Kaskuser Regional
Home > Kaskuser Regional > ۩۞۩ Kaskuser Regional Jepara [Wajib Prime ID] ۩۞۩
Total Views: 64471 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 23 of 433 | ‹ First  < 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 >  Last ›

athiefnobita - 04/12/2011 07:46 PM
#441

sekedar info aja buat temen2 yang berkendara lewat depan pasar ngabul
ati2 karena banyak penjual rambutan di pinggir jalan
kalau sore seringnya macet
kalo pagi sekitar jam 2 pagi sampai subuh lebih parah lagi kadang2 penjual rambutannya sampe menuhin jalan Yb
nopal.gembul - 04/12/2011 08:34 PM
#442

sevis leptop di jepara paling bagus dmana ya kakak? bingung
biasanya sevis saja harganya berapa dn biasanya berapa hari??? bingung
mohon infonya \)
sarx666 - 04/12/2011 11:51 PM
#443

mohon info,,
setelah hujan lebat kemaren apakah ada bencana di jepara??

kebetulan pas ane kekudus banyak sekali banjir bandang..
mbexnona - 05/12/2011 12:58 AM
#444

Quote:
Original Posted By athiefnobita
sekedar info aja buat temen2 yang berkendara lewat depan pasar ngabul
ati2 karena banyak penjual rambutan di pinggir jalan
kalau sore seringnya macet
kalo pagi sekitar jam 2 pagi sampai subuh lebih parah lagi kadang2 penjual rambutannya sampe menuhin jalan Yb


iyo gan bener aku mau ae ape ngesun jazz abang je hammer
lah di totke malh ujuk-2 mandek ndadak aku sek shok kok ecen jan pemerentahengunuya di jarke :
dishub pe njalok do batas encen mad:
wahnjik - 05/12/2011 07:18 AM
#445

Satu Tewas, Puluhan Nelayan Hilang

Ombak Besar di Pantai Jepara

JEPARA - Kepanikan terjadi di lingkungan nelayan pantai Desa Bondo, Kecamatan Bangsri dan Pantai Empurancak, Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo, Jepara pada Sabtu (3/12).

Itu terjadi karena ombak di laut yang tiba-tiba membesar akibat hujan deras turun di Jepara sejak Jumat (2/12) malam. Akibatnya, satu tewas, satu hilang, dan puluhan nelayan belum diketahui kabarnya. Hingga sore kemarin, Bidang Penanggulan Bencana Alam (PBA) Satpol PP Jepara, bersama Basarna, dan relawan lain seperti Jepara Rescue dan SAR Jepara masih terus mendata.

Korban tewas adalah Legimin (50), warga RT 1 RW 8 Desa Karanggondang. Seorang nelayan yang hilang adalah Kastani (60), warga RT 8 RW 3 Desa Karanggondang. Menurut keterangan Ratno (45), warga RT 5 RW 10 Desa Karanggondang, selaku pemilik perahu yang ditumpangi Legimin, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 saat akan menepi di Pantai Empurancak. Tapi, karena kondisi ombak masih tinggi, perahu diterjang ombak dan terbentur karang sehingga pecah pada jarak sekitar 150 meter dari bibir pantai.

Meski perahu berhasil menepi, Legimin tewas karena tidak bisa berenang. Sedangkan dua penumpang lainnya yaitu Parman (55), dan Cipur (35), keduanya asal RT 5 RW 9 Desa Karanggondang, berhasil menepi dengan selamat. ‘’Legiman tewas kemungkinan karena tidak bisa berenang. Parman sudah di rumah dan Cipur di rumah sakit karena luka parah di kaki terkena karang,” jelas Ratno.

Adapun Kastani dinyatakan hilang di Pantai Bayuran antara Pantai Bondo dengan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) karena terpental setelah perahu yang ditumpanginya diterjang ombak besar. Rekan Kastani, Suharto dan Sugiono, tetangga Kastani dikabarkan selamat dan berhasil menepi di Pantai Bondo. Hingga sore kemarin tim relawan masih terus memantau kondisi laut sebelum melakukan pencarian. Koordinator Basarnas Mahfud menjelaskan ketinggian ombak sekitar 3,5 meter sehingga sulit untuk melakukan pencarian. ‘’Kami pantau dulu kondisi laut baru melakukan pencarian,’’ ucapnya.

Tiga Perahu

Mahfud menambahkan, masih mendata perahu-perahu yang belum kembali dari mencari ikan pada Jumat (2/12) sore. Data sementara yang didapat, di Pantai Empurancak masih ada tiga perahu dengan penumpangnya masing-masing tiga orang. Di Pantai Bondo dikabarkan masih ada tujuh perahu nelayan yang belum kembali. Dengan demikian, masih ada 10 perahu yang belum kembali dengan jumlah nelayan sekitar 30 orang. ‘’Kami masih terus memantau perkembangan kabar ini,’’ tuturnya.

Mahfiud menambahkan, ada laporan tiga perahu yang berasal dari Empurancak masih terombang-ambing di tengah laut karena bermasalah dengan mesin. Salah satu dari tiga perahu itu juga ada yang mengalami kebocoran. ‘’Untuk menariknya dengan perahu karet yang kami miliki juga tidak mungkin. Sejauh ini memang masih terus menunggu perkembangan,’’ ucapnya.

Saat ini, jelas dia, kondisi gelombang sekitar 3,5 meter dan kecepatan angin di laut sekitar 85 km/jam. ”Penyelamatan hanya bisa dilakukan oleh TNI Angkatan Laut dengan kapal besarnya. ”(H75-42)

Tiga Nelayan Masih Dicari

JEPARA - Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap nelayan yang belum kembali akibat ombak besar yang terjadi pada Sabtu (3/12). Hingga siang kemarin, Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Bidang Penanggulangan Bencana Alam (PBA) Satpol PP Jepara merilis masih ada tiga nelayan yang belum kembali.

Tiga nelayan yang masih dicari itu adalah Kastani (60), warga RT 8 RW 3 Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo. Adapun dua nelayan lagi adalah Ali dan Said dari pantai Bringin Desa Bumiharjo, Kecamatan Keling. ''Kastani hilang karena terpental saat perahu terhantam ombak. Perahu yang ditumpangi Kastani sudah kembali saat ini. Adapun Ali dan Said belum ada kabar termasuk perahu yang ditumpangi,'' jelas Kabid PBAS Satpol PP Jepara, Setyanto.

Dia menambahkan, hingga kemarin belum ada kabar nasib tiga nelayan tersebut. Beberapa nelayan yang belum kembali tetapi sudah ada kabar jika mereka saat ini berlindung di daerah lain seperti di Bulak Pati, dan Rembang. ''Ada informasi satu perahu di Rembang, dan dua perahu di Bulak Pati. Kami saat ini masih terus mencari para nelayan tersebut di pantai-pantai Jepara,'' ujarnya.

Selain terus melakukan pencarian sesuai priosedur selama tujuh hari, Setyanto juga menginformasikan kepada nelayan agar segera lapor ketika menermukan jasad di laut. Adapun Koordinator Basarnas Mahfud menjelaskan, agar para nelayan menggunakan pelampung saat mencari ikan dengan kondisi cuaca yang mulai ekstrem. (H75-36)
sarx666 - 05/12/2011 08:12 AM
#446

Quote:
Original Posted By wahnjik
Satu Tewas, Puluhan Nelayan Hilang

Ombak Besar di Pantai Jepara

JEPARA - Kepanikan terjadi di lingkungan nelayan pantai Desa Bondo, Kecamatan Bangsri dan Pantai Empurancak, Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo, Jepara pada Sabtu (3/12).

Itu terjadi karena ombak di laut yang tiba-tiba membesar akibat hujan deras turun di Jepara sejak Jumat (2/12) malam. Akibatnya, satu tewas, satu hilang, dan puluhan nelayan belum diketahui kabarnya. Hingga sore kemarin, Bidang Penanggulan Bencana Alam (PBA) Satpol PP Jepara, bersama Basarna, dan relawan lain seperti Jepara Rescue dan SAR Jepara masih terus mendata.

Korban tewas adalah Legimin (50), warga RT 1 RW 8 Desa Karanggondang. Seorang nelayan yang hilang adalah Kastani (60), warga RT 8 RW 3 Desa Karanggondang. Menurut keterangan Ratno (45), warga RT 5 RW 10 Desa Karanggondang, selaku pemilik perahu yang ditumpangi Legimin, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 saat akan menepi di Pantai Empurancak. Tapi, karena kondisi ombak masih tinggi, perahu diterjang ombak dan terbentur karang sehingga pecah pada jarak sekitar 150 meter dari bibir pantai.

Meski perahu berhasil menepi, Legimin tewas karena tidak bisa berenang. Sedangkan dua penumpang lainnya yaitu Parman (55), dan Cipur (35), keduanya asal RT 5 RW 9 Desa Karanggondang, berhasil menepi dengan selamat. ‘’Legiman tewas kemungkinan karena tidak bisa berenang. Parman sudah di rumah dan Cipur di rumah sakit karena luka parah di kaki terkena karang,” jelas Ratno.

Adapun Kastani dinyatakan hilang di Pantai Bayuran antara Pantai Bondo dengan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) karena terpental setelah perahu yang ditumpanginya diterjang ombak besar. Rekan Kastani, Suharto dan Sugiono, tetangga Kastani dikabarkan selamat dan berhasil menepi di Pantai Bondo. Hingga sore kemarin tim relawan masih terus memantau kondisi laut sebelum melakukan pencarian. Koordinator Basarnas Mahfud menjelaskan ketinggian ombak sekitar 3,5 meter sehingga sulit untuk melakukan pencarian. ‘’Kami pantau dulu kondisi laut baru melakukan pencarian,’’ ucapnya.

Tiga Perahu

Mahfud menambahkan, masih mendata perahu-perahu yang belum kembali dari mencari ikan pada Jumat (2/12) sore. Data sementara yang didapat, di Pantai Empurancak masih ada tiga perahu dengan penumpangnya masing-masing tiga orang. Di Pantai Bondo dikabarkan masih ada tujuh perahu nelayan yang belum kembali. Dengan demikian, masih ada 10 perahu yang belum kembali dengan jumlah nelayan sekitar 30 orang. ‘’Kami masih terus memantau perkembangan kabar ini,’’ tuturnya.

Mahfiud menambahkan, ada laporan tiga perahu yang berasal dari Empurancak masih terombang-ambing di tengah laut karena bermasalah dengan mesin. Salah satu dari tiga perahu itu juga ada yang mengalami kebocoran. ‘’Untuk menariknya dengan perahu karet yang kami miliki juga tidak mungkin. Sejauh ini memang masih terus menunggu perkembangan,’’ ucapnya.

Saat ini, jelas dia, kondisi gelombang sekitar 3,5 meter dan kecepatan angin di laut sekitar 85 km/jam. ”Penyelamatan hanya bisa dilakukan oleh TNI Angkatan Laut dengan kapal besarnya. ”(H75-42)

Tiga Nelayan Masih Dicari

JEPARA - Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap nelayan yang belum kembali akibat ombak besar yang terjadi pada Sabtu (3/12). Hingga siang kemarin, Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Bidang Penanggulangan Bencana Alam (PBA) Satpol PP Jepara merilis masih ada tiga nelayan yang belum kembali.

Tiga nelayan yang masih dicari itu adalah Kastani (60), warga RT 8 RW 3 Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo. Adapun dua nelayan lagi adalah Ali dan Said dari pantai Bringin Desa Bumiharjo, Kecamatan Keling. ''Kastani hilang karena terpental saat perahu terhantam ombak. Perahu yang ditumpangi Kastani sudah kembali saat ini. Adapun Ali dan Said belum ada kabar termasuk perahu yang ditumpangi,'' jelas Kabid PBAS Satpol PP Jepara, Setyanto.

Dia menambahkan, hingga kemarin belum ada kabar nasib tiga nelayan tersebut. Beberapa nelayan yang belum kembali tetapi sudah ada kabar jika mereka saat ini berlindung di daerah lain seperti di Bulak Pati, dan Rembang. ''Ada informasi satu perahu di Rembang, dan dua perahu di Bulak Pati. Kami saat ini masih terus mencari para nelayan tersebut di pantai-pantai Jepara,'' ujarnya.

Selain terus melakukan pencarian sesuai priosedur selama tujuh hari, Setyanto juga menginformasikan kepada nelayan agar segera lapor ketika menermukan jasad di laut. Adapun Koordinator Basarnas Mahfud menjelaskan, agar para nelayan menggunakan pelampung saat mencari ikan dengan kondisi cuaca yang mulai ekstrem. (H75-36)


ternyata dugaan ane benar gan,, kemarin katanya temenku di mayong juga ada tetapi ane belum dapet berita pastinya ... berduka berduka
merbot malas - 05/12/2011 08:24 AM
#447

sekedar usul nih buat om TS dan teman2 di jepara
kayaknya kita perlu juga cari info soal jalur angkot dari terminal induk
misal jurusan mantingan angkot no 4, jurusan tahunan nomor 2 , dst . sekalian info jalur tsb melewati desa apa aja
kayaknya sangat membantu buat backpackerers D
wahnjik - 05/12/2011 10:46 AM
#448

Quote:
Original Posted By merbot malas
sekedar usul nih buat om TS dan teman2 di jepara
kayaknya kita perlu juga cari info soal jalur angkot dari terminal induk
misal jurusan mantingan angkot no 4, jurusan tahunan nomor 2 , dst . sekalian info jalur tsb melewati desa apa aja
kayaknya sangat membantu buat backpackerers D


siap mas broo, emang kayaknya perlu, angkutan yang coklat sama biru telor asin, nanti mas cari info dulu............ ngacir:
D3L3NN - 05/12/2011 10:58 AM
#449

Quote:
Original Posted By wahnjik
Satu Tewas, Puluhan Nelayan Hilang

Ombak Besar di Pantai Jepara

JEPARA - Kepanikan terjadi di lingkungan nelayan pantai Desa Bondo, Kecamatan Bangsri dan Pantai Empurancak, Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo, Jepara pada Sabtu (3/12).

Itu terjadi karena ombak di laut yang tiba-tiba membesar akibat hujan deras turun di Jepara sejak Jumat (2/12) malam. Akibatnya, satu tewas, satu hilang, dan puluhan nelayan belum diketahui kabarnya. Hingga sore kemarin, Bidang Penanggulan Bencana Alam (PBA) Satpol PP Jepara, bersama Basarna, dan relawan lain seperti Jepara Rescue dan SAR Jepara masih terus mendata.

Korban tewas adalah Legimin (50), warga RT 1 RW 8 Desa Karanggondang. Seorang nelayan yang hilang adalah Kastani (60), warga RT 8 RW 3 Desa Karanggondang. Menurut keterangan Ratno (45), warga RT 5 RW 10 Desa Karanggondang, selaku pemilik perahu yang ditumpangi Legimin, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 saat akan menepi di Pantai Empurancak. Tapi, karena kondisi ombak masih tinggi, perahu diterjang ombak dan terbentur karang sehingga pecah pada jarak sekitar 150 meter dari bibir pantai.

Meski perahu berhasil menepi, Legimin tewas karena tidak bisa berenang. Sedangkan dua penumpang lainnya yaitu Parman (55), dan Cipur (35), keduanya asal RT 5 RW 9 Desa Karanggondang, berhasil menepi dengan selamat. ‘’Legiman tewas kemungkinan karena tidak bisa berenang. Parman sudah di rumah dan Cipur di rumah sakit karena luka parah di kaki terkena karang,” jelas Ratno.

Adapun Kastani dinyatakan hilang di Pantai Bayuran antara Pantai Bondo dengan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) karena terpental setelah perahu yang ditumpanginya diterjang ombak besar. Rekan Kastani, Suharto dan Sugiono, tetangga Kastani dikabarkan selamat dan berhasil menepi di Pantai Bondo. Hingga sore kemarin tim relawan masih terus memantau kondisi laut sebelum melakukan pencarian. Koordinator Basarnas Mahfud menjelaskan ketinggian ombak sekitar 3,5 meter sehingga sulit untuk melakukan pencarian. ‘’Kami pantau dulu kondisi laut baru melakukan pencarian,’’ ucapnya.

Tiga Perahu

Mahfud menambahkan, masih mendata perahu-perahu yang belum kembali dari mencari ikan pada Jumat (2/12) sore. Data sementara yang didapat, di Pantai Empurancak masih ada tiga perahu dengan penumpangnya masing-masing tiga orang. Di Pantai Bondo dikabarkan masih ada tujuh perahu nelayan yang belum kembali. Dengan demikian, masih ada 10 perahu yang belum kembali dengan jumlah nelayan sekitar 30 orang. ‘’Kami masih terus memantau perkembangan kabar ini,’’ tuturnya.

Mahfiud menambahkan, ada laporan tiga perahu yang berasal dari Empurancak masih terombang-ambing di tengah laut karena bermasalah dengan mesin. Salah satu dari tiga perahu itu juga ada yang mengalami kebocoran. ‘’Untuk menariknya dengan perahu karet yang kami miliki juga tidak mungkin. Sejauh ini memang masih terus menunggu perkembangan,’’ ucapnya.

Saat ini, jelas dia, kondisi gelombang sekitar 3,5 meter dan kecepatan angin di laut sekitar 85 km/jam. ”Penyelamatan hanya bisa dilakukan oleh TNI Angkatan Laut dengan kapal besarnya. ”(H75-42)

Tiga Nelayan Masih Dicari

JEPARA - Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap nelayan yang belum kembali akibat ombak besar yang terjadi pada Sabtu (3/12). Hingga siang kemarin, Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Bidang Penanggulangan Bencana Alam (PBA) Satpol PP Jepara merilis masih ada tiga nelayan yang belum kembali.

Tiga nelayan yang masih dicari itu adalah Kastani (60), warga RT 8 RW 3 Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo. Adapun dua nelayan lagi adalah Ali dan Said dari pantai Bringin Desa Bumiharjo, Kecamatan Keling. ''Kastani hilang karena terpental saat perahu terhantam ombak. Perahu yang ditumpangi Kastani sudah kembali saat ini. Adapun Ali dan Said belum ada kabar termasuk perahu yang ditumpangi,'' jelas Kabid PBAS Satpol PP Jepara, Setyanto.

Dia menambahkan, hingga kemarin belum ada kabar nasib tiga nelayan tersebut. Beberapa nelayan yang belum kembali tetapi sudah ada kabar jika mereka saat ini berlindung di daerah lain seperti di Bulak Pati, dan Rembang. ''Ada informasi satu perahu di Rembang, dan dua perahu di Bulak Pati. Kami saat ini masih terus mencari para nelayan tersebut di pantai-pantai Jepara,'' ujarnya.

Selain terus melakukan pencarian sesuai priosedur selama tujuh hari, Setyanto juga menginformasikan kepada nelayan agar segera lapor ketika menermukan jasad di laut. Adapun Koordinator Basarnas Mahfud menjelaskan, agar para nelayan menggunakan pelampung saat mencari ikan dengan kondisi cuaca yang mulai ekstrem. (H75-36)
turut, berduka. semoga leka dtmukan korban hlang... ۩۞۩ Kaskuser Regional Jepara [Wajib Prime ID] ۩۞۩
gedangoreng - 05/12/2011 04:30 PM
#450

Quote:
Original Posted By lastpanji
neng jepara ana jasa nyuci helm gak om??


ada gan di daerah Panggang
ini lengkapnya :

nama : "BEACH LAUNDRY"
alamat : Jl. Imam Bonjol 61, Panggang - Jepara
Telp. : 0821 3434 0008

website : Beach Laundry

keunggulan :
- Lebih tepat waktu
- Sistem pengerjaan hari ini masuk hari ini di cuci
- Satuan maupun Kiloan bisa
- Lokasi strategis
- dll gan D

CMIIW hammers
gedangoreng - 05/12/2011 04:39 PM
#451

Quote:
Original Posted By nopal.gembul
sevis leptop di jepara paling bagus dmana ya kakak? bingung
biasanya sevis saja harganya berapa dn biasanya berapa hari??? bingung
mohon infonya \)


sekarang banyak banget gan servis leppy di Jepara
tinggal apakah kita sudah kenal ma orangnya apa ga
soalnya takut dikerjain ma tukang servisnya D
klo ane seh seringnya ke ELDIANA Computer gan
coz dah kenal ma yang empunya
ongkos nya juga lumayan terjangkau
tergantung kerusakan dan perbaikannya
paling cepat tuh sekitar 2 hari gan
klo referensi lain seh ada :
- Jepara Computer Center [salah satu pegawainya anak kaskus juga regional pati CMIIW hammers]
- Jepara Komputer
- dll.

monggo temen2 ada yang mo nambahin juga ngacir:
nopal.gembul - 06/12/2011 03:48 AM
#452

Angin Puting Beliung mengamuk di Bawu, Jepara.

..sampai saat ini tim SAR masih memotong pohon rumah ke 4, sementara puluhan pohon yg tumbang blm tersentuh..

smoga saudara-saudara kita diberikan keselamatan.
tjahyo - 06/12/2011 05:43 AM
#453

Quote:
Original Posted By nopal.gembul
Angin Puting Beliung mengamuk di Bawu, Jepara.

..sampai saat ini tim SAR masih memotong pohon rumah ke 4, sementara puluhan pohon yg tumbang blm tersentuh..

smoga saudara-saudara kita diberikan keselamatan.


moga baik-baik semua gan iloveindonesias
sukodono - 06/12/2011 08:05 AM
#454

Quote:
Original Posted By tjahyo
moga baik-baik semua gan iloveindonesias


ojo dinggo ngejunk mbahcd
Agung5343 - 06/12/2011 09:49 AM
#455

Quote:
Original Posted By nopal.gembul
Angin Puting Beliung mengamuk di Bawu, Jepara.

..sampai saat ini tim SAR masih memotong pohon rumah ke 4, sementara puluhan pohon yg tumbang blm tersentuh..

smoga saudara-saudara kita diberikan keselamatan.

wah, mesakke tenan yo..
musim penghujan ngene, emang rawan bencana og berdukas ۩۞۩ Kaskuser Regional Jepara [Wajib Prime ID] ۩۞۩
danieltris - 06/12/2011 10:12 AM
#456

kalau bli tiket pas hari H pertandingan di SGBK masih kebagian ndak ya???
harga yg tribun barat kira2 brp ya??
D3L3NN - 06/12/2011 10:16 AM
#457

Quote:
Original Posted By nopal.gembul
Angin Puting Beliung mengamuk di Bawu, Jepara.

..sampai saat ini tim SAR masih memotong pohon rumah ke 4, sementara puluhan pohon yg tumbang blm tersentuh..

smoga saudara-saudara kita diberikan keselamatan.
semoga gan, btw kabar terkini nelayan yg hilang dibangsri bagaimana ?
mohon dishare dimari lo da yg tau. thanks. ۩۞۩ Kaskuser Regional Jepara [Wajib Prime ID] ۩۞۩
pikojerico - 06/12/2011 10:19 AM
#458

Quote:
Original Posted By danieltris
kalau bli tiket pas hari H pertandingan di SGBK masih kebagian ndak ya???
harga yg tribun barat kira2 brp ya??


masih ada om...,asal belinya paling gak 1 jam sebelum pertandingan,tergantung lawannya juga sih D
kalau lawan tim besar biasanya 1 jam sebelum pertandingan udah kehabisan,kalau lawan tim kecil biasanya tiketnya sampai lebih ngakaks

kalau tribun barat harga tiket 50k
selatan - utara 15k
timur 25k

CMIIW Peace:
danieltris - 06/12/2011 10:22 AM
#459

Quote:
Original Posted By pikojerico
masih ada om...,asal belinya paling gak 1 jam sebelum pertandingan,tergantung lawannya juga sih D
kalau lawan tim besar biasanya 1 jam sebelum pertandingan udah kehabisan,kalau lawan tim kecil biasanya tiketnya sampai lebih ngakaks

kalau tribun barat harga tiket 50k
selatan - utara 15k
timur 25k

CMIIW Peace:


suwun kang,,,
ape nonton PERSIJAP vs PSMS suk kamis kro PERSIJAP vs PERSIRAJA suk minggu..

eh yo tribun sing ono atape kan cm sing kulon to??
pikojerico - 06/12/2011 10:24 AM
#460

Quote:
Original Posted By danieltris
suwun kang,,,
ape nonton PERSIJAP vs PSMS suk kamis kro PERSIJAP vs PERSIRAJA suk minggu..

eh yo tribun sing ono atape kan cm sing kulon to??


iyo kang ...tribun tertutup cuma sebelah barat doang D

kalau mau info seputar persijap ini lewat web nya aja om..lengkap thumbup:>>-- http://www.persijapjepara.com/search/label/Profile
Page 23 of 433 | ‹ First  < 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 >  Last ›
Home > Kaskuser Regional > ۩۞۩ Kaskuser Regional Jepara [Wajib Prime ID] ۩۞۩