Kepolisian
Home > CASCISCUS > MILITER & KEPOLISIAN > Kepolisian > Dari RAKYAT KASKUS untuk POLISI yang lebih baik
Total Views: 1058 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 3 |  1 2 3 > 

delliar - 13/08/2011 03:47 PM
#1
Dari RAKYAT KASKUS untuk POLISI yang lebih baik
"DARI RAKYAT UNTUK POLISI"

thread ini ane buat setelah melakukan diskusi yang cukup menarik dengan agan boltcrank, yang pada dasarnya ingin POLRI menjadi lebih baik sehingga ga ada lagi caci maki..

thread ini sengaja ane buat khusus karena diskusi ane dgn agan boltcrank berada di threat yang judulnya g keren, yang mungkin hanya menarik bagi police hater tapi tidak menarik bagi polisi
ini threadnya: https://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=9409833 judulnya kelakuan polisi brengsek

tujuan thread ini tentu saja sesuai judulnya:
sebagai wadah bagi rakyat kaskus yang ingin memberi masukan bagi pak pol di kaskus..
n tentunya sebagai wadah pak polisi mendengarkan saran2 dari rakyat kaskus..

Aturan2 memberikan saran disini ikutin aturan forum dan kaskus aja.. no SARA dll,

oke gan mulai dari ane,
ane mulai dari masalah polisi yang paling banyak disorot masyarakat yaitu penyalahgunaan wewenang

agan sadar kan betapa hebatnya korupsi(abuse of power to get more money) di indonesia yang dilakukan oleh pejabat publik (termasuk polri). Menurut agan apa sebabnya?
Kalo menurut analisa ane ini sebabnya:
1. They have power
2. They have opportunity
3. They have passion to get more n more (sifat dasar manusia)
4. They don’t have / bad value of life (berhubungan dengan atittude seseorang)
Jadi gimana caranya biar ga terjadi korupsi lagi?

Simpel aja gan hilangkan salah satu faktor tersebut..
1. Power? Ga mungkin gan polisi (dan pejabat publik lainya) ga mungkin bisa bekerja tanpa kewenangan
2. Passion to get more n more? Ini juga susah gan, sifat dasar manusia

Peluang kita hanya di point 2 dan 4.. kalo dia ga punya kesempatan ga bakalan bisa korupsi dan kalo dia punya nilai2 hidup yang baik juga g bakalan nyeleweng.
Nah point no 4 ini juga agak susah diperbaiki secara sistem karena sifatnya sangat personal dan subjektif.

Makanya gan ane ngusulin untuk menghilangkan Poin yang ke 2 yaitu kesempatan.
Ane pengen usul sih gini:
Syarat jadi polisi (dan semua pejabat pemerintah):
1. Pada awal masuk harus bersedia diperiksa kekayaan awalnya oleh instansi diluar polisi
2. Dilarang menerima uang atau berbagaimacam harta benda dalam bentuk apapun diluar gaji mereka. termasuk usaha sampingan. (karena akan menimbulkan konflik kepentingan)
3. Digaji besar gan, biar g usah nyari2 lagi
4. Secara periodik (entah bulanan, tahunan) harus mau diperiksa lagi kekayaanya. Apabila ditemukan hartanya ditemukan melebihi dari yang seharusnya bersedia di hukum sekian tahun tanpa harus mempertanyakan asal usulnya. Da ini harus ada kontrak tertulisnya sebelum masuk polisi.

Dijamin dengan dilarangnya uang masuk selain dari pekerjaanya, korupsi akan jauh berkurang.. atau bahkan hilang..

Tapi memang dengan begitu akan melanggar sifat dasar manusia untuk mendapatkan yang lebih(Passion to get more n more).. makanya salah satu usulan gaji polisi harus gede..

tapi kalo masih kurang ane punya usulan lagi:
5. gimana kalo diberikan sistem bonus bagi pejabat2 yang berprestasi.

Jadi daripada energinya dihabiskan untuk kerja sampingan atau bisnis sampingan yang sangat berpotensi akan terjadi penyalahgunaan wewenang karena pasti ada konflik kepentingan dengan bisnisnya.

mendingan dipake untuk bekerja lebih giat bekerja sehingga bisa mendapatkan uang lebih dari prestasinya sebagai polisi..

tapi kalo masi kurang lagi ya mendingan ga usah jadi polisi, tapi jadi bisnisman total skalian aja..

karena kalo sudah digaji gede, plus bonus yang sesuai dengan prestasinya masih kurang tentu saja motivasi dy sebagai polisi bukan lagi ingin sebagai pelayan dan penganyom masyarakat, tapi motivasinya adalah cari duit.. kalo mau cari duit polisi bukan tempatnya.. mending jadi pengusaha..

btw masih ada ga yaa polisi yang motivasinya benar2 100% ingin melayani dan mengayomi masyarakat? Ane ragu..

Atau agan punya ide lain untuk mengurangi penyelewengan2 tersebut?

Ane tau mungkin usulan ini kemungkinan untuk direalisasikan sangat kecil..
Karena usulan tersebut hanya bisa dilaksanakan oleh petinggi2 negara sebagai pengambil kebijakan..
tapi tidak ada salahnya untuk tetap memerikan masukan dan saran
Siapa tau disini ada yang bisa menyampaikan kepada petinggi2 negara tercinta ini..
hamawereng - 13/08/2011 04:03 PM
#2

maksud agan apa sih kok muter muter
wong kita nongkrong di kaSKUS CUMA bisa ungkapin apa yng di rasa dan dilihat di keyataan sehari hari kok ibarat orang menanam pasti menuai jadi kalua nanam padi panen padi ngak bisa panen semangka apa yang di tabur itu yang kita tuai iloveindonesias
delliar - 13/08/2011 04:45 PM
#3

Quote:
Original Posted By hamawereng
maksud agan apa sih kok muter muter
wong kita nongkrong di kaSKUS CUMA bisa ungkapin apa yng di rasa dan dilihat di keyataan sehari hari kok ibarat orang menanam pasti menuai jadi kalua nanam padi panen padi ngak bisa panen semangka apa yang di tabur itu yang kita tuai iloveindonesias


ane juga g mudeng dengan maksud komen agan.. kok sampe2 ke menanam dan menuai segala...
jadi kita sama2 orang yang ga mudengan..capedes hahaha..

maksud ane bikin trit ini kan di forum ini banyak ni kaskuser non polisi yang ngomel2 tanpa emberi masukan, nah harapan ane thread ini tidak hanya sebagai ajang ngomel2 tapi juga tempat bagi kaskuser memberikan saran kepada kepolisian..

tapi kalo mungkin thread ini bagi agan g berguna tinggal laporin aja ke momod untuk dihapus.. itu aja kok repot..
luths - 13/08/2011 06:05 PM
#4

mudah2an nih trid gak jadi trid penampungan caci maki polrimalus Dari RAKYAT KASKUS untuk POLISI yang lebih baik
TjanthingMas - 13/08/2011 08:27 PM
#5

Alasan saya ngaskus? Eerrrr... think:
Selain menimba ilmu pengetahuan, mencari teman, belajar tentang etika di dunia maya, dsb. Tidak sekedar buang waktu & uang saja. Semua forum di kaskus saya jelajahi & pelajari. Dan akhirnya memilih beberapa forum, diantaranya forpol. Alasannya? Karena saya cinta negeri ini & berharap Indonesia jadi lebih maju & baik lagi. Dan karena salah satu institusi resmi negara adalah kepolisian, maka dari sumbang saran saya yang kecil & tak seberapa, bisa membantu menjadikan kepolisian kita (POLRI) MAJU, BERMARTABAT dan LEBIH BAIK. iloveindonesias
alfis-primatra - 13/08/2011 08:58 PM
#6

Quote:
Original Posted By TjanthingMas
Alasan saya ngaskus? Eerrrr... think:
Selain menimba ilmu pengetahuan, mencari teman, belajar tentang etika di dunia maya, dsb. Tidak sekedar buang waktu & uang saja. Semua forum di kaskus saya jelajahi & pelajari. Dan akhirnya memilih beberapa forum, diantaranya forpol. Alasannya? Karena saya cinta negeri ini & berharap Indonesia jadi lebih maju & baik lagi. Dan karena salah satu institusi resmi negara adalah kepolisian, maka dari sumbang saran saya yang kecil & tak seberapa, bisa membantu menjadikan kepolisian kita (POLRI) MAJU, BERMARTABAT dan LEBIH BAIK. iloveindonesias


setubuh gan :sexhand ngakaks

ngacir:
fadhlierlanda - 13/08/2011 09:04 PM
#7

soal usaha sampingan, menurutku itu lebih baik ketimbang polisi dan pejabat negara lainnya mendapatkan sampingan yg haram. tapi itu harus diawasi oleh badan yg mengurus keuangan dan hukum, seperti PPATK dan KPK. bagaimana juga dgn polisi dan abdi negara lainnya yg udah kaya sejak blum masuk ke instansi negara, mereka bisa saja diwariskan usaha oleh orang tuanya ato udah punya usaha sendiri? soal kepentingan, itu tergantung tegas ato tidak tegasnya penegak hukum di Indonesia dalam menangani penyelewengan di negara ini dan itu tentunya membutuhkan lembaga ato orang yg independen juga. klo soal gaji, ya jelas harus cukup, tapi pemerintah jangan cuma menambah gaji abdi dan pejabat negara saja, kesannya pemerintah menganakemaskan abdi dan pejabat negara, sedangkan rakyat biasa dianaktirikan. pemerintah harus memastikan kebutuhan seluruh orang Indonesia terjangkau, seperti pendidikan dan fasilitas kesehatan untuk semua. menkeu Agus Marto aja sampai bilang jangan sampai dana negara gak ada untuk infrastruktur karena kebanyakan dipake untuk gaji pns
fadhlierlanda - 14/08/2011 12:41 AM
#8

Dapur Berasap, tugas pun selesai

Selasa, 04 Mei 2010 10:12
Pengharapan Susno terhadap Bambang Hendarso Danuri semakin hari semakin berlipat ganda. Pada diri Kapolri ini, Susno melihat ada perwujudan polisi reformsi, sesuatu yang merupakan mimpi Susno sejak lama. Menurut Susno, Bambang Hendarso mewakili citra kepolisian yang bersih, taat azas, tidak nakal, bertanggung jawab dan mempunyai visi luas seta misi yang jelas. Kalimat “Kita Polri harus berubah!” yang meluncur dari mulut Kapolri, terus menerut terngiang di liang pendengarannya, menyalakan kobaran di hati Susno.

“Saya ingin menempatkan Pak Bambang sebagai Kapolri ke empat yang paling saya kagumi,” Ujar Susno polos.

Diapun menumpahkan ke segalaannya untuk tugas. Seperti seorang manajer yang baru mulai tugas, atau bagai nahkoda di sebuh kapal yang sedang kelebihan beban, Susno menata rencana kerja yang matang. Dia yakin, kerja keras bisa merampungkan cita-citanya untuk membuat Polisi di mata masyarakat. “Pengabdian polisi harus total!” katanya. “Tidak perlu waktu lama dan proses berbelit-belit. Mulai kerja hari ini kerja nyata harus memberi hasil,”.

1. Menangkap Gembong teroris, membongkar dan menghancurkan jaringan teroris.

Upaya ini berhasil dengan baik. Berkat ketekunan dan pengabdian tak kenal lelah Densus 88/AT Bareskrim Polri, kasus bom Hotel J.W. Marriott dan Ritz Carlton dapat diungkap. Para pelakunya dibekuk dalam tempo kurang dari satu bulan. Operasi penghancuran jaringan teroris menemukan titik puncak ketika Noordin M. Top berhasil dilumpuhkan. Teroris yang paling dicari itu teas diterpa peluru polisi. Tindak lanjutnya, polisi juga berhasil menangkap segerombolan teroris yang sudah menyusun rencan untuk meledakkna iring-iringan mobil presiden Republik Indonesia.

2. Membasmi premanisme. Tugas ini berhasil baik dengan keberhasil menggulung ribuan preman serta menyita berbagai jenis senjata api dan senjata tajam

3. Menuntaskan pelanggaran Hukum Pemilu Legislatif 2009 dengan aman. Tujuan tercapai, tuntas 100% dan aman. Tujuan tercapai, tuntas 100 peren dan aman

4. Menyelesaikan Pelanggaran Hukum Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2009. Tujuan tercapai, tuntas 100 persen dan aman. Tujuan tercapai, tuntas 100 persen dan aman.

5. Menyelesaikan Kasus Bank Century dan Asset Recovery minimal 25 persen. Tujuan tercapai, bahkan asset recovery melampaui prestasi , bisa mencapai 200 persen. Hal ini belum pernah tejadi sepanjang sejarah pengungkapan kasus perbangkan dengan asset yang tergolong sangat besar

6. Menindak illegal Logging, Illegal Fishing, dan illegal Mining. Tujuan tercapai, meningkat 20 persen

7. Menindak Kasus Korupsi. Tujuan tercapai, meningkat 10%

8. Mombongkar, menangkap jaringan dan pelaku kejahatan narkoba international serta memberantas pabrik narkoba. Tujuan tercapai dan sangat sukses

9. Menyelesaikan kasus kejahatan konvensional. Tujuan tercapai, meningkat 10 persen

10. Menghilangkan keluhan masyarakat. Tujuan tercapai, keluhan masyarakat turun 20 persen

11. Menggalang transparansi penyidikan penggunaan IT untuk menghubungkan Bareskrim dengan seluruh Polda, Polwil, Poltabes, Polres, Polresta. Tujuan tercapai 90 persen.

12. Menggagalkan tuntutan Negara-negara Eropa. Tujuan tercapai. Anjangsana Susno ke Belanda tahun 1979 berhasil menggagalkan tuntutan Negara-negara Eropa kepada Pemerintah RI senilai Rp. 7.000.000. 000.000.. terkait dengan bangkrut dan jatuhnya Bank Indover

Menyusun program seperti itu memang sangat mudah, namun mewujudkan bisa pusing tujuh keliling. Belum tentu semua dapat di capai. Dari 12 butir rancangan kerja yang I susun Susno, pun tidak seleruhnya rampung sempurna. Sebab Kendala selalu ada, bukan Cuma halangan eksternal, tetapi juga dari kondisi internal.Padalah Susno tidak menafikan bahwa Polri adalah badan professional yang terlatih. Teruji, dan punya kemampuan tinggi. Jadi tidak ada masalah sebenarnya.

Namun itu semua harus disokong oleh dukungan financial keluarga yang baik. “Bagiamana petutas bisa menjalankan tugas sempurna, jika kebutuhan dasr mereka sebagai manusia belum terpenuhi?” sinaylir Susno. Menurut Susno, petugas yang masih harus berpikir tentang periuk nasi kosong, pasti tidak akan bisa menembak dengan tepat. Bintara yang belum membayar uang sekolah anaknya, pasti akan megap-megap berhadapan dengan para pelanggar hokum.

“Jadi, kebutuhan dasar itu mutlak!” seru Susno. Negara harus menyediakan anggaran tinggi bagi para anggota korps Kepolisian. “Jangan Cuma jendral-jendral saja yang kaya!” Sebab kesenjangan gaji bisa menimbulkan kecemburuan dan perpecahan. “Kalau mengikut keinginan saya, gaji polisi tiu harus lebih teinggi dari gaji tentara, sebaba polisi itu bekerja 24 jam, ‘round the clock. Tak pernah berhenti.” Susno melihat, tugas kerja polisi itu tidak terbatas hanya delapan jam. Bahkan ketika seoran gpolisi sudah pulang kerja dan berada di rumah pun, polisi tetap seoran gpolisi bagi wraga lingkungan. Setiap polisi harus selalu siap menghadapi berbagai kondisi.

Cuma Susno mengerti , anggaran Negara memang belum memadai untuk memenuhi kebutuhan itu. Makanya dia merasa tidak perlu melarang polisi mengerjakan hal-hal lain di luar jam kerja, asal pekerjaan itu halal, tidak mengganggu ugas, dapat dipertanggungjawabkan dan tidak berkenaan dengan keberadaan sebagai polisi. “Polisi itu kan manusia juga. Dia harus menutup kebutuhan ekonominya,” tegas Susno. “Harus hidup layak agar tidak korup saat bertugas.”

Menyadari hal itulah Susno selalu menjaga usaha keluarga yang dirintis sanak familinya. Keluarga Duadji memang sudah bergenarsi mengelola usaha pertanian mereka. Meski Cuma untung kecil dan bernilai seperak dua perak, tetapi usaha dagang itu jalan. Hasil bumi dari lahan di dusun di jual ke kampong-kampung lain, diboyong ke kota dan labanya digulung atau dinikamati bersama. Dan selaras dengan perjalan waktu, bisni kecil-kecilan itu semakin hari semakin tumbuh menjadi besar dengan daya jangkau pasar yang luas. “Kini kami bangga bisa menyebutna sebagai trading,” canda Susno. “Kren kan? Trading lho!”

Bersama dengan saudra-saudara sekampung, kini usaha keluarga itu bergerak di bidang perdagangan hasil bumi seperti kopi, karet dan cengkeh, juga hasil tambang seperti batubara, pasir dan galena. Menurut Susno, usaha kecil ini sah dan legal, surat-surat lengkap, segala bentuk pajak di bayar. “Pajak dunia bayar, pajak akhirat 2,5 persen pun bayar,” katanya. “Kadang-kadang lucu juga, karena sekali-kali pungli (pungutan liar) pun kita bayar. Saya sih bisa bereskan masalah itu, tapi kalau say amuncul, berarti saya sudah mencampurkan bisni dengan kedinasan saya.

Bisnis trading memang sepenuhnya di jalankan oleh keluarga dan teman-teman sekampung yang menyemplungkan diri di bidang bisni. Yang punya jabatan tidak boleh menjadi pelaksana. “Saya tidak boleh, abang sepupu saya yang bekerja di kantor pajak juga tidak boleh ikut. Kami hanya ikut rapat, memantau dari jauh, menjaga agar tetap di jalur resmi nan halal dan memberikan sumbangan pikiran,” ujar Susno.

“Hidup sebagai polisi itu susah!” tandas Susno. “Jangankan bintara, gaji jenderal bintang tiga seperti saya saja tidak cukup. “Susno menyontohkan gajinya yang Cuma 11,5 juta, termasuk tunjangan. Anak-anak harus sekolah, makanan harus baik, pakaian harus rapi, dan lingkup pergaulan menuntut agar tampil bergengsi.

“Padahal saya ini sudah bangkrut sebenar!” (ini adalah ucapannya ketika dihari kemudian Susno dicopot dari jabatan Kabareskrim tunuk diposisikan sebagai Perwira Tinggi di Mabes Polri. Gajinya dipotong 60 persen, sehingga Cuma menjadi 4,6 juta. Tunjangan dihilangkan dan segala fasilitas ditarik).

Jadi menurut Susno, hal-hal seperti inilah yang harus dipikirkan oleh pemerintah. Harus ada perubahan dan peningkatan. “Manalah mungkin menuntut dedikasi tinggi dan memelihara kejujuran polisi-polisi yang dapurnya tak berasap! Mustahil itu!”

Janganlah terkejut jika masyarakat tidak percaya pada kemewahan polisi. Sudah rahasia umum, kekayaan anggota Kepolisian selalu dibisik-bisikan di belakang punggung, dibicarakan dengan sembunyi-sembunyi. Jika seorang polisi terlihat berada, public pasti menilai ada yang tidak beres. Susah memperbaiki tanggapan masyarakat. Susno baru bisa menurunkan tingkat ketidakpuasan ini sekitar 20 persen.

Makanya, ketika Susno terbelit tuduhan dan dugaan menerima suap 10 milyar, masyarakat langsung menghujatnya habis-habisan, bahkan hal-hal sepele seperti perumpaan Cecak dan Buaya pun menjadi isu nasional. Dahsyat!

Sumber : dikutip dari Buku “Bukan Testimoni Susno”, penulis: Izharry Agusjaya Moenzir

http://www.susnoduadji.com/testimoni-susno/dapur-berasap-tugas-pun-selesai
D3L3N - 14/08/2011 02:46 AM
#9

skdar share, dikudus polisi merajalela,bnyak plantas seenaknya,maen dame dtmpat N mengancam korban "nanti motor kamu saya tahan" Dari RAKYAT KASKUS untuk POLISI yang lebih baik
delliar - 14/08/2011 08:16 AM
#10

Quote:
Original Posted By luths
mudah2an nih trid gak jadi trid penampungan caci maki polrimalus Dari RAKYAT KASKUS untuk POLISI yang lebih baik


Quote:
Original Posted By TjanthingMas
Alasan saya ngaskus? Eerrrr... think:
Selain menimba ilmu pengetahuan, mencari teman, belajar tentang etika di dunia maya, dsb. Tidak sekedar buang waktu & uang saja. Semua forum di kaskus saya jelajahi & pelajari. Dan akhirnya memilih beberapa forum, diantaranya forpol. Alasannya? Karena saya cinta negeri ini & berharap Indonesia jadi lebih maju & baik lagi. Dan karena salah satu institusi resmi negara adalah kepolisian, maka dari sumbang saran saya yang kecil & tak seberapa, bisa membantu menjadikan kepolisian kita (POLRI) MAJU, BERMARTABAT dan LEBIH BAIK. iloveindonesias

setubuuh ganshakehand2
delliar - 14/08/2011 08:19 AM
#11

Quote:
Original Posted By D3L3N
skdar share, dikudus polisi merajalela,bnyak plantas seenaknya,maen dame dtmpat N mengancam korban "nanti motor kamu saya tahan" Dari RAKYAT KASKUS untuk POLISI yang lebih baik


kalo bisa sharenya diserti saran bagi polisi gan biar kejadian tersebut tidak terulang lagi..
delliar - 14/08/2011 09:04 AM
#12

Quote:
usaha sampingan, menurutku itu lebih baik ketimbang polisi dan pejabat negara lainnya mendapatkan sampingan yg haram. tapi itu harus diawasi oleh badan yg mengurus keuangan dan hukum, seperti PPATK dan KPK.


ada ide ga gimana caranya menjamin usaha sampingan yang dilakukan polisi itu ga menggunakan kewenanganya sebagai polisi? menjamin bahwa usaha sampingan polisi itu halal? kalo ada baguuus banget gan..

KPK, PPATK? sudah efektifkah? bagaimana kabar rekening gendut para jendral yang mencurigakan yang pernah dilaporkan PPATK? hilang tiada kabar

Quote:
bagaimana juga dgn polisi dan abdi negara lainnya yg udah kaya sejak blum masuk ke instansi negara, mereka bisa saja diwariskan usaha oleh orang tuanya ato udah punya usaha sendiri?


lah kalo mau melanjutkan usaha warisan ortunya ato sudah punya usaha sendiri? ya ga usah jadi polisi gan.. repot amaat?

kalo mau tetap jadi polisi ya harus meninggalkan usaha2nya.. harus totalitas.. hidup itu pilihan gan.. jangan mendua..

Quote:
soal kepentingan, itu tergantung tegas ato tidak tegasnya penegak hukum di Indonesia dalam menangani penyelewengan di negara ini dan itu tentunya membutuhkan lembaga ato orang yg independen juga


masalahnya polisi itu kan bagian penegak hukum? bukan begitu? orang atau lembaga independen? kalo perorangan tanpa wewenang yang dilindungi undang-undang percuma gaan.. paling cuma bisa lapor.. dan lapornya ke polisi juga.. yang dilaporkan polisi melaporkanya ke polisi juga.. lagi2 konflik of interest

Quote:
klo soal gaji, ya jelas harus cukup, tapi pemerintah jangan cuma menambah gaji abdi dan pejabat negara saja, kesannya pemerintah menganakemaskan abdi dan pejabat negara, sedangkan rakyat biasa dianaktirikan. pemerintah harus memastikan kebutuhan seluruh orang Indonesia terjangkau, seperti pendidikan dan fasilitas kesehatan untuk semua. menkeu Agus Marto aja sampai bilang jangan sampai dana negara gak ada untuk infrastruktur karena kebanyakan dipake untuk gaji pns


sangat setubuuh sekali gaan...shakehand2

menuruut agan menurut agan gaji polisi sekarang (kalo agan polisi) sudah cukup belum?

kalo jawabanya belum mending resign aja jadi polisi, cari profesi yang lain yang bisa mencukupi gaya hidup agan agan sekaliaan... masihh banyak kok...

ane disini pengen nginetin ke agan2 polisi sekalian.. bahwa polisi itu bukan profesi yang tepat untuk mencari rejeki yang berlebih, kalo sekedar hidup cukup pasti cukuup..

gaji polisi dengan pangkat terendah brapa sih? misalnya 1,5 juta sebulan? apakah cukup? tergantung gaya hidup gan..

jadi polisi harus mau bergaya hidup sesuai dengan gaji yang diberikan.. pasti cukup

bukankah sejak awal kalo mau jadi polisi harus siap berkorban? termasuk berkorban bergaji kecil tentunya..

“Jadi, kebutuhan dasar itu mutlak!”
"lingkup pergaulan menuntut agar tampil bergengsi"

hidup bergengsi saya rasa bukan kebutuhan dasar lagi..
lagi-lagi kalo mau hidup bergengsi ya jangan memutuskan jadi polisi...

Sebenarnya ane capek gan mendengar keluhan polisi (dan pejabat lain) yang selalu mengeluh gaji kurang, dan selalu selalu dijadikan alasan dan pembenaran untuk berbuat nyleweng..

kalo sudah tau gajinya kecil kenapa dulu memilih menjadi polisi?
fadhlierlanda - 14/08/2011 04:09 PM
#13

Quote:
Original Posted By delliar
ada ide ga gimana caranya menjamin usaha sampingan yang dilakukan polisi itu ga menggunakan kewenanganya sebagai polisi? menjamin bahwa usaha sampingan polisi itu halal? kalo ada baguuus banget gan..

KPK, PPATK? sudah efektifkah? bagaimana kabar rekening gendut para jendral yang mencurigakan yang pernah dilaporkan PPATK? hilang tiada kabar



lah kalo mau melanjutkan usaha warisan ortunya ato sudah punya usaha sendiri? ya ga usah jadi polisi gan.. repot amaat?

kalo mau tetap jadi polisi ya harus meninggalkan usaha2nya.. harus totalitas.. hidup itu pilihan gan.. jangan mendua..



masalahnya polisi itu kan bagian penegak hukum? bukan begitu? orang atau lembaga independen? kalo perorangan tanpa wewenang yang dilindungi undang-undang percuma gaan.. paling cuma bisa lapor.. dan lapornya ke polisi juga.. yang dilaporkan polisi melaporkanya ke polisi juga.. lagi2 konflik of interest



sangat setubuuh sekali gaan...shakehand2

menuruut agan menurut agan gaji polisi sekarang (kalo agan polisi) sudah cukup belum?

kalo jawabanya belum mending resign aja jadi polisi, cari profesi yang lain yang bisa mencukupi gaya hidup agan agan sekaliaan... masihh banyak kok...

ane disini pengen nginetin ke agan2 polisi sekalian.. bahwa polisi itu bukan profesi yang tepat untuk mencari rejeki yang berlebih, kalo sekedar hidup cukup pasti cukuup..

gaji polisi dengan pangkat terendah brapa sih? misalnya 1,5 juta sebulan? apakah cukup? tergantung gaya hidup gan..

jadi polisi harus mau bergaya hidup sesuai dengan gaji yang diberikan.. pasti cukup

bukankah sejak awal kalo mau jadi polisi harus siap berkorban? termasuk berkorban bergaji kecil tentunya..

“Jadi, kebutuhan dasar itu mutlak!”
"lingkup pergaulan menuntut agar tampil bergengsi"

hidup bergengsi saya rasa bukan kebutuhan dasar lagi..
lagi-lagi kalo mau hidup bergengsi ya jangan memutuskan jadi polisi...

Sebenarnya ane capek gan mendengar keluhan polisi (dan pejabat lain) yang selalu mengeluh gaji kurang, dan selalu selalu dijadikan alasan dan pembenaran untuk berbuat nyleweng..

kalo sudah tau gajinya kecil kenapa dulu memilih menjadi polisi?


sudah ditegaskan bahwa polisi dan abdi negara lainnya gak menjanjikan kemewahan materi, klo mau bergelimpangan kemewahan, jangan memilih menjadi abdi negara, tapi jadi pengusaha. tapi gw gak setuju klo abdi negara itu harus melarat, seenggaknya hidup cukup lah buat hidup sederhana. klo soal rejeki, klo mang diwariskan usaha ama orang tua, itu kan bisa diurus oleh saudara, sepupu ato suami/istri. jangan sampe ngasih rejeki haram pada keluarga, bahaya dampaknya buat di dunia dan akhirat. bisa jadi anaknya menjadi anak ato remaja bermasalah karena dikasih rejeki haram. buruknya tingkah laku anak gak selalu karena pergaulannya, tapi juga bisa karena dinafkahi dengan rejeki haram
luths - 14/08/2011 09:30 PM
#14

Quote:
Original Posted By delliar


ada ide ga gimana caranya menjamin usaha sampingan yang dilakukan polisi itu ga menggunakan kewenanganya sebagai polisi? menjamin bahwa usaha sampingan polisi itu halal? kalo ada baguuus banget gan..

KPK, PPATK? sudah efektifkah? bagaimana kabar rekening gendut para jendral yang mencurigakan yang pernah dilaporkan PPATK? hilang tiada kabar



lah kalo mau melanjutkan usaha warisan ortunya ato sudah punya usaha sendiri? ya ga usah jadi polisi gan.. repot amaat?

kalo mau tetap jadi polisi ya harus meninggalkan usaha2nya.. harus totalitas.. hidup itu pilihan gan.. jangan mendua..



masalahnya polisi itu kan bagian penegak hukum? bukan begitu? orang atau lembaga independen? kalo perorangan tanpa wewenang yang dilindungi undang-undang percuma gaan.. paling cuma bisa lapor.. dan lapornya ke polisi juga.. yang dilaporkan polisi melaporkanya ke polisi juga.. lagi2 konflik of interest



sangat setubuuh sekali gaan...shakehand2

menuruut agan menurut agan gaji polisi sekarang (kalo agan polisi) sudah cukup belum?

kalo jawabanya belum mending resign aja jadi polisi, cari profesi yang lain yang bisa mencukupi gaya hidup agan agan sekaliaan... masihh banyak kok...

ane disini pengen nginetin ke agan2 polisi sekalian.. bahwa polisi itu bukan profesi yang tepat untuk mencari rejeki yang berlebih, kalo sekedar hidup cukup pasti cukuup..

gaji polisi dengan pangkat terendah brapa sih? misalnya 1,5 juta sebulan? apakah cukup? tergantung gaya hidup gan..

jadi polisi harus mau bergaya hidup sesuai dengan gaji yang diberikan.. pasti cukup

bukankah sejak awal kalo mau jadi polisi harus siap berkorban? termasuk berkorban bergaji kecil tentunya..

“Jadi, kebutuhan dasar itu mutlak!”
"lingkup pergaulan menuntut agar tampil bergengsi"

hidup bergengsi saya rasa bukan kebutuhan dasar lagi..
lagi-lagi kalo mau hidup bergengsi ya jangan memutuskan jadi polisi...

Sebenarnya ane capek gan mendengar keluhan polisi (dan pejabat lain) yang selalu mengeluh gaji kurang, dan selalu selalu dijadikan alasan dan pembenaran untuk berbuat nyleweng..

kalo sudah tau gajinya kecil kenapa dulu memilih menjadi polisi?

Kalo yang dah terlanjur jd polisi gimana gan?
Dari RAKYAT KASKUS untuk POLISI yang lebih baik
rahmat152 - 14/08/2011 09:54 PM
#15

untuk polisi yang lebih baik maka yang harus dilakuin adalah memperbaiki penerimaan anggota baru. haru mencari orang2 yang benar2 berkualitas. orang2 yang terbaik. jangan ada lagi kong kalikong ato bahkan menurunkan stadar penerimaan anggota demi memenuhi quota.
setelah orang2 yang akan masuk itu benar2 orang yang berkualitas maka selanjutnya yang dibenahi adalah proses pendidikan. tingkat kan kualitas dari pendidikan anggota.
dan yakinlah pada akhirnya akan menghasilkan lulusan yang berkualitas, karena sudah jelas dengan calon anggota yang berkualitas di didik dengan pendidikan yang berkualitas dapat dipastikan lulusan na juga akan berkualitas.
boltcrank - 15/08/2011 12:04 AM
#16

Quote:
Original Posted By D3L3N
skdar share, dikudus polisi merajalela,bnyak plantas seenaknya,maen dame dtmpat N mengancam korban "nanti motor kamu saya tahan" Dari RAKYAT KASKUS untuk POLISI yang lebih baik


ni id klon apa mmg br daftar gan?

ane kasih tips buat kasus agan....JANGAN PERNAH MAU DIAJAK DAMAI N MENGAJAK DAMAI PETUGAS.
carany gmn biar gk dikerjain petugas?pelajrin aturan2nya gan....
cb cek trit ane ttg tilang,baca smpe spoiler update...ane jelasin smw yg srg terjadi di jalan kok gan....

agan di mojokerto yh?klo agan ada mslh ato keluhan ttg petugas dsna bisa sampaikan ke ane....ntr ane teruskan ke tmn ane yg dinas dsna...
intinya c gan,klo benar d mata hukum..y gak usah takut...hny org2 salah yg takut gan...

Setiap saran, opini dan masukan yang saya tulis adalah murni Pendapat Pribadi.
Tidak mencerminkan pendapat resmi dari Kepolisian Negara republik Indonesia.
Gunakan untuk memperoleh "second opinion" untuk masalah Anda.
Kebijaksanaan dari para pembaca sangat disarankan.
boltcrank - 15/08/2011 11:44 AM
#17

Quote:
Original Posted By ** SENSOR **** SENSOR **9
Ngapan takut sama hukum Gaan?? D
Hidup di Indonesia itu enak... Salah atau benar, bisa diatur..... Yang penting kita punya duit banyak.

Jadi, kalo mau enak di Indonesia : bekerjalah dengan tekun, biar duitnya banyak.., karena mau apa aja, di-jual koq di sini malu: Ini ane bicara berdasar fakta dan realita, bukan based on text book / UU ya Gan malu:


nah,itu dia pola pikir yg salah gan....
kl mw indonesia maju,pola pikirnya jgn gitu gan....mmg itu yg biasanya,bukan seharusnya...
tapi apakah yg biasanya itu baik?pdhl itu bukan yg seharusnya....agan pilih aja sendiri,mw yg baik apa buruk...

Setiap saran, opini dan masukan yang saya tulis adalah murni Pendapat Pribadi.
Tidak mencerminkan pendapat resmi dari Kepolisian Negara republik Indonesia.
Gunakan untuk memperoleh "second opinion" untuk masalah Anda.
Kebijaksanaan dari para pembaca sangat disarankan.
uyanoi - 16/08/2011 10:46 AM
#18

Quote:
Original Posted By boltcrank
nah,itu dia pola pikir yg salah gan....
kl mw indonesia maju,pola pikirnya jgn gitu gan....mmg itu yg biasanya,bukan seharusnya...
tapi apakah yg biasanya itu baik?pdhl itu bukan yg seharusnya....agan pilih aja sendiri,mw yg baik apa buruk...

Setiap saran, opini dan masukan yang saya tulis adalah murni Pendapat Pribadi.
Tidak mencerminkan pendapat resmi dari Kepolisian Negara republik Indonesia.
Gunakan untuk memperoleh "second opinion" untuk masalah Anda.
Kebijaksanaan dari para pembaca sangat disarankan.


agan ** SENSOR **** SENSOR **9 itu cuma bicara fakta dilapangan gan menurut ane. meski itu fakta yang sangat pahit, begitulah kondisi indonesia saat ini menurut ane....... jadikan bahan utk berbenah bagi kita semua.............
boltcrank - 16/08/2011 11:00 AM
#19

Quote:
Original Posted By ** SENSOR **** SENSOR **9
Ngapan takut sama hukum Gaan?? D
Hidup di Indonesia itu enak... Salah atau benar, bisa diatur..... Yang penting kita punya duit banyak.

Jadi, kalo mau enak di Indonesia : bekerjalah dengan tekun, biar duitnya banyak.., karena mau apa aja, di-jual koq di sini malu: Ini ane bicara berdasar fakta dan realita, bukan based on text book / UU ya Gan malu:


Quote:
Original Posted By uyanoi
agan ** SENSOR **** SENSOR **9 itu cuma bicara fakta dilapangan gan menurut ane. meski itu fakta yang sangat pahit, begitulah kondisi indonesia saat ini menurut ane....... jadikan bahan utk berbenah bagi kita semua.............

mmg itu fakta,lantas klo itu fakta maka itu dibenarka utk jdi pola pikir agan2?
agan2 mw hidup sesuai aturan yg seharusnya apa aturan yg biasanya?

Setiap saran, opini dan masukan yang saya tulis adalah murni Pendapat Pribadi.
Tidak mencerminkan pendapat resmi dari Kepolisian Negara republik Indonesia.
Gunakan untuk memperoleh "second opinion" untuk masalah Anda.
Kebijaksanaan dari para pembaca sangat disarankan.
uyanoi - 16/08/2011 11:15 AM
#20

Quote:
Original Posted By boltcrank
mmg itu fakta,lantas klo itu fakta maka itu dibenarka utk jdi pola pikir agan2?
agan2 mw hidup sesuai aturan yg seharusnya apa aturan yg biasanya?

Setiap saran, opini dan masukan yang saya tulis adalah murni Pendapat Pribadi.
Tidak mencerminkan pendapat resmi dari Kepolisian Negara republik Indonesia.
Gunakan untuk memperoleh "second opinion" untuk masalah Anda.
Kebijaksanaan dari para pembaca sangat disarankan.


yg mau menjadikan sebagai pola pikir siapa ya gan???
Page 1 of 3 |  1 2 3 > 
Home > CASCISCUS > MILITER & KEPOLISIAN > Kepolisian > Dari RAKYAT KASKUS untuk POLISI yang lebih baik