BUKU new
Home > CASCISCUS > BUKU new > Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu
Total Views: 87632 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 61 of 105 | ‹ First  < 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 >  Last ›

rachifu - 20/01/2012 03:16 PM
#1201

Winter In Tokyo - Ilana Tan

SRC-2012
Bulan: Januari

Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu


Mukadimah
Sebenarnya aku milih novel ini sedikit terpaksa, karena koleksi bukuku jarang yang berawalan "W". Setelah mengintip list peserta SRC lain, ternyata cukup banyak yang memilih novel "Winter In Tokyo". Ya udah, akhirnya aku ikut-ikutan. hehe.. Dan sepertinya aku salah pilih nohope:

Novel ini bertema romance. Tentang kehidupan Ishida Keiko dan Nishimura Kazuto di kota tokyo. Mereka berdua tinggal di apartemen yang sama, dengan kamar yang bersebelahan. Karena kamar mereka bersebelahan, muncul benih-benih cinta diantara mereka. Cerita percintaan mereka semakin rumit dengan kehadiran Kitano Akira yang ternyata cinta pertama keiko. Siapakah pria yang dipilih keiko? Kazuto atau Akira?


Setting
Settingnya di Kota Tokyo pada saat musim dingin. Aku sebagai penggila jejepangan tentu saja suka. Suasana kota tokyo digambarkan secara apik. Kita seperti ikut merasakan dinginnya tokyo, ramainya perempatan jalan shibuya, dsb.


Tokoh
Penggambaran tokohnya bagus, membuatku terkesan. Penamaan tokoh memakai nama jepang, jadi enak dibaca.. hehe.. Emosi tokoh-tokohnya terasa jelas. Jelas sekali ketika Keiko sedih, marah, jengkel, takut.. Penggambarannya bagus sekali.


Jalan Cerita
aku sama sekali ga suka jalan ceritanya! Dari chapter pertama udah tercium bau "romance yang biasa banget". kayak sinetron. Gampang banget ditebak. Ga ada kejutan, kecuali pas ending. Sering aku menebak jalan cerita dan ternyata benar. Sering aku berkata, "Tuh kan. Udah kuduga, ceritanya pasti gini. Gampang banget sih ketebak. Ga seru"


Gaya Bahasa
Gaya bahasanya baku, sedikit formal. Membuat novel ini lebih dewasa, ga terkesan seperti novel remaja yang pakai bahasa gaul. Percakapannya menarik. Aku sering menebak percakapan itu dalam bahasa jepang. Misal Keiko bertanya, "Kau tidak apa-apa?" Aku sering menerjemahkannya ke bahasa jepang, "Daijoubu?" D Menarik.. \)


Ending
Nah, kalau endingnya aku suka. Sukses bikin aku terkejut. Bener bener ga terduga. Fakta yang ditampilkan dari awal sampai akhir, dibelokkan secara mendadak. Bikin kaget. TOP!! D


Kesimpulan
Novel ini jelek. Ceritanya murahan, gampang ketebak. Aku lebih menikmati setting dan tokohnya daripada jalan cerita itu sendiri.


RATING : 4.5/10
namakuhiroko - 21/01/2012 11:59 AM
#1202
The White Castle
Quote:
SRC 2012
Bulan : Januari
Buku ini selesai dibaca tanggal 20 Januari 2012 dan direview esoknya pada tanggal 21 Januari 2012


Judul : The White Castle
Pengarang : Orhan Pamuk
Penerbit : Serambi
Tahun Terbit : 2007
Jenis : Fiksi, novel


Spoiler for sampul depan
Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu


Awalnya saya tertarik dengan novel ini karena pada sampulnya, pengarangnya dilabeli, "PERAIH NOBEL SASTRA 2006". Saya memutuskan untuk membaca buku tersebut dengan sedikit melihat review di sampul belakangnya. Saya melihat tulisan, ...Turki...abad ke-17...saya langsung membayangkan sebuah novel perang dengan sudut pandang yg mengagungkan kemegahan Turki Ottoman. Namun ternyata saya salah.

Cerita justru bermula mengenai seorang Kristen dari Venesia yang menjadi tawanan perang Kekaisaran Turki. Beruntung bagi dia yang menguasai kedokteran, pejabat setempat memanfaatkan tenaganya dan dia pun sedikit terhindar dari kerja kasar tahanan perang. Hingga suatu hari dia bertemu dengan "kembarannya."

Anda mungkin berpikir bahwa "kembaran" itu adalah saudara kandung yang terpisah setelah proses kelahiran. Atau lebih ekstrem lagi. "kembaran" itu hanya alter ego, si orang Kristen hanya mengalami schizophrenia. Mungkin juga ala sinetron Indonesia, bayi kembar yg terpisah kemudian kedua nasibnya berbeda? Bukan, ini bukan kisah pasaran semacam itu. Lalu apa dia makhluk apa dong?

"Kembarannya" itu seorang Muslim yang tentu saja dengan segera menjadi simbol konflik. Serangkaian kejadian, termasuk godaan untuk "berpindah keyakinan" demi kemudahan hidup menjadi suguhan menarik, menyelami bagaimana rasanya menjadi minoritas(sebagai budak lagi).Tapi jangan membayangkan sebuah cerita mengenai pribadi seorang Kristen yg disiksa karena mempertahankan keyakinannya atau kisah-kisah mantan agama ini berpaling menjadi agama itu, percayalah, ini bukan buku propaganda murahan tentang kisah orang pindah agama.

Ah bosen kali. Terus apa serunya dong baca novel ini? Tanpa ada konflik fisik? Perang? No..no... anda akan menyelami bagaimana menjadi orang figuran di tengah hingar bingar konflik Turki vs Eropa, Konflik Islam-Kristen, atau konflik timur-barat. Perseteruan Islam vs Kristen tidak hanya berskala perang antar negara bukan?


Rating 3/5

Ratingnya cuma segitu? D It just my opinion, soalnya saya lebih menyukai novel yg lebih banyak mencatut "tokoh besar" sejarah, "peristiwa besar" dan memadukannya dengan alur cerita daripada sekedar membaca cerita pengalaman psikologi seseorang dalam menghadapi suatu permasalahan. D Tapi buat anda yg suka menyelami perasaan gado-gado, campuran rasa kangen kampung halaman, kebanggan sebagai minoritas, gairah akan mengajar ilmu pengetahuan, sekaligus, novel ini patut anda baca.
CSdnadychi - 21/01/2012 12:15 PM
#1203

Quote:

SRC 2012
Bulan: Januari


Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

Judul: The Windflower
Pengarang: Sharon and Tom Curtis
Penerbit: Gagas Media

Sinopsis:
Merry Wilding mendambakan petualangan… namun yang dia dapat malah penculikan dan dikirim ke kapal yang paling ditakuti di lautan.

Merry tak punya pilihan lain kecuali tunduk pada perintah pemilik kapal, sang bajak laut misterius berambut keemasan. Dan meskipun kata-kata setajam duri sering meluncur keluar dari sana, bibir itu juga mengenalkan gadis itu pada ciuman memabukkan yang tak akan pernah dia lupakan. Laki-laki itu tampak begitu berbahaya, sekaligus membuatnya hampir tak bisa bernapas karena dikuasai gairah.

Devon Crandall hanya bermaksud untuk merayu tawanannya itu sedikit dan mengorek informasi darinya. Tapi dia tak pernah menduga sepasang mata biru milik perempuan itu bisa membuatnya kehilangan kendali atas dirinya. Kepolosan Merry malah membuat Devon semakin menginginkannya.

Sang bajak laut dan tawanannya saling membujuk, saling menggoda… siapa akhirnya yang jadi pemenangnya?

Tanggapan:
Awalnya, dari judul dan sinopsisnya, novel ini berkisah tentang percintaan dua makhluk lain jenis. Dan..., tebakan saya memang benar. o, isinya tentang hubungan kedua insan itu malu:.

Sebetulnya, aku ragu untuk beli buku ini. Kenapa? Sebab selain tebal dan harganya yang di atas 50 ribu, aku juga sangsi, bakal tahan atau enggak baca novel cinta setebal ini. Yang kutakutkan adalah, aku bosan dengan ceritanya dan tidak tertarik lagi untuk menyelesaikannya. Namun ternyata apa yang kutakutkan sama sekali tidak terjadi D.

Novel yang bisa masuk kategori Harlequin ini, cukup menarik untuk dibaca. Sekalipun endingnya sudah ketebak tetapi jalan ceritanya lebih menarik untuk terus diikuti. Saya rasa, kedua penulis berhasil membuat saya terus merasa penasaran dengan kejadian berikutnya dan hal ini membuat saya kurang tidur selama dua hari karena lebih mementingkan baca novel daripada istirahat ngakaks sekaligus hammer:.

Setting cerita mengambil sekitar era 1800 atau 1900 an. Tokoh-tokoh dalam cerita ini berkutat pada dua orang yaitu, Devon dan Merry, si bajak laut dan tawanannya. Sekalipun, fokus cerita pada kedua orang itu, cerita sama sekali tidak membosankan. D Kalau boleh aku mengomentari, mereka berdua adalah pasangan konyol yang membuatku ingin tertawa karena pertengkaran dan perdebatan mereka ngakaks. Devon, Pria yang dingin, tenang, dan kalem [itupun kalau bisa disebut kalem tapi kurasa dia lebih mengarah ke licik dan berhati-hati ngakaks]. Dengan Merry, gadis berusia belasan tahun, polos, pemberani, bertindak tanpa pikir panjang, dan... 'selalu' jadi kalah-kalahan Devon dalam hal bersilat lidah [kalau ingat gimana Merry berusaha menang berdebat dari Devon, itu benar-benar lucu dan menggelikan ngakaks].

Selain Devon, Merry yang diculik, harus berdaptasi dengan lingkungannya yang baru, sebuah kapal di tengah lautan dengan banyak awak kapal di sana. Merry, si gadis yang keras kepala, mendapatkan simpati dari seluruh penghuni kapal di sana dan diterima sebagai kawan yang baik bagi mereka. Di kapal itu juga, ada Morgan, sang pemilik kapal, yang rupanya kakak tiri Devon, dan Cat, seorang pemuda yang sebaya dengannya, yang menjadi kawan baiknya selama di kapal Joke.

Berbagai keadaan dilewati Merry sampai akhirnya Devon terpaksa harus membawanya sampai ke rumahnya [di sini dengan kejengkelan setengah mati Devon membawa Merry ngakaks], dan di sana... kejadian yang tak terduga terjadi lagi. D

ck...ck...ck... Miss Wilding yang malang ngakaks

Cerita yang disampaikan oleh penulis juga sangat enak untuk dibaca. Alurnya memang lambat tetapi mengena. Cara penyampaiannya lembut [dalam pengertian kata-kata yang dipakai di sini, kata-kata yang halus malu:]. Namun, ada satu hal yang agak nggak kusukai D. Apalagi kalau ada beberapa penggambaran mengenai adegan... shutup:, yang disampaikan secara blak-blakan tapi sedikit disamarkan. hammer:. Tapi namanya juga novel dewasa yang... hammer:, tapi itu hanya sedikit, selebihnya ceritanya agak romantis sekaligus konyol ngakaks.

Rate: 4 / 5 D


InRealLife - 21/01/2012 03:39 PM
#1204

Quote:
Original Posted By namakuhiroko
[CENTER]Judul : The White Castle

Rating 3/5


Ratingnya cuma segitu? D It just my opinion


Ketinggian. Saya ngerating White Castle 2/5...

Sementara karya Orhan Pamuk lain seperti Namaku Merah Kirmizi dan Salju buat saya 4/5.

Orhan Pamuk emang suka bereksperimen dengan cara bercerita. White Castle eksperimen gagal menurut saya.
namakuhiroko - 21/01/2012 08:29 PM
#1205

Quote:
Original Posted By InRealLife
Ketinggian. Saya ngerating White Castle 2/5...

Sementara karya Orhan Pamuk lain seperti Namaku Merah Kirmizi dan Salju buat saya 4/5.

Orhan Pamuk emang suka bereksperimen dengan cara bercerita. White Castle eksperimen gagal menurut saya.


nilai 2/5 ke bawah itu buku yg baru baca sepertiganya uda kulempar ga kuteruskan baca p
IMO, artinya buku ini masih layak lah buat dibaca smpe habis...
ini gara2 kebiasaan hanya "judge a book by its cover"... emang susah ilangnya kebiasaan kayak gitu...

yup, Pamuk emang suka aneh2 dlm cara bercerita \)
bluR_me - 21/01/2012 08:43 PM
#1206

Quote:
Original Posted By InRealLife
saya sendiri merating Libri di Luca 6/10 karena perkembangan jalan ceritanya yg ga asyik di paro belakang bukunya.


libri di luca juga menurut saya kurang
dari salah ketik, atau terjemahan yg kurang mantap..padahal ceritanya unik dan premisnya menarik \)
imho Peace:

kalo adonis ada yg sudah baca?
morsoforo - 21/01/2012 09:47 PM
#1207
SRC:2012 Bulan Januari
Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu


Judul: Write Stuff, The
Pengarang: Jahna N. Malcolm
Terbit: Jakarta, PT Gramedia Pustaka Utama ,2008 ,168 hal
Genre: Teenage, School, Romance
Harga : kurang tau, abisan minjem \(

Jujur aja, ketika saya menemukan buku ini, saya langsung jejingkrakan minta ampun \D/
Ada yang (sok) penasaran bertanya kenapa?heheh
Bukan karena saya penggemar novel2 teenlit terjemahan, atau bukan karena saya senang menemukan buku baru di rak perpustakkan sekolah.
Tetapi karena saya senang melihat judulnya. The Write Stuff. Yang berarti buku ini lulus persyaratan BOOK REVIEW CHALLENGE di bulan Januari ini. Yipppiieeee !!!

Teenlit yang satu ini bercerita tentang Hannah Briggs, seorang siswi sekolah...(lupa) yang gemar berkuda dan mendaki gunung.
Hannah bersahabat dengan Rachel, bintang sekolah yang cantik, manis, gila, digandrung banyak cowok di sekolahnya, dan penuh kejutan! (pendapat ini saya ambil dari sudut pandang Hannah sendiri).

Lalu bagaimana kehidupan di sekolahnya? Semuanya berjalan normal, sampai ketika Dylan, anak baru ‘impor’ (lagi, saya mengambil istilah Hannah) dari Inggris datang ke sekolah Hannah.
Hannah merasa cocok berbincang dengan Dylan dan berpikir bahwa Dylan lah Mr.Right-nya. Namun ternyata tidak demikian.
Pada suatu hai Dylan mengirimi Rachel sebuah email yang menyatakan bahwa Dylan terrtarik pada Rachel.
Kontan saja hati Hannah kocar- kacir.
Rachel meminta Hannah untuk membalaskan email Dylan pula dengan alasan ia tak mampu untuk merangkai sebuah kalimat- kalimat indah.
Dylan pun tambah cinta pada Rach karena merasa cocok dengan isi email-email itu.
Padahal kenyataannya, Dylan seharusnya jatuh cinta terhadap Hannah-sang penulis email, bukan Rach! Jadi gimana dong? BACA AJA! (
CSdnadychi - 21/01/2012 10:14 PM
#1208

[QUOTE=morsoforo;635600954] [B]Pada suatu hai Dylan mengirimi Rachel sebuah email yang menyatakan bahwa Dylan terrtarik pada Rachel. Kontan saja hati Hannah kocar- kacir. Rachel meminta Hannah untuk membalaskan email Dylan pula dengan alasan ia tak mampu untuk merangkai sebuah kalimat- kalimat indah. Dylan pun tambah cinta pada Rach karena merasa cocok dengan isi email-email itu. Padahal kenyataannya, Dylan seharusnya jatuh cinta terhadap Hannah-sang penulis email, bukan Rach! Jadi gimana dong?BACA AJA! (
peacekeeper - 22/01/2012 03:29 PM
#1209

Quote:
Original Posted By CSdnadychi

ini mah mirip banget sama film mujhse dosti karoge hammer:

tebak ya... siul:

ntar Dylan jadian sama hannah, ya? wowcantik


Yang main rani mukhreje, hritrik rohsan sama kareena kapoor yak ? ngakaks
Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu
pararapap - 22/01/2012 03:59 PM
#1210

SRC-2012 Januari
REVIEW D baru beres baca

Winter in Tokyo by Ilana Tan

Spoiler for sebelumnya..
Sebelumnya ini pertama kali gw bikin review buku yang baru dibaca, jadi bermilyar2 maaf kalo jelek review an nya D terima gajih


Ini buku ketiga dari series buku-yang-berjudul-musim yang dibuat oleh Ilana Tan. Sebenernya sih udah banyak yah yang ngereview buku ini. Tapi karena minimnya pengetahuan gw tentang judul buku yang berawalan 'W' ya jadinya buku ini aja yang gw review D

Buku ini menceritakan seorang blasteran Indonesia-Jepang Ishida Keiko yang tinggal disebuah apato di Tokyo, Jepang. Suatu hari *cielah* Nishimura Kazuto balik dari New York buat ngelupain wanita yang dia cintai yang akan menikah. Bertemulah Keiko dan Kazuto. Mereka semakin dekat, dekat dan dekat.

Menurut gw pribadi, ceritanya simple tapi sayang mudah ditebak. Bahasanya ga kaya novel remaja2 lain, baku tapi santai. Perpindahan sudut pandang karakternya ga bikin pusing.

Overall buku ini pas dibaca pas lagi keadaan apapun karena cerita yang ga berat. 3.5/5 dari daku yang cupu ini malu:
daninoviandi - 22/01/2012 06:07 PM
#1211
Daughter of Fortune (Putri Keberuntungan) by Isabel Allende
Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

Spoiler for review
Quote:
1849. Kabar tentang ditemukannya emas di California menyebar luas, melintasi batas-batas negara dan benua. Jutaan orang terjangkit Demam Emas. Para pemuda yang tergiur janji dan cerita-cerita tentang emas meninggalkan keluarga serta kekasih mereka tanpa pikir panjang. Daerah baru terbuka luas bagi para pendatang.

Eliza Sommers berusia enam belas tahun, jatuh cinta sepenuh hati, dan memulai perjalanan hidupnya. Meskipun belum pernah meninggalkan Valpara so, Chili, Eliza memutuskan untuk mengikuti jejak kekasihnya yang berburu emas ke California, ke daerah barat yang ganas. Dengan bantuan sahabat dan penyelamatnya, si dokter Cina Tao Chi'en, Eliza hidup di tengah masyarakat yang belum mengenal peraturan. Perjalanannya untuk mencari sang kekasih perlahan berubah arah, sampai akhirnya Eliza harus memutuskan siapa cinta sejatinya


nampaknya ini buku terjemahan amerika latin pertama yang gw baca D

seperti diterangkan di review, inti cerita buku ini berkisah tentang Eliza Sommers yang rela menyebrang ke Amerika guna bertemu kekasihnya yang pergi kesana untuk mengubah nasib dengan menjadi penambang emas.

Eliza merupakan anak angkat dari keluarga Inggris kaya-yang menyebrang ke Chili-yang masih ABG, namun terlibat cinta terlarang dengan seorang kuli kapal yang kehidupannya sangat sengsara, sehingga sangat berbeda jauh dengan keinginan orang tua angkat Eliza untuk menjodohkan Eliza dengan anak dari keluarga bangsawan lainnya.

Joaquin-kekasih Eliza-tidak mengetahui bahwa Eliza adalam keadaan hamil ketika pergi meninggalkan Chili guna merubah kehidupannya yang sengsara. Eliza, yang cinta mati kepada Joaquin, ingin menyusul sang kekasih ke Amerika, dan berupaya pergi apapun cara dan resikonya, maka dimulailah petualangan ELiza dengan dibantu temannya Tao, seroang tabib dari China.

kehidupan yang keras ditemui Eliza di Amerika, sampai dia harus menyamar jadi laki2 akibat saking sedikitnya wanita yang ada di AMerika sana, sehingga penyamaran akan menjadi opsi yang lebih aman dibanding tetap jadi wanita, dan ditatap serta diingini berbagai macam pria.

petualangan Eliza di Amerika membawanya mengartikan cinta lebih luas, dan benarkan cintanya kepada Joaquin masih ada ketika akhirnya dia telah lama mencari jejak Joaquin??? silakan baca sendiri p

====

buku ini terbagi menjadi 3 bab besar,seting buku ini di pertengahan 1800-an, sehingga gw mesti menebak2 seperti apakah suasana ketika dulu kala. sebenarnya, awal2 buku ini sangat membosankan, karena berisi terlalu banyak detail dan kisah2 dari tokoh2nya, dan perpindahan alur cerita di buku ini juga kurang jelas, sehingga harus sedikit review ke belakang untuk mengartikannya.
konflik buku ini di tengahnya mulai memancing rasa ingin tahu, apalagi muncul suatu fakta baru yang tidak disangka2, dan banyaknya tokoh yang ternyata terkait pun makin menarik minat untuk membaca buku ini, sayangnya, ending buku ini sangat mengecewakan, tak ada kejelasan tentang tokoh2 yang tadinya diceritakan sangat detail di awal buku, sehingga banyak menimbulkan pertanyaan

rate=4/5
daninoviandi - 22/01/2012 07:14 PM
#1212
Lupus: Sendal Jepit by Hilman Hariwijaya
Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

Spoiler for review
Quote:
Oi, mau dengar cerita baru, gak? mau syukur, gak mau benzol... (hi hi hi, tawaran yang mematikan!) Gini lho, ternyata si lupis, eh lupus tu' kena penyakit sandal jepit mania. Nah, lho pada gak tau, kan? itu lo, penyakit kegilaan akan sandal jepit, ke mana-mana tu' anak selalu always pake sandal jepit. Ke lapangan basket, ke rumah temen, atau juga ke pesta-pesta perkimpoian sodara yang orangtuanya agak mau ngertiin kekurangajaran tamunya... tapi sayang beribu sayang...Suatu ketika sandal jepit itu lenyap, nyap! padahal sendal jepit itu cukup centil lo...berwarna-warni... lantas, bagaimana dengan nasibmu, nak? baca... baca aja sendiri... seru deh!


lupus \D/

yang gw baca cetakan ke2, masih tahun 1989 hammer

jujur aja, buku ini humor ama tebak2annya kurang dapet dibanding buku yang gw baca sebelumnya : sunatan masal. tebakannya cuma dikit, walaupun lawakannya masih lumayan lucu dan bat tersenyum D

cuma yang mengganjal dari buku ini, kayanya hilman masih labil dalam penulisan kata ganti orang, ada yang pake aku kamu, kadang2 juga pake gue-lo, dan itu terjadi di satu bab yang sama. juga tentang pemanggilan mami, ditulisnya mami, tapi sayangnya, lulu & lupus manggilnya kok ibu??#galau deh

tapi mau dikritik apapun, bku ini tetap legendaris, gak bisa dikalahkan deh pokonya kegokilannya D

bagian yang ngakak bacanya:
- Anto minta jambu sama mami lupus, ternyata jambu yang diambil banyak banget, dan itu buat buah tangan buat cewek incerannya, Svida, ada kali dua kantong plastik. jalanlah dia ke rumah Svida, setelah nyampe, Anto disuruh nunggu di teras sama pembantunya, dan di ters itu Anto ngeliat pohon jambu yang buah2nya bahkan berserakan di tanah ngakaks

- seorang ibu minta teriak minta tolong gara2 motor boim berisik banget, sampe akhirnya si ibu bilang gini "dasar orang gak tau diri. naik motor pelan banget, suaranya doang yang kaya jet. sialan, aye udah minggir , motornya belon lewat. ancur deh cucian aye, kedepak!"


rate=4/5
CSdnadychi - 22/01/2012 10:53 PM
#1213

Quote:
Original Posted By peacekeeper
Yang main rani mukhreje, hritrik rohsan sama kareena kapoor yak ? ngakaks
Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu


iyuh mbak ngakaks

Filem favorit dari kecil ampe sekarang ki ngakaks
pustaka303 - 23/01/2012 02:38 AM
#1214
We Make The Road by Walking
berbagi review...

Spoiler for databuku

Judul : We Make The Road by Walking, percakapan tentang pendidikan antara Paulo Freire dan Myles Horton.
Halaman: 36+188
Tahun : 2012


Spoiler for review

Buku We Make The Road By Walking; Myles Horton dan Paulo Freire memang bukan buku yang biasa. Dalam buku bersampul biru ini, kedua pemikir pendidikan dan perubahan sosial ini saling bercakap dan mengemukakan gagasannya tentang pendidikan dan pergerakan.

Yang menarik perhatian dari buku ini ialah, bagaimana dua tokoh pendidikan yang berbeda latarbelakang sosial budaya mempunyai kesamaan idealisme. Persamaannya, yakni perlunya kemerdekaan setiap manusia untuk mengembangkan dirinya serta pentingnya pendidikan sebagai jalan mewujudkan proses tersebut.

Paulo Freire, selama ini dikenal sebagai tokoh pendidikan asal Brazil, sebuah negara di kawasan Amerika Latin yang dikenal sebagai negara miskin dan sistem pemerintahannya yang bercorak diktator. Ia merupakan salah seorang pelopor gerakan “Teologi Pembebasan” di Amerika Latin yang muncul periode tahun 60an. Freire menentang kekuasaan diktator militer dan juga Gereja yang dinilainya tidak berpihak pada kaum miskin, yang mayoritas bekerja sebagai buruh.

Sedangkan Myles Horton seorang pria yang lahir di wilayah Amerika Serikat, tepatnya di wilayah Tennesse. Daerah tersebut terkenal dengan sejarah penindasan dan perbudakan yang panjang, serta struktur ekonomi yang didominasi kaum kulit putih kaya. Hal tersebut sejalan dengan struktur masyarakat yang hidup di bawah bayang-bayang WASP (White Anglo Saxon Protestant) yang sangat rasis.

Sebagai produk dari periode Depresi Besar sekitar tahun 30an, Horton menyaksikan bagaimana banyak masyarakat Amerika yang tinggal di wilayah miskin mengalami kesulitan. Banyak warga yang terusir dari tanah kelahirannya dan pergi ke kota-kota besar untuk bekerja sebagai buruh industri. Tak tahan dengan keadaan masyarakat yang selalu ditindas, tahun 1932 Horton mendirikan Sekolah Rakyat Highlander di Tennesse yang fokus pada pemberdayaan masyarakat akar rumput.

Selain berbeda negara dan latar belakang budaya, perbedaan lain antara Horton dan Freire, terdapat dalam kerja-kerja mereka dalam merealisasikan ide-ide pendidikan kritis yang diusungnya. Sebagai seorang akademisi yang sangat teoritis, Freire banyak berkutat di ruang-ruang akademis yang formal, seperti sekolah dan universitas. Ia juga menerbitkan buku-buku yang berisi pemikirannya seperti Pendidikan Kaum Tertindas dan Pendidikan sebagai Proses Pembebasan. Freire percaya, untuk mengubah struktur masyarakat yang penuh dengan ketimpangan, Ia harus masuk dalam sistem tersebut.

Sebelum terusir dari Brazil, Freire merupakan Menteri Pendidikan Brazil tahun 1960. Ia menggagas program pendidikan buta huruf nasional di Brazil. Selama empat tahun menjabat, Freire berhasil melaksanakan program tersebut dengan menjangkau 5 juta jiwa yang dilepaskannya dari buta huruf. Namun, kudeta militer di tahun 1964 memaksa Freire hengkang dari negaranya. Oleh pemerintahan militer, programnya dianggap sebagai ide-ide komunis. Ia pun menjadi pelarian hingga akhirnya menetap dan bekerja di Amerika sebagai pengajar di Universitas Harvard.

Tak jauh berbeda dengan Freire, Horton juga mengalami intimidasi oleh penguasa kulit putih di wilayah Tennesse. Sekolah Highlander yang dibidani oleh Horton berhasil menyebarkan gagasan kesetaraan hak antara kulit hitam dengan kulit putih melalui Sekolah Kewarganegaraan yang tersebar diberbagai tempat.

Sekolah tersebut menjadi tempat bagi pemimpin serikat pekerja,komunitas kulit hitam untuk berbagi pengalaman atas ketertindasan mereka dan mengajarkan baca tulis bagi orang-orang kulit hitam untuk dapat memeroleh hak memilih dalam pemilu. Bisa baca tulis merupakan syarat dasar untuk mengikuti pemilu. Mempunyai hak untuk memilih tentunya menjadi basis kekuatan politik bagi komunitas kulit hitam untuk melawan terhadap struktur kulit putih yang menindas.

Atas dasar itu, pada tahun 1954, pemerintah kulit putih yang dipimpin oleh McCarthy dan Senator James Eastland yang juga pemilik perkebunan di Mississipi menangkap Horton dengan tuduhan penyebaran gagasan komunis lewat Sekolah Highlander. Sekolah Rakyat Highlander diobrak-abrik, ditutup dan asetnya disita. Kedekatan Horton dengan Martin Luther King Jr dan Rosa Parks yang merupakan aktivis gerakan hak sipil dijadikan dasar untuk menuding Horton sebagai aktivis komunis. Penyerangan dan pembredelan itu tidak membuat Horton jera, Ia kembali mendirikan Sekolah Rakyat Highlander di Knoxville, lalu ke New Market.

Kebencian terhadap ketimpangan dan ketidakadilan sosial membuat mereka tetap bertahan dengan ide-ide perjuangannya. Nilai dasar perjuangan yang dipegang Horton dan Freire tak bisa dilepaskan dari pemikiran Marxisme dan nilai-nilai Katolik. Horton mengaku terpukau dengan cara Marx menganalisa masyarakat dan pengabdiannya terhadap si miskin. Hal tersebut dibenarkan oleh Freire. Namun Freire mengatakan kalau realita dan rakyatlah yang mengantarkannya pada Marx.

“Kenyataan penderitaan, dominasi dan eksploitasi yang hebat meyakinkanku pada ajaran Marx. Kami harus mengubah struktur masyarakat,” terang Freire (hal 181). Meskipun menerima ajaran Marx, Freire mengakui hal tersebut tidak serta merta melepaskannya dari ajaran Kristus. Cinta kasih terhadap sesama yang terkandung dalam nilai-nilai Katolik selaras dengan proses pembebasan manusia oleh Marx.

Bukan Hal Baru di Indonesia

Sebenarnya, proses pendidikan yang dilakukan oleh Myles Horton sendiri bukanlah hal yang asing bagi rakyat Indonesia. Tan Malaka, tokoh komunis dan pergerakan Indonesia juga melakukan hal yang sama dengan Horton. Bahkan, Tan telah mendahului Horton dengan mendirikan Sekolah Serikat Islam untuk anak-anak aktivis Serikat Islam. Visi dari Sekolah Serikat Islam yang didirikan oleh Tan ialah meneguhkan kekuasan rakyat dengan menerapkan pendidikan kerakyatan.

Di era saat ini, metode pendidikan yang diusung oleh Myles Horton, Paulo Freire maupun Tan Malaka dapat dikategorikan sebagai pedagogik kritis atau pendidikan kritis. Pedagogik kritis menekankan pada refleksi atas segala sesuatu hal yang ada di dalam maupun luar kelas. Sehingga tujuan dari pendidikan ialah memproduksi kesadaran kritis guna mengembalikan kemanusiaan manusia.

Proses pendidikan yang memanusiakan manusia tentunya dapat membentuk kesadaran kelas, kesadaran gender atau kesadaran-kesadaran kritis yang lain. Sehingga, dengan kesadaran kritisnya manusia akan dapat membongkar tatanan atau relasi sosial yang tidak adil. Hal ini semakin mempertegas kalau pendidikan merupakan bagian dari proses transformasi sosial, yang artinya pendidikan atau pedagogik kritis adalah kerja-kerja politik.

Menariknya, jika Freire, Horton dan Tan dulu mengkritik keras soal sekolah yang sarat dengan diskriminasi sosial, di Indonesia justru malah menyuburkannya. Hal itu dapat disaksikan dengan kemunculan sekolah-sekolah internasional atau berstandar internasional. Tak hanya tarafnya saja, tapi juga tarifnya.

Sadar atau tidak, kita seperti kembali ke masa kolonial saat pendidikan atau sekolah dikotak-kotakan. Antara pribumi dengan kaum priyayi atau bangsa-bangsa asing. Hal ini menunjukkan kemunduran bangsa ini. Padahal sudah sangat jelas bagaimana Tan dan Ki Hajar Dewantara mencoba membangun pondasi bangsa ini dengan pendidikan kerakyatan yang antikolonial itu.

Menimbang buku, bukan hanya masalah tebal tipisnya halaman atau kategori keindahannya, melainkan informasi yang ditawarkan atau dikandung buku tersebut. Buku ini bisa juga dikategorikan sebagai memoar atau atotobigrafi dari kedua tokoh tersebut. Lepas dari itu semua, We Make The Road By Walking menyodorkan sebuah pengalaman sejarah, bagaimana sebuah perubahan sosial harus diperjuangkan.

Wahyu Arifin, Pustakawan di Pustaka Transformasi, Rawamangun

yang mau bukunya PM aja gan, ane kasih syaratnya nanti. gratis kok.
abis bikin thread quiz belum diapprove-approve. iloveindonesias
yanuarie - 23/01/2012 11:34 AM
#1215

ada yg punya bukuiloveindonesias gak???
daninoviandi - 24/01/2012 01:29 PM
#1216
Lupus : Gone With the Gossip by Hilman H.
Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

Spoiler for review
Quote:
SINOPSIS

Ternyata gosip itu lebih kejam dari pembunuhan. Iya, soalnya gara-gara gosip, Miranda yang sekelas sama Lupus dituduh yang enggak-enggak. Bisa dipake lah, cewek murahan lah, atau hal negatif lainnya. Jelas Lupus yang tau siapa Miranda sebenarnya, nggak rela dong Miranda dicap kayak begitu. Tapi apa usaha Lupus untuk meyakinkan temen-temennya untuk tidak meniupkan kabar burung itu?Dan gara-gara gosip juga, ada paparazzi yang sering mengintai Kafe Mila, karena dinsinyalir banyak selebritis suka makan di situ. Tapi yang paling gawat dari semuanya, gara-gara Val Kilmer dan Cindy Crawford berlibur ke Bali, Lupus bela-belain menyusul ke sana, sampai terjadi persaingan ketat dengan wartawan tabloid setempat.Tapi apa gosip-gosip itu betul? Tak ada cara lain untuk membuktikan selain membaca buku kocak yang full ngocol ini.


lupus \D/

buku ini humornya udah mulai agak garing,mungkin gara2 udah mulai dewasa kali ya Hilman-nya D

buku ini merupakan cerita dari sinetron lupus yang pernah ditayangin di indosiar dulu, jadi jangan heran klo nama indosiar sering disebut2 disini. buku & sinetronnya sangat mirip jalan ceritanya, jadi yang pernah nonton sinetron lupus mungkin masih inget jalan visual dari sinetronnya jika membaca buku ini.

bercerita tentang lupus yang jadi wartawan lepas majalah Hai, dia bertugas ke bali untuk meliput kehadiran Cindy Crawford ama Val Kilmer yang gosipnya datang ke Bali. sebenarnya Lupus juga kepaksa ke Bali, gara2nya Mami gak rela lulu berangkat sendirian ke bali. di bali, tak sengaja mereka bertemu boim & gusur yang bermodal 5000 perak doang buat berangkat ke bali dengan menumpang mobil bak terbuka dan mereka pun sengaja tak mau memberitahu anak2 soal keberangkatannya, biar surprise D

ada juga cerita lainnya, tentang konser GIGI, dimana band ini sedang sangat digandrungi waktu itu, jadi tiketnya pun merupakan barang yang berharga untuk didapatkan. cerita2 anak2 tentang perjuanga mendapatkan tiket GIGI ini yang jadi inti buku ini, dan balik lagi, yang dulu pernah nonton sinetronnya, pasti masih agak inget deh D

rate=4/5
pararapap - 24/01/2012 06:09 PM
#1217
Existence by Abbi Glines
Spoiler for cover
Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu
Pagan Moore doesn't cheat Death, but instead, falls in love with him.



Spoiler for Sinopsis

Buku ini menceritakan tentang seorang cewek bernama Pagan Moore yang punya 'kemampuan' buat ngeliat jiwa2 orang yang udah mati.
Suatu ketika dia ngeliat seorang cowok dengan seringai seksinya tapiii masalahnya cowok seksi itu tenyata jiwa orang yang udah mati.
Kematian Pagan sudah dekat. Tapiiii bagaimana kalo ternyata cowol seksi itu bukan jiwa biasa dan Pagan jatuh cinta sama dia?


4/5 buat buku ini. Endingnya bikin penasaran. D
Yang suka baca novel fantasy kudu baca ini buku D
dominictoreto - 25/01/2012 11:20 AM
#1218

kok ga ada yang suka ini ya,...

Spoiler for "buku"

Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu


nampol bgt ceritanya,..penuh misteri..
dari semua karya dan brown, ane paling suka ini
becta - 25/01/2012 02:34 PM
#1219

Catching Fire

Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

Buku kedua dari Trilogi the hunger games masih menceritakan tentang katniss yang jadi juara di hunger games (ke berapanya gw lupa). Nah disini pada halaman2 yang awal sampe 200 an lebih menceritakan tentang ke galauan katniss yang dia diancam sama presiden capitol soal pemberontakan secara tidak langsungnya.
di bab 200 selanjutnya sih gw bilang udah lumayan seru.. tapi masih tidak seseru buku yang pertamanya sih.

alurnya di bab2 awal lambaaaat banget.. masuk ke halaman berikutnya baru signifikant menjadi lebih cepet. pengenalan karakternya sendiri ngga terlalu banyak.. ada beberapa pemain quirel nya yang dikasih tau dengan nama distrik mereka. jadinya ngga terlalu pusing banget

selain itu ada kebingungan antara permainan hunger games sama quirel quaretel.. karena quirel itu kumpulan para pemenang hunger dan di buku ini ngga neyebutin quirel tapi hunger games.. disini gw bingung dan gw coba ngga ambil pusing jadi gw baca deh \)

nah masuk ke bab terkahir ada bagian yang bisa dibilang ooooOOOOooooo..gitu deh.. ini sih dari pandangan gw sih ;) heheh

ovel all ratenya 4.5/5 D

daninoviandi - 25/01/2012 03:20 PM
#1220
Lucia, Lucia by Adriana Trigiani
Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

Spoiler for review
Quote:
SINOPSIS

Sesudah Perang Dunia II, banyak gadis berbakat di New York mengejar kesempatan untuk meraih ambisi. Lucia Sartori, si cantik dari Greenwich Village, adalah salah satunya. Didukung keluarga dan kekasih yang mencintainya, ia bekerja untuk perancang busana di depstor terkenal di Fifth Avenue.

Namun hidup Lucia terguncang ketika ia bertemu John Talbot, pengusaha tampan yang menjanjikan kehidupan mewah di kalangan uptown, seperti yang hanya ia baca di kolom-kolom sosialita. Terbelah antara cintanya pada keluarga dan impian pribadinya, Lucia terlibat dalam skandal yang mengungkap banyak rahasia, membahayakan kariernya, dan mengancam nama baik keluarga Sartori.


buku apa ya ini jenisnya? susah didefinisikan D

tentang kisah orang italia di tanah amerika, buku ini bercerita tentang cerita seorang nenek (Aunt Lu alias Lucia) kepada Kit tentang kehidupan masa lalunya. ya, jadi buku ini flashback tentang kehidupan Lucia di masa lalu, setelah PD, sekitar 1950an.

Lucia seorang anak bungsu perempuan, mempunyai 4 orang kakak laki2, dan orangtua yang memiliki toko grosir di NY, adik ipar si ayah yang notabene tidak akur dengan si ayah gara2 harta warisan, akhirnya menyumpahi Lucia untuk tidak pernah bahagia dalam kehidupan cintanya. mungkin sumpah tersebut tidak sungguh2, tapi ternyata efeknya sangat dahsyat, sampai2 Lucia 2 kali gagal menikah 2x, gara2 ketidakcocokan dengan calon mertua dan gara2 dibohongi sang kekasih tepat pada hari pernikahan mereka akan diselenggarakan.

sebenarnya gw udah nebak2 pernikahannya bakal batal, tapi di dalam hati gak pengen hal itu jadi kenyataan, karena bisa membuat buku ini gampang tertebak, tapi akhirnya kenyataannya memang Lucia lagi2 gagal menikah, setelah dia benar2 jatuh cinta dan menyerahkan segalanya buat sang calon.

banyak konflik keluarga di dalam buku ini, mulai dari "kecelakaan" pacar sang kakak tertua, sampai konflik antara orangtua dan anak mengenai jalan hidup yang ingin ditempuh oleh sang anak.

ada pula bagian yang mengharukan di buku ini, yaitu ketika si ayah meninggal dunia, dan sang adik yang sudah sekalian lama tidak akur dengan si ayah, akhirnya datang dan mereka berbaikan menjelang ajal sang ayah.

sayangnya, buku ini agak membosankan, juga terkesan seperti buku resep, banyak resep makanan yang dicantumkan di buku ini, yah, mungkin memang sebenarnya resep2 itu bisa dipraktikan kalo pengen D

rate=3/5
Page 61 of 105 | ‹ First  < 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 >  Last ›
Home > CASCISCUS > BUKU new > Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu