative BUY
CPIN (1930) - Speculative BUY 

What Move the Market?
Oil Records New High; Global Stocks Market Close Down.


Harga minyak mentah di NYMEX mencapai level $120 untuk pertama kali sejak 30 bulan terakhir. Kenaikan dipicu serangan udara pasukan NATO di daerah ladang minyak Brega, Libya. Pemilu di Nigeria, sebagai salah satu anggota OPEC, mengalami penundaan di beberapa daerah sehingga dikhawatirkan dapat mengganggu suplai minyak dunia.  Harga komoditas kopi juga mengalami rebound hampir 3% dalam sehari.

Bursa saham Amerika terkoreksi setelah gempa kembali melanda daerah Timur Laut Jepang. Dow Jones -0,14%, Nasdaq -0,13%, S&P -0,15%. Angka pengangguran di US mengalami penurunan yang menunjukkan terjadinya penguatan pada pasar tenaga kerja. Angka penjualan ritel US bulan Maret mengalami penguatan, menunjukkan kenaikan harga minyak tidak mempengaruhi daya beli konsumen.Pasar saham zona Eropa terkoreksi setelah pengumuman kenaikan suku bunga. FTSE -0,56%, DAX -0,5%, CAC -0,49%. Bank Sentral Eropa (ECB) menaikkan suku bunga 25 basis poin dari 1% ke 1,25% mengakibatkan nilai Euro menurun terhadap US Dolar. Krisis Eropa mengakibatkan pemerintah harus melakukan pengetatan moneter. Kenaikan suku bunga ini akan memperbesar resiko di Eropa akibat tingginya bunga yang akan dibayar pemerintah. Dari Asia, Bank Sentral Jepang (BOJ) mempertahankan suku bunga antara 0 - 0,1%. Nikkei +0,07%, Hangseng -0,01%, Kospi -0,21%.

Hari ini IHSG kami prediksi akan mengalami koreksi mengikuti bursa global. Faktor hari Jumat akhir pekan akan membuat investor cenderung memilih untuk mengamankan portofolio. Namun, buy on weakness mungkin masih bisa dilakukan untuk beberapa saham.

 

Krakatau Steel (KRAS, 1170)
Siap Tambah Saham Krakatau Posco US$ 405 Juta
PT Krakatau Steel berniat meningkatkan kepemilikan saham pada PT Krakatau Posco menjadi 45% dari saat ini 30%. Penambahan saham tersebut membutuhkan dana US$ 405 juta. Krakatau Posco berencana membangun pabrik baja berkapasitas 6 juta ton di Cilegon dengan total nilai investasi US$ 6 miliar. Sementara itu, perseroan tengah mempersiapkan anak usahanya, PT Krakatau Wajatama untuk IPO pada 2012 mendatang.  –Investor Daily

 

Citra Marga Nusaphala (CMNP, 1160)
Akan Akuisisi Tol Rp 450 M
PT Citra Marga Nusaphala tengah menjajaki akuisisi jalan tol dalam kota. Perseroan  menyiapkan dana sebesar Rp 450 miliar. Perseroan mengalokasikan dana akuisisi dari capex 2011 sebesar Rp 1 triliun.  –Investor Daily

 

Bank Sulut (Not Listed)
IPO 40% Saham
Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara akan menawarkan saham perdana dengan porsi saham yang akan dilepas sebanyak 30-40% pada semester II-2011. Bank Sulut menargetkan perolehan dana dari IPO sebesar Rp 100 – 300 miliar yang akan digunakan untuk tambahan modal serta ekspansi perbankan dan kredit. –Bisnis

 

Buana Listya Tama (Not Listed)
IPO 40% Saham di Bulan Mei
Buana Listya Tama, anak usaha PT Berlian Laju Tanker berencana melepas 7.26 juta saham atau sekitar 40% dari total saham pada 10-12 Mei 2011 mendatang. Perseroan juga akan menerbitkan warran dengan rasio 121 saham berhak atas 60 warran. Perseroan berencana neningkatkan modal sebesar US$120 juta, dimana 52.1% akan digunakan untuk ekspansi dan 38.7% akan digunakan untuk membayar utang kepada Berlian Laju Tanker. –Bisnis
amcapital.jkt - 08/04/2011 12:33 PM
#34

I don’t know how i could missed to Recommend INCO. Well, first, i had thought that INCO was forming a Downtrend but after what we saw toghether, INCO Rebounded at 4675 or at Fibonacci Retracement level at 61,8%.

 

After all, base on my Personal Trading Strategy using WMACD, the second Trough is made and that second is highest than previous Trough, which is good!

 

I place target price for INCO is at 5000 which is a Target Price from Fibonacci Retracement at 150% - 161.8%.
amcapital.jkt - 11/04/2011 09:59 AM
#35

What Move the market?
US Stocks End Down On Higher Gold Prices, Asian Stocks Open Mixed

NEWS HIGHLIGHTS :
Bumi Resources : Vallar Berencana Tingkatkan Kepemilikan Hingga 50%
Holcim Indonesia : Targetkan Kenaikan Kapitalisasi Pasar pada 1Q11
XL Axiata : Utang Berkurang Rp 900 milar
Buana Listya Tama : IPO 40% Saham di Bulan Mei

TECHNICAL HIGHLIGHTS :
BWPT (1180) - BUY On Weakness
JSMR (3400) - BUY On Weakness

TODAYS CORPORATE ACTION :
SRAJ : PT Sejahteraraya Anugrahjaya IPO Rp 120 per Saham



What Move the Market?
US Stocks End Down On Higher Gold Prices, Asian Stocks Open Mixed

Minyak NYMEX kembali mencetak rekor tertinggi setelah menembus $113 per barel. Kenaikan dipicu serangan NATO di daerah Aidabiya dan Misrata, Libya. Sementara harga minyak Brent di Eropa mencapai 126,90 per barel, berarti ada premium hampir $14 diatas NYMEX. Penurunan suplai minyak dunia menjadi concern investor saat ini. Perang memicu pengurangan produksi minyak Libya sekitar 80%. Pemilu di Nigeria yang berlarut-larut juga turut memicu kenaikan minyak, ditambah dengan pelemahan Dolar. Ketidakpastian global juga membuat emas kembali naik ke harga $1.472 per troy ounce. Kenaikan emas juga dipicu krisis anggaran pemerintah zona Eropa dan inflasi yang diperkirakan diatas pertumbuhan ekonomi tahun ini.

Bursa saham US ditutup melemah akibat kebuntuan pembahasan anggaran pemerintah di dewan kongres. Dow Jones -0,24%, S&P500 -0,04%, Nasdaq -0,56%. Saham di Eropa ditutup menguat dengan ekspektasi pengumuman kenaikan laba bersih korporasi di US. FTSE +0,81%, CAC +0,83%, DAX +0,53%. Asia pagi ini dibuka mixed dengan katalis kenaikan komoditas dunia. Nikkei -0,5%, Topix -0,4%, S&P ASX 200 di Australia +0,31%.

IHSG Jumat kemarin menguat 0,3% dengan nilai perdagangan Rp 19,3 Triliun. Besarnya nilai perdagangan akibat crossing saham BRAU sebesar Rp 14 Triliun di pasar negosiasi. Penguatan dipimpin oleh PGAS +2,54%, BMRI +2,94%, BBRI +1,61%, SMGR +2,10%. Saham yang mengalami penurunan adalah ASII -1,47%, TLKM -1,40%, BUMI -0,76%, AALI -1,31%, UNVR 1,30%. Hari ini secara teknikal indeks masih memiliki peluang untuk menguat. Investor kami sarankan agar tetap mengikuti perkembangan sentiment global. Pilihan fundamental kami hari ini adalah ANTM dengan katalis kenaikan komoditas emas yang kami prediksi diatas $1.500 per troy ounce tahun ini. LPKR juga masih menarik untuk dicermati dengan prediksi pertumbuhan sektor properti Indonesia antara 15-20% tahun ini, serta suku bunga KPR yang akan stabil tahun ini.



Bumi Resources (BUMI, 3250)
Vallar Berencana Tingkatkan Kepemilikan Hingga 50%
Vallar Plc berencana meningkatkan kepemilikannya di Bumi Resources menjadi 50% dalam waktu dekat dan berharap transaksi akan selesai pada kuartal II tahun ini. Bumi juga berencana melakukan pembayaran atas pinjamannya terhadap CIC. Bumi akan membayar US$975 juta pinjamannya pada semester II tahun unu dengan menggunakan kas internal. –Bloomberg, Investor Daily



Holcim Indonesia (SMCB, 2050)
Targetkan Kenaikan Kapitalisasi Pasar pada 1Q11
PT Holcim Indonesia menargetkan kenaikan kapitalisasi pasar menjadi 15% pada kuartal I-2011.Perseroan memperkirakan penjualan semen dapat tumbuh 10% pada tahun ini menjadi 45 juta ton. Perseroan juga menargetkan pembangunan pabrik semen baru di Tuban dapat selesai pada 2013 dan memberikan tambahan kapasitas menjadi 10 juta ton. –Bisnis



XL Axiata (EXCL,5850)
Utang Berkurang Rp 900 milar
PT XL Axiata Tbk, merealisasikan pembayaran utang dalam denominasi rupiah pada kuartal I/2011 sebesar Rp 900 miliar, sehingga mengurangi total utang jangka panjang perseroan menjadi Rp 9,08 triliun. Utang tersebut dibayar ke sejumlah bank, yakni Mandiri sebesar Rp 400 miliar, ANZ, dan Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ masing-masing Rp 250 miliar. Jumlah pembayaran utang tersebut diluar ekspektasi perseroan karena pada tahun ini XL menargetkan bisa melunasi utang Rp 2 triliun. Pada kuartal pertama tahun ini, perseroan sudah melunasi 45% dari target pembayaran utang tahun ini. -Bisnis



Buana Listya Tama (Not Listed)
IPO 40% Saham di Bulan Mei
Buana Listya Tama, anak usaha PT Berlian Laju Tanker berencana melepas 7.26 juta saham atau sekitar 40% dari total saham pada 10-12 Mei 2011 mendatang. Perseroan juga akan menerbitkan warran dengan rasio 121 saham berhak atas 60 warran. Perseroan berencana neningkatkan modal sebesar US$120 juta, dimana 52.1% akan digunakan untuk ekspansi dan 38.7% akan digunakan untuk membayar utang kepada Berlian Laju Tanker. –Bisnis
amcapital.jkt - 12/04/2011 12:27 PM
#36

What Move the market?
US Stocks Mixed, Oil Prices Correction On Profit Taking


NEWS HIGHLIGHTS :
Adaro Energy : Bagi Dividen Rp 645 M
Bumi Resources : Vallar Tambah Saham via Share Swap
Indosat : Refinancing Utang US$200 Juta
Aneka Tambang : Incar Kontribusi Proyek Tayan
Pembangunan Perumahan : Dirikan Perusahaan Listrik


TECHNICAL HIGHLIGHTS :
AKRA (1480) - Speculative BUY
HRUM (9250) - Speculative BUY



What Move the Market?
US Stocks Mixed, Oil Prices Correction On Profit Taking.

Saham di US mengalami fase konsolidasi dengan ditutup mixed dengan transaksi yang tipis. Dow Jones Industrial Average naik 1,06 poin, atau 0.01%, tutup di 12.381,11. S&P 500 turun 3,71 poin, atau -0,3 %, ditutup di 1.324,46, sementara saham berbasis teknologi di Nasdaq turun 8,91 poin, atau -0.3 %, ditutup di 2.771,51. Dari zona Eropa, FTSE 100 ditutup di 6.053,44 atau -0.04%, DAX ditutup di 7.204,86⁠ atau -0,17%, CAC 40 ditutup di ⁠4.038,70 atau -0,57%. Krisis utang masih menjadi sumber ketakutan utama di Eropa. Utang publik Inggris sudah mencapai 240% dari GDP. Sementara minyak mulai terkoreksi ke harga $108.48 akibat aksi ambil untung dan melunaknya pemerintahan Libya.

IHSG awal pekan kemarin mengalami kenaikan 4,03 poin atau +0,11% di level 3.745,84, dengan nilai perdagangan Rp 4,84 triliun. Indeks LQ-45 +0,14% ke 670,51 dan Jakarta Islamic Index (JII) +0,67% ke 523,23.

Asing melakukan pembelian bersih Rp 224,94 miliar. Kenaikan indeks dipimpin oleh saham BBCA, TLKM, UNTR, AALI, INTP, ADMF. Saham yang mengalami penurunan adalah BBRI, DSSA, BMRI, EXCL dan ICBP.

Hari ini peluang penguatan IHSG sangat tipis. Kami melihat koreksi kemungkinan akan terjadi akibat aksi profit taking. Investor kami sarankan agar melakukan aksi penjualan terhadap portofolio saham yang sudah untung. Namun untuk jangka menengah, tren IHSG masih akan naik akibat membaiknya fundamental Indonesia. Pagi ini, indeks Nikkei Jepang juga terkoreksi sekitar -1,5% akibat gempa yang kembali melanda.



Adaro Energy (ADRO, 2300)
Bagi Dividen Rp 645 M
PT Adaro Energy brenecana membagi dividen final sebesar US$ 75 juta atau sekitar Rp 645 miliar. Dividen tersebut setara dengan Rp 20.17 per saham. Jumlah dividen tersebut belum termasuk dividen yang telah dibayarkan sebelumnya sebesar Rp 315.06 miliar. Dengan demikian total dividen perseroan untuk tahun buku 2010 mencapai Rp 960 miliar. –Investor Daily



Bumi Resources (BUMI, 3225)
Vallar Tambah Saham via Share Swap
Vallar Plc akan meningkatkan kepemilikan saham di PT Bumi Resources hingga 50% melalui penukaran saham paling cepat pada 10 Mei tahun ini. Vallar akan menukarkan satu saham barunya dengan 57.7 saham Bumi. -Bisnis



Indosat (ISAT, 5300)
Refinancing Utang US$200 Juta
PT Indosat akan memanfaatkan peluang membaiknya peringkat Indonesia untuk menambah rencana pembiayaan kembali sejumlah utangnya sebesar US$200 juta pada tahun ini. Total utang perseroan beserta bunganya hingga akhir 2010 mencapi Rp 24 triliun. -Bisnis



Aneka Tambang (ANTM, 2400)
Incar Kontribusi Proyek Tayan
Proyek chemical grade alumina (CGA) di Tayan, Kalimantan Barat, berpotensi memberi pendapatan sebesar US$200 juta kepada PT Aneka Tambang. Pembangunan pabrik tersebut diharapkan bisa beroperasi komersial pada Januari 2014. Antam telah memulai tahap konstruksi untuk proyek bernilai US$450 juta tersebut terhitung mulai Senin (11/4). Pabrik CGA Tayan ini akan mengolah cadangan bijih bauksit Antam untuk menghasilkan kapasitas produksi sebesar 300 ribu ton CGA setiap tahunnya. –Koran Jakarta



Pembangunan Perumahan (PTPP, 710)
Dirikan Perusahaan Listrik
PT PP mendirikan anak usaha yang bergerak di sector listrik bernama PT Muba Daya Prtama dengan menggandeng PT Navigant Energy dan PT Bangun Energy Resources. Selanjutnya, perusahaan tersebut akan melaksanakan kegiatan penyediaan tenaga listrik meliputi pembangkitan, penyaluran dan distribusi. –Investor Daily
amcapital.jkt - 18/04/2011 10:07 AM
#37

What Move the market?
US Stocks End Higher, but There Is A Small Correction On Oil

NEWS HIGHLIGHTS :
Adaro Energy : Investasi US$ 100 Juta pada IndoMet Coal
Semen Gresik : Segera Bangun Pabrik di Jawa Tengah
Energi Mega Persada : Peringkat Utang Jangka Panjang Turun Menjadi CCC+

TECHNICAL HIGHLIGHTS :
ASRI (280) - Trading BUY
ADRO (2275) - Trading BUY



What Move the Market?
US Stocks End Higher, But There Is A Small Correction On Oil

Pasar saham US ditutup menguat hari Jumat akibat kabar penguatan ekonomi US dan dunia. Dow +0,46%, ditutup di 12.341,83. Saham Protector & Gamble mengalami kenaikan terbesar sepanjang minggu lalu (+3,5%). S&P 500 +0,39%, ditutup di 1.319,68. Indeks teknologi Nasdaq +0,16%, ditutup di 2.764,65. Namun secara mingguan, indeks mencatatkan penurunan (Dow -0,31%, S&P -0,64%), Nasdaq -0,25%). Sentimen negatif sepanjang minggu lalu masih bersumber dari lonjakan harga komoditas akibat kerusuhan Timur Tengah.

