BUKU new
Home > CASCISCUS > BUKU new > Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu
Total Views: 87632 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 100 of 105 | ‹ First  < 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 > 

komet795 - 07/09/2012 10:42 AM
#1981

Quote:
Original Posted By 9ijnuhb
Bisa bantu ane ga analisis buku ini dari unsur interistiknya?!
Pm ane gan!
Thnks


siap gan! cekpms
pm sent yooo
komet795 - 07/09/2012 04:40 PM
#1982

Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

Judul Buku : Kala Kali
Penulis : Valiant Budi & Windy Ariestanty
Penerbit : Gagas Media
Tahun Terbit : 2012
Tebal : 332 Halaman
*freebook Leksika*


Buku ini adalah salah satu hasil proyek Gagas Duet. Well, apakah Gagas Duet itu? Saya pikir sih tadinya semacam buku yang ditulis secara estafet. Tapi ternyata bukan. Ini adalah buku dengan 2 penulis berbeda dan 2 cerita berbeda. Aduh, pengen ngomong ke penerbit gini deh rasanya, “Ya kalo gitu ini bukan duet dong??? Medley gituh!” Errr…

Tentang penulisnya, saya hanya sekedar tahu bahwa Valiant dan Windy adalah penulis. Penulis yang seperti apa? Jujur, saya belum tahu. Kala Kali ini adalah buku pertama mereka yang saya baca. Dan yah, jujur (lagi) ekspektasi saya soal kedua penulis ini lumayan tinggi. Tapi, apa yang saya dapat? Saya hanya memberi rate 2/5 . Emmm… apa yah, menurut saya cerita yang ditulis tuh kering banget. Datar. Sorry, but this is what I feel when I’m reading this book.

Mengenai Kala Kali itu sendiri, seperti yang say abaca di blog pribadinya Mbak Windy, adalah sbb :

Quote:
“Kālī yang merupakan salah satu dewi dalam kepercayaan Hindu ini berasal dari Kāla—nama panggilan Shiva, Dewa Kematian. Kāla sendiri juga bisa berarti waktu yang abadi atau gelap. Karena Shiva yang dipanggil Kāla adalah sisi maskulin, maka Kāli—yang merupakan sisi feminin—juga merupakan entitas dari ‘waktu’, ‘sesuatu yang melampaui waktu’, dan ‘kematian.’ Selain itu Kāli juga dianggap sebagai dewi dari perubahan.”


Menjurus dari penjelasan di atas, memang bisa disimpulkan bahwa kedua cerita dalam buku ini beda banget satu sama lain. Cerita pertama, Ramalan Dari desa Emas, menceritakan petualangan seorang gadis kocak ke Desa Sawarna. Niatnya sih mau merayakan ulang tahunnya yang ke-18 sendirian. Siapa sangka di sana ia justru mengalami suatu musibah sampai akhirnya bertemu dengan anak kecil yang jago meramal. Ia diramal akan mati sebelum umurnya mencapai 18 tahun. Weks! Itu artinya kan beberapa hari lagi. Nah, karena ramalan itu, ia akhirnya pergi meninggalkan Desa Sawarna karena ketakutan dan bukannya selamat dari kutukan, malah ramalan it uterus menghantuinya dan akhirnya membawa dia ke suatu petualangan. Hehehe. Agak mirip film Final Destination gitu deh.

Oke, membaca cerita pertama, karya Valiant, saya lumayan terhibur dengan gaya penulisan yang lucu dan berbeda. Saya akui, Valiant pandai berhumor. Sesuatu yang menyedihkan masih bisa digambarkan dengan kegembiraan. Benar-benar orisinil sih. Lho kok ada kata ‘sih’? Lha iya. Soalnya menurut saya konfliknya datar banget. Twistnya oke laaah… dapet kok… dapet! Tapiii… untuk saya, kurang. Mungkin usia setua saya jangan baca buku genre remaja gini kali yah? Hahaha…

Eitsss, yakiiin genre remaja??? Soalnya Windy menulis cerita yang 180 derajat beda sama Valiant loh. Cerita Windy benar-benar kelas tinggi. Banyak permainan kata-kata yang keren, menurut saya. Sayangnya, (lagi-lagi) selera saya gak sebagus itu untuk bisa memahami apa sih yang sebenernya Windy mau bahas. Oke, tentang persahabatan, perselingkuhan, dan tentu saja cinta. But, hey, saya bahkan skimming hampir di setiap halaman saking datarnya. Capek sendiri menunggu klimaks yang gak kunjung muncul. Isinya pelajaraaannn terus... Infoooooo terus… yah, bagus sih kita jadi nambah pengetahuan baru tapi buat saya, hal ini melelahkan…

Secara fisik, gak ada masalah. Font sesuai. Ukuran sesuai. Desain sampulnya juga keren, dan dapet banget kesan misterinya (sesuai sama isi ceritanya ada yang berbau-bau misteri) serta 3 dimensi (menurut saya loh, hehe). Sayangnya, karena 3 dimensi ini, kaver buku malah akan jadi cepet rusak. Buktinya, kaver saya udah sobek tuh. (Ah itu sih elunya aja, Sel, yang careless --__--)

Entah ya mungkin saya yang terlalu bodoh sampai gak bisa menangkap esensi dari buku ini. Yeah, who knows? Yang jelas, saya gak menikmati saja. So, cukup kali yah bintang 2/5? Saya sangat appreciate this book. But, sorry, I cant help myself to enjoy this book.
kh4r1n - 07/09/2012 05:02 PM
#1983

Judul: Fifty Shades Darker

Pengarang: E.L James

Sinopsis:

"Gentar dengan selera seksual tunggal dan rahasia gelap dari pengusaha muda yang tampan dan tersiksa Christian Grey, Anastasia Steele telah memutuskan hubungan mereka untuk memulai karir baru pada sebuah perusahaan penerbitan di Seattle.

Tapi hasratnya pada Christian masih mendominasi setiap ia terjaga, dan ketika Christian mengusulkan suatu pengaturan baru, Anastasia tak dapat menolak. Mereka mengobarkan kembali hasrat sensual mereka yang membara, dan Anastasia belajar lebih banyak tentang masa lalu yang mengerikan dari Fifty Shades-nya.

Sementara Christian bergulat dengan iblis dalam dirinya, Anastasia harus menghadapi rasa marah dan cemburu dari wanita yang datang sebelum dia dan ia membuat keputusan yang paling penting dalam hidupnya.

Erotis, berkilau dan menegangkan, Fifty Shades Darker adalah bagian kedua dari Fifty Shades trilogy."


