Badminton
Home > LOEKELOE > SPORTS > Racket > Badminton > [Share]Teknologi Oversize Pada Raket Badminton Hart
Total Views: 3146
Page 1 of 3 |  1 2 3 > 

reza.tokoraket - 22/07/2011 12:07 PM
#1
[Share]Teknologi Oversize Pada Raket Badminton Hart
Teknologi Oversize Raket Hart

Kebanyakan orang – orang bertanya tentang Oversize pada Raket Hart. Untuk kali ini saya akan menjelaskan beberapa hal tentang Oversize .
Oversize berasal dari kata bahasa Inggris yang artinya dalam bahasa Indonesia “ terlalu besar”. Yang dimaksud terlalu besar / Oversize ini terletak pada frame raket atau bingkainya.

Pertama kali yang mengeluarkan produk raket Oversize ini pada masyarakat adalah Raket merek Hart dimana Hart mempunyai hak paten tersendiri untuk tipe Oversize.

Frame Oversize ini lebih besar 10% dari raket standart dan otomatis pantulan juga lebih besar 10% itu disebabkan karena proses penyenarannya adalah 1 lubang 1 senar dan hasil penyenaran tersebut akan lebih rapat di bagian tengah. Semua tipe Hart yang mempunyai seri berawalan Infinite adalah Oversize. Di dalam seri Infinite/ Oversize ini juga mempunya beberapa teknologi lain dari F1 – F5. Berikut Penjelasannya :
F1 & F2 : Frame Oversize (10% > Frame Standart), Sistem penyenaran 1 lubang 1 senar
F3 : Inner Wave (Design bergelombang pada setiap bagian dalam frame)
F4 : Antena Shaft (Shaft antena yang berbentuk slim dari 7,5 mm – 6,5 mm yang membuat raket lebih lentur)
F5 : Under 80 gr (Berat di bawah 80 gr)

Untuk saat ini Hart masih mengeluarkan 3 tipe raket yaitu : Raket Standart, Raket Oversize dan Raket Ultraoversize. Dimana kode untuk Oversize adalah Inifinite dan Ultraoversize adalah A380. Dan untuk saat ini tipe terbaru dari Oversize pegangan sudah terbuat dari carbon (Carbon Handle) jadi pegangan bukan dari kayu lagi sehingga membuat ringan raket tersebut dan dari ringannya tersebut beratnya condong ke bagian kepala frame cocok untuk pemain yang bertipe offensive.

Kesimpulannya :
Standart : Frame dengan ukuran standart
Oversize (Infinite): Frame lebih besar 10% dari Standart dan pantulan lebih besar 10%
Ultraoversize (A380) : Frame lebih besar 8% dari Oversize dan pantulan lebih besar 8%

Demikian penjelasan dari saya semoga bermanfaat untuk agan2 pecinta badminton.

Maaf ya yg kemaren threadnya salah kamar, Maklum Newbie nih.
sifuyono - 22/07/2011 01:28 PM
#2

Quote:
Original Posted By reza.tokoraket
Teknologi Oversize Raket Hart

Kebanyakan orang – orang bertanya tentang Oversize pada Raket Hart. Untuk kali ini saya akan menjelaskan beberapa hal tentang Oversize .
Oversize berasal dari kata bahasa Inggris yang artinya dalam bahasa Indonesia “ terlalu besar”. Yang dimaksud terlalu besar / Oversize ini terletak pada frame raket atau bingkainya.

Pertama kali yang mengeluarkan produk raket Oversize ini pada masyarakat adalah Raket merek Hart dimana Hart mempunyai hak paten tersendiri untuk tipe Oversize.

Frame Oversize ini lebih besar 10% dari raket standart dan otomatis pantulan juga lebih besar 10% itu disebabkan karena proses penyenarannya adalah 1 lubang 1 senar dan hasil penyenaran tersebut akan lebih rapat di bagian tengah. Semua tipe Hart yang mempunyai seri berawalan Infinite adalah Oversize. Di dalam seri Infinite/ Oversize ini juga mempunya beberapa teknologi lain dari F1 – F5. Berikut Penjelasannya :
F1 & F2 : Frame Oversize (10% > Frame Standart), Sistem penyenaran 1 lubang 1 senar
F3 : Inner Wave (Design bergelombang pada setiap bagian dalam frame)
F4 : Antena Shaft (Shaft antena yang berbentuk slim dari 7,5 mm – 6,5 mm yang membuat raket lebih lentur)
F5 : Under 80 gr (Berat di bawah 80 gr)

Untuk saat ini Hart masih mengeluarkan 3 tipe raket yaitu : Raket Standart, Raket Oversize dan Raket Ultraoversize. Dimana kode untuk Oversize adalah Inifinite dan Ultraoversize adalah A380. Dan untuk saat ini tipe terbaru dari Oversize pegangan sudah terbuat dari carbon (Carbon Handle) jadi pegangan bukan dari kayu lagi sehingga membuat ringan raket tersebut dan dari ringannya tersebut beratnya condong ke bagian kepala frame cocok untuk pemain yang bertipe offensive.

Kesimpulannya :
Standart : Frame dengan ukuran standart
Oversize (Infinite): Frame lebih besar 10% dari Standart dan pantulan lebih besar 10%
Ultraoversize (A380) : Frame lebih besar 8% dari Oversize dan pantulan lebih besar 8%

Demikian penjelasan dari saya semoga bermanfaat untuk agan2 pecinta badminton.

Maaf ya yg kemaren threadnya salah kamar, Maklum Newbie nih.

menurut saya (tanpa memojokkan merek)

- raket oversize itu dibuat untuk pemain pemula yang kesulitan memperoleh sweetspot yg pas buat memukul shuttlecock
- yg sy bold merah, saya ga setuju, pantulan lebih ditentukan oleh power ayunan pemain, tarikan senar dan jenis senar
- raket oversize punya kecenderungan fragile apabila ditarik high tension, alias gampang sekali patah
- kalo pantulan ditentukan oleh seberapa besar oversize, semua pabrikan raket bikin yg double size biar pantulan naek 100%
- bandingkan 2 raket, raket A frame std, raket B frame oversize, tarikan sama say lah 23lbs dgn senar yg sama, saya jamin yg raket B terasa lebih kendor dibandingkan raket A, so jangan heran pantulan naek karena tegangan senar di permukaan stringbed jadi beda alias jadi lbh lunak di raket B
- intinya, kalo mau pantulan naek, ga perlu beli raket oversize, cukup tension (tarikan senarnya) diturunin aja 10% ato pake senar tipe high repuls
- shaft raket lebih lentur, cocok buat pemain junior dan intermediate, karena power terbantu dari flex shaft (gagangnya), tapi buat pemain bertenaga badak, kebanyakan punya motto stay away from flexible shaft.......
-CMIIW setau sy kayaknya peraturan IBF tidak memperbolehkan raket ukuran oversize deh.....
blendung.pulsa - 22/07/2011 04:27 PM
#3

wah..

trims yah gan infonya

Bermanfaat neh :thumbup
reza.tokoraket - 22/07/2011 04:41 PM
#4
ireart remnant
Quote:
Original Posted By sifuyono
menurut saya (tanpa memojokkan merek)

- raket oversize itu dibuat untuk pemain pemula yang kesulitan memperoleh sweetspot yg pas buat memukul shuttlecock
- yg sy bold merah, saya ga setuju, pantulan lebih ditentukan oleh power ayunan pemain, tarikan senar dan jenis senar
- raket oversize punya kecenderungan fragile apabila ditarik high tension, alias gampang sekali patah
- kalo pantulan ditentukan oleh seberapa besar oversize, semua pabrikan raket bikin yg double size biar pantulan naek 100%
- bandingkan 2 raket, raket A frame std, raket B frame oversize, tarikan sama say lah 23lbs dgn senar yg sama, saya jamin yg raket B terasa lebih kendor dibandingkan raket A, so jangan heran pantulan naek karena tegangan senar di permukaan stringbed jadi beda alias jadi lbh lunak di raket B
- intinya, kalo mau pantulan naek, ga perlu beli raket oversize, cukup tension (tarikan senarnya) diturunin aja 10% ato pake senar tipe high repuls
- shaft raket lebih lentur, cocok buat pemain junior dan intermediate, karena power terbantu dari flex shaft (gagangnya), tapi buat pemain bertenaga badak, kebanyakan punya motto stay away from flexible shaft.......
-CMIIW setau sy kayaknya peraturan IBF tidak memperbolehkan raket ukuran oversize deh.....


Thx commentnya gan

Maklum saya newbie gan, tp jgn nge judge gitu donk , saya bikin artikel ini cuma sekedar info untuk agan2/aganwati yg tdk tahu mengenai "Oversize" bukan maksa untuk beli raket oversize , kalau ada yg mau ditambahin juga boleh kok gan.
Saya setuju pendapatnya agan yg "Pantulan lebih ditentukan oleh power ayunan pemain, tarikan senar dan jenis senar" cuma saya menambahkan raket hanyalah alat untuk memukul. Jadi raket hanyalah sebagai pendukung saja. Thx gan atas infonya
sifuyono - 22/07/2011 08:33 PM
#5

Quote:
Original Posted By reza.tokoraket
Thx commentnya gan

Maklum saya newbie gan, tp jgn nge judge gitu donk , saya bikin artikel ini cuma sekedar info untuk agan2/aganwati yg tdk tahu mengenai "Oversize" bukan maksa untuk beli raket oversize , kalau ada yg mau ditambahin juga boleh kok gan.
Saya setuju pendapatnya agan yg "Pantulan lebih ditentukan oleh power ayunan pemain, tarikan senar dan jenis senar" cuma saya menambahkan raket hanyalah alat untuk memukul. Jadi raket hanyalah sebagai pendukung saja. Thx gan atas infonya


gpp gan, dibawa sante aja, kan ane dah bilang tanpa maksud memojokkan.... cuman menurut saya yg di atas itu artikelnya menyesatkan, apalagi ane rasa kemungkinan besar yg buat tuh artikel yah pabrikan yg bikin produk
DeathDice - 22/07/2011 11:00 PM
#6

ane pake hart gan ... di gagang nya ada tulisan hart offensive ... itu masuk tipe apa ya ???
reza.tokoraket - 23/07/2011 11:12 AM
#7
doutut this
Quote:
Original Posted By DeathDice
ane pake hart gan ... di gagang nya ada tulisan hart offensive ... itu masuk tipe apa ya ???


Kalau tidak ada tulisan "Infinite" biasanya raket standart.
gunawanspurs - 23/07/2011 12:29 PM
#8

Raket Hart yg pernah & masih ane pakai:

1. Hart Powershoot Offensive Red -raket pertama Hart, murah meriah, sangat cocok utk pemula, shaft lentur frame isometric. Udah patah waktu dipinjam rekan

2. Hart Infinite Bomber 55, oversize frame enak bwt main single krn rada head heavy, udah dijual

3. Hart Infinite Nano Offensive 76, oversize frame & inner wave, raket yg udah makan banyak korban raket lain merk mahal saat beradu (padahal ane yg posisi jd korban kena gebukan). Masih digjaya smpai saat ini, wlwpun banyak jg gompel sana-sini. Best cosmetic dgn cat chrome yg gak gmpang bocel klo ga benar2 parah benturannya. Rencana mau dikasih lead tape biar rada head heavy dikit, krn shaft nya udah terhitung stiff, balance point standar sekitar 285-290 mm lah.

4. Hart Infinite Nano Wipe Power, persis sm yg di atas cma kualitas cat nya jelek. Harga beda lumayan sih, sekitar 200 rb (650 vs 450 rb). Ini cadangan utama ane.

5. Hart Infinite A-380 Z-83, ultra long & ultra oversize. Jarang ane pakai kecuali main single krn terlalu head heavy, gak enak bwt main ganda, selain bwt lob serang sm smash.
DeathDice - 23/07/2011 02:40 PM
#9

Quote:
Original Posted By reza.tokoraket
Kalau tidak ada tulisan "Infinite" biasanya raket standart.


gak ada kek nya , tapi ini gan seperti yang si sebut agan di bawah ini ... yang no 1 mirip amat ama kriteria raket hart ane


Quote:
Original Posted By gunawanspurs
Raket Hart yg pernah & masih ane pakai:

1. Hart Powershoot Offensive Red -raket pertama Hart, murah meriah, sangat cocok utk pemula, shaft lentur frame isometric. Udah patah waktu dipinjam rekan

2. Hart Infinite Bomber 55, oversize frame enak bwt main single krn rada head heavy, udah dijual

3. Hart Infinite Nano Offensive 76, oversize frame & inner wave, raket yg udah makan banyak korban raket lain merk mahal saat beradu (padahal ane yg posisi jd korban kena gebukan). Masih digjaya smpai saat ini, wlwpun banyak jg gompel sana-sini. Best cosmetic dgn cat chrome yg gak gmpang bocel klo ga benar2 parah benturannya. Rencana mau dikasih lead tape biar rada head heavy dikit, krn shaft nya udah terhitung stiff, balance point standar sekitar 285-290 mm lah.

4. Hart Infinite Nano Wipe Power, persis sm yg di atas cma kualitas cat nya jelek. Harga beda lumayan sih, sekitar 200 rb (650 vs 450 rb). Ini cadangan utama ane.

5. Hart Infinite A-380 Z-83, ultra long & ultra oversize. Jarang ane pakai kecuali main single krn terlalu head heavy, gak enak bwt main ganda, selain bwt lob serang sm smash.


yang no 1 kayaknya mirip ama raket ane gan
gunawanspurs - 24/07/2011 02:45 AM
#10

Quote:
Original Posted By DeathDice
gak ada kek nya , tapi ini gan seperti yang si sebut agan di bawah ini ... yang no 1 mirip amat ama kriteria raket hart ane

yang no 1 kayaknya mirip ama raket ane gan


Yup, ini raket low end dari Hart, tp walau harga low end kualitas ttp bisa dipertanggungjawabkan kok, dari pada beli raket Yonex KW gak jelas yg gak balans & berat, mendingan beli raket ini, biar murmer tp performa sangat memadai & durability OK utk beginner-low intermediate, enak bwt belajar. Tentu klo yg make bukan tipe pamer kejar gengsi tp budget gak sampai, xixixi.

Tipe raket ini, 4U grip kecil (G4/5 YY), berat sekitar 84-85 g, even balance, flexible shaft, isometric box frame (ala YY Armortec). Kosmetik nya ada dua, yg warna merah title nya Offensive, yg biru Defensive, tp sebenarnya sama saja sami mawon. ;)

Recommend kasih senar Gosen Momone bwt senang main kontrol & defense, serta MMOA 66 atau Ashaway Zymax 67 bwt yg senang main serang. Pokoknya ga usah senar di atas 40 rb-an, biar raketnya ga kebanting. Tarikan cukup 22-24 vertical 24-26 horizontal tarikan mesin digital utk beginner yg powernya msh pas2an, tp klo beginner tenaga badak/menuju intermediate, silahkan naikkan tarikan & bisa ambil senar yg lebih tebal (0.68 atau 0.70) agar power lebih keluar & lebih awet.
DeathDice - 24/07/2011 03:14 AM
#11

Quote:
Original Posted By gunawanspurs
Yup, ini raket low end dari Hart, tp walau harga low end kualitas ttp bisa dipertanggungjawabkan kok, dari pada beli raket Yonex KW gak jelas yg gak balans & berat, mendingan beli raket ini, biar murmer tp performa sangat memadai & durability OK utk beginner-low intermediate, enak bwt belajar. Tentu klo yg make bukan tipe pamer kejar gengsi tp budget gak sampai, xixixi.

Tipe raket ini, 4U grip kecil (G4/5 YY), berat sekitar 84-85 g, even balance, flexible shaft, isometric box frame (ala YY Armortec). Kosmetik nya ada dua, yg warna merah title nya Offensive, yg biru Defensive, tp sebenarnya sama saja sami mawon. ;)

Recommend kasih senar Gosen Momone bwt senang main kontrol & defense, serta MMOA 66 atau Ashaway Zymax 67 bwt yg senang main serang. Pokoknya ga usah senar di atas 40 rb-an, biar raketnya ga kebanting. Tarikan cukup 22-24 vertical 24-26 horizontal tarikan mesin digital utk beginner yg powernya msh pas2an, tp klo beginner tenaga badak/menuju intermediate, silahkan naikkan tarikan & bisa ambil senar yg lebih tebal (0.68 atau 0.70) agar power lebih keluar & lebih awet.


ane dulu bli ini karena emang butuh raket ... ... dan budget juga pas" ... secara setelah ane pake raket bekas ayah ane dulu yang juga hart ... ane jadi lebih tertarik ke hart ...

iya gan , ane pas itu lihat yang biru difensive ...

nah gan ... ane tipe pemula gan ... ya gak pemula amat lah , mungkin kategory intermediate menuju advanced ... nah , tuh perbedaan senar tipe defend ama offensive ada dimana ya ??? ane tarikannya 26 kalau gak salah , entah horisontal atau vertikalnya ane gak tahu ... soal raket ane cukup newbie ... kalau di lihat" permainan ane lebih ke tipe offensive gan ...
gunawanspurs - 24/07/2011 09:10 AM
#12

Quote:
Original Posted By DeathDice
ane dulu bli ini karena emang butuh raket ... ... dan budget juga pas" ... secara setelah ane pake raket bekas ayah ane dulu yang juga hart ... ane jadi lebih tertarik ke hart ...

iya gan , ane pas itu lihat yang biru difensive ...

nah gan ... ane tipe pemula gan ... ya gak pemula amat lah , mungkin kategory intermediate menuju advanced ... nah , tuh perbedaan senar tipe defend ama offensive ada dimana ya ??? ane tarikannya 26 kalau gak salah , entah horisontal atau vertikalnya ane gak tahu ... soal raket ane cukup newbie ... kalau di lihat" permainan ane lebih ke tipe offensive gan ...


Klo pendapat ane (yg sama newbienya), senar yg enak bwt defense + kontrol tu yg repulsi (tolakan/pantulan) nya besar serta bertexture, shg bwt mancing di net spin (plintiran) kok bisa lebih mantab/tipis (tp ini terkait teknik main jg sih).

Kalo bwt offense, kayaknya senar yg rada tebal & kaku, serta bisa mempertahankan tegangan tarikan, lebih sip bwt gebuk2an (dan jg lebih awet), dgn catatan power yg mukul jg mantab & gak sering miss hit sweetspot nya (bsa menyalurkan power via raket yg stiff & senar yg tarikan 26-28 lbs).

Tp ane bisa jg salah, and belum tentu cocok sm orang lain pengalamannya.

Ngetes tarikan, kayaknya ane pernah lihat di mana ya, klo ga salah, ente berdiri di garis baseline kedua dari arah luar, lalu servis tinggi sekuat tenaga ke arah lapangan lawan. MINIMAL, anda harus bisa mencapai daerah antara baseline pertama & kedua dari arah luar di lapangan seberang tsb. Klo sering lewat, berarti tarikan kurang, tp kalo gak sampai2, berarti tarikan berlebihan. Tentu mengetesnya di dlm hall yg ga ada faktor angin, CMIIW.
DeathDice - 24/07/2011 04:43 PM
#13

Quote:
Original Posted By gunawanspurs
Klo pendapat ane (yg sama newbienya), senar yg enak bwt defense + kontrol tu yg repulsi (tolakan/pantulan) nya besar serta bertexture, shg bwt mancing di net spin (plintiran) kok bisa lebih mantab/tipis (tp ini terkait teknik main jg sih).

Kalo bwt offense, kayaknya senar yg rada tebal & kaku, serta bisa mempertahankan tegangan tarikan, lebih sip bwt gebuk2an (dan jg lebih awet), dgn catatan power yg mukul jg mantab & gak sering miss hit sweetspot nya (bsa menyalurkan power via raket yg stiff & senar yg tarikan 26-28 lbs).

Tp ane bisa jg salah, and belum tentu cocok sm orang lain pengalamannya.

Ngetes tarikan, kayaknya ane pernah lihat di mana ya, klo ga salah, ente berdiri di garis baseline kedua dari arah luar, lalu servis tinggi sekuat tenaga ke arah lapangan lawan. MINIMAL, anda harus bisa mencapai daerah antara baseline pertama & kedua dari arah luar di lapangan seberang tsb. Klo sering lewat, berarti tarikan kurang, tp kalo gak sampai2, berarti tarikan berlebihan. Tentu mengetesnya di dlm hall yg ga ada faktor angin, CMIIW.


berarti kita harus ada di garis kedua di paling belakang ya ngetes servis nya ??

sweetspot maksudnya apa ya gan ??
rdwbw - 24/07/2011 10:19 PM
#14

ane pake infinite 888 attack
oversize and cenderung head heavy

apa tarikan 28 terlalu keras ya buat raket ini??

ini sekarang infinite 88 kedua yang ane punya
yang pertama dipatahin kawan tapi bukan waktu main

kalo pake tarikan 26 agak kurang maknyus soalnya
DeathDice - 24/07/2011 11:13 PM
#15

Quote:
Original Posted By rdwbw
ane pake infinite 888 attack
oversize and cenderung head heavy

apa tarikan 28 terlalu keras ya buat raket ini??

ini sekarang infinite 88 kedua yang ane punya
yang pertama dipatahin kawan tapi bukan waktu main

kalo pake tarikan 26 agak kurang maknyus soalnya


kalau menurut ane , tarikan itu sesuai power aja gan ... ... kalau tarikan gede sesuai power nya , pasti DUAR ... MANTAB ...
plastics - 25/07/2011 12:29 AM
#16

Ane juga pake tapi yg normal size, airwave 21XP







—Play™
gunawanspurs - 25/07/2011 09:24 AM
#17

Quote:
Original Posted By DeathDice
berarti kita harus ada di garis kedua di paling belakang ya ngetes servis nya ??

sweetspot maksudnya apa ya gan ??


Yupz, garis baseline kedua dari belakang/batas lapangan.

Sweetspot, setahu ane adalah daerah di area permukaan jalur senar (stringbed) yg dpt memberikan efek & sudut pantulan paling optimal.

Semakin kecil sweetspot (karena frame area yg kecil spt raket konvensional yg oval murni/bulat telur), maka memukul kok dgn sempurna semakin sulit, tapi bila kena, tenaga yg tersalurkan akan semakin besar. Demikian pula sebaliknya, semakin besar sweetspot (krn frame area yg besar spt pd raket isometric yg mengkotak), maka memukul kok dgn sempurna semakin mudah, tapi tenaga yg tersalur akan semakin kecil.

Mengapa ? Karena fokus tenaga, semakin kecil area akan semakin bagus. Coba agan menusuk kain dengan jarum vs sumpit, mana yg lebih mudah tembus ? Kurang lebih spt itu analoginya, CMIIW.
Giantsuper - 26/07/2011 02:38 PM
#18

wah diatas ada master sifuyono muncul disini...salam master...

pengin cobain hart a380 nih...katanya ultra oversize cocok buat newbie yg suka hit frame...hehehehe...
harga termurah berapa ya untuk seri ini?

kalo ngomong senar aku skrg suka pake merk hi qua iso 66, harga cuman 40rb an incl pasang, tapi feel mirip bgt dgn BG66. kata forum2 bulutangkis lain sih lebih awet, aku blm tahu sih soalnya baru pake 1 mgg.
DeathDice - 26/07/2011 02:57 PM
#19

Quote:
Original Posted By gunawanspurs
Yupz, garis baseline kedua dari belakang/batas lapangan.

Sweetspot, setahu ane adalah daerah di area permukaan jalur senar (stringbed) yg dpt memberikan efek & sudut pantulan paling optimal.

Semakin kecil sweetspot (karena frame area yg kecil spt raket konvensional yg oval murni/bulat telur), maka memukul kok dgn sempurna semakin sulit, tapi bila kena, tenaga yg tersalurkan akan semakin besar. Demikian pula sebaliknya, semakin besar sweetspot (krn frame area yg besar spt pd raket isometric yg mengkotak), maka memukul kok dgn sempurna semakin mudah, tapi tenaga yg tersalur akan semakin kecil.

Mengapa ? Karena fokus tenaga, semakin kecil area akan semakin bagus. Coba agan menusuk kain dengan jarum vs sumpit, mana yg lebih mudah tembus ? Kurang lebih spt itu analoginya, CMIIW.


owh ... mungkin ini dia nih yang bikin smash saya kurang berasa ... dulu saya punya keluaran hart lama yang bentuknya oval ... nah dulu paling sering saya pake raket itu sebelum saya punya raket hart yang offensive ini ... dulu pake yang oval , smashnya serasa keras dan bertenaga dengan tarikan 26/27 ... tapi koq akhir" ini smash saya serasa biasa ketika pake raket yang offensive itu padahal tarikan senar nya sama ...

wah , ternyata raket pun harus di pahami karakteristiknya ya , biar sesuai ama yang pake ... ... ada yang bilang kalau pake raket yang oval lebih offensive biasanya , daripada yang kotak , bener gak gan ?? ... wah sayang nih raket hart oval saya yang lama udah saya kasih ke abang saya ...
DeathDice - 26/07/2011 03:06 PM
#20

Quote:
Original Posted By Giantsuper
wah diatas ada master sifuyono muncul disini...salam master...

pengin cobain hart a380 nih...katanya ultra oversize cocok buat newbie yg suka hit frame...hehehehe...
harga termurah berapa ya untuk seri ini?

kalo ngomong senar aku skrg suka pake merk hi qua iso 66, harga cuman 40rb an incl pasang, tapi feel mirip bgt dgn BG66. kata forum2 bulutangkis lain sih lebih awet, aku blm tahu sih soalnya baru pake 1 mgg.


ane pake BG66 gan ... ... kalau menurut ane awet koq ... ... tapi temen ane mukul nya salah , dulu 2 raket amblas putus semua dalam 1 waktu ( 1 kali maen ) ... bukan smashnya yang keras tapi malah mukulnya yang gak pas ... ... pas raket nya putus , dia ganti raket , putus lagi ternyata ...
Page 1 of 3 |  1 2 3 > 
Home > LOEKELOE > SPORTS > Racket > Badminton > [Share]Teknologi Oversize Pada Raket Badminton Hart