SUPRANATURAL
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Ganesha kavacham
Total Views: 21083 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 3 of 30 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 >  Last ›

prabuanom - 13/07/2011 01:02 PM
#41

Quote:
Original Posted By entop
apakah pasukan gajah majapahit yg di tuban itu terinspirasi dari ganesha mbah??bingungs



ga tau mbah huehehehehhee D
saya malah ga ngerti mbah D
gimana itu ceritanya?
tuban bukannya ronggolawe ya?
prabuanom - 13/07/2011 01:06 PM
#42

Quote:
Original Posted By Bathara semar
oh ya? ini menarik ...sbb aku tidak mengetahui sejarah nenek ku itu
sbb namanya aga beda
sekiranya mas bisa kasih pencerahan lagi mengenai ini



Lembu Sora pun tidak terima dengan kejadian itu karena Ranggalawe adalah keponakanya sendiri akhirnya dibunuhlah Kebo Anabrang dari belakang dengan kejam pula. Kemudian terjadilah fitnah yang dilakukan oleh Mahapati untuk menjatuhkan Lembu Sora dengan menghembuskan isu bahwa Lembu Sora akan membuat kekacauan di dalam Kerajaan Majapahit kemudian dihadanglah Lembu Sora bersama dua rekanya Gajah Biru dan Juru Demung dihalaman istana kemudian mereka dikeroyok prajurit Majapahit hingga menemui ajalnya, sungguh sangat malang sekali....Lembu Sora seorang yang berjasa besar dalam perjuangan tapi akhirnya tewas mengenaskan dihalaman istana majapahit.....tragis

dilanjutkan :

Suasana kusut itu akhirnya dimanfaatkan oleh Mahapati, seorang tokoh licik yang mengincar jabatan rakryan patih. Ia menghasut putra Kebo Anabrang yang bernama Mahisa Taruna supaya berani menuntut pengadilan untuk Sora. Ia juga melapor kepada Raden Wijaya bahwa para menteri merasa resah karena raja seolah-olah melindungi kesalahan Sora.

Raden Wijaya tersinggung karena dituduh berlaku tidak adil. Ia pun memberhentikan Sora dari jabatannya untuk menunggu keputusan lebih lanjut. Mahapati segera mengusulkan supaya Sora jangan dihukum mati mengingat jasa-jasanya yang sangat besar. Atas pertimbangan tersebut, Raden Wijaya pun memutuskan bahwa Sora akan dihukum buang ke Tulembang.

Mahapati menemui Sora di rumahnya untuk menyampaikan surat keputusan raja. Sora sedih atas keputusan itu. Ia berniat ke ibu kota meminta hukuman mati daripada harus diusir meninggalkan tanah airnya.

Mahapati lebih dulu menghasut Nambi dengan mengatakan bahwa Sora akan datang untuk membuat kekacauan karena tidak puas atas keputusan raja. Setelah mendesak Raden Wijaya, Nambi pun diizinkan menghadang Sora yang datang bersama dua orang sahabatnya, yaitu Gajah Biru dan Juru Demung. Maka terjadilah peristiwa di mana Sora dan kedua temannya itu mati dikeroyok tentara Majapahit di halaman istana.

Kisah dalam Kidung Sorandaka di atas sedikit berbeda dengan Pararaton yang menyebut kematian Juru Demung terjadi pada tahun 1313, sedangkan Gajah Biru pada tahun 1314. Kematian kedua sahabat Sora tersebut terjadi pada masa pemerintahan Jayanagara putra Raden Wijaya.

http://kaskus.co.id

saya juga ga begitu paham mbah, cuma namanya saja yg terkenal tetapi kisahnya kayanya masih gelap.
prabuanom - 13/07/2011 01:10 PM
#43

Menurut Pararaton, pemerintahan Jayanagara diwarnai banyak pemberontakan oleh para pengikut ayahnya. Hal ini disebabkan karena Jayanagara adalah raja berdarah campuran Jawa-Melayu, bukan keturunan Kertanagara murni.

Pemberontakan pertama terjadi ketika Jayanagara naik takhta, yaitu dilakukan oleh Ranggalawe pada tahun 1295 dan kemudian Lembu Sora pada tahun 1300. Dalam hal ini pengarang Pararaton kurang teliti karena Jayanagara baru menjadi raja pada tahun 1309. Mungkin yang benar ialah, pemberontakan Ranggalawe terjadi ketika Jayanagara diangkat sebagai raja muda atau putra mahkota.

Pararaton juga memberitakan pemberontakan Juru Demung tahun 1313, Gajah Biru tahun 1314, Mandana dan Pawagal tahun 1316, serta Ra Semi tahun 1318. Akan tetapi, menurut Kidung Sorandaka, Juru Demung dan Gajah Biru mati bersama Lembu Sora tahun 1300, sedangkan Mandana, Pawagal, dan Ra Semi mati bersama Nambi tahun 1316.

Berita pemberontakan Nambi tahun 1316 dalam Pararaton juga disebutkan dalam Nagarakretagama, dan diuraikan panjang lebar dalam Kidung Sorandaka. Menurut Nagarakretagama, pemberontakan Nambi tersebut dipadamkan langsung oleh Jayanagara sendiri.

Di antara pemberontakan-pemberontakan yang diberitakan Pararaton, yang paling berbahaya adalah pemberontakan Ra Kuti tahun 1319. Ibu kota Majapahit bahkan berhasil direbut kaum pemberontak, sedangkan Jayanagara sekeluarga terpaksa mengungsi ke desa Badander dikawal para prajurit bhayangkari.

Pemimpin prajurit bhayangkari yang bernama Gajah Mada kembali ke ibu kota menyusun kekuatan. Berkat kerja sama antara para pejabat dan rakyat ibu kota, Kelompok Ra Kuti dapat dihancurkan.

[code]http://id.wikipedia.org/wiki/Jayanagara[/code]
766HI - 13/07/2011 01:12 PM
#44

trit yg menarik nich.. thumbup:

ijin baca2 dulu ya Mas
prabuanom - 13/07/2011 01:13 PM
#45

Quote:
Original Posted By 766HI
trit yg menarik nich.. thumbup:

ijin baca2 dulu ya Mas



ya silahkan bang \)
prabuanom - 13/07/2011 01:51 PM
#46
delapan inkarnasi ganesha
Ganesha kavacham


Like the Ganesha Purana, the Mudgala Purana considers Ganesha to represent the ultimate reality of being. As such, Ganesha's manifestations are endless but eight of his incarnations (Sanskrit:अवतार; avatāra) are of most importance. The eight incarnations are introduced in MudP 1.17.24-28. The text is organized into sections for each of these incarnations.[5][6] These are not the same as the four incarnations of Ganesha that are described in the Ganesha Purana.

The incarnation described in the Mudgala Purana took place in different cosmic ages. The Mudgala Purana uses these incarnations to express complex philosophical concepts associated with the progressive creation of the world. Each incarnation represents a stage of the absolute as it unfolds into creation. Granoff[2] provides a summary of the philosophical meaning of each incarnation within the framework of the Mudgala Purana: Along with the philosophy, typical Puranic themes of battles with demons provide much of the story line. The incarnations appear in the following order:

1. Vakratunda (Vakratuṇḍa) ("twisting trunk"), first in the series, represents the absolute as the aggregate of all bodies, an embodiment of the form of Brahman. The purpose of this incarnation is to overcome the demon Matsaryāsura (envy, jealousy). His mount (vāhana) is a lion

2. Ekadanta ("single tusk") represents the aggregate of all individual souls, an embodiment of the essential nature of Brahman. the purpose of this incarnation is to overcome the demon Madāsura (arrogance, conceit). His mount is a mouse.

3. Mahodara ("big belly") is a synthesis of both Vakratuṇḍa and Ekadanta. It is the absolute as it enters into the creative process. It is an embodiment of the wisdom of Brahman. The purpose of this incarnation is to overcome the demon Mohāsura (delusion, confusion). His mount is a mouse.

4. Gajavaktra (or Gajānana) ("elephant face") is a counterpart to Mahodara. The purpose of this incarnation is to overcome the demon Lobhāsura (greed). His mount is a mouse

5. Lambodara ("pendulous belly") is the first of four incarnations that correspond to the stage where the Purāṇic gods are created. Lambodara corresponds to Śakti, the pure power of Brahman. The purpose of this incarnation is to overcome the demon Krodhāsura (anger). His mount is a mouse

6. Vikata (Vikaṭa) ("unusual form", "misshapen") corresponds to Sūrya. He is an embodiment of the illuminating nature of Brahman. The purpose of this incarnation is to overcome the demon Kāmāsura (lust). His mount is a peacock

7. Vighnaraja (Vighnarāja) ("king of obstacles"), corresponds to Viṣṇu. He is an embodiment of the preserving nature of Brahman. The purpose of this incarnation is to overcome the demon Mamāsura (possessiveness). His mount is the celestial serpent Śeṣa.

8. Dhumravarna (Dhūmravarṇa) ("grey color") corresponds to Śiva. He is an embodiment of the destructive nature of Brahman. The purpose of this incarnation is to overcome the demon Abhimanāsura (pride, attachment). His mount is a horse.

sumber

[code]http://en.wikipedia.org/wiki/Mudgala_Purana

poto:
http://www.shreedarshan.com/12forms.html[/code]
patih.djelantik - 13/07/2011 08:37 PM
#47

Mantap neh tritnya mas prabu \)Ganesha kavacham
cocdma - 13/07/2011 08:43 PM
#48

masuk supra/ budaya ya?
Apa ane salah msuk kamar?Ganesha kavacham
arleys10 - 13/07/2011 08:51 PM
#49

ijin ndeprok sambil baca om.......
linux2:
ElLailatie - 13/07/2011 10:08 PM
#50

ganesha.... oh ganeshaa...
ijin menyimak puh linux2:
patih.djelantik - 14/07/2011 01:39 AM
#51

Quote:
Original Posted By cocdma
masuk supra/ budaya ya?
Apa ane salah msuk kamar?

Jelas2 bahas kawaca.. Ya supra dong malu:Ganesha kavacham
gajah5545 - 14/07/2011 04:39 AM
#52

Quote:
Original Posted By stereosleep
ijin menyimak....

aloo mbah heheheD
Quote:
Original Posted By Empeldhim
untuk masalah ganesha
sesepuh gadjah mungkin mau ngejabarin
tampaknya orangnya lagi g OL neh,bantuin babe nya D

haderrD
Quote:
Original Posted By Bathara semar
Ganesha kavacham

wah....aku ada patung ganesah seperti ini dua buah ..

wahh ad om momod jgmalu:


@TS: ijin nyimak y puhPeace:
trnyata konspirasi mbah TS yg duluanPeace:
cocdma - 14/07/2011 06:04 AM
#53

Quote:
Original Posted By patih.djelantik

Jelas2 bahas kawaca.. Ya supra dong malu:

Ane nubi yg ginian,supranya yg mana ya?ad FR pemakaian kavacam?
Ane baca hny kisah aj,ap belum mulai?
Bhs inggris ane krg bgusGanesha kavacham
dika182 - 14/07/2011 10:10 AM
#54

di babar lagi bli \)
ane seneng bacayang beginian iloveindonesias
entop - 14/07/2011 10:15 AM
#55

Quote:
Original Posted By prabuanom
ga tau mbah huehehehehhee D
saya malah ga ngerti mbah D
gimana itu ceritanya?
tuban bukannya ronggolawe ya?


ane juga gak ngerti mbahhammer
sejarah beneran ato plintiran pengarangnyashutup:
hasil baca di buku cerita anak2 sehmalu
piss wae ya mbahPeace:
mat.batak - 14/07/2011 11:11 AM
#56

pembahasan yang sangat menarik niy

om mo tanya klo tradisi ganesha di asia tenggara gmn om??

iloveindonesias
prabuanom - 14/07/2011 11:50 AM
#57

Quote:
Original Posted By cocdma
Ane nubi yg ginian,supranya yg mana ya?ad FR pemakaian kavacam?
Ane baca hny kisah aj,ap belum mulai?
Bhs inggris ane krg bgusGanesha kavacham


ya di baca sendiri lah, masa kudu dibimbing?. sekarang ane nanya kalo ini bukan supranatural dimana bukan supranatualnya?. coba jelaskan ama gwe. diatas ada kavacha, dan kavacha itu mantram. juga ada mantra sri ganesha yang dijelaskan oleh saudara havana. nanti dibelakang akan ane postkan beberapa video tentang mantra ganesha. jelas jelas ini supranatural. ohya kalo mantra ini di ente kaga jalan bukan berarti tread ini kudu dipindah kan. D
prabuanom - 14/07/2011 11:52 AM
#58

ngejunk di tread gwe akan gwe BRP, ga akan sumkan sumkan gwe. loe mau aliran atau kumpulan apa kek di forsup, sakti kek kagak kek . kalo berani ngejunk disini gwe BRP \)
prabuanom - 14/07/2011 11:53 AM
#59

Quote:
Original Posted By mat.batak
pembahasan yang sangat menarik niy

om mo tanya klo tradisi ganesha di asia tenggara gmn om??

iloveindonesias


di asia tenggara yang masih berkembang pesat kayanya di thailand. yaitu dikenal dengan nama sri pikanet atau pikanes. sering dibuat untuk amulet, yang melambangkan kerejekian. \)
prabuanom - 14/07/2011 12:00 PM
#60

Quote:
Original Posted By entop
ane juga gak ngerti mbahhammer
sejarah beneran ato plintiran pengarangnyashutup:
hasil baca di buku cerita anak2 sehmalu
piss wae ya mbahPeace:


sebenernya ada hubungannya ga antara ganesha dengan pasukan gajah majapahit?sedangkan dewa ganesha sendiri sudah ada jutaan tahun sebelum majapahit. jelas ya sebenernya ga nyambung sekali hehehee D
Page 3 of 30 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 >  Last ›
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Ganesha kavacham