Dalam buku kedua ini E.L James memberikan lebih dari sekedar kisah cinta. Sangat menarik melihat kompromi yang mereka siapkan agar hubungan mereka berhasil. Tentu ada adegan seksual grafis, tapi buku ini sedikit lebih mendalam, dan dari situ terungkap lebih banyak tentang kepribadian mereka.

Ana harus mengakui pada dirinya sendiri bahwa meskipun ia memiliki batas-batas, ada beberapa hal yang Christian lakukan yang sebenarnya sangat ia nikmati. Christian juga menemukan sisi baru pada dirinya sendiri, ia selalu mendapatkan kepuasan seksual dengan menyakiti wanita tetapi ia tak tahan membayangkan Ana mengalami kesakitan.

Christian akan melakukan apapun untuk menjaga Ana tetap aman karena ia sudah tahu, Ana tak selalu melakukan apa yang dia minta.

Fifty Shades Darker juga menjajaki masa kecil mengerikan dari Christian dan pembaca akan mengerti mengapa ia berperilaku seperti itu. Ana dan Christian terus menjadi karakter yang menarik dalam buku kedua ini. Seolah-olah mereka sepenuhnya percaya dan sangat menginginkan agar hubungan mereka dapat berhasil.

Bagian akhir Fifty Shades Darker sedikit meggantung lagi, E.L James tahu bagaimana membuat pembacanya menginginkan lebih.


Genre: BDSM, Roman, Novel

Code: BDSM, Roman, Male Domination, Bondage

yang ini belum ada terjemahan indonesia nya ya gan?
KRS1 - 07/09/2012 05:05 PM
#1984

Quote:
Original Posted By CSdnadychi
haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa kagets: kagets:

Eh, puh, itu beli di mana? Ane demen banget ceritanya shinta yudisia. Aku penasaran ama ceritanya takudar ama almamuchi \(\(\(

di mana aku bisa dapetin buku ini? eek:

dulu dapetnya di Toga MAs
tapi kalau sekarang agak susah
ya mungkin tokbuk online masih bisa dicari
komet795 - 07/09/2012 05:43 PM
#1985

Quote:
Original Posted By kh4r1n
Judul: Fifty Shades Darker

Pengarang: E.L James

Sinopsis:

"Gentar dengan selera seksual tunggal dan rahasia gelap dari pengusaha muda yang tampan dan tersiksa Christian Grey, Anastasia Steele telah memutuskan hubungan mereka untuk memulai karir baru pada sebuah perusahaan penerbitan di Seattle.

Tapi hasratnya pada Christian masih mendominasi setiap ia terjaga, dan ketika Christian mengusulkan suatu pengaturan baru, Anastasia tak dapat menolak. Mereka mengobarkan kembali hasrat sensual mereka yang membara, dan Anastasia belajar lebih banyak tentang masa lalu yang mengerikan dari Fifty Shades-nya.

Sementara Christian bergulat dengan iblis dalam dirinya, Anastasia harus menghadapi rasa marah dan cemburu dari wanita yang datang sebelum dia dan ia membuat keputusan yang paling penting dalam hidupnya.

Erotis, berkilau dan menegangkan, Fifty Shades Darker adalah bagian kedua dari Fifty Shades trilogy."


Dalam buku kedua ini E.L James memberikan lebih dari sekedar kisah cinta. Sangat menarik melihat kompromi yang mereka siapkan agar hubungan mereka berhasil. Tentu ada adegan seksual grafis, tapi buku ini sedikit lebih mendalam, dan dari situ terungkap lebih banyak tentang kepribadian mereka.

Ana harus mengakui pada dirinya sendiri bahwa meskipun ia memiliki batas-batas, ada beberapa hal yang Christian lakukan yang sebenarnya sangat ia nikmati. Christian juga menemukan sisi baru pada dirinya sendiri, ia selalu mendapatkan kepuasan seksual dengan menyakiti wanita tetapi ia tak tahan membayangkan Ana mengalami kesakitan.

Christian akan melakukan apapun untuk menjaga Ana tetap aman karena ia sudah tahu, Ana tak selalu melakukan apa yang dia minta.

Fifty Shades Darker juga menjajaki masa kecil mengerikan dari Christian dan pembaca akan mengerti mengapa ia berperilaku seperti itu. Ana dan Christian terus menjadi karakter yang menarik dalam buku kedua ini. Seolah-olah mereka sepenuhnya percaya dan sangat menginginkan agar hubungan mereka dapat berhasil.

Bagian akhir Fifty Shades Darker sedikit meggantung lagi, E.L James tahu bagaimana membuat pembacanya menginginkan lebih.


Genre: BDSM, Roman, Novel

Code: BDSM, Roman, Male Domination, Bondage

yang ini belum ada terjemahan indonesia nya ya gan?


wah ini nih... ini nih... yang pas gath di poins square kemarin diomongin sama mbak dewok dkk ... BDSM hammer:
white_brain13 - 07/09/2012 06:40 PM
#1986

Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

Judul Pendidikan Karakter di Sekolah
Penulis
Gede Raka
Yoyo Mulyana
Suprapti Sumarmo Markam
Conny R Semiawan
Said Hamid Hasan
Hana Djumhana Bastaman
Nani Nurachman
Penerbit Elex Media Komputindo
Tanggal terbit Mei 2011
Jumlah Halaman 260

"Kesejahteraan suatu bangsa ditentukan oleh karakter warga negaranya - Soekarno"


Pernah bertanya adakah sesuatu yang salah setelah kemerdekaan bangsa Indonesia, mengapa keadaan

ekonomi dan teknologi dalam keadaan diam dan malah mundur, apa yang menyebabkan anak-anak

kecil lebih mudah melakukan budaya asing daripada budaya sendiri. Hal-hal seperti ini dijawab

oleh buku Pendidikan Karakter di Sekolah.


Buku ini terdiri dari empat bagian. Secara keseluruhan berisi tentang apa yang menjadi

permasalahan tentang ketidakberjalanan peradaban di Indonesia, apa yang menjadi penyebab

kebrobrokan dari teknologi dan mentalitas Indonesia, metode apa yang cocok untuk menjadikan

pendidikan Indonesia menjadi lebih berkarakter, dan apa saja yang dipersiapkan untuk

melaksanakan metode tersebut.

Pada bagian pertama kita dikenalkan dengan penyebab Indonesia mengalami keadaan yang sangat

lambat dalam kemajuan teknologi dan ekonomi atau malah stagnant. Padahal Indonesia lebih dulu

merdeka dari negara-negara di ASEAN dan beberapa negara lain. Penyebabnya adalah pendidikan

sekolah yang tidak berkarakter.


Pada bagian kedua adalah alasan mengapa pendidikan berkarakter ini penting. Mengapa sampai Ki

Hajar Dewantara mendirikan Taman Siswa. Ki Hajar Dewantara dengan Taman Siswanya menganggap

bahwa pendidikan seperti itu salah, pendidikan adalah bagaimana peduli dengan masing-masing

komponen pendidikan, seperti taman. Namun pendidikan sekarang lebih kearah industrialisme yang

artinya hubungan antara orang tua-sekolah-dan murid seperti hubungan mandor-pekerja-mesin.

Siswa hanyalah dianggap sebagai produk yang dipantau hanya dengan tabel-tabel rapor akademik

dan kurikulum yang tidak berarti. Akhirnya didapatkanlah siswa yang bisa kompeten secara ilmu

namun terjun ke dalam pergaulan yang rusak. Hal ini disebabkan pendidikan karakter tidak

disertakan dalam proses pendidikan baik di rumah maupun di sekolah.


Pada bagian ke tiga adalah cara-cara yang digunakan untuk mendukung proses pendidikan

berkarakter. Pendekatan yang digunakan adalah Kokreasi. Pendekatan ini berarti upaya untuk

mencapai keadaan yang lebih baik dengan cara mencipta dan membangun bersama. Hal ini berarti

seluruh komponen pendidik harus berkomitmen untuk menjadikan program pembangunan berkarakter

ini terwujud dengan baik. Dalam perencanaan program pembangunan karakter, kepala sekolah, guru,

orang tua siswa, dan siswa harus mengerti dan ikut menyusun kurikulum pendidikan di sekolah

tersebut agar semuanya ikut bertanggung jawab dan memiliki tujuan program tersebut. Selain itu

nilai-nilai kejujuran, rasa, tanggung jawab, semangat belajar, disiplin diri, kegigihan,

apresiasi terhadap kebinekaan, semangat berkontribusi, dan optimise adalah nilai-nilai yang

harus ada dalam program pembangunan berkarakter tersebut


Pada bagian terakhir adalah saran-saran mengenai apa saja yang dipersiapkan untuk melaksanakan

program pendidikan berkarakter tersebut. Bagaimana membangun mentalitas komponen-komponen

pendidik demi mewujudkan pendidikan berkarakter. Selain saran juga manfaat apabila mengikuti

proses program pendidikan berkarakter yang dinikmati oleh semua komponen pendidikan.


Buku ini menjawab permasalahan tentang mengapa Indonesia mengalami kemunduran dalam daya juang,

koruptor dimana-mana, tidak anarkis, tragedi sara, dan lain-lain. Jawabannya adalah pendidikan

karakter yang tidak disertakan dalam proses pendidikan. Para pemerhati pendidikan yang

tergabung dalam Yayasan Jati Diri Bangsa ini sudah merinci langkah-langkah apa saja yang

dilakukan untuk melaksanakan pendidikan karakter di Indonesia dalam buku ini. Buku yang bisa

dijadikan pedoman pendidikan ini tidak layak untuk dibaca saja namun harus dilakukan. Buku ini

bukan untuk tenaga pendidik saja namun untuk tiap-tiap nyawa bangsa Indonesia. Alasannya adalah

pendidikan bukan hanya untuk orang yang bersekolah, tapi untuk seluruh bangsa Indonesia.
white_brain13 - 07/09/2012 06:42 PM
#1987

Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

Judul Pendidikan Karakter di Sekolah
Penulis
Gede Raka
Yoyo Mulyana
Suprapti Sumarmo Markam
Conny R Semiawan
Said Hamid Hasan
Hana Djumhana Bastaman
Nani Nurachman
Penerbit Elex Media Komputindo
Tanggal terbit Mei 2011
Jumlah Halaman 260

"Kesejahteraan suatu bangsa ditentukan oleh karakter warga negaranya - Soekarno"


Pernah bertanya adakah sesuatu yang salah setelah kemerdekaan bangsa Indonesia, mengapa keadaan

ekonomi dan teknologi dalam keadaan diam dan malah mundur, apa yang menyebabkan anak-anak

kecil lebih mudah melakukan budaya asing daripada budaya sendiri. Hal-hal seperti ini dijawab

oleh buku Pendidikan Karakter di Sekolah.


Buku ini terdiri dari empat bagian. Secara keseluruhan berisi tentang apa yang menjadi

permasalahan tentang ketidakberjalanan peradaban di Indonesia, apa yang menjadi penyebab

kebrobrokan dari teknologi dan mentalitas Indonesia, metode apa yang cocok untuk menjadikan

pendidikan Indonesia menjadi lebih berkarakter, dan apa saja yang dipersiapkan untuk

melaksanakan metode tersebut.

Pada bagian pertama kita dikenalkan dengan penyebab Indonesia mengalami keadaan yang sangat

lambat dalam kemajuan teknologi dan ekonomi atau malah stagnant. Padahal Indonesia lebih dulu

merdeka dari negara-negara di ASEAN dan beberapa negara lain. Penyebabnya adalah pendidikan

sekolah yang tidak berkarakter.


Pada bagian kedua adalah alasan mengapa pendidikan berkarakter ini penting. Mengapa sampai Ki

Hajar Dewantara mendirikan Taman Siswa. Ki Hajar Dewantara dengan Taman Siswanya menganggap

bahwa pendidikan seperti itu salah, pendidikan adalah bagaimana peduli dengan masing-masing

komponen pendidikan, seperti taman. Namun pendidikan sekarang lebih kearah industrialisme yang

artinya hubungan antara orang tua-sekolah-dan murid seperti hubungan mandor-pekerja-mesin.

Siswa hanyalah dianggap sebagai produk yang dipantau hanya dengan tabel-tabel rapor akademik

dan kurikulum yang tidak berarti. Akhirnya didapatkanlah siswa yang bisa kompeten secara ilmu

namun terjun ke dalam pergaulan yang rusak. Hal ini disebabkan pendidikan karakter tidak

disertakan dalam proses pendidikan baik di rumah maupun di sekolah.


