Militer
Home > CASCISCUS > MILITER & KEPOLISIAN > Militer > [SHARE] Serpihan "Teka-Teki" Reformasi Mei 98
Total Views: 39904
Page 12 of 16 | ‹ First  < 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 > 

agoestone - 09/06/2011 02:44 PM
#221

Medan merupakan kota besar pertama yang dilanda kerusuhan. Mulai dari hari Senin tanggal 4 Mei 1998 pecah kerusuhan sampai hari Kamis 7 Mei 1998. Pembakaran, perusakan dan penjarahan terhadap toko-toko, bank, pasar, dan kendaraan terjadi selama beberapa hari.

Bahkan Kerusuhan ini menjalar terus seperti arus air sampai keluar kota Medan seperti L.Pakam dan kota2 kecil sepanjang jalan lintas ke arah Tebing sampai Siantar. Kerusuhan masih terus berlanjut walau dalam skala lebih kecil sampai pada hari Kamis.

Pertanyaan saya adalah : mengapa Medan kota yg pertama kali pecah kerusuhan.
Asumsi saya adalah :

[*]Kemungkinan Medan dijadiin experimen or acuan oleh aktor intelektualnya, jika berhasil di Medan maka berikutnya ibukota.
[*]Mungkin aksi di Medan bener2 spontan dan murni? Dan kemudian manajemen konflik meniru aksi serupa di Pulau Jawa atau Ibukota.


Untuk yg nomor 2 saya agak ragu. Ada yg bisa menambahkan atau mengkoreksi, coz saya saksikan sendiri bagaimana kerusuhan di Medan.

Itulah mengapa saya percaya aksi yg di Jakarta telah ditunggangi oleh segelintir oknum, karena jika melihat aksi di Medan or hampir sebagian Sumut, seharusnya kerusuhan bisa di cegah jangan sampai ke Jakarta.
Mazen - 11/06/2011 03:13 AM
#222

Yang kelihatan sih..., situasi Pemerintahan yg krisis, ekonomi memang krisis (bukan Indonesia saja), Rakyat yg lapar, Militer ada perpecahan "cara", Pimpinan Militer yang "menjaga" kesalahan gerakan dan ada kelompok "pintar" yang berhasil memanfaatkan situasi dari gabungan kondisi seperti itu..
Momentum tepat... Mungkin yg punya "rencana" sendiri kaget hasilnya seperti itu..

Ada pergerakan intelijen sebagai pemicu alias kompor..?? Intelijen mana? Mungkin aksi seperti aksi intelijen..., ya...
Pernah terpikir ada suatu gerakan yang kemudian sengaja diarahkan agar ABRI (TNI dan POLRI) dengan Intelijen-nya nanti toh bakal disalahkan? Pastinya ya bukan CIA, Zionis atau apa lah yang bikin kita mikir jauh ke seberang sana..., terlalu gaya Ba'asyir...

Yang terlihat sih Militer bingung waktu itu, sama Polisi juga.. Karena gak siap (resiko pelanggaran HAM dll.) menghadapi kerusuhan skala besar..., bukan terorganisir.., tetapi spontan..
Marinir masuk dan terlihat bisa mengatasi karena memang situasi sudah lewat klimaks.. Perusuh kan punya capek juga..
Yang nggak bingung kelihatannya Politisi dan orang "pintar"...

Pembahasan tragedi Mei98 saya lihat waktu itu terkonsentrasi membahas "konflik" di lingkungan Militer... Sampai saya gak nemu yang bahas para Politisi dan orang2 "pintar" saat itu sedang ngapain..

Kita memang reformasi..., tetapi perubahan formasi kekuasaan dan kekayaan saja.. Bukan reformasi kerakyatan.. Karena hal-hal yang memperkuat sendi Kerakyatan yang justru sudah terbangun saat itu malah hilang..
b2819286 - 11/06/2011 06:43 AM
#223

maaf agan2 semua, nubie hina dina ini ingin bertanya sedikit, apakah agan2 bisa menjelaskan kondisi politik regional saat itu? secara ane pernah denger dari teman kalau katanya saat krisis ekonomi di asia tenggara, negara2 asean+osrtali berusaha untuk bertahan hidup sehingga saling mengorbankan? Khusu untu ostrali sendiri jadi corong barat amriki yang menjatuhkan pemerintah saat itu bisa timor timur bisa lepas?

Jangan ya, maafken kalau salah..
Le CheF - 11/06/2011 04:47 PM
#224

Quote:
Original Posted By agoestone
Medan merupakan kota besar pertama yang dilanda kerusuhan. Mulai dari hari Senin tanggal 4 Mei 1998 pecah kerusuhan sampai hari Kamis 7 Mei 1998. Pembakaran, perusakan dan penjarahan terhadap toko-toko, bank, pasar, dan kendaraan terjadi selama beberapa hari.

Bahkan Kerusuhan ini menjalar terus seperti arus air sampai keluar kota Medan seperti L.Pakam dan kota2 kecil sepanjang jalan lintas ke arah Tebing sampai Siantar. Kerusuhan masih terus berlanjut walau dalam skala lebih kecil sampai pada hari Kamis.

Pertanyaan saya adalah : mengapa Medan kota yg pertama kali pecah kerusuhan.
Asumsi saya adalah :

[*]Kemungkinan Medan dijadiin experimen or acuan oleh aktor intelektualnya, jika berhasil di Medan maka berikutnya ibukota.
[*]Mungkin aksi di Medan bener2 spontan dan murni? Dan kemudian manajemen konflik meniru aksi serupa di Pulau Jawa atau Ibukota.


Untuk yg nomor 2 saya agak ragu. Ada yg bisa menambahkan atau mengkoreksi, coz saya saksikan sendiri bagaimana kerusuhan di Medan.

Itulah mengapa saya percaya aksi yg di Jakarta telah ditunggangi oleh segelintir oknum, karena jika melihat aksi di Medan or hampir sebagian Sumut, seharusnya kerusuhan bisa di cegah jangan sampai ke Jakarta.



jadi inget obrolan diwaktu dulu; sebelum ditarik ke jakarta, dicoba dulu di medan .. lolos mengatasi di medan, baru bisa berhasil di jakarta ...................
dareh - 14/06/2011 09:50 PM
#225

Quote:
Original Posted By don1979
Thank for sharing this story man... ane/kami yg dulu turun kejalan juga merasakan besar banget perlindungan yg diberikan dari Marinir/AL! tanpa mereka kita bakal mati konyol. Mereka jadi tameng hidup kita ketika PHH menyerbu!
Semenjak itu ane pengen banget masukin anak ane utk bisa menjadi anggota Korps MArinir/AL dan mudah mudahan bisa lolos jd DenJaka....wuih kebanggan yg sangat berharga bagi ane : "true guard the sovereignty of the state of RI


emang gan KORPS MARINIR berjasa banget....dulu waktu di depan univ Atmajaya ada pasukan PHH dari KOSTRAD yang coba mancing - mancing marinir sambil megang2 senjatanya " itu udah di kokang belum?"...( maksudnya udah siap untuk nembak belum). untungnya tu marinir ga terpancing gan, agan liatin aja di KEDUBES, hampir semua di jaga marinir.

dulu daerah senen mau di jarah dan di bakar masa, tapi komandan pleton marinirnya teriak "jangan di bakar itu, jangan di ambil. kalau di ambil istri saya mau belanja dimana. saya beri waktu kalian 15 menit, setelah itu pergi atau kami akan mengambil tindakan tegas"

kata2 itu manjur gan, massa pada pergi. tapi sayang ada anggota marinir yang tertembak brimob, slah sasaran katanya, untungnya marinir gak terpancing.

mungkin2 kawan2 dari Atmajaya bisa memberi pengalamanya
bukansule - 15/06/2011 03:33 PM
#226

Quote:
Original Posted By don1979
Thank for sharing this story man... ane/kami yg dulu turun kejalan juga merasakan besar banget perlindungan yg diberikan dari Marinir/AL! tanpa mereka kita bakal mati konyol. Mereka jadi tameng hidup kita ketika PHH menyerbu!
Semenjak itu ane pengen banget masukin anak ane utk bisa menjadi anggota Korps MArinir/AL dan mudah mudahan bisa lolos jd DenJaka....wuih kebanggan yg sangat berharga bagi ane : "true guard the sovereignty of the state of RI


itu semua karena tni al/marinir mendukung reformasi , tni al/marinir merasa dianak tirikan oleh rezim orde baru ..

silahkan cari di google , wawancara : dg letkol laut juanda ... intel tni al
bukansule - 16/06/2011 12:50 PM
#227

Quote:
Original Posted By Mirror2
Kok gue lebih tertarik sama yg di bawah ini ..

18 MEI:
Soeharto terganggu dengan rilis itu. Ia tidak tidur sepanjang malam, dan merokok cerutu terus menerus. Ia meminta Bambang Trihatmodjo, puteranya, untuk mengontak Wiranto. Namun ia membicarakan rencana penggunaan TAP V/MPR/1998, menghidupkan lembaga Kopkamtib, yang dipimpin KSAD Subagyo HS sebagai Wapangab dan Pangkopkamtib. Subagyo menerima. Tapi ia mengusulkan, wewenang itu baru digunakan kalau terjadi demo besar tanggal 20 Mei . Subuh itu pula, Wiranto datang ke Cendana dan menjelaskan duduk soal rilis tersebut. " Saya tidak pernah menjelekkan Bapak, " ujarnya seperti ditirukan salah seorang penasihatnya.
----------
Hari itu pula, menurut sejumlah penasihat dekat Wiranto, ia dipanggil kembali ke Cendana. Dalam pertemuan itu, Pak Harto memberikan wewenang penggunaan Tap V/MPR/98 dan kendali atas lembaga Kopkamtib kepada mantan ajudanya tersebut. Surat perintah itu sampai kini disimpan oleh Wiranto, tapi tidak pernah digunakannya. " Kalau sekarang saya dituduh hendak melakukan kudeta, kenapa tidak dari dulu-dulu? " kata Wiranto, seperti dikutip seorang pakar yang menemui sang jenderal pada 14 November 1998. Ketika itu, kalangan dekat Habibie meminta Wiranto dicopot lantaran dinilai bertanggung jawab atas pecahnya Insiden Semanggi.
-----------
Sesdalopbang Letjen Kehormatan Sintong Panjaitan yang bertugas di lapangan, melihat adanya konsentrasi pasukan Prabowo di luar pasukan resmi Kodam Jaya di sekitar kediaman Habbie. "Pak Sintong menyuruh pasukan tersebut kembali, "ujarnya. Malam itu pula, Wiranto memanggil Pangdam Jaya Mayjen Syafrie Sjamsoeddin, meminta penjelasan tentang pasukan itu. "Prabowo mencampuri urusan saya," ujar seorang penasihat dekat Wiranto menirukan Sjafrie.

1. Serem.... sudah ada 2 kandidat yg disuruh mengaktifkan dan mengkomandoi Kopkamtib. Kalo ini terlaksana, tidak ada yg bisa menghalangi apa yg akan dilakukan untuk menghalau demonstran, dan pastinya legal demi hukum.
2. 'Temen-2' lama Dankostrad kok ada perbedaan visi..?



soal kopkamtip 1998?

pak harto udah menawarkan pada wiranto , wiranto bersedia asal probowo diberhentikan ... pak harto gak bersedia ... pak harto mau wiranto pangkopkamtib "didampingi" prabowo ...

sebaliknya pak harto juga udah menawarkan prabowo utk jadi pangkopkamtib , prabowo bersedia asal wiranto diganti , pak harto gak bersedia .. pak harto mau prabowo + wiranto bersama2 mengatasi kerusuhan ...

kenapa ? itu untuk keseimbangan , wiranto vs prabowo adalah 2 sosok berlawanan ... wiranto dinaikkan utk menyaingi prabowo ... prabowo pun dinaikkan untuk menyaingi sekaligus mengimbangi wiranto ..


langgengnya kekuasaan pak harto bertumpu pada pertikaian 2 kelompok yang berbeda di tni ad ..

G soemitro di imbangi oleh ali moertopo ...

Ali moertopo di imbangi sudomo ...

naiklah beni yang diimbangi oleh kelompok prabowo ...

======================================

gusdur jatuh karena gagal meniru pak harto ...

gusdur membersihkan kelompok wiranto , dan menaikkan ryamizard tapi gusdur gak memberi penyeimbang buat ryamizard ...........
seharus gusdur menaikkan kivlan zein sebelum menurunkan semua orang wiranto ...

jatuhlah gusdur oleh maklumat yang gagal


terus terang yang tokoh politik yang mendekati pak harto dalam hal strategi cuma sby ..
kommet - 05/03/2012 11:16 AM
#228

Quote:
Original Posted By K.S.A.D
Ada Apa Dengan Pertemuan Makostrad?
oleh Hanibal Wijayanta pada 13 Mei 2011 jam 16:19

Sumber
=========================================
Disclaimer:
tulisan ini tidak ada hubungannya dgn ID ini dan diambil tanpa seijin penulis aslinya dengan alasan tulisan ini telah dishare di publik FB.
All credits go to original writer (Hannibal W, wartawan)
=========================================
K.S.A.D Comment:
Kiri apa pak? yg burjo (jujur kacang ijo) dong pak ;)
Spoiler for


yg sowan rata2 bukan tokoh reformis (hashim,ruhut, nu). fyi ruhut pernah diusir waktu masuk area kampus ui salemba saat apel sebelum longmarch ke dpr.
kl dikembaliin ke jaman 98, aksi mahasiswa pecah ke dlm 2 kelompok besar, yakni golongan kiri (kb ui, fam ui) >= ada hub dg forkot?? dan golongan hijau (sm ui) >= ada hub dg pk?

yg ane tau, th 98 pas mau demo, anak2 ui bbrp kali ditanyain sm hariman siregar (eks angktn 74/ malari) ntuk ikut demo versi dia..

klo sponsor demo, cukuo menarik dibahas tuh..

soal kerusuhan, penjarahan, pemerkosaan itu adalah pihak2 yg ingin memancing di air keruh,(gosipnha si propokatornya,orang2 cepak).

sangat menarik kl menjelang mei kaskus mengadakan peringatan 14th reformasi dg mengundang tokoh2 98 sperti rama pratama, heru cokro, dll serta tokoh sponsor 98..
sekali2 kaskus ngadain acara yg berbobot..
alexander hagal - 05/03/2012 11:31 AM
#229

Quote:
Original Posted By bukansule


itu semua karena tni al/marinir mendukung reformasi , tni al/marinir merasa dianak tirikan oleh rezim orde baru ..

silahkan cari di google , wawancara : dg letkol laut juanda ... intel tni al


yup setuju...salah satu alasan kenapa marinir seperti ada di pihak reformis saat itu

tapi, please cukup membahas teka-teki apa di balik aksi 98, jangan malah menitik beratkan pada persaingan antar korps...coz sekarang situasinya dah berubah

merkapa - 05/03/2012 12:17 PM
#230

Quote:
Original Posted By agoestone
Medan merupakan kota besar pertama yang dilanda kerusuhan. Mulai dari hari Senin tanggal 4 Mei 1998 pecah kerusuhan sampai hari Kamis 7 Mei 1998. Pembakaran, perusakan dan penjarahan terhadap toko-toko, bank, pasar, dan kendaraan terjadi selama beberapa hari.

Bahkan Kerusuhan ini menjalar terus seperti arus air sampai keluar kota Medan seperti L.Pakam dan kota2 kecil sepanjang jalan lintas ke arah Tebing sampai Siantar. Kerusuhan masih terus berlanjut walau dalam skala lebih kecil sampai pada hari Kamis.

Pertanyaan saya adalah : mengapa Medan kota yg pertama kali pecah kerusuhan.
Asumsi saya adalah :

[*]Kemungkinan Medan dijadiin experimen or acuan oleh aktor intelektualnya, jika berhasil di Medan maka berikutnya ibukota.
[*]Mungkin aksi di Medan bener2 spontan dan murni? Dan kemudian manajemen konflik meniru aksi serupa di Pulau Jawa atau Ibukota.


Untuk yg nomor 2 saya agak ragu. Ada yg bisa menambahkan atau mengkoreksi, coz saya saksikan sendiri bagaimana kerusuhan di Medan.

Itulah mengapa saya percaya aksi yg di Jakarta telah ditunggangi oleh segelintir oknum, karena jika melihat aksi di Medan or hampir sebagian Sumut, seharusnya kerusuhan bisa di cegah jangan sampai ke Jakarta.