Pasar saham Eropa hari Jumat lalu juga mengalami kenaikan, namun saham sektor perbankan mengalami penurunan. FTSE +0,54%, CAC 40 +0,10%, DAX +0,44%. Sepanjang minggu lalu, sentimen negatif masih mendominasi Eropa. Penurunan rating Irlandia, restrukturasi utang Yunani membuat indeks saham Eropa secara kumulatif mingguan menurun. Eropa saat ini cenderung melakukan pengetatan moneter dengan menaikkan suku bunga acuan.

Harga emas mencapai rekor tertinggi $ 1.468 akibat isu inflasi dan krisis zona Eropa. Harga komoditas perak (Silver) juga mencapai level tertinggi untuk 31 tahun di harga $ 43,24. Ditengah isu inflasi yang meninggi, investor cenderung memilih emas dan perak sebagai instrumen investasi. Minyak bumi saat ini berada di harga $ 109,4. Koreksi terhadap minyak minggu lalu diakibatkan Goldman Sachs yang merekomendasikan underweight untuk komoditas Oil, sehingga investor melakukan aksi profit taking.

IHSG Jumat minggu lalu mengalami kenaikan 0,66% ditutup di 3.732,33. Saham sektor pertambangan menjadi pemimpin kenaikan indeks. Saham yang mengalamni kenaikan adalah ITMG, DOID, DEWA, BJBR, PGAS, INTP. Saham yang mengalami penurunan adalah UNTR, AUTO, MNCN, MDRN. Kami prediksi hari ini IHSG masih akan sideways menlihat minimnya sentimen di bursa. Namun positifnya bursa Asia pada pembukaan pagi ini kemungkinan bisa memicu saham di Indonesia bergerak ke arah positif.



Adaro Energy (ADRO, 2275)
Investasi US$ 100 Juta pada IndoMet Coal
PT Adaro Energy akan menginvestasikan dana US$100 juta di proyek IndoMet Coal yang merupakan usaha patungan antara perseroan dengan BHP Biliton. Perseroan secara tidak langsung memiliki masing-masing 25% saham pada tujuh unit usaha BHP di proyek IndoMet. Tahun ini, perseroan menyiapkan dana untuk capex sebesar US$603-628 juta. –Investor Daily



Semen Gresik (SMGR, 9550)
Segera Bangun Pabrik di Jawa Tengah
PT Semen Gresik menyatakan siap membangun pabrik semen baru di wilayah Rembang, Jawa Tengah, pada 2012 mendatang. Sekitar 600 – 800 hektare lahan telah disiapkan untuk mengembangkan pabrik semen baru sebagai salah satu strategi ekpansi perseroan. Pendirian pabrik dengan nilai investasi mencapai Rp 3,5 triliun itu akan memakan waktu sekitar tiga tahun. Hingga Februari, penjualan Semen Gresik tumbuh 2% bila dibandingkan periode serupa di tahun sebelumnya. Penjualan Semen Gresik menguasai 41,1% pangsa pasar dari total penjualan semen nasional, yang menembus 6,8 juta ton. –Koran Jakarta



Energi Mega persada (ENRG, 127)
Peringkat Utang Jangka Panjang Turun Menjadi CCC+
Lembaga pemeringkat Standard & Poor's Ratings Services menurunkan peringkat jangka panjang PT Energi Mega Persada menjadi CCC+ dari semula B-. Pada saat yang sama, S&P juga menurunkan peringkat rencana penerbitan obligasi oleh Energi Mega Persada International Holdings Pte. Ltd menjadi CCC+ dari semula B-. Dalam rencana penerbitan obligasi ini, EMP dan anak usahanya melalui EMP International Holdings Pte Ltd, akan menerbitkan obligasi senilai US$275 juta bertenor lima tahun. -Bisnis
amcapital.jkt - 19/04/2011 10:31 AM
#38

What Move the market?
Stocks Close Down After S&P Downgrades US Outlook to”Negative”

NEWS HIGHLIGHTS :
Kalbe Farma : Siap Lepas Treasury Stocks Rp 2.8 T
Holcim Indonesia : Cari Pinjaman US$ 225 Juta
Elnusa : Bidik Kontribusi Kapal Seismik
Telekomunikasi Indonesia : Rencana Buyback Saham Rp 3 Triliun
Adira Dinamika Multi Finance : Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun

TECHNICAL HIGHLIGHTS :
INCO (4850) - BUY
INKP (1710) - Trading BUY

TODAY’S CORPORATE ACTION :
ROTI : Cum Dividen Tunai Rp 24.64 per Saham
ITMG : Cum Dividen Tunai Rp 407 per Saham
BJBR : Cum Dividen Tunai Rp 59.67 per Saham



What Move the Market?
Stocks Close Down After S&P Downgrades US Outlook to”Negative”

Bursa saham US koreksi setelah S&P mendowngrade rating utang Amerika menjadi negative. DOW -1.14%, NASDAQ -1.06%, S&P 500 -1.10%. Minyak terkoreksi ke 107. Zona Eropa juga terkoreksi besar akibat downgrade rating yang dilakukan kepada Bank di Irlandia. FTSE -2,10%, DAX -2,11 %, CAC -2,35%. Sentimen negatif yang kuat terjadi pada saat ini di pasar saham.

IHSG kemarin ditutup turun tipis sejalan dengan bursa kawasan Asia. Bursa China memimpin penurunan di Asia setelah Bank Sentral menaikkan giro wajib minimum. IHSG turun 3,439 poin (0,09%) ke level 3.727,073, LQ 45 turun 0,866 poin (0,12%) ke level 667,866. Saham yg menjadi penahan penurunan indeks adalah BBRI, CPIN, TLKM, BBCA, EXCL. Sementara yang mengalami penurunan adalah BMRI, PGAS, ASII, BORN.

Hari ini bursa saham Indonesia akan mengalami tekanan jual mengikuti penurunan di Wall Street. Walaupun secara teknikal, indeks sudah mulai oversold. Sentimen negatif dari Amerika dan krisis utang Eropa jauh lebih kuat. Investor boleh memperhatikan saham ASII yang sudah menyentuh level support dengan melakukan buy on weakness.



Kalbe Farma (KLBF, 3675)
Siap Lepas Treasury Stocks Rp 2.8 T
PT Kalbe Farma tengah mengkaji pelepasan saham simpanan (treasury stock) sebanyak 780.9 juta (7.7%) senilai Rp 2.8 triliun pada tahun ini. Rencananya, dana hasil pelepasan saham tersebut akan digunakan untuk membiayai akuisisi perusahaan atau produk obat. Sementara itu, perseroan akan membagi dividen sebesar Rp 643 miliar atau setara dengan Rp 68 per saham untuk tahun buku 2010. –Investor Daily



Holcim Indonesia (SMCB, 2125)
Cari Pinjaman US$ 225 Juta
PT Holcim Indonesia tengah mencari pinjaman dari sejumlah bank sebesar US$ 225 juta untuk membiayai pembangunan pabrik semen berkapasitas 1.7 juta ton di Tuban. Porsi pinjaman untuk pembangunan pabrik tersebut mencapai 40-50% dari total investasi sebesar US$450 juta. Penambahan utang ini akan menaikkan rasio utang perseroan (DER), namun perseroan akan mengontrol kenaikan tersebut dengan mengatur jumlah pinjaman yang akan ditarik. Perseroan akan membagikan dividen tahun buku 2010 sebesar Rp 178.19 miliar yang akan dibayarkan pada Mei mendatang. –Investor Daily



Elnusa (ELSA, 305)
Bidik Kontribusi Kapal Seismik
PT Elnusa menargetkan dapat meraup pendapatan dari bisnis seismik lepas pantai (seismic marine) sebesar US$55 juta atau setara Rp 495 miliar hingga 2012 mendatang. Anak usaha Pertamina di bisnis jasa pendukung migas ini memperkirakan bisnis barunya ini akan berkontribusi 10% dari total pendapatan. Perseroan memperkirakan tahun ini bisa meraup pendapatan sebanyak US$17 juta atau setara Rp 153 miliar. –Koran Jakarta



Telekomunikasi Indonesia (TLKM, 7350)
Rencana Buyback Saham Rp 3 Triliun
PT Telekomunikasi Indonesia berencana untuk melakukan buyback 416.7 juta saham atau setara dengan 2.07% dengan nilai Rp 3 triliun. Periode buyback akan berlangsung 18 bulan dimulai pada 20 Mei setelah rencana tersebut disetujui RUPS. –Bloomberg, Bisnis Indonesia



Adira Multifinance (ADMF, 11.600)
Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun
PT Adira Dinamika Multi Finance berencana untuk menerbitkan obligasi senilai Rp 2 triliun untuk membiayai pertumbuhan kredit perseroan. Obligasi tersebut akan memiliki tenor 18,24 dan 36 bulan. Masa penawaran dijadwalkan pada tanggal 18 -20 Mei 2011. –Bloomberg, Bisnis Indonesia
amcapital.jkt - 20/04/2011 10:37 AM
#39

What Move the market?
Gold Future Reach $1.500, Stocks End Higher

NEWS HIGHLIGHTS :
Bayan Resources : Siap Bagikan Dividen
Astra International : Targetkan Kenaikan 33% Kapasitas Produksi
Holcim Indonesia : Umumkan Pembagian Dividen Tahun Buku 2010

TECHNICAL HIGHLIGHTS :
PGAS (3900) - Trading BUY
ISAT (5400) - BUY 

What Move the Market?
Gold Future Reach $1.500, Stocks End Higher


Pendapatan Q1 2011 beberapa perusahaan yang melebihi ekspektasi analis membuat indeks saham di US mengalami kenaikan. Dow Jones +0,53%, Nasdaq +0,35%, S&P 500 +0,57%. Saham yang mengalami kenaikan terbesar adalah  Johnson & Johnson +3.69% dan Caterpillar +2.12%. Minyak kembali naik ke level $108 akibat membaiknya ekspektasi perekonomian global. Harga future emas untuk pertama kalinya mencapai $1500 per Troy Ounce. Indeks saham kawasan Eropa ditutup positif setelah investor melihat adanya upaya untuk memperbaiki negara-negara Eropa dari krisis.

IHSG kemarin tampil anomali dengan bursa saham Asia dengan ditutup +0,15%. Transaksi berlangsung sepi dengan nilai Rp 3,5 triliun. Saham Telkom tampil menjadi pemimpin kenaikan indeks akibat rencana buyback saham. Saham lain yang mengalami kenaikan adalah UNVR, BBCA, INTP, EXCL. Saham yang mengalami tekanan jual adalah ASII, ADRO, PTBA, ITMG.

Hari ini IHSG kami prediksi akan menguat tipis mengikuti bursa global. Investor saat ini masih cenderung wait and see kondisi global pasca downgrade rating utang US. Investor juga menunggu rilis kinerja Q1 2011 dari emiten. Kami sarankan aksi pembelian selektif sudah bisa dilakukan untuk beberapa saham yang akan mencatatkan peningkatan kinerja pada kuartal I ini. Saham ASII menurut kami bisa diperhatikan melihat koreksi yang terjadi sudah cukup dalam.

 

Bayan Resources (BYAN, 16.850)
Siap Bagikan Dividen
PT Bayan Resources siap membagikan dividen untuk tahun buku 2010 seiring dengan melonjaknya laba bersih hingga 443% menjadi Rp 740.7 miliar. Pembagian dividen ini merupakan yang pertama kali bagi perseroan sejak melantai di bursa pada 2008. –Investor Daily

 

Astra International (ASII, 53.650)
Targetkan Kenaikan 33% Kapasitas Produksi
PT Toyota-Astra Motor berencana untuk meningkatkan kapasitas produksi tahunan sebesar 33% menjadi 200.000 unti dalam dua hingga tiga tahun mendatang. Peningkatan kapasitas ini akan membutuhkan dana sekitar US$150 juta. –Bloomberg,Kontan

    

Holcim Indonesia (SMCB, 2100)
Umumkan Pembagian Dividen Tahun Buku 2010
PT Holcim Indonesia telah mengumumkan jadwal pembagian dividen untuk tahun buku 2010. Cum-dividend dan Ex-dividend akan berlangsung pada 11 Mei dan 12 Mei 2011, pembayaran akan dilakukan pada 31 Mei 2011. Besarnya dividen yang dibayarkan adalah Rp 23 per lembar. –Bisnis
amcapital.jkt - 25/04/2011 10:10 AM
#40

What Move the market?
Oil Settles Above $112, Stocks Rise On Earnings Expectation

NEWS HIGHLIGHTS :
Bumi Resources Minerals : Siap Gandeng Mitra untuk Gorontalo Minerals
Semen Gresik : Laba Bersih 1Q11 Tumbuh 10% YoY
Elnusa : Kehilangan Dana Cadangan, Ekspansi Tetap Berjalan
Holcim Indonesia : Bangun Silo US$ 8 Juta
Astra Autoparts : Laba Bersih Turun 6.8%

TECHNICAL HIGHLIGHTS :
PTBA (22250) - BUY Stop Loss
SGRO (3250) - Trading BUY



What Move the Market?
Oil Settles Above $112, Stocks Rise On Earnings Expectation

Indeks saham US mengakhiri minggu lalu dengan kenaikan, meskipun diawali Senin dengan koreksi besar akibat downgrade rating US oleh S&P ratings. Dow Jones +0,40% di 12.506, merupakan level tertinggi sejak 5 Juni 2008. Nasdaq +0,63% di 2.820, S&P500 +0,5% di 1.337,4. Untuk kumulatif mingguan sepanjang minggu lalu, Dow +1,33%, Nasdaq +2%, S&P +1,3%. Positifnya kinerja keuangan kuartal pertama beberapa emiten membuat saham masih diburu investor.

Minyak minggu lalu ditutup kembali diatas $112 akibat tren pelemahan Dolar. Namun, angka perkembangan aktifitas pabrik US yang tidak terlalu baik, menahan kenaikan harga energi. Pagi ini, futures Oil sudah naik 0,4% dipicu kerusuhan yang kembali melanda Timur Tengah dan Afrika. Suplai minyak dunia kembali mengkhawatirkan setelah dikabarkan ternyata Arab tidak benar akan memproduksi minyak hingga 15 Juta Barel per hari. Protes terhadap Presiden di Yaman juga masih berlanjut.

IHSG mencetak rekor baru dengan menembus level 3.800. Ekspektasi kinerja emiten pada Q1 mendorong kenaikan pada saham-saham unggulan. Pada Kamis kemarin, IHSG ditutup +0,17% di 3.801. Asing masih melakukan pembelian bersih. Hari ini peluang penguatan tipis masih terbuka untuk IHSG. Saham BBRI, BMRI, dan ASII sudah rawan koreksi, kami menyarankan agar aksi profit taking dilakukan. Saham BUMI dan BDMN kami lihat masih menarik untuk trading. Indeks Nikkei di Jepang pagi ini dibuka menguat tipis.



Bumi Resources Minerals (BRMS,700)
Siap Gandeng Mitra untuk Gorontalo Minerals
PT Bumi Resources Minerals mneyimpan rencana pembentukan mitra strategis yang meminati kepemilikan saham di anak usahanya PT Gorontalo Minerals. Investor yang disebut-sebut meminati partisipasi di GM adalah BHP Billiton, Freeport dan beberapa perusahaan dari Cina. -Bisnis



Semen Gresik (SMGR, 9550)
Laba Bersih 1Q11 Tumbuh 10% YoY
PT Semen Gresik mengindikasikan laba bersih untuk 1Q11 mencapai Rp 882 juta atau tumbuh sebesar 10% dari tahun sebelumnya. Kenaikan ini ditopang oleh tingginya volume penjualan yang mengalami kenaikan sekitar 7-8%. Perseroan meargetkan laba bersih tahun ini naik 15% yoy. –Investor Daily



Elnusa (ELSA, 310)
Kehilangan Dana Cadangan, Ekspansi Tetap Berjalan
PT Elnusa akan tetap melakuka ekspansi yang telah direncanakan untuk tahun ini, meskipun telah kehilangan dana sebesar Rp 111 miliar di bank Mega. Tahun ini perseroan menganggarkan capex sebesar US$ 100.2 juta. –Kontan



Holcim Indonesia (SMCB, 2200)
Bangun Silo US$ 8 Juta
PT Holcim Indonesia akan membangun tiga silo dengan fasilitas packing processor dengan target penyelesaian tahun ini. Tiga silo tersebut akan dibangun di Batam, Dumai dan Belawan dengan kapasitas masing-masing sebesar 2000 ton. Sebesar US$8 juta dianggarkan untuk proyek ini. –Kontan.



Astra Autoparts (AUTO, 16.850)
Laba Bersih Turun 6.8%
Laba bersih PT Astra Autoparts turun 6.8% yoy menjadi Rp 259 milyar akibat naiknya biaya operasi perseroan. Sementara itu penjualan naik 20.6% yoy. –Investor Daily
Page 2 of 3 |  < 1 2 3 > 
Home > CASCISCUS > BUSINESS BOARD > Forex/Option/Saham dan Derivatifnya > Saham > [BROKER] PT. AmCapital Indonesia (FS) - Cabang Jakarta (head office)