Pada bagian ke tiga adalah cara-cara yang digunakan untuk mendukung proses pendidikan

berkarakter. Pendekatan yang digunakan adalah Kokreasi. Pendekatan ini berarti upaya untuk

mencapai keadaan yang lebih baik dengan cara mencipta dan membangun bersama. Hal ini berarti

seluruh komponen pendidik harus berkomitmen untuk menjadikan program pembangunan berkarakter

ini terwujud dengan baik. Dalam perencanaan program pembangunan karakter, kepala sekolah, guru,

orang tua siswa, dan siswa harus mengerti dan ikut menyusun kurikulum pendidikan di sekolah

tersebut agar semuanya ikut bertanggung jawab dan memiliki tujuan program tersebut. Selain itu

nilai-nilai kejujuran, rasa, tanggung jawab, semangat belajar, disiplin diri, kegigihan,

apresiasi terhadap kebinekaan, semangat berkontribusi, dan optimise adalah nilai-nilai yang

harus ada dalam program pembangunan berkarakter tersebut


Pada bagian terakhir adalah saran-saran mengenai apa saja yang dipersiapkan untuk melaksanakan

program pendidikan berkarakter tersebut. Bagaimana membangun mentalitas komponen-komponen

pendidik demi mewujudkan pendidikan berkarakter. Selain saran juga manfaat apabila mengikuti

proses program pendidikan berkarakter yang dinikmati oleh semua komponen pendidikan.


Buku ini menjawab permasalahan tentang mengapa Indonesia mengalami kemunduran dalam daya juang,

koruptor dimana-mana, tidak anarkis, tragedi sara, dan lain-lain. Jawabannya adalah pendidikan

karakter yang tidak disertakan dalam proses pendidikan. Para pemerhati pendidikan yang

tergabung dalam Yayasan Jati Diri Bangsa ini sudah merinci langkah-langkah apa saja yang

dilakukan untuk melaksanakan pendidikan karakter di Indonesia dalam buku ini. Buku yang bisa

dijadikan pedoman pendidikan ini tidak layak untuk dibaca saja namun harus dilakukan. Buku ini

bukan untuk tenaga pendidik saja namun untuk tiap-tiap nyawa bangsa Indonesia. Alasannya adalah

pendidikan bukan hanya untuk orang yang bersekolah, tapi untuk seluruh bangsa Indonesia.
1of1000 - 07/09/2012 09:10 PM
#1988

Quote:
Original Posted By KRS1
eh masih ada lanjutannya ko \)
yang ini: Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu


wah, manteepp banget ini keknya gan, yg sekuel sebelumnya aja udah joss
ga bosen2 ane bacanya
jujur ane salut buat pengarangnya cz imho susah lho membuat novel based on real history :thumbup2
------------------------
btw ada yg tau buku komunikasi yg bagus g ya? bukan komunikasi bisnis, manajemen, dll. tapi yg untuk kalangan umum aja
daninoviandi - 10/09/2012 09:58 AM
#1989
I Hate Monday?
     Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu


I hate Monday, not I love Monday.

Ya, kata-kata I hate Monday sudah sangat akrab dengan telinga kita. Celakanya, kata-kata ini malah semakin menasbihkan bahwa yang namanya Senin itu merupakan hari yang menyebalkan, hari yang sangat tidak dinantikan, bahkan beberapa orang berharap tidak ada hari Senin di dunia ini. Hm, mengapa hari Seninn ini amat dibenci oleh kebanyakan orang? Apakah salah si hari Senin itu, atau memang sesuatu yang ada di hari Senin tersebut yang membuat kita membencinya? Ya, kebanyakan orang menganggap hari Senin itu gangguan setelah enak berlibur di hari Sabtu dan Minggu, dan sumber dari gangguan tersebut yang jelas hanya satu hal, Pekerjaan. Nah, buku ini mengajak kita untuk mencintai hari Senin khususnya, dan mencintai pekerjaan kita pada umumnya.

Buku ini bukan sekedar buku motivasi. Buku ini lebih dari itu. Berbagai pandangan dan penilaian yang salah tentang pekerjaan kita dibahas tuntas di buku ini. Hal yang paling utama yang dibelokkan dari paradigma kita selama ini ialah tentang hakikat pekerjaan itu sendiri. Berulang-ulang ditegaskan di buku ini bahwa tujuan sebenarnya dari pekerjaan kita yaitu untuk melayani orang lain. Bagaimana kalau kita tidak bekerja dengan orang lain? Ah, tampaknya tidak ada pekerjaan yang tujuan utama dan akhirnya untuk memuaskan orang lain, terutama customer. Contohnya: saya, sebagai mantan analis laboratorium dahulu kebanyakan berinteraksi dengan benda-benda mati. Tapi sadarkah kita bahwa akhirnya hasil dari pekerjaan kita tersebut pada akhirnya dipakai sebagai data yang akan digunakan oleh pihak atasan kita yang lebih berwenang sebagai data yang bertujuan untuk memuaskan konsumen? Bayangkan, apabila bekerja secara asal-asalan di laboratorium, apakah nantinya hasil analisa kita yang kacau itu akan memuaskan konsumen? Tentu tidak, hasil yang ngaco justru membuat konsumen ragu dan tidak percaya terhadap produk kita.

Hal lain yang coba dibelokkan oleh penulis tentang paradigma kita yang salah ialah: kita kerja bukan untuk uang! Ya, ujung-ujungnya dari pelayanan yang kita berikan terhadap konsumen ialah kepuasan mereka terhadap kita yang tentunya akan menambah harga diri kita di mata mereka. Jadi bisa terbayangkan dong, pelayanan yang prima akan menghasilkan sesuatu (dalam hal ini uang) yang prima pula. Kalau orientasi kita hanya kepada uang, uang, dan uang, apakah kepuasan orang lain yang kita tuju? Pastinya, target kita hanya sederhana, kerjaan beres, uang mengalir ke kantong kita. Urusan orang lain puas atau tidak, bukan urusan kita. Terlihat kan, betapa egoisnya orang yang kerja semata-mata demi hanya untuk uang.

Pada akhirnya, untuk melayani para konsumen, kita harus mencintai pekerjaan kita, apapun itu. Tuangkan bakat dan keahlian kita terhadap bidang yang kita geluti dengan sepenuh hati. Jadikan pekerjaan kita sebagai sebuah panggilan dari-Nya, sebuah panggilan yang bertujuan untuk kita memahami dan mencintai pekerjaan kita. Jangan jadikan pekerjaan itu hanya sebuah pekerjaan ataupun karir, karena diantara dua hal tersebut, kita masih egois, hanya kepuasan kita sendirilah yang menjadi tujuan kita bekerja.

Buku pembelok paradigma ini disusun begitu cermat. Dengan font yang tidak terlalu kecil, membuat buku ini nyaman untuk dibaca. Kutipan-kutipannya pun sangat membantu memahami untuk apakah sebenarnya kita bekerja. Belum lagi ada pengalaman-pengalaman tentang kehidupan sehari-hari si penulis yang bisa kita jadikan cermin terhadap diri dan sekitar kita. Pada akhirnya, dengan mencintai pekerjaan kita, tidak akan ada lagi yang namanya I hate Monday. I love Monday akan semakin bergema, karena kita sudah menganggap kerja kita sebagai hobi dan suatu hal yang layak untuk kita nikmati. Rubah paradigmamu sekarang, dan jadilah orang yang sukses.


Judul: I Love Monday
Penulis: Arvan Pradiansyah
Penerbit: Kaifa
Terbit: Mei 2012
Tebal: 302 hal.
Rate: 4/5
kh4r1n - 10/09/2012 01:35 PM
#1990

Quote:
Original Posted By komet795
wah ini nih... ini nih... yang pas gath di poins square kemarin diomongin sama mbak dewok dkk ... BDSM hammer:


ente dah tau belom gan yang lounching terbit dengan terjemahan indonesia? ane penasaran neh pengen dapetin , dah ane cari dimana2 belum keluar terbitan indonesia capedes
dansus.06 - 10/09/2012 02:31 PM
#1991

Quote:
Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

JUDUL: Kisah Lainnya: Catatan 2010-2012

PENULIS: Ariel, Uki, Lukman, Reza, David

PENERBIT: Kepustakaan Populer Gramedia (KPG)

EDISI: Softcover

ISBN: 978-979-91-0482-3

HARGA: Rp65.000,-


Quote:
Ahh... begitu melihat buku ini saya menjadi sangat tertarik dengannya. Pertama, karena tampilan kover buku ini yang Indonesia banget, hanya menampilkan warna merah putih dengan warna merah yang lebih dominan. Kedua, karena salah satu penulis buku ini adalah Ariel—salah satu pentolan band Peterpan yang baru-baru ini keluar dari penjara. Dua alasan tersebut sudah cukup mewakili ketertarikan saya pada buku ini. Dominasi warna merah pada kover ini membuat saya menerka-nerka seberani apakah buku ini—karena warna merah selalu identik dengan keberanian. Ditambah salah satu penutur dalam buku ini adalah Ariel, semakin kuat benak saya bertanya-tanya: Apakah Ariel akan menceritakan kisah-kisahnya secara gamblang di buku ini?

Well, sesuai dengan judulnya buku ini memang diawali dengan kisah pada bulan Mei 2010 yang ditulis Ariel. Seperti yang kita ketahui waktu itu adalah saat di mana video asusila Ariel mulai beredar luas di masyarakat. Dari sini Ariel mulai bercerita bagaimana kasus tersebut memengaruhi kehidupan pribadinya dan kelangsungan hidup Peterpan. Selanjutnya Ariel pun bercerita bagaimana kehidupan yang harus dijalaninya saat berada di rutan Bareskrim. Yang menarik bagi saya adalah kisah-kisah yang ditulis Ariel selama dia berada di rutan Bareskrim ini. Seperti teman-temannya selama berada di rutan, kegiatan yang setiap hari dilakukannya, serta bagaimana dia berkontemplasi dalam rutan tersebut. Dari sini saya jadi tahu bahwa Ariel ternyata suka menggambar dan menulis. Sebagian hasil corat-coretnya tersebut dapat kita lihat di buku ini. Yah, di bab pertama ini kita seakan-akan diajak untuk menyelami benak pikiran Ariel.

Mulai bab kedua barulah kita diajak untuk jauh mundur ke belakang. Kita akan diajak menapak tilas bagaimana sebuah band Peterpan bisa terbentuk. Hal itu diceritakan tidak hanya dari sudut pandang Ariel, tapi juga dari sudut pandang personel lain—Uki, Lukman, Reza, dan David. Hal itu membuat kita seperti membaca sebuah biografi singkat Peterpan. Semua kisah tentang di balik pembuatan masing-masing album juga dituangkan di sini. Dan kisah di balik pembuatan album yang paling banyak disorot di sini adalah album Suara Lainnya—yang dijadikan bonus dalam buku ini. Dari kisah itu pula saya jadi ngeh bahwa bonus album tersebut berisi lagu-lagu lama Peterpan yang dibikin instrumental dan diaransemen ulang—soalnya saat melihat track listing pada albumnya saya mengira album tersebut hanya sebuah album kompilasi.

Secara keseluruhan buku setebal 228 halaman ini adalah buku yang ringan dibaca. Gaya bahasa yang digunakan formal, namun tidak kaku. Namun, jika kita berharap akan menemukan sesuatu yang sangat spesial dari buku ini maka bersiap-siaplah untuk sedikit kecewa. Menurut saya buku ini hanya menceritakan keseharian Ariel di dalam rutan dengan berbagai perenungannya yang dipadu dengan kisah perjalanan Peterpan dan masing-masing personelnya. Bagi para fans sejati Peterpan sepertinya buku ini "hanya" layak untuk dikoleksi sebab saya yakin sebagian besar kisah dalam buku ini pasti sudah diketahui oleh mereka. Tapi bagi pembaca yang bukan fans Peterpan, boleh lah buku ini dijadikan bahan untuk tambahan inspirasi dan perenungan. Apalagi buku ini juga memberikan bonus CD album Suara Lainnya yang ternyata sangat enak didengar—terutama sebagai pengantar tidur. Well, setidaknya Anda tidak rugi-rugi amat telah memutuskan membeli buku ini.

RATE: 3/5
komet795 - 10/09/2012 10:45 PM
#1992

Quote:
Original Posted By kh4r1n
ente dah tau belom gan yang lounching terbit dengan terjemahan indonesia? ane penasaran neh pengen dapetin , dah ane cari dimana2 belum keluar terbitan indonesia capedes


Quote:
Original Posted By dansus.06


belom tau juga gan D
saya juga baru mau baca ebooknya D
aztecclan - 11/09/2012 10:31 AM
#1993
SRC 2012 bulan September
Quote:
Judul Buku : Animorphs #2 : Aksi Penyelamatan
Pengarang : K.A.Applegate
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 1998, cetakan pertama
Tebal buku : 163 hal + 10 hal bonus


Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

Quote:
Terbang menukik dari ketinggian satu kilometer sudah membuatku gelisah. Dan sekarang kami meluncur dari tempat yang jauh lebih rendah, dan mengarah tepat ke pohon-pohon. Aku bukan cuma gelisah, tapi benar-benar panik. Dengan mata elangku yang tajam, batang-batang pohon di bawah tampak jelas. Jangankan batang pohon, semut yang merayap di kulit pohon pun kelihatan. Pohon-pohon itu seolah berada tepat di depan mataku (Rachel-Animorphs #2 hal.13)


Lima remaja berjuang melawan alien-alien bernama kaum Yeerk yang bermaksud menguasai bumi dan seisinya. Mereka yang menamakan dirinya Animorphs itu adalah Rachel, Tobias, Jake, Marco, dan Cassie. Keistimewaan yang mereka miliki adalah kemampuan untuk berubah bentuk menjadi hewan apapun yang ada di bumi (animal morph). Kemampuan itu didapatkan dari kaum Andalite, bangsa alien lain yang bertugas menumpas kaum Yeerk di jagad raya. Di buku ke-2 ini, misi Animorphs adalah memata-matai Mr. Chapman yang merupakan kaki tangan Visser Three, pemimpin kaum Yeerk di Bumi. Mr. Chapman sendiri sebelum dikuasai oleh kaum Yeerk adalah guru matematika mereka. Melissa, anak Mr Chapman yang dulu adalah sahabat dekat Rachel, digunakan sebagai sarana untuk mendekati Mr. Chapman. Dengan berubah menjadi Fluffy Mc Kitty, kucing kesayangan Melissa, Rachel dan anggota Animorphs lain pun berhasil masuk serta mendapatkan informasi penting mengenai cara untuk melawan kaum Yeerk.

K.A. Applegate memang tidak tanggung-tanggung dalam menulis novel seri bertema petualangan ini. Selain memang dirinya pecinta hewan, ia juga melakukan riset khusus mengenai dunia hewan dan segala perilakunya. Ia paham betul bagaimana karakter suatu hewan dan ia mampu menuangkannya dalam tulisan agar bisa dipahami dari pemikiran manusia. Apalagi sudut pandang yang digunakan adalah orang pertama pelaku utama. Tidak heran pembaca buku ini seolah bisa benar-benar merasa "menjadi hewan".

Quote:

Aku melesat. Satu meter tegak lurus ke atas, padahal sebagai kucing tinggi badanku cuma tiga puluh senti. Untuk ukuran manusia, itu sama saja dengan melompat ke atas gedung berlantai dua. Dan itu belum apa-apa. Aku lompat cuma karena ingin lompat. Aku ingin mendarat pada balok kayu selebar lima senti, dan tentu saja tidak ada masalah.
Dibandingkan kucing, pesenam terbaik yang pernah ada pun tetap berkesan serba kikuk dan canggung.
(Rachel-Animorphs #2 hal.81)


Di buku ini, kita akan menjadi Rachel yang pada kisah tertentu akan berubah menjadi elang yang bebas, cecurut yang selalu merasa takut, dan kucing yang sangat percaya diri. Uniknya, di buku Animorphs seri lainnya kita tidak lagi berada di posisi Rachel namun dari sisi Tobias, Jake, Marco, maupun Cassie. Dengan cara itu, pembaca yang telah menamatkan seri ini dapat memahami karakter tiap anggota Animorphs secara mendalam.

Bila beberapa tokoh-tokoh dalam seri Harry Potter terinspirasi dari The Lord of The Rings, maka dalam Animorphs hampir setali tiga uang. Nama-nama bangsa alien seperti Yeerk, Andalite, dan lainnya yang memang terdengar asing, sesungguhnya juga terinspirasi dari The Lord of The Rings. Beberapa nama yang ada di kisah legendaris itu dimodifikasi hingga terciptalah nama-nama "aneh" dalam seri Animorphs ini. Tentu saja nama-nama tersebut menambah daftar panjang nama-nama makhluk aneh di antara buku-buku cerita zaman sekarang p .

Cover depan buku edisi pertama ini memperlihatkan Rachel yang berubah perlahan menjadi kucing. Namun untuk versi baru (belum tahu di Indonesia ada atau tidak), ilustrasinya jadi agak lebih futuristik. Satu hal yang menarik, di pojok kanan bawah di setiap halaman kanan juga terdapat gambar kecil. Gambar tersebut berbeda-beda, mulai dari gambar Rachel dalam wujud manusia, dan perlahan-lahan seiring bertambahnya jumlah halaman, gambar Rachel pun menjelma menjadi kucing. Ini cukup menarik terutama bila kita buka halamannya dengan cepat, seperti melihat animasi dalam bentuk 2 Dimensi. D

Bagi orang yang sudah bosan dengan kisah-kisah petualangan, apalagi bergaya superhero ala barat (yang baik mengalahkan yang jahat, bla bla bla dan sebagainya yang cukup klise), mungkin tidak akan terlalu suka dengan novel ini. Namun bagi pecinta hewan, novel ini patut dicoba. Lebih menarik lagi bila terus mengikuti serinya yang sampai puluhan itu hingga tamat \).

Rate : 4/5 Yb
chawpituta - 11/09/2012 01:00 PM
#1994

Quote:
Original Posted By kh4r1n
Judul: Fifty Shades Darker

yang ini belum ada terjemahan indonesia nya ya gan?


Quote:
Original Posted By komet795
wah ini nih... ini nih... yang pas gath di poins square kemarin diomongin sama mbak dewok dkk ... BDSM hammer:


Quote:
Original Posted By kh4r1n
ente dah tau belom gan yang lounching terbit dengan terjemahan indonesia? ane penasaran neh pengen dapetin , dah ane cari dimana2 belum keluar terbitan indonesia capedes


haha oh wow dari fanfiksinya twilight bisa jadi novel.ngakak
kalo yg mau baca repieunya bisa dibaca di sini
http://www.goodreads.com/review/show/341907930
kalo ini yg review of grey
http://www.goodreads.com/review/show/340987215
yg ini review of freed
http://www.goodreads.com/review/show/347430024
hehe ngacir:
Spoiler for jgn dibuka!!!
ini masalah selera, dan gw sendiri belum&ga mau baca nih buku, imho that book is bad, and you should feel bad just because want to read it. if you already read and like it. then kill yourself faggot
eclips3 - 11/09/2012 01:23 PM
#1995

Quote:
Original Posted By chawpituta
haha oh wow dari fanfiksinya twilight bisa jadi novel.ngakak
kalo yg mau baca repieunya bisa dibaca di sini
http://www.goodreads.com/review/show/341907930
kalo ini yg review of grey
http://www.goodreads.com/review/show/340987215
yg ini review of freed
http://www.goodreads.com/review/show/347430024
hehe ngacir:
Spoiler for jgn dibuka!!!
ini masalah selera, dan gw sendiri belum&ga mau baca nih buku, imho that book is bad, and you should feel bad just because want to read it. if you already read and like it. then kill yourself faggot


wow.. itu yg dispoiler ampe segitunya eek: D

malah jadi penasaran pengen baca, setelah itu saya baru bisa komen deh D
dewok - 11/09/2012 03:08 PM
#1996

