BUKU new
Home > CASCISCUS > BUKU new > Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu
Total Views: 87632 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 93 of 105 | ‹ First  < 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 >  Last ›

daninoviandi - 17/07/2012 05:18 PM
#1841

Quote:
Original Posted By komet795
iya baru baca yang kayak gini seinget aku
kan biasanya cuma ada subbab nama tokoh gak pake acara dibedain lagi fontnya

batas

coba baca yg mbak Dewie Sekar deh D
*trit metropop kan ini*

lah ya terus pengalamannya apa?eek:
Quote:
Original Posted By eclips3
kayaknya dimi is married itu novelnya retni sb paling tebal yang aku punya.. adakah yg lebih tebal lagi? think:

----

ripiw nya mbak dew matabelo:

kalau buku yg satu nya yg life and time michael K gmana mbak?


kayanya metropop gak ada yang bener2 tebel banget, rata2 lah ya D
eclips3 - 17/07/2012 05:21 PM
#1842

Quote:
Original Posted By daninoviandi
coba baca yg mbak Dewie Sekar deh D
*trit metropop kan ini*

lah ya terus pengalamannya apa?eek:


kayanya metropop gak ada yang bener2 tebel banget, rata2 lah ya D


klo yg my partner itu tipis menurut ku D bukunya kecil pula, kayak bukunya marga T.

dewie sekar yg ngarang zona @ tsunami bukan? aku punya tp belom baca hammer:
daninoviandi - 17/07/2012 05:28 PM
#1843

Quote:
Original Posted By eclips3
klo yg my partner itu tipis menurut ku D bukunya kecil pula, kayak bukunya marga T.

dewie sekar yg ngarang zona @ tsunami bukan? aku punya tp belom baca hammer:

gak seukuran ama Marga T ah, salah liat kali think:

iya, dewie sekar yang itu: zona @ tsunami, perang bintang, zona @ last, alita @ first, alita @ heart *apaaaaaaaaaaaal ngacir:*
eclips3 - 17/07/2012 05:31 PM
#1844

Quote:
Original Posted By daninoviandi
gak seukuran ama Marga T ah, salah liat kali think:

iya, dewie sekar yang itu: zona @ tsunami, perang bintang, zona @ last, alita @ first, alita @ heart *apaaaaaaaaaaaal ngacir:*


kecil tapinyaaaaa gak kayak novel dia yg lain macam pink project, cinta paket hemat atau dimi is married.

ane cuma punya satu yg dewie sekar \(
milan1 - 18/07/2012 09:37 AM
#1845

Quote:
Original Posted By after_dark
Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

Judul: Metamorfosis
Penulis: Franz Kafka
Penerbit: Homerian Pustaka
Jumlah Halaman: 154

Entah dosa apa yang telah dilakukan oleh Gregor Samsa atau ia hanya sedang bernasib sangat sial sehingga suatu hari ketika ia bangun tidur, didapatinya dirinya telah berubah menjadi seekor kutu besar. Hal ini tentu sangat mengejutkan Gregor Samsa. Tapi yang lebih mengejutkan ialah, Gregor Samsa sama sekali tidak berlebihan dalam menghadapi masalah tersebut. Ia hanya berkata, “apa yang terjadi padaku?”. Tadinya ia berpikir ini cuma mimpi, dan ia hendak melanjutkan tidurnya ketika ia menyadari bahwa ia memang telah berubah menjadi kutu besar. Dan, sekali lagi, ia tidak histeris atau pun panik. Ia malah kemudian curhat masalah kerjaan, “Oh Tuhan,” gumamnya, “Begitu besar pekerjaan yang telah kupilih, melakukan perjalanan seharian.”
Kemudian reaksiku ialah: Laahh, kenapa jadi ngomongin kerjaan sih!
Aku membayangkan seandainya aku bernasib sama dengan Gregor, tentu aku sudah panik bukan main. Celaka dua belas. Apa yang harus kulakukan? Maksudku, ini mengerikan. Aku bahkan belum kimpoi. Eaaa. :genits
Lalu bagaimana nasib Gregor Samsa selanjutnya? Apa yang akan dilakukan oleh keluarganya?

Buku ini tipis, hanya 154 halaman, tapi ketika dibaca terasa begitu melelahkan. Aku berpikir tentang kata kata yang digunakan. Tidak begitu enak waktu dibaca. Dan ceritanya yang menyedihkan, semakin membuat buku ini tidak nyaman untuk dibaca. Tapi anehnya, tepat setelah aku selesai membaca, aku baru menyadari, aku menyukai buku ini. Aku menyukai aura depresif yang mengusik ketenangan hidupku. Yang membuat aku sejenak merenungkan nasib Gregor Samsa, dan ingin memberi sedikit penghiburan padanya seandainya hal itu memang bisa dilakukan.
Jadi inti buku ini ialah perubahan. Bagaimana perubahan yang dialami oleh Gregor Samsa kemudian mempengaruhi kehidupan kedua orang tua serta adik perempuannya.

Buku ini mengingatkanku pada In A Strange Room karangan Damon Galgut. Sama sama depresif dan melelahkan untuk dibaca. Tapi bukan berarti tidak bagus. Buku ini bagus. Yang diperlukan hanyalah kesabaran, karena mungkin kata kata yang dipilih oleh Kafka( atau terjemahannya) tidak begitu enak untuk dibaca (terlalu baku). Yang jelas, buku ini bukan untuk anda yang sedang mencari hiburan. Meski tidak ada salahnya jika dibaca ketika sedang tidak ada kerjaan, sedang dalam perjalanan, menunggu bis kota, atau menunggu jodoh anda. Eaaa. :genits
Rating 3 of 5


belinya dimana gan penerbit homerian,
ane baca komiknya aja master piece, bikin bingung maksudnya apa jadi serangga, dari seri buku master piece yg ane punya, buku ini yg rate rendah, temanya murung

ga seperti crime&punishment dan stendhal yg keren, eksistensi manusia
di komik sthendal cukup bnyk adegan hotnya, di komik aja kya gitu gimana baca bukunya ya, apalagi klo ada filmnya D hehe


Quote:
Original Posted By cintasenja
udah baca buku ini lama bener dah.
asli ane seneng banget ama Kafka.
kalo menurut ane, metamorfosisnya kafka ni ini pantes dapet rating 4/5

(kok di terjemahan buku ente jadi kutu besar sih, yang ane punya perubahannya itu jadi kecoa) emang sih,kalountuk terjemahan novel kaya begini seringkali penerjemah indonesia kebingungan. ane baca orang terasingnya Albert Camus juga beneran pusing.


emang beda penerbit gan? penerbitnya apa?
sulitbangunpagi - 18/07/2012 02:03 PM
#1846

@daninoviandi : nanti deh dicoba baca. ceritanya banyakan tentang pernikahan mulu. jadi kepengen shutup:

@eclips3 : menurut aku sama aja mbak bentuk bukunya sama kayak pink project dll, hehe
daninoviandi - 18/07/2012 02:17 PM
#1847
Telepon Seluler
     Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

Sungguh sangat beruntung saya bisa mendapatkan buku ini hanya dengan harga lima ribu rupiah saja. Kartun Indonesia yang bisa disebut kartun masa kini karena kritik sosialnya kepada pemerintah dan keadaan sehari-hari yang disajikan dalam bentuk lelucon pahit. Sayangnya duo penulis ini telah berpisah, jadi bisa dibilang buku yang saya dapat ini buku legendaris, karena menyatukan dua kartunis ngetop, Benny dan Mice.

Buku kali ini bercerita tentang telepon seluler atau hape. Ya, di buku ini seakan-akan Benny dan Mice menelanjangi kondisi masyarakat yang sudah sangat bergantung pada hape dewasa ini. Bila jaman dahulu yang diwajibkan tidak boleh tertinggal itu kartu kredit, maka hari ini, hape wajib harus dibawa, tidak boleh tertinggal. Tidak bisa dipungkiri, dewasa ini masyarakat tidak bisa hidup tanpa hape. Ajaibnya, buku ini ditulis pada tahun 2008, bisa dibayangkan efeknya apabila buku ini dibuat/diperbarui sekarang, mungkin ketebalan buku ini akan sangat bertambah dari yang semula hanya 106 halaman. Selain itu, fenomena 2008 tersebut masih belum terlalu parah dibandingkan sekarang, apalagi melihat fitur hape yang makin canggih, bisa makin tajam sindiran Benny dan Mice terhadap para pengguna hape.

Buku ini terbagi menjadi 6 bab utama. Jujur saja, apabila kamu membaca buku ini pasti akan berkata: “iya nih, gw banget.” Sebabnya, ini juga yang terjadi pada saya. Mulai dari cara menyimpan hape, hingga model2 hape dan penggunanya, dipaparkan dengan cara yang jenaka disini. Ada pula perkenalan tentang “hape sejuta umat”, ayo tunjukkan jari, siapa yang dahulu sangat tergila2 pada nokia 3310? Ya, tak bisa dipungkiri pula kalo nokia itu merupakan “hape sejuta umat” (dan beruntungnya saya, hape nokia 3315 – generasi 3310 berikutnya – saya masih jalan sampai sekarang). Ditunjukkan pula beberapa kekonyolan yang mungkin lazim kita temui di sekitar. Contohnya adalah penggunaan handsfree oleh sebagian orang yang masih memegang teleponnya walaupun handsfree nyantol di telinga. Contoh lainnya adalah nyasarnya pulsa elektrik akibat salah penyebutan nomer hape, sampai gaya hidup jaman sekarang yaitu: bangun tidur, langsung cuci muka, ngopi, dan main hape! (mungkin sekarang lebih parah ya, bangun tidur kuterus main hape D). Ada juga contoh dimana beberapa gelintir manusia yang hidup hanya demi hape. Dalam artian, orang itu lebih memilih mengisi pulsanya dan lebih rela hidup pas-pasan (mandi dengan alat-alat seadanya; ngopi2 dan jajan dibayarin orang) dibandingkan memenuhi kebutuhan lainnya.

Masih banyak cerita yang menarik di dalam buku ini, dan memang sekali lagi, buku ini merupakan cerminan bangsa Indonesia sekarang ini, terutama berkaitan dengan hape. Lumayan bikin ngakak, dan cocok dijadikan teman ketika suntuk ataupun ketika sedang ngopi2. Saya rate buku ini 4,5 deh, kurang setengah gara-gara buku ini kurang panjaaaaaaaaaang.


Judul: Kartun Benny & Mice: Talk About Hape
Penerbit: Nalar
Terbit Perdana: Maret 2008
Tebal: 106 Halaman
Harga: Rp. 5000,-
Rate: 4,5 of 5
daninoviandi - 18/07/2012 02:19 PM
#1848

Quote:
Original Posted By sulitbangunpagi
@daninoviandi : nanti deh dicoba baca. ceritanya banyakan tentang pernikahan mulu. jadi kepengen shutup:

@eclips3 : menurut aku sama aja mbak bentuk bukunya sama kayak pink project dll, hehe

biar cepet nyusul mot o
Quote:
Original Posted By eclips3
kecil tapinyaaaaa gak kayak novel dia yg lain macam pink project, cinta paket hemat atau dimi is married.

ane cuma punya satu yg dewie sekar \(


tuh sama kata kemot D
baca dulu ce, baru beli yg lain D
riki ilham - 19/07/2012 01:36 AM
#1849

yang suka fiksi ane rekomendasi "Cinta Tak Pernah Tepat Waktu - Puthut EA"

ane baru tau kalo di Indonesia ada juga profesi Detektif Partikelir. udah gitu bikin ngiler pula bayarannya ngakak
Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu
sulitbangunpagi - 19/07/2012 09:56 AM
#1850

Quote:
Original Posted By riki ilham
yang suka fiksi ane rekomendasi "Cinta Tak Pernah Tepat Waktu - Puthut EA"

ane baru tau kalo di Indonesia ada juga profesi Detektif Partikelir. udah gitu bikin ngiler pula bayarannya ngakak
Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu


fyi, puthut EA ini bahasanya nyastra juga macam eka kurniawan gitu
aku juga suka sama puthut EA D
kemaren udah sempet lihat di toko buku sebenernya cuma masih ragu buat beli

oke, skrg fix masuk list bacaan
tengkyu gan iloveindonesias
sulitbangunpagi - 19/07/2012 09:59 AM
#1851

Quote:
Original Posted By riki ilham
yang suka fiksi ane rekomendasi "Cinta Tak Pernah Tepat Waktu - Puthut EA"

ane baru tau kalo di Indonesia ada juga profesi Detektif Partikelir. udah gitu bikin ngiler pula bayarannya ngakak
Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu


fyi, puthut EA ini bahasanya nyastra juga macam eka kurniawan gitu
aku juga suka sama puthut EA D
kemaren udah sempet lihat di toko buku sebenernya cuma masih ragu buat beli

oke, skrg fix masuk list bacaan
tengkyu gan iloveindonesias
daninoviandi - 19/07/2012 02:41 PM
#1852
Tantangan Buatmu
     Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

Sempat sangat tertarik melihat buku ini, sinopsis di bagian belakang buku yang meyakinkan, serta label International Best Seller, sungguh sangat menggoda untuk membeli dan membaca buku ini. Beruntungnya, saya mendapatkan buku ini secara gratis ketika ada event di Leksika, dan buku ini saya keep sampai bulan Juli ini, guna memenuhi tantangan membaca pribadi membentuk nama: Dani Noviandi.

Sampailah akhirnya di bulan Juli. Walaupun rekan saya bilang buku ini sulit dipahami, tapi saya tetap nekat, dan saya masih sangat tertarik membaca buku ini. Akhirnya dibukalah segelnya, dan sayapun mulai membaca...

Beberapa halaman, ada rasa tidak nyaman ketika membaca buku ini, maka saya simpan kembali untuk saya teruskan keesokan harinya. Setelah esok tiba, saya tetap tidak nyaman membaca buku ini. Banyak faktor yang mempengaruhinya, diantaranya bahasanya yang bertele-tele, persis seperti jalan ceritanya. Selain itu sudut pandang di buku ini juga sangat tidak enak dibaca. Penulis memakai kata ganti “Kami” di buku ini. Yang ajaibnya, si “kami” ini sampai akhir buku tidak diketahui, siapa sebenarnya yang sedang berbicara. Belum lagi, jalan ceritanya yang muter-muter gak karuan, banyak hal yang tak terkait yang diceritakan di buku ini. Ada pula faktor tokoh di buku ini yang seolah tak habis-habis. Kebanyakan tokohnya numpang lewat, sehingga sulit untuk dihapalkan. Sebenarnya tokoh utama buku ini adalah keluarga Lisbon dan kelima anak perawannya. Tragedi bermula ketika Cecilia, anak bungsu keluarga Lisbon bunuh diri, dan celakanya hal ini menular kepada saudari-saudarinya yang lain. Melihat keluarga Lisbon ini, sempat terpikir bahwa ini merupakan keluarga yang aneh, banyak hal ganjil yang terjadi di keluarga ini. Seperti pengekangan yang berlebih terhadap para gadis, sampai keengganan keluarga ini untuk sosialisasi dengan lingkungan sekitar.

Nah, si “kami” ini, penasaran alias kepo, mengapa keluarga ini bisa seperti ini. Maka dari itu, dikumpulkanlah berbagai barang bukti dari setiap gadis Lisbon, serta kesaksian-kesaksian warga sekitar (kesaksian inilah dasar dari banyaknya tokoh di buku ini). Alur buku ini sendiri pun kurang begitu jelas, namun lebih condong ke alur flashback, dimana si “kami” bercerita tentang pergaulan sembunyi2 mereka dengan gadis Lisbon, tentang kegilaan-kegilaan gadis-gadis Lisbon, dan juga penyelidikan mereka tentang penyebab bunuh diri gadis-gadis Lisbon.

Ah, saya sendiri sampai bingung bagaimana mereviewnya (karen bacanya juga sambil bingung). Belakangan baru saya tahu, bahwa gaya menulis Eugenides memang seperti ini, suka muter-muter dan cenderung aneh. Tapi kalo pada penasaran sama buku ini, boleh kok coba dibaca. Apalagi buku ini masuk list 1001 buku yang mesti dibaca sebelum wafat. Namun sayang sekali, setelah baca buku ini pula saya bisa berkata bahwa buku 1001 ini cocok buat dikoleksi, bukan buat dibaca (kalo otaknya gak nyampe). Rate 2 saja deh dari 5 bintang, maaf Dastan.


Judul: The Virgin Suicides
Penulis: Jeffrey Eugenides
Penerbit: Dastan
Tahun Terbit: 2008
Tebal: 352 hal.
Harga: Free
Rate: 2/5
ccpromli - 19/07/2012 03:07 PM
#1853
Berbagi Pengalaman Sembuh dari Insomnia
Agan-agan, ane berbagi buku ya \)b\)b\)bYb

Judul : Doa & Terapi Khusus Bebas Insonia dan Gangguan Tidur;
Penulis : Ust. Mujtahidin & dr. M. Ali Toha Assegaf
Penerbit : Pustaka IMaN
Terbit : Juli, 2012
Halaman : 255

Suatu ketika Zaid bin Tsabit, seorang sahabat terkemuka yang dikenal sebagai pencatat wahyu, datang menemui Rasulullah Saw. Ia berkunjung untuk mengadukan susah tidur yang dideritanya. Lalu Nabi Saw memberinya sebuah doa, dan sahabat ini pun mengamalkannya. Hingga akhirnya ia mengabarkan dirinya sembuh.

Apa yang diderita Zaid, yang kini lebih dikenal dengan insomnia, tergolong penyakit yang jumlah penderitanya banyak. Malah, penyakit ini terus meningkat seiring dengan kian kerasnya tekanan hidup. Tahun 2004 saja, misalnya, riset internasional oleh US Census Bureau menyebutkan 28 juta penduduk Indonesia menderita insomnia. Dan 10-15 persen dari mereka adalah pengidap insomnia kronis.
Adalah penulis buku ini yang juga mengaku pernah terserang insomnia. Dalam pengantar, ia bercerita bukan main tersiksanya menanggung penyakit yang satu ini. Kurang lebih satu tahun ia hanya bisa tidur menjelang pagi dini hari. Pernah suatu ketika ia paksa-paksakan tidur, malah ia makin tersiksa. Di kepalanya seakan ada baling-baling yang terus berputar kencang. Akibatnya, di siang hari ia sering lemas, tidak ada gairah bahkan jadi pelupa. Namun, lanjutnya, alhamdulillah, melalui berbagai upaya terapi dan doa akhirnya ia sembuh.

Pengalaman itulah yang kemudian mendorong penyusun buku ini untuk melakukan “riset”, mewawancara para penderita insomnia untuk berbagi pengalaman sembuh dari penyakit berat ini. Dan hasilnya dituangkan dalam buku ini. Terungkap kasus-kasus kesembuhan yang biasa maupun “luar biasa”, yang melalui terapi obat dan doa maupun yang hanya melalui doa dan terapi zikir saja. Untuk kasus terakhir, buku ini sekaligus menghadirkan kasus yang menjadi tantangan dan pertanyaan buat riset medis selanjutnya.
Taruhlah pengalaman seorang Herlita (28 tahun), seorang karyawan swata yang tinggal di bilangan Jakarta Selatan. Selama 4 tahun sering ia hanya bisa tidur jam 4 pagi, hingga akhirnya sembuh tanpa bantuan obat. “Alhamdulillah, katanya, “hingga saat ini tidur saya kembali normal tanpa bantuan obat tidur sebutir pun.” Ia mengaku pemicu penyakitnya adalah stress berat. Awalnya ia berjuang dengan menyibukkan diri dengan berbagai aktifitas agar badan lelah hingga bisa pulas tidur, namun cara ini tidak berhasil. Selanjutnya, malam-malam dalam susah tidur ia lawan dengan shalat malam dan membaca surah-surah Al-Quran, dan inilah yang menurutnya akhirnya menenangkan dan membuatnya sembuh.
Biarpun ada kasus kesembuhan tanpa obat, namun buku ini mengajarkan dengan bukti-bukti empiris yang meyakinkan, bahwa doa dan terapi medis maupun non-medis merupakan kesatuan ikhtiar yang tak dapat dipisah-pisahkan. Bila doa pada zaman modern ini telah disebut Herbert Benson, seorang dokter peneliti medis dari Harvard University sebagai berpengaruh pada kesehatan, demikian itulah yang diisyaratkan oleh sebuah hadis qudsi. Allah swt berfirman kepada Nabi Musa as.: “Istiqamahlah dalam berdoa, maka kalian akan diliputi rahmah (dengan pengabulan doa tersebut) dan kalian merasa senang dengan nikmat kesehatan.”
Lebih jauh, di samping menyajikan berbagai pengalaman kesembuhan dan berbagai doa dari Al-Quran dan hadis, tak kalah pentingnya buku ini—yang merupakan karya bersama seorang ustad dan dokter—juga memuat penjelasan ringan tentang terapi medis dan non-medis untuk insomnia.
Maka, dalam buku mungil ini, pengalaman sembuh tidak dibiarkan subjektif menurut kehendak penafsiran sang penderita, sebaliknya dibagikan secara terbuka untuk dipetik hikmah dan manfaatnya maupun diverifikasi oleh riset lebih lanjut.
Akhirnya, meskipun data buku ini belum diuji lebih jauh, namun semangat berbagi pengalaman dan penjelasannya merupakan tambang informasi yang amat berharga.

Cecep Romli, pemerhati dan pekerja buku

Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu
kevin.bond.009 - 19/07/2012 03:11 PM
#1854
Si Cacing Dan Kotoran Kesayangannya
Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

buku ini adalah buku pertama dari si cacing dan kotoran kesayangannya the series..

buku ini menceritakan 108 kisah yang lucu, mempesona, menghibur, menginspirasi, sederhana..

di buku ini, cerita yang paling saya suka adalah "dua bata jelek" dan "ayam atau bebek", tapi 106 kisah lain juga bagus kok gan..

sejak membaca buku itu, ane mulai mengerti arti hidup dan gimana menangani masalah masalah kehidupan ini..

Rate : 9/10
samanosuke20 - 19/07/2012 03:32 PM
#1855

maaf yah semuanya..
belom sempat diupdate.. nohope:

ngaskuspun cuma bisa ngintip2 sebentar di kala senggang meniti penelitian dan di kala bosan menerjang.. hammer:
TMta - 19/07/2012 04:03 PM
#1856

Quote:
Original Posted By daninoviandi
     Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

Sempat sangat tertarik melihat buku ini, sinopsis di bagian belakang buku yang meyakinkan, serta label International Best Seller, sungguh sangat menggoda untuk membeli dan membaca buku ini. Beruntungnya, saya mendapatkan buku ini secara gratis ketika ada event di Leksika, dan buku ini saya keep sampai bulan Juli ini, guna memenuhi tantangan membaca pribadi membentuk nama: Dani Noviandi.

Sampailah akhirnya di bulan Juli. Walaupun rekan saya bilang buku ini sulit dipahami, tapi saya tetap nekat, dan saya masih sangat tertarik membaca buku ini. Akhirnya dibukalah segelnya, dan sayapun mulai membaca...

Beberapa halaman, ada rasa tidak nyaman ketika membaca buku ini, maka saya simpan kembali untuk saya teruskan keesokan harinya. Setelah esok tiba, saya tetap tidak nyaman membaca buku ini. Banyak faktor yang mempengaruhinya, diantaranya bahasanya yang bertele-tele, persis seperti jalan ceritanya. Selain itu sudut pandang di buku ini juga sangat tidak enak dibaca. Penulis memakai kata ganti “Kami” di buku ini. Yang ajaibnya, si “kami” ini sampai akhir buku tidak diketahui, siapa sebenarnya yang sedang berbicara. Belum lagi, jalan ceritanya yang muter-muter gak karuan, banyak hal yang tak terkait yang diceritakan di buku ini. Ada pula faktor tokoh di buku ini yang seolah tak habis-habis. Kebanyakan tokohnya numpang lewat, sehingga sulit untuk dihapalkan. Sebenarnya tokoh utama buku ini adalah keluarga Lisbon dan kelima anak perawannya. Tragedi bermula ketika Cecilia, anak bungsu keluarga Lisbon bunuh diri, dan celakanya hal ini menular kepada saudari-saudarinya yang lain. Melihat keluarga Lisbon ini, sempat terpikir bahwa ini merupakan keluarga yang aneh, banyak hal ganjil yang terjadi di keluarga ini. Seperti pengekangan yang berlebih terhadap para gadis, sampai keengganan keluarga ini untuk sosialisasi dengan lingkungan sekitar.

Nah, si “kami” ini, penasaran alias kepo, mengapa keluarga ini bisa seperti ini. Maka dari itu, dikumpulkanlah berbagai barang bukti dari setiap gadis Lisbon, serta kesaksian-kesaksian warga sekitar (kesaksian inilah dasar dari banyaknya tokoh di buku ini). Alur buku ini sendiri pun kurang begitu jelas, namun lebih condong ke alur flashback, dimana si “kami” bercerita tentang pergaulan sembunyi2 mereka dengan gadis Lisbon, tentang kegilaan-kegilaan gadis-gadis Lisbon, dan juga penyelidikan mereka tentang penyebab bunuh diri gadis-gadis Lisbon.

Ah, saya sendiri sampai bingung bagaimana mereviewnya (karen bacanya juga sambil bingung). Belakangan baru saya tahu, bahwa gaya menulis Eugenides memang seperti ini, suka muter-muter dan cenderung aneh. Tapi kalo pada penasaran sama buku ini, boleh kok coba dibaca. Apalagi buku ini masuk list 1001 buku yang mesti dibaca sebelum wafat. Namun sayang sekali, setelah baca buku ini pula saya bisa berkata bahwa buku 1001 ini cocok buat dikoleksi, bukan buat dibaca (kalo otaknya gak nyampe). Rate 2 saja deh dari 5 bintang, maaf Dastan.


Judul: The Virgin Suicides
Penulis: Jeffrey Eugenides
Penerbit: Dastan
Tahun Terbit: 2008
Tebal: 352 hal.
Harga: Free
Rate: 2/5



Ternyata bukan saya sendiri yg ngerasa klo nih buku aneh yah?
kemaren dah sempet beli karena tergiur diskon dari dastanp
setelah dibaca ternyata mengecewakan nohope:
daninoviandi - 19/07/2012 04:07 PM
#1857

Quote:
Original Posted By TMta
Ternyata bukan saya sendiri yg ngerasa klo nih buku aneh yah?
kemaren dah sempet beli karena tergiur diskon dari dastanp
setelah dibaca ternyata mengecewakan nohope:

ngakak
ada yang sama juga ternyata.
jujur aja gak ngerti blasssss berbusa:
Quote:
Original Posted By samanosuke20
maaf yah semuanya..
belom sempat diupdate.. nohope:

ngaskuspun cuma bisa ngintip2 sebentar di kala senggang meniti penelitian dan di kala bosan menerjang.. hammer:

ayo update mad:
sebelasebelas - 19/07/2012 05:39 PM
#1858
On the Island - Tracey Garvis Graves
Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu
genre: romance

Anna, seorang guru berusia 30 th asal Chicago ditawari pekerjaan mengajar T.J. Callahan di villa musim panas keluarganya di Maldives .

T. J. Callahan hampir berumur 17 th, ketika ia baru sembuh dari sakit kangker, orang tuanya mengajaknya menghabiskan musim panas-nya di Maldives bersama keluarganya -sambil mengejar ketinggalan pelajaran

Ketika Anna dan TJ dalam perjalanan untuk menyusul keluarga TJ di Maldives, pilot seaplane mereka mengalami serangan jantung. Anna dan TJ kemudian terdampar di sebuah pulau tak berpenghuni.

Quote:
As T.J. celebrates yet another birthday on the island, Anna begins to wonder if the biggest challenge of all might be living with a boy who is gradually becoming a man.


Buku ini ane dapetin versi .epub nya dari 4sha*ed, atau mediaf*re.
FYI, Di amazon 4,5/5 bintang, di goodreads 4,6/5.

buat ane 5/5. WHY: hard-work-together-to survive, not-fall-in-love-instantly, slow-builing relationship, double-POV, TJ-become-a-man, nice-convercation, great-description, etc
daninoviandi - 20/07/2012 04:25 PM
#1859
Ya, Kuncinya berada di Gelas!
     Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

Baru saja saya membuat thread tentang Kosasih-Gozali di kaskus. Sambil menunggu thread-nya ramai, saya ambil bukunya beliau yang berjudul Misteri Gelas Kembar. Pertimbangan saya, buku ini lumayan tipis, hanya 200an halaman, dan bisa menjadi pelipur lara setelah membaca Virgin Suicides yang membingungkan. Masih terngiang juga pembicaraan di thread tentang masa lalu Gozali, mengapa ia bisa masuk penjara, apa kesalahannya? Nah, iseng-iseng saya menulis di wall facebook S. Mara Gd tentang ini, “ada dimanakah kisah masa lalu Gozali?” tak lama beliau menjawab, “baca saja empat buku pertama.” Dengan mencocokkan judul buku-buku pasangan Kosasih-Gozali yang saya urutkan di kaskus (berdasarkan notes S. Mara Gd di facebook), saya menemukan bahwa Misteri Gelas kembar ini merupakan buku keempat seri petualangan Kosasih-Gozali. Saya pun berteriak dalam hati, dan segera membaca buku ini.

Oh, awal buku ini sungguh sangat mengejutkan. Terbukti walaupun Gozali merupakan “detektif” yang ulung, dia tetap lelaki biasa. Sungguh terkejut melihat awal buku ini, dan seakan tidak percaya. Namun akhirnya saya pikir lagi, saya salut terhadap S. Mara Gd, karena ia membuat tokoh Gozali inii sealamiah mungkin. Lelaki biasa, yang tentunya tidak luput dari dosa dan perbuatan kurang baik. Membaca agak ke tengah dan terjawab juga kasus apa yang membuat Gozali masuk ke dalam penjara. Meskipun penjahat, namun Gozali tetap mempertimbangkan aksinya dalam melakukan kejahatan. Dalam artian, ia tidak akan mau melakukan kekerasan dalam aksinya, istiahnya kejahatan secara baik-baik. Aneh memang.

Kembali ke buku. Kisah di buku ini seperti biasa tentang pembunuhan. Yulie, teman wanita Gozali mendapati adiknya, Totok, meninggal dunia setelah oleh mantri didiagnosa akibat alkohol dan penyakit jantung. Ternyata, calon istri Totok yaitu Endang tidak mengetahui bahwa pacarnya meninggal dunia. Endang tentunya sangat shock, namun ia kelihatannya bisa menerima kejadian itu. Selang beberapa hari, Gozali dikejutkan dengan penemuan mayat seorang perempuan di kamar hotel. Ternyata, perempuan tersebut adalah Endang! Dengan barang bukti dua buah gelas dan dua buah botol di kamar itu, serta identitas tamu lain yang menginap di hotel malam itu, akhirnya pasangan Kosasih-Gozali mendapati fakta-fakta yang menarik bahwa kematian Endang ternyata berkaitan dengan kematian Totok, dan juga orang-orang di sekitar lingkungan Totok bekerja, yaitu keluarga Sukirman, dimana disitu Totok bekerja sebagai supir. Kunci kejadian ini adalah di dua gelas kembar yang berada di hotel. Sempat salah menyangka jenis kelamin si pembunuh, akhirnya Gozali berhasil menemukan si pembunuh dengan bekal jejak bibir yang ditinggalkan di gelas tersebut.

Seperti biasa, kasus dua orang ini selalu sangat menarik. Perpaduan kasus pembunuhan dengan kisah romantisme dan kehidupan berkeluarga selalu membumbui kisah-kisah mereka. Saya disini membaca buku cetakan ketiga terbitan Januari 1994, dan di tahun itu pun nasihat-nasihat tentang kehidupan berkeluarga sudah sangat manis disajikan oleh S. Mara Gd. Buku ini diterbitkan ulang oleh gramedia di tahun 2012 ini, saya kurang tahu apakah ada pencocokkan nilai mata uang di masa lalu dan masa kini, tetapi hal itu tidak mempengaruhi jalan cerita yang memang tidak berkaitan dengan jumlah uang yang beredar. Maka dari itu saya akan tetap merekomendasikan buku ini bagi para pecinta cerita misteri-detektif. Jangan takut cerita detektif Indonesia kalah dengan cerita impor, karena buku ini luar biasa seru. Rate 5 untuk buku ini, keren!


Judul: Misteri Gelas Kembar
Penulis: S. Mara Gd.
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 223 hal.
Tahun Terbit: Januari 1994 (cetakann ketiga)
Harga: Lupa, beli di FJB, pokoknya murah
Rate: 5/5
Zuko99 - 20/07/2012 07:04 PM
#1860

Quote:
Original Posted By daninoviandi
     Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu

Baru saja saya membuat thread tentang Kosasih-Gozali di kaskus. Sambil menunggu thread-nya ramai, saya ambil bukunya beliau yang berjudul Misteri Gelas Kembar. Pertimbangan saya, buku ini lumayan tipis, hanya 200an halaman, dan bisa menjadi pelipur lara setelah membaca Virgin Suicides yang membingungkan. Masih terngiang juga pembicaraan di thread tentang masa lalu Gozali, mengapa ia bisa masuk penjara, apa kesalahannya? Nah, iseng-iseng saya menulis di wall facebook S. Mara Gd tentang ini, “ada dimanakah kisah masa lalu Gozali?” tak lama beliau menjawab, “baca saja empat buku pertama.” Dengan mencocokkan judul buku-buku pasangan Kosasih-Gozali yang saya urutkan di kaskus (berdasarkan notes S. Mara Gd di facebook), saya menemukan bahwa Misteri Gelas kembar ini merupakan buku keempat seri petualangan Kosasih-Gozali. Saya pun berteriak dalam hati, dan segera membaca buku ini.

Oh, awal buku ini sungguh sangat mengejutkan. Terbukti walaupun Gozali merupakan “detektif” yang ulung, dia tetap lelaki biasa. Sungguh terkejut melihat awal buku ini, dan seakan tidak percaya. Namun akhirnya saya pikir lagi, saya salut terhadap S. Mara Gd, karena ia membuat tokoh Gozali inii sealamiah mungkin. Lelaki biasa, yang tentunya tidak luput dari dosa dan perbuatan kurang baik. Membaca agak ke tengah dan terjawab juga kasus apa yang membuat Gozali masuk ke dalam penjara. Meskipun penjahat, namun Gozali tetap mempertimbangkan aksinya dalam melakukan kejahatan. Dalam artian, ia tidak akan mau melakukan kekerasan dalam aksinya, istiahnya kejahatan secara baik-baik. Aneh memang.

Kembali ke buku. Kisah di buku ini seperti biasa tentang pembunuhan. Yulie, teman wanita Gozali mendapati adiknya, Totok, meninggal dunia setelah oleh mantri didiagnosa akibat alkohol dan penyakit jantung. Ternyata, calon istri Totok yaitu Endang tidak mengetahui bahwa pacarnya meninggal dunia. Endang tentunya sangat shock, namun ia kelihatannya bisa menerima kejadian itu. Selang beberapa hari, Gozali dikejutkan dengan penemuan mayat seorang perempuan di kamar hotel. Ternyata, perempuan tersebut adalah Endang! Dengan barang bukti dua buah gelas dan dua buah botol di kamar itu, serta identitas tamu lain yang menginap di hotel malam itu, akhirnya pasangan Kosasih-Gozali mendapati fakta-fakta yang menarik bahwa kematian Endang ternyata berkaitan dengan kematian Totok, dan juga orang-orang di sekitar lingkungan Totok bekerja, yaitu keluarga Sukirman, dimana disitu Totok bekerja sebagai supir. Kunci kejadian ini adalah di dua gelas kembar yang berada di hotel. Sempat salah menyangka jenis kelamin si pembunuh, akhirnya Gozali berhasil menemukan si pembunuh dengan bekal jejak bibir yang ditinggalkan di gelas tersebut.

Seperti biasa, kasus dua orang ini selalu sangat menarik. Perpaduan kasus pembunuhan dengan kisah romantisme dan kehidupan berkeluarga selalu membumbui kisah-kisah mereka. Saya disini membaca buku cetakan ketiga terbitan Januari 1994, dan di tahun itu pun nasihat-nasihat tentang kehidupan berkeluarga sudah sangat manis disajikan oleh S. Mara Gd. Buku ini diterbitkan ulang oleh gramedia di tahun 2012 ini, saya kurang tahu apakah ada pencocokkan nilai mata uang di masa lalu dan masa kini, tetapi hal itu tidak mempengaruhi jalan cerita yang memang tidak berkaitan dengan jumlah uang yang beredar. Maka dari itu saya akan tetap merekomendasikan buku ini bagi para pecinta cerita misteri-detektif. Jangan takut cerita detektif Indonesia kalah dengan cerita impor, karena buku ini luar biasa seru. Rate 5 untuk buku ini, keren!


Judul: Misteri Gelas Kembar
Penulis: S. Mara Gd.
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 223 hal.
Tahun Terbit: Januari 1994 (cetakann ketiga)
Harga: Lupa, beli di FJB, pokoknya murah
Rate: 5/5


Rate sempurna,... matabelo:
jarang-jarang seorang puh Dan, ngasih rate royal kek gini,
Kisah Sang Penandai cuman di rate 2,... mad:
Page 93 of 105 | ‹ First  < 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 >  Last ›
Home > CASCISCUS > BUKU new > Serapium Catalogue ~ Silahkan Review, Saran dan Diskusi Buku Favoritmu