Budaya
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Budaya > mengurai "javascript" serat Wulang Reh
Total Views: 7365
Page 18.5 of 18 | ‹ First  < 13 14 15 16 17 18

permenmolor - 03/08/2011 01:15 AM
#351



XII. SINOM

1.
Ambege kang wus utama,
Tan nggendak gunaning janmi,
Amiguna ing aguna,
Sasolahe kudu bathi,
Pintere den alingi,
Bodhone dinokok ngayun,
Pamrihe den inaa,
Aja na ngarani bangkit,
Suka lila den ina sapadha-padha.
----------------------------------------------------------------------

Perilaku yang sudah menjadi sangat baik (perilaku terbaik diantara semua perilaku yang baik)
Adalah tidak suka mencampuri urusan orang lain
Selalu melakukan hal-hal yang berguna bagi masa sekarang dan kelak dikemudian hari
Semua perbuatannya harus memiliki tujuan yang jelas dan berguna (tidak melakukan perbuatan yang sia sia)
Selalu menutup tutupi kepandaiannya
Kebodhohannya diselalu diperlihatkan (dengan harapan selalu bisa menambah wawasannya yang kurang)
Agar ia mendapatkan hinaan/cela-an dari orang lain
Sebab dia tidak ingin di bedakan dengan orang lain yang dikarenakan segala macam pengatahuannya yang teramat luas tersebut
Dengan suka rela menerima semua celaan/hinaan semua orang


2.
Ingsun uga tan mangkana,
Mbalilu kang sun alingi,
Kabisan sun dekek ngarsa,
Isin menek den arani,
Mbalilu ing sujanmi,
Nanging batiningsun cubluk,
Parandene jroning tyas,
Lumaku ingaran wasis,
Tanpa ngrasa prandene sugih carita
----------------------------------------------------------------------

Aku juga (sang penulis) tidak bisa begitu,
Semau maunya yang aku jadikan batasan,
Segala sesuatu yang aku bisa aku tonjol tonjolkan,
Merasa sangat malu diriku apa bila dikatakan tidak bisa,
(padahal) aku menggunakan semau maunya (batasan atau aturan yang tidak jelas sumber alasanya dan kenapa) kepada semua orang,
Dan hal itu disebabkan karena batinku sangat lah bodoh,
Seperti halnya dalam hati ku,
Hanya menginginkan di cap orang sebagai yang mengerti segala hal,
Tanpa merasa ternyata (aku) hanya kaya cerita (tanpa tau makna dari cerita tersebut)




....... bersambung
andrea17 - 03/08/2011 02:18 AM
#352

hihihi asiiiq dilandjoet..


Btw, Raka, kalau yang "Mijil" dan "Asmarandana" artinya apa ya???

matur nuwun sebelumnya..
permenmolor - 03/08/2011 07:45 PM
#353

Quote:
Original Posted By andrea17
hihihi asiiiq dilandjoet..


Btw, Raka, kalau yang "Mijil" dan "Asmarandana" artinya apa ya???

matur nuwun sebelumnya..


hihihihihihihi maap lupa belum ngasih artinya mijil dan asmarandana... abis belun ada yang tanya ta kira ya pada tau semua

Mijil, memiliki banyak arti secara umumnya diartikan keluar, akan tetapi dalam konsepsi sebuah tembang banyak kata yang bermakna sebagai kata idium atau kata bermakna melebar/ganda, dan arti kata mijil dalam kosa kata bahasa indonesia memiliki banyak padanan kata seperti dengan kata keluar, terbit, kuncup, angin segar, harapan, secercah sinar dan lain sebagainya.

mungkin arti kata mijil dalam serat Wulang Reh memiliki arti kata harapan atau yang diharapkan sebagai secercah sinar yang dipesankan kepada si pembaca dari sang penulis.


.....................bersambung
permenmolor - 03/08/2011 08:07 PM
#354

............sambungan

Quote:
Original Posted By andrea17
hihihi asiiiq dilandjoet..


Btw, Raka, kalau yang "Mijil" dan "Asmarandana" artinya apa ya???

matur nuwun sebelumnya..


Quote:
Original Posted By permenmolor
hihihihihihihi maap lupa belum ngasih artinya mijil dan asmarandana... abis belun ada yang tanya ta kira ya pada tau semua

Mijil, memiliki banyak arti secara umumnya diartikan keluar, akan tetapi dalam konsepsi sebuah tembang banyak kata yang bermakna sebagai kata idium atau kata bermakna melebar/ganda, dan arti kata mijil dalam kosa kata bahasa indonesia memiliki banyak padanan kata seperti dengan kata keluar, terbit, kuncup, angin segar, harapan, secercah sinar dan lain sebagainya.

mungkin arti kata mijil dalam serat Wulang Reh memiliki arti kata harapan atau yang diharapkan sebagai secercah sinar yang dipesankan kepada si pembaca dari sang penulis.


.....................bersambung


Asmarandhana, memiliki pengertian sebagai kata asmara dan dahana, sedang kata asmara dan dahana memiliki arti kata yang merujuk pada padanan kata seperti berikut :

asmara, cinta kasih, gelora jiwa, perhatian yang menyeluruh, keseriusan, pengorbanan, kesanggupan, toleransi/pengertian, dan lain sebagainya

dahana, gelora, semangat, hidup, panas, sumber penerangan, memperbarui bentuk/kreator, ketulusan, kreatif, inovasi, dan lain sebagainya

maka ketika dua kata tersebut ditautkan dan kemudian dipilih sebagai sebuah kata yang dipakai dalam Wulang Reh mungkin memiliki arti sebagai berikut, jadikanlah penerangan dalam kehidupan.


kalo tidak salah begitu yang pernah aku dengar ...... kira kira begitu hloooow rayi..

monggo ditanyakan kembali apabila kurang dalam menyajikan.... monggo hlo yang lainnya..... kalo masih ada yang mbulet bin ruwet
andrea17 - 04/08/2011 04:13 AM
#355

Quote:
Original Posted By permenmolor
............sambungan





Asmarandhana, memiliki pengertian sebagai kata asmara dan dahana, sedang kata asmara dan dahana memiliki arti kata yang merujuk pada padanan kata seperti berikut :

asmara, cinta kasih, gelora jiwa, perhatian yang menyeluruh, keseriusan, pengorbanan, kesanggupan, toleransi/pengertian, dan lain sebagainya

dahana, gelora, semangat, hidup, panas, sumber penerangan, memperbarui bentuk/kreator, ketulusan, kreatif, inovasi, dan lain sebagainya

maka ketika dua kata tersebut ditautkan dan kemudian dipilih sebagai sebuah kata yang dipakai dalam Wulang Reh mungkin memiliki arti sebagai berikut, jadikanlah penerangan dalam kehidupan.


kalo tidak salah begitu yang pernah aku dengar ...... kira kira begitu hloooow rayi..

monggo ditanyakan kembali apabila kurang dalam menyajikan.... monggo hlo yang lainnya..... kalo masih ada yang mbulet bin ruwet


hoooo... ya ya ya..

nanti coba rayi baca2 dan cocokan sama isinya juga..
matur nuwun impohnya ya rakaa..
permenmolor - 04/08/2011 05:04 PM
#356

Quote:
Original Posted By andrea17
hoooo... ya ya ya..

nanti coba rayi baca2 dan cocokan sama isinya juga..
matur nuwun impohnya ya rakaa..


sama sama matur nuwun nya.... abis hihihihihihihihihihi ini kan salah satu trit yang sepi dan mungkin ga bermutu kali yeeee , serta kalo pas naik... pasti deh trit trit yang apa gitu ikutan naik semua dalam beberapa jam kadang ga sampe itungan jam, mana kadang terjun pula sepasukan klonengan baru untuk up up trit apa gitu.... hembuh deh ..... hihihihihihihihi dan kembali trit yang ini dipingit kembali kelembar berikutnya... super idih dan gombal tenan

padahal kalo dicermati kadang kadang berhari hari isinya itu itu mulu ga ada perubahan... ga ada yang naik ga ada yang turun.... kalo triit yang apa gitu yang naik pasti ditimbun lagi ama trit yang biasanya stastis dilembar muka dan dibiarin berhari hari, mana satpam nya tetep pura pura ngak liat kelakuan nya siapa, hoalah golek opo to iku jan ngombalisasi tenan
permenmolor - 15/08/2011 12:28 AM
#357

lanjutan pupuh sinom serat Wulang Reh XII. SINOM.........

3.
Tur duk ingsun maksih bocah,
Akeh kang mituturi,
Lakuning wong kuna-kuna,
Lelabetan ingkang becik,
Miwah carita ugi,
Kang kajaba saking ngebuk,
Iku kanga ran kojah,
Supradene ingsun iki,
Teka nora nana undhaking kabisan.
----------------------------------------------------------------------

Ketika dahulu aku masih anak anak,
Banyak sekali yang memberikan nasehat nasehat,
Nasehat tentang makna akan perilaku orang orang di jaman dahulu,
Semua perilaku perilaku yang baik,
Dan juga serta cerita cerita yang lain,
Walaupun cerita cerita yang tanpa makna sekalipun,
Itulah yang disebut hanya mengisi kekosongan ketika bertutur kata,
Walaupun begitu sampai sekarang aku ini,
Merasa tidak ada kenaikan dalam naiknya apa yang aku bisa (mengerti) (pengetahuan),



4.
Carita nggoningsun nular,
Wong tuwa kang momong dhingin,
Akeh kang sugih carita,
Sun rungokken rina wengi,
Samengko maksih iling,
Sawise dewasa ningsun,
Bapak kang paring wulang,
Miwah ibu mituturi,
Tata-krama ing pratingkah kang raharja,
----------------------------------------------------------------------

Cerita yang aku tau dari yang sebelumnya,
Orang orang tua yang merawat aku dikala dulu,
Banyak yang memiliki cerita beraneka ragam,
Aku dengarkan siang dan malam,
Sampai sekarang masih aku ingat,
Setelah aku mulai dewasa,
Bapak yang memberikan ajaran padaku,
Serta ibu yang memberikan nasehat nasehat,
Semua hal yang berkaitan dengan aturan aturan yang menghormati orang lain dan yang akan dihormati orang lain dan semua perilaku yang akan membawa kebaikan,





....... bersambung
ezgoing - 10/09/2011 01:14 AM
#358

trit yang bagus

ini tatacara bacanya pie ya mas biar nubie2 kayak saya ini bisa mengikuti alur garis besarnya dalam memahami kidung?



ndereknyimak.com
kartasura - 28/01/2012 12:31 PM
#359

kula ngaturaken agenging panuwun.
Anggenipun mas permen nerjemahaken serat wulang reh. Saking menika, kula saget nampi maknanipun isi serat wulang reh. Hehehe..
Mugi panjenengan sinartan kaluwarga tansah pinaringan rahayu wilujeng saking Gusti Ingkang Maha Asih. Amin.

Kula ngentosi terjemahan serat wedhatama kaliyan kidungan. Hehehe...
Semangat mas...
vavha - 29/01/2012 04:52 AM
#360

Sesepuh ane izin nyimak dan belajar yah

Ane punya bukunya punya pendahulu ane, tapi belum kelar baca dan banyak yang ane gak ngerti juga artinya
Page 18.5 of 18 | ‹ First  < 13 14 15 16 17 18
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Budaya > mengurai "javascript" serat Wulang Reh