Medan adalah kota multi etnis terbesar di luar Jawa, selain etnis batak, ada China, India, jawa, Melayu dapat dikatakan miniaturnya jakarta

jadi jika Medan BISA, maka Jakarta PASTI bisa
ChibaTadayoshi - 05/03/2012 03:05 PM
#231

Quote:
Original Posted By agoestone
Medan merupakan kota besar pertama yang dilanda kerusuhan. Mulai dari hari Senin tanggal 4 Mei 1998 pecah kerusuhan sampai hari Kamis 7 Mei 1998. Pembakaran, perusakan dan penjarahan terhadap toko-toko, bank, pasar, dan kendaraan terjadi selama beberapa hari.

Bahkan Kerusuhan ini menjalar terus seperti arus air sampai keluar kota Medan seperti L.Pakam dan kota2 kecil sepanjang jalan lintas ke arah Tebing sampai Siantar. Kerusuhan masih terus berlanjut walau dalam skala lebih kecil sampai pada hari Kamis.

Pertanyaan saya adalah : mengapa Medan kota yg pertama kali pecah kerusuhan.
Asumsi saya adalah :

[*]Kemungkinan Medan dijadiin experimen or acuan oleh aktor intelektualnya, jika berhasil di Medan maka berikutnya ibukota.
[*]Mungkin aksi di Medan bener2 spontan dan murni? Dan kemudian manajemen konflik meniru aksi serupa di Pulau Jawa atau Ibukota.


Untuk yg nomor 2 saya agak ragu. Ada yg bisa menambahkan atau mengkoreksi, coz saya saksikan sendiri bagaimana kerusuhan di Medan.

Itulah mengapa saya percaya aksi yg di Jakarta telah ditunggangi oleh segelintir oknum, karena jika melihat aksi di Medan or hampir sebagian Sumut, seharusnya kerusuhan bisa di cegah jangan sampai ke Jakarta.


Kalau melihat sejarah, ada dua kota yang pernah mengalami revolusi sosial besar-besaran dan berdarah di Indonesia waktu revolusi kemerdekaan: Medan dan Surakarta.

Kebetulan entah berhubungan atau tidak, selain di Jakarta, kerusuhan besar 1998 ternyata terjadi di Medan dan Surakarta juga.
sangehan - 05/03/2012 06:09 PM
#232

Quote:
Original Posted By don1979

Semenjak itu ane pengen banget masukin anak ane utk bisa menjadi anggota Korps MArinir/AL dan mudah mudahan bisa lolos jd DenJaka....wuih kebanggan yg sangat berharga bagi ane : "true guard the sovereignty of the state of RI


moga2 keinginannya tercapai om.....sedikit OOT....tiap gw ngobrol ama anggota marinir,kenapa mereka selalu bilang kl anaknya mau jadi TNI boleh milih apa aja asal jangan jadi marinir......tanya kenapa???.....
alexander hagal - 05/03/2012 06:23 PM
#233

Quote:
Original Posted By sangehan


moga2 keinginannya tercapai om.....sedikit OOT....tiap gw ngobrol ama anggota marinir,kenapa mereka selalu bilang kl anaknya mau jadi TNI boleh milih apa aja asal jangan jadi marinir......tanya kenapa???.....


emang napa gan?? cerita dong
dark_sky - 05/03/2012 10:33 PM
#234

ane juga ada dgr bnyk cerita dari eks TNI, kebetulan anaknya yg marinir berpangkat letnan dua wktu itu, menjadi koordinator lapangan untuk mengamankan kerusuhan 98...
ane bnyk dgr ceritanya dari sana..
btw, thank's ya gan..
atas informasi tambahan yg disajikan...
krn sampai saat ini ane masih penasaran dgn kejadian ini..
apalagi ane lihat dari media" asing yg menyiarkan berita ini & memposting foto" pemerkosaan oleh org" biadab, enat bener apa ga berita itu..
tp ane terus nyari tau faktanya...

tuk yg bersangkutan dlm mslh ini...
semoga langgeng menuju RI 1 kalo ada mencalonkan diri
cimaul - 06/03/2012 03:39 AM
#235

From: "Sadarudin -"
To: apakabar@...
Subject: Dead Squad Prabowo, Penculikan dan Kerusuhan
Date: Tue, 12 May 1998 19:33:29 PDT

DEAD SQUAD PRABOWO DI BALIK PENCULIKAN DAN KERUSUHAN
.......

^^
^^
^^

Analisa nubitol dengan penuh rasa penasaran...

Barangkali ada yg bisa jawab....atau gak usah dijawab aja kali ya!
Kenapa harus medan yg dicoba dulu buat kerusuhan???
Emanknya kopasus, kostrad, dan kodam jaya markasnya di medan ya???
Jika pasukan Prabowo and the gank yg melakukan penembakan mahasiswa di semanggi kenapa jumlah korbannya terlalu sedikit ya?
Kenapa harus Prabowo yg jd bad guy? heheh...
Waktu 98, siapa sih yg menguasai jaringan media swasta di Indonesia???
Wiranto...hmm sp yg kasih tau ya klo Prabowo mo kudeta???
Tapi apa bener Prabowo mo kudeta Habiebie tapi pasukannya cuma diri2 doang di sekitar istana dan rumah Habiebie??? Kenapa gak gerak cepat ya?
Setelah kerusuhan Medan, Jakarta, Solo...Kenapa banyak kerusuhan besar di luar jawa yg bernuansa SARA ya? Bukannya Prabowo dah gak megang jabatan strategis di AD???
Marinir...hmmm

Wiranto and Habiebie vs Prabowo....hebat jg yah sang sutradaranya...
Ada yg tahu siapa???
senapati69 - 06/03/2012 04:09 AM
#236

apakah ini tulisan pak HHSam yg USMC itu?

Quote:
HH Samosir: Siapa dalang Peristiwa Mei 98? Bagian II
Pembaca: 2358

Komentar atas tulisan Wiro (bagian I)

Hanya menambah beberapa 2 cents of mine.

1. Walau menantu Soe, Pbw masih mewarisi kejengkelan bapaknya atas Soe. Jadi ada kemungkinan saat konspirasi meleset dia mengajak sumpyuh.

2. Yang saya dengar (maybe not facts) dari beberapa anak buah saya USMC yang dulu pernah melatih Korps Marinir TNI, ada friksi antara Kopassus terhadap KoMar, walau kedua pimpinan adalah kawan sekamar di Seskogab Bandung dulu. Situasinya adalah satuan satuan yang dapat menghadang kekuatan AD dilapangan adalah Infantry Marinir, apalagi secara doktrin Marinir selalu setia pada Republik.



Ada kekeliruan Pbw dalam menghitung situasi. Walau personnel BrigInf 2 KoMar di
Cilandak telah DIKADALIN dengan di BKO-kan ke Komando Garnizun (KoGar) Jakarta
dibawah Mj.GEN Safrie, tanpa membawa senjata support (banpur) karena
dikawatirkan KoMar akan 'mbalelo' terhadap perintah personal petinggi TNI AD
yang saling simpang siur, antara MABES TNI dengan KoGar. Atas perintah Adm.
Kusharyadi semua unit BrigInf 1 Marinir Surabaya diterbangkan ke Jakarta untuk
menjalankan alat alat Banpur (tank dan APC marinir) dari Cilandak untuk
mengamankan pusat pemerintahan. Yang berakibat satuan BrigInf 2 melepas diri
dari BKO KoGar dengan tidak mengindahkan perintah komandan KoGar melainkan
tunduk pada perintah komandan lapangan internal marinir sendiri. Disini titik
balik posisi Pbw dari Zenith menjadi Nadir. Karena satuan satuan ini yang
dimanfaatkan Gen. Wiranto meng-counter satuan KoGar dan Kopassus.

3. Menko Polkam Faisal Tanjung seperti halnya Pangab Wir, tidak punya pasukan
reguler. Karena dalam militer RI jabatan mereka adalah murni politis.

4. Soe jauh jauh hari sudah mengetahui keadaan ini. Mundur beberapa selang
kebelakang ada istilah "Ruwat nasional" yang dicanangkan Cendana merupakan
indikasi, hanya saja Soe tidak tahu secara jelas siapa dan kelompok mana yang
mengeluarkan jurus duluan. Karena saat itu masing masing mengeluarkan jurus
"sambil tertawa menancapkan pisau" ala Ji Lay Hud (Buddha muka tertawa).

5. Soe adalah seorang yang terbiasa memakai strategi, untuk mengetahui siapa
siapa yang setia kepadanya, maka ibarat sekumpulan jenis jenis bom, untuk
mengetahui mana yang lebih baik adalah meledakkannya secara bersamaan, hanya
dengan analisa ledakan diketahui mana yang berkualitas. Karena sebelum dia
lengser assets-nya sudah dibakukan dan akan diiming-imingi (dijanjikan) kepada
siapa yang akan jadi penerusnya kelak. Yang jelas bukan Hbb, karena walau Hbb
dibesarkan Soe tetapi Hbb dekat dengan kelompok yang sering di-oppress Soe yaitu
Islam lini tengah. Oleh Soe, Hbb ditendang keatas untuk jadi "umpan peluru".

Mungkin ada yang menambahkan lebih baik.

Semper Fi,
HH Samosir


link: http://superkoran.info/?p=915
4di7yo - 06/03/2012 06:59 AM
#237

wah ini disundul lagi.....

cm nambahin sikon saat terjadi kerusuhan di daerah gajah-mada sampai glodok.
perkiraan di mulai jam 9.00 pm, karena saat itu ane kerja di daerah lokasari mangga besar. Kantor buka Jam 9.00 temen ane ada yg jalan menuju Harmoni, dan balik lagi jam 9:30 karena ngeliat ada mobil, motor dan bis pada muter arah di jalur yg sama.

lokasari di jaga oleh brimob lengkap dengan sekitar 15 motor cross khas brimob (masing-masing berboncengan), dateng jam 11-an. Motor yang digunakan sangat efektif sampai perusuh tidak bisa masuk 4 pintu gerbang plaza.

menurut sepenglihatan ane di daerah jakarta barat saat kerusuhan yang kelihatan sibuk menjaga pada siang hanya brimob. dan menjelang sore s/d malam mulai banyak truk-truk marinir yang seliweran. termasuk di sekeliling pagar istana - sekneg yang gelap gulita, yang kliatan cuma baret nya yg ngejreng ma bara rokok doang....

Serem juga di jalanan malam pasca kerusuhan, jakarta kaya abis di invasi beneran. Nah sekitar jam 11 malam baru warga mulai keluar untuk pretelin besi-besi dari mobil yang kebakar dijalanan... dan pagi nya udah mulai kliatan bersih sendirinya...
moeloed - 06/03/2012 09:47 AM
#238

Quote:
Original Posted By cimaul
From: "Sadarudin -"
To: apakabar@...
Subject: Dead Squad Prabowo, Penculikan dan Kerusuhan
Date: Tue, 12 May 1998 19:33:29 PDT

DEAD SQUAD PRABOWO DI BALIK PENCULIKAN DAN KERUSUHAN
.......

^^
^^
^^

Analisa nubitol dengan penuh rasa penasaran...

Barangkali ada yg bisa jawab....atau gak usah dijawab aja kali ya!
Kenapa harus medan yg dicoba dulu buat kerusuhan???
Emanknya kopasus, kostrad, dan kodam jaya markasnya di medan ya???
Jika pasukan Prabowo and the gank yg melakukan penembakan mahasiswa di semanggi kenapa jumlah korbannya terlalu sedikit ya?
Kenapa harus Prabowo yg jd bad guy? heheh...
Waktu 98, siapa sih yg menguasai jaringan media swasta di Indonesia???
Wiranto...hmm sp yg kasih tau ya klo Prabowo mo kudeta???
Tapi apa bener Prabowo mo kudeta Habiebie tapi pasukannya cuma diri2 doang di sekitar istana dan rumah Habiebie??? Kenapa gak gerak cepat ya?
Setelah kerusuhan Medan, Jakarta, Solo...Kenapa banyak kerusuhan besar di luar jawa yg bernuansa SARA ya? Bukannya Prabowo dah gak megang jabatan strategis di AD???
Marinir...hmmm

Wiranto and Habiebie vs Prabowo....hebat jg yah sang sutradaranya...
Ada yg tahu siapa???


jadi siapa dunk sebenarnya yg berada di balik panggung? Beny Moerdani?
baraku - 06/03/2012 09:55 AM
#239

sampe sekarang masih gelap dan hanya meraba raba siapa pelaku dan apa tujuannya
.bukan.momod. - 06/03/2012 10:12 AM
#240

tret gini disundul lagi
menjelang rencana demo gede2an lagi
hmm
Page 12 of 16 | ‹ First  < 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 > 
Home > CASCISCUS > MILITER & KEPOLISIAN > Militer > [SHARE] Serpihan "Teka-Teki" Reformasi Mei 98