Saham
Home > CASCISCUS > BUSINESS BOARD > Forex/Option/Saham dan Derivatifnya > Saham > [BROKER] Valbury Asia Securities (VAS); Galeri PIK
Total Views: 7899 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 10 of 14 | ‹ First  < 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 > 

Herseil - 14/06/2012 10:46 AM
#181

Newlsetter 14 June 2012

Market Review
Quote:

Reaksi positif pasar atas spekulasi bahwa The Federal Reserves akan mengambil langkah untuk merangsang pertumbuhan ekonomi setelah ECB mendukung rencana untuk menjamin deposito bank, menjadi sentimen positif bagi bursa saham global dan regional. Bursa saham Amerika ditutup menguat diatas 1% pada perdagangan sebelumnya yang turut didukung oleh pernyataan Presiden Federal Reserves Bank of Chicago yang menegaskan akan mendukung langkah yang dapat menghasilkan pertumbuhan lapangan kerja yang lebih cepat. Pernyataan The Fed dan dukungan ECB tersebut serta positifnya data ekonomi kawasan regional, mendorong penguatan bagi pasar saham Indonesia yang tercatat naik 7,883 poin (0,205%) menuju level 3.860,461 dari posisi sebelumnya pada level 3.852,578. Dari regional, data ekonomi berasal dari pesanan mesin Jepang yang naik 5,7% dibandingkan sebelumnya yang turun 2,8%. Hal ini mengindikasikan bahwa rekonstruksi telah membuat perusahaan bertahan di tengah penguatan yen dan krisis Eropa. Dari Korea Selatan, tingkat pengangguran negara ini berada pada level 3,2% untuk periode Mei dibandingkan periode April pada level 3,4%. Nilai tersebut merupakan level terendah dalam empat bulan terakhir ketika sektor jasa terus melakukan perekrutan tenaga kerja. Indeks Nikkei 225 ditutup menguat sebesar 51,12 poin (0,6%) menuju level 8.587,84 dari posisi sebelumnya pada level 8.536,72 dan indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar 153,96 poin (0,82%) menuju level 19.026,52 dari posisi sebelumnya pada level 18.872,56. Bank Dunia mengingatkan agar negara-negara berkembang segera mempersiapkan diri untuk menghadapi serangan krisis ekonomi. Masalah sistemik yang terjadi di Eropa membuat volatilitas ekonomi meningkat dalam jangka panjang. Dalam prospek world bank, keberhasilan emerging market yang memulai tahun ini dengan catatan positif, tidak membuat negara berkembang cukup kuat dalam menahan krisis Eropa. Rawannya ekonomi negara berkembang disebabkan oleh tingginya tingkat ketergantungan dari pendanaan eksternal. Mayoritas pasar saham Eropa bergerak melemah terkecuali index IBEX 35 yang tentatif menguat diatas 1%. Penguatan ini ditengah langkah Fitch yang menurunkan peringkat utang 18 bank Spanyol setalah sebelumnya Bankia SA, kini diantaranya Caixa Bank, Banco Sabadell, dan POP SA.


Market Overview
Quote:

Ketidakpastian krisis utang Eropa semakin mempersulit ruang gerak bagi indeks global, kondisi ini tentunya juga dapat menghambat laju gerak indeks bursa domestik. Kabar negatif bagi pasar hari ini yang diperkirakan dapat mempengaruhi laju pergerakan indeks, sinyalemen negatif atas kekhawatiran Spanyol dan Italia yang diperkirakan membutuhkan bantuan lebih besar lagi terkait momentum kondisi obligasi pemerintah negara tersebut setelah status rating hutang pemerintah yang hampir tergolong junk untuk sektor perbankan. Kebutuhan dana bantuan tersebut mungkin akan diperlukan dalam tahun ini. Dalam sebuah rilisnya Fitch Ratings mengeluarkan keputusan akan melakukan downgrade terhadap 18 bank Spanyol, termasuk Catalan Caixa Bank salah satu bank terkuat di negara tersebut dan termasuk bank terbesar ketiga di negara ini. Ancaman penurunan rating oleh Fitch tersebut mengakibatkan yield obligasi 10 tahun Spanyol di pasar sempat naik ke rekor tertinggi. Kecamasan terhadap bailout sektor perbankan Spanyol kemungkinan besar dapat menambah masalah fiskal negara tersebut. Hal inilah yang mendorong yield obligasi 10-tahun Spanyol ke level tertinggi sepanjang masa, berada di level 6,82% atau sedikit di bawah ambang kritis 7%. Ambang batas kritis tersebut mengingatkan kembali kepada Yunani, Irlandia dan Portugal untuk mendapatkan bailout. Sementara itu, optimisme pasar semakin berkurang setelah Italia gagal meloloskan rancangan kenaikan pajak dan kebijakan lainnya. Dengan resesi yang tengah dialami Italia tentunya akan kesulitan negarai ini memangkas rasio utang yang telah mencapai 120% dari GDP. Selain itu, pasar akan menyikapi gejala dari perbankan Yunani jelang pemilu ulang 17 Juni. Muncul kepanikan para nasabah menarik deposito dalam Euro. Penarikan deposito tersebut terjadi pada bank besar Yunani mencapai total 500 – 800 juta Euro dalam beberapa terakhir ini, dan diperkirakan jumlah tersebut akan terus bertambah hingga berlansungnya pemilu pada akhir pekan ini. Kepanikan para nasabah perbankan Yunani semakin memperburuk kondisi ekonomi. Kekhawatiran investor ini terfokus pada hasil pemilu Yunani, di mana pihak pro dan anti-bailout saling bersaing dalam jajak pendapat, sehingga memicu kekhawatiran bahwa negara tersebut kemungkinan keluar dari zona euro.


Stock Headlines
Quote:

• Astra menguasai 57% pasar mobil dan 56% pasar motor
• Akuisisi WIKA atas Sarana Karya tunggu PP
• GIAA minta persetujuan penambahan modal 28 Juni
• TKIM akan bagi dividen Rp 25/saham
• Bapepam LK tagih penjelasan BNBR
• Rasio dividen GEMS 71,6%
• PWON tambah modal tanpa HMETD 4,81 miliar saham
• MDLN ekspansi kawasan industri
• BSWD proyeksikan laba bersih tumbuh 24,91% pada tahun ini
• GZCO target produksi CPO naik 16% jadi 67.500 ton pada 2012
• GZCO anggarkan capex Rp 313 miliar tahun ini
• JAWA targetkan produksi karet 13.272 ton di tahun 2012
• INPP akan menambah modal non-HMETD
• FORU bagikan dividen Rp 7 per saham
• FORU kurangi kepemilikan di anak usaha
• BAPA diversifikasi usaha
• BBNI Makasar targetkan penyaluran kredit Rp8,5 triliun
• BSDE ubah trase Tol Serpong
• GWSA bukukan marketing sales Rp 1 triliun hingga Mei 2012
• MDLN harapkan raih penjualan Rp 45 miliar
• DILD luncurkan Serenia Hills dengan target Rp1.2 triliun
Herseil - 15/06/2012 10:43 AM
#182

Newsletter 15 Juni 2012

Market Review
Quote:

Mayoritas pasar saham dunia tercatat melemah yang dipengaruhi oleh sentimen negatif dari Eropa dan Asia. Pasar juga tengah bersikap hati-hati menjelang pemilu Yunani yang akan diadakan akhir pekan. Sementara itu, sebanyak 800 juta euro atau sekitar Rp90 miliar baru saja ditarik dari perbankan Yunani menyusul kekhawatiran akan pemilu yang membuat Yunani keluar dari Uni Eropa. Masa depan Uni Eropa yang diliputi dengan ketidakjelasan menjadi alasan investor untuk melakukan aksi jual dan menyebabkan pasar melemah. IHSG ditutup turun sebesar 68,843 poin (1,783%) ke level 3.791, 618 dari posisi sebelumnya pada level 3.860,461 dengan sektor ragam industri membukukan penurunan terbesar mencapai 2,936%. Pasar saham regional juga mayoritas ditutup melemah yang disebabkan oleh kondisi Eropa, terutama atas penurunan peringkat Spanyol dan langkah Credit Suisse yang menurunkan pertumbuhan ekonomi China menjadi 7,7% pada tahun ini dari sebelumnya 8%. Proyeksi untuk tahun 2013 juga diturunkan dari semula 8,2% menjadi 7,9%. Credit Suisse juga memperkirakan bahwa China akan berhadapan dengan lemahnya pertumbuhan ekonomi dalam beberap tahun mendatang. Menurut lembaga ini, stimulus dari pemerintah hanya meringankan risiko penurunan ekonomi, namun bukan untuk menyediakan momentum pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Credit Suisse menilai bahwa solusi bagi China adalah memecahkan monopoli di sektor perbankan dan utiliti, serta membuka diri lebih besar di industri jasa. Pemerintah juga perlu menata ulang tingkat suku bunga acuan dan kurs mata uangnya. Situasi pelemahan ekonomi ini ditandai dengan lemahnya siklus kredit, ekspor, dan permintaan properti. Langkah pemerintah yang memicu deflasi yang akan mendorong penurunan tajam di nominal PDB China. Indeks Nikkei 225 ditutup melemah sebesar 18,95 poin (0,22%) ke level 8.568,89 dari posisi sebelumnya pada level 8.587,84 dan indeks Hang ditutup melemah sebesar 218,12 poin (1,15%) ke level 18.808,40 dari posisi sebelumnya pada level 19.026,52. Sementara itu, pasar saham Eropa bergerak mixed di tengah risiko penurunan outlook perekonomian Eropa yang makin meningkat dan penurunan peringkat utang Spanyol oleh Moody’s. Moody’s menurunkan peringkat utang Spanyol menjadi Baa3 dari posisi sebelumnya A3.


Market Overview
Quote:

Indeks diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. IHSG diperkirakan akan dapat dukungan atas penguatan indeks bursa AS. Kenaikan indeks Wall Street tersebut setelah adanya sinyalemen dari bank sentral Eropa (ECB) untuk mempersiapkan tindakan terkoordinasi apabila hasil pemilihan Yunani akhir pekan ini menyebabkan gejolak di pasar keuangan. Bank-bank sentral dari negara ekonom utama akan mengambil langkah untuk menstabilkan pasar dan jika perlu mencegah tekanan kredit. Selain itu, data ekonomi AS yang yang menunjukkan pemulihan ekonomi mengalami kenaikan turut memberikan andil bagi kenaikan indeks Wall Street. Data sejumlah klaim baru untuk tunjangan pengangguran mengalami kenaikan. Demikian dengan data harga konsumen turun 0,3% pada Mei 2012, diharapkan dengan penurunan terbesar dalam lebih dari tiga tahun bisa memberi ruang untuk memudahkan kebijakan The Fed minggu depan. Kendati demikian, pasar tetap akan menyikapi perkembangan yang terjadi terhadap krisis keuangan Spanyol. Kondisi dari perekonomian negara ini semakin memburuk setelah terjadi lonjakan biaya pinjaman yang melampaui rekor selama era zona Eropa. Bank sentral Spanyol menunjukkan bahwa pinjaman yang diberikan ECB untuk perbankan Spanyol telah melonjak ke 287.31 milyar Euro dari bulan April di level 263.54 miliar. Setelah Spanyol, Italia kemungkinan juga membutuhkan bailout seiring tingginya biaya pinjaman negara itu. Beban ekonomi Uni Eropa semakin bertambah dengan keputusan Moody's Investor Services yang menurunkan rating Spanyol dan Cyprus. Peringkat obligasi pemerintah Spanyol diturunkan tiga level dari A3 menjadi Baa3, hanya satu peringkat di atas junk. Sementara negara Cyprus secara mengejutkan mengalami masalah dengan keuangannya. Rating Pemerintah Cyprus terpangkas menjadi ba3 dari level sebelumnya Ba1. Presiden Prancis Francois Hollande pada Rabu memperingatkan Yunani, apabila negara ini tidak mempertahankan komitmennya pada dana talangan, maka sejumlah mitra zona euro menghendaki Yunani keluar dari blok euro. Kekhawatiran dari kepala pemerintah zona Eropa ini, jika hasil pemilu Yunani dimenangkan oleh partai yang anti-bailout. Sementara itu, Jerman tetap bersikap menolak rencana penerbitkan obligasi bersama yang usulkan negara Eropa.


Stock Headlines
Quote:

• INDY bagikan dividen Rp60/saham
• INDY targetkan produksi batu bara MTU 3 juta ton
• Kontrak batu bara INDY mencapai 77% dari target 2012
• UNSP bagikan dividen Rp4,5 per saham
• Laba MEDC per Maret 2012 naik 22,9%
• ENRG revisi proyeksi pendapatan tahun ini
• UNSP incar Rp 2,1 triliun dari bisnis oleokimia
• Rencana akuisisi ruas tol baru CMNP mundur
• KRAS tambah saham Indo Japan Steel
• MAIN siapkan capex Rp 220 miliar
• BAPA bidik kenaikan laba 100%
• ASRI cetak marketing sales Rp 2 triliun
• ASRI beli saham Garuda Adhimatra Indonesia
• Saham BNGA bisa delisting
• KRAS bagikan dividen Rp15 per saham
• Rasio pembayaran dividen POOL 78%
• CMNP terbitkan surat utang Rp1,2 triliun
• CMNP bagikan dividen Rp18/saham
• ASRI bagikan dividen tunai Rp120,45 miliar
• BMRI akan akuisisi bank beraset Rp20 triliun
• MAIN bagikan dividen Rp25/saham
• BTEL terbitkan saham baru Rp265/saham
Herseil - 18/06/2012 01:23 PM
#183

Newsletter 18 June 2012

Market Review
Quote:

Perdagangan saham bergerak fluktuatif selama sepekan seiring variatinya sentimen dari global dan regional. Spanyol akhir meminta dana talangan ( bailout) senilai 100 miliar euro atau setara dengan US$125 miliar kepada Uni Eropa untuk merekapitalisasi sektor perbankannya. Namun, euforia ini hanya berlangsung sesaat karena investor masih mengkhawatirkan potensi perlambatan ekonomi global. Pasar meragukan efektivitas dana talangan tersebut dan menganggapnya sebagai solusi jangka pendek yang tidak cukup untuk menstabilkan ekonomi Spanyol. Perhatian pasar juga tertuju kepada pemilu Yunani yang hasilnya berpotensi membuat Yunani keluar dari zona Euro. Namun, hal ini disikapi positif oleh langkah bank Sentral dari negara-neagra G-20 yang siap untuk menstabilisasi pasar finansial jika hasil pemilu tersebut menyebabkan pergolakan pasar. Setelah Spanyol, Cyprus juga kemungkinan besar akan mengajukan bailout pada akhir bulan ini. Tidak hanya paket bantuan untuk perbankan, namun Cyprus juga mengkaji kemungkinan lain berupa paket komprehensif yang dapat digunakan untuk pendanaan jangka panjang. Sementara itu, dari regional, Fitch Rating mengingatkan negara-negara berkembang atas dampak krisis Eropa yang berpotensi menekan peringkat sejumlah negara Asia seperti Sri Lanka, India, dan Indonesia. Sri Lanka merupakan negara paling berisiko karena sangat tergantung pada pendanaan eksternal di saat neraca keuangannya melemah. Sedangkan India, diperkirakan menjadi negara pertama dari anggota BRIC yang kehilangan peringkat investment grade. Langkah serupa dilakukan oleh Bank Dunia yang mengingatkan agar negara-negara berkembang segera mempersiapkan diri untuk menghadapi serangan krisis ekonomi. Masalah sistemik yang terjadi di Eropa membuat volatilitas ekonomi meningkat dalam jangka panjang. Credit Suisse Group AG menurunkan pertumbuhan ekonomi China menjadi 7,7% pada tahun ini dari sebelumnya 8%. Proyeksi untuk tahun 2013 juga diturunkan dari semula 8,2% menjadi 7,9%. Credit Suisse memperkirakan bahwa China akan berhadapan dengan lemahnya pertumbuhan ekonomi dalam beberapa tahun mendatang. Menurutnya, stimulus dari pemerintah hanya meringankan risiko penurunan ekonomi, namun bukan untuk menyediakan momentum pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Moody’s melakukan penurunan peringkat terhadap utang Spanyol, Bank Belanda, dan Belgia.


Market Overview
Quote:

Hasil dari pemilu Yunani pada akhir pekan lalu memberikan pengaruh yang besar terhadap indeks bursa global. Hasil dari pemilu Yunani diperkirakan dapat mempengaruhi situasi financial yang lebih luas tidak terbatas untuk kawasan Eropa Eropa juga berdampak terhadap kawasan lainnya. Rakyat Yunani telah siap untuk menerima bantuan yang berpihak pada dana bailout yang pro-Euro. Para pemimpin Eropa merasa lega terkait masa depan Eropa dan berharap dapat memuluskan pergerakan perekonomian global. Hasil penghitungan suara yang muncul sekitar 99% dari hasil resmi pemilu tersebut mengindikasikan bahwa partai New Democracy telah mendapatkan suara sebesar 29.7%, sedangkan Partai Syriza yang anti-dana pemulihan diperkirakan mendapatkan suara sebesar 26.9%, diikuti oleh partai Pasok dengan suara sebesar 12.3%. Sebelumnya pemilu Yunani telah mendorong berbagai institusi ekonomi internasional siap untuk mengambil sikap jika terjadi yang terburuk dari hasil pesta demokrasi negara tersebut. Para pejabat dari G-20 akan mengadakan pertemuan di Meksiko awal pekan ini. Sentimen lain pasar dalam pekan ini mengenai data untuk jumlah orang yang bekerja di zona Eropa kembali melemah dalam tiga bulan pertama tahun ini. Jumlah orang yang bekerja turun sebesar 277,000 atau 0,2%, dari tiga bulan mulia Desember. Hal ini menambah kekhawatiran tentang ketahanan ekonomi zona Eropa di saat menghindari resesi dan para pemimpin negara eropa yang tengah berjuang untuk mengakhiri krisis utang. Kekhawatiran tersebut dikombinasikan dengan perlambatan dalam pertumbuhan upah selama kuartal pertama. Masih banyak catatan yang menjadi perhatian pelaku pasar dalam melihat sudut pandang dari krisis utang Eropa yang menghilangkan kepercayaan terhadap pasar. Sebuah lembaga lembaga rating kredit Egan-Jones memangkas peringkat hutang Prancis sebanyak 1 notch dari 'A' ke 'BBB'. Pertimbangan utama dari keputusan Egan-Jones adalah lonjakan beban hutang dan minimnya pertumbuhan ekonomi yang dicatat negara tersebut. Lembaga tersebut memperingatkan kebiasaan buruk pemerintah Perancis yang berlebihan memberi subsidi ke sektor perbankan. Jika Paris hal ini terus dilakukan oleh pemerintah perancis untuk melakukan itu, maka beban anggaran juga rentan meningkat.


Stock Headlines
Quote:

• Produksi ADRO mencapai 25 juta ton hingga Juni 2012
• ARII targetkan capex USD 68 juta pada 2012
• ARII targetkan kenaikan produksi batubara 100%
• TBLA dan BUDI akan investasi Rp 1,2 triliun
• TBLA targetkan kenaikan laba bersih 19,3%
• Laba GZCO ditargetkan naik tipis
• BLTA digugat BMRI
• TOWR lakukan non preemptive rights
• PGAS mengklaim kenaikan harga gas industri wajar
• BATA bagi dividen final Rp 1.230 per saham
• Laba RANC naik 12,6%
• ASRI garap 2 proyek Bali Rp 1,4 triliun
• WEHA targetkan pendapatan tumbuh 40%
• CLPI targetkan pendapatan Rp676 miliar
• WEHA siapkan capex Rp 115 miliar
• RAJA ekspansi ke bisnis penyedia energi
• MYTX proyeksikan pendapatan 2012 turun 8.16%
• FREN targetkan EBITDA positif pada 2012
• TKIM akan bangun pembangkit listrik 70 MW pada 2013
• Divestasi saham MNC Sky, BHIT bidik Rp 988 miliar
• Harga saham IPO Kobexindo Tractors Rp 400 per saham
• Saham perdana Trisula oversubscribed 1,5x
Herseil - 19/06/2012 10:43 AM
#184

Newsletter 19 June 2012

Market Review
Quote:

Mayoritas pasar saham ditutup menguat menyusul keluarnya hasil pemilu Yunani yang meredakan kecemasan para pelaku pasar terhadap kemungkinan keluarnya negara tersebut dari Zona Euro. IHSG ditutup menguat sebesar 42,046 poin (1,101%) menuju level 3.860,155 dari posisi sebelumnya pada level 3.818,109. Partai New Democracy memenangkan pemilihan umum Yunani tahap kedua. Hasil perhitungan 95% suara yang masuk itu terlihat dari data hasil pemilu yang dirilis oleh Kemeterian Dalam Negeri pada situs resminya. Dalam situs tersebut, New Democracy, partai yang mau menerima bailout, memenangkan 29,8% suara dan mendapatkan 129 dari 300 kursi di badang legislatif. Sementara itu, partai anti bailout Syriza memenangkan 26,8% dari 71 kursi di parlemen. Sedangkan partai Sosialis Pasok menggenggam suara 12,4% dengan 33 kursi di parlemen. Pasar saham Asia juga mayoritas tercatat menguat yang didorong oleh sentimen positif hasil pemilu Yunani. Indeks Nikkei 225 ditutup menguat sebesar 151,7 poin (1,77%) menuju level 8.721,02 dari posisi sebelumnya pada level 8.569,32 dan indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar 193,87 poin (1,01%) menuju level 19.427,81 dari posisi sebelumnya pada level 19.233,94. Sentimen dari China, harga rata-rata rumah di negara ini turun sebesar 1,5% pada bulan Mei lalu. Dari 70 wilayah yang disurvei, harga rumah yang jatuh tersebut berada di 54 kota. Kota di sebelah timur, Wenzhou, memimpin penurunan hingga 14%, sedangkan Beijing dan Shanghai turun sebesar 1,6%. Beijing tetap mempertahankan kebijakannya, yakni membatasi pasar perumahan meskipun laju pertumbuhan sedang melambat. Kementerian Perumahan China menyatakan masih akan meredam laju investasi properti dengan cara menaikkan jumlah uang muka dan pembatasan jumlah rumah yang dibeli. Bursa saham Eropa mayoritas bergerak menguat terkecuali indeks Ibex 35 dan FTSE MIB yang tentatif bergerak melemah diatas 0,5% hingga 1%. Imbal hasil obligasi Spanyol berjangka waktu 10 tahun naik menuju level 7% di tengah optimisme Yunani masih akan berada di zona Euro.


Market Overview
Quote:

Eforia pasar terhadap Yunani atas kemenangan partai pendukung pemberi dana talangan (bailout) diperkirakan hanya berdampak sesaat, Indeks bursa Wall Street bereaksi beragam terhadap sentimen positif dari Yunani tersebut. Kemenangan partai pendukung dana talangan Yunani memang menghilangkan salah satu kekhawatiran investor terhadap krisis Eropa. Namun Sentimen negatif dari kawasan Eropa dari sisi lainnya kembali mengangkat kekhawatiran terhadap pasar, meningkatnya imbal hasil surat utang Spanyol dan Italia bisa membuat investor menganggap krisis Eropa belum sepenuhnya usai. Pasar mencemaskan terhadap tingkat Yield obligasi Spanyol yang menyentuh level 7,1%. Sementara itu, kredit macet perbankan Spanyol naik ke level tertinggi dalam 18 tahun terakhir seiring krisis utang yang mendorong ketidakkemampuan dunia usaha dan konsumen dalam membayar utang. Data yang dirilis oleh bank sentral Spanyol menunjukan 8,72% atau setara dengan 152,74 miliar euro dari total kredit perbankan telah menunggak pembayaran selama tiga bulan. Angka ini memperlihatkan lebih buruk dari publikasi Maret yang tunjukan kredit macet hanya sebesar 8,37%. Nilai total kredit bermasalah saat ini hampir mencapai sepuluh kali lipat dari level yang dilaporkan pada tahun 2007 dimana terjadi booming sektor properti Spanyol. Perbankan Spanyol saat ini menyalurkan kredit sebanyak 1,75 triliun euro hampir sama dengan penyaluran kredit pada tahun 2007 seiring berlanjutnya proses deleveraging dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi sektor perbankan yang tengah bermasalah akan sulit bagi perekonomian Spanyol mengingat total kredit perbankan Spanyol mencapai 175% GDP. Selain tiu, dalam pekan ini pasar akan menyikapi pertemuan pemimpin G-20 dalam membahas langkah-langkah untuk mengamankan pemulihan global yang termasuk pengurangan defisit untuk beberapa negara dan kelompok ini berjanji untuk menambah stimulus. Negara G20 membuat berbagai komitmen untuk mendukung ekonomi global, dengan beberapa negara eropa yang berjanji akan mengurangi defisit. Dari pertemuan tersebut pemimpin G-20 diharapakan akan mengeluarkan lengkah-langkah yang dapat membantu mengurangi krisis utang negara Eropa. Pertemuan G20 akan dilaksanakan selama dua hari di Lon Cabos pada 19 Juni.


Stock Headlines
Quote:

• CMNP akan membagikan dividen final senilai Rp 18 per saham
• BRAU akan bagikan dividen USD 0,00077 per saham
• BRAU berencana bangun PLTU 2x20 MW di Kalimantan Timur
• SGRO bagikan dividen tunai 2011 sebesar Rp 87 per saham
• SGRO akuisisi 40.000 ha lahan baru di Kalimantan pada 2012
• ASRI bagikan dividen tunai Rp 6,13 per saham
• TRIO targetkan pendapatan naik pasca akuisisi PT Global Teleshop
• MYOR telah keluarkan capex Rp 400 miliar hingga Mei 2012
• TRUS tidak membagikan dividen
• SMMT akan ganti bisnisnya jadi perusahaan tambangan batubara
• SMMT rights issue seharga Rp 500 per saham
• Eagle Capital lepas saham SMMT
• CKRA akuisisi saham Brooksvale
• JSMR peroleh hak pengelolaan Suramadu
• INDX raih kontrak BUMI
• MFIN bagi dividen 30%
• CAR BNLI naik menjadi 15,2%
• Kredit BSWD mencapai Rp 1,44 triliun
• RIGS cari pinjaman hingga US$56 juta
• POLY proyeksikan penurunan pendapatan jadi Rp5 triliun
• TOTL dirikan anak usaha baru, yaitu PT Total Persada Industri
• BPD Jatim akan IPO sebanyak 2.983.537.000 saham
Herseil - 20/06/2012 10:42 AM
#185

Newsletter 20 June 2012

Market Review
Quote:

Euforia hasil pemilu Yunani hanya berlangsung sesaat mengingat krisis utang Eropa yang masih jauh dari penyelesaian. Kanselir Jerman juga menyatakan akan melonggarkan persyaratan fiskal Yunani selama pemerintahan yang baru melakukan setiap kewajiban dibawah program bailout Uni Eropa. Kedua sentimen tersebut yang ditambah dengan sentimen negatif dari yield obligasi Spanyol bertenor 10 tahun pada perdagangan sebelumnya yang meningkat hingga level 7%, menyebabkan pasar saham dunia ditutup mixed. IHSG ditutup menguat sebesar 20,661 poin (0,535%) menuju level 3.880,816 dari posisi sebelumnya pada level 3.860,155. Peningkatan imbal hasil obligasi Spanyol memberikan sentimen negatif bagi pasar saham regional, dimana indeks Nikkei 225 ditutup melemah sebesar 65,15 poin (0,75%) ke level 8.655,87 dari posisi sebelumnya pada level 8.721,02 dan indeks Hang Seng ditutup melemah sebesar 11,14 poin (0,06%) ke level 19.416,67 dari posisi sebelumnya pada level 19.427,81. Adapun sentimen dari kawasan Asia berasal dari India dimana Fitch Rating merevisi outlook peringkat utang India dari stabil menjadi negatif. Lembaga ini juga menegaskan peringkat utang jangka panjang dalam bentuk mata uang asing maupun lokal di level BBB-. Sedangkan peringkat utang jangka pendek dalam mata uang asing di level F3. Revisi ini mencerminkan tingkat risiko investasi secara jangka panjang India memburuk. Outlook negatif juga mencerminkan bahwa pertumbuhan ekonomi India sangat terbatas, khususnya langkah pemerintah dalam mengurangi defisit belanja negara. Bursa saham Eropa mayoritas bergerak menguat terutama indeks Ibex 35 yang tentatif bergerak menguat diatas 1%. Sentimen positif yang mengangkat pergerakan saham tersebut adalah ekspektasi investor terhadap pertemuan G-20 dalam menangani krisis Eropa. Ketua IMF mengemukakan bahwa negara-negara anggota sudah siap mengumpulkan pendanaan baru sebesar US$456 miliar guna melawan krisis. Dana yang dikumpulkan tersebut nilainya lebih tinggi dari target yang ditetapkan pada bulan April.


Market Overview
Quote:

Sentimen positif dari pertemuan para pemimpin G20 dan berharap stimulus Fed, diperkirakan akan mengangkat indeks bursa utama dunia dan dampaknya bagi indeks bursa domestik pada perdagangan saham hari ini. Para pemimpin negara G20 sepakat untuk memprioritaskan pertumbuhan ekonomi dana penciptaaan lapangan kerja. Selain itu, kelompok G20 sepakat untuk menambah dana bailout yang disalurkan melalui IMF menjadi sebesar USD 456 miliar atau naik dari sebelumnya sebesar USD 430 miliar. Penambahan tersebut setelah sinyalemen tawaran China untuk memberikan sumbangan sebesar USD 43 miliar serta Brazil, Russia dan India masing-masing memberikan sumbangan USD 10 miliar dari. Selain itu, kelompok G-20 tetap fokus kepada krisis hutang Eropa dalam rangka untuk menstabilkan sistem perbankan. Pasar akan menantikan pertemuan the Fed dan berharap keluarnya kebijakan stimulus untuk mempertahankan pertumbuhan AS. Kabarnya Fed akan mempertimbangkan perkiraan baru dalam pertemuan tersebut terutama gagasan dalam mengatasi krisis di eropa dan upaya mengurangi jumlah tingkat pengangguran AS yang berada diatas 8% selama 40 bulan berturut-turut. Hal lain yang dapat menjadi perhatian pasar, Merkel mendesak pemimpin Eropa untuk menyetujui rencana integrasi fiskal yang akan melibatkan parlemen Eropa untuk melakukan pengawasan terhadap anggaran di negara anggota zona Eropa. Mengenai reformasi zona Eropa tersebut kemungkinan akan dibahas pada KTT Uni Eropa 28- 29 Juni mendatang. Dan pasar masih mencemaskan kondisi Spanyol yang terpaksa harus membayar yield pada level tertinggi untuk obligasi bertenor 1-tahun. Spanyol menerbitkan 3 miliar Euro surat obligasi pada tenor 12-bulan dan 18-bulan, dimana yield obligasi naik tajam ke level 5.074% menyusul ketidakpastian Spanyol. Sementara itu, IMF dan Uni Eropa mendesak Yunani segera melaksanakan reformasi, setelah pemilu parlemen yang kedua dalam dua bulan ini. Menteri keuangan negara zona euro menyatakan bahwa reformasi fiskal dan struktural merupakan garansi terbaik untuk mengatasi tantangan ekonomi dan sosial serta kesejahteraan Yunani di masa mendatang. Diharapkan setelah pemerintah Yunani terbentuk, perwakilan dari troika akan mengunjungi Yunani guna mengevaluasi setiap permintaan dalam program bantuan.


Stock Headlines
Quote:

• MEDC laba bersih 1Q2012 naik 22,9% jadi USD 12,1 juta
• MEDC lunasi obligasi II/2009/A senilai Rp 513,5 miliar
• TRIO & Global Teleshop resmi merger
• Pemerintah turunkan persentase penaikan harga gas bumi PGAS
• FREN targetkan pasar luar Jakarta
• WIKA akan buka perwakilan usaha di Myanmar.
• APEX dapat pinjaman dari StanChart Hongkong USD 350 juta
• FAST akan tambah jumlah gerai 25-30 di 2012
• UNSP rencana bangun pabrik karet di 2013
• SMGR mencari dana Rp 4,2 triliun untuk membangun pabrik
• TLKM batal mengakuisisi Pacnet
• JSMR dapatkan hak pengelolaan Suramadu selama 6 tahun
• JSMR akan bangun tol layang
• DOID terbitkan saham insentif dan hak opsi
• Akibat laba 2011 turun, INPP tidak bagi dividen
• Laba BEST meningkat 207%
• SRAJ cairkan akan pinjaman Rp 234 miliar
• MEGA fasilitasi Bank Sulut Rp500 miliar
• Harga saham perdana Tri Banyan Tirta Rp 160-210 per saham
• Harga saham perdana BPD Jawa Timur Rp 430-670 per saham
• Harga saham perdana Global Teleshop Rp 1000-1150 per saham
Herseil - 21/06/2012 10:19 AM
#186

Newsletter 21 June 2012

Market Review
Quote:

Mayoritas pasar saham kembali menguat yang didukung oleh adanya harapan atas kemungkinan adanya stimulus lanjutan dari pembuat kebijakan Eropa dan The Fed. Kenaikan ini diawali dari penguatan pasar saham Amerika pada perdagangan sebelumnya yang dilanjutkan oleh mayoritas pasar saham Asia termasuk Indonesia. IHSG ditutup menguat sebesar 63,081 poin (1,625%) menuju level 3.943,897 dari posisi sebelumnya pada level 3.880,816. Namun, kenaikan ini dapat berlangsung ke arah sebaliknya jika hasil pertemuan The Federal Open Market Committee yang tengah berlangsung, tidak memenuhi harapan pelaku pasar. Mereka berharap adanya peningkatan dan perpanjangan operation twist oleh Bank Sentral Amerika untuk menurunkan biaya pinjaman jangka panjang. Sentimen dari Asia, berasal dari data ekonomi Jepang yang kembali mencatatkan defisit dan perkembangan properti China. Sentimen negatif dari angka defisit Jepang ini mampu diturunkan oleh optimisme pasar akan penambahan stimulus. Indeks Nikkei 225 ditutup menguat sebesar 96,44 poin (1,11%) menuju level 8.752,31 dari posisi sebelumnya pada level 8.655,87 dan indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar 102,18 poin (0,53%) menuju level 19.518,85 dari posisi sebelumnya pada level 19.416,67. Angka ekspor Jepang tercatat naik 10% menjadi US$66 miliar dan impor naik 9% menjadi US$77 miliar. Kenaikan ekspor terjadi karena adanya kenaikan pesanan mobil dari Amerika Serikat. Sementara kenaikan arus impor terjadi karena naiknya jumlah impor energi untuk kebutuhan pembangkit listrik Jepang. Selain itu, tingginya harga minyak mentah selama bulan Mei juga masih menjadi penyebab kenaikan angka impor Jepang. Sementara China, hasil survei yang dilakukan oleh Bank Sentral negara tersebut menunjukkan bahwa harga rumah berpotensi naik pada kuartal ketiga tahun ini. Sekitar 16% responden berencana melakukan pembelian rumah dalam tiga bulan ke depan. Rencana tersebut naik dibandingkan permintaan pada periode 1Q12 lalu. Bursa saham Eropa mayoritas bergerak menguat terutama indeks FTSE yang tentatif menguat diatas 1%. Disamping optimisme akan stimulus lanjutan, penguatan ini juga didukung oleh angka inflasi Inggris yang berhasil turun ke posisi 2,8% pada bulan Mei atau lebih rendah dari posisi April di level 3%. Angka retail prices index (RPI) juga turun ke 3,1% dari 3,5%.


Market Overview
Quote:

Sentimen positif dari global diperkirakan kembali akan memberikan dukungan bagi pergerakan indeks bursa domestik untuk melanjutkan rally kenaikan kali kelima pada perdagangan hari ini. Diawali dari harapan Yunani dan kreditor internasional yang sedang membahas wacana untuk negosiasi ulang persyaratan bailout bisa memberikan harapan bagi pasar. Kabarkan perwakilan dari IMF, ECB dan Komisi Eropa akan berkunjung ke Yunani setelah pemerintahan baru terbentuk untuk mengevaluasi implementasi program serta mempersiapkan negosiasi ulang. Langkah tersebut nampaknya mendapat dukungan dari AS, untuk mengevaluasi program bailout Yunani tersebut. Kendati berbeda dengan kanselir Jerman Angela Merkel yang mengatakan melonggarkan perjanjian pihak Jerman tidak bisa menerima untuk Yunani. Menurutnya jika hal ini dilaklukan bagi Yunani, maka akan menjadi beban bagi Jerman yang harus memberi kontribusi terbesar dalam bantuan finansial untuk negara lemah di Eropa. Jerman akan menyetujui langkah tersebut tetapi harus dilakukan dengan pemotongan anggaran dan penghematan. Paskah pemilu ulang Yunani, partai pemenang pemilu sedang melakukan pembicaraan dalan rangka membentuk pemerintahan koalisi. Partai konservatif New Democracy dan sosialis PASOK, kabarnya mendekati kesepakatan membentuk pemerintahan baru. Kedua partai sepakat untuk mengupayakan renegosiasi perjanjian bailout. Antonis Samaras, yang diperkirakan akan memimpin pemerintahan, meminta perpanjangan dua tahun sampai 2014 agar Yunani bisa mencapai target defisit yang ditentukan dalam perjanjian. Sementara itu dalam rapat pertemuan, The Federal Reserve memutuskan untuk melanjutkan kembali Operation Twist yang berakhir bulan Juni ini dengan menambahkan dana untuk membeli obligasi jangka pendek dan mengganti dengan obligasi jangka panjang dengan total dana USD267 miliar hingga akhir 2012. The Fed, akan menjual obligasi senilai dengan obligasi jangka pendek dengan memegang obligasi saat ini senilai USD2.9 triliun dalam neraca anggarannya. Selain itu, Fed siap melakukan kebijakan yang tidak konvensional guna mendorong perekonomian AS, jika langkah-langkah tersebut perlu dilakukan dimasa datang. Dan hasil pertemuan tersebut akhrinya The Fed memastikan tidak merubah kebijakan suku bunga.


Stock Headlines
Quote:

• MASA bagikan dividen Rp2/saham
• MASA berencana bangun kawasan industri
• MASA bidik bisnis perkebunan karet
• MASA revisi target penjualan 2012
• BNBR bayar utang MSN & ICP Rp1,54 triliun
• BNBR ajukan opsi restrukturisasi utang ke CS
• BNBR tidak bagikan dividen
• BNBR tawarkan saham USD 150 juta
• UNSP ekspansi lahan karet
• TLKM alokasikan US$150 juta untuk jaringan serat optik
• Produksi MEDC di Oman capai 22.000 BOPD
• GIAA akan terbitkan saham baru
• BAJA raih penjualan Rp 500 miliar
• TOTL peroleh kontrak Rp 716 miliar
• TOTL bentuk anak usaha baru
• MTDL bagikan dividen Rp8,98 miliar
• SULI jajaki rights issue
• MRAT targetkan ekspor Malaysia tumbuh 30%
• MRAT targetkan penjualan & laba bersih tumbuh 15%
• BACA tidak bagikan dividen
• ETWA tidak bagikan dividen
• ETWA ekspansi Rp 484 miliar
Herseil - 22/06/2012 12:23 PM
#187

Newsletter 22 Juni 2012

Market Review
Quote:

Langkah The Fed yang menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS di tengah kondisi perlambatan tenga kerja, menjadi sentimen negatif yang menyebabkan pelemahan pasar saham global dan regional termasuk Indonesia. IHSG ditutup melemah sebesar 42,109 poin (1,068%) ke level 3.901,788 dari posisi sebelumnya pada level 3.943, 897. The Fed menurunkan proyeksi pertumbuhan GDP AS 2012 menjadi 1,9%-2,4% dari proyeksi sebelumnya pada bulan April sebesar 2,4%-2,9%. Sedangkan tingkat pengangguran tahun ini diproyeksikan berkisar antara 8%-8,8% atau naik dari proyeksi April sebesar 7,8%-8%. Disamping itu, The Fed juga memutuskan untuk tidak mengeluarkan quantitative easing 3 (QE3). Namun, kedua sentimen tersebut diimbangi dengan aksi The Fed yang memperpanjang program operation twist sehingga pasar saham Asia masih ditutup variatif. Indeks Nikkei 225 ditutup menguat sebesar 71,76 poin (0,82%) menuju level 8.824,07 dari posisi sebelumnya pada level 8.752,31 dan indeks Hang Seng ditutup melemah sebesar 253,78 poin (1,3%) ke level 19.265,07 dari posisi sebelumnya pada level 19.518,85. The Fed memperpanjang operation twist guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan memproteksi perekonomian Amerika dari krisis utang. Sementara dari Asia mengenai data sektor pabrikan China yang kembali terkontraksi untuk bulan ke delapan pada Juni 2012 dimana pesanan ekspor dan harga mengalami pelemahan. Indeks HSBC Flash Purchasing Managers turun ke level 48,1 pada bulan Juni dari level 48,4 di bulan Mei. Sementara itu, China berencana menghapus sedikit demi sedikit aturan bagi institusi asing dan investor asing untuk membeli surat berharga yang diperdagangkan secara umum, sebagai bagian dari reformasi pasar modal. Pemerintah akan menurunkan persyaratan minimum pada aset kelolaan dengan nilai $500 dari sebelumnya $5 miliar bagi perusahaan yang mencari izin di bawah program investor institusi asing yang berkualitas. Sedangkan dari Eropa, partai-partai pro- bailout di Yunani akhirnya setuju berkoalisi untuk membentuk pemerintahan baru pimpinan kubu konservatif guna menegosiasikan ulang persyaratan pengetatan dengan para kreditur internasional. Sementara itu, MSCI Inc tengah me- review pasar saham Yunani. Besar kemungkinan jika negeri tersebut diklasifikasikan ke emerging markets. Bursa saham Eropa bergerak mixed dibawah 1%.


Market Overview
Quote:

IHSG diperkirakan berpotensi melemah pada perdagangan saham hari ini, seiring muncul sentimen negatif dari eksternal seperti; Moody’s Investors Service menurunkan peringkat bank-bank dan lembaga sekuritas internasional atas kondisi ekonomi dan regulasi yang makin ketat. Penurunan peringkat tersebut menurut lembaga ini karena bank-bank tersebut memiliki prospek laba dan pertumbuhan jangka panjang yang memburuk. Sentimen lainnya, kebijakan yang dilakukan Cina terkait rencana akan lebih terbuka terhadap masuknya investasi asing guna membeli sekuritas-sekuritas publik yang diperdagangkan di bursa China. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari reformasi guna memulihkan pasar modal. Langkah yang dilakukan Cina ini akan berdampak bagi indek bursa kawasan Asia. Pemerintah China akan memangkas persyaratan minimum untuk pengelolaan aset dibawah USD500 juta dari sebelumnya USD5 miliar bagi perusahaan yang berusaha untuk mendapatkan izin dibawah Qualified Forign Investor Program. Badan regulator Cina juga mengatakan akan membuka peluang investor asing untuk masuk ke pasar obligasi antar bank. Sentimen lain bagi indeks, mengenai Fitch Ratings yang memberikan prediksi terhadap AS untuk pendapatan sektor produk konsumen dan pertumbuhan keuntungan yang akan tertekan. Hal ini akibat dari proses perbaikan ekonomi di Amerika Utara dan terjadi suatu akselerasi dalam kontraksi ekonomi di Eropa serta tekanan dari harga-harga komoditi. Dari Spanyol berkenaan dengan pemerintah negara ini yang mengumumkan akan membutuhkan dana antara 16 sampai 62 miliar Euro untuk merekapitalisasi perbankan nasional. Artinya pemerintah Spanyol akan melanjutkan permintaan resmi untuk bantuan keuangan. Sebelumnya Uni Eropa mengumumkan telah menyetujui pinjaman 100 miliar euro untuk rekapitalisasi bank Spanyol. Pasar akan menyikapi hasil penjualan obligasi Spanyol tahun maturitas 2014, 2015 dan 2017. Sementara itu, pada perdagangan kemarin yield obligasi Spanyol turun ke 6,74% dari sebelumnya naik ke 7,29%. Level 7% telah membuat sejumlah negara seperti Yunani, Irlandia dan Portugal menjadi bangkrut. Pasar hanya bisa berharap positif pada hasil pertemuan para Menteri Keuangan Uni Eropa akhir pekan ini. Pasar juga akan menantikan data Indeks Sentimen Bisnis Jerman Juni 2012 yang akan rilis hari ini.


Stock Headlines
Quote:

• INTA bagikan dividen 2011 Rp 22,5 per saham.
• INTA peroleh pinjaman untuk ekspansi anak usaha
• INTA jajaki rakit truck
• INTA targetkan jual 800 unit alat berat
• BFIN tidak bagikan dividen umtuk tahun buku 2011
• BFIN akan stock split dengan rasio 1:2
• ASBI bagikan dividen Rp 20 per saham
• ASBI targetkan premi Rp 240 miliar tahun ini
• KRAS kerjasama dengan Severstal Russian Steel bangun pabrik
• AALI volume penjualan CPO naik 10,2% jadi 523.131 ton
• MYOR targetkan laba bersih 33% jadi Rp 627,3 miliar tahun ini
• BLTA tidak dapat memenuhi kewajibannya
• WIKA ekspansi beton Rp 200 miliar
• APLN dirikan anak usaha baru
• BRNA bagi dividen Rp90/saham dan akan stock split 1:5
• ISAT naikkan nilai obligasi menjadi Rp 3 triliun
• DSSA backdoor listing di Singapura
• LCGP tunda rights issue
• KBLI targetkan penjualan Rp2,03 triliun
• KBRI optimis catatkan laba bersih tahun ini
• IPOL targetkan kinerja 1H12 mencapai 30%-40% dari target
• EKAD bagikan dividen Rp7 per saham
Herseil - 25/06/2012 10:34 AM
#188

Newsletter 25 June 2012

Market Review
Quote:

Kemenangan Partai New Democracy pada pemilihan umum kedua di Yunani, membawa sentimen positif pada perdagangan awal pekan kemarin. Namun, masih beragamnya sentimen global dan regional yang lain menyebabkan IHSG ditutup padal level 3.889,523 atau dibawah level tertinggi yang sempat dicapai pada posisi 3.944,06. Partai-partai pro bailout di Yunani akhirnya setuju berkoalisi membentuk pemerintahan baru dibawah pimpinan kubu konservatf. Sementara, dalam pertemuan pemimpin negara yang tergabung dalam G-20, masih memfokuskan pada upaya menstabilkan Eropa. Mereka menekan kanselir Jerman untuk meningkatkan upaya penyelamatan seiring sempat terjadinya kenaikan tingkat yield Spanyol. Ketua IMF juga mengemukakan bahwa negaranegara anggota siap mengumpulkan pendanaan baru sebesar US$456 miliar guna mengatasi krisis. China akan menambah cadangan IMF sebesar US$43 miliar dan Brazil akan menambah sebesar US$10 miliar. Dari Amerika, pertumbuhan GDP negara ini diproyeksikan menjadi 1,9%- 2,4% pada tahun 2012 atau lebih rendah dari proyeksi April sebesar 2,4%- 2,9%. Tingkat pengangguran diproyeksikan berkisar antara 8%-8,8% atau lebih tinggi dari proyeksi April sebesar 7,8%-8%. The Fed pada akhirnya memutuskan untuk tidak mengeluarkan quantitative easing 3, namun akan memperpanjang program stimulus operation twist guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan memproteksi perekonomian AS dari krisis utang. Disamping itu, Moody’s Investor Service menurunkan peringkat utang 15 perbankan AS menyusul tekanan yang besar akibat volatilitas dan memiliki risiko yang besar dalam aktivitas pasar modal. Sementara perkembangan dari kawasan regional, diawali dengan langkah Fitch yang merevisi outlook peringkat utang India dari stabil menjadi negatif. Bank Sentral India tetap mempertahankan tingkat suku bunga pada level 8% ketika inflasi tengah mengalami percepatan tertinggi diantara negaranegara emerging markets. Sektor pabrikan China kembali terkontraksi untuk bulan kedelapan dimana pesanan ekspor dan harga mengalami pelemahan. China juga berencana untuk mempermudah aturan bagi institusi dan investor asing untuk membeli surat berharga yang diperdagangkan. Dari Jepang, kenaikan arus impor membuat transaksi perdagangan negara ini kembali defisit hingga melebihi US$11 miliar.


Market Overview
Quote:

Indeks dalam pekan ini diperkirakan akan bergerak fluktuatif peluang menguat menyusul sentimen positif dari eksternal yang akan menjadi katalis bagi indek global dan dampaknya bagi IHSG. Sejumlah sentimen global yang diperkirakan dapat memberikan pengaruh bagi indek bursa domestik dalam pekan ini pertemuan KTT Uni Eropa yang akan diadakan pada pada tanggal 28 dan 29 Juni pekan ini. Sebelumnya para pemimpin dari negera Jerman, Perancis, Italia dan Spanyol bertemu di Roma pada akhir pekan lalu telah mencapai kesepakatan. Pertemuan tersebut sepakat untuk memperkenalkan kebijakan ekonomi yang diarahkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kawasan euro. Para pemimpin eropa tersebut memperkenalkan paket stimulus pertumbuhan ekonomi senilai 1% dari GDP zona euro, atau 130 miliar Euro. Pengumuman para pemimpin Eropa ini diperkirakan dapat mengangkat pasar dalam pekan ini. Demikian dengan pertemuan KTT Uni Eropa pada minggu depan di harapkan menjadi penggerak utama pasar. Selain itu, kebijakan yang dilakukan Bank Sentral Eropa (ECB) dengan mengambil langkah mengurangi tekanan pendanaan untuk perbankan di wilayah tersebut diharapkan dapat disikapi positif pasar. ECB memperlebar akses ke beberapa operasi pendanaannya seperti terlontar di dalam penytaannya bahwa lembaga ini akan segera menerima cakupan lebih luas jaminan atas pinjaman, termasuk efek bernilai lebih rendah dan beberapa utang berbasis aset dijamin dengan kredit mobil serta hipotik konsumen dan komersial. Sentimen lain dari kawasan Eropa mengenai langkah dari Menteri keuangan Uni Eropa yang akan membahas kebijakan untuk memperkuat sektor perbankan demi redam gejolak krisis utang lebih lanjut. Pertemuan menteri keuangan tersebut akan diskusikan kebijakan yang dapat menuju kepada pembentukan serikat perbankan Eropa termasuk skema jaminan deposito. Kabar lain dari Eropa mengenai IMF yang mendesak zona-euro untuk menyalurkan bantuan langsung ke perbankan bukan melalui pemerintah. Namun, desakan IMF tersebut di tentang oleh Jerman dan beberapa anggota zona-euro terhadap usulan tersebut karena melanggar konstitusi. Sentimen pasar lainnya dalam pekan ini, berkenaan dengan lelang obligasi Spanyol dan Italia pada minggu ini mungkin akan rentan terhadap pasar.


Stock Headlines
Quote:

• BUMI peroleh kontrak USD 5,2 miliar
• DOID realisasikan overburden removal 29,2 juta ton
• DOID telah menyerap capex sebesar USD 111 juta
• ENRG kaji terbitkan saham baru non HMETD
• Produksi cadangan gas ENRG mencapai 85%
• SMMT incar Rp 410 miliar dari rights issue
• SMRU berniat bangun fasilitas peleburan mangan
• MRAT tingkatkan ekspor ke Malaysia
• PTIS bidik kontrak USD 50 juta
• BTEK akuisisi dan penyertaan saham MPG dan BKI
• INAI investasi USD 15 juta
• Ekspor ALMI naik 30%
• PTBA akan bentuk 3 perusahaan patungan
• PGAS berencana ikut mengelola pipa transmisi gas transjawa
• GIAA mengevaluasi rencana penerbitan saham baru non HMETD
• MPPA akan menuntaskan proses pemisahan aset non bisnis inti
• LPPF berencana mengurangi utang Rp 1,5 triliun secara bertahap
• LPPF targetkan penjualan kotor tahun 2012 lebih dari Rp 7 triliun
• ALMI bagikan dividen Rp 50 per saham
• UNIC bagikan dividen setara Rp 90 per saham
• IKAI tidak bagi dividen
• DSSA Tidak bagi dividen
Herseil - 26/06/2012 11:04 AM
#189

Newsletter 26-6-2012

Market Review
Quote:

Koreksi saham sektor pertambangan menjadi salah satu penyebab pasar saham domestik ditutup pada zona merah, disamping pelemahan pasar saham regional. IHSG ditutup melemah sebesar 31,934 poin (0,821%) ke level 3.857,589 dari posisi sebelumnya pada level 3.889,523. Sentimen positif dari para pemimpin Eropa dalam pertemuan yang diadakan di Roma, Italia, hanya berhasil menjadi katalis pasar saham Amerika di perdagangan sebelumnya. Mayoritas pasar saham regional ditutup melemah dimana indeks Nikkei 225 tercatat turun sebesar 63,73 poin (0,72%) ke level 8.734,62 dari posisi sebelumnya pada level 8.798,35 dan indeks Hang Seng tercatat turun sebesar 97,68 poin (0,51%) ke level 18.897,45 dari posisi sebelumnya pada level 18.995,13. Pada pertemuan empat pemimpin Eropa, yakni kanselir Jerman, Presiden Perancis, Perdana Menteri Spanyol, dan Perdana Menteri Italia, mencapai kesepakatan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 1% dari produk domestik bruto zona Eropa atau sekitar 125 miliar euro. Paket untuk meningkatkan pertumbuhan diperkirakan akan meningkatkan anggaran belanja untuk proyek infrastruktur dan investasi lainnya yang berasal dari dana pajak warga negara Eropa, diantaranya, meningkatkan modal Bank Investasi Eropa sebesar 10 miliar euro guna meningkatkan penyaluran kredit, menyebarkan dana-dana yang tidak terpakai ke European Commision, dan pembentukan surat utang Eropa untuk membiayai proyek tertentu seperti jaringan transportasi Eropa. Pertemuan itu juga mempertimbangkan rencana integrasi perpaduan bank dan transaksi keuangan pajak. Namun, pertemuan tersebut gagal menyetujui pembentukan surat utang Eropa yang dijamin oleh pemerintahan bersama zona Eropa. Dibalik sentimen positif ini, pasar mengkhawatirkan lelang obligasi Italia dan Spanyol yang dijadwalkan pada 26 Juni. Italia akan menjual obligasi yang jatuh tempo pada 2016 dan 2026 senilai 3 miliar euro dan Spanyol akan melelang surat utang berjangka waktu tiga bulan dan enam bulan. Bursa saham Eropa bergerak melemah hingga diatas 2%.


Market Overview
Quote:

Prediksi indeks bursa domestik pada perdagangan saham hari ini berpeluang melemah, pasar khawatir terhadap Moody’s yang berencana untuk mengumumkan penurunan rating besar-besaran terhadap bank Spanyol serta lelang obligasi Spanyol dan Italia. Sebelumnya Moody’s sudah menurunkan sektor keuangan Spanyol pada 17 Mei. Sementara itu, Spanyol dijadwalkan melelang obligasi dengan tingkat maturitas tiga dan enam bulan hari ini. Italia akan melelang obligasi dengan tahun maturitas 2016 dan 2026. Sebelumnya obligasi 2 tahun Italia turun untuk kali pertama dalam lima hari terakhir dengan yield naik 7 basis poin ke 3,87%. Demikian dengan obligasi Spanyol turun dan yield naik 13 basis poin ke level 4,57%. Pasar khawatir dengan krisis utang Eropa yang berkepanjangan akan melemahkan kemampuan dan likuiditas bank sentral negara maju yang akan semakin terbatas dalam membantu pemulihan ekonomi. Sementara itu, akhir pekan ini merupakan batas akhir bagi bank-bank untuk mematuhi arahan otoritas perbankan Eropa untuk modal baru senilai 115 miliar euro di tengah kecemasan bahwa bank akan mendorong rasio modal. Pasar menaruh harapan dari Pertemuan KTT Uni Eropa pada tanggal 28 dan 29 Juni. Sebelumnya para pemimpin dari negera Jerman, Perancis, Italia dan Spanyol bertemu di Roma pada akhir pekan lalu dan telah mencapai kesepakatan. Pertemuan tersebut sepakat untuk memperkenalkan kebijakan ekonomi yang diarahkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kawasan euro. Para pemimpin eropa tersebut memperkenalkan paket stimulus pertumbuhan ekonomi senilai 1% dari GDP zona euro, atau 130 miliar Euro. Dari Cina mengenai jumlah dan rasio non-performing loan (NPL) di sektor perbankan Cina mengalami kenaikan setelah bertahan turun selama bertahun-tahun. Akhir tahun 2011, rasio NPL tersebut untuk seluruh industri perbankan hanya bertahan kurang dari 1%, dan angka tersebut diperkirakan akan naik. Dari Jepang berkenaan dengan PM Yoshihiko Noda mengalami kesulitan dalam mengumpulkan dukungan internal dari Partai Demokrat Jepang, sebagai upaya meloloskan rencana kenaikan dua kali lipat pajak konsumsi dalam voting parlemen. Kebijakan PM Jepang ini ditentang Ichiro Ozawa akan mengambil segala tindakan untuk menentang rencana pemerintah tersebut.


Stock Headlines
Quote:

• KRAS dapat tambahan pasokan gas dari Lapangan Gajah Baru
• AMFG rencana tingkatkan kapasitas produksi kaca otomotif
• SKYB tidak membagikan dividen tahun buku 2011
• SKYB targetkan pendapatan tumbuh 15%-30% tahun ini
• MIDI bukukan laba bersih 1Q2012 Rp Rp 5,46 miliar
• AMFG targetkan pertumbuhan kinerja 6%-7%
• IKAI keluhkan rencana kenaikan gas industri
• Pemegang saham pengendali CLPI lepas 51% kepemilikannya
• APIC tidak bagikan dividen
• SMRU rencana kembangkan tambang mangan di NTT
• LAPD target pendapatan naik 11,4% jadi Rp 400 miliar tahun ini
• LCGP targetkan rights issue Agustus
• Penjualan lahan BEST 1Q12 tumbuh 15%
• MTLA anggarkan capex 2012 sebesar Rp 1 triliun
• EMDE targetkan penjualan sebesar Rp 200,1 miliar tahun ini
• MRAT targetkan pendapatan naik 15% jadi Rp 467 miliar tahun ini
• LTLS tambah modal Rp 53,8 miliar di Cipta Mapan
• SUPR berencana akuisisi 4 perusahaan
• OKAS alihkan utang USD 25 juta
• HADE targetkan kenaikan pendapatan 20%
• BBTN rencana terbitkan obligasi berkelanjutan tahap II pada 2013
• Harga IPO MNC Sky Vision ditetapkan Rp 1.520
Herseil - 27/06/2012 10:46 AM
#190

Newsletter 27 June 2012

Market Review
Quote:

Pesimisme akan hasil pertemuan KTT Eropa yang dikhawatirkan gagal untuk meredam krisis yang tengah terjadi, menjadi sentimen negatif bagi pasar saham global dan regional. Pasar saham juga mendapatkan tekanan dari Spanyol yang secara resmi mengajukan permintaan dana talangan ( bailout) sekitar 100 miliar euro bagi sektor finansialnya. Namun, bursa saham domestik berhasil ditutup pada teritori positif yang didukung oleh penguatan nilai tukar rupiah. IHSG ditutup menguat sebesar 23,812 poin (0,617%) menuju level 3.881,401 dari posisi sebelumnya pada level 3.857,589. Memudarnya harapan harapan atas KTT Eropa yang ditambah dengan langkah Moody’s yang menurunkan peringkat utang 28 bank Spanyol, juga menjadi sentimen negatif yang menyebabkan pelemahan atas mayoritas pasar saham Asia. Indeks Nikkei 225 ditutup melemah sebesar 70,63 poin (0,81%) ke level 8.663,99 dari posisi sebelumnya pada level 8.734,62 dan indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar 84,39 poin (0,45%) menuju level 18.981,84 dari posisi sebelumnya pada level 18.981,84. Adapun sentimen dari Asia berasal dari China dimana HSBC menurunkan prediksi pertumbuhan negara tersebut pada tahun ini menjadi 8,4% dari sebelumnya 8,6%. Disamping itu, rasio non performing loan (NPL) perbankan China kembali meningkat setelah bertahun-tahun ditahan dibawah angka 1%. Sejumlah bank tersebut diantaranya adalah China Construction Bank dengan rasio NPL 2%, China Guangfa Bank yang mencatatkan NPL 2,89%, dan Shenzen Development Bank yang rasio NPL-nya juga mendekati level 2%. Sedangkan Departemen Perdagangan China mengumumkan keyakinannya untuk mencapai target ekspor 10% pada tahun ini. Indeks bursa saham Shanghai ditutup melemah tipis sebesar 2,05 poin (0,09%) ke level 2.222,07 dari posisi sebelumnya pada level 2.224,11. Bursa saham Eropa bergerak mixed di tengah langkah Spanyol yang mengajukan bailout, yang diikuti dengan Cyprus yang secara resmi mengajukan bantuan ke otoritas Uni Eropa dengan perhitungan kebutuhan dana sementara mencapai 10 miliar euro.


Market Overview
Quote:

Sentimen global yang diperkirakan dapat memberikan pengaruh terhadap indeks bursa utama dunia dan imbas bagi indeks bursa domestik pada perdagangan saham hari ini. Munculnya sentimen negatif dari Cyprus, negara ini terkena penyebaran krisis hutang pemerintah Yunani dan menjadi korban dari krisis hutang Eropa. Kabarnya negara ini meminta bantuan dari negara-negara kawasan. Sebelumnya, pemerintah Cyprus telah meminta bantuan ke pihak otoritas Eropa terkait keputusan untuk meminta bantuan dari European Financial Stability Facility (EFSF). Bagi Cyprus bantuan tersebut sangat diperlukan untuk mengatasi resiko yang terjadi di perekonomian dalam negerinya, terutama dampaknya terhadap sektor keuangan akibat dari penyebaran yang terjadi dari perekonomian Yunani. Sentimen negatif lainnya, lembaga pemeringkat internasional Moody's Investors Service memangkas peringkat utang jangka panjang dan simpanan untuk 28 perbankan Spanyol sebanyak satu hingga empat tingkat. Di antara bank-bank yang terkena penurunan peringkat itu adalah Banco Santander SA, Bankia SA, Banco Popular Espanol SA, dan CaixaBank SA. Downgrade ini dilakukan menyusul langkah Moody's memangkas peringkat utang pemerintah Spanyol menjadi Baa3 pada 13 Juni lalu. Bahkan, Moody’s kembali memperingatkan negara tersebut bisa kembali memangkas rating hingga ke junk dalam tiga bulan ke depan setelah mengevaluasi detil bailout perbankan. Meski, pada sisi lainnya lembaga rating tersebut menyambut baik upaya pemerintah menyelamatkan sistem perbankan dengan bailout 100 miliar euro dan akan mengevaluasi setiap bank setelah skala rekapitalisasi diumumkan. Kabar lainya dari Spanyol, negara tersebut secara resmi mengajukan bantuan finansial ke Brussels untuk menyelamatkan sektor perbankannya. Pasar akan menaruh harapan pada pertemuan KTT Uni Eropa pada 28 dan 29 Juni. KTT Uni Eropa yang dimulai pada Kamis ini akan membahas antara lain integrasi fiskal, perbankan dan bailout di Eropa. Pertemuan ini diharapkan adanya solusi yang dianggap tepat untuk memecahkan masalah krisis utang Eropa, yakni program pembelian obligasi secara agresif oleh ECB, dan rekapitalisasi perbankan yang diambil langsung dari dana bailout, serta penerbitan surat obligasi bersama Eropa.


Stock headlines
Quote:

• SMGR siapkan dana hingga USD 500 juta
• SMGR segera miliki pabrik di Myanmar
• SMGR akan tingkatkan kapasitas produksi 4 pabrik di Tuban
• SMGR siapkan Rp 1,96 triliun untuk dividen
• BUMI tidak ubah rencana investasi
• BGV setor Rp 150 miliar ke BTEL
• PGAS incar proyek gas trans Jawa
• CNKO akuisisi 5 perusahaan PLTMH
• DKTF peroleh izin dari Kementerian ESDM untuk ekspor bijih nikel
• BKSL kucurkan dana Rp 350 miliar untuk bangun kondotel
• BKSL tidak bagikan dividen tahun buku 2011
• BBCA kaji rencana ekspansi di sektor asuransi jiwa
• BWPT bagikan dividen tunai tahun buku 2011 Rp 12 per saham
• BWPT targetkan penjualan Rp1,02 triliun
• DILD bagikan dividen tahun buku 2011 Rp 3 per saham
• DILD anggarkan capex Rp 1,5 triliun pada 2012
• DILD targetkan marketing sales Rp 1,5-1,6 triliun tahun ini
• WINS bagikan dividen tahun buku 2011 Rp 5 per saham
• WINS akan terbitkan saham baru tanpa HMETD pada 2H 2012
• WINS rencana tambah 10 kapal baru di tahun 2012
• PRAS akan melakukan kuasi reorganisasi
• SCBD tidak bagikan dividen tahun buku 2011
• Kobexindo turunkan jumlah saham yang ditawarkan
Herseil - 28/06/2012 10:29 AM
#191

Newsletter 28 June 2012

Market Review
Quote:

Bursa saham domestik kembali menguat bersamaan dengan penguatan pasar saham global dan regional. Diawali dengan penguatan bursa saham Amerika pada perdagangan sebelumnya yang didukung oleh positifnya data perumahan Amerika. Sentimen positif tersebut juga menjadi katalis bagi pasar saham Asia termasuk Indonesia. IHSG ditutup menguat sebesar 53,466 poin (1,377%) menuju level 3.934,867 dari posisi sebelumnya pada level 3.881,401. Adapun sentimen dari Asia, kembali berasal dari China yakni adanya spekulasi bahwa China akan melakukan stimulus ekonomi. China Securties Journal memberitakan bahwa China kemungkinan besar akan memperkenalkan kebijakan proaktif yang baru untuk meningkatkan ekonomi negaranya. Indeks Nikkei 225 ditutup menguat sebesar 66,5 poin (0,77%) menuju level 8.730,49 dari posisi sebelumnya pada level 8.663,99 dan indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar 195,11 poin (1,03%) menuju level 19.176,95 dari posisi sebelumnya pada level 18.981,84. Sementara pasar saham Eropa bergerak flat dengan kecenderungan menguat tidak lebih dari 0,5%. Pergerakan ini masih dipenguruhi oleh harapan akan pertemuan KTT Uni Eropa pada 28 dan 29 Juni yang antara lain akan membahas integrasi fiskal, perbankan, dan bailout di Eropa. Pertemuan in diharapkan dapat melahirkan solusi yang tepat untuk memecahkan masalah krisis utang Eropa, yakni program pembelian obligasi secara agresif oleh ECB dan rekapitalisasi perbankan yang diambil langsung dari dana bailout serta penerbitan surat obligasi bersama Eropa. Sedangkan dari domestik, seluruh sektor perdagangan tercatat menguat dengan sektor consumer membukukan penguatan tertinggi diantara sektor lainnya mencapai 2,161%. Penguatan sektor tersebut didukung oleh penguatan saham rokok, yakni Gudang Garam (GGRM) dan H.M. Sampoerna (HMSP) yang masing-masing menguat sebesar 5,17% dan 3%. Sedangkan sektor perdagangan membukukan penguatan terendah sebesar 0,911% yang disebabkan penurunan saham United Tractors (UNTR) sebesar 0,9%.


Market Overview
Quote:

Memanfaatkan momentum window dressing paruh tahun memberikan dukungan positif bagi indeks bursa domestik dalam dua hari terakhir. Diperkirakan peluang menguat masih cukup terbuka, menyusul adanya dukungan dari penguatan indeks bursa AS pada penutupan perdagangan saham waktu setempat. Kenaikan indeks Wall Street tersebut di sebabkan oleh data ekonomi AS yang positif serta kabar stimulus dari China. Data ekonomi AS mengenai kenaikan tingkat pemesanan barang-barang tahan lama serta jumlah warga AS yang menandatangani kontrak untuk membeli rumah melonjak pada Mei lalu. Sentimen positif dari Cina berkenaan dengan kabar dari negara ini yang akan mengambil langkah proaktif seperti menambah stimulus ke sistem perbankan untuk mendongkrak pertumbuhan. Diperkirakan sentimen positif tersebut di atas bisa lebih mendominasi atas sentimen negatif yang muncul dari Spanyol dan Italia maupun Jepang. Sentimen dari Spanyol, kenaikan tajam biaya peminjaman setelah lelang obligasi senilai 3,08 miliar euro untuk jangka waktu 3 hingga 6 bulan dengan tingkat yield yang lebih tinggi. Sementara itu, pemerintah Italia telah menjual 1,6 miliar euro untuk obligasi bermaturitas 3 bulan dengan rata-rata yield 2,36% atau naik dari 0,85% pada lelang Mei lalu. Lelang untuk obligasi 6 bulan senilai 1,48 miliar euro mencatat kenaikan yield dari 1,74% Mei lalu menjadi 3,24%. Meski dalam lelang tersebut melampaui target indikatif penjualan sebesar 2 miliar euro hingga 3 miliar euro, tetapi harus dibayar dengan biaya tinggi. Dari Jepang berkenaan dengan kemenangan Perdana Menteri Jepang untuk menaikkan pajak penjualan sebagai cara mengatasi hutang nasional membuatnya terasing dari seperlima suara parlemen tingkat rendah. Kemarin legislasi menyetujui agar pajak 5% penjualan digandakan pada Oktober 2015, sementara 57 pembuat kebijakan dari Democratic Party menolak kebijakan tersebut, dan bahkan Ichiro Ozawa memberikan tanda bahwa dirinya akan keluar. Selain itu, Pasar menaruh harapan pada pertemuan KTT Uni Eropa pada 28 dan 29 Juni. KTT Uni Eropa yang dimulai Kamis ini dan Jumat. Pasar berharap pertemuan akan dapat memecahkan masalah krisis utang Eropa, dengan keluarnya program pembelian obligasi secara agresif oleh ECB, dan rekapitalisasi perbankan dari dana bailout dan penerbitan obligasi bersama Eropa.


Stock Headlines
Quote:

• PGAS bentuk anak usaha untuk menggarap sektor hilir
• TMPI akuisisi 60% saham Bumi Sejahtera
• KARK bantah kabar ajukan pailit
• DPR setujui rights issue BBTN
• MAYA bagi dividen Rp 83 miliar
• SQBB bagi dividen Rp 11.000/saham
• BSDE ekspansi Rp 700 miliar
• MTFN anggarkan capex USD 20 juta
• TRIM raih pinjaman Rp 1,1 triliun
• GIAA rencana tambah modal Tanpa HMETD
• GTBO akuisisi tambang barubara senilai USD 50 juta
• GTBO targetkan laba naik 9 kali lipat jadi USD 180 juta tahun ini
• GTBO targetkan penjualan batu bara capai 6 juta ton pada 2012
• PGAS proyek pasokan gas dari Gresik alami penundaan
• GGRM bagi dividen tahun buku 2011 Rp 1.000 per saham
• BSDE bagikan dividen tahun buku 2011 Rp 10 per saham
• DUTI tidak bagikan dividen tahun buku 2011
• DUTI masih andalkan proyek ITC di tahun 2012
• DUTI angarkan capex 2012 sebesar Rp 500 miliar
• MAYA bagikan dividen Rp83 miliar
• ARII tunda rencana obligasi tahun ini
• Trisula catatkan saham dengan kode TRIS
• Harga saham perdana Toba Bara Rp 1900/lembar
Herseil - 29/06/2012 10:30 AM
#192

Newsletter 29 June 2012

Market Review
Quote:

Positifnya data ekonomi Amerika, yakni US housing market dan US durable goods orders menjadi katalis bagi pasar saham AS pada perdagangan sebelumnya. Disamping itu, pasar juga berharap adanya upaya penanganan krisis pada KTT Uni Eropa kendati Jerman masih menolak usulan penerbitan obligasi bersama. Kedua sentimen tersebut menjadi pendorong penguatan pasar domsetik di awal perdagangan, namun aksi jual sejak sesi kedua menjadikan indeks saham ditutup pada teritori negatif. IHSG ditutup melemah sebesar 47,292 poin (1,202%) ke level 3.887,575 dari posisi sebelumnya pada level 3.934,867. Pasar saham Asia ditutup mixed, dimana indeks Nikkei berhasil ditutup menguat yang didukung oleh data penjualan ritel Jepang yang meningkat dari perkiraan sebelumnya. Kementerian Perdagangan Jepang mencatat penjualan ritel di bulan Mei naik 3,6% atau lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang naik 0,7% dan dari ekspektasi pasar sebesar 2,9%. Peningkatan tersebut menjadi pertanda bahwa belanja konsumen masyarakat turut membantu mempertahankan pertumbuhan di negara tersebut. Peningkatan konsumsi ini didorong oleh pembangunan kembali daerah bagian timur laut Jepang yang terkena gempa tahun lalu. Disamping itu, insentif pemerintah untuk mendorong pembelian mobil turut meningkatkan daya konsumsi masyarakat. Pemberian insentif ini juga sebagai upaya dari pemerintah untuk mempertahankan pertumbuhan daya beli masyarakat supaya tidak terkena dampak krisis utang Eropa. Sentimen ini mendorong penguatan indeks Nikkei 225 yang tercatat naik sebesar 143,62 poin (1,65%) menuju level 8.874,11 dari posisi sebelumnya pada level 8.730,49. Indeks Hang Seng ditutup melemah sebesar 151,68 poin (0,79%) ke level 19.025,27 dari posisi sebelumnya pada level 19.176,95. Dari domestik, pemerintah RI akan memberikan pinjaman kepada IMF mencapai US$1 miliar. Pemerintah memandang perlu untuk memberikan bantuan pinjaman melalui IMF kepada negara-negara dunia yang mengalami krisis agar kondisi krisis tersebut tidak berdampak buruk terhadap perekonomian dunia.


Market Overview
Quote:

IHSG akan bergerak mixed, tetapi rentan alami koreksi pada perdagangan saham akhir pekan ini. Sikap pelaku pasar yang tidak ingin mengambil resiko cenderung untuk merealisasikan keuntungan, seiring kondisi pasar global yang masih penuh ketidakpastian akibar krisis utang negara eropa. Sentimen negatif dari eksternal yang diperkirakan bisa memberikan tekanan bagi IHSG, yakni sentimen negatif dari Jerman berkenaan dengan data ekonomi negara ini yang memburuk dimana data klaim pengangguran menjadi 7000 dan tingkat pengangguran naik ke level 6,8% dibandingkan dengan publikasi sebelumnya sebesar 6,7%. Demikian dengan data retail sales Jepang hanya tumbuh 3.6% di bulan Mei dibandingkan tahun sebelumnya. Para retailer besar data penjualan menglami penurunan 0.9% dari bulan yang sama tahun sebelumnya. Demikian dengan data industrial output negara tersebut, turun 3.2% bulan Mei, produksi kendaraan memimpin kejatuhan pada Mei. Sentimen dari AS, mengenai rilis data PDB kuartal I 2012 mencatat kenaikan 1,9%. GDP tersebut turun dari tingkat 3,0% pada kuartal keempat tahun 2011. Belanja konsumen dan investasi masing-masing tumbuh 2,5% dan 3,1%. Sedangkan sentimen positif bagi pasar dari hasil KTT Uni Eropa setelah para petinggi Eropa mengeluarkan kesepakatan secara prinsip untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan tenaga kerja. Para pemimpin eropa sepakat menyuntikkan dana sekitar 120 miliar Euro. European Investment Bank akan mendapatkan dana tambahan sebanyak 10 miliar Euro untuk permodalan yang akan menambah tingkat pemberian pinjaman sebanyak 60 miliar Euro. Dana yang belum digunakan sebesar 55 miliar Euro akan digunakan untuk mendorong pergerakan perusahaanperusahaan kecil dan menengah dan mendorong pertumbuhan sektor tenaga kerja. Sentimen positif lainnya Bank Sentral Eropa (ECB) akan ambil tindakan secepatnya untuk pulihkan ekonomi dan redakan krisis utang. pada pertemuan 5 Juli mendatang keumngkina akan dibahas pemotongan suku bunga. Penurunan suku bunga dibenarkan jika dapat berikan kontribusi untuk menjamin stabilitas harga di jangka menengah. Sementara itu, Presiden ECB, Mario Draghi, mengutarakan pendapatnya bahwa penurunan suku bunga hanya akan berdampak terbatas akibat belum normalnya fungsi pasar.



Stock Headlines
Quote:

• BMRI targetkan lepas obligasi rekap capai Rp 10 triliun tahun ini
• JSMR peroleh Rp 130,8 miliar dari treasury stock
• KARK tidak membagikan dividen
• Produksi AALI naik tipis selama Januari-Mei
• Laba bersih MPPA naik 29%
• PSAB peroleh pendapatan USD 80 juta
• KLBF bidik omzet produk nutrisi Rp 3,12 triliun
• EMDE targetkan kenaikan pendapatan 101%
• MCOR optimistis bukukan kredit Rp 5,5 triliun
• TMPI dapat konsesi tambang emas di Sumatera Barat
• BIPI akuisisi Astrindo Mahakarya Indonesia (AMI) mundur
• ERAA nilai akuisisi Teletama Artha Mandiri capai Rp 1,99 miliar
• INVS tidak bagikan dividen tahun buku 2011
• CITA akan bangun pabrik olahan dan pemurnian bauksit di Kalbar
• TRIS targetkan laba bersih naik 500% jadi Rp 30 miliar tahun ini
• INVS targetkan pendapatan Rp1,5 triliun
• GIAA jajaki pinjaman US$200 juta
• RUPSLB GIAA sepakati penurunan nilai nominal jadi Rp459/saham
• Pemegang saham ASRI crossing saham Rp1,46 triliun
• MCOR targetkan laba operasional Rp84 miliar
• BTPN pertimbangkan akuisisi bank kecil
• Global Teleshop tetapkan harga penawaran Rp 1.150/lembar
• Harga IPO Bank Jatim Rp 430
Herseil - 02/07/2012 11:55 AM
#193

Newsletter 2 July 2012

Market Review
Quote:

Perdagangan saham selama sepekan mayoritas dipengaruhi oleh penantian akan hasil pertemuan para pemimpin negara Eropa, disamping sejumlah sentimen global lainnya. Diawali dengan pertemuan pemimpin empat negara besar, yakni kanselir Jerman, Presiden Perancis, PM Italia, dan PM Spanyol di Roma yang sepakat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di tengah krisis utang. Mereka sepakat menaikkan pertumbuhan ekonomi sebesar 1% dari PDB Eropa. Hasil pertemuan hari pertama KTT para pemimpin Eropa menyepakati untuk menyalurkan dana senilai 120 miliar euro atau setara dengan US$149 miliar untuk mengangkat pertumbuhan di Eropa. Dana tersebut juga ditujukan untuk meningkatkan modal bagi European Investment Bank (EIB). Besaran dana untuk penambahan modal EIB senilai 10 miliar euro. Disamping itu, perdagangan saham juga dipengaruhi oleh Cyprus yang secara resmi meminta bantuan otoritas Eropa untuk memberikan bailout. Penghitungan kebutuhan dana sementara untuk pemulihan Cyprus mencapai 10 miliar euro, yang diantaranya 6 miliar euro untuk anggaran negara dan 2 miliar euro untuk industri perbankan. Moody’s menurunkan rating utang jangka panjang terhadap terhadap 28 bank Spanyol hingga 4 level, dengan dua diantaranya Banco Santander SA dan Banco Bilbao Argentaria SA. Dilanjutkan juga dengan langkah lembaga pemeringkat Egan Jones yang menurunkan sovereign rating Jerman dari AA- menjadi A+ dan mengeluarkan pandangan negatif terhadap rating atas ekspektasi negara itu akan dibiarkan dengan piutang signfikan yang tidak dapat ditagih karena eksposur ke zona Euro. Sedangkan S & P dan Fitch Ratings masih menempatkan peringkat Jerman di AAA, sementara Moody’s di level Aaa. Dari Asia, pemerintah Jepang memutuskan untuk melipatgandakan pajak penjualan menjadi 10% dalam 3 tahun ke depan dalam rangka menahan defisit anggaran nasional. Departemen Perdagangan China mengumumkan keyakinannya untuk mencapai target ekspor 10% pada tahun ini. Dari domestik, pemerintah RI akan memberikan pinjaman kepada IMF mencapai US$1 miliar untuk membantu negara-negara dunia yang tengah menghadapi krisis. Pemerintah memandang perlu untuk memberikan bantuan tersebut agar kondisi krisis yang tengah terjadi tidak berdampak buruk terhadap perekonomian dunia.


Market Overview
Quote:

Berkurangnya tekanan dari Eropa setelah para pemimpin Eropa
menghasilkan kesepakatan dalam pertemuan KTT Uni Eropa akan
memberikan harapan peluang membaiknya indeks bursa domestik dalam
pekan ini. Diawali oleh sentimen positif dari hasil keputusan para
pemimpin Eropa yang membuat kesepakatan paket pertumbuhan dan
menyetujui dana penyelamatan zona Eropa untuk rekapitalisasi sektor
perbankan yang bermasalah di kawasan itu akan mendapat tanggapan
positif pasar. Para pemimpin Uni Eropa membuat kesepakatan pada
paket bantuan sebesar 120 miliar euro untuk mendorong pertumbuhan di
negara-negara yang alami ekonomi krisis keuangan. Kesepakatan itu
diikuti oleh pengumuman pengawasan tunggal pada sistem perbankan
Eropa bersamaan dengan kemungkinan bank-bank yang sedang
bermasalah bisa mendapatkan akses langsung European Stability
Mechanism (ESM). Langkah-langkah yang selama ini diperdebatkan
mengenai harapan untuk meredakan tekanan pasar pada Spanyol dan
Italia, akhir menemukan satu pandangan dengan keluar kesepakatan.
Namun, Italia dan Spanyol masih menginginkan tindakan lebih jauh dari
Jerman untuk menyetujui langkah-langkah jangka pendek yang tidak
dimasukkan dalam kesepakatan yang dibuat tersebut. Langkah-langkah
tersebut adalah untuk menggunakan dana bantuan Eropa untuk membeli
obligasi dan memberikan pinjaman langsung untuk sektor perbankan
Spanyol. Sentimen positif berikutnya, angka inflasi 17 negara anggota
Eropa meningkat 2,4% yoy, menyusul jatuhnya harga minyak yang
tajam. Inflasi tersebut memicu ekspekstasi bahwa akan memberikan
dukungan yang kuat bagi aksi lebih lanjut dari Bank Sentral Eropa (ECB)
untuk memangkas suku bunga. ECB sendiri memutuskan
mempertahankan suku bunga masih rendah di angka 1% pada bulan ini.
Prospek inflasi secara moderat ini akan membuat ECB bisa melakukan
manuver untuk memangkas suku bunga lebih lanjut. ECB akan lebih
mudah melakukan langkah operasional dengan pembiayaan lebih murah
dalam jangka panjang dalam paket (LTROs), diharapkan langkah tersebut
dapat mengulang kembali dua tahap sebelumnya yang mampu
menenangkan pasar diawal tahun ini dengan mengelontorkan sejumlah
triliunan Euro dalam bentuk pinjaman.


Stock Headlines
Quote:

• ITTG akan terbitkan right issue diharga Rp 104 per saham
• Penjualan ENRG meningkat 139%
• BIPI targetkan akuisisi selesai September
• SUGI siap akuisisi blok migas
• AISA tambah lahan sawit
• PANS bagi dividen Rp 100/saham
• TURI beli saham Raharja Ekalancar
• INDR bangun pabrik benang USD 70 juta
• Anak usaha KARK akan IPO Rp 350 miliar
• GPRA bagilkan deviden Rp 1,5 per saham
• GPRA bagikan dengan rasio 3:1
• TMAS tidak bagikan dividen dari laba bersih tahun buku 2011
• TMAS targetkan laba bersih Rp 120 miliar tahun ini
• TMAS rencana beli 7 kapal baru senilai Rp 445 miliar
• Hasil RUPS HITS menolak laporan keuangan 2011
• HITS targetkan laba Rp 4 miliar tahun ini
• ALDO targetkan laba naik 10%-15% jadi Rp 8,7 miliar tahun ini
• CMPP rencana lakukan reverse stock rasio 2:1
• COWL akan bagikan dividen Rp4.41/saham
• Goldenhill jadi pengendali baru SUGI
• CPDW cari mitra produksi batu bara
• MPPA catatkan penjualan 1Q12 Rp2,39 triliun
• Laba bersih MLPL 1Q12 tumbuh 18,54%
Herseil - 03/07/2012 10:40 AM
#194

Newsletter 3 Juli 2012

Market Review
Quote:

Kesepakatan para pemimpin zona Euro untuk menyuntikan dana bantuan langsung ke bank-bank bermasalah mulai tahun depan, menjadi katalis bagi mayoritas pasar saham dunia. Para pemimpin tersebut juga akan mengintervensi pasar obligasi untuk membantu negara anggota yang bermasalah dengan utang. Disamping itu, mereka juga sepakat untuk membentuk badan pengawas perbankan tunggal bagi zona Euro, yang berbasis di sekitar Bank Sentral Eropa sebagai langkah awal menuju persatuan bank-bank Eropa. Hasil keputusan ini membawa bursa saham AS menguat diatas 2% pada perdagangan sebelumnya serta mayoritas bursa saham Asia yang turut menguat, termasuk Indonesia. IHSG ditutup menguat sebesar 35,963 poin (0,909%) menuju level 3.991,54 dari posisi sebelumnya pada level 3.955,577. Sementara itu, bursa saham Hong Kong libur pada perdagangan kemarin dan indeks Nikkei ditutup melemah sebesar 3,3 poin (0,04%) ke level 9.003,48 dari posisi sebelumnya pada level 9.006,78. Indeks Saham Shanghai ditutup menguat sebesar 0,68 poin (0,03%) menuju level 2.226,11 dari posisi sebelumnya pada level 2.225,43. Penguatan ini didukung oleh data manufaktur China dan Jepang. Kendati data dari BPS China serta China Federation of Logistics and Purchasing menyebutkan bahwa purchasing manager’s index (PMI) turun menjadi 50,2 di bulan Juni dibandingkan bulan Mei pada level 50,4; namun, indeks tersebut masih berada di atas estimasi sebelumnya pada level 49,9. Sementara Bank of Japan (BoJ) melaporkan indeks Tankan (indikator manufaktur) tercatat -1 pada kuartal kedua atau lebih baik dibandingkan kuartal pertama yang tercatat -4. Angka ini juga lebih baik dibandingkan prediksi ekonom yang memperkirakan akan tetap pada -4. Hal ini mengindikasikan bahwa pesimisme pelaku industri manufaktur mulai mereda. Bursa saham Eropa mayoritas bergerak menguat yang masih didukung oleh hasil positif KTT Uni Eropa dan data ekonomi Asia yang tercatat lebih baik dari periode sebelumnya. Disamping itu, angka pengangguran Italia berhasil turun tipis pertama kali sejak awal tahun ini. Pada bulan Mei, tingkat pengangguran turun dari 10,2% menjadi 10,1%
Sedangkan ekonom memprediksi jumlah pengangguran akan meningkat ke level 10,3%. Yield obligasi Spanyol juga sempat turun ke level 4% atau untuk pertama kalinya sejak bulan Juni lalu.


Market Overview
Quote:

IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Sentimen positif ke pasar hari ini mengenai pemerintah Yunani telah menerima pembayaran sisa bailout Uni Eropa sebesar 1 miliar euro. Kabarnya Uni Eropa, ECB dan IMF akan mengunjungi Yunani pada pekan ini dan akan membahas kemungkinan pelonggaran implementasi program penghematan yang menjadi syarat utama pemberian bailout. Sementara itu, pejabat ECB meminta kepada negara-negara yang terbelit hutang untuk secara disiplin menjalankan program reformasi yang telah di anjurkan oleh Troika, sebelum berupaya menegosiasi ulang persyaratan bailout. Sementara itu eforia pasar dari hasil pertemuan para pemimpin Uni Eropa yang mencapai kesepakatan diharapkan ada langkah kebijakan lebih lanjut, seperti pasar berharap ada langkah dari ECB untuk mengambil sikap memangkas suku bunga ke level terendah. Dari Spanyol mengenai, pemerintah negara ini yang terus mendorong adanya reformasi struktural dan perombakan anggaran stabilisasi ekonomi dalam tahun ini guna menghindari penyusutan perekonomian di kuartal II. Spanyol akan memanfaatkan hasil kesepakatan para petinggi Eropa pada akhir pekan lalu untuk memperoleh dana bantuan Eropa guna membantu sektor perbankan, termasuk memperbaiki jalur pemulihan sektor perbankan pemerintah, dan melakukan intervensi terhadap pasar obligasi guna mendukung obligasi yang menghadapi peningkatan pendanaan. Sentimen negatif bagi indeks bursa domestik dipicu oleh data dari Cina yang mencatatkan tingkat pertumbuhan sektor manufaktur bergerak melambat selama 7 bulan. Dari AS, berkenaan dengan data dari sektor manufaktur yang dirilis bergerak dalam fase terendah sepanjang Juni dalam 8 bulan terakhir dan menandai turunnya dukungan dari sektor industri terhadap perekonomian AS. Pabrik di AS diperkirakan mengurangi produksinya sementara konsumen membatasi pembelian kendaraan dan barang-barang lainnya. Dari dalam negeri mengenai, angka inflasi yang naik secara tidak terduga pada Juni lalu akibat naiknya harga bahan makanan dan pelemahan rupiah. Krisis Eropa menjadi pemicu keluarnya dana dari pasar negara berkembang yang mengakibatan rupiah melemah serta datangnya bulan Ramadan diperkirakan akan menekan inflasi lebih lanjut.


Stock Headlines
Quote:

• BRMS laba bersih kuartal I 2012 turun 99,83% jadi USD62,871
• DSSA miliki 65,2% saham UFS Singapura
• UNTR turunkan target penjualan alat berat di 2012
• WIKA peroleh dua kontrak baru senilai Rp 565,8 miliar
• Realisasi kontrak WIKA 1H12 Rp7,54 triliun
• OKAS menangkan kontrak dari Chevron Pacific Indonesia
• WINS peroleh kontrak USD 195 juta hingga akhir Mei 2012
• BNBR optimis Kalija berjalan
• PGAS minta revisi harga gas di hulu
• INDF dirikan perusahaan baru
• KLBF-Milko bentuk perusahaan patungan
• MPPA laba bersih kuartal I 2012 capai Rp 29 miliar
• Argo Manunggal restrukturisasi ASRI Rp 1,46 triliun
• BSDE ekspansi proyek properti Rp 1,7 triliun
• INPC rencanakan rights issue
• ALDO bidik pendapatan Rp 281 miliar
• MREI berencana menjual aset
• CPIN melakukan transaksi afiliasi pembelian aset tetap
• COWL perkirakan landed residential kontributor terbesar tahun ini
• KIJA terbitkan notes USD300 juta
• CKRA catatkan rugi 1Q12 Rp1,28 miliar
• Pefindo tetapkan peringkat A- rencana obligasi IV 2012 CMNP
• Harga IPO GADW Rp105/saham
Herseil - 04/07/2012 11:51 AM
#195

Newsletter 4 Juli 2012

Market Review
Quote:

Bursa saham domestik kembali bergerak menguat seiring dengan penguatan pasar saham Asia. Kendati data ISM Amerika di bulan Juni tercatat turun menjadi 49,7 atau lebih rendah dibandingkan data bulan lalu dan ekspektasi, namun bursa saham regional berhasil ditutup menguat, termasuk Indonesia. IHSG ditutup menguat sebesar 58,353 poin (1,462%) menuju level 4.049,893 dari posisi sebelumnya pada level 3.991,54. Sementara penguatan pasar regional turut didukung oleh angka penjualan rumah di China pada bulan Juni yang naik hingga 25%. Pasar perumahan China berpotensi membaik tahun ini. Pemerintah China yang sebelumnya memberlakukan pembatasan pembelian dan suku bunga yang tinggi membuat enggan masyarakat untuk membeli rumah. Namun, dengan adanya larangan tersebut membuat para pengembang menurunkan harga jual rumah. Indeks Nikkei 225 ditutup menguat sebesar 63,11 poin (0,7%) menuju level 9.066,59 dari posisi sebelumnya pada level 9.003,48 dan indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar 294,07 poin (1,51%) menuju level 19.735,53 dari posisi sebelumnya pada level 19.441,46. Sementara pasar saham Eropa kembali bergerak menguat di tengah langkah perbankan Spanyol dan angka tingkat pengangguran zona Euro yang meningkat. European Central Bank (ECB) meminta agar Yunani tidak membuang waktu dalam rencana renegosiasi dana talangan internasional. Perbankan Spanyol dan Portugal membeli kembali berbagai efek beragun aset properti di harga murah untuk menambah ketersediaan modal dan jaminan untuk utang ke ECB. Banco Comercial Portugues SA dan beberapa bank membeli 6,6 miliar euro utang berbasis aset yang diterbitkan. Angka tersebut naik dua kali lipat dibandingkan 2011. Sementara itu, Finlandia dan Belanda menolak keputusan UE atas dana ESM yang bisa digunakan untuk membeli surat utang di pasar sekunder atas negara yang nyaris jatuh. Alasan ini karena ECM pada awalnya dirancang sebagai sarana untuk memberikan pinjaman kepada pemerintah yang mengalami kesulitan pendaan dan bukan untuk membeli obligasi.


Market Overview
Quote:

IHSG berhasil tembus level psikologis 4000 dengan ditutup pada perdagangan saham kemarin di level 4049,893. Diperkirakan potensi untuk kenaikan masih bisa berlanjut, namun akan terhambat peluang aksi ambil untung yang dilakukan pelaku pasar. Mengingat, kenaikan IHSG telah berlangsung dalam tiga hari secara berturut-turut bisa berpotensi memicu aksi ambil untung. Pergerakan IHSG masih bergantung dengan sentimen global, akibat minimnya sentimen pasar dari dalam negeri. Kondisi dari krisis Eropa tetap menjadi konsentrasi pasar, karena setiap muncul rilis data ekonomi akan direspon pasar. Kondisi utang negaranegara zona Euro yang membengkak semakin memperburuk ekonomi. Aktifitas sektor melambat, hal tersebut berimbas bagi tingkat pengangguran di negara zona Euro. Berdasarkan rilisan data baru menunjukkan bahwa tingkat pengangguran zona Euro mencapai rekor tertinggi pada bulan Mei yang mencapai 11,1%. Angka tersebut mengindikasi bahwa lebih dari 3,4 juta orang Eropa di bawah usia 20 tahun telah kehilangan pekerjaan pada Mei. Angka tersebut mengalami peningkatan hingga 254.000 dibandingkan tahun sebelumnya. Tingkat pengangguran para pemuda di Eropa telah berada di level yang mengkhawatirkan seiring krisis berkepanjangan di zona Euro. Sentimen dari Eropa yang menurunkan optimisme pasar, berkenaan dengan hasil kesepakatan para pemimpin Eropa terhadap fasilitas dana penyelamatan yang digunakan untuk menstabilkan pasar obligasi, kabarnya ditentang oleh Finlandia dan Belanda. Finlandia dan Belanda menolak wacana penggunaan fasilitas dana bailout permanen zona Euro untuk membeli obligasi pemerintah di pasar sekunder. Sementara itu, indeks bursa Eropa akan fluktuasi jelang pertemuan ECB pada Kamis ini. Pasar berharap keluar suatu kebijakan dari ECB maupun BoE untuk berani memangkas suku bunga. Selain itu, pasar akan menyikapi positif rencana Uni Eropa, ECB dan IMF akan mengunjungi Yunani pada pekan ini. Karena diduga Troika ini akan membahas kemungkinan mengimplementasi pelonggaran program penghematan sebagai syarat utama pemberian bailout. Sebelumnya, pemerintah Yunani telah menerima pembayaran sisa bailout Uni Eropa sebesar 1 miliar euro. Pencairan dana bantuan tersebut telah disetujui para menteri keuangan Uni Eropa pada bulan Mei lalu.


Stock Headlines
Quote:

• Paska stock split, INVS buka peluang rights issue
• Produksi tembaga dan emas anak usaha BRMS setara 2010
• Kinerja 1H12 PTBA diperkirakan stagnan
• INDF bentuk anak usaha di bidang jasa perkapalan
• Kontrak ADHI 1H12 terealisasi 33,33%
• ABMM konversi utang menjadi saham
• GPRA bagikan dividen sebesar Rp 1,5 per saham
• KLBF dirikan perusahaan patungan dengan PT Milko Beverage
• VIVA siapkan USD 61,54 juta untuk beli hak siar World Cup 2014
• SCMA dapat hak siar Liga Champions hingga tahun 2015
• CTRS bukukan marketing sales per Mei sebesar Rp 1,07 triliun
• DSFI optimis target ekspor USD 22,8 juta bisa terealisasi di 2012
• SGRO akuisisi anak usaha KBRI
• ASRI beli 90,3% saham Garuda Adhimatra
• LTLS tambah modal di anak usaha
• Credit Suisse bantu penjualan saham rights issue BBTN
• BAEK pinjamkan Rp 50 miliar untuk keuangan mikro
• 5 emiten kena peringatan BEI
• OCAP bentuk perusahaan sekuritas
• EMTK berikan pinjaman kepada SCTV
• Harga IPO MNC Sky Vision Rp 1.520 per saham
• Bank Jatim tawarkan 5% saham IPO ke ritel
Herseil - 05/07/2012 10:49 AM
#196

Newsletter 5 July 2012

Market Review
Quote:

Pasar saham domestik kembali ditutup menguat ditengah variatifnya pasar saham global dan regional. IHSG tercatat naik sebesar 26,024 poin (0,643%) menuju level 4.075,917 dari posisi sebelumnya pada level 4.049,893. Perdagangan pasar saham masih dipengaruhi oleh sentimen global, terutama seputar Eropa yang diikuti dengan proyeksi pertumbuhan Amerika dan Perancis serta sentimen dari Asia. IMF menurunkan pertumbuhan ekonomi AS dari 2,1% menjadi 2%. Sementara Perdana Menteri Perancis menurunkan proyeksi Perancis dari 0,7% menjadi 0,3%. Proyeksi pertumbuhan negaranya juga direvisi dari 1,75% menjadi 1,2%. Dari Asia, penjualan ritel Hong Kong tumbuh paling lambat sejak 2009 yang disebabkan oleh China yang mengurangi pembelian barang-barang mewah seperti perhiasan dan jam tangan. Penjualan ritel hanya tumbuh 8,8% menjadi HK$36 miliar, tanpa memasukan penjualan Januari dan Februari yang terdistorsi karena libur tahun baru China. Dampak perlambatan China yang mengenai Hong Kong menjadi salah satu penyebab lemahnya indeks Hang Seng sebesar 25,78 poin (0,13%) ke level 19.709,75 dari posisi sebelumnya pada level 19.735,53. Sedangkan indeks Nikkei 225 ditutup menguat sebesar 37,58 poin (0,41%) menuju level 9.104,17 dari posisi sebelumnya pada level 9.066,59. Bursa saham Eropa bergerak melemah dengan kisaran tentatif dibawah 1% di tengah penantian akan pertemuan Bank Sentral Eropa dan Bank of England. Kubu konservatif Jerman, Christian Democrats, Horst Seehofer, selaku pemimpin Bavarian yang merupakan anggota koalisi, memperingatkan untuk tidak mendukung lagi program bailout Eropa. Bahkan muncul ancaman akan membubarkan pemerintahan jika disetujuinya pemberian pinjaman kepada negara bermasalah di UE. Dengan kondisi ini, sulit bagi Merkel melakukan pembahasan dengan mitra Jerman di zona Eropa. Apalagi, Spanyol dan Italia telah mengklaim dalam KTT Eropa bahwa Jerman mendukung program bailout untuk rekapitalisasi perbankan. Disamping itu, IMF, UE, dan ECB mulai meneliti keuangan Siprus untuk mengukur jumlah dana yang diperlukan. Sementara Irlandia akan menjual surat perbendaraan negara atau treasury bills, sebesar 500 juta euro yang merupakan lelang utang publik pertama sejak Irlandia menerima dana talangan tahun 2010. Hal ini menjadi penanda masuknya Irlandia ke pasar obligasi.


Market Overview
Quote:

Pasar saham Asia dan Eropa hari ini diperkirakan wait and see menjelang pertemuan ECB dan BOE pada Kamis waktu setempat terkait kebijakan pelonggaran moneter. ECB diperkirakan akan memangkas suku bunganya menjadi 0,75% untuk mendorong pertumbuhan ekonominya. Sedang Reserve Bank of Australia (RBA) mempertahankan suku bunga acuan di level 3,5%. Isu krisis Eropa tidak kunjung habis meski KTT Eropa telah menghasilkan kesepakatan yang positif. Pihak konservatif Jerman yang merupakan pendukung koalisi pemerintahan Kanselir Jerman mengancam akan membubarkan pemerintahan jika Jerman mendukung program bailout kepada Uni Eropa. Jerman yang merupakan negara dengan ekonomi kuat di Eropa memiliki andil besar dalam program bailout itu. Tampaknya krisis di Eropa tidak hanya tentang krisis utang semata, tetapi kini juga terkait dengan faktor politik. Hal itu semakin menyulitkan penyelesaian krisis di zona Eropa jika tidak ada komitmen bersama. Sementara IMF menyatakan rencana pemangkasan anggaran Amerika Serikat lebih lanjut dapat menahan laju pertumbuhan ekonomi. IMF memproyeksikan ekonomi AS hanya tumbuh 2% pada tahun ini dan berkurang menjadi 1% pada 2013. Sedang menurut HSBC, Asia (Cina, Malaysia, Singapura dan Indonesia) masih tumbuh di tengah keterpurukan zona Eropa. Krisis di Eropa berdampak kecil pada stabilitas perekonomian Indonesia. Menurut IMF, ekonomi BRIC (Brazil, Rusia, India dan Cina) menyumbang 20% terhadap PDB global di tahun 2012. Namun andil nilai pasar saham BRIC turun menjadi 16% terhadap total nilai investasi global. Pasar berspekulasi bank sentral Cina akan memangkas reserve ratio guna meningkatkan likuiditas untuk memacu pertumbuhan ekonominya. Pada perdagangan hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed to lower dengan mengacu pada bursa saham Asia dan Eropa, karena bursa AS libur memperingati Hari Kemerdekaan 4 Juli. Dalam perspektif teknikal ihsg telah fully overbought, sehingga rawan take profit. Apalagi ihsg telah mengalami rally selama 4 hari berturut-turut dan membentuk shooting star, walau dibutuhkan konfirmasi lebih lanjut. Potensi koreksi ihsg akan mencoba menguji support level 4026. Saham yang telah overbought al. PTBA, SMGR, INTP, SMCB, TLKM, BBRI. Listing perdana Kobexindo pada hari ini bisa menjadi alternatif investasi.


Stock Headlines
Quote:

• ITMG peroleh kontrak USD 1,8 miliar
• ITMG jajaki akuisisi 2 lahan pertambangan
• BUMI rugi bersih USD 100 juta pada kuartal I-2012
• ELSA targetkan pertumbuhan pendapatan 18%
• ELSA kejar sisa kontrak USD111,8 juta
• Pengadilan Singapura perpanjang proteksi anak usaha BLTA
• ABMM konversi utang 4 anak usahanya jadi saham
• ERAA beli saham Nusa Gemilang Abadi
• ASRI incar pinjaman Rp600 miliar
• COWL targetkan pembelian 300 ha lahan baru
• KRAS masih tunggu proposal Severstal Russian Stee
• SSIA anggarkan belanja modal Rp 1 triliun tahun ini
• SSIA berencana membangun 30 hotel budget
• BCIC peroleh laba bersih Rp 86 miliar per Juni 2012
• Kredit BBTN tumbuh di atas 26%
• BMRI akan ambil alih branchless banking Bank Sinar
• BBCA bentuk usaha asuransi jiwa
• KPR dan KKB BBCA diproyeksikan turun
• HITS menggandeng Korea untuk bisnis logistik
• GPRA bangun kawasan terpadu di area Cipayung
• BCIC tetap tolak ganti rugi
• Kobexindo Tractors listing hari ini dengan kode KOBX
Herseil - 09/07/2012 10:25 AM
#197

Newsletter 9 Juli 2012

Market Review
Quote:

Positifnya mayoritas sentimen dari global menjadi katalis yang mendukung penguatan IHSG sebesar 2,52% dalam perdagangan sepekan menuju level 4.055,197. Diawali dengan hasil positif dari KTT Uni Eropa yang selama ini menjadi penantian pasar. Para pemimpin itu sepakat untuk mempermudah persyaratan bailout yang diikuti dengan kesepakatan paket stimulus senilai 120 miliar. Mereka juga menyepakati sejumlah langkah untuk mendorong penyatuan moneter dan menurunkan biaya dana Spanyol dan Italia. Disamping itu, melalui ECB/EFSF/ECM, dapat langsung mengalokasikan kredit ke perbankan sehingga ECB dapat mengawasi dan me- regulate seluruh aktifitas perbankan Eropa. Namun, pihak Finlandia dan Belanda menolak keputusan UE atau dana ESM yang bisa digunakan untuk membeli surat utang di pasar sekunder atas negara yang hampir jatuh. Hal ini dikarenakan ECM pada awalnya dirancang sebagai sarana untuk memberikan pinjaman kepada negara yang mengalami kesulitan pendanaan dan bukan untuk membeli obligasi. Kubu konservatif Jerman juga memperingatkan untuk tidak mendukung lagi program bailout Eropa. Bahkan muncul ancaman akan membubarkan pemerintahan jika pemberian pinjaman kepada negara bermasalah disetujui. Hal ini menyulitkan kanselir Jerman, Angela Merkel untuk melakukan pembahasan dengan mitra Jerman di zona Eropa, terlebih Spanyol dan Italia telah mengklaim bahwa Jerman mendukung program bailout. Sementara itu, Irlandia akan menjual surat utang perbendaharaan negara ( treasury bills) yang merupakan lelang utang publik pertama sejak Irlandia menerima dana talangan tahun 2010. National Treasury Management Agency akan menjual 500 juta euro treasury bills yang menjadi penanda masuknya Irlandia ke pasar obligasi. Adapun sentimen dari Asia berasal dari China, Filipina, dan Indonesia. Data PMI China tercatat turun di bulan Juni menjadi 50,2 dibandingkan bulan Mei pada level 50,4. Namun, indeks tersebut masih diatas estimasi sebelumnya. S & P menaikkan peringkat utang Filipina hingga satu notch dibawah level investment grade. Peringkat utang jangka panjang negara ini dinaikkan menjadi BB+ dari BB dengan outlook stabil. Dari Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat inflasi Juni 2012 sebesar 0,62% MoM dan 4,53% YoY. Angka tersebut lebih tinggi dari ekspektasi dan data periode sebelumnya.


Market Overview
Quote:

Para pejabat Uni Eropa akan bertemu untuk membahas kemajuan dalam reformasi Yunani dan program bailout Spanyol pada awal pekan ini. Pertemuan tersebut juga akan membahas soal pemerintahan baru Yunani pasca pemilu. Namun, kabarnya pertemuan para pejabat Uni Eropa ini tidak akan mengambil keputusan atas bantuan kepada Yunani. Selain itu, sejumlah auditor dari Uni Eropa, European Central Bank (ECB) dan International Monetary Fund (IMF) berkumpul di Yunani untuk mempelajari laporan keuangan Yunani dan program reformasinya. Sementara itu, dari Cina mengenai rilis data inflasi pada Senin, data perdagangan pada Selasa serta data pertumbuhan ekonomi kuartal II, penjualan ritel bulan Juni, aset tetap investasi dan output industri pada Jumat. Cina targetkan pertumbuhan ekonomi 2012 sebesar 7,5%. Namun ekonom pemerintah Cina menyatakan bahwa pertumbuhan PDB bisa di bawah 7,5%, terutama jika pertumbuhan produksi industrial sesuai dengan level Mei sebesar 9,6%. Sementara itu IMF akan kurangi estimasi pertumbuhan ekonomi global 2012 dari estimasi sebelumnya 3,5% di tengah melemahnya investasi, bursa kerja dan manufaktur di Eropa, AS, Brazil, India dan Cina. Melemahnya perekonomian global direspon dengan kebijakan pelonggaran moneter oleh Eropa dan Cina. European Central Bank pangkas suku bunga 25 bps menjadi 0,75% dari 1% dan memangkas bunga deposit untuk membayar dana di ECB menjadi 0% dari 0,25% serta menurunkan bunga margin pinjamannya dari 1,75% menjadi 1,5%. Sementara bank sentral Cina turunkan suku bunga untuk kedua kali dalam 1 bulan, turunkan suku bunga deposito sebesar 25 bps menjadi 3% serta memangkas bunga pinjaman sebesar 31 bps menjadi 6%. Atas kebijakan bank sentral tersebut, investor masih khawatir akan prospek pertumbuhan ekonomi global. Hal itu bisa diterjemahkan dalam keputusan investasinya, termasuk di bursa saham. Koreksi IHSG selama 2 hari terakhir mengkonfirmasi pola shooting star pada 4 Juli lalu. Hal itu diperkuat oleh pola hanging man yang terbentuk pada Jumat lalu untuk terjadinya down reversal. IHSG sendiri masih di area overbought dan menunjukkan sinyal jual. Meski telah menutup gap di 4052, tetapi peluang koreksi lebih lanjut sangat terbuka. Testing support level 4000, jika breakout berpotensi menutup gap 3969.


Stock Headlines
Quote:

• AUTO akan mulai bangun pabrik Pirelli Tyre pada Q4 2012
• KIJA dapat komitmen awal pembelian lahan skala besar
• TOBA akan akuisisi 3-4 lahan tambang di Kalimantan Timur
• INDR targetkan penjualan 2012 minimal naik 5%
• WIKA melakukan penyertaan aset properti ke anak usaha
• SUPR targetkan dana Rp 648 miliar dari PUT I
• ADHI peroleh kontrak baru Rp 5 triliun
• TOTL berikan Rp25 miliar ke anak usaha
• Jumlah penumpang GIAA Januari - Mei 2012 naik 20% YoY
• BJBR siapkan dana akuisisi Rp 30,9 miliar
• Singapura tingkatkan kepemilikan di BBTN
• Total pembiayaan alat berat BBLD 1H12 naik 23% YoY
• Laba bersih SMRA diperkirakan naik 100%
• SMRA investasi hotel di luar Jawa
• SSIA siap akuisisi lahan 1.500 ha
• KLBF akan bangun pabrik minuman kesehatan
• BEI kaji laporan keuangan DAVO
• BEI beri surat peringatan I ke BLTA
• MNC Sky Vision listing dengan kode MSKY
Herseil - 10/07/2012 10:14 AM
#198

Newsletter 10 Juli 2012

Market Review
Quote:

Bursa saham domestik bergerak melemah pada perdagangan awal pekan seiring dengan pelemahan pasar saham Amerika dan Asia. IHSG tercatat melemah sebesar 70,152 poin (1,73%) ke level 3.985,045 dari posisi sebelumnya pada level 4.055,197. Pelemahan ini diawali dari penurunan indeks Dow Jones pada perdagangan sebelumnya yang disebabkan oleh data tenaga kerja AS yang jauh di bawah perkiraan pasar yakni 80.000 vs 100.000. Direktur Pelaksana IMF menyatakan akan menurunkan estimasi pertumbuhan ekonomi global pada tahun ini di tengah melemahnya investasi, bursa kerja, dan manufaktur di Eropa, Amerika Serikat, Brasil, India, dan China. Prospek pertumbuhan ekonomi global akan lebih rendah dari yang telah diantisipasi pada April 2012 sebesar 3,5%. Laporan data tenaga kerja dan pernyataan IMF ini mengecewakan investor dan turut memberikan sentimen negatif bagi pasar Asia disamping sentimen Asia lainnya. PM China, Wen Jiabao mengemukakan bahwa tekanan perekonomian China masih relatif sangat besar. Terkait dengan hal tersebut, pemerintah akan mengintensifkan kembali pelaksanaan kebijakan moneternya. PM Wen juga akan terus melakukan kontrol pada sektor properti dengan mencegah kenaikan harga rumah. Disamping itu, Surplus neraca berjalan Jepang tercatat turun 62,6% dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat mencapai 215,1 miliar yen. Salah satu indikator belanja modal Jepang yakni permintaan mesin, tercatat turun 14,8% yang disebabkan baik sektor manufaktur maupun perusahaan jasa mengurangi permintaan. Penurunan neraca ini disebabkan oleh naiknya impor energi setelah bencana gempa tahun lalu dan penguatan yen terhadap dolar sejak pertengahan Maret lalu. Indeks Nikkei 225 ditutup melemah sebesar 123,87 poin (1,37%) ke level 8.896,88 dari posisi sebelumnya pada level 9.020,75 dan indeks Hang Seng ditutup melemah sebesar 372,55 poin (1,88%) ke level 19.428,09 dari posisi sebelumnya pada level 19.800,64. Sementara, pasar saham Eropa mayoritas bergerak melemah hingga tentatif diatas 1%.


Market Overview
Quote:

Pergerakan IHSG pada perdagangan saham hari ini akan dibayangi sejumlah sentimen global. Diawali dengan angka inflasi Cina untuk Juni turun menjadi 2.2% dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 3.0%. Penurunan angka inflasi Cina tersebut merupakan penurunan kali kelima secara berturut-turut. Penurunan inflasi akan memberikan ruang besar bagi Cina untuk melonggarkan kebijakan moneter guna mendukung pertumbuhan tanpa memicu kenaikan harga. Selain itu, indeks harga produsen China turun 2.1% bulan lalu dari tahun sebelumnya. Indeks harga produsen PPI yang melemah menekankan resiko bahwa harga produsen tidak hanya dipengaruhi oleh melemahnya sektor komoditas serta permintaan atas produksi pabrik negara ini terutama permintaan dari luar negeri terus melemah akibat krisis ekonomi global. Sementara data ekonomi Jepang untuk surplus neraca berjalan tercatat turun 62,6% dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat mencapai 215,1 miliar yen. Penurunan salah satunya dipicu oleh permintaan mesin yang turun sebesar 14,8% pada Mei dibandingkan bulan sebelumnya. Selain itu, penurunan juga disebabkan oleh naiknya impor energi setelah bencana gempa tahun lalu dan penguatan yen yang mencapai 4,9% terhadap dolar sejak pertengahan Maret lalu. Sentimen pasar juga akan dibayangi kekhawatiran mengenai yield obligasi pemerintah Spanyol bertenor 10 tahun tembus level psikologis 7%, ditengah ECB menurunkan suku bunga menjadi 0,75% dan suku bunga deposito menjadi nol dan rencana Eurogroup akan bertemu untuk membahas kemajuan dalam reformasi Yunani dan program bailout Spanyol. Kenaikan yield obligasi Spanyol menunjukkan bahwa pasar masih kurang yakin dengan keputusan yang dibuat selama pertemuan puncak Uni Eropa beberapa hari lalu yang akan menstabilkan situasi di zona Eropa. Sementara itu kondisi perbankan Spanyol sudah mencapai titik yang kritis. PM Perancis meminta kepada EU segera membantu Bailout atas Spanyol agar kondisinnya tidak berdampak negatip pada skenario ECB yang tengah berjalan. Pasar akan menyikapi hasil pertemuan para menteri keuangan EU melakukan rapat koordinasi di Brussel untuk menyikapi disintegrasi atas putusan ECB dan mengambil langkah-langkah pengamanan lebih lanjut agar penurunan tidak berlanjut semakin dalam.


Stock Headlines
Quote:

• ICBP berencana bentuk usaha patungan dengan Asahi Group
• INCO akan melakukan renegosiasi kontrak royalti
• UNTR beli obligasi SAN Finance Rp 600 miliar
• INCO komitmen investasi USD 2 miliar
• PTPP peroleh kontrak baru Rp 3,5 triliun per Juni
• Rights issue SUPR tertunda
• HOME kaji lepas saham Rp200 miliar
• BMRI kabulkan permohonan penundaan pembayaran utang BLTA
• BCIC catatkan penyaluran kredit semester I 2012 Rp 10,5 triliun
• BCIC optimistis cetak laba Rp 140 miliar
• BHIT tengah menjajaki untuk mengakuisisi bank pada tahun 2012.
• KRAS realisasikan pembangunan mega proyek blast furnace
• JRPT dan PD Pasar Jaya akan bangun Pasar Senen Blok III
• RUPSLB POLY setujui penjaminan aset untuk dapat pinjaman
• POLY targetkan pendapatan 2012 turun 10,39% YoY.
• TOBA bukukan produksi batubara 1h12 capai 50% dari target
• GJTL targetkan meraih 10% pangsa pasar OEM ban
• MSKY akan segera melunasi utang kepada BMTR dan BBRI
• MSKY menargetkan laba sebelum pajak tahun 2012 naik 37% YoY
• PYFA tambah kapasitas produksi sebesar 100% pada tahun 2012
• Global Teleshop listing dengan kode GLOB
• Tri Banyan Tirta listing dengan kode ALTO
Herseil - 11/07/2012 10:49 AM
#199

Newsletter 11 Juli 2012

Selamat Menjalankan PILKADA
Vote for your own future \)

Market Review
Quote:

Bursa saham domestik berhasil ditutup menguat di tengah pelemahan mayoritas saham global dan regional. IHSG tercatat menguat sebesar 24,633 poin (0,618%) menuju level 4.009,678 dari posisi sebelumnya pada level 3.985,045. Pelemahan pasar saham Amerika pada perdagangan sebelumnya sempat menjadi penyebab penurunan bursa domestik di awal perdagangan. Namun, langkah para pemimpin Euro yang telah membuat kemajuan dalam menyelesaikan krisis hutang yang terjadi di kawasan tersebut dan mengarah pada integrasi yang lebih mendalam lagi, menjadi katalis bagi penguatan pasar saham domestik. Langkah-langkah ini termasuk membagi kedaulatan dan tanggung jawab keuangan dan fiskal. Penguatan juga ditambah dengan kesepakatan dari para petinggi Uni Eropa yang menyiapkan dana bantuan kepada perbankan Spanyol di akhir bulan ini sebesar 30 miliar euro. Sementara bursa Asia, kendati kinerja ekspor China di bulan Juni tercatat naik 11,3%, namun mayoritas pasar saham tercatat melemah. Indeks Nikkei 225 tercatat melemah sebesar 39,15 poin (0,44%) ke level 8.857,73 dari posisi sebelumnya pada level 8.896,88 dan indeks Hang Seng ditutup melemah sebesar 31,73 poin (0,16%) ke level 19.396,36 dari posisi sebelumnya pada level 19.428,09. Kesepakatan bantuan bagi perbankan Spanyol, juga menjadi katalis bagi penguatan pasar saham Eropa yang mayoritas bergerak menguat hingga diatas 1%. Menteri Keuangan dari 17 negara anggota Uni Eropa akan kembali ke Brussels pada 20 Juli untuk menyelesaikan perjanjian terkait dana bantuan bagi perbankan Spanyol. Para pemimpin Eropa juga setuju memberikan perpanjangan waktu satu tahun bagi Spanyol untuk mencapai defisit anggaran sebesar 3% yang harus dicapai pada 2014. Kepala komisi Uni Eropa, Jean Claude Juncker memastikan akan ada persyaratan dan ketentuan khusus bagi beberapa bank, diantaranya pengawasan bank yang semakin ketat dan diperkuat. Menteri Keuangan Belanda juga mengklaim untuk segera melaksanakan kesepakatan itu sebelum masalah perbankan semakin sistemik.


Market Overview
Quote:

Indeks bursa kawasan Asia yang cenderung mengalami pelemahan terbatas, bisa memicu IHSG bergerak dalam volatilitas rendah dan memiliki peluang menguat pada perdagangan saham hari ini. Indeks Dow Jones dan Nasdaq ditutup melemah menyusul kinerja korporasi AS yang di bawah ekspektasi serta earning emiten diprediksi anjlok akibat perlambatan ekonomi global. Sementara itu, data positif dari Jerman yang akan memberikan fleksibilitas atas penggunaan dana bailout Eropa serta Uni Eropa yang memberikan perpanjangan waktu bagi Spanyol maupun pencairan bailout Spanyol telah terefeksi pada perdagangan kemarin. Hasil voting parlemen Jerman menyetujui dana talangan permanen atau European Stability Mechanisim (ESM). Kendati mendapat persetujuan dari parlemen, tetapi ESM harus mendapat dukungan dari pengadilan konstitusi Jerman dan kepala negara bagian sebagai bagian proses ratifikasi. Mahkamah Agung Jerman sedang lakukan acara dengar pendapat yang membahas apakah dana bailout Eropa, ESM, sesuai dengan konstitusi. Presiden Jerman belum menandatangani Undang- Undang yang mengatur ESM sebelum Mahkamah Agung berikan persetujuan terhadap ESM. Meski ada kemungkinan Mahkamah Agung diprediksi akan berikan keputusannya. Dari Eropa tentang Uni Eropa memberi perpanjangan waktu untuk target defisit anggaran bagi Spanyol. Selain itu, Uni Eropa memperlonggar target defisit Spanyol menjadi 6.3% dari GDP dibandingkan dengan target sebelumnya di angka 5.3% dari GDP. Sementara Pertemuan Ecofin menghasilkan keputusan seperti pencairan pertama sebesar 30 miliar euro dari 100 euro untuk bailout bank Spanyol pada bulan ini. Langkah pemerintah Eropa untuk mempercepat bantuan pinjaman 100 miliar euro guna menyelamatkan sektor perbankan Spanyol. Pinjaman tersebut bagi pemerintah Spanyol akan dimanfaatkan untuk merekapitalisasi sektor perbankan secara langsung guna membantu negara tersebut dalam menangani krisis hutang. Sementara itu, sentimen dari Cina berkenaan dengan rilis dari data ekonomi negara ini mengenai angka surplus perdagangan yang mengalami kenaikan tajam untuk bulan Juni. Ekspor mengalami akselerasi dan bergerak diatas perkiraan 11.3% dari bulan yang sama tahun lalu. Sementara tingkat pertumbuhan impor menurun 6.3%.


Stock Headlines
Quote:

• TINS tarik pinjaman Rp 400 miliar
• JSMR siap investasi Rp 4,8 triliun
• UNTR realisasi 94% dana rights issue
• PTPP perolehan kontrak baru Rp 3,5 triliun pada 1H2012
• AALI CPO tumbuh 7,1% menjadi 636.497 ton 1H2012
• BNII lakukan kemitraan strategis dengan Seto Shinkin Bank (SSB)
• KOBX rencana rights issue dan cari pinjaman bank
• KOBX penjualan naik 43,8% jadi Rp 752 miliar pada 1H2012
• ALTO akan perkuat jaringan distribusi
• ALTO pendapatan naik 45% jadi Rp 110 miliar pada 1H2012
• GLOB pendapatan naik 40% jadi Rp 1,24 triliun pada 1H2012
• GLOB perkirakan pendapatan lebih besar pada 2H2012
• PSAB bukukan laba bersih Rp 866,76 miliar pada 1Q2012
• KAEF hingga Juni 2012 penjualan capai Rp 275 miliar
• KLBF realisasi 45% target penjualan 2012
• Rights issue KAEF belum disetujui DPR
• KLBF selesaikan pengalihan saham Hale Int
• Kawasaki beli lahan BEST
• BIPP bidik penambahan modal Rp 16,382 miliar
• BNGA dorong fee based income melalui produk bank garansi
• Pertumbuhan kredit BBTN mencapai 30%
• BMTR akan bayarkan dividen Rp 14 per saham
Herseil - 12/07/2012 11:06 AM
#200

Newsletter 12 July 2012

Market Review
Quote:

IHSG kemarin bergerak fluktuatif di 2 arah dan ditutup naik 9,455 poin (+0,236%) di 4019,133. Indeks sektor perkebunan mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 2,263%, sedang indeks sektor perdagangan mengalami penurunan terbesar yaitu 0,769%. Asing mencatatkan net buy Rp 26,26 miliar. Listing perdana Gading Development (GAMA) mampu ditutup menguat hingga batas autoreject. Transaksi di BEI berlangsung relatif lesu, dimana bersamaan dengan hari libur di wilayah DKI karena adanya pelaksanaan Pilkada Gubernur. Pergerakan bursa domestik itu searah dengan bursa regional yang volatil di tengah kekhawatiran perlambatan global akan menghantam laba perusahaan. Ketidakpastian prospek permintaan global membebani pasar. Bursa Eropa melemah di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi global akan menahan pertumbuhan pendapatan. Selain itu dipicu oleh PM Spanyol kemarin mengumumkan rencana penghematan guna menyimbangkan anggaran negara, diantaranya adalah kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) dan pemotongan anggaran jaminan sosial serta tunjangan penganggur. Rencana pemotongan subsidi tambang batu bara dari € 301 juta menjadi € 111 juta pada tahun 2012 telah memicu demonstrasi pekerja tambang Spanyol. Sebelumnya menteri keuangan negara-negara zona Euro sepakat untuk menyediakan pinjaman £ 24 miliar bagi bank-bank bermasalah Spanyol akhir bulan ini. Uni Eropa memberi waktu tambahan bagi Spanyol hingga 2014 untuk memenuhi target anggarannya. PM Cina, Wen Jiabao, menyatakan dukungan pertumbuhan investasi adalah kunci stabilisasi ekspansi ekonomi Cina. Kebijakan stabilisasi pertumbuhan meliputi mendorong konsumsi dan diversifikasi ekspor, tapi yang terpenting adalah memajukan pertumbuhan investasi yang beralasan. Pertumbuhan ekonomi Cina pada kuartal II 2012 diestimasikan turun menjadi 7,7%. Menjelang update outlook ekonomi pada minggu depan, IMF menyatakan akan mengurangi estimasi pertumbuhan global tahun 2012. Sementara itu Fitch Ratings mempertahankan peringkat utang Amerika Serikat di level AAA dengan outlook negatif, karena kegagalan Konggres dan pemerintahan Obama mencapai kesepakatan pengurangan defisit anggaran. Ketidakpastian pajak Federal dan kebijakan anggaran telah membebani prospek ekonomi dalam waktu dekat dan meningkatkan kemungkinan akan adanya resesi lagi. Fitch belum berencana untuk memperbaiki outlook negatif AS hingga akhir tahun 2013, dengan asumsi tidak akan ada goncangan ekonomi yang baru. Sebelumnya Standar&Poor menurunkan status utang AS ke AA- dari AAA, sedang Moodys menetapkan peringkat AAA setidaknya sampai 2013. Fitch memperkirakan ekonomi AS tumbuh 2,6% dan pengangguran 8%.


Market Overview
Quote:

IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Variatifnya sentimen global dengan kecenderungan bergerak terbatas akan mendorong indeks kembali bergerak dengan volatilitas rendah pada perdagangan saham hari ini. Sentimen dari keputusan Fitch Ratings terhadap peringkat hutang AS tetap AAA dan mempertahankan outlook negatif telah terefleksikan pada perdagangan saham global kemarin. Fitch Ratings menilai bahwa kondisi dan kesehatan ekonomi yang masih tertekan oleh ketidakmampuan pemerintah untuk menyepakati tindakan pemangkasan anggaran menjadi alasan dalam penilaiannya. Ketidakpastian akan kebijakan pengeluaran dan pajak berkaitan dengan kejatuhan fiskal membenani outlook ekonomi jangka pendek bagi AS. Para investor menyikapi atas hasil sidang mahkamah agung Jerman mengenai dana bailout zona Eropa, sebagai upaya para pembuat kebijakan untuk mengatasi krisis utang kawasan. Hambatan politis tersebut serta pesimisme para investor terhadap keseluruhan proses pengambilan keputusan Uni Eropa memungkikan masih akan menekan laju indeks bursa global. Selain itu, nampaknya pasar masih ragu atas kemampuan kawasan Eropa untuk mengaktifkan dana bailout dengan cepat dalam memproteksi bagi negara anggota yang bermasalah dengan hutang. Pesimisme ini dipicu oleh pernyataan dari PM Italia, Mario Monti yang menyatakan tertarik untuk memanfaat dana penyelamatan zona Eropa untuk mendukung kinerja pasar obligasi dalam negeri. Pernyataan tersebut juga, memicu yield utang Italia bergerak sedikit lebih tinggi. Pesimisme pasar juga muncul dari kebijakan yang dilakukan pemerintah Spanyol menaikan pajak dengan harapan dapat menyimpan dana besar bagi negaranya, dikhawatirkan tidak memberikan perubahan yang berarti. Pemerintah Spanyol menaikkan pajak guna mendorong penghematan baru setelah menerima dana bailout untuk penyelamatan bank yang tengah mengalami krisis likuiditas dan diharapkan dengan menaikan pajak pemerintah Spanyol bisa menyimpan dana sebesar 65 milyar euro. Selain itu, pasar juga mengkhawatirkan krisis utang Eropa akan menjalar ke dalam perekonomian AS, seiring suramnya data ketenagakerjaan AS pada bulan Juni, tercatat tingkat pengangguran bulan Juni hanya bertahan di level 8,2%.


Stock Headlines
Quote:

• BNBR tengah mengkaji fund plantation
• UNSP finalisasi refinancing obligasi USD 150 juta
• UNSP anggarkan USD 20 juta untuk pabrik oleokimia
• MASA menjual 6,1 juta ban di semester I
• Grup TLKM ekspansi ke Timor Leste
• ESSA berikan pinjaman kepada PAU
• TPIA naikkan investasi menjadi USD 170 juta
• Penjualan MAPI mencapai Rp 3,5 triliun
• GAMA bangun Zes't Hotel di 2 kota
• GAMA bayar utang Rp 299 miliar
• LPKR garap megaproyek superblok
• CTRP luncurkan menara perkantoran dan W Hotel
• MEDC siap tawarkan obligasi USD 20 juta
• JPFA realisasi 50% capex
• Dana buyback saham BMTR masih tersisa Rp1,31 triliun
• APLI realisasi 3,56 juta buyback saham
• Sengketa akibatkan keterlambatan laporan keuangan HITS
• HMSP resmikan dua pabrik SKT
• GIAA menjadi official partner Liverpool Football Club
• RIGS dapat pinjaman dari Standard Chartered Bank USD 20 juta
• BNBA bantah telah melakukan kajian untuk diakuisisi
• BPD Jatim catatkan sahamnya dengan kode BJTM
Page 10 of 14 | ‹ First  < 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 > 
Home > CASCISCUS > BUSINESS BOARD > Forex/Option/Saham dan Derivatifnya > Saham > [BROKER] Valbury Asia Securities (VAS); Galeri PIK