Quote:
Original Posted By komet795
wah ini nih... ini nih... yang pas gath di poins square kemarin diomongin sama mbak dewok dkk ... BDSM hammer:


hiiyaaa kita kan cuma nyebut BSDM 1x, dirimu yg minta penjelasan panjang lebar.
eh dewok dkk. itu termasuk selvi loh ya
ngakak
kh4r1n - 11/09/2012 05:49 PM
#1997

Quote:
Original Posted By chawpituta
haha oh wow dari fanfiksinya twilight bisa jadi novel.ngakak
kalo yg mau baca repieunya bisa dibaca di sini
http://www.goodreads.com/review/show/341907930
kalo ini yg review of grey
http://www.goodreads.com/review/show/340987215
yg ini review of freed
http://www.goodreads.com/review/show/347430024
hehe ngacir:


ane dah baca di e book nya baru bab 6 gan,, n ane gak bisa berenti bacanya n akibaatnya kerjaan ane gak kelar2 capedescapedes.
dari margo n sekarang di bsd ane mao nyari neh buku yg terjemahan... maklum otak gak mampu basa inggris iloveindonesiasiloveindonesias
komet795 - 11/09/2012 06:28 PM
#1998

Quote:
Original Posted By dewok
hiiyaaa kita kan cuma nyebut BSDM 1x, dirimu yg minta penjelasan panjang lebar.
eh dewok dkk. itu termasuk selvi loh ya
ngakak


ngakak wah wah wah pembelaan nih
beneran kan aku mbahas karena aku gatau hammer:
daninoviandi - 12/09/2012 03:08 PM
#1999
Endingnya WOW
     Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

Seorang Spanyol bernama Santiago, seorang penggembala domba yang suka membaca buku. Kebebasan yang ia cari di dalam kehidupan ini. Tekad ayahnya untuk menjadikannya seorang pastor ditampiknya secara halus, ia ingin hidup bebas, menjadi gembala. Siklus tahunan penggembala domba selalu berulang pada dirinya, ia berjalan kemana dombanya melangkah, melangkah untuk mencari makanan dan air. Namun ia yakin, siklus tahunan ini akan berulang tahun ini, dan dia akan menemui lagi wanita pujaan hatinya di tempat ia biasa menjual bulu-bulu dombanya.

Semuanya berubah, akibat pertemuan dengan seorang gipsi peramal dan seorang raja tua, mulailah Santiago bertualang ke dunia Afrika. Seluruh hartanya ia jual, dombanya ia serahkan ke tangan gembala lain yang bersedia membelinya, karena ia akan lebih mencari jati dirinya seperti yang telah si peramal katakan: ada harta karun menanti Santiago di Mesir, di sekitar piramid-piramid yang berada disana. Dimana letak pastinya piramid tersebut tentunya Santiago tidak tahu. Tetapi seorang raja tua yang tak sengaja ditemuinya memberitahu tentang pertanda-pertanda alam, bagaimana pertanda alam itu akan secara otomatis membawa Santiago ke tujuan utamanya.

Malang menimpa Santiago ketika sampai di benua Afrika. Hartanya raib gara-gara ia tertipu orang. Alhasil, Santiago harus mencari pekerjaan untuk menyambung hidupnya, dan yang paling penting, untuk kembali ke Spanyol. Perjalanan berlanjut, Santiago bekerja di sebuah toko kristal. Masih tentang pertanda-pertanda itulah yang membuatnya sukses menjadi anak buah si pemilik toko. Namun hidup harus tetap berjalan. Santiago yang hartanya sebenarnya telah cukup untuk kembali ke Spanyol dan membeli kembali domba-dombanya akhirnya memutuskan untuk melanjutkan perjalanan mencari piramid-piramid tempat harta karun berada. Santiago bertemu dengan pemimpin karavan, seorang Inggris yang berprofesi sebagai alkemis, seorang Fatima yang dia yakin adalah cinta sejatinya dan akhirnya bertemu sesorang yang dicari si orang Inggris: Si Alkemis yang sebenarnya. Dengan si Alkemis inilah akhirnya Santiago berkelana melewati padang pasir guna mencapai piramid-piramid tujuannya. Sampai akhirnya Santiago menemukan harta yang ia cari.

***

Well, ini buku pertama Paulo Coelho yang saya baca. Ada sih di rumah The Zahir, tapi masih ragu bacanya, takutnya ini buku BN. Baca The alchemist ini aja diberaniin, bukunya gak terlalu tebal soalnya. Buku ini banyak yang bilang sangat inspiratif, indah, banyak kutipan-kutipan yang indah.

Hm, sampai saat ini belum dapat kesan mengapa dikatakan ini sangat inspiratif. Mungkin gara-gara pencarian jatidirinya si Santiago ini kali ya. Tapi emang sih, kutipan-kutipan dari bukuu ini sangat indah. Contohnya ada di halaman 23 dan 200:

[INDENT]Orang tampaknya selalu merasa lebih tahu, bagaimana orang lain seharusnya menjalani hidup, tapi mereka tidak tahu bagaimana seharusnya menjalani hidup sendiri.

Apa yang terjadi satu kali tidak bakal terjadi lagi. Tapi apa yang terjadi dua kali, pasti akan terjadi untuk ketiga kali.

Baca buku ini juga bikin surprise, bagaimana Coelho bisa membahas dunia muslim juga disini. Sebenarnya saya tidak bakal mengira tentang Islam bakal disebut-sebut, tapi itulah yang terjadi. Mungkin gara-gara kejadian ini mengambil setting di Mesir kali ya. Oya, satu lagi kesan saya tentang buku ini. Sebaiknya untuk pembaca, dilihat dulu tahun dibuatnya buku ini. Entah mengapa, saya menganggap buku ini buku yang sangat klasik, padahal terbitnya tahun 1980-an, tidak terlalu klasik lah. Tapi juga, disini tidak dijelaskan pada zaman apa Santiago hidup, sebab tak ada kesan bangunan-bangunan modern dalam kehidupannya. Jadi cukup aneh juga tentang perjalanan dengan karavan melintasi padang pasir, apakah tidak ada sarana lainnya? Atau apakah saya yang kurang literatur? Ya, setidaknya buku ini mengajarkan manusia untuk terus berusaha dan menangkap tanda-tanda dari alam, apapun itu.

Satu hal terakhir yang patut dicermati ialah ending buku ini. Layak deh ending buku ini disebut WOW. Bayangkan saja, takdir yang terjadi kepada Santiago sungguh sangat indah, walaupun sebenarnya saya sempat mengira bahwa harta itu tidak benar-benar ada, pendapat awal saya harta itu terletak pada kehidupan Santiago itu sendiri, tetapi ternyata saya salah, harta itu benar-benar ada. Oh ya, tentang si alkemis yang mengubah timah menjadi emas, itu mungkin salah satu bagian fiksi yang benar-benar wajib dipahami, jangan sampai setelah membaca buku ini, iseng-iseng kita ikut-ikutan percobaan mengubah timah menjadi emas. Overall, buku ini kurang begitu istimewa bagi saya, cukup bintang 3 saja. Dan saya semakin ragu untuk membaca The Zahir.


Judul: The Alchemist
Penulis: Paulo Coelho
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: Nov. 2005
Tebal: 216 hal.
Rate: 3/5[/INDENT]
daninoviandi - 12/09/2012 03:09 PM
#2000
Dimana Tempat Orang Jujur?
     Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

Sebuah novel detektif yang baik tidak akan secara mudah menampilkan siapa si pelaku kejahatan sebenarnya sehingga mudah tertebak oleh pembaca.

Peristiwa pembunuhan kali ini berlatar belakang perselingkuhan, bisnis, dan akibat kegenitan wanita. Dahlia, si korban kejahatan, yang (nampaknya) menjadi cover dari buku ini (walaupun Dahlia ini sama sekali tidak diceritakan ketika ia hidup) merupakan wanita bersuami yang terjebak cinta lokasi dengan atasannya. Tidak sepenuhnya cinta lokasi sebenarnya, karena hampir semua orang tahu, wanita seperti apa Dahlia ini. Suaminya yang sekarang pun, Januar Sigit, menikahinya dengan mengorbankan keluarga kecilnya yang sebenarnya bisa bahagia apabila tidak ada Dahlia. Januar seolah terkena karma, Dahlia kini bergerilya lagi mencari pria lain, dan kali ini dalam diri Kamaludin, atasannya, yang telah mempunyai seorang istri.

Pembunuhan terhadap Dahlia terjadi di kantornya ketika seluruh karyawan di gedung kantor tersebut telah pulang, ya, pembunuhan ini terjadi di kala Dahlia sedang lembur. Kamaludin, yang terakhir bersama Dahlia; Ela Sigit, mantan istri Januar yang berkantor di gedung yang sama, yang kebetulan bekerja lembur juga di hari kejadian; Lisa Kamaludin, istri kamaludin yang kedapatan berangkat sendirian ke kantor untuk menemui Dahlia setelah suaminya pulang; dan Kohar, penjaga gedung yang sedang bersih-bersih kantor gedung ketika hari kejadian, diperiksa oleh kapten polisi Kosasih dan Gozali akibat peristiwa ini. Selain mereka, orang-orang yang berkaitan pun diperiksa gara-gara kehebohan ini. Ternyata, dibalik peristiwa pembunuhan ini, motif-motif para atersangka yang diperiksa oleh Kosasih-Gozali ini saling berkaitan, menyambung satu sama lain.

Belum selesai pengungkapan peristiwa pembunuhan Dahlia, kakak tiri dari Lisa Kamaludin yaitu Samsul Bakhtiar, ditemukan tewas di rumahnya. Akibat peristiwa ini, duet Kosasih-Gozali lebih mudah melacak kaitan antara dua peristiwa ini, dan pembunuh yang ternyata merupakan seorang yang sama sekali tidak pernah bisa diduga. Seorang yang tadinya menjadi orang kepercayaan, namun berbalik mengkhianati akibat mulai merasa semua peristiwa harus bisa diselesaikan sendiri, tanpa bantuan Tuhan.


Pembunuhan di buku ini sangat cepat terjadi. Di awal-awal buku kita diperkenalkan dengan tokoh-tokoh yang menjadi lakon dalam buku ini. Sampai akhirnya pembunuhan berlangsung, bayangan-bayangan gelap masih berseliweran di benak saya, karena bukti-bukti dan motif-motif yang ditunjukkan masih terlalu sedikit dan terlalu luas cakupannya. Pembunuhan disini dilatarbelakangi oleh peristiwa yang lazim terjadi di era modern ini, perselingkuhan dan perasaan nyaman antara dua orang kekasih yang sebenarnya sudah memiliki pasangan sah di rumah masing-masing. Semua mulai terkuak ketika banyaknya bukti dan motif yang mulai terungkap dan mengerucut. Namun tetap saja pelaku pembunuhan disini masih sulit untuk diraba, sampai akhirnya terjadi pembunuhan kedua, dan Gozali merekontruksi kejadian dengan melibatkan seluruh tersangka pun, pelaku masih sulit tertebak. Kelihaian penulis dalam berteka-teki patut dipuji, karena siapa yang menyangka bawa trik yang dipakai Gozali bisa berdampak signifikan terhadap tersangka.

Di buku ini pun, sedikit banyak diceritakan latar belakang Gozali sebagai eks pencuri. Bagaimana keluarganya, jalan hidupnya, hingga mengapa akhirnya ia bisa berteman akrab dengan kapten polisi Kosasih. Yang lebih seru, trik-trik ketika Gozali mencuri pun ia gunakan dalam mengungkap si pembunuh yang sebenarnya.

Pada akhirnya, satu pelajaran besar yang menjadi tanda tanya kita semua. Apakah memang orang yang jujur sudah tidak akan bisa eksis lagi di dunia modern seperti ini. Pertanyaan ini ditulis oleh S. Mara Gd pada tahun 1985 (tahun terbit awal buku ini), 27 tahun berselang, kejujuran ini masih menjadi hal yang layak diperdebatkan. Apakah di sekitar tempat kerja anda masih banyak orang-orang jujur yang eksis dan mampu sukses dalam karir dan usahanya? Terakhir, saya beri buku ini 4 bintang. Sebenarnya layak menjadi bintang 5, namun pada bab-bab akhir ada satu hal yang mengganjal, ketika salah seorang tersangka berbincang dengan Kosasih. Perbincangan ini pada akhirnya tidak dibahas, dan tidak diketahui pula siapa orang tersebut. Menggantung.


Judul: Misteri Gugurnya Sekuntum Dahlia
Penulis: S. Mara Gd
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 1985
Tebal: 305 hal.
Rate: 4/5
Page 100 of 105 | ‹ First  < 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 > 
Home > CASCISCUS > BUKU new > Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu