BUKU new
Home > CASCISCUS > BUKU new > Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu
Total Views: 87632 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 87 of 105 | ‹ First  < 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 >  Last ›

eclips3 - 17/06/2012 12:21 PM
#1721

^
^
^

kayaknya novel di atas pernah disinetron kan deh.. yang main altalarik sebagai bandi, dessy ratnasari sebagai Riri sama Primus sebagai Harris (CMIIW)
CahayaSenja - 17/06/2012 02:37 PM
#1722

Quote:
Original Posted By eclips3
^
^
^

kayaknya novel di atas pernah disinetron kan deh.. yang main altalarik sebagai bandi, dessy ratnasari sebagai Riri sama Primus sebagai Harris (CMIIW)


Setahuku novel-novel Mira W. banyak yang difilmin tapi aku nggak tahu kalau yang ini juga di-filmin hammer:

tapi cerita di novel yang ini agak kurang greget daripada kek cerita di cinta sepanjang amazon atau merpati tak pernah ingkar janji linux2:

lebih kerasa ngenes yang merpati tak pernah ingkar janji berdukas
girlu0755 - 18/06/2012 10:18 PM
#1723

Judul : Dekat Dimata Jauh Dihati
Pengarang : Nora Umres
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 271 hlman
Harga : gag tw, nyewa soalnya ^^V

Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu
Synopsis
Quote:
“Aku pernah nolak Dido. Sekarang dia lakukan hal yang sama dengan cara yang lebih bikin hati perih.” Tulis Uki dibuku harian.
Kenapa Uki nolak Dido, teman sekolah sekaligus sahabatnya itu? Coz, dulu dia jatuh hati kepati-pati sama cowok lain. Cowok yang jauh lebih dewasa darinya. Cowok yang selalu bikin dadanya berdentam, bahkan hanya dengan suara dan nada bicara. Cowok yang kemudian memupus harapan dan cintanya. Sekaligus cowok yang ngasih dia kekuatan saat bimbang memilih, melepas atau merengkuh Dido, dengan bilang, “ikuti aja kata hati.”
Uki pun mendengar dan mengikuti kata hati. Saying, dia kembali kebentur kenyataan pahit. Dido sepertinya nggak bisa menunggu “gayung bersambut” lebih lama lagi. Dari Rara, sahabat kelasnya, Uki tahu cowok terkiut di sekolah itu nonton bareng dan bergandengan mesra dengan fotomodel bernama Silvia.
Yang Uki nggak tahu, saat dia curhat di buku harian, Dido menulis sebait puisi untuknya:

Mantra sihir apa yang bisa mendekatkan hati kita?
Lagu cinta apa yang bisa menyatukan hati kita?
Atau memang tak pernah ada
Dan kita tapaki rel sepanjang ketakmungkinan
Hujan tanpa awan?


Pertama kali saya membaca karyanya Nora Umres. Melihat synopsis diatas, saya mulai tertarik karena konflik yang terjadi antara Uki dan Dido sangat diekspos dan membuat penasaran. Menarik saya untuk membuka halaman dalam novel tersebut. Tapi ternyata, setelah membaca seperempat halaman, saya merasa novel ini tidak begitu menarik karena awal ceritanya biasa saja, tidak ada yang istimewa, dan tidak ada yang membuat kita penasaran agar bisa terus membacanya. Dibagian ini bercerita tentang pengenalan tokoh dengan alur mundur oleh pengarang. Menceritakan bagaimana sebenarnya seorang Uki dengan dikemas secara biasa. Karena itu, saya sempat ingin menyudahi membaca novel ini ditengah jalan, tapi akhirnya saya paksakan diri untuk terus membaca.
Tapi kemudian, ditengah cerita novel ini menjadi menarik dan penuh kejutan. Dimulai dari saat Uki bermasalah dengan Mas Prie, pria yang slama ini mengisi hatinya. Semuanya dikarenakan ketika Uki dan Mas Prie bertemu karena Uki ingin curhat padanya, dan ketika itu Asti, orang yang menaruh hati pada Mas Prie tiba-tiba nongol didepan mereka dan mengaku pada Uki kalau dia adalah Shepia satunya Mas Prie, dan Uki adalah Shepia lima setelah Shepia dua, tiga, dan empat. Terang saja, Uki langsung emosi dan pergi dari gerai es teller tempat mereka saat itu.
Masalah berlanjut saat tiba-tiba gossip tentang Uki yang menjadi wanita simpanan menyebar di sekolah. Ditambah lagi Dido, Kibar, dan pak Cip, yang melihat langsung kejadian saat Uki dijemput Mas Prie ketika pergi ke gerai es teller dulu, bersikap beda pada Uki. Pokoknya seru banget deh. Kerasa banget tegangnya D
Tapi gossip ini bisa berakhir tanpa ada kesalah pahaman. Dan Uki bisa menerima kenyataan dibalik semua kata “shepia” yang sebenarnya, walaupun tidak lega betul dengan selesainya masalah ini, karena tidak bisa dipungkiri, ada kekecewaan didalam kenyataan yang dijelaskan oleh Mas Prie.
Dan ternyata,,, konfliknya nggak berakhir disitu. Selesai masalah satu, muncul masalah baru. Setelah tau yang sebenarnya terjadi dengan hidup Mas Prie, Uki bertekad untuk mencari cinta yang baru, yang nggak ada hubungannya dengan masa lalu, dengan bantuan semangat seperjuangan dari Oding, gay yang ternyata bernasip sama dengan Uki : Cintanya tak terbalas oleh Mas Prie.
Nggak lama setelah itu, muncul murid baru yang sekelas sama Uki, Roni. Murid baru ini pun sejak bertemu pertama kali dengan Uki, langsung jatuh cinta pada Uki. Disisi lain, Dido nggak rela liat si murid baru deket-deket Uki dan bertekad nempel terus ma Uki setiap ada kesempatan.
Bagaimana usaha Roni untuk bisa mendapat perhatian dari Uki yang selalu jutek padanya?
Bagaimana reaksi Uki melihat ketika Dido jalan dan bergandengan tangan dengan fotomodel yang lebih waah dari dia, Silvie?
Ceritanya bikin saya penasaran dan selalu ada tawa ditiap-tiap lembaran. Yang awalnya ngebosenin, tapi ternyata member kejutan2 yang bikin penasaran \)

Rate 3/5 untuk buku ini \)

Quote:
maaf iyak kalo masi kurang,, baru pertama nulis review, ^^V
Izunayuma - 18/06/2012 11:10 PM
#1724
SRC 2012 - Juni
Hey…..lihat aku!!! Akui aku!!!

SATIN MERAH
(Aku cuma ingin jadi signifikan)

Spoiler for COVER
Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu


PENULIS : BRAHMANTO ANINDITO & RIE YANTI
PENERBIT : GAGAS MEDIA
JUMLAH HALAMAN : 314 halaman
TAHUN TERBIT : 2010

Quotes favorit
Quote:
- “ Ingin bisa nulis dengan baik harus banyak baca karya orang dulu. Sebagaimana ingin jadi pembicara yang baik harus banyak dengerin orang dulu.”

- “Nulis karya, apa pun itu, dengan dasar cinta. Selalu berangkatlah dari cinta. Sebarkanlah cinta, seraplah cinta. Percayalah alam semesta ini takkan pernah kehabisan daya cinta, karena Tuhan menciptakan kita dengan bahan baku cinta.”


*******
SINOPSIS
Quote:
“Sastra Sunda?” tanya teman - teman Nindhita Irani Nadyasari, atau yang akrab dipanggil Nadya. Teman – teman Nadya hanya menggeleng – geleng ragu mendengar tema yang diambil Nadya untuk makalah Seleksi Tahap Kedua Pemilihan Siswa Teladan Se-Bandung Raya. Mereka tidak habis pikir mengapa Nadya mengambil tema yang tidak populer seperti itu. Tapi Nadya sudah memantapkan hati tidak akan merubah tema makalahnya. Menurutnya sudah saatnya orang – orang peduli pada hal – hal yang seolah – olah tidak penting, seperti kebudayaan daerah. Dan yang terpenting adalah, dia ingin jadi signifikan. Menjadi siswa yang “hanya” langganan ranking 1 dirasanya belum cukup.

Sebetulnya Nadya memiliki rahasia sehingga dia bisa selalu ranking 1. Dia memiliki suatu keistimewaan menyerap ilmu dari orang yang diinginkannya. Dia hanya perlu mengobrol dengan orang tersebut untuk menyerap ilmunya. Dia menyebut keajaiban ini sebagai “Energi Putih”. Karena dia selalu melihat penampakan energi berwujud awan putih di dalam mimpinya. Dan, voila, saat bangun tidur dia sudah sepintar si empunya ilmu.


Dan kali ini, Nadya ingin menggunakan "energi putih" untuk memudahkannya mengerjakan makalah. Untuk itu, dia harus mewawancarai beberapa Sastrawan Sunda dan menyerap ilmu mereka. Berbekal info dari internet, dia mendatangi Pusat Studi Sunda untuk mencari referensi makalahnya. Oleh petugas di sana, dia diberi alamat seorang Sastrawan Sunda bernama Yahya Soemantri. Tidak lama setelah pertemuan mereka, Nadya memposting sebuah puisi di sebuah grup di Facebook yang bernama “Sastra Sunda Plus”. Tulisannya mendapat banyak pujian dari member grup tersebut, yang ternyata sebagian besar adalah pemerhati dan Sastrawan Sunda. Tapi ada satu kritik yang dianggap Nadya agak mengganggu. Puisi karyanya dianggap meniru karya Yahya Soemantri.

Apakah Nadya meniru? Tidak, Nadya tidak meniru karya Yahya, tapi dia menjadi Yahya itu sendiri, berkat "energi putih". Sukses membuat puisi yang cukup menggemparkan, membuat Nadya semakin haus untuk eksis di jagat Sastra Sunda. Target Nadya bukan lagi memenangi Seleksi Tahap Kedua Pemilihan Siswa Teladan Se-Bandung Raya, tapi membuat sebuah karya yang fenomenal, dengan menghalalkan segala cara.


******

Ketika pertama membaca judul buku ini, saya berpikir Satin Merah adalah selembar kain satin berwarna merah. Tapi tenyata Satin Merah yang dimaksud bukanlah jenis kain. Satin Merah adalah sastra – sastra, entah cerpen atau puisi yang muncul setelah peristiwa pembunuhan sastrawan. Kemunculannya selalu mengikuti peristiwa pembunuhan, seakan – akan sastra tersebut bukan ditulis dengan tinta, melainkan dengan darah yang merah.

Saya kagum pada kedua penulis novel ini. Mereka tidak pernah bertemu secara langsung saat proses pembuatan novel tersebut. Semuanya dikerjakan secara online. Dan hebatnya lagi, Brahmanto Anindito adalah Arek Suroboyo yang notabene kesehariannya jauh dari Budaya Sunda. Misi mereka adalah mengingatkan pembaca, bahwa Sastra Sunda itu masih eksis dan layak diapresiasi.

Kata – kata ayah Nadya berikut ini adalah contoh, bahwa berkarya melalui seni khususnya sastra, dianggap tidak dapat menjadi sumber penghidupan
Quote:
"Kamu ini ya, Sastra Sunda aja dipikirin! Ngapain sih, mau – maunya! Biar orang desa yang lebih berbakat kesenian yang ngurusin perkara remeh gitu. Di keluarga kita, nggak ada darah – darah sastrawan, tahu nggak! Kamu mau jadi apa, naaak, ngurusin sastra itu mau jadi apaaa? Orang kere di Indonesia ini udah banyak!"


Hmmm, kata – kata ayah Nadya cukup menyakitkan, tapi memang itulah realita yang terjadi, setidaknya berdasarkan pengalaman pribadi saya sendiri. o

Satin Merah menggunakan perpaduan alur mundur dan maju. Di awal cerita menggunakan alur mundur, dan setelah itu maju, dan seterusnya bervariasi seperti itu. Banyak kejutan – kejutan dalam novel ini. Dan itu ditemukan pada saat alur mundur. Saya suka tokoh Nadya yang penuh kejutan. Dia digambarkan mirip dengan Julie Estelle, dan ingatan saya langsung melayang pada sosok Julie saat memerankan Kuntilanak. Pribadi Nadya yang labil, emosional, misterius, sekaligus jenius, menambah greget saat membaca novel ini.

Saya tak henti – hentinya merinding saat membaca novel ini. takuts Tapi, saya menemukan sedikit kekurangan pada alur cerita. Ada satu kejadian yang tidak dijelaskan secara terperinci, sehingga membuat saya menebak – nebak sendiri apa yang sebenarnya terjadi.

Akhir dari novel ini sungguh di luar dugaan dan menurut saya, bab terakhir adalah yang terbaik dari semua bab. Saya dibuat menangis membaca bab terakhir novel ini. \( Satu kata untuk novel ini, JENIUS. :2thumbup

Dan akhir kata, novel ini sangat saya rekomendasikan untuk penyuka novel misteri. D

Rate 4,5 / 5
CahayaSenja - 19/06/2012 12:03 AM
#1725

Quote:
Original Posted By Izunayuma
Hey…..lihat aku!!! Akui aku!!!

SATIN MERAH
(Aku cuma ingin jadi signifikan)

Spoiler for COVER
Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu


PENULIS : BRAHMANTO ANINDITO & RIE YANTI
PENERBIT : GAGAS MEDIA
JUMLAH HALAMAN : 314 halaman
TAHUN TERBIT : 2010

Quotes favorit (Nasihat Bu Nining kepada Nadya, sesaat sebelum Nadya membunuhnya) :


*******
SINOPSIS


******

Ketika pertama membaca judul buku ini, saya berpikir Satin Merah adalah selembar kain satin berwarna merah. Tapi tenyata Satin Merah yang dimaksud bukanlah jenis kain. Satin Merah adalah sastra – sastra, entah cerpen atau puisi yang muncul setelah peristiwa pembunuhan sastrawan. Kemunculannya selalu mengikuti peristiwa pembunuhan, seakan – akan sastra tersebut bukan ditulis dengan tinta, melainkan dengan darah yang merah.

Saya kagum pada kedua penulis novel tersebut. Mereka tidak pernah bertemu secara langsung saat proses pembuatan novel tersebut. Semuanya dikerjakan secara online. Dan hebatnya lagi, Brahmanto Anindito adalah Arek Suroboyo yang notabene kesehariannya jauh dari budaya Sunda. Misi mereka adalah mengingatkan pembaca, bahwa Sastra Sunda itu masih eksis dan layak diapresiasi.

Kata – kata ayah Nadya berikut ini adalah contoh, bahwa berkarya melalui seni khususnya sastra, dianggap tidak dapat menjadi sumber penghidupan


Hmmm, kata – kata ayah Nadya cukup menyakitkan, tapi memang itulah realita yang terjadi, setidaknya berdasarkan pengalaman pribadi saya sendiri. o

Satin Merah menggunakan perpaduan alur mundur dan maju. Di awal cerita menggunakan alur mundur, dan setelah itu maju, dan seterusnya bervariasi seperti itu. Banyak kejutan – kejutan dalam novel ini. Dan itu ditemukan pada saat alur mundur. Saya suka tokoh Nadya yang penuh kejutan. Dia digambarkan mirip dengan Julie Estelle, dan ingatan saya langsung melayang pada sosok Julie saat memerankan Kuntilanak. Tapi Nadya lebih dari itu. Dia jenius, lembut, sekaligus mematikan.takuts

Saya tak henti – hentinya merinding saat membaca novel tersebut. Tapi, saya menemukan sedikit kekurangan pada alur cerita. Ada satu pembunuhan yang tidak dijelaskan secara terperinci, sehingga membuat saya menebak – nebak sendiri, bagaimana cara Nadya melakukannya. Akhir nasib Nadya pun sungguh di luar dugaan dan bab terakhir adalah yang terbaik dari semua bab. Saya dibuat menangis membaca bab terakhir novel ini. \( Satu kata untuk novel ini, JENIUS. :2thumbup

Dan akhir kata, novel ini sangat saya rekomendasikan untuk penyuka novel misteri. D

Rate 4,5 / 5


keknya ceritanya bagus tuh matabelo:

jadi pengin bacanya D

tapi katanya udah nggak terbit yah? think:
eclips3 - 19/06/2012 07:58 AM
#1726

mbak.. review ini spoiler banget nohope:
karena waktu saya membaca novel itu, saya masih bertanya2 siapakah pelaku pembunuhannya. Misteri itu yang mengunci saya untuk terus membacanya.. tapi di review ini malah dijabarin siapa pelaku pembunuhannya hammer:
Fadnatic - 19/06/2012 12:32 PM
#1727
Negeri 5 Menara
Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

Judul : Negeri 5 Menara
Penulis : A. Fuadi
Penerbit :Gramedia Pustaka Utama


Negeri 5 Menara. Sebenarnya telat sih saya baca buku ini. Sejak edisi pertama terbit, baru beberapa waktu yang lalu saya selesai membacanya \)
Langsung saja, menceritakan pengalaman dari seorang anak kampung didaerah Maninjau Sumatra Barat yg bernama Alif Fikri yg sangat ingin menggapai cita-citanya untuk menjadi seorang Insinyur layaknya Bapak BJ.Habibie sekaligus role modelnya dalam upayanya menggapai impian itu. Namun apa daya jauh panggang dari api, alih-alih meneruskan ke bangku SMA sebagaimana layaknya teman-teman lainnya, ia justru menghadapi dilemma antara meneguhkan tekad masuk SMA negeri atau.. Mengikuti perintah atau keinginan dari Amaknya yg menginginkan Alif untuk masuk Pondok Pesantren. Akhirnya dengan berat hati dan keterpaksaan yg luar biasa, berangkatlah ia dan Ayahnya mendaftar salah satu pondok Pesantren di Jawa Timur.Pondok Madani (PM). Nah dari situlah Alif yg pada mulanya berat hati untuk masuk PM, mulai menemukan ritmenya dalam menjalani kehidupan sebagai Santri PM. Apalagi setelah ia bertemu dengan sahabat-sahabat barunya,yg kemudian menjadi suatu ikatan batin yg tidak terpisahkan diantara mereka.. banyak suka maupun duka yg mereka alami didalam kehidupan pondok.

Pesan dari novel ini ialah betapa pun kerasnya kehidupan yg kita jalani pasti ada suatu hikmah yg luar biasa dibaliknya. Keteguhan tekad, pantang menyerah, dan kekukuhan hati menjadi suatu pelajaran yg bisa saya ambil dari novel ini. Sungguh bahwa kalimat ‘Man Jadda wa jada’ siapa yang bersungguh-sungguh ia yang akan berhasil, benar-benar menyentuh dan menyadarkan bahwa tidak ada kata menyerah dalam menghadapi pahit nya hidup. Karena pada akhirnya manisnya lah yang akan kita reguk.

Selesai membaca novel ini saya kok agak flash back dengan ceritanya Harry Potter di tahun pertamanya ya?mirip banget.Tapi yg ini versi pondok pesantren\) Intinya,Novel ini memang sangat layak menyandang gelar Mega Best Seller karena sangat inspiratif. Dengan alur cerita yg menarik, dan gaya bahasa yg bagus yg membuat pembacanya untuk selalu penasaran apa yg terjadi di lembar selanjutnya. Plus, dulu waktu masih tinggal di Jambi saya sering ke daerah Maninjau di Sumatra Barat sehingga secara tidak langsung jadi mengingatkan akan masa kecil saya disana.meskipun tidak terlalu lama sih..

NB: maaf kalo reviewnya kurang menarik, masih tahap Belajar bikin review Buku \)

Rating : 9/10
Izunayuma - 19/06/2012 01:09 PM
#1728

Quote:
Original Posted By CahayaSenja
keknya ceritanya bagus tuh matabelo:

jadi pengin bacanya D

tapi katanya udah nggak terbit yah? think:

iya din, bagus banget D

kata luna di bukabuku atau apa gitu masih ada D
Quote:
Original Posted By eclips3
mbak.. review ini spoiler banget nohope:
karena waktu saya membaca novel itu, saya masih bertanya2 siapakah pelaku pembunuhannya. Misteri itu yang mengunci saya untuk terus membacanya.. tapi di review ini malah dijabarin siapa pelaku pembunuhannya hammer:


gitu ya \( \( \(

tapi kan di sampul belakang udah tersirat kalo Nadya ngebunuh orang \(

gimana niiii jadi binguunngggg \( \( \(
eclips3 - 19/06/2012 01:22 PM
#1729

Quote:
Original Posted By Izunayuma
iya din, bagus banget D

kata luna di bukabuku atau apa gitu masih ada D


gitu ya \( \( \(

tapi kan di sampul belakang udah tersirat kalo Nadya ngebunuh orang \(

gimana niiii jadi binguunngggg \( \( \(


yowes ga papa D itu pendapatku aja D
kan di sinopsisnya baru tesirat mbak, jgn diperjelas atuh D tp itu pendapatku aja D ___ngacir:
Izunayuma - 19/06/2012 01:35 PM
#1730

Quote:
Original Posted By eclips3
yowes ga papa D itu pendapatku aja D
kan di sinopsisnya baru tesirat mbak, jgn diperjelas atuh D tp itu pendapatku aja D ___ngacir:


ogaaahhhh \( \( \(

aku edit ah nanti malem \(

masih boleh kan ya \(
dewok - 19/06/2012 02:48 PM
#1731

@mbak Isna...

Maap nggak bisa kuot \( Ini cuma pemikiranku aja ya....

Bener apa yg dibilang Luna, sinopsisnya spoiler abis mbak, gmn klo dirubah jadi begini...

Paragraf pertama oke gpp...
Paragraf kedua ceritakan soal kemampuan Nadya menyerap ilmu dr org lain
Paragraf ketiga bru diceritakan klo Nadya bertemu dgn Yahya, TAPI jgn cerita soal pembunuhan. Disini ceritanya Nadya mentok ga bisa nyerap ilmunya Yahya, dia bingung apa yg harus dilakukan.

Cukup sampai disini... klo mau ditambahkan paragraf kelima

Ceritakan Nadya setelah pulang dr rumah Yahya (tanpa menyinggung2 klo Yahya udah mati) dia sukses, karyanya byk dimuat tp ada yg menuduhnya plagiat. Contohnya:

Setelah pertemuannya dengan Yahya, Nadya mulai membuat sebuah puisi dan mempostingnya di akun "Sastra Sunda Plus," sebuah grup yang ada di facebook. Tulisannya mendapatkan banyak pujian dari member grup tersebut, para pemerhati dan Sastrawan Sunda. Tapi ada satu kritik yang dianggap Nadya agak mengganggu. Puisi karyanya dianggap meniru karya Yahya Soemantri.

Titik... gimana? Lebih mengundang minat untuk mencari tahu jawabannya kan.

Ini cuma pemikiranku aja lo, maaf klo ndak berkenan.
girlu0755 - 19/06/2012 05:18 PM
#1732

Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu
Judul : He Loves Her Till The End
Pengarang : Monica Petra
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2008
Tebal : 200 halaman
Quote:
[CENTER]Sinopsis :
Gadis sebenarnya malu pacaran dengan Reno, karena cowok itu begitu jadul dan malu-maluin. Bayangin, kesukaan Reno adalah baca buku dan ikut perlombaan ilmiah. Setiap hari cowok itu mengantar Gadis ke sekolah naik sepeda mini.
Saat muncul Yustian yang keren dan tajir, hati Gadis terbelah dua. Anak basket vs. kutu buku, gimana nih? Apalagi Yustian bisa mengantar jemput Gadis naik mobil, sementara sepeda mini Reno hanya berganti dengan vespa tua.
Akhirnya meskipun merasa bersalah, Gadis memilih Yustian. Tapi apakah cinta Reno pupus begitu saja?
[/CENTER]

Cerita dalam novel ini seperti pada cerita remaja kebanyakan, dimana ada orang ketiga dalam suatu hubungan. Gadis, tokoh utama di novel ini berpacaran dengan Reno, tetangganya yang culun dan kutu buku. Tapi, seperti anak gaul lainnya, Gadis merasa malu berpacaran dengan Reno yang ketinggalan zaman dan mengendarai sepeda mini tiap hari.
Berbeda dengan Yustian, teman sekolah dan sekelas Gadis yang selalu mengantar jemput Gadis memakai mobil mewahnya, dan sangat berbeda dengan Reno. Itulah yang membuat Gadis menomerduakan Reno, padahal Renolahyang menjadi pacar Gadis.
Sejak pertama baca novel ini, saya sudah merasa gemas sendiri melihat tingkah Gadis yang seolah selalu benar dengan kebohongan yang dibuatnya pada Reno agar bisa bersama Yustian. Alur ceritanya biasa saja, tapi mbak Monica menyusun ceritanya dengan bagus dan tidak berbelit-belit. Saya dengan mudah bisa merasakan apa isi dari buku ini, sampai menitikkan air mata dibagian akhir cerita saking terharunya \(
Ada beberapa dari bagian cerita ini yang sangat mengena dihati saya malu: yaitu saat si tokoh cowok ngasitahu Gadis kalau dia selalu mencintainya. Dari judulnya saja, saya sudah merasa kalau saya senasib dengan tokoh cowok yang selalu mencintai Gadis D
Dan lagi, banyak pelajaran yang dapat saya ambil setelah membaca novel ini. Salah satunya adalah kata-kata Kartika – teman sekelas Gadis – saat Gadis meminta saran darinya, “….Dengerin aku, nggak seorang pun seharusnya berhak memaksa kita buat melakukan apa pun yang kita nggak ingin lakukan. Apa pun itu….” Dan saya setuju sekali dengan kutipan ini, nggak seorang pun bisa memaksa kita melakukan hal yang nggak mau kita lakuin, siapa pun itu.
Yah, ini hanya penilaian pribadi dari saya, tapi kalo dinilai secara umum sich, novel ini kisah cinta anak SMA biasa aja. Tapi emang bener bikin deg-degan bacanya, bikin saya menjiwai nih novel. Karena itu, saya kasih rate 3/5 untuk yang ini Yb
aztecclan - 20/06/2012 08:56 AM
#1733

Quote:
Original Posted By namakuhiroko
Judul : The Year of Living Dangerously
Penulis : Christopher Koch
Penerbit : Serambi
Tahun Terbit : 2009

Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

Ingatan sebagian besar orang Indonesia yang pernah hidup di tahun - tahun 1964-1965 adalah kegetiran. Soekarno sendiri sudah meramalkannya dan menyebutnya tahun Vivere Pericoloso-tahun dengan hidup penuh bahaya, bagi kekuasaannya dan juga mungkin bangsa Indonesia. Suatu lembaran hitam dalam catatan sejarah Indonesia. Bagi yang terlahir setelah tahun itu, hanya dampaknya yang bisa dirasakan: menguntungkan, merugikan atau bahkan tak terasa sama sekali. Generasi selanjutnya pun mengenal tahun-tahun tersebut lewat pelajaran sejarah subyektif, yang ditulis oleh sang pemenang pertikaian sebagai gejolak politik, kudeta berdarah untuk mengganti ideologi Pancasila.

Adalah Guy Hamilton, seorang wartawan asal Australia, datang untuk meliput huru-hara politik di Indonesia. Jakarta yang sibuk tapi kumuh, megah sekaligus miskin sangat tak bersahabat dengannya. Beruntung dia bertemu Billy Kwan, "kurcaci" yang menjadi pemandu sekaligus juru kamera handal. Dengan segera liputan Guy tentang politik di Indonesia menjadi trending topic di seluruh dunia. Dan Guy semakin terseret ke dalam kehidupan Billy yang nyentrik, misterius bahkan mungkin berbahaya. Billy pula yang memperkenalkannya pada wanita cantik, Jill Bryant, wanita yang sangat dicintai Billy sendiri. Membawa mereka dalam cinta segitiga.

Klise memang, cerita terpusat pada kesetiaan persahabatan, karir dan cinta. Namun balutan idealisme Billy yang tertuang dalam catatan rahasia misteriusnya, obrolannya serta foto hasil jepretannya menjadikan novel ini kaya akan filsafat yang menambah khazanah sastra pembacanya. Ditambah lagi dengan pandangan dari seorang wartawan asing mengenai Jakarta waktu itu. Keadaan politik yang memanas, meminjam istilah Billy, perang dingin antara wayang kiri dan wayang kanan semakin mendekati puncak dan mungkin saja terjadi pertumpahan darah. Suatu kemungkinan yang pada akhirnya benar-benar terjadi.

Melalui novel yang sempat dilarang terbit di Indonesia oleh Pemerintahan Orde Baru, pembaca bisa memperkaya sudut pandang mengenai apa yang sebenarnya terjadi menjelang 30 September 1965. Meskipun fokusan utama cerita ini adalah kisah persahabatan dan cinta segitiga, namun sempilan fakta sejarah yang ditampilkan bisa menjadi alternatif cerita sejarah dari yang biasa didoktrinkan di sekolah-sekolah. Bilamana pembaca mengingkan novel yang lebih menantang dengan konflik yang memanas, pembaca hanya akan mendapati plot yang sedikit datar-datar saja dan cenderung mudah ditebak.

Penuturan cerita melalui orang ketiga, wartawan yang juga menjadi teman Billy dan Guy, terkadang cukup membingungkan alur cerita yang sedang berkembang. Pembaca bisa tersesat dan mengira bahwa yang sedang diceritakan adalah Guy padahal cerita sudah berganti ke Billy. Ketelitian pembaca membaca deskripsi cerita diperlukan di sini.

Kumar, asisten Guy bertanya, mengapa dia yang pintar harus hidup susah di Indonesia sementara banyak orang barat bodoh yang bisa hidup mewah? Suatu pertanyaan retoris yang sulit terjawab. Dengan mengutip opini Billy Kwan, bahwa atas konflik yang terjadi, masalah yang sedang mendera masyarakat ini, orang barat pun tak punya jawabannya. Hanya sang waktu yang bisa memaksa kisah ini mengalir, membiarkannya menanti, siapa yang benar dan siapa yang salah.

Rating: 4/5

btw novel ini juga sudah diangkat ke layar lebar dengan judul yg sama. Film jadul yg dibintangi Mel Gibson muda D. Nasibnya sama: dilarang dikonsumsi orang Indo selama orba


ane boleh minjem bukunya gan?
daninoviandi - 20/06/2012 10:53 AM
#1734
City of Ashes by Cassandra Clare
Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

     Tolooong.. \(

Sungguh, buku ini bikin gw stres, tertekan. Entah deh, dengan ketebalan yang melebih rata-rata ±600an halaman, buku ini sukses bikin beban. Cukup deh cerita-cerita fantasi tentang Nephilim, Vampir, Manusia Serigala, Iblis, Peri, dll., dll. hal-hal ini udah bikin gw jenuh. Makin sini makin gak masuk nalar, kenapa Malaikat itu bisa kimpoi sama manusia sehingga tercipta Nephilim, sampai mengapa Vampir dan Manusia Serigala tuh bermusuhan. Gak disini, gak di Twilight, sama aja, mereka bermusuhan. Dan tetep, sosok Jace di buku ini mengingatkan gw terhadap Edward Cullen.

Kembali ke isi buku...

Review singkat gw gini aja deh. Jace dan Clary yang akhirnya tahu siapa ayah kandung mereka akhirnya harus bertempur lagi dengan ayahnya. Ayahnya (Valentine) sendiri bercita-cita menciptakan lebih banyak Pemburu Bayangan dan menghancurkan Kunci. Nah, di buku ini, Mortal Instrumen kedua yang menjadi alat untuk mencapai cita-cita Valentine akhirnya berhasil Valentine rebut dari tangan Saudara Hening. Di sisi lain, Jace terus dicurigai ibu angkatnya sebagai mata-mata Valentine, sehingga Jace makin gak betah tinggal di rumah keluarga angkatnya. Sedangkan Clary, petualangan cintanya dengan Simon mulai menuai hasil, akhirnya Simon agak mendapat lampu hijau dari Clary. Nah, ada yang terjadi dengan Simon di buku ini, itu yang menjadi surprise. Buku ini pun bercerita tentang perjalanan Clary dan teman-teman ke negeri peri. Selebihnya, buku ini bercerita tentang lika-liku dunia dan pertempuran Dunia Bawah, serta ada juga kisah cinta yang diceritakan. Jeleknya, Incest dan cinta sesama jenis juga bukan hal tabu di buku ini, jadi jangan mual ketika baca buku ini.

Gw kasih rate 3 dari 4 buat buku ini. Sebenarnya tadinya Cuma mau ngasih 2 bintang, tapi sialnya epilog buku ini bikin penasaran, argh... gaktau deh mau lanjut buku 3 gak tar...
daninoviandi - 20/06/2012 10:54 AM
#1735
Misteri Kematian Seorang Casanova by S. Mara Gd
Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

     Sekali lagi, beri applause yang meriah untuk pasangan Kosasih-Gozali...

Kali ini kasus yang dihadapi adalah sebuah kasus pembunuhan terhadap anggota band Casanova. Jack Permana, si vokalis band, ditemukan tewas di sebuah kamar ketika sedang berlangsung pesta ulang tahun rekan gaul-nya. FYI, rekan gaul Jack ini ialah segerombolan anak SMA yang hobinya bersenang-senang, berpesta, bahkan mabuk-mabukan. Yang menjadi dilema bagi Kapten Polisi Kosasih ialah, tanpa disengaja putranya Bambang berada di TKP! Dia diajak oleh kenalan wanitanya yang baru dikenal hanya beberapa hari saja di sebuah toko buku.

Pembunuhan ini minim saksi, namun beraninya, sang pembunuh membunuh di sela-sela keramaian pesta yang berlangsung begitu meriah yang kira-kira dihadiri oleh 70an orang yang kebanyakan masih ABG. Diantara banyak anak-anak ABG ini, terselip beberapa pemuda berumur 20-an yang memang dibawa oleh para ABG ini. Nah, tugas Kosasih-Gozali lah untuk mencari pembunuh yang bersembuny diantara 70an orang ini.

Seperti yang biasa saya bilang, buku berawalan Misteri karangan S. Mara Gd, selalu keren. Walaupun buku ini terbit di tahun 1988, namun ternyata telah banyak pergaulan-pergaulan tidak pantas yang dilakukan oleh anak-anak SMA di jaman itu. Ini bisa menjadi pengetahuan tersendiri, dimana di buku ini digambarkan bahwa pesta ulang tahun yang bermodalkan besar (duit orangtua), disertai dengan suguhan live music, serta minuman keras dan perilaku seks bebas telah terjadi di buku ini. Siapa yang dapat membantah kalau kejadian-kejadian sepeti yang dituangkan di buku ini tidak terjadi di kehidupan nyata di waktu itu? Itu tahun 1988 lho, bisa dibayangkan sekarang tahun 2012 seperti apa, apalagi dengan makin canggihnya teknologi dan pergaulan yang semakin bebas. Back to book, cerita yang ditulis oleh S. Mara Gd ini sungguh sangat mengalir. Dengan per-bab-nya ditandai hari dan tanggal, maka pembaca tidak akan kesulitan merunut peristiwa hari demi hari. Selain itu alur di buku ini terus maju, sehingga kata-kata saya tentang mengalir tadi dapat dibuktikan. Apalagi, cerita dari buku ini juga sangat dramatis. Bagaimana kematian Jack akhirnya terungkap setelah penyelidikan yang lumayan lama dan banyaknya orang yang diperiksa terkait kasus ini.

Well, tanpa banyak spoiler lagi, buku ini pas bagi pecinta kisah detektif, saya beri rate 5 dari 5 untuk buku ini.
daninoviandi - 20/06/2012 10:55 AM
#1736
Ketika Cinta Berbuah Surga by Habiburrahman El Shirazy
Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

     Kumpulan cerita pendek, atau lebih tepatnya kumpulan pelajaran dan kisah para sahabat Nabi yang terjadi di masa setelah Nabi.

Walaupun buku ini tipis, banyak hal yang bisa kita dapat dari buku ini. Seperti misalnya mengapa dua buah lalat bisa membedakan nasib dua orang pria, hingga bagaimana caranya mencari teman sejati untukmu. Semua cerita ini dikemas dalam bahasa yang ringan khas Kang Abik. Buku ini memang buku islami, namun untuk non muslim juga saya kira bisa dibaca. Karena tidak ada unsur pemaksaan harus-masuk-Islam di buku ini. Tidak ada pula huruf-huruf Arab, sehingga bisa dibaca oleh semua orang. Ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadits ditulis dalam bahasa Indonesia, dan juga berkaitan dengan isi kisah yang diceritakan, sehingga kisah-kisah yang diceritakan bisa menggugah hati.

So, Iqra, bacalah, gak akan rugi baca buku ini \)
Rate 4 of 5
alexa.v - 20/06/2012 02:38 PM
#1737
SRC 2012 Bulan Juni
[FONT="Comic Sans MS"]SENSASI BERUJUNG MAUT
Sebuah sinopsis


Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

SRC Bulan Juni 2012

Judul Buku :Sentuhan sayang
Pengarang :V. Lestari
Tebal :644 Halaman
Penerbit :PT. Gramedia Pustaka Utama



Helen, seorang wanita cantik berusia setengah baya. Ia ditemukan tewas oleh suami dan putranya. Tak ada tanda trauma apa pun pada tubuhnya. Dugaan sementara, ia bunuh diri kerena putus asa pada penyakit kanker yang dideritanya. Soma, suaminya, menolak dilakukannya otopsi karena dokter yang menangani istrinya juga mengatakan jenazah meninggal bukan akibat kekerasan.

Namun, begitu jenazah dikubur, satu demi satu misteri wanita bernama Helen itu terkuak. Ternyata dia wanita sehat. Tidak menderita penyakit apa pun. Selidik punya selidik, ternyata dia punya affair dengan dokter yang menanganinya. Tidak hanya itu, dia juga suka sekali meminjamkan uang kepada tetangga-tetangga di sekitarnya. Sebagai suaminya, Soma tidak pernah tahu tentang hal-hal tersebut.

Mungkinkah Helen dibunuh oleh salah satu pengutang? Bagaimanakah caranya ia dibunuh, sementara tanda-tanda kekerasan tak ada pada jasad Helen? Sementara misteri tentang Helen belum terkuak, satu orang lagi menjadi korban pembunuhan. Adakah hubungannya kematian Helen dengan kematian pembantunya itu? Untuk mencari kebenaran, mau tak mau Soma menyetujui penggalian kembali makam Helen. Tapi siapkah Soma menerima lagi kejutan dari mendiang istrinya?

*********

V.Lestari merupakan salah satu penulis tenar di era jaman orangtua kita. Sampai sekarang karyanya masih terus di terbitkan ulang seperti karya Mira W, dan S. Mara GD. Ia mengkhususkan diri menulis cerita detektif-kriminal, jenis cerita yang memerlukan ketelitian dan keahlian khusus untuk meramunya. Dan yang lebih khas lagi semua novel-novelnya menampilkan tokoh utama wanitanya sebagai "dektetif"-nya.

Novel ini berawal dari meninggalnya Helen. Seorang wanita yang mapan, cantik, dan penuh jiwa petualang. Ia ditemukan terbaring di atas sofa dalam keadaan tak bernyawa dan hanya meninggakan kotak berisi pil penenang dan catatan di secarik kertas dengan huruf yang besar besar tanda keputusasaan. Catatan itu memberitahukan kalau ia bunuh diri dan ingin tetap terlihat cantik saat meninggal. Sebelumnya, Helen secara mengejutkan mengundang jamuan makan malam di rumahnya. Jamuan itu dihadiri oleh seluruh tetangga dan koleganya. Ia mengumumkan berita tentang sakitnya dan umurnya di perkirakan tinggal 2 bulan lagi.

Setelah meninggalnya Helen bermunculanlah masalah dan rahasia dirinya. Ternyata semasa hidupnya ia suka meminjamkan uang tanpa bunga dan hanya memberikan peringatan kalau pada jatuh tempo tidak membayar akan dilaporkan ke polisi. Ia tidak mengidap penyakit apapun. Ia sehat wa afiat. Tidak hanya itu, rahasia tentang perseingkuhan dan kebiasaannya selagi masih hidup terungkap juga. Apakah Helen bunuh diri? Atau ia dibunuh penghutang?

V. Lestari selau jeli menjabarkan prosesi serta detail demi detail suatu peristiwa. Pada buku ini dijabarkan bagaimana otopsi dilakukan. Pembaca jadi tahu bagaimana langkah-langkahnya. Sambil membaca buku ini saya sedikit membayangkan film Korea berjudul “The Sign” yang juga membahas tentang pencarian kebenaran lewat mayat. Karena setiap otopsi mengandung pesan terakhir yang ingin disampaikan oleh mayat.

Detektif yang dimunculkan bernama Ratih, tetangga Helen yang kebetulan menjalin percintaan dengan putra Helen bernama Danu. Kenyataan pahit harus diterima Ratih ketika bukti-bukti memberatkan yang ditemukannya mengarah kepada Niko, ayahnya. Tapi benarkah Helen dibunuh oleh Niko? Atau Helen bunuh diri? Lagi lagi kita diberikan bukti-bukti yang terus bermunculan tanpa diduga.

Buku ini mengajak saya untuk ikut terlibat secara emosional ketika bukti terarah di satu titik dan akhirnya dibantah di titik lain. Saya ikut berpikir dan mengamati serta menerka-nerka bagaimana endingnya. Untuk mengetahui endingnya saya sarankan anda membacanya sendiri.Saya beri 4 dari 5 bintang yang saya punya.


[/FONT]
daninoviandi - 20/06/2012 02:47 PM
#1738

^
^
^
^
kayanya enggak semua deh mbak, buku Belitan Memori pengungkap kasusnya: dr. Alan, cowo D
Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu
alexa.v - 20/06/2012 03:01 PM
#1739

Quote:
Original Posted By daninoviandi
^
^
^
^
kayanya enggak semua deh mbak, buku Belitan Memori pengungkap kasusnya: dr. Alan, cowo D
Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

Pengencualian kali ya dan, tapi setau aku, sepenyimakan (halah bahasanya) yang dijadikan pengungkap tabir (Detektif tanda kutip)di belitan memori itu si Karina yang anak angkatnya dokter. CMIIW
daninoviandi - 20/06/2012 03:06 PM
#1740

Quote:
Original Posted By alexa.v
Pengencualian kali ya dan, tapi setau aku, sepenyimakan (halah bahasanya) yang dijadikan pengungkap tabir (Detektif tanda kutip)di belitan memori itu si Karina yang anak angkatnya dokter. CMIIW

wogh, udah baca juga mbak?matabelo:

iya sih Karina juga ikut terlibat, tapi dia justru kan malah kebanyakan diem.

oh ya, bukan anak angkat dokter ah p
Page 87 of 105 | ‹ First  < 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 >  Last ›
Home > CASCISCUS > BUKU new > Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu