LIFESTYLE
Home > LOEKELOE > LIFESTYLE > Komunitas Penghuni GRAHA RAYA
Total Views: 22505 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 6 of 25 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 >  Last ›

benuabaru - 14/02/2012 10:10 AM
#101

Graha Raya... Apa yang bisa dibagikan? Banyak.

Saya sudah lebih dari 1 tahun tinggal di sana. Saat membaca tret ini saya mencoba untuk bisa ikut berbagi.
Yang pasti ialah bahwa, sebagai konsumen saya akan mencoba terbuka dan jujur saja, semoga ada hal yang bermanfaat yang bisa diperoleh agan2 sekalian, dalam membuat keputusan dalam berinvestasi di Graha Raya.

Saya mencoba tidak akan menuangkan semua, sehingga setiap postingan saya akan berisi satu hal yang ingin saya bagikan.

Pagi ini saya ingin berbagi tentang Akses Jalan Raya.
Sepanjang pengalaman saya selama ini di Bintaro dan Graha Raya, saya mengambil kesimpulan bahwa kondisi jalan raya seputar Bintaro dan Graha Raya belum bisa dibanggakan. Itu pernyataan saya.

Sebagai pengguna jalan, dalam keseharian saya menggunakan sepeda motor dan mobil, tergantung pada kebutuhan dan kondisi tujuan saya. Dan yang saya amati, saya belum pernah menemukan jalan-jalan raya yang sangat mudah pecah dengan adanya lubang2 baru seperti di jalur Graha Raya dan Bintaro.

Ada beberapa kemungkinan yang bisa menyebabkan hal tersebut terjadi:
1. Kondisi struktur tanah,
2. Teknologi konstruksi jalan raya,
3. Beban kendaraan yang melintas,
4. Faktor alam,
5. Lain-lain.

Saat ini, kondisi jalan raya di dekat Giant Graha Raya (Depan Melia), atau ruas jalan selepas wilayah Graha Bunga hingga Perigi tidak bisa dibanggakan.
Terutama ruas jalan di dekat Gretta arah ke Perigi kondisinya sangat berisiko dilalui oleh mobil.
Demikian pula jalur Graha Raya menuju Bhayangkara, untuk menuju Alam Sutra sebelum perempatan kantor kelurahan Paku Jaya, belum bisa dianggap aman dari lubang.

Setiap jalur bisa diisi oleh dua mobil, dan biasanya mobil berjalan di jalur kanan, sementara kendaraan roda dua maupun angkot mengambil jalur kiri. Jalur sebelah kanan seringkali diwarnai adanya lubang, dan jalur kiri pun membuat pengendara harus berhati-hati mengingat di beberapa polisi tidur (Graha Raya banyak sekali polisi tidurnya, walaupun beberapa sudah dibongkar di pertengahan tahun lalu), sering ditemui paku.

Khusus mengenai polisi tidur, sebenarnya tidak masalah apabila polisi tidurnya dibuat dengan ukuran yang wajar.

Ada 3 Leher botol kemacetan yang makin lama makin mengganggu kelancaran akses dari Graha Raya. Yaitu:

1. Untuk penghuni yang harus pagi-pagi mengejar waktu menuju tempat kerja dengan melintasi Bhayangkara ke Alam Sutra dan Serpong, anda akan menemui kemacetan luar biasa di Bhayangkara.
2. Bagi agan-agan yang berencana melewati Fortune Spring menuju gerbang Graha Raya di Ciledug, akan bertemu kemacetan di mulut gerbang.
3. Bagi yang berencana melewati jalur tol di CBD Sektor 7, anda akan menemui kemacetan selepas SPBU Pondok Aren dekat Perigi.

Inilah yang harus dihadapi di pagi hari. Sementara di sore/malam hari saat sudah capek di tempat kerja dan jalan raya dan ingin segera pulang ke Graha Raya kesulitan yang sama cenderung dijumpai, namun lebih pada kondisi jalan, bukan kemacetan.

Rencana Jalan tembus dari Graha Raya ke Discovery di Bintaro sampai hari ini belum terwujud.

Di samping itu, suasana hijau yang diwakili oleh banyaknya pedagang tanaman hias yang selama ini menjadi salah satu faktor yang menarik minat agan-agan penghuni Graha Raya sudah mulai hilang. Banyak yang sudah dikosongkan, mungkin akan segera dibangun.

Lintasan Truk Hijau pengangkut tanah yang biasanya sambung menyambung memberikan catatan tersendiri pula bagi saya. Sisa tanah di bak truk sering kali jatuh dan mengotori jalan, sehingga apabila hujan jalan menjadi licin, dan apabila udara panas akan berdebu dan mengganggu penglihatan maupun pernapasan.

Demikianlah yang bisa saya bagikan. Selamat berdiskusi.

NB: Masih ada hal-hal menyenangkan di Graha Raya yang membuat saya mencintai tempat ini. \)b
EvanGel - 14/02/2012 11:03 AM
#102

thanks for sharing gan

:2thumbup :2thumbup :2thumbup

looking forward for your next post \) mungkin yang selanjutnya yang positif nya apa saja \)

:cystg
bowz - 14/02/2012 11:30 AM
#103

Quote:
Original Posted By benuabaru
Graha Raya... Apa yang bisa dibagikan? Banyak.

Saya sudah lebih dari 1 tahun tinggal di sana. Saat membaca tret ini saya mencoba untuk bisa ikut berbagi.
Yang pasti ialah bahwa, sebagai konsumen saya akan mencoba terbuka dan jujur saja, semoga ada hal yang bermanfaat yang bisa diperoleh agan2 sekalian, dalam membuat keputusan dalam berinvestasi di Graha Raya.

Saya mencoba tidak akan menuangkan semua, sehingga setiap postingan saya akan berisi satu hal yang ingin saya bagikan.

Pagi ini saya ingin berbagi tentang Akses Jalan Raya.
Sepanjang pengalaman saya selama ini di Bintaro dan Graha Raya, saya mengambil kesimpulan bahwa kondisi jalan raya seputar Bintaro dan Graha Raya belum bisa dibanggakan. Itu pernyataan saya.

Sebagai pengguna jalan, dalam keseharian saya menggunakan sepeda motor dan mobil, tergantung pada kebutuhan dan kondisi tujuan saya. Dan yang saya amati, saya belum pernah menemukan jalan-jalan raya yang sangat mudah pecah dengan adanya lubang2 baru seperti di jalur Graha Raya dan Bintaro.

Ada beberapa kemungkinan yang bisa menyebabkan hal tersebut terjadi:
1. Kondisi struktur tanah,
2. Teknologi konstruksi jalan raya,
3. Beban kendaraan yang melintas,
4. Faktor alam,
5. Lain-lain.

Saat ini, kondisi jalan raya di dekat Giant Graha Raya (Depan Melia), atau ruas jalan selepas wilayah Graha Bunga hingga Perigi tidak bisa dibanggakan.
Terutama ruas jalan di dekat Gretta arah ke Perigi kondisinya sangat berisiko dilalui oleh mobil.
Demikian pula jalur Graha Raya menuju Bhayangkara, untuk menuju Alam Sutra sebelum perempatan kantor kelurahan Paku Jaya, belum bisa dianggap aman dari lubang.

Setiap jalur bisa diisi oleh dua mobil, dan biasanya mobil berjalan di jalur kanan, sementara kendaraan roda dua maupun angkot mengambil jalur kiri. Jalur sebelah kanan seringkali diwarnai adanya lubang, dan jalur kiri pun membuat pengendara harus berhati-hati mengingat di beberapa polisi tidur (Graha Raya banyak sekali polisi tidurnya, walaupun beberapa sudah dibongkar di pertengahan tahun lalu), sering ditemui paku.

Khusus mengenai polisi tidur, sebenarnya tidak masalah apabila polisi tidurnya dibuat dengan ukuran yang wajar.

Ada 3 Leher botol kemacetan yang makin lama makin mengganggu kelancaran akses dari Graha Raya. Yaitu:

1. Untuk penghuni yang harus pagi-pagi mengejar waktu menuju tempat kerja dengan melintasi Bhayangkara ke Alam Sutra dan Serpong, anda akan menemui kemacetan luar biasa di Bhayangkara.
2. Bagi agan-agan yang berencana melewati Fortune Spring menuju gerbang Graha Raya di Ciledug, akan bertemu kemacetan di mulut gerbang.
3. Bagi yang berencana melewati jalur tol di CBD Sektor 7, anda akan menemui kemacetan selepas SPBU Pondok Aren dekat Perigi.

Inilah yang harus dihadapi di pagi hari. Sementara di sore/malam hari saat sudah capek di tempat kerja dan jalan raya dan ingin segera pulang ke Graha Raya kesulitan yang sama cenderung dijumpai, namun lebih pada kondisi jalan, bukan kemacetan.

Rencana Jalan tembus dari Graha Raya ke Discovery di Bintaro sampai hari ini belum terwujud.

Di samping itu, suasana hijau yang diwakili oleh banyaknya pedagang tanaman hias yang selama ini menjadi salah satu faktor yang menarik minat agan-agan penghuni Graha Raya sudah mulai hilang. Banyak yang sudah dikosongkan, mungkin akan segera dibangun.

Lintasan Truk Hijau pengangkut tanah yang biasanya sambung menyambung memberikan catatan tersendiri pula bagi saya. Sisa tanah di bak truk sering kali jatuh dan mengotori jalan, sehingga apabila hujan jalan menjadi licin, dan apabila udara panas akan berdebu dan mengganggu penglihatan maupun pernapasan.

Demikianlah yang bisa saya bagikan. Selamat berdiskusi.

NB: Masih ada hal-hal menyenangkan di Graha Raya yang membuat saya mencintai tempat ini. \)b


hehehe apa yang dikatakan di atas memang benar tapi kalau soal jalan mungkin wajar jalan jadi rusak karna hujan.... secara jalan di graha raya di pakai oleh seluruh pengguna jalan yg tinggal di sekitar graha...jadi ini kesannya jd jalan tembus..coba kalau graha jalan khusus untuk penghuni pasti lebih terawat dan tidak rusak

soal jalan coba bandingkan dengan perumahan summarecon serpong....dari dulu ampe skarang tu jalan d komplek bolong2 smua pdhl rumah disana harganya selangit D

kalau polisi tidur di jalan utama sepertinya bentuk wajar tidak telalu tinggi dan tidak terlalu banyak...

soal macet juga wajar karna jalan itu di pakai oleh seluruh warga....hari gini rasanya tidak ada jalan keluar daerah atau ke jakarta yg tidak macet..mau tinggal d alam sutra,bsd atau sumarecon akan ketemu macet juga D

soal truk tanah ya wajar juga.......namanya juga lagi membangun jd ya pasti kotor D

kalau soal lahan hijau memang ini sangat di sayangkan....dulu memang lebih asri..tp hari gini perumahan mana mau rugi D

alasan gw tinggal d graha ya karna jalan cluster masih lebar n suasana masih enak n cari makan gampang n mall disekeliling buanyak banget D
dnsby07 - 14/02/2012 01:50 PM
#104

Quote:
Original Posted By benuabaru

Graha Raya... Apa yang bisa dibagikan? Banyak.

Saya sudah lebih dari 1 tahun tinggal di sana. Saat membaca tret ini saya mencoba untuk bisa ikut berbagi.
Yang pasti ialah bahwa, sebagai konsumen saya akan mencoba terbuka dan jujur saja, semoga ada hal yang bermanfaat yang bisa diperoleh agan2 sekalian, dalam membuat keputusan dalam berinvestasi di Graha Raya.

Saya mencoba tidak akan menuangkan semua, sehingga setiap postingan saya akan berisi satu hal yang ingin saya bagikan.

Pagi ini saya ingin berbagi tentang Akses Jalan Raya.
Sepanjang pengalaman saya selama ini di Bintaro dan Graha Raya, saya mengambil kesimpulan bahwa kondisi jalan raya seputar Bintaro dan Graha Raya belum bisa dibanggakan. Itu pernyataan saya.

Sebagai pengguna jalan, dalam keseharian saya menggunakan sepeda motor dan mobil, tergantung pada kebutuhan dan kondisi tujuan saya. Dan yang saya amati, saya belum pernah menemukan jalan-jalan raya yang sangat mudah pecah dengan adanya lubang2 baru seperti di jalur Graha Raya dan Bintaro.

Ada beberapa kemungkinan yang bisa menyebabkan hal tersebut terjadi:
1. Kondisi struktur tanah,
2. Teknologi konstruksi jalan raya,
3. Beban kendaraan yang melintas,
4. Faktor alam,
5. Lain-lain.

Saat ini, kondisi jalan raya di dekat Giant Graha Raya (Depan Melia), atau ruas jalan selepas wilayah Graha Bunga hingga Perigi tidak bisa dibanggakan.
Terutama ruas jalan di dekat Gretta arah ke Perigi kondisinya sangat berisiko dilalui oleh mobil.
Demikian pula jalur Graha Raya menuju Bhayangkara, untuk menuju Alam Sutra sebelum perempatan kantor kelurahan Paku Jaya, belum bisa dianggap aman dari lubang.

Setiap jalur bisa diisi oleh dua mobil, dan biasanya mobil berjalan di jalur kanan, sementara kendaraan roda dua maupun angkot mengambil jalur kiri. Jalur sebelah kanan seringkali diwarnai adanya lubang, dan jalur kiri pun membuat pengendara harus berhati-hati mengingat di beberapa polisi tidur (Graha Raya banyak sekali polisi tidurnya, walaupun beberapa sudah dibongkar di pertengahan tahun lalu), sering ditemui paku.

Khusus mengenai polisi tidur, sebenarnya tidak masalah apabila polisi tidurnya dibuat dengan ukuran yang wajar.

Ada 3 Leher botol kemacetan yang makin lama makin mengganggu kelancaran akses dari Graha Raya. Yaitu:

1. Untuk penghuni yang harus pagi-pagi mengejar waktu menuju tempat kerja dengan melintasi Bhayangkara ke Alam Sutra dan Serpong, anda akan menemui kemacetan luar biasa di Bhayangkara.
2. Bagi agan-agan yang berencana melewati Fortune Spring menuju gerbang Graha Raya di Ciledug, akan bertemu kemacetan di mulut gerbang.
3. Bagi yang berencana melewati jalur tol di CBD Sektor 7, anda akan menemui kemacetan selepas SPBU Pondok Aren dekat Perigi.

Inilah yang harus dihadapi di pagi hari. Sementara di sore/malam hari saat sudah capek di tempat kerja dan jalan raya dan ingin segera pulang ke Graha Raya kesulitan yang sama cenderung dijumpai, namun lebih pada kondisi jalan, bukan kemacetan.

Rencana Jalan tembus dari Graha Raya ke Discovery di Bintaro sampai hari ini belum terwujud.

Di samping itu, suasana hijau yang diwakili oleh banyaknya pedagang tanaman hias yang selama ini menjadi salah satu faktor yang menarik minat agan-agan penghuni Graha Raya sudah mulai hilang. Banyak yang sudah dikosongkan, mungkin akan segera dibangun.

Lintasan Truk Hijau pengangkut tanah yang biasanya sambung menyambung memberikan catatan tersendiri pula bagi saya. Sisa tanah di bak truk sering kali jatuh dan mengotori jalan, sehingga apabila hujan jalan menjadi licin, dan apabila udara panas akan berdebu dan mengganggu penglihatan maupun pernapasan.

Demikianlah yang bisa saya bagikan. Selamat berdiskusi.

NB: Masih ada hal-hal menyenangkan di Graha Raya yang membuat saya mencintai tempat ini. \)b


wah sharing yang luar biasa by agan benuabaru
memang lebih enak dapat sharing dr penghuni / konsumen langsung
lebih fair daripada dengerin omongan sales

ane setuju utk kondisi jalan udah rusak
dua minggu lalu ane kesana ane liat sendiri emang ancur juga seh
berdebu

secara garis besar masalah kemacetan sudah jadi momok bagi hampir semua warga, baik yang tinggal di komplek menengah ke atas maupun elite.

makasih udah sharing gan.
ane tunggu sharing dan info-info berikutnya ya gan.
iloveindonesias


Quote:
Original Posted By bowz

hehehe apa yang dikatakan di atas memang benar tapi kalau soal jalan mungkin wajar jalan jadi rusak karna hujan.... secara jalan di graha raya di pakai oleh seluruh pengguna jalan yg tinggal di sekitar graha...jadi ini kesannya jd jalan tembus..coba kalau graha jalan khusus untuk penghuni pasti lebih terawat dan tidak rusak

soal jalan coba bandingkan dengan perumahan summarecon serpong....dari dulu ampe skarang tu jalan d komplek bolong2 smua pdhl rumah disana harganya selangit D

kalau polisi tidur di jalan utama sepertinya bentuk wajar tidak telalu tinggi dan tidak terlalu banyak...

soal macet juga wajar karna jalan itu di pakai oleh seluruh warga....hari gini rasanya tidak ada jalan keluar daerah atau ke jakarta yg tidak macet..mau tinggal d alam sutra,bsd atau sumarecon akan ketemu macet juga D

soal truk tanah ya wajar juga.......namanya juga lagi membangun jd ya pasti kotor D

kalau soal lahan hijau memang ini sangat di sayangkan....dulu memang lebih asri..tp hari gini perumahan mana mau rugi D

alasan gw tinggal d graha ya karna jalan cluster masih lebar n suasana masih enak n cari makan gampang n mall disekeliling buanyak banget D


ane nambahin aja gan, yang pake jalan graha raya itu bukan cuman warga GR tapi hampir semua warga yang sekitaran GR pasti memilih lewat jalan GR karna aksesnya lebih enak jadi tuh jalan emang jadi cepet rusak kali yah

semoga ke depannya bisa lebih baik lagi amin.
Ibra455hole - 14/02/2012 04:24 PM
#105

wah deket rumah ane ini gan...:cool

tiap minggu abis joging pagi ane selalu renang gan sisitu..

ngacir2
dnsby07 - 15/02/2012 07:59 AM
#106

Quote:
Original Posted By Ibra455hole
wah deket rumah ane ini gan...:cool

tiap minggu abis joging pagi ane selalu renang gan sisitu..

ngacir2


renang di klub keluarga GR anak-anak berapa duit gan?
kalo dewasa berapa duit?
bisa member gak tuh?
benuabaru - 15/02/2012 01:59 PM
#107

Quote:
Original Posted By EvanGel
thanks for sharing gan

:2thumbup :2thumbup :2thumbup

looking forward for your next post \) mungkin yang selanjutnya yang positif nya apa saja \)

:cystg


sama-sama gan... untuk next post yang positif? Banyak, ntar lagi nih... \)

Quote:
Original Posted By bowz
hehehe apa yang dikatakan di atas ... ... pasti lebih terawat dan tidak rusak

soal jalan coba bandingkan dengan perumahan ... ... harganya selangit D

kalau polisi tidur di jalan utama ... ... tidak terlalu banyak...

soal macet juga ... ... ketemu macet juga D

soal truk tanah ya ... ... jd ya pasti kotor D

kalau soal lahan hijau memang ... ... mau rugi D

alasan gw tinggal d graha ya karna jalan cluster masih lebar n suasana masih enak n cari makan gampang n mall disekeliling buanyak banget D


Ya, paling asik itu yang bagian terakhir itu... soal makanan yang gampang, ntar gue share di postingan berikut \)

Quote:
Original Posted By dnsby07
wah sharing yang luar biasa by agan benuabaru
memang lebih enak dapat sharing dr penghuni / konsumen langsung
lebih fair daripada dengerin ... ...
komplek menengah ke atas maupun elite.

makasih udah sharing gan.
ane tunggu sharing dan info-info berikutnya ya gan.
iloveindonesias
ane nambahin aja gan, ... ... kali yah

semoga ke depannya bisa lebih baik lagi amin.


Terima kasih kembali gan... memang benar, suara konsumen itu sangat membantu dalam memberikan masukkan bagi calon konsumen/investor.
Gue seneng yang terakhir ini: "semoga ke depannya bisa lebih baik lagi amin"... Amin juga gan!
benuabaru - 15/02/2012 02:58 PM
#108

Selamat Siang.
Jumpa lagi dengan saya, dalam sharring tentang Graha Raya. Menanggapi usulan maupun pendapat agan-agan sekalian terhadap posting saya yang terdahulu (tentang jalan raya), yang rata-rata meminta masukan positif, maka saya merasa perlu membagi juga tentang kenapa saya suka di Graha Raya.

Jawabannya untuk pertanyaan ini adalah "banyak." Hari ini, satu dari "banyak" hal positif itu ialah mudahnya nyari barang kebutuhan sehari-hari.

Jadi baiknya topik hari ini adalah: Kemudahan Mencari Barang Kebutuhan Sehari-hari.

Untuk yang satu ini saya bener-bener terkesan. O iya, saya tidak ingin membuat developer Ge-Er, dan saya pun tidak disponsori oleh agan-agan pemilik usaha di Graha Raya, tapiiiii emang bener, gampang banget nyari barang. Begini ceritanya:

1. Dekat pasar tradisional (Pasar Bengkok, dan lain-lain).
Di suatu malam, kala bak kamar mandi kami bocor (ehm...) kami berencana untuk mencari ember yang agak gede (biasanya ada tutupnya), sebagai tempat air cadangan/sementara agar bisa mandi dan lain-lain.
Saya lupa jam berapa waktu itu, tapi emang sudah larut. Saya pun keluar kluster dan mulai menjelajahi seluruh Graha Raya. Saya tahu, saya nyari ember gede tapi enggak boleh mahal! Makanya saya enggak ke mall... namun saya menuju daerah pasar Bengkok... dan...................... ketemulah saya dengan toko tempat dijualnya ember gede, pake tutup, dan murah... di waktu malam!!

2. Pecel di malam hari!!!
Di malam hari? Mengapa tidak? Saya beberapa kali membeli pecel Bu Jum, di Cendana Loka. Enak banget... Biasanya pagi-pagi. Namun.......... kalau sore dan malem gimane dong?
Tetangga saya beberapa waktu yang lalu berpapasan dengan saya saat pulang kantor. Rupanya beliau hendak pergi beli pecel... di malam hari......!! Dan masih Ada!! Nyam!

3. Toko Bangunan di Pagi Hari....
Saya bukan orang bangunan/teknik. Namun yang saya pahami ialah, jika ada bagian dari rumah saya yang rusak, dan tukangnya udah siap-siap mengerjakan, maka saya harus memastikan agar semua bahan/material sudah siap di pagi hari. Dan tinggal di Graha Raya ini enak.... di pagi hari toko-toko bangunan udah ada yang buka, dan kalau mau yang lebih lengkap bisa ke Depo Bangunan juga yang buka pagi-pagi (sebelom jam 7 juga udah buka). Tinggal lewat Bhayangkara, masuk Alam Sutra ... ketemu deh. Nah... Untuk orang awam seperti saya, semua ini membantu bagi saya untuk menghemat waktu jika misalnya ada material yang lupa dibeli hari sebelumnya.
Saran saya, sebelum belanja di depo bangunan, kunjungi dulu toko2 bangunan di sekitar Graha Raya, ditanggung banyak barang juga yang disediakan... dan harganya wajar.

4. Beli Nanas dan Ikan yang Seger...
Kok nanas dan ikan? Ya, itu dua hal yang sangat saya sukai. Kalau urusan nanas, banyak. Rata-rata pasar tradisional di Graha Raya menyediakan. Kalau ikan? Wah, tiap pagi ada bapak-bapak yang suka keliling bawa motor jualan ikan... masuk ke cluster, ada juga ikan-ikan yang ditanggung masih segar yang bisa ditemui di Pasar Segar. Tinggal milih mo yang mana.... Para pedagangnya pun sangat membantu, apalagi pembeli yang awam kayak saya, yang sudah pasti jarang masuk pasar, hehehe, dituntun dengan mudah,
Pasar-pasarnya sangat teratur, dan tidak susah parkirnya, juga aman.

5. Mau ke Mall Mana?
Mo ke mana? Bintaro? SMS? Mau ke Living World? Mau ke dalam kota? Kalau tinggal di Graha Raya saya merasa cukup bebas menentukan mau ke mana. Karena emang lokasinya cukup strategis. Tidak terlalu ke Serpong, tidak terlalu ke Ciledug, tidak terlalu ke Bintaro... namun banyak cara menuju ke mana saja, tergantung kendaraan, waktu, tujuan dll....

6. Toko deket Rumah?
Ehm.... daerah pertokoan deketan sama rumah? Untuk konsep seperti ini saya berterima kasih ke Developer. Teman-teman saya datang, berkunjung ke rumah, dan mereka terkesan karena walau rumah saya "biasa-biasa" saja namun karena lokasinya deketan dengan pertokoan maka nilainya jadi cukup tinggi. Dan Saya jarang melihat ruko-ruko di Graha Raya sepi kegiatan. Rata-rata cukup aktif. Mungkin karna agan-agan penghuni ruko berjiwa pionir juga. Pernah saya nanya ke marketing... kenapa ruko deket Gretta sepi? Lalu mbaknya bilang ditunggu saja karena setelah akses tol dan kegiatan perekonomian lain meningkat maka semua ngikut... langsung saya teringat jaman masih sekolah dulu, ketika guru-guru saya setengah mati membuat saya paham bahwa perkembangan ekonomi suatu kawasan adalah buah kerja keras dan semangat para pelaku ekonominya. Luar biasa....

Tanpa berpanjang lebar... sekian. Saya harus siap-siap, karena setelah ini saya akan menyelesaikan pekerjaan, dan segera pulang ke rumah tercinta di Graha Raya....
\)b
Ibra455hole - 15/02/2012 07:05 PM
#109

Quote:
Original Posted By dnsby07


renang di klub keluarga GR anak-anak berapa duit gan?
kalo dewasa berapa duit?
bisa member gak tuh?


dewasa sih ane terakhir 20 rb gan..kalo anak-anak 15 dah kayaknya,,soalnya ane ga pernah bawa bocah kalo renang,ane sama temen-temen aja..ngakak
Ibra455hole - 15/02/2012 07:07 PM
#110

Quote:
Original Posted By benuabaru
Selamat Siang.
Jumpa lagi dengan saya, dalam sharring tentang Graha Raya. Menanggapi usulan maupun pendapat agan-agan sekalian terhadap posting saya yang terdahulu (tentang jalan raya), yang rata-rata meminta masukan positif, maka saya merasa perlu membagi juga tentang kenapa saya suka di Graha Raya.

Jawabannya untuk pertanyaan ini adalah "banyak." Hari ini, satu dari "banyak" hal positif itu ialah mudahnya nyari barang kebutuhan sehari-hari.

Jadi baiknya topik hari ini adalah: Kemudahan Mencari Barang Kebutuhan Sehari-hari.

Untuk yang satu ini saya bener-bener terkesan. O iya, saya tidak ingin membuat developer Ge-Er, dan saya pun tidak disponsori oleh agan-agan pemilik usaha di Graha Raya, tapiiiii emang bener, gampang banget nyari barang. Begini ceritanya:

1. Dekat pasar tradisional (Pasar Bengkok, dan lain-lain).
Di suatu malam, kala bak kamar mandi kami bocor (ehm...) kami berencana untuk mencari ember yang agak gede (biasanya ada tutupnya), sebagai tempat air cadangan/sementara agar bisa mandi dan lain-lain.
Saya lupa jam berapa waktu itu, tapi emang sudah larut. Saya pun keluar kluster dan mulai menjelajahi seluruh Graha Raya. Saya tahu, saya nyari ember gede tapi enggak boleh mahal! Makanya saya enggak ke mall... namun saya menuju daerah pasar Bengkok... dan...................... ketemulah saya dengan toko tempat dijualnya ember gede, pake tutup, dan murah... di waktu malam!!

2. Pecel di malam hari!!!
Di malam hari? Mengapa tidak? Saya beberapa kali membeli pecel Bu Jum, di Cendana Loka. Enak banget... Biasanya pagi-pagi. Namun.......... kalau sore dan malem gimane dong?
Tetangga saya beberapa waktu yang lalu berpapasan dengan saya saat pulang kantor. Rupanya beliau hendak pergi beli pecel... di malam hari......!! Dan masih Ada!! Nyam!

3. Toko Bangunan di Pagi Hari....
Saya bukan orang bangunan/teknik. Namun yang saya pahami ialah, jika ada bagian dari rumah saya yang rusak, dan tukangnya udah siap-siap mengerjakan, maka saya harus memastikan agar semua bahan/material sudah siap di pagi hari. Dan tinggal di Graha Raya ini enak.... di pagi hari toko-toko bangunan udah ada yang buka, dan kalau mau yang lebih lengkap bisa ke Depo Bangunan juga yang buka pagi-pagi (sebelom jam 7 juga udah buka). Tinggal lewat Bhayangkara, masuk Alam Sutra ... ketemu deh. Nah... Untuk orang awam seperti saya, semua ini membantu bagi saya untuk menghemat waktu jika misalnya ada material yang lupa dibeli hari sebelumnya.
Saran saya, sebelum belanja di depo bangunan, kunjungi dulu toko2 bangunan di sekitar Graha Raya, ditanggung banyak barang juga yang disediakan... dan harganya wajar.

4. Beli Nanas dan Ikan yang Seger...
Kok nanas dan ikan? Ya, itu dua hal yang sangat saya sukai. Kalau urusan nanas, banyak. Rata-rata pasar tradisional di Graha Raya menyediakan. Kalau ikan? Wah, tiap pagi ada bapak-bapak yang suka keliling bawa motor jualan ikan... masuk ke cluster, ada juga ikan-ikan yang ditanggung masih segar yang bisa ditemui di Pasar Segar. Tinggal milih mo yang mana.... Para pedagangnya pun sangat membantu, apalagi pembeli yang awam kayak saya, yang sudah pasti jarang masuk pasar, hehehe, dituntun dengan mudah,
Pasar-pasarnya sangat teratur, dan tidak susah parkirnya, juga aman.

5. Mau ke Mall Mana?
Mo ke mana? Bintaro? SMS? Mau ke Living World? Mau ke dalam kota? Kalau tinggal di Graha Raya saya merasa cukup bebas menentukan mau ke mana. Karena emang lokasinya cukup strategis. Tidak terlalu ke Serpong, tidak terlalu ke Ciledug, tidak terlalu ke Bintaro... namun banyak cara menuju ke mana saja, tergantung kendaraan, waktu, tujuan dll....

6. Toko deket Rumah?
Ehm.... daerah pertokoan deketan sama rumah? Untuk konsep seperti ini saya berterima kasih ke Developer. Teman-teman saya datang, berkunjung ke rumah, dan mereka terkesan karena walau rumah saya "biasa-biasa" saja namun karena lokasinya deketan dengan pertokoan maka nilainya jadi cukup tinggi. Dan Saya jarang melihat ruko-ruko di Graha Raya sepi kegiatan. Rata-rata cukup aktif. Mungkin karna agan-agan penghuni ruko berjiwa pionir juga. Pernah saya nanya ke marketing... kenapa ruko deket Gretta sepi? Lalu mbaknya bilang ditunggu saja karena setelah akses tol dan kegiatan perekonomian lain meningkat maka semua ngikut... langsung saya teringat jaman masih sekolah dulu, ketika guru-guru saya setengah mati membuat saya paham bahwa perkembangan ekonomi suatu kawasan adalah buah kerja keras dan semangat para pelaku ekonominya. Luar biasa....

Tanpa berpanjang lebar... sekian. Saya harus siap-siap, karena setelah ini saya akan menyelesaikan pekerjaan, dan segera pulang ke rumah tercinta di Graha Raya....
\)b


kalo kata andra & tulang belakang mah..sempurna,,,apalagi pasar bengkoknya,harganya murahhhh..:thumbup,,kalo mau ke mall ke LW aja gan sekalian nonton sirkus tarzan..ngakak
dnsby07 - 16/02/2012 07:42 AM
#111

Quote:
Original Posted By benuabaru
Selamat Siang.
Jumpa lagi dengan saya, dalam sharring tentang Graha Raya. Menanggapi usulan maupun pendapat agan-agan sekalian terhadap posting saya yang terdahulu (tentang jalan raya), yang rata-rata meminta masukan positif, maka saya merasa perlu membagi juga tentang kenapa saya suka di Graha Raya.

Jawabannya untuk pertanyaan ini adalah "banyak." Hari ini, satu dari "banyak" hal positif itu ialah mudahnya nyari barang kebutuhan sehari-hari.

Jadi baiknya topik hari ini adalah: Kemudahan Mencari Barang Kebutuhan Sehari-hari.

Untuk yang satu ini saya bener-bener terkesan. O iya, saya tidak ingin membuat developer Ge-Er, dan saya pun tidak disponsori oleh agan-agan pemilik usaha di Graha Raya, tapiiiii emang bener, gampang banget nyari barang. Begini ceritanya:

1. Dekat pasar tradisional (Pasar Bengkok, dan lain-lain).
Di suatu malam, kala bak kamar mandi kami bocor (ehm...) kami berencana untuk mencari ember yang agak gede (biasanya ada tutupnya), sebagai tempat air cadangan/sementara agar bisa mandi dan lain-lain.
Saya lupa jam berapa waktu itu, tapi emang sudah larut. Saya pun keluar kluster dan mulai menjelajahi seluruh Graha Raya. Saya tahu, saya nyari ember gede tapi enggak boleh mahal! Makanya saya enggak ke mall... namun saya menuju daerah pasar Bengkok... dan...................... ketemulah saya dengan toko tempat dijualnya ember gede, pake tutup, dan murah... di waktu malam!!

2. Pecel di malam hari!!!
Di malam hari? Mengapa tidak? Saya beberapa kali membeli pecel Bu Jum, di Cendana Loka. Enak banget... Biasanya pagi-pagi. Namun.......... kalau sore dan malem gimane dong?
Tetangga saya beberapa waktu yang lalu berpapasan dengan saya saat pulang kantor. Rupanya beliau hendak pergi beli pecel... di malam hari......!! Dan masih Ada!! Nyam!

3. Toko Bangunan di Pagi Hari....
Saya bukan orang bangunan/teknik. Namun yang saya pahami ialah, jika ada bagian dari rumah saya yang rusak, dan tukangnya udah siap-siap mengerjakan, maka saya harus memastikan agar semua bahan/material sudah siap di pagi hari. Dan tinggal di Graha Raya ini enak.... di pagi hari toko-toko bangunan udah ada yang buka, dan kalau mau yang lebih lengkap bisa ke Depo Bangunan juga yang buka pagi-pagi (sebelom jam 7 juga udah buka). Tinggal lewat Bhayangkara, masuk Alam Sutra ... ketemu deh. Nah... Untuk orang awam seperti saya, semua ini membantu bagi saya untuk menghemat waktu jika misalnya ada material yang lupa dibeli hari sebelumnya.
Saran saya, sebelum belanja di depo bangunan, kunjungi dulu toko2 bangunan di sekitar Graha Raya, ditanggung banyak barang juga yang disediakan... dan harganya wajar.

4. Beli Nanas dan Ikan yang Seger...
Kok nanas dan ikan? Ya, itu dua hal yang sangat saya sukai. Kalau urusan nanas, banyak. Rata-rata pasar tradisional di Graha Raya menyediakan. Kalau ikan? Wah, tiap pagi ada bapak-bapak yang suka keliling bawa motor jualan ikan... masuk ke cluster, ada juga ikan-ikan yang ditanggung masih segar yang bisa ditemui di Pasar Segar. Tinggal milih mo yang mana.... Para pedagangnya pun sangat membantu, apalagi pembeli yang awam kayak saya, yang sudah pasti jarang masuk pasar, hehehe, dituntun dengan mudah,
Pasar-pasarnya sangat teratur, dan tidak susah parkirnya, juga aman.

5. Mau ke Mall Mana?
Mo ke mana? Bintaro? SMS? Mau ke Living World? Mau ke dalam kota? Kalau tinggal di Graha Raya saya merasa cukup bebas menentukan mau ke mana. Karena emang lokasinya cukup strategis. Tidak terlalu ke Serpong, tidak terlalu ke Ciledug, tidak terlalu ke Bintaro... namun banyak cara menuju ke mana saja, tergantung kendaraan, waktu, tujuan dll....

6. Toko deket Rumahuat saya paham bahwa perkembangan ekonomi suatu kawasan adalah buah kerja keras dan semangat para pelaku ekonominya. Luar biasa....

Tanpa berpanjang lebar... sekian. Saya harus siap-siap, karena setelah ini saya akan menyelesaikan pekerjaan, dan segera pulang ke rumah tercinta di Graha Raya....
\)b


cendols cendols cendols
kalo ane udah ISO ane kirim cendol gan

mantap abis dah sharingnya
Yb Yb Yb



Quote:
Original Posted By Ibra455hole
dewasa sih ane terakhir 20 rb gan..kalo anak-anak 15 dah kayaknya,,soalnya ane ga pernah bawa bocah kalo renang,ane sama temen-temen aja..ngakak


harganya masih wajar ya gan
kalo seminggu sekali aja baru 80rebu (4x20rb)
cari sehat emang perlu keluar biaya juga yah

kalo minggu pagi ane liat sepanjang bulevar itu rame banget orang pada jalan kaki ama sepedaan

Quote:
Original Posted By Ibra455hole
apalagi pasar bengkoknya,harganya murahhhh.. :thumbup
kalo mau ke mall ke LW aja gan sekalian nonton sirkus tarzan..ngakak


itu Bend Market buka 24 jam yah?
LW itu apaan dan dimana gan?
EvanGel - 16/02/2012 09:08 AM
#112

Quote:
Original Posted By dnsby07
cendols cendols cendols
kalo ane udah ISO ane kirim cendol gan

mantap abis dah sharingnya
Yb Yb Yb





harganya masih wajar ya gan
kalo seminggu sekali aja baru 80rebu (4x20rb)
cari sehat emang perlu keluar biaya juga yah

kalo minggu pagi ane liat sepanjang bulevar itu rame banget orang pada jalan kaki ama sepedaan



itu Bend Market buka 24 jam yah?
LW itu apaan dan dimana gan?


LW = living world gan, di alam sutera depannya flavor bliss

http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=1284129

cmiiw ya \)
dnsby07 - 16/02/2012 11:07 AM
#113

Quote:
Original Posted By EvanGel
LW = living world gan, di alam sutera depannya flavor bliss

http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=1284129

cmiiw ya \)


oiya, ane udah dua kali kesitu emang enak seh tempatnya.
the bliss juga enak seh buat makan keluarga.

tapi kalo tiap hari makan kesitu dompet bisa jebol juga gan capedes
benuabaru - 17/02/2012 07:04 AM
#114

Update pagi ini...

1. Kabut bisa dijadikan tanda masih sejuk dan segarnya suasana Graha Raya di pagi hari.... Di daerah Graha Raya kabut di mana-mana, saat gue jalan pagi2 ke kantor. cocok untuk menyegarkan kepala menyambut hari kerja terakhir di minggu ini, yang biasanya dipenuhi target-target tinggi. \)b Lingkungan rumah emang harus yg begini.

2. Lobang2 di jalan raya mulai ditandai dengan cat putih dan mulai ditambal!!! Ahaaa... moga-moga sehari-dua hari ke depan jalan raya menjadi lebih baik. Salut atas perhatian agan-agan yang bertugas mengurus kondisi jalan... Yb
Ibra455hole - 17/02/2012 08:14 AM
#115

Quote:
Original Posted By dnsby07


oiya, ane udah dua kali kesitu emang enak seh tempatnya.
the bliss juga enak seh buat makan keluarga.

tapi kalo tiap hari makan kesitu dompet bisa jebol juga gan capedes


bener gan kalo tiap hari makan disitu mah,keteteran juga financial..ngakak

untung disekitaran graha raya masih banyak jajanan murah meriah yak...:Peace:
dnsby07 - 17/02/2012 01:34 PM
#116

Quote:
Original Posted By benuabaru
Update pagi ini...

1. Kabut bisa dijadikan tanda masih sejuk dan segarnya suasana Graha Raya di pagi hari.... Di daerah Graha Raya kabut di mana-mana, saat gue jalan pagi2 ke kantor. cocok untuk menyegarkan kepala menyambut hari kerja terakhir di minggu ini, yang biasanya dipenuhi target-target tinggi. \)b Lingkungan rumah emang harus yg begini.

2. Lobang2 di jalan raya mulai ditandai dengan cat putih dan mulai ditambal!!! Ahaaa... moga-moga sehari-dua hari ke depan jalan raya menjadi lebih baik. Salut atas perhatian agan-agan yang bertugas mengurus kondisi jalan... Yb


wedeeeww....
jadi kepingin cepet tinggal di GR

gan, ada info gak itu kemacetan di jalan bayangkara gimana solusinya ya?


Quote:
Original Posted By Ibra455hole
bener gan kalo tiap hari makan disitu mah,keteteran juga financial..ngakak

untung disekitaran graha raya masih banyak jajanan murah meriah yak...:Peace:


iya gan ane pernah minggu pagi makan jajanan bubur cuman enamribu perak enak pula
cendols
dnsby07 - 21/02/2012 11:27 AM
#117

update pics:

Spoiler for fortune1

Komunitas Penghuni GRAHA RAYA

sampe sabtu kemaren fortune masih tanah rata gan
EvanGel - 21/02/2012 11:38 AM
#118

Quote:
Original Posted By dnsby07
update pics:

Spoiler for fortune1

Komunitas Penghuni GRAHA RAYA

sampe sabtu kemaren fortune masih tanah rata gan


mangstabs gan... terima kasih update nya

:thumbup :2thumbup :thumbup :2thumbup

klo menurut jadwal harusnya 10 bulan lagi ane pindah

keuber ga tuh ya kira2?

bingung

mudah2an aja kualitas bangunan nya ga berkurang gara2 nguber setoran
Hima.Glowfon - 21/02/2012 02:16 PM
#119

14 taon tinggal di Graha Raya (rumah ortu). selalu aman dan nyaman. ga pernah banjir. udara segar, lingkungan ramai dan banyak tempat makan

Peace:
LagiRibet - 21/02/2012 02:27 PM
#120

BSD aje gan :2thumbup:2thumbup:2thumbup

#Bintaro Sonoan Dikit D
Page 6 of 25 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 >  Last ›
Home > LOEKELOE > LIFESTYLE > Komunitas Penghuni GRAHA RAYA