SUPRANATURAL
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > KONSULTASI TERBUKA mengenai MEDITASI/SAMADHI - Part 3
Total Views: 152679 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 407 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

devaapineraka - 26/06/2011 12:05 PM
#1
KONSULTASI TERBUKA mengenai MEDITASI/SAMADHI
Mari kita Meditasi bersama

bagi yang sudah melakukan meditasi/samadhi saya ucapkan selamat
(bagi-bagi cerita dan ilmunya)
bagi yang sedang belajar meditasi/samadhi saya ucapkan selamat
(tetap semangat)
bagi yang mau bertanya atau berbagi ilmu silahken
(kita sama-sama tukar pendapat)

yang di bahas;

meditasi/samadhi silsilah agama
meditasi/samadhi kesehatan
meditasi/samadhi goib

silahken-silahken temen-temen and agan-agan share dari sudut pandang
yang laen dari yang laen, karena sesepuh di sini sudah banyak yg membahas

Teory tahap awal;

LEVEL I

pengamatan terhadap keluar masuk nafas

sadari;
pada saat menarik napas panjang sadari saya menarik napas panjang
pada saat menghembuskan napas panjang sadari saya menghembuskan napas panjang

lanjut (jika sudah mahir dan badan mulai tenang)
pada saat menarik napas pendek sadari saya menarik napas pendek
pada saat menhembuskan napas pendek sadari saya menghembuskan napas pendek

lanjut (jika badan dan pikiran sudah dapat mengikuti, dan mulai mahir)
sambil menarik napas panjang saya menyelami tubuh jasmani
sambil menhembuskan napas panjang saya menyelami tubuh jasmani

"disini apa yang diselami, yg diselami seluruh tubuh kita, tandai dimana bagian
tubuh yang masih tengang contoh; bagian kaki, tangan atau leher semua
tandai daerah/lokasi yang masih tegang"

sesudah kita mengenali daerah yang masih tegang atau sakit kita coba
relaksasi dengan cara;

sambil menarik napas saya menenagkan tubuh jasmani
sambil menghembuskan napas saya menenangkan tubuh jasmani

*jika sudah sampai tahap ini kita sudah masuk kelevel 1*
dimana kita dapat mengatasi kesakitan secara pisik
ciri-ciri pencapaiyan ini;
-Jasmani kita lebih tenang dalam kehidupan sehari-hari
-Berpikir lebih cepat, atau setiap apapun aktifitas yg akan kita lakukan kita
dapat mempertimbangkan dan memikirkanya dahulu
-emosi lebih stabil (tergantung pembawaan)
-orang yang kejam, menjadi lebih toleransi
-paling akhir dari pencapaiyan tahap ini anda jadi SABAR,.............


LEVEL II ,

setelah mahir di level pertama (I)
mari kita lanjuti ke level berikut

sambil menarik napas saya Mengalami suka cita
sambil menghembuskan napas saya mengalami suka cita

sambil menarik napas saya Mengalami bahagia
sambil menghembuskan napas saya mengalami bahagia

semua yang kita alami di fokuskan kedalam pikiran saja setelah kita menenangkan
tubuh jasmani

selamat MEDITASI,...

gambar........

KONSULTASI TERBUKA mengenai MEDITASI/SAMADHI - Part 3

yang kiri

gambar lain dengan posisi tangan yang sama tapi kakinya full lotus (menurut situs):

KONSULTASI TERBUKA mengenai MEDITASI/SAMADHI - Part 3

referensi untuk jhanna-jhanna

;http://www.kaskus.co.id/showpost.php?p=356417882&postcount=5762

.manfaat meditasi
:http://www.kaskus.co.id/showpost.php?p=426241633&postcount=7938

Kilesa (gambaran kekotoran bathin dalam meditasi;

;http://www.kaskus.co.id/showpost.php?p=426715466&postcount=7978
;http://www.kaskus.co.id/showpost.php?p=426716576&postcount=7979
;http://www.kaskus.co.id/showpost.php?p=426717197&postcount=7980

5 rintangan dalam meditasi;

;http://www.kaskus.co.id/showpost.php?p=426720451&postcount=7981


tehnik-tehnik meditasi lain;

http://www.kaskus.co.id/showpost.php?p=431096645&postcount=8122

5 sila untuk mengcounter 5 halangan meditasi

http://www.kaskus.co.id/showpost.php?p=458353787&postcount=9933
devaapineraka - 26/06/2011 12:05 PM
#2

apa itu jhana?
________________________________________
Jhana secara harfiah berarti api, atau cemerlang. Jadi jhana bisa diterjemahkan sebagai keadaan mental yang cemerlang.

Sungguh waspada dan terpusat. Ketika seseorang mencapai jhana, pikirannya tertumpu pada satu objek saja, tidak terpencar sebagaimana biasanya, dan benar-benar penuh kewaspadaan dan terpusat.

Sebagai contoh, dari penjelasan jhana keempat di atas kita lihat bahwa kewaspadaan adalah sepenuhnya murni disini. Dimana pikiran tidak terpencar tetapi terpusat, berada pada keadaan yang murni cemerlang dan dipenuhi oleh kebahagiaan.

Untuk alasan inilah, maka ia disebutkan sebagai pencapaian manusia yang luar biasa (uttari manussa dhamma) di dalam berbagai sutta. Empat jhana ini didefinisikan di berbagai sutta seperti berikut:


Jhana pertama

* Berhentinya persepsi terhadap kenikmatan duniawi
* Persepsi yang halus tapi nyata terhadap kegirangan dan kesenangan yang terlahir dari kesendirian
* Tidak terlihat oleh mara
* Lima penghalang ditinggalkan dan lima faktor jhana diraih
* Yang masih belum ditenangkan ke tingkat yang lebih tinggi
* Pikiran yang tertuju pada hal-hal yang tak bajik lenyap tanpa sisa
* Berhentinya batin yang masih berbicara
* Lenyapnya kesakitan tubuh
* Berada dalam kediaman yang bahagia
* Melampaui jangkauan mara

Jhana kedua

* Persepsi yang halus tapi nyata terhadap kegirangan dan kesenangan yang terlahir dari kesendirian
* Yang masih belum ditenangkan ke tingkat yang lebih tinggi
* Pikiran yang tertuju pada hal-hal yang bajik lenyap
* Tahap kesunyian Ariya
* Berhentinya pemikiran pemicu dan pemikiran yang bertahan
* Kegirangan yang lahir bukan dari hal-hal duniawi
* Kesedihan mental lenyap

Jhana ketiga

* Persepsi yang halus tapi nyata terhadap kesenangan dan keseimbangan batin
* Yang masih belum ditenangkan ke tingkat yang lebih tinggi
* Lenyapnya kegirangan
* Kesenangan yang lahir bukan dari hal-hal duniawi
* Kesenangan tubuh lenyap

Jhana keempat

* Persepsi yang halus tapi nyata terhadap yang bukan derita maupun senang
* Kewaspadaan (sati) yang murni dan keseimbangan batin yang sepenuhnya
* Seluruh tubuh dirembesi oleh pikiran yang terang dan murni
* Yang sudah tak dapat ditenangkan ke tingkat yang lebih tinggi
* Bisa berbicara dengan makhluk sorga dan keseluruhan dunia yang menyenangkan telah direalisasikan
* Keseimbangan batin yang bukan bersifat duniawi
* Berhentinya pernafasan
* Kesenangan mental lenyap
* Keluar dari tahap ini, dia berjalan, berdiri dan seterusnya dengan kebahagiaan yang terlahir dari ketenangan
* Menuntun pada penembusan yang sepenuhnya dari elemen yang tak terhitung
devaapineraka - 26/06/2011 12:05 PM
#3

5 rintangan dalam meditasi


Inilah lima rintangan yang harus kita hindari
dalam meditasi, agar buah meditasi
dapat di realisasikan;

1, Nafsu indra/Nafsu Keinginan
2, Kedengkian/Niat jahat
3, Keengganan dan Kemalasan
4, Kegelisahan dan Kekhawatiran
5, Keragu-raguan

jika kita dapat merealisasikan dan melewati 5 rintangan
di atas, buah meditasi dengan sendirinya, akan tercapai

Inilah dalam urutan pelatihan terhadap kewaspadaan terhadap NAFAS;

(Semua kondisi ini sama berlaku untu menarik dan menghembuskan nafas)

Nafas panjang
Napas pendek
Sambil menyelami tubuh
Sambil menenangkan bentukan tubuh
Mengalami suka cita
Mengalami bahagia
Menyelami/Mengalami bentukan mental
Menenangkan bentukan mental
Mengalami pikiran
Mengembirakan pikiran
Mengkonsentrasikan pikiran
Membebaskan pikiran
Merenungkan ketidak kekalan
Merenungkan kematian
Merenungkan Penghentian
Merenungkan PELEPASAN,

Setelah pencapaian pelepasan, meditator adalah seorang ARIA,
dalam level apapun yang dapat di realisasikan oleh Meditasi

Ini lah urutan pelaksanaan moralitas
terhadap, pencapaian Konsentrasi/ Samadhi

kemurnian pelaksanaan moralitas (5 sila )menyebabkan,
TANPA PENYESALAN

tanpa penyesalan menyebabkan
KEGEMBIRAAN

kegembiraan menyebabkan
SUKACITA

sukacita menyebabkan
KETENANGAN

ketenangan menyebabkan
BAHAGIA

kebahagiaan menyebabkan
KONSENTRASI

Jika pikiran terkonsentrasi, pemusatan pikiran tercapai,tujuan Samadhi tercapai, berdasarkan, pemurnian pelaksanaan sila/moralitas sebagai landasan Samadhi
devaapineraka - 26/06/2011 12:05 PM
#4

Samatha Bhavana

merupakan pengembangan batin yang bertujuan untuk mencapai ketenangan. Dalam Samatha Bhavana, batin terutama pikiran terpusat dan tertuju pada suatu obyek. Jadi pikiran tidak berhamburan ke segala penjuru, pikiran tidak berkeliaran kesana kemari, pikiran tidak melamun dan mengembara tanpa tujuan. Dengan melaksanakan Samatha Bhavana, rintangan-rintangan batin tidak dapat dilenyapkan secara menyeluruh. Jadi kekotoran batin hanya dapat diendapkan, seperti batu besar yang menekan rumput hingga tertidur di tanah. Dengan demikian, Samatha Bhavana hanya dapat mencapai tingkat-tingkat konsentrasi yang disebut jhana-jhana, dan mencapai berbagai kekuatan batin. Sesungguhnya pikiran yang tenang bukanlah tujuan terakhir dari meditasi. Ketenangan pikiran hanyalah salah satu keadaan yang diperlukan untuk mengembangkan pandangan terang atau Vipassana Bhavana. Vipassana Bhavana merupakan pengembangan batin yang bertujuan untuk mencapai pandangan terang. Dengan melaksanakan Vipassana Bhavana, kekotoran-kekotoran batin dapat disadari dan kemudian dibasmi sampai keakar-akarnya, sehingga orang yang melakukan Vipassana Bhavana dapat melihat hidup dan kehidupan ini dengan sewajarnya, bahwa hidup ini dicengkeram oleh anicca(ketidak-kekalan), dukkha (derita), dan anatt(tanpa aku yang kekal).

Obyeknya

Obyek yang dipakai dalam Samatha Bhavana ada 40 macam. Obyek-obyek itu adalah sepuluh kasina, sepuluh asubha, sepuluh anussati, empat appamañña, satu aharapatikulasaña, satu catudhatuvavathana, dan empat arupa. Sebaliknya, obyek yang dipakai dalam Vipassana Bhavana adalah nama dan rupa(batin dan
materi), atau empat satipatthana.

Penghalangnya

Dalam melaksanakan Samatha Bhavana, pada umumnya orang yang bermeditasi sering mendapat gangguan atau halangan atau rintangan, yaitu lima nivarana dan sepuluh palibodha.

EMPAT PULUH MACAM OBYEK MEDITASI SAMATHA BHAVANA

Dalam Samatha Bhavana ada 40 macam obyek meditasi. Obyek-obyek meditasi ini dapat dipilih salah satu yang kiranya cocok dengan sifat atau pribadi seseorang. Pemilihan ini dimaksudkan untuk membantu mempercepat perkembangannya. Pemilihan sebaiknya dilakukan dengan bantuan seorang guru. Keempat puluh macam obyek meditasi itu adalah :

a. Sepuluh kasina (sepuluh wujud benda), yaitu :

1. Pathavi kasina = wujud tanah
2. Apo kasina = wujud air
3. Teja kasina = wujud api
4. Vayo kasina = wujud udara atau angin
5. Nila kasina = wujud warna biru
6. Pita kasina = wujud warna kuning
7. Lohita kasina = wujud warna merah
8. Odata kasina = wujud warna putih
9. Aloka kasina = wujud cahaya
10. Akasa kasina = wujud ruangan terbatas

b. Sepuluh asubha (sepuluh wujud kekotoran), yaitu :

1. Uddhumataka = wujud mayat yang membengkak
2. Vinilaka = wujud mayat yang berwarna kebiru-biruan
3. Vipubbaka = wujud mayat yang bernanah
4. Vicchiddaka = wujud mayat yang terbelah di tengahnya
5. Vikkahayitaka = wujud mayat yang digerogoti binatang-binatang
6. Vikkhittaka = wujud mayat yang telah hancur lebur
7. Hatavikkhittaka = wujud mayat yang busuk dan hancur
8. Lohitaka = wujud mayat yang berlumuran darah
9. Puluvaka = wujud mayat yang dikerubungi belatung
10. Atthika = wujud tengkorak

c. Sepuluh anussati (sepuluh macam perenungan), yaitu :

1. Buddhanussati = perenungan terhadap Buddha
2. Dhammanussati = perenungan terhadap Dhamma
3. Sanghanussati = perenungan terhadap Sangha
4. Silanussati = perenungan terhadap sila
5. Caganussati = perenungan terhadap kebajikan
6. Devatanussati = perenungan terhadap makhluk-makhluk agung atau para dewa
7. Marananussati = perenungan terhadap kematian
8. Kayagatasati = perenungan terhadap badan jasmani
9. Anapanasati = perenungan terhadap pernapasan
10. Upasamanussati = perenungan terhadap Nibbana atau Nirwana

d. Empat appamañña (empat keadaan yang tidak terbatas), yaitu :

1. Metta = cinta kasih yang universal, tanpa pamrih
2. Karuna = belas kasihan
3. Mudita = perasaan simpati
4. Upekkha = keseimbangan batin

e. Satu aharapatikulasanna (satu perenungan terhadap makanan yang menjijikkan)

f. Satu catudhatuvavatthana (satu analisa terhadap keempat unsur yang ada di dalam badan
jasmani)

g. Empat arupa(empat perenungan tanpa materi), yaitu :

1. Kasinugaghatimakasapaññatti = obyek ruangan yang sudah keluar dari kasina
2. Akasanancayatana-citta = obyek kesadaran yang tanpa batas
3. Natthibhavapaññati = obyek kekosongan
4. Akincaññayatana-citta = obyek bukan pencerapan pun tidak bukan pencerapan
xmdskiper - 26/06/2011 12:07 PM
#5

Spoiler for must read for rule from momod


[COLOR="Lime"]Dengan Penyalah-artian Kelonggaran yang KAMI berikan maka dengan ini Kami akan sedikit lebih ketat dalam menyeleksi Thread² baru yang bersifat Konsultasi atau Lapak atau thread Khusus.

Sekedar mengingatkan akan beberapa Rules yang Kami buat :

1. THREAD
Dilarang Keras untuk Promosi dalam bentuk apapun kecuali didalam thread yang telah disediakan khusus untuk jual-beli, promosi dan semacamnya.
Dilarang Keras untuk menetapkan harga / biaya untuk konsultasi baik yang secara jelas menyebutkan harga / biaya atau yang menggunakan kalimat-kalimat manipulatif seperti :
~ tidak gratis
~ seikhlasnya
~ kalau tidak ngasih ya tidak apa-apa
~ kirim no voucher untuk pulsa, voucher untuk internet
~ ganti ongkir
~ donasi / sumbangan /amal
~ dll dst etc

kecuali didalam thread yang telah disediakan khusus untuk jual-beli, promosi dan semacamnya. minta rate dan cendol diperkenankan selain itu GRATIS ADALAH GRATIS.
Thread Konsultasi harus dengan persetujuan Moderator, untuk menghindari Terjadinya hal-hal yg tidak diinginkan.


2. POSTING
Isi Posting tidak tidak bersifat menyerang, memancing kerusuhan atau pertengkaran atau saling ejek dll.
Tidak diperkenankan mereply postingan yang dirasa kurang/tidak penting.
Apabila hanya ingin ber chit-chat gunakan thread yang tersedia, di luar itu maka akan kami deleted.
Tidak diperkenankan menggunakan icon saja dalam memposting.
Spoiler berbau bisnis akan didelete.
Posting/Bertukar fb/ym/msn/friendster / no telpon/ website TS dll dipersilahkan menggunakan Thread Buku Tamu yang sudah ada.
Tidak diperkenankan memancing suasana jadi panas/nge-flame, dan yang memancing dan yang terpancing juga akan diberikan sanksi.


4. Thread Khusus/Lapak
Untuk pendatang baru yang akan membuka sebuah Thread Khusus, mohon sebelum membuat thread tentang konsultasi atau semacamnya, harus aktif di Forum ini min. 1 (Satu) Bulan. Gunakan waktu itu untuk berkenalan dan membaur dengan members lain, dan biarlah para members yang menentukan layak atau tidaknya anda untuk membuat Thread Khusus. Setelah itu mintalah persetujuan Moderator untuk membuat Thread Khusus.
Thread Khusus dalam seminggu tidak reply oleh Thread Starter [TS], maka thread tersebut akan kami tutup, kecuali TS meminta waktu/izin terlebih dahulu.

Dengan dibuatnya pengumuman ini maka Mulai hari ini pula kami berlakukan Rules ini dengan ketat agar semua menjadi baik, bukan berarti kami abaikan rules yang lain, tapi khusus beberapa rules diatas, kami berikan perlakuan khusus.

Dan kami tidak segan² untuk mengambil tindakan jika diperlukan.
Kami akan terus memantau Thread yang sudah ada.

Wassalam

[/COLOR]
xmdskiper - 26/06/2011 12:07 PM
#6

Spoiler for All about Meditasi vipasana

Karena lagi rajin nulis
mari kita bahas tentang Meditasi Vipassana

Vipassana bhavana, intinya adalah perhatian atau konsentrasi pikiran yang di barengi dengan kesadaran terus menerus (kontinu) terhadap 5 element nama-rupa atau bathin-jasmani atau tubuh-pikiran,

lalu di barengi dalam keadaan tidak meditasi, kondisi itu tetap di pertahankan, sehingga perhar\tian terhadap bathin-jasmani terus menerus dilakukan,

mari kita mulai dengan tehnik awal;

bagi yang sudah meditasi objek napas (anapanasati ) dengan samatha bhavana agak mudah mengikutinya di bandingkan bagi yang tidak memiliki dasar meditasi sama sekali disini yang saya babarkan bagi yang mempunyai back ground meditasi objek napas (ataupun yang lain) yang masuk golongan samatha bhavana

konsentrasi atau perhatian terhadap keluar masuk napas, yang sudah kita lalukan di alaihkan objeknya pada bathin-jasmani,

bathin di sini di pecah menjadi 4 bagian;

1, kesadaran
pada saat kita memulai meditasi Vipasana, mulailah menyadari kita sedang duduk meditasi
sadari bagai mana kita duduk, bentuk badan saat duduk atau pikiran apa yang sedang melintas, semua kondisi tubuh dan pikiran yang timbul saat itu kita sadari, seperti seorang pengamat ahli mencatat seluluh kondisi atau keadaan tubuh jasmani dan pikiran yang timbul, itulah namanya kesadaran.


Spoiler for all about meditasi vipasana

sekarang bagian mental yang ke dua

2, perassan

perasaan adalah repleksi dari "kognisi" atau pemahaman pikiran kita terhadap situasi yang
kita tangkap melalui indra kita,
seperti bentuk yang di kenali oleh mata
bunyi yang dikenali oleh telinga
cita rasa sentuhan yang di kenali oleh indra perasa seluruh badan termasuk mulut
dan bentuk-bentuk pikiran yang kita tangkap dengan pikiran kita
apapun perasaan yang timbul, sedih,susah, senang, netral, bahagia, menyakitkan dan sebagainya,
fahamilah, itu sebagai "perasaan", lalu amati seluruh perasaan yang timbul
tidak konsisten atau terus menerus ada dalam tangkapan pikiran kita, dia tidak kekal, tinggal di pikiran kita,
ada mulainya yaitu objek luar yang di tangkap oleh 6 indra kita (yang ke enam indra pikiran) lalu di proses oleh kita (setiap orang berbeda-beda tergantung pembawaan dan kwalitas bathin masing-masing)
ada yang emosional, objek yang menimbulkan kemarahan akan cepat mempengaruhi pikiranya sehingga perasaan benci cepat menguasainya
ada yang melankolis, maka objek-objek yang menyedihkan cepat mempengaruhi pikiranya untuk membentuk perasaan sedih,
dan seterusnya sesuai karakter orang tersebut,

lalu masuk pada seorang spiritualis praktisi, yang memahami bahwa perasaan yang timbul sementara saja, tidak kekal, dan tidak ada gunanya untuk di pegang dan terhanyut di dalamnya, ketenanganlah buah seorang yg mempunyai pemahaman dan pencapain spiritual seperti ini, dia tidak membiarkan perasaanya menguasa pikiranya, atau kalau terpaksa dia tidak membiarkan pikiranya di kuasai oleh perasaan terlalu lama dia akan mengenali, menganalisa lalu melepas perasaan itu,


Spoiler for all about meditasi vipasana

Vipassana adalah "tehnik meditasi" prakteknya dengan kesadaran yang di utamakan, dari 4 elemen mental mengawasi 4 yang lain
yaitu "kesadaran mengawasi:

1, fisik kita, setiap gerakan, kondisi, posisi serta setiap detik proses pisik kita berubah semua di tangkap oleh pikiran kita dengan sadar

2, perasaan kita, apa perasaan yg sedang terjadi kita kenali, bagai mana proses perasaan itu terbentuk, dasar perasaan itu muncul, berproses lalu berhenti (tengelam dalam memori/pencerapan)

3, bentuk-bentuk pikiran itu ada, bagaimana mulanya, apa pemicunya, lalu apa yang menyebabkan bentuk bentuk pikiran itu berkembang, apa yang mendorong bentuk-bentukan pikiran berproses dan mendapat suply bahan bakar apa dia ada dan beproses, lalu kapan berhentinya apa penyebab berhentinya bentu-bentuk pikiran, ada yg berhenti karena pikiran kita memikirkan hal lain, ada jiga karena interes kita berubah, ada pula karena sensasi pisik dan sebagainya, sampai suatu saat kita memotong bentu-bentuk pikiran dengan kebijaksanaan baru bentuk-bentuk pikiran itu kehabisan bahan bakar untuk berproses

4,pencerapan (ingatan-ingatan/memory pikiran) itu kembali dari ingatan menjadi pikiran sekaran atau " present citta", apa sih pemicunya (kontak) apakah melalui tubuh jasmani, atau melalui sensasi mental, semua kita kenali dengan dasar element kehidupan suatu mahluk.

dan benar kamu dapat memotong kesakitan duniawi dengan tehnik Vipassana, dengan bentu SATI SAMPAJANNA, atau kesadaran yg waspada,

selamat mencoba, di balik getir kehidupan nanti kamu menemukan emas permata, yang sebenarnya saya bisa saja menunjukan, akan tetapi prosesnya lebih penting buat kamu untuk menuju kedewasaan spiritual,

so satu kata, berjuanglah

jendralskiper - 26/06/2011 12:08 PM
#7

Spoiler for Manfaat meditasi


Ada 28 manfaat praktek kesendirian
dalam meditasi

1, meditasi itu melindungi seseorang
2, memperpanjang usia kehidupanya
3, memberikan semangat
4, mengikis kelemahanya
5, menghilangkan segala reputasi yang buruk, dan
6, membawa kemasyuran
7, menghancurkan ketidakpuasan, dan
8, menumbuhkan kepuasan
9, menghapuskan ketakutan, dan
10,memberikan keyakinan
11,menghilangkan kemalasan, dan
12,memenuhinya dengan semangat
13,mengusir nafsu
14,mengusir niat jahat, dan
15,mengusir pandangan salah;
16,melemahkan kesombongan;
17,menghalau keraguan, dan
18,membuat pikiran terpusat
19,melembutkan pikiran,dan
20,membuatnya ringan hati;
21,membuatnya serius
22,membawa banyak keuntungan
23,membuatnya patut di hormati;
24,memberikan sukacita
25, mengisinya dengan kegembiraan
26,menunjukan kepadanya sifat sejati semua bentukan;
27,mengakhiri kelahiran kembali,dan
28,memberikan kepadanya semua buah dari kehidupan meningalkan duniawi.


Spoiler for 5 sila untuk mengcounter 5 halangan meditasi

ada 5 sila untuk mengcounter 5 halangan dalam meditasi
-berusaha menhindari perbuatan membunuh mahluk hidup
-berusaya menghindari dari mengambil yg bukan haknya (mencuri)
-berusaha menghindari dari berbicara yg tidak benar (berbohong)
-berusaha untuk tidak berzinah
-berusaha untuk menghindari dari makanan dan minuman yg dapat menyebabkan hilangnya kesadaran,(mabok dan ganja)
bukanpenjahats - 26/06/2011 12:08 PM
#8

Tehnik Meditasi
Quote:
Original Posted By devaapineraka
(1) Menarik napas panjang, ia mengetahui ‘aku menarik napas panjang’;
(2) atau menghembuskan napas panjang, ia mengetahui ‘aku menghembuskan napas panjang’.
(3) Menarik napas pendek, ia mengetahui ‘aku menarik napas pendek’;
(4) atau menghembuskan napas pendek, ia mengetahui ‘aku menghembuskan napas pendek’.
(5) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menarik napas mengenali seluruh tubuh [napas]’;
(6) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menghembuskan napas mengenali seluruh tubuh [napas]’.
(7) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menarik napas menenangkan bentukan tubuh’;
(8) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menghembuskan napas menenangkan bentukan tubuh’.

Quote:
Original Posted By devaapineraka
(9) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menarik napas mengenali kebahagiaan’;
(10) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menghembuskan napas mengenali kebahagiaan’.
(11) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menarik napas mengenali kenikmatan’;
(12) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menghembuskan napas mengenali kenikmatan’;
(13) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menarik napas mengenali bentukan pikiran’;
(14) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menghembuskan napas mengenali bentukan pikiran’.
(15) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menarik napas menenangkan bentukan pikiran’;
(16) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menghembuskan napas menenangkan bentukan pikiran’.

Quote:
Original Posted By devaapineraka
(17) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menarik napas mengenali pikiran’;
(18) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menghembuskan napas mengenali pikiran’.
(19) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menarik napas menggembirakan pikiran’;
(20) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menghembuskan napas menggembirakan pikiran’.
(21) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menarik napas mengkonsentrasikan pikiran’;
(22) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menghembuskan napas mengkonsentrasikan pikiran’.
(23) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menarik napas membebaskan pikiran’;
(24) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menghembuskan napas membebaskan pikiran’.
(25) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menarik napas merenungkan ketidak-kekalan’;
(26) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menghembuskan napas merenungkan ketidak-kekalan’.
(27) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menarik napas merenungkan peluruhan’;
(28) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menghembuskan napas merenungkan peluruhan’.
(29) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menarik napas merenungkan lenyapnya’;
(30) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menghembuskan napas merenungkan lenyapnya’.
(31) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menarik napas merenungkan pelepasan’;
(32) ia berlatih sebagai berikut ‘aku menghembuskan napas merenungkan pelepasan’.

Quote:
Original Posted By devaapineraka
(a) Ia menarik napas-masuk panjang memperhitungkan panjangnya.
(b) Ia menghembuskan napas-keluar panjang memperhitungkan panjangnya.
(c) Ia menarik dan menghembuskan napas-masuk dan napas-keluar memperhitungkan panjangnya. Ketika ia menarik dan menghembuskan napas-masuk dan napas-keluar panjang memperhitungkan panjangnya, semangat timbul.
(d) Melalui semangat ia menarik napas-masuk panjang lebih halus daripada sebelum memperhitungkan panjangnya.
(e) Melalui semangat ia menghembuskan napas-keluar panjang lebih halus daripada sebelum memperhitungkan panjangnya.
(f) Melalui semangat ia menarik dan menghembuskan napas-masuk dan napas keluar panjang lebih halus daripada sebelum memperhitungkan panjangnya. Ketika, melalui semangat ia menarik dan menghembuskan napas-masuk dan napas keluar panjang lebih
halus daripada sebelum memperhitungkan panjangnya, kegembiraan timbul.
(g) Melalui kegembiraan ia menarik napas masuk panjang lebih halus daripada sebelum memperhitungkan panjangnya.
(h) Melalui kegembiraan ia menghembuskan napaskeluar panjang lebih halus daripada sebelum memperhitungkan panjangnya.
(i) Melalui kegembiraan ia menarik dan menghembuskan napas-masuk dan napas keluar panjang lebih halus daripada sebelum memperhitungkan panjangnya. Ketika, melalui kegembiraan ia menarik dan menghembuskan napas masuk dan napas keluar panjang lebih halus daripada sebelum memperhitungkan panjangnya, penyadarannya beralih dari napas masuk dan napas-keluar panjang, dan timbul keseimbangan. Napas-masuk dan napas-keluar dalam sembilan aspek ini adalah tubuh.

Penegakan (landasan) adalah penyadaran.
Perenungan adalah pengetahuan.
Tubuh adalah penegakan (landasan), tetapi bukan penyadaran.
Penyadaran adalah penegakan (pendirian) dan juga penyadaran. Dengan penyadaran dan pengetahuan tersebut ia merenungkan jasmani. Karena itu dikatakan ‘Pengembangan landasan (penegakan) penyadaran yang terdapat dalam perenungan jasmani sebagai jasmani’.
Ia merenungkan:Bagaimanakah ia merenungkan jasmani tersebut? Ia merenungkannya sebagai tidak kekal, bukan sebagai kekal; sebagai penderitaan, bukan sebagai kebahagiaan; sebagai tanpa-diri, bukan sebagai diri; ia menjadi bosan, tidak gembira; ia
meluruhkan keserakahan, tidak terbakar di dalamnya; ia melenyapkan, tidak memunculkan; ia melepaskan, tidak menggenggam.
Ketika ia merenungkan sebagai tidak-kekal ia meninggalkan persepsi kekekalan, ketika ia merenungkan sebagai penderitaan, ia meninggalkan persepsi kebahagiaan, ketika ia merenungkan sebagai tanpa-diri ia meninggalkan persepsi diri, ketika ia menjadi bosan ia meninggalkan kegembiraan, ketika
keserakahannya meluruh ia meninggalkan keserakahan, ketika ia melenyapkan ia meninggalkan kemunculan, ketika ia melepaskan ia meninggalkan cengkeraman. Demikianlah ia merenungkan jasmani.

Pengembangan: Ada empat jenis pengembangan:
Pengembangan dalam pengertian gagasan-gagasan yang tidak berlebihan yang terdapat di sana,
pengembangan dalam pengertian fungsi tunggal (rasa) dari indria-indria,
pengembangan dalam pengertian efektivitas dari usaha yang cukup, dan
pengembangan dalam pengertian pengulangan.
jendralskiper - 26/06/2011 12:09 PM
#9

Spoiler for meditas nurunkan nafsu sexual

sebenarnya wajar saja............

tetapi jika niat, untuk menurunkan nafsu sexual bisa mengambil objek mayat wanita yang membusuk, akhirnya mayatnya di gerogoti ulat pemakan bangkai sampai kecantikan "mahluk bertanduk lembut" tersebut sangat menjijikan untuk disentuh, di cium bahkan sangat menjijikan untuk di buat objek fantasi sexual
(maaf kaum wanita, kalau buat wanita yah objeknya mayat laki-laki)

demikian urutanya,

wanita sexy, super sexy, body bahenol tidak ada laki-laki yang tidak berhasyat denganya, umurnya muda dimana kematangan wanita pada puncaknya, lalu masuk dalam meditasi

' bayangkan kalau mereka menikah, dengan perut buncit, lalu masuk ke usia pertengahan (40 an) lihat kulitnya mulai berkeriput, lalu masuk usia 60an seluruh kulitnya menua, hitam di makan usia
lalu bertanya apakah wanita super sexy ini masih mengairahkan kamu,

lalu pandang kulitnya yang mulus, buangkulit manita yg mulus, tinggal tulang belulang dan isi perutnya dengan ongota badan dalam dalam keadaan hidup
tanya dirimu adakah perbedaan antara wanita sexy dengan wanita jelek perbedaan tulang belulangnya,?

masuk pada mayat wanita sexy itu, jika masih muda dalam puncak kecantikan
manusia dia mati, amati apa yang terjadi pada mayatnya, 1 hari mati, 3 hari, 5 hari 1 minggu, dan sampai 3 bulam mayat wanita sexy tersebut,.......

coba banyangkan....................apakah anda masih terangsang dengan wanita sexy yang berjalan berlengak-lengok di depan mu, jika kamu sadari, kecantikan hanya sebatas kulit luar saja,

itulah pikiran, jangan mau di kendalikan, kitalah yang mengendalikan pikiran kita


Spoiler for sedikit pencerahan meditasi must read

mengenai durasi, mungkin Yang Terberkahi juga menghindari untuk menjawab
dengan suatu rentang waktu tertentu, karena murni untuk pencapaiyan
tergantung diri sendiri

samata dan Vipassana "bukan" tumpang tindih tetapi saling melengkapi;
Samatha itu mengenai konsentrasi, tetapi pikiran sangatlah sulit di kendalikan
makanya kita mengunakan napas sebagai acuan konsentrasi dan mengunakan
vipassana untuk memotong pikiran yang "liar"
jadi saling mendukung, begini;

meditasi yang kamu lakukan sungguh susah untuk masuk "konsentrasi" pada
objek, betul,?
itulah mengapa hampir semua meditator kesulitan "hanya" melakukan meditasi
saja, karena mereka di ganggu oleh pikiran yang bergerak liar, coba saya urut

*lakukan Vicarra dan Vitakkha (memengangang objek dan mempertahankanya)
jika ada pikiran yang menyimpang dari objek "muncul"
di sini Vipassana mengambil alih
1, kenali pikiran itu timbul dari mana
-dari kesadaran,(bathin yang berbicara sendiri)
-dari perasaan, (perasaan yang timbul)
-dari bentuk-bentuk pikiran
-atau dari pencerapan (ingatan-ingatan akan kejadian masa lalu)
2, masukan data-data pikiran yang timbul dalam 3 corak, anicca, dukkha dan
anatta,
3, setelah kita tahu sifat-sifat pikiran, dari mana timbulnya dan semua itu
tetap bercirikan 3 corak, "buang" pikiran itu.
4, kembali pada Vitakka dan Vicara pada objek
5, begitu terus prosesnya sampai "pikiran" tenang, bukan "napas" yg tenang


, faham,???
djskiper - 26/06/2011 12:10 PM
#10

Spoiler for perdalam materi , must read

MARI KITA PERDALAM MATERI

Apasih meditasi

yang ada di tread ini page #1, adalah jenis meditasi samatha atau "ketenangan" lalu apa yg
di tenangkan,?

1, sesuai afirmasi kita menenangkan "tubuh jasmani", dari apa dari bentuk bentuk yang
menbuat tubuh jasmany tidak tenang, akibat ketengangan "posisi meditasi" atau akibat
banyak pikiran yang menyebabkan tubuh jasmani tidak relax atau tenang,

2, kita menenangkan pikiran (bathin) karena apa,? secara umum jika orang meditasi bisa
lama, "kesabaranya" di latih, maka orang sabar biasanya bathinya tenang.

jika sudah mencapai ketenangan tubuh jasmani dan bathin, maka pikiran mudah di kontrol
disitulah si meditator diharapkan dapat "konsentrasi" terhadap objek meditasi, jika sudah
mulai tahap ini si meditator sudah masuk tahap "samadhi"

monggo di cerap,
(bisa saja saya menguraikan secara detail, tetapi kadang penjelasan detail, tidak membantu dalam meditasi)

selamat bermeditasi,


Spoiler for pencerahan meditasi bagi mediator

seorang meditator yg sudah masuk meditasi adalah yg sudah berhasil "meditasinya", yaitu seorang meditator yang sudah dapat menenangkan tubuh jasmani serta bathinya, sehingga si meditator dapat dengan mudah:
1, menangkap objek meditasinya (keluar-masuk napas)
2, mempertahankan objek "tetap" dalam pikiran.
3, dengan mudah kembali ke objek meditasi jika pikiran "lari" keluar dari objek.
4, mahir mengenali masalah pada tubuh jasmani (mana bagian yg tidak tenang)
5, dia dapat "mencerap" objek lebih dalam
6, dia dapat menyatukan "ritme" antara tubuh jasmani dan bathin, bersatu pada objek meditasi di sebut "ekagatta"

ps; bathin di urai menjadi
-perasaan
-kesadaran
-bentuk-bentuk pikiran
-dan pencerapan (ingatan-ingatan/memori)


Spoiler for sedikit pencerahan

,,,sewajarnya aku mengalami usia tua
aku tak terhindar dari usia tua...
,,,sewajarnya aku mengalami kesakitan
aku tak terhindar dari penyakit...
,,,sewajarnya aku mengalami kematian
aku tak terhindar dari kematian....

segala milikku yang kucintai dan kusenangi akan berubah,
akan terpisah dariku

aku adalah pemilik perbuatanku sendiri,
sebagai pewaris perbuatanku sendiri
lahir dari perbuatanku sendiri
berhubungan dengan perbuatanku sendiri
tergantung pada perbuatanku sendiri

perbuatan apapun yang aku lakukan,
baik ataupun buruk
itulah yang akan kuwarisi

,,,evam amhehi abhinham
paccavekkhitabbam...

sadhu
pagi, sefu


Spoiler for bagi yg menginginkan efek meditasi selama mungkin

nah jika anda menginginkan efek meditasi bertahan selama mungkin, anda harus mengkondisikan
pikiran anda pada saat tidak meditasi di visualisasikan seperti saat anda meditasi,
efek yang dirasakan dan di kondisikan;
setiap saat kita perhatikan tubuh jasmany, dan teliti apakah badan saya tegang,.? bagian mana,.?
kemudian kita tenangkan bagian tersebut,
sama juga terhadap pikiran, perhatikan apakah pikiran kita kacau,.? tidak fokus,.? gelisah,..dsb
setelah kita menyelami kondisi pikiran kita, kita tenangkan pikiran yg gelisah,.
kacau, tidak fokus.
kepada objek apapun yang sedang kita lakukan, agar terjaga pikiran kita
Avantasia - 26/06/2011 12:11 PM
#11

ciaaat... absen di rumah baru ngacir:
Kodojijo - 26/06/2011 12:11 PM
#12

Asik dah pindah,

ngacir: baterai dah drop
djskiper - 26/06/2011 12:11 PM
#13

gelas.pecah.48 - 26/06/2011 12:12 PM
#14

absen siang n numpang coret2 dipart3.. \)

selamat suhu buat tritnya yang selalu hidup.. :selamatkiss

waktunya kabur lagi__________ngacir2
xmdskiper - 26/06/2011 12:17 PM
#15

maaf suhu page # 1
ane borong \)

tar postingan saya edit sekiranya yg mana yg bagus buat di post di page #1
maturnuhun suhu....
AryaPuggala - 26/06/2011 12:18 PM
#16

\(???)/ congratulation. .! Kk TS dah msk part3
Smg thrednya mj trs.

ngacir:KONSULTASI TERBUKA mengenai MEDITASI/SAMADHI - Part 3
TerKenaIlusi - 26/06/2011 12:26 PM
#17

Page #1
Tidak ada yg sia-sia dari meditasi
Happy medit all
Semoga semua makhluk berbahagia
xmdskiper - 26/06/2011 12:33 PM
#18

Quote:
Original Posted By TerKenaIlusi
Hiks, ketinggalan page #1
:mewekKONSULTASI TERBUKA mengenai MEDITASI/SAMADHI - Part 3


hehe...
sory um page # 1 ane borong \)
xixixi
bukanpenjahats - 26/06/2011 12:34 PM
#19

Quote:
Original Posted By TerKenaIlusi
Hiks, ketinggalan page #1
:mewekKONSULTASI TERBUKA mengenai MEDITASI/SAMADHI - Part 3

ane sengaja jagain puh D
Choa - 26/06/2011 12:38 PM
#20

buset ane ketingalan \(\(
Page 1 of 407 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > KONSULTASI TERBUKA mengenai MEDITASI/SAMADHI - Part 3