Kepolisian
Home > CASCISCUS > MILITER & KEPOLISIAN > Kepolisian > LEMDIKPOL (Lembaga Pendidikan Polisi)
Total Views: 6554
Page 2.5 of 4 |  < 1 2 3 4 > 

rahmat152 - 27/04/2011 07:11 PM
#31

SECAPA POLRI

Sejarah Secapa Polri

Berdirinya Secapa polri tidak terlepas dari sejarah pembentukan polisi Jaman Belanda,Jepang dan sesudah Kemerdekaan Republik Indonesia. Sejarah Lembaga Pendidikan Polisi Khususnya Secapa telah mengalami perubahan berdasarkan waktu dan tempat sesuai dengan perkembangan Polri khususnya dan bangsa Indonesia umumnya.

Tercatat dalam sejarah bangsa Indonesia ada beberapa tahapan pendidikan polisi antara lain:

1. Tahun 1914

Pendidikan yang ada hanya berupa kursus-kursus yaitu :

- Aspiran, Opsiner dan Agen polisi yang dipusatkan dikota-kota tertentu seperti Jakarta,Semarang dan Surabaya.

2. Tahun 1920

Sekolah Polisi bernama Opleding School Voorhet Personel Deer Politie yang berada di bogor.

3. Tahun 1925

Sekolah Polisi bernama Politie School yang mendidik polisi dari berbagai tingkatan dari yang terendah sampai tertinggi antara lain:

- Pendidikan Komisaris Polisi,Inspektur Polisi,Mantri Polisi,Agen Polisi dan Komandan Polisi,masing-masing lembaga terpusat dipusatkan di Sukabumi.

4. Pada masa pendudukan Jepang

Pendidikan Polisi hanya 1 (satu) jenis yang bernama Keisatsu yang disusun secara Regional dibeberapa tempat antara lain:

- Kepolisian untuk Jawa dan Madura terpusat di Jakarta

- Kepolisian untuk Sumatera berpusat di Bukit Tinggi

- Kepolisian untuk Timur Besar berpusat di Makasar

- Pendidikan Kepolisian terutama Jawa Keisatsu dilakukan terpusat di Sukabumi

5. Tahun 1942 sampai 1944

Era penjajahan Jepang pendidikan polisi Keisatsu yang dididik adalah siswa Kotoka Sudhako (Pendidikan Polisi Tinggi) dan siswa Gaikie Kaisat (Pendidikan Polisi Rendah),Tercatat dalam sejarah 5 (lima) Angkatan Alumni diantaranya terdapat Mantan Kapolri yang ke-3an.Mayor Jendral Polisi R.Sutjipto Danukusumo.

6. Setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 1 Agustus 1945

Para Guru/Instruktur Bangsa Indonesia mengambil alih pendidikan Keisatsu Gakko Sukabumi dari penjajahan Jepang dan dirubah namanya menjadi Sekolah Polisi Negara (SPN)-Sukabumi.

Sebagai Pimpinanya adalah Komisaris Polisi (KP.Tk.I) Raden Said Soekamto Cokro Diatmojo dan wakilya Komisaris (KP.Tk.II) Bustami Aman Datuk Berbangso dan selanjutnya beliau menjadi pimpinan sekolah.mengganti pimpinan lama.

7. Pada tahun 1952 sampai 1960,siswa yang dididik Sekolah Polisi Negara-Sukabumi adalah sebagai berikut:

- Siswa Agen Polisi

- Siswa Brigadir Polisi

- Siswa Inspektur Polisi dan

- Siswa Komisaris Polsi

Termasuk siswa inspektur ABCDE,dimana alumninya terdapat Mantan Kapolri yang ke-9 (sembilan)an.Jendral Polisi Anton Soedjarwo,yang menjadi pimpinanya waktu itu adalah Komisaris Polisi R,Saleh Satra Negara.

Dengan berhasilnya pengambil alihan Lembaga Pendidikan Polisi dari bangsa Jepang pelaksanaan Lembaga Pendidikan Polisi terus berkembang dan berlangsung baik untuk Pendidikan Polisi Rendah maupun Pendidikan Tinggi,mengingat situasi transisi khususnya di Sukabumi dan umumnya di Jawa Barat,pimpinan Polri menganggap Pendidikan Kader Perwira dipindahkan ke Mertoyudan dan untuk pendidikan Agen/Tamtama dipindahkan ke Gunung Buleud sebelah Selatan Kota Sukabumi.

Pada Tahun 1959 keluar Surat Keputusan Presiden R.I.Nomor: 151/1959 tanggal 30 Juli 1959 tentang Perubahan Kepolisian Negara Republik Indonesia menjadi Angkatan Kepolisian Republik Indonesia,Sehingga Sekolah Kepolisian Negara (SPN) di Sukabumi dirubah menjadi Sekolah Angkatan Kepolisian.

Adapun siswa yang dididik antara lain sebagai berikut:

- Siswa PTIK Angkatan Rajawali

- Siswa Untea dari Irian Jaya (Papua)

- Siswa Agen Polisi

- Siswa Brigadir Polisi

- Siswa Komisaris Polisi

- Siswa Brigawan Polisi

- Siswa Sie Bang

Sebelum mengalami perubahan dari SAKRI menjadi Akademi Angkatan Kepolisian,berdasarkan Surat Keputusan Menteri/Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia No.pol.62/SK/MK/1961 tanggal 30 Desember 1961,Deplat 009 Candi-Semarang (Jawa Tengah) kemudian dirubah menjadi Pusdik,Akademi Kepolisian Republik Indonesia (AKRI),berada dibawah Operasi Pendidikan dan Latihan Polri,perubahan status ini berdasarkan Surat Keputusan Menpangak No.Pol: 23/SK/MK/1966 tanggal 17 Maret 1966,dengan perkembangan Organisasi Polri Pusdik AKRI menjadi Secapa Polri Candi-Semarang (Jawa Tengah).

Akademi Kepolisian Republik Indonesia (AKRI)atau AKABRI bagian kepolisian Dekade tahun 1965 sampai dengan 1979 tercatat dalam sejarah telah mendidik Taruna Kepolisian sebanyak 11 angkatan antara lain sebagai berikut:
YG DI DIDIK LULUS TIDAK LULUS TAHUN
1. DHARMA 301 292 9 1958
2. WASPADA 303 261 42 1970
3. SATYA BRATA 305 228 77 1971
4. TANSAN TRISNA 268 198 70 1972
5. PRATIDINA 350 338 12 1973
6. PRAJA GUPTA 306 249 57 1974
7. KERTA KARMA 189 149 40 1975
8. ARYA WIRYA 100 85 15 1976
9. DHIROT SAH 100 91 9 1977
10 PARA MARTHA 80 69 11 1978
11. ATI DHIRA 72 58 14 1980

Berdasarkan Surat Keputusan Menpangak No.Pol: 23/SK/MK/1968 tanggal 11 Maret,karena perkembangan Organisasi Polri,Pusdik AKRI menjadi Secapa Polri Candi-Semarang (Jawa Tengah).ini adalah merupakan Tonggak sejarah sebagai hari jadi Secapa Polri,dan berdasarkan Surat Keputusan Kapolri No.Pol:Skep/60/XI/1979 tanggal 08 Nopember 1979 Secapa Polri Candi-Semarang (Jawa Tengah) bertukar tempat dengan AKABRI bagian Kepolisian-Sukabumi.Alumni yang telah dididik dari perkembangan waktu itu adalah sebagai berikut:

1. XX WIRA PRADANA (nama angkatan), SURYA MALENDRA (danmen), 1992-1993 (tahun dik)
2. XXI WIRA SATYA DHARMA (nama angkatan), Drs.SAFI’IN (danemen), 1993-1994 (tahun dik)
3. XXII WIRA WIGRA(nama angkatan), RAHMAT SUJONO (danmen), 1994-1995 (tahun dik)
4. XXIII WIRA TUDUNG PRIANGGA (nama angkatan), M.TAUFIQ (danmen), 1995-1996 (tahun dik)
5. XXIV WIRA BHAKTI KENCA (nama angkatan), NIKO (danmen), 1996-1997 (tahun dik)
6. XXV WIRA DHARMA WICAKSANA (nama angkatan), PRIYO (danmen), 1997-1998 (tahun dik)
7. XXVI WIRA SURYA CENDIKIA (nama angkatan), SUTOMO (danemen), 1998-1999 (tahun dik)
8. XXVII WIRA DRANA WASISTA (nama angkatan), H.OJO R.S.Sos,MSI (danmen) 1999-2000 (tahun dik)
9. XXVIII WIRA TAMA WISESA (nama angkatan), H.SUMARJI,SH (danmen), 2000-2001 (tahun dik)
10. XXIX WIRA SATYA UTAMA (nama angkatan), YAYAT SUPRIYANTO (danmen), 2001-2002 (tahun dik)
11. XXX WIRA ASTHA BRATA (nama angkatan), PUJI HARDI (danmen), 2002-2003 (tahun dik)
12. XXXI - FAJAR HARI KUNCORO,SH (danmen), 2003-2004 (tahun dik)
13. XXXII - AAN ASWAN S.SPD.I (danmen), 2005 (tahun dik)
14. XXXIII - TUSMAN LOMBOAN,SH (danmen), 2006 (tahun dik)
15. XXXIV - AGUS SUPARYANTO,SH (danmen), 2007 (tahun dik)
16. XXXV - KUSWAEDI,SH (danmen), 2008 (tahun dik)
17. XXXVI - AGUS DARMAYUDA (danmen), 2008 (tahun dik)
18. XXXVII - OKTORIKA,SH (danmen), 2009 (tahun dik)
19. XXXVIII - NIKOLAS N.T.SALAMATE (damen), 2009 Tahun dik
20. XXXIX WIRA SATYA BRATA (nama angkatan), WAHYU SUBANDI (danmen), 2010 (tahun dik)

Nama-nama Pejabat Polri yang telah berjasa memimpin serta mengembangkan Lembaga Pendidikan Sekolah Calon Perwira Reguler Polri adalah sebagai berikut:
1. KBP R.SOETOMO 1966-1972 CANDI-SMG
2. KOL POL Drs.SOEDARTO 1972-1977 CANDI-SMG
3. KOL POL Drs.ABDUL JABAR 1977-1982 CANDI-SMG
4. KOL POL M.SOETADI 1982-1985 SUKABUMI
5. KOL POL GUMILAR.M 1985-1987 SUKABUMI
6. KOL POL Drs.M.HARTANTYO 1987-1988 SUKABUMI
7. KOL POL Drs.HENGKY LAWENDATU 1988-1990 SUKABUMI
8. KOL POL I WAYAN KARYA 1990-1991 SUKABUMI
9. KOL POL Drs.MASHURI SUTEDJO 1991-1992 SUKABUMI
10. KOL POL Drs.MARWAN PARIS 1992-1994 SUKABUMI
11. KOL POL Drs.DJUNAEDI MASKAT H,MSI 1994-1996 SUKABUMI
12. BRIGJEN Drs. BASYIR AHMAD BARMAWI 1996-1999 SUKABUMI
13. BRIGJEN Drs.H.JUHARNUS WIRADINATA 1999-2001 SUKABUMI
14. BRIGJEN Drs.SUTOMO TJ.A 2001-2003 SUKABUMI
15. BRIGJEN Drs.ZAINAL ABIDIN ISHAK,SH 2003-2006 SUKABUMI
16. BRIGJEN Drs.M.IBRAHIM,SH,MH 2006-2009 SUKABUMI
17. BRIGJEN Drs.EDY PRAWOTO,SH,M,Hum 2009S/D SKRG SUKABUMI
Boringboyz - 27/04/2011 07:42 PM
#32

Quote:
Original Posted By danielldt
mungkin maksudna boringboyz, kuota penerimaan bintara polri tahun ini jumlahnya sedikit dan karena sedikit, pendidikannya diadakan (disatukan) di pusdik brimob watukosek gan. Kalo yang ane nalar sih, pertanyaannya mengarah kesitu.

ya kalau ane salah tanggap. Mohon maaf nih
Gimana agan boringboyz???


iye gan kalo ane gk salah denger sih taun ini disatukan
soalnya kuota penerimaan taun ini kalo gk salah 2000 personel

sayang ane kemaren gagal di samjas
danielldt - 27/04/2011 08:19 PM
#33

Quote:
Original Posted By Boringboyz
iye gan kalo ane gk salah denger sih taun ini disatukan
soalnya kuota penerimaan taun ini kalo gk salah 2000 personel

sayang ane kemaren gagal di samjas


mungkin ini yg bisa jadi reffersi??
karena pusdik brimob watukosek pernah mengadakan pendidikan dasar bintara untuk 6000 orang dr seluruh Indonesia yang dikenal dengan sebutan DASBA 6000
rahmat152 - 28/04/2011 09:37 AM
#34

Quote:
Original Posted By danielldt
mungkin ini yg bisa jadi reffersi??
karena pusdik brimob watukosek pernah mengadakan pendidikan dasar bintara untuk 6000 orang dr seluruh Indonesia yang dikenal dengan sebutan DASBA 6000


bang danieldt ulas tentang lembaga pendidikan yang ada di lingkungan brimob dunk mulai untuk bintara sampe perwira
danielldt - 28/04/2011 06:25 PM
#35

Quote:
Original Posted By rahmat152
bang danieldt ulas tentang lembaga pendidikan yang ada di lingkungan brimob dunk mulai untuk bintara sampe perwira


aduhhh mangaf gan... eh maaf
ane orang lapangan, kalo mau mengulas tentang itu harus ada referensi yang jelas.
Mudah2an ane ketemun referensi/sumber yang bagus ya, jadi bisa di share sama yang lain
felixraden - 29/04/2011 10:34 AM
#36

nambahin tempat ane juga ada SPN

SPN SINGARAJA BALI

tepatnya di Kabupaten Buleleng Bali bagian utara
syavanov - 29/04/2011 12:41 PM
#37

Quote:
Original Posted By felixraden
nambahin tempat ane juga ada SPN

SPN SINGARAJA BALI

tepatnya di Kabupaten Buleleng Bali bagian utara


ente posisi di singaraja gan? ane pernah ke pantai lovina tuh.. masih bagus pantainya.. sori oot*
danielldt - 29/04/2011 01:27 PM
#38

Quote:
Original Posted By syavanov
ente posisi di singaraja gan? ane pernah ke pantai lovina tuh.. masih bagus pantainya.. sori oot*


hayo ngapain ke bali??? cari 'sumur' ya?

kl pantai ulee lheue setelah sunami gimana sekarang kondisinya ya? Soalnya ane di sana selama 3 bulan, thn 2003 akhir. Sory nih OOT
hayo agan agan yang baik, di posting dong tentang SPN yang ada di daerah masing masing
syavanov - 29/04/2011 05:31 PM
#39

Quote:
Original Posted By danielldt
hayo ngapain ke bali??? cari 'sumur' ya?

kl pantai ulee lheue setelah sunami gimana sekarang kondisinya ya? Soalnya ane di sana selama 3 bulan, thn 2003 akhir. Sory nih OOT
hayo agan agan yang baik, di posting dong tentang SPN yang ada di daerah masing masing


nyari sesuap nasi aja komandan.. sama segenggam berlian..
messages.on - 29/04/2011 10:36 PM
#40

Pusdik Brimob Watukosek belum ada ya...??
danielldt - 29/04/2011 11:43 PM
#41

Quote:
Original Posted By messages.on
Pusdik Brimob Watukosek belum ada ya...??


Sebenarnya Sejarah Pusdik Brimob Watukosek dan Pusdik Porong Sendiri sangan Berkaitan, tapi saya lagi cari bahan2nya dulu dech maklum lagi lumayan banyak dagangan yang laris di lapak ane gan

Mungkin agan2 yang lain mau nambahin?
Visceroid - 30/04/2011 06:50 AM
#42

Quote:
Original Posted By danielldt


Pesan buat TS, kalau sudah banyak trit tentang sejarah SPN dan Lemdik lainnya, Halaman 1 nya dibuat index yaaaa
:2thumbup


UPDATE TELAH DI LAKSANAKAN
danielldt - 30/04/2011 10:14 PM
#43

Quote:
Original Posted By Visceroid
UPDATE TELAH DI LAKSANAKAN

Makacihh...
:2thumbup
rahmat152 - 02/05/2011 07:12 PM
#44

Sejarak Akademi Kepolisian

A. Masa Perang Kemerdekaan ( 1945 - 1950 )

17 Agustus 1945 : Beberapa hari setelah Proklamasi Kemerdekaan RI, para guru/instruktur bangsa Indonesia di Jawa Keisatsu Gakko Sukabumi mengambil alih kekuasaan pendidikan dari penjajah Jepang dan nama Jawea Keisatsu Gakka diganti menjadi Sekolah p[olisi Negara RI di Sukabumi. Karena situasi perjuangan yang meningkat, pendidikan perwira dipindah ke Mertoyudan.

17 Juni 1946 : Berdasarkan Menteri Dalam Negeri No. 12/9/22, diresmikan Kader Kepala Bagian Tinggi ( Pendidikan Komisaris Polisi ) yang kemudian menjadi Akademi Kepolisian dan Pendidikan Kader Kepala Bagian Menengah bertempat di Mertoyudan Kabupaten Magelang.

1 September 1946 : Akademi Polisi pindah dari Mertoyudan ke Jl. Senopati - Jogjakarta.
27 Desember 1959 : Akademi Polisi dipindah ke Jakarta di Jl. Tambak No. 2 ( Skep Perdana Menteri No.47/PM/II/50)

1 September 1950 : Nama Akademi Polisi berubah menjadi Perguruan Tinggi Ilmu Polisi

B. Masa Setelah Perang Kemerdekaan (1950 -1965 )

14 September 1950 : Dengan Skep Menteri Dalam Negeri No: 15/2/I/Pol, dimulai penerimaan mahasiswa angkatan III.

30 Agustus 1954 : Dengan Skep Perdana Menteri No: 87/PM/II/1954, merubah sistem pendidikan dari bagian persiapan dan bagian keahlian ( masing-masing 2 tahun) diubah menjadi Bacaloreat dan Doktoral (masing-masing 3 tahun). Dengan SK tersebut dari tahun 1956 s/d 1958 PTIK tidak menerima mahasiswa baru.

1 Agustus 1958 :
Diadakan penerimaan mahasiswa PTIK angkatan VIII dari daerah-daerah

C. Masa Integrasi Akademi Angkatan

10 Juli 1959 : Dengan Skep Presiden No. : 253/1959, Kepolisian Negara RI berubah menjadi Angkatan Kepolisian RI, dengan demikian Sekolah Polisis Negara di Sukabumi yang merupakan penyatuan dari Sekolah Inspektur Polisi di Bukit Tinggi dan Jogjakarta berubah menjadi Sekolah Angkatan Kepolisian.

1 Oktober 1965 : Sekolah Angkatan Kepolisian RI berubah menjadi Akademi Angkatan Kepolisian (AAK), diresmikan oleh Men Pangak Irjen. Pol Soetjipto Judodiharjo, dengan Skep Menhankam Pangab No.:468/5/B/65/M , pada tanggal 1 Oktober ini kemudian diperingati sebagai hari jadi Akademi Kepolisian. Pataka AAK berfalsafah Atmaniwedana Aryawirya Kretakarma diserahterimakan. Untuk selanjutnya AAK berubah statsu menjadi bagiann Bacaloreat PTIK.

16 Desember 1966 : AAK diubah menjadi AKABRI bagian Kepolisian.

29 Januari 1967 : Dibuka AKABRI bagian umum di Magelang dengan Taruna berasal dari pengiriman dari masing-masing angkatan dan Polri, Setelah menyelesaikan pendidkan selama 1 tahun di Magelang, Taruna AKABRI bagian Kepolisian dikirim ke Sukabumi untuk mengikuti oendidikan matra Kepolisian selama 3 tahun.

1 Juli 1980 : Komplek AKABRI bagian Kepolisian di Semarang diresmikan penggunaannya oleh Kapolri Jendral PO. Drs. Awaloeddin Djamin MPA.

28 Januari 1985 :
Dengan Skep Kapolri No. POL Skep/36/I/1985 tanggal 24 Januari 1985 AKABRI Kepolisian berubah menjadi Akademi Kepolisian setelah AKABRI bagian dialihkan kembali kepada angkatan masing-masing, dan ditetapkan pula Pataka Akpol dengan tambahan pita diatas lambang bertuliskan Akademi Kepolisian, sasanti dibawah gambar lambang menjadi bertuliskan Atmaniwedana Kretakrama Aryawirya, gambar dibalik lambang semula lambang Akabri " Bhineka eka Bhakti " menjadi lambang Polri "Tribrata"



D. Akademi Kepolisian Mandiri


10 April 1999 : Berdasarkan TAP MPR No. X/MPR/1998 tentang Pokok-Pokok Reformasi Pembangunan diinstruksikan kepada Presiden untuk melaksanakan agenda reformasi dibidang hukum dalam bentuk pemisahan tugas, fungsi dan wewenang aparatur penegak hukum. Atas dasar itu, keluarlah Instruksi Presiden No.2 tahun 99 sebagai langkah kebijaksanaan dalam rangka pemisahan Polri dari ABRI ( ditetapkan tanggal 8 Maret 1999), ditindaklanjuti dengan keputusan Menhankam Pangab No.: Kep/05/P/III/1999 tanggal 1 April 1999 tentang pelimpahan wewenang pembinaan Polri dari Pangab ke Menhankam sebagai tindak lanjut, keluarlah Skep Kapolri No.Pol : Skep/389/IV/1999 tanggal 9 April 1999 tentang Akademi Kepolisian Mandiri, maka sejak 10 April 1999 Akpol dinyatakan terpisah dari AKMIL, AAL, AAU serta teknis administrasi juga lepas dari Mako Akademi TNI.

24 April 2003 : Sejalan dengan Pencanangan Akademi Kepolisisan sebagai Etalase Pendidikan Polri oleh Bapak Kapolri Jenderal polisis Da'i Bachtiar, pada tanggal 24 Oktober 2003 bersamaan dengan acara Defile Senja yang pertama kali dilakukan untuk menandai selesainya Pendidikan Bhayangkara, diresmikan pula Penggunaan Logo Akademi Kepolisian yang baru dengan mengganti kata-kata "Atmaniwedana - Kretakarma - Aryawirya" dengan kata-kata "Dharma - Bijaksana - Ksatria" dan pita bertuliskan "Akademi Kepolisian" yang semula terpisah di bagian atas disatukan menjadi satu kesatuan yang utuh dalam perisai Tri-Brata. Bersamaan dengan itu, tampilan Akademi Kepolisian telah berubah pula secara demikian signifikan memasuki paradigma baru tampilan Akademi Kepolisian sebagai Etalas Pendiikan Polri telah berhasil merubah Akademi Kepolisian pada semua sisi, sehingga bisa menampilkan Akademi Kepolisian yang lebih mendekati kaeinginan masyarakat yaitu mencetak Perwira-Perwira Polri yang mampu melayani dan melindungi masyarakat.

sumber akpol.ac.id
rahmat152 - 02/05/2011 07:15 PM
#45

Sejarah PTIK

Kelahiran PTIK sebagai perguruan tinggi kedinasan pertama ang tercatat dalam sejarah pendidikan di Republik Indonesia tidak terlepas dari keberadaan Sekolah Kepolisian Negara Bagian Tinggi Mertoyudan yang selanjutnya menjadi Polisi Akademi (Akademi Polisi) dan diresmikan tanggal 17 Juni 1946 oleh Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Untuk kepentingan terlaksananya pendidikan, maka dosen-dosen pertama diangkat pada tanggal 21 Agustus 1946 dan Prof.Mr.Soenario Sandjatawidjaya ditetapkan sebagai Dekan.
Adanya beberapa pertimbangan serta kendala teknis operasional proses belajar mengajar, maka pada akhir September 1946 Akademi Polisi dipindahkan ke Yogyakarta. Sejalan dengan pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda, pada bulan Januari 1950 Akademi Kepolisian dipindahkan ke Jakarta dan menempati Gedung Kamp Adek di jalan Tambak No. 2 Jakarta Pusat.
Berdasarkan keputusan rapat gabungan antara Jawatan Kepolisian Negara, Dewan Kurator dan Dewan Guru Besar, maka sejak 1 September 1950 sebutan Akademi Polisi diganti menjadi Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, disingkat PTIK. Berdasarkan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara No. 11/MPRS/1960, ditegaskan bahwa kedudukan hukum (Civiel Effect ) lulusan PTIK disamakan dengan lulusan fakultas negeri mengikuti program pendidikan lima tahun. Tap MPR tersebut kemudian diperkuat dengan Surat Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) No.4463/9/PTIP tanggal 8 Agustus 1961.
Pada tahun 1963 PTIK dipindah dari jalan Tambak No. 2 ke Depo Pendidikan dan Latihan (Deplat) 007 Ciputat. Kepindahan ini dimaksudkan untuk mendapatkan kualitas kantor, ruang kuliah dan perumahan personel yang lebih memadai. Tonggak sejarah terpenting adalah dipisahkannya proses pendidikan PTIK, sejalan dengan kebijakan pemerintah tentang integrasi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Bagian Bakaloreat PTIK dijadikan Akademi Angkatan Kepolisian (1966) yang berlokasi di Sekolah Kepolisian Negara (sebelumnya Sekolah Kepolisian Bagian Rendah dan sekarang menjadi Sekolah Calon Perwira atau Secapa) Sukabumi.
Pada tahun 1967 program integrasi penuh dilaksanakan dengan pembentukan Akademi ABRI (AKABRI) yang terdiri dari Akabri Umum (satu tahun) di Magelang dan Akabri bagian Kepolisian (tiga tahun) di Sukabumi (pada tahun 2000 sejalan dengan pemisahan TNI dan Polri, Akabri Kepolisian dikembalikan kepada Polri dan menjadi Akademi Kepolisian atau Akpol). Sehubungan dengan kebijakan tersebut pada tahun 1994 s.d. 2001 PTIk pernah menyelenggarakan program Diploma III untuk menyiapkan tenaga perwira Polisi Wanita berpendidikan akademis. Selanjutnya, sejak tahun 1971 sampai sekarang PTIK menempati kampus kelima di jalan Tirtayasa Raya No. 6 Kebayoran Baru Jakarta Selatan di atas lahan yang dihibahkan oleh Prof. Djokosoetono, SH. (Almarhum) pendiri, pendidik dan Dekan(1954 s.d. 1965) PTIK. Dari kampus inilah berbagai langkah perubahan dan pengembangan dilakukan termasuk menjadikan PTIK sebagai institusi "Sekolah Tinggi", dalam kontek sistem pendidikan nasional. Pada tahun 1980, PTIK pernah dilanda "angin taufan" berkenaan dengan gagasan penghapusannya oleh pimpinan ABRI. Atas kegigihan Kapolri Jendral Polisi Prof. Dr. Awaloedin Djamin, MPA. (Dekan PTIK 1987 s.d. 2002), keberadaan PTIK "diselamatkana" dengan ditempatkannya di bawah payung pembinaan Universitas Indonesia (UI) berdasarkan Keputusan Bersama Kapolri dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) No.Pol : Kep/12/VIII/1980 dan Nomor 0214/0/1980 tanggal 11 Agustus 1980.
Dalam hal ini jabatan Dekan PTIK diisi dengan tenaga dari UI atas penunjukan Mendikbud, sedangkan jabatan Gubernur PTIK diisi oleh Polri. PTIK telah diakreditasi oleh Menteri Pendidikan Nasional dengan kategori B. Selanjutnya, untuk menyesuaikan dengan Undang-Undang No. 2/1989 tentang Pendidikan Nasional, berdasarkan Keputusan Presiden Indonesia Nomor 70 tahun 2002, tanpa mengubah statusnya sebagai "sekolah Tinggi" Jabaran Dekan PTIK dihapuskan dan Gubernur PTIK merangkap sebagai Ketua Sekolah Tinggi yang dijabat oleh Prof. Drs. Farouk Muhammad, SH., MBA., MCJA., Ph.D. Mulai tahun 2002 langkah-langkah penataan dan pengembangan kembali PTIK terus dilanjutkan dan ditingkatkan , yang meliputi : (1) Pengembangan Kurikulum, sejalan dengan proyek pengembangan kurikulum semua program pendidikan Perwira Polri (Secapa, Akpol, PPSS, Selapa, Sespim dan Sespati); penataan kurikulum PTIK masih terus dilakukan bersamaan dengan pembagian program kekhususan (konsentrasi) bidang Penegakan Hukum" dan "Pembinaan Keamanan", operasionalisasi kelas-kelas kecil dan pengembangan sistem & metode pendidikan; (2) Pengembangan sumber daya manusia, terutama perekrutan dosen tetap dari berbagai disiplin ilmu yang diarahkan untuk mendalami fenomena kepolisian dari berbagai aspek keilmuan; (3) Pembangunan kembali (redevelopment) kampus yang meliputi semua fasilitas pendidikan dan penunjang beserta peralatan dan tekhnologi pendidikan sebagaimana diuraikan pada halaman-halaman berikut-berikut ini.
Lokasi PTIK berada di wilayah Daerah Khusus Ibukota Jakarta Raya bagian Selatan yaitu dalam kawasan Blok O Kebayoran Baru yang bersebelahan dengan kawasan bisnis Blok M. Letaknya berada di antara 4 alur jalan raya yaitu sebelah barat Jl. Tirtayasa Raya, sebelah utara Jl. Tirtayasa VII, sebelah timur Jl. Wijaya I dan sebelah selatan Jl. Iskandarsyah I. Sebagai sarana Komunikasi, alamat PTIK adalah Jl. Tirtayasa Raya No. 6 Kebayoran Baru Jakarta Selatan, No, Telp : 021-7222234 (Hunting), Fax:021-7207142.

sumber website PTIK
aganadit - 03/05/2011 08:46 AM
#46

banyak juga ya lembaga pendidikan polisi itu,, baru tau ane gan,, nice inpoh...
felixraden - 04/05/2011 12:55 PM
#47

Quote:
Original Posted By syavanov
ente posisi di singaraja gan? ane pernah ke pantai lovina tuh.. masih bagus pantainya.. sori oot*

iya gan, ane di singaraja........emang gan pantai yg ada di bali bagus smua........
syavanov - 04/05/2011 01:16 PM
#48

Quote:
Original Posted By felixraden
iya gan, ane di singaraja........emang gan pantai yg ada di bali bagus smua........


ok deh blih, salam kenal yak.. saya sempat satu tahun di singaraja dan sudah sekitar 15 tahun ga kesana lagi..

memang pantai di bali bagus2..

daripada makin OOT, mending kembali ke laptop... sori TS bukan maksud nge-junk, silahkan dilanjut postingan lemdikpol-nya..
yowa38 - 12/05/2011 09:00 AM
#49

menambahkan untuk sejarah akpol. nama2 batalyon mulai AKABRI KEPOLISIAN SAMPAI AKPOL mandiri

1. DHARMA 1958
2. WASPADA 1970
3. SATYA BRATA 1971
4. TANSA TRISNA 1972
5. PRATIDINA 1973
6. PRAJA GUPTA 1974
7. KERTA KARMA 1975
8. ARYA WIRYA 1976
9. DHIROT SAHA 1977
10 PARA MARTHA 1978
11. ATI DHIRA 1980

di atas adalah batalyon yang dididik di sukabumi, kemudian akpol pindah ke semarang

12. ANINDHITA 1981
13. PRATHISTA 1982
14. DEVIACITA 1983
15. JAGRATARA 1984
16. JANA NURAGA 1985
17. ARYA GUNA 1986
18. REKONFU 1987
19. ATMANI WEDANA 1988
20. ADHI PRADANA 1988
21. DHARANA LASTRAYA 1989
22. DIRA BRATA 1990
23. BHARA DAKSA 1991
24. PRATISARA WIRYA 1992
25. PESAT GATRA 1993
26. TUNGGAL PANALUAN 1994
27. PATRIA TAMA 1995
28. WIRA SATYA 1996
29. WIRA PRATAMA 1997
30. PARAMA SATWIKA 1998

Kemudian Akpol mandiri , lepas dari AKABRI

31. ENDRA DARMA LAKSANA 1999
32. SANIKA SATYA WADA 2000
33. SARJA ARYA RACANA 2001
34. WICAKSANA LAGAWA 2002
35. TANTYA SUDIRAJATI 2003
36. TATAG TRAWANG TUNGGA 2004
37. TATHYA DHARAKA 2005
38. ANGKATAN 38 SETIA 2006
39. BHAKTI SATRIA 2007
40. PARAHITA RAKSAKA 2008

Visceroid - 13/05/2011 02:30 AM
#50

Quote:
Original Posted By yowa38
menambahkan untuk sejarah akpol. nama2 batalyon mulai AKABRI KEPOLISIAN SAMPAI AKPOL mandiri

1. DHARMA 1958
2. WASPADA 1970
3. SATYA BRATA 1971
4. TANSA TRISNA 1972
5. PRATIDINA 1973
6. PRAJA GUPTA 1974
7. KERTA KARMA 1975
8. ARYA WIRYA 1976
9. DHIROT SAHA 1977
10 PARA MARTHA 1978
11. ATI DHIRA 1980

di atas adalah batalyon yang dididik di sukabumi, kemudian akpol pindah ke semarang

12. ANINDHITA 1981
13. PRATHISTA 1982
14. DEVIACITA 1983
15. JAGRATARA 1984
16. JANA NURAGA 1985
17. ARYA GUNA 1986
18. REKONFU 1987
19. ATMANI WEDANA 1988
20. ADHI PRADANA 1988
21. DHARANA LASTRAYA 1989
22. DIRA BRATA 1990
23. BHARA DAKSA 1991
24. PRATISARA WIRYA 1992
25. PESAT GATRA 1993
26. TUNGGAL PANALUAN 1994
27. PATRIA TAMA 1995
28. WIRA SATYA 1996
29. WIRA PRATAMA 1997
30. PARAMA SATWIKA 1998

Kemudian Akpol mandiri , lepas dari AKABRI

31. ENDRA DARMA LAKSANA 1999
32. SANIKA SATYA WADA 2000
33. SARJA ARYA RACANA 2001
34. WICAKSANA LAGAWA 2002
35. TANTYA SUDIRAJATI 2003
36. TATAG TRAWANG TUNGGA 2004
37. TATHYA DHARAKA 2005
38. ANGKATAN 38 SETIA 2006
39. BHAKTI SATRIA 2007
40. PARAHITA RAKSAKA 2008



alangkah bagusnya bila disertai sumber
Page 2.5 of 4 |  < 1 2 3 4 > 
Home > CASCISCUS > MILITER & KEPOLISIAN > Kepolisian > LEMDIKPOL (Lembaga Pendidikan Polisi)