Saham
Home > CASCISCUS > BUSINESS BOARD > Forex/Option/Saham dan Derivatifnya > Saham > [BROKER] Valbury Asia Securities (VAS); Galeri PIK
Total Views: 7899 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 13 of 14 | ‹ First  < 8 9 10 11 12 13 14 > 

Herseil - 18/09/2012 09:38 AM
#241

Newsletter 18 September 2012

Market Review
Quote:

Euforia atas keputusan The Fed yang akan memberikan quantitative easing 3 senilai USD40 miliar per bulan mulai mereda, yang terlihat dari penutupan mayoritas bursa global dan regional dalam rentang yang terbatas. Perhatian pasar kini terpusat pada realisasi keputusan ECB dan The Fed serta pernyataan Menteri Keuangan Jerman bahwa dana bailout ESM masih belum siap untuk merekapitalisasi perbankan. Pelaku pasar juga memperhatikan sentimen penurunan rating AS dari AA- menjadi AA oleh Egan Jones. Indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar 28,33 poin (0,14%) menuju level 20.658,11 dari posisi sebelumnya pada level 20.629,78 dan bursa saham Jepang tutup pada perdagangan kemarin. Salah satu faktor yang mempengaruhi pergerakan bursa saham Hong Kong adalah dampak dari pemberian QE3 terhadap pasar properti Hong Kong yang dikhawatirkan mampu mengangkat harga rumah. Bank Sentral Hong Kong langsung memperketat pinjaman hipotek untuk mencegah bubble properti. Bank sentral memperketat pembiayaan rumah dengan membatasi persyaratan maksimum terhadap semua hipotek menjadi 30 tahun. Pembayaran hipotek untuk investasi properti juga tidak boleh melebihi 40% dari pendapatan bulanan pembeli dari sebelumnya 50%. Sementara pasar saham China ditutup melemah dimana indeks Shanghai Composite ditutup melemah sebesar 45,35 poin (2,14%) ke level 2.078,5 dari posisi sebelumnya pada level 2.123,85. Pelemahan ini disebabkan oleh dua faktor, yakni pasar berspekulasi, pemerintah China tidak akan melonggarkan kebijakan moneternya dalam waktu dekat dan Citigroup Inc menyatakan perekonomian China akan terus melambat hingga tahun depan. Ekonom China menyatakan bahwa pasar saham China masih berada di kisaran saat ini dengan bias negatif hingga pasar melihat adanya kebijakan stimulus untuk menggairahkan kembali perekonomian. Namun, terdapat juga kecemasan mengenai dampak inflasi dalam jangka panjang. Aksi jual juga terjadi pada bursa saham domestik dimana IHSG ditutup melemah sebesar 1,715 poin (0,04%) ke level 4.255,283 dari posisi sebelumnya pada level 4.256,998. Pasar saham Eropa juga bergerak melemah dimana indeks FTSE MIB tentatif bergerak terendah hampir mencapai 1%. Pelemahan ini terjadi di tengah kondisi Spanyol ketika Perdana Menteri Rajoy meragukan apakah negaranya membutuhkan bantuan ekonomi untuk menanggulangi utang.


Market Overview
Quote:

Perselisihan sengketa pulau antara Cina dan Jepang, akan menambah kecemasan akan tekanan bagi perekonomian kedua negara tersebut yang sebelumnya telah terkena imbas dari krisis Eropa. Perselisihan atas pulau yang diperebutkan oleh Cina dan Jepang, telah mempengaruhi hubungan dagang antara kedua negara. Dampak dari itu, mayoritas perusahaan Jepang telah menutup sementara pabriknya di Cina seiring meningkatnya aksi demonstrasi sebagai protes atas perebutan pulau Senkaku. Perselisihan yang telah berlangsung tahunan memang eskalasi memuncak pekan lalu setelah pemerintah Jepang memutuskan untuk membeli pulau tersebut dari tangan swasta. Baik Cina maupun Jepang mengklaim pulau di Laut Timur Cina sebagai wilayah masingmasing. Jepang menyebutnya sebagai pulau Senkaku dan Cina mengenalnya dengan Pulau Daoyu. Sementara itu, kondisi dari ekonomi Eropa yang tidak mengalami perbaikan signifikan, telah mempengaruhi outlook perdagangan Cina dengan Eropa hingga akhir tahun ini. Ekspor Cina telah terpukul tajam akibat berlarutnya krisis utang Eropa sehingga memperlemah pertumbuhan ekonomi Cina. Untuk Agustus, ekspor tahunan turun 2,7% dimana ekspor Cina ke Eropa berkurang 12,7%. Ini merupakan penurunan ekspor ke Eropa untuk tiga bulan berturut-turu. Dari Eropa, kecemasan mengenai Spanyol kembali mencuat setelah petinggi ECB yakni Ewald Nowotny mengingatkan Spanyol atas perlunya mengajukan permintaan paket bantuan sebagai kelayakan program pembeli obligasi bank sentral. Sebelumnya, sinyalemen dari perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy mengisyaratkan akan menunda permintaan untuk bantuan dan lebih memilih strategi alternatif, Menteri Keuangan Spanyol menolak penghematan tambahan yang diperlukan untuk mendapat bailout, artinya situasi yang dapat menyulitkan ECB untuk dapat melaksanakan program pembelian obligasinya. Sejauh ini, pemerintahan Spanyol belum memutuskan apakah meminta bailout. Spanyol sepertinya masih menghindari bailout karena khawatir troika akan menuntut pemangkasan di area sensitif negara tersebut.


Stock Headlines
Quote:

• SMGR optimis kinerja 3Q12 naik minimal 10%
• Pembentukan PT Semen Indonesia tahap persiapan
• SMGR minta jaminan infrastruktur bangun pabrik di Papua
• PTBA target pendapatan Huadian Bukit Asam USD189,22 juta
• HRUM serap belanja modal USD 10 juta
• Laba ENRG turun 20%
• KKGI buy back saham Rp200 miliar
• ASII optimis dominasi pasar otomotif
• INTA akan terbitkan MTN Rp 200 miliar
• ACES rencana lakukan stock split rasio 1:10
• ACES rencana tambah 4 gerai baru hingga akhir 2012
• Pendapatan MAPI 1H12 tumbuh 30%
• MDRN dan MIDI akan menggunakan izin awal
• MDRN tambah gerai 7-Eleven di Jakarta dan sekitarnya
• Per September MTLA hanya realisasikan 50% capex
• MTLA targetkan penjualan M-Gold Tower di Bekasi Rp 70 miliar
• BMRI jajaki kerja sama dengan PTPN
• BMRI optimis kredit valas tumbuh 8%
• GIAA tertarik garap pasar China
• JPFA tandatangani MoU dengan Gubernur SulTeng
• Anak usaha SONA investasi Rp 700 juta ke Cahaya Retilindo
Herseil - 19/09/2012 11:11 AM
#242

Newsletter 19 Sept 2012

Market Review
Quote:

Aksi profit taking mewarnai bursa saham global dan regional pada perdagangan kemarin. Salah satu sentimen global yang menjadi faktor penurunan pasar saham adalah belum adanya titik temu pada pertemuan Menteri Keuangan Eropa mengenai penanganan krisis utang di kawasan tersebut. Menteri Keuangan Eropa gagal mencapai kata sepakat mengenai jadwal penyatuan sektor perbankan Eropa, selisih pendapat mengenai persyaratan penerimaan bailout, serta bagaimana peran bank sentral Eropa. Pasar juga mulai mempertanyakan apakah kebijakan baru yang diberikan European Central Bank (ECB) dan Federal Reserve sudah cukup untuk menanggulangi krisis ekonomi dunia. Disamping itu, ketegangan politik antara kawasan China dan Jepang juga menjadi faktor yang mendorong pelaku pasar melakukan aksi jual. IHSG membukukan penurunan sebesar 31,389 poin (0,738%) ke level 4.223,894 dari posisi sebelumnya pada level 4.255,283. Sedangkan indeks Nikkei 225 ditutup melemah sebesar 35,62 poin (0,39%) ke level 9.123,77 dari posisi sebelumnya pada level 9.159,39 dan indeks Hang Seng ditutup melemah sebesar 56,18 poin (0,27%) ke level 20.601,93 dari posisi sebelumnya pada level 20.658,11. Hubungan diplomatik yang memburuk antara China dan Jepang akan mengancam hubungan perdagangan antar kedua negara tersebut. Ketegangan diplomatik itu mengakibatkan sejumlah perusahaan ternama Jepang tidak beroperasi seiring dengan perusakan properti dan fasilitas oleh masa. Akibat persengketaan yang masih berujung pada ketidakpastian ini, akan mengakibatkan pukulan bagi ekonomi Jepang menyusul perekonomian Jepang saat ini sangat tergantung pada China. Indeks Shanghai Composite ditutup melemah sebesar 18,96 poin (0,91%) ke level 2.059,54 dari posisi sebelumnya pada level 2.078,5. Sementara pasar saham Eropa juga bergerak melemah dengan indeks FTSE MIB tentatif turun diatas 2% atau terdalam diantara indeks lainnya. Investor tengah menunggu kepastian Spanyol tentang bailout dari Bank Sentral Eropa. Spanyol dinilai sedang mengalami kesulitan anggaran dan berpotensi meminta ECB membeli surat utangnya.


Market Overview
Quote:

Indeks IHSG cenderung terkoreksi pada perdagangan saham hari ini. Kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi global berpotensi menekan pergerakan indeks bursa global. Indeks Wall Street ditutup variatif akibat banyaknya perusahaan yang memangkas proyeksi laba di tahun ini. Nampaknya, eforia kebijakan The Fed memberikan stimulus Quantitatif Easing (QE3) mulai memudar. Sentimen dari Eropa, mengenai Spanyol yang kabarnya tengah membahas antara Pemerintah dengan mitra zonaeuro mengenai persyaratan yang harus dipenuhi jika Spanyol meminta bantuan. Sentimen lainnya dari negara ini masih negatif menyusul kondisi kredit macet oleh perbankan negara ini yang menyentuh rekor tertinggi di bulan Juli. Bank sentral Spanyol menyebutkan kredit macet negaranya membengkak menjadi 169.33 miliar Euro di bulan Juli. Problem fiskal yang semakin mendalam memberikan tekanan pada Spanyol, ditambah dengan krisis utang zona Eropa secara keseluruhan. Tingginya biaya pinjaman yang harus dibayar pemerintah akibat dari yield obligasi meningkat turut memicu spekulasi bahwa negara tersebut akan membutuhkan bailout. Demikian sentimen dari Yunani Menteri keuangan negara ini pesimis bahwa resesi ekonomi akan membuat defisit lebih lebar. Kendati masih memenuhi batasan yang ditetapkan oleh kreditur internasional. Diperkirakan defisit primer Yunani, diluar biaya bunga utang bisa mencapai 1,5% dari GDP atau lebih tinggi dari prediksi sebelumnya 1%. Selain tiu, pasar juga terfokus pada perkembangan sengketa pulau di Laut China Timur. Perselisahan antara Cina dan Jepang memanas ketika Jepang akan membeli pulau Senkaku dari pemilik swasta. Ketegangan semakin memuncak setelah Kabinet Jepang menyetujui pembelian yang senilai 2,05 miliar yen. Jepang dan China saling mengklaim pulau itu bagian dari wilayahnya. Ketegangan antara kedua negara dapat mempersulit upaya untuk mendorong pertumbuhan di Asia di saat krisis Eropa mengurangi permintaan. Kekhawatiran perselisihan semakin menjadi setelah sejumlah perusahaan Jepang seperti, Toyota Motor dan Nissan Motor menghentikan kegiatan produksi di beberapa pabriknya di China. Langah serupa juga dilakukan oleh Panasonic, Sony dan Canon. Sony menutup tujuh pabriknya. Demikian dengan Fast Retailing menutup 42 toko Uniqlo. Seven & I holdings menutup 211 tokonya.


Stock Headlines
Quote:

• ANTM lelang proyek pabrik feronikel pada Oktober
• ANTM menyiapkan opsi rights issue di 2013
• Karunia Bara Perkasa jajaki lepas saham HRUM
• BORN dikabarkan menjual 20% saham Asmin Koalindo
• PTIS peroleh kontrak USD 11 juta
• MEDC investasi US$800 juta di Libya
• INDY targetkan produksi batu bara 2012 capai 36,6 juta ton
• MPPA akan turunkan nilai nominal saham
• AUTO anggarkan Rp350 miliar untuk investasi anak usaha
• AALI produksi CPO Januari-Agustus 2012 naik 9,9% dari
• SMGR pembangunan listrik di Sulawesi mundur hingga 3Q 2013
• SUPR beli tanah dan bangunan
• BMRI kaji emisi obligasi
• LPCK siapkan 3 menara apartemen
• BBNI dan BMRI kucurkan kredit kepada PT Pelindo II
• MDLN diversifikasikan usaha ke segmen menengah bawah
Herseil - 20/09/2012 11:22 AM
#243

Newsletter 20 Sept 2012

Market Review
Quote:

Keraguan pasar akan kondisi Spanyol dalam mengatas permasalahan ekonominya tanpa bantuan pendanaan dari lembaga keuangan internasional, sempat menjadi sentimen negatif yang membawa penurunan bagi pasar saham domestik. Namun, keputusan dari rapat yang diadakan Bank of Japan mampu mengangkat pergerakan pasar saham termasuk pasar saham Indonesia. IHSG ditutup menguat sebesar 20,817 poin ( 0,493%) menuju level 4.244,711 dari posisi sebelumnya pada level 4.223,894. Bank Sentral Jepang melanjutkan programnya untuk berupaya mencegah kenaikan yen dari ketidakpastian pemulihan ekonomi. Bank Sentral meningkatkan dana pembelian aset senilai 55 triliun yen dari 45 triliun yen dan fasilitas pinjaman sebesar 25 triliun yen. Bank Sentral juga mempertahankan tingkat suku bunga antara 0% hingga 0,1% dan program pembelian obligasi senilai 1,8 triliun yen. Keputusan ini menjadi katalis bagi penguatan Indeks Nikkei 225 sebesar 108,44 poin (1,19%) menuju level 9.232,21 dari posisi sebelumnya pada level 9.123,77. Indeks Hang Seng juga ditutup menguat sebesar 239,98 poin (1,16%) menuju level 20.841,91 dari posisi sebelumnya pada level 20.601,93. Sementara indeks Shanghai Composite ditutup dalam rentang yang terbatas, yakni menguat sebesar 8,29 poin (0,4%) menuju level 2.067,83 dari posisi sebelumnya pada level 2.059,54. Pergerakan bursa saham tersebut dipengaruhi oleh langkah pemerintah China dan angka FDI China. China kembali melakukan pembelian surat utang pemerintah AS senilai US$2,6 miliar menjadi total US$1,15 triliun. China membukukan surplus perdangangan US$29,4 miliar dengan AS pada bulan Juli sehingga angka total surplus year to date mencapai US$174,4 miliar. Sementara FDI China turun pada bulan Agustus ketika perlambatan ekonomi yang makin dalam memukul kepercayaan asing. FDI turun 1,4% dibandingkan Agustus tahun sebelumnya menjadi US$8,33 miliar yang sekaligus merupakan penurunan di bulan ke-10. Sementara total investasi dalam delapan bulan tahun ini turun 3,4% menjadi US$75 miliar. Bursa saham eropa mayoritas bergerak mixed yang turut didukung oleh langkah BoJ yang mengikuti kebijakan yang telah diambil ECB dan The Fed. Namun, disisi lain, pasar juga masih dikhawatirkan oleh kondisi Spanyol yang makin berada dalam krisis keuangan. Rasio kredit macet mengalami kenaikan dari 9,4% pada bulan lalu menjadi 9,9%. Total kredit macet per Juli mencapai 169,3 miliar euro.


Market Overview
Quote:

Bank of Japan pada Rabu kemarin mengeluarkan stimulus moneter untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dengan menambah pembelian aset sebesar 10 triliun Yen (USD 126 miliar) menjadi 55 triliun Yen (USD 695 miliar). Program BoJ itu terutama membeli utang pemerintah (JGB). BoJ juga akan meninggalkan yield minimum untuk 1,8 triliun Yen pembelian obligasi pemerintah secara bulanan yang dilakukan secara terpisah dari dana stimulus. Kebijakan BoJ itu mengikuti kebijakan The Federal Reserve yang sebelumnya juga mengeluarkan kebijakan Quantitave Easing 3 guna mendorong pertumbuhan ekonomi AS. Sentimen positif beruntun tersebut diperkirakan masih menjadi katalis bursa saham global hari ini. IHSG yang secara teknis telah overbought dan menunjukkan sinyal jual bisa terimbas oleh sentimen tersebut, sehingga potensi koreksi teknikal bisa “tertunda sesaat” untuk menikmati euforia stimulus. Namun sentimen stimulus BoJ itu bisa terhadang oleh meningkatnya ketegangan antara Cina dan Jepang terkait sengketa kepemilikan pulau serta meluasnya protes dan demonstrasi terkait film yang menyinggung umat muslim yang dikhawatirkan mendorong terjadinya instabilitas internasional. Selain itu data dari Bloomberg menunjukkan adanya capital flight dari bank Spanyol, Portugal Irlandia dan Yunani, hingga € 326 miliar (USD 425 miliar) dalam 12 bulan bisa menjadi antiklimaks atas sentimen stimulus. Capital flight itu bersamaan dengan kenaikan pemberian pinjaman sebesar € 300 miliar dari 7 negara pemberi pinjaman yang dianggap sebagai inti dari zona Eropa, termasuk diantaranya Jerman dan Perancis. Pasar kecewa terhadap Spanyol yang menunda pengajuan bailout kepada Uni Eropa, sebagai syarat mengaktifkan intervensi obligasi bermasalah oleh ECB di pasar sekunder. Hal tersebut bisa mereduksi sentimen positif yang ada saat ini. Bila euforia stimulus berakhir dan market kembali mencermati realisasi kebijakan stimulus, maka bursa saham berpotensi bergerak seiring. Data-data ekonomi AS yaitu initial jobless claims, leading indicators dan data manufaktur di Eropa yang diperkirakan berkontraksi akan dicermati investor.


Stock Headlines
Quote:

• ASII targetkan ekspor mobil 120.000 unit per tahun
• UNTR selesaikan akuisisi Borneo Berkat Makmur
• HEXA targetkan 25% pangsa pasar alat berat
• Telkomsel diminta tidak sepelekan masalah pailit
• MPPA bagi dividen interim Rp 1 triliun
• MLPL cari pinjaman untuk pembelian aset non inti Matahari
• RUPSLB MLPL menyetujui beli aset MPPA
• MPPA akan divestasi aset bisnis non inti senilai Rp 3,2 triliun
• SMGR masih cari mitra di Myanmar
• SMGR rencana akuisisi perusahaan semen di Asia Tenggara
• SMGR rencana bangun pabrik baru di Jawa dan Sumatera
• JSMR tidak keberatan PT Hutama Karya beralish ke bisnis toll
• BRAM akan investasi USD 100 juta
• BIPP bayar utang PT AKG Rp13,1 miliar
• NISP targetkan 30% pertumbuhan wealth management
• NISP bukukan dana kelolaan Rp 20 triliun
• TOTL bangun Kedutaan Besar Australia senilai AUD 230 juta
• DPR menyetujui rights issue BBTN sekitar 11,9% saham baru
• DILD bangun apartemen Sumatra36
• DILD konstruksikan apartemen Sumatra36
• BNII berpotensi peroleh 60 nasabah korporasi
• Induk usaha INDS rencana IPO pada tahun ini
Herseil - 25/09/2012 09:53 AM
#244

Newsletter 25 Sept 2012

Market Review
Quote:

IHSG sepanjang perdagangan kemarin bergerak di teritori negatif, terimbas isu regional yang masih mengkhawatirkan perlambatan ekonomi global. Mayoritas bursa global melemah karena meningkatnya kekhawatiran atas penyelesaian krisis utang Eropa. Yunani masih memperdebatkan bagaimana memenuhi komitmen bailout. Bursa Eropa jatuh di tengah perselisihan para pemimpin Eropa atas langkah-langkah untuk membendung krisis utang. Kanselir Jerman, Angel Merkel, dan presiden Perancis, Francois Hollande, berselisih atas jadwal pengawasan bersama sektor perbankan Eropa. Selain itu data iklim usaha Jerman turun. Kemarin pasar juga mencemati diskusi tentang skema fasilitas bailout ESM (European Stability Mechanism) senilai USD 2,6 triliun untuk mendukung bailout permanen bagi Uni Eropa. Sementara itu Ketua Dewan Penasehat Ekonomi PM India menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi India 2H mungkin meningkat 6,7% pada tahun ini. Tetapi S&P memangkas perkiraan pertumbuhan GDP India tahun 2012 menjadi 5,5% karena perlambatan di Cina, masalah di zona Eropa dan pemulihan di AS melemah. Selain faktor eksternal, koreksi IHSG juga disebabkan oleh berlanjutnya koreksi GGRM, UNTR, UNVR serta diperparah oleh aksi jual saham grup Bakrie terutama BUMI dan ENRG, menyusul rencana Bumi Plc., pemegang 29% saham BUMI, melakukan investigasi terhadap Bumi Resources. Press release Bumi Plc. menyebutkan sebuah komisi melakukan investigasi independen untuk menyelidiki penyimpangan keuangan atau aspek lainnya. Pembuktian akan fokus pada dana pengembangan ekstensif di Bumi Resources (BUMI) dan aset di Berau Coal Energy (BRAU), yang dicatatkan turun hingga nol (0) dalam akun Bumi Plc. per 31 Desember 2011, kecuali satu investasi senilai USD 39 juta yang tetap dipertahankan dalam laporan keuangan konsolidasi. Saham Bumi Plc. di London Stock Exchange sempat terkoreksi hingga 38,7% kemarin, sedang saham BUMI sempat turun hingga 20%. Akibatnya IHSG ditutup melemah sebesar 1,03% di 4200,914 dengan penurunan terbesar dari sektor pertambangan sebesar 3,562% dan sektor konsumer 2,028%.


Market Overview
Quote:

ketidaksepahaman antara para pemimpin zona euro mengenai cara mengatasi krisis hutangnya serta ketidakpastian negara Spanyol yang tengah mempertimbangkan untuk meminta bailout guna meredakan gejolak fiskalnya, menjadi fokus pasar akhir-akhir ini. Pasar masih menunggu sikap jelas dari Spanyol apakah akan mengajukan bailout. Hal ini penting karena merupakan syarat agar ECB bisa mengintervensi. Karena tanpa itu, ECB tidak akan melakukan pembelian obligasi Spanyol. Bisa menjadi tekanan berlanjut bagi Spanyol mengenai evaluasi kredit oleh Moody’s pada pekan ini dan utang jatuh tempo 27,5 miliar euro akhir bulan ini. Demikian dengan isu perlambatan pertumbuhan global menyusul data-data ekonomi fundamental yang rilis terutama aktivitas sektor manufaktur dunia yang mengalami penurunan, memunculkan kecemasan pasar. Selain itu ketegangan Jepang dan China yang berebut teritori kepulauan Diayou di China dan Senkaku di Jepang turut menjadi kecemasan pasar. Sementara itu kekhawatiran pasar terhadap Yunani cenderung lebih mereda, karena kemungkinan besar Yunani akan memenuhi komitmen untuk reformasi yang diharapkan Troika. Kendati Yunani dan perwakilan dari para peminjam internasionalnya sepakat untuk mengambil rehat dari pembicaraan mengenai bantuan yang masih belum menemukan titik temu. Tambahan waktu bagi Yunani dengan syarat bahwa negara ini harus memiliki kesungguhan dan berpegang pada komitmennya untuk melakukan reformasi, terutama reformasi pajak. Sementara ini, pasar mencari bukti yang jelas terkait kabar bahwa zona euro mempertimbangkan memperkuat dana talangan permanen (ESM) agar bisa mencapai kapasitas hingga 2 triliun euro untuk membantu negara besar bila diperlukan. Pertemuan antara Presiden ECB Mario Draghi dan Kanselir Jerman Angela Merkel hari ini untuk membahas masalah seputar krisis. Jika pertemuan ini tanpa ada perkembangan yang jelas akan mendorong berlanjutnya koreksi pasar. Sementara itu, Cyprus, salah satu anggota zona-euro, tengah mengalami kesulitan pendanaan untuk menutupi defisit anggarannya dan telah meminta dana bailout.


Stock Headlines
Quote:

• Bumi Plc. bentuk tim independen untuk investigasi BUMI
• ASII rencana bagikan dividen interim sebesar Rp 66
• PGAS berminat ikut lelang ruas pipa gas bumi oleh BPH Migas
• TLKM targetkan pemasangan 1 juta wifi pada 2013
• Telkomsel, anak usaha TLKM tetap ikut proses seleksi kanal 3G
• GGRM dirikan anak usaha di bidang pengolahan tembakau
• CNKO peroleh kontrak penjualan 40 juta ton
• KKGI berencana melakukan pembelian kembali saham
• BBLD dapat pinjaman Rp 200 miliar dari PNBN
• JPFA alami kenaikan laba per Juni 79,7%
• SULI hentikan operasi beberapa pabrik
• INPP suntik dana Rp 275 miliar ke anak usahanya
• DAVO batalkan RUPS karena ketidakhadiran jajaran direksi
Herseil - 26/09/2012 11:07 AM
#245

Newsletter 26 Sept 2012

Market Review
Quote:

IHSG sepanjang perdagangan kemarin bergerak di teritori negatif, terimbas isu regional yang masih mengkhawatirkan perlambatan ekonomi global. Mayoritas bursa global melemah karena meningkatnya kekhawatiran atas penyelesaian krisis utang Eropa. Yunani masih memperdebatkan bagaimana memenuhi komitmen bailout. Bursa Eropa jatuh di tengah perselisihan para pemimpin Eropa atas langkah-langkah untuk membendung krisis utang. Kanselir Jerman, Angel Merkel, dan presiden Perancis, Francois Hollande, berselisih atas jadwal pengawasan bersama sektor perbankan Eropa. Selain itu data iklim usaha Jerman turun. Kemarin pasar juga mencemati diskusi tentang skema fasilitas bailout ESM (European Stability Mechanism) senilai USD 2,6 triliun untuk mendukung bailout permanen bagi Uni Eropa. Sementara itu Ketua Dewan Penasehat Ekonomi PM India menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi India 2H mungkin meningkat 6,7% pada tahun ini. Tetapi S&P memangkas perkiraan pertumbuhan GDP India tahun 2012 menjadi 5,5% karena perlambatan di Cina, masalah di zona Eropa dan pemulihan di AS melemah. Selain faktor eksternal, koreksi IHSG juga disebabkan oleh berlanjutnya koreksi GGRM, UNTR, UNVR serta diperparah oleh aksi jual saham grup Bakrie terutama BUMI dan ENRG, menyusul rencana Bumi Plc., pemegang 29% saham BUMI, melakukan investigasi terhadap Bumi Resources. Press release Bumi Plc. menyebutkan sebuah komisi melakukan investigasi independen untuk menyelidiki penyimpangan keuangan atau aspek lainnya. Pembuktian akan fokus pada dana pengembangan ekstensif di Bumi Resources (BUMI) dan aset di Berau Coal Energy (BRAU), yang dicatatkan turun hingga nol (0) dalam akun Bumi Plc. per 31 Desember 2011, kecuali satu investasi senilai USD 39 juta yang tetap dipertahankan dalam laporan keuangan konsolidasi. Saham Bumi Plc. di London Stock Exchange sempat terkoreksi hingga 38,7% kemarin, sedang saham BUMI sempat turun hingga 20%. Akibatnya IHSG ditutup melemah sebesar 1,03% di 4200,914 dengan penurunan terbesar dari sektor pertambangan sebesar 3,562% dan sektor konsumer 2,028%.


Market Overview
Quote:

Ketidaksepahaman antara para pemimpin zona euro mengenai cara mengatasi krisis hutangnya serta ketidakpastian negara Spanyol yang tengah mempertimbangkan untuk meminta bailout guna meredakan gejolak fiskalnya, menjadi fokus pasar akhir-akhir ini. Pasar masih menunggu sikap jelas dari Spanyol apakah akan mengajukan bailout. Hal ini penting karena merupakan syarat agar ECB bisa mengintervensi. Karena tanpa itu, ECB tidak akan melakukan pembelian obligasi Spanyol. Bisa menjadi tekanan berlanjut bagi Spanyol mengenai evaluasi kredit oleh Moody’s pada pekan ini dan utang jatuh tempo 27,5 miliar euro akhir bulan ini. Demikian dengan isu perlambatan pertumbuhan global menyusul data-data ekonomi fundamental yang rilis terutama aktivitas sektor manufaktur dunia yang mengalami penurunan, memunculkan kecemasan pasar. Selain itu ketegangan Jepang dan China yang berebut teritori kepulauan Diayou di China dan Senkaku di Jepang turut menjadi kecemasan pasar. Sementara itu kekhawatiran pasar terhadap Yunani cenderung lebih mereda, karena kemungkinan besar Yunani akan memenuhi komitmen untuk reformasi yang diharapkan Troika. Kendati Yunani dan perwakilan dari para peminjam internasionalnya sepakat untuk mengambil rehat dari pembicaraan mengenai bantuan yang masih belum menemukan titik temu. Tambahan waktu bagi Yunani dengan syarat bahwa negara ini harus memiliki kesungguhan dan berpegang pada komitmennya untuk melakukan reformasi, terutama reformasi pajak. Sementara ini, pasar mencari bukti yang jelas terkait kabar bahwa zona euro mempertimbangkan memperkuat dana talangan permanen (ESM) agar bisa mencapai kapasitas hingga 2 triliun euro untuk membantu negara besar bila diperlukan. Pertemuan antara Presiden ECB Mario Draghi dan Kanselir Jerman Angela Merkel hari ini untuk membahas masalah seputar krisis. Jika pertemuan ini tanpa ada perkembangan yang jelas akan mendorong berlanjutnya koreksi pasar. Sementara itu, Cyprus, salah satu anggota zona-euro, tengah mengalami kesulitan pendanaan untuk menutupi defisit anggarannya dan telah meminta dana bailout.


Stock Headlines
Quote:

• Bumi Plc. bentuk tim independen untuk investigasi BUMI
• ASII rencana bagikan dividen interim sebesar Rp 66
• PGAS berminat ikut lelang ruas pipa gas bumi oleh BPH Migas
• TLKM targetkan pemasangan 1 juta wifi pada 2013
• Telkomsel, anak usaha TLKM tetap ikut proses seleksi kanal 3G
• GGRM dirikan anak usaha di bidang pengolahan tembakau
• CNKO peroleh kontrak penjualan 40 juta ton
• KKGI berencana melakukan pembelian kembali saham
• BBLD dapat pinjaman Rp 200 miliar dari PNBN
• JPFA alami kenaikan laba per Juni 79,7%
• SULI hentikan operasi beberapa pabrik
• INPP suntik dana Rp 275 miliar ke anak usahanya
• DAVO batalkan RUPS karena ketidakhadiran jajaran direksi
brilie - 27/09/2012 10:13 AM
#246

bantu share aja hu Yb

Quote:
JAKARTA - Valbury Capital, London Based FSA regulated Broker resmi terdaftar sebagai anggota baru di London Stock Exchange.

Hal ini membuka kesempatan untuk investor Indonesia untuk dapat berpartisipasi di salah satu bursa tertua di dunia tersebut


sumber
Herseil - 27/09/2012 10:54 AM
#247

Newsletter 27 Sept 2012

Market Review
Quote:

Bursa saham domestik bergerak dalam zona negatif di sepanjang perdagangan bersamaan dengan pelemahan bursa saham global dan regional. Kekhawatiran investor akan kondisi pertumbuhan ekonomi global yang cenderung melambat yang diikuti dengan kekhawatiran akan krisis utang Spanyol terutama setelah adanya unjuk rasa untuk menentang program pengetatan anggaran untuk anggaran tahun 2013, menjadi faktor utama yang mendorong aksi jual bagi pelaku pasar. IHSG ditutup melemah sebesar 46,723 poin (1,105) ke level 4.180,163 dari posisi sebelumnya pada level 4.226,886. Sektor keuangan menjadi satu-satunya sektor yang berhasil membukukan penguatan sebesar 0,274% di tengah pelemahan sektor perdagangan lainnya. Sektor ragam industri mencatatkan penurunan terdalam mencapai 2,553% yang dikontribusikan oleh pelemahan saham Astra International (ASII) sebesar 2,7%. Dilanjutkan dengan pelemahan sektor manufaktur sebesar 1,989% yang dikontribusikan oleh penurunan saham sektor semen dalam kisaran 1% hingga 4% dan saham Gudang Garam (GGRM) sebesar 1,4%. Pelemahan pasar saham juga disebabkan oleh pernyataan dari Charles Plosser, pimpinan The Fed Philadelphia, yang mengaku ragu jika program pembelian surat hutang dalam paket stimulus bisa memberikan hasil yang maksimal bagi pertumbuhan ekonomi Amerika termasuk berkurangnya pengangguran. Plosser juga khawatir bahwa langkah tersebut dapat membahayakan kredibilitas bank sentral. Indeks Nikkei 225 ditutup melemah sebesar 184,84 poin (2,03%) ke level 8.906,7 dari posisi sebelumnya pada level 9.091,54 dan indeks Hang Seng ditutup melemah sebesar 170,95 poin (0,83%) ke level 20.527,73 dari posisi sebelumnya pada level 20.698,68. Penurunan untuk bursa saham Jepang juga ditambah dengan spekulasi akan adanya intervensi dari otoritas Jepang terhadap mata uang yen. Sementara pasar saham Eropa bergerak melemah dimana indeks CAC 40, Ibex 35, dan FTSE MIB tentatif bergerak diatas 2%. Keengganan Spanyol untuk meminta bailout guna mengatasi krisis menjadi salah satu faktor yang menekan pasar saham Eropa.


Market Overview
Quote:

Investor nampak terus terfokus kepada Spanyol yang mulai mengarah terjadinya gejolak sosial dan politik di dalam negerinya menyusul aksi unjuk rasa yang digelar terkait oleh kekhawatiran terhadap sulitnya pembiayaan negara ditengah ketidakpastian pemerintah dalam menyelesaikan masalah fiskal. Sebelumnya Perdana Menteri Spanyol bersikeras bahwa negaranya hanya akan meminta bailout resmi apabila bunga obligasi negaranya melonjak dalam kurun waktu yang terlalu lama. Tetapi akhir sikap Perdana Menteri Spanyol mulai melunak menyusul keberadaan institusi khusus yang akan aktif seiring program pemangkasan hutang dan reformasi struktural yang siap diperkenalkan pekan ini kepada publik. Kabarnya Mariano Rajoy tengah mempelajari ketersediaan akses dana segar yang bisa diakses oleh Spanyol. Hal ini tentunya membuka kemungkinan Spanyol akan meminta bailout secara resmi kepada Uni Eropa. Namun, apakah pernyataan dari Presiden ECB Mario Draghi yang melontarkan dukungannya terhadap rencana pembelian obligasi bank sentral akan mampu menenangkan pasar ditengah melambatnya pertumbuhan global. Kekhawatiran terhadap jumlah defisit Yunani menambah sederet akumulasi sentimen negatif bagi pasar. Hal itu, terkait dengan Jerman yang memberitakan defisit Yunani bisa mencapai 20 miliar euro atau meningkat hampir 2 kali lipat dari perkiraan sebelumnya. Sementara itu, serikat pekerja terbesar di Yunani menyerukan aksi mogok kerja sebagai bentuk protes terhadap kebijakan penghematan yang diinginkan Uni Eropa dan IMF. Selain faktor Eropa, pasar juga akan menyikapi perkembangan perseteruan klaim kepulauan antara Cina dan Jepang yang semakin memanas dan bisa memicu psikologis pasar. Diplomat senior dari China dan Jepang gagal untuk melakukan pembahasan guna meredakan ketegangan terkait klaim terhadap pulau di Laut China Selatan, dengan pihak Cina yang menolak undangan perundingan pekan ini di PBB. Pemerintah Jepang menyarankan adanya pembicaraan di Beijing antara dua ekonomi terbesar di Asia terkait masalah klaim pulau Diayou di China dan Senkaku di Jepang.


Stock Headlines
Quote:

• UNTR bagi dividen interim sebesar Rp 210/saham
• UNTR penjualan batu bara Januari-Agustus 2012 naik 42,22%
• UNTR penjualan alat berat turun 10,88% per Agustus 2012
• Dewan Komisaris dan Direksi Bumi Plc kaji naik harga sahamnya
• S & P dan Moody’s turunkan peringkat utang BUMI
• BUMI tidak menerima surat resmi proses investigasi dari Bumi Plc
• ADHI bidik proyek EPC Timika Rp 1 triliun
• BBCA salurkan kredit infrastruktur Rp 18,3 triliun
• LPKR siapkan investasi USD 450 juta bangun 13 mall hingga 2015
• Bakrie Toll Road proyek dihentikan oleh Tim Pengadaan Tanah
• CTRP catatkan marketing sales Rp 1,2 triliun hingga Agustus 2012
• CTRA naikkan target marketing sales
• INKP peroleh pinjaman USD 250 juta
• INKP memperoleh tambahan pendapatan
• KAEF akan pasarkan 11 obat kanker
• KAEF akan laporkan kajian regrouping farmasi ke DPR
• SMSM tandatangani perjanjian sewa dengan Adrindo Perkasa
• MEGA targetkan DPK Rp 50 triliun tahun ini
• TIFA peroleh pinjaman Rp 75 miliar dari Bank ICBC Indonesia
• ADES targetkan pendapatan 2012 tumbuh 30%
• Laba bersih JPFA tumbuh 83%
• Sekar Bumi berencana relisting
Herseil - 27/09/2012 10:59 AM
#248

Quote:
Original Posted By brilie
bantu share aja hu Yb



sumber


Makasih gan, memang kemarin salah satu hari besar buat Valbury, dimana kita berhasil expand hingga ke London Stock Exchange

Berikut info dari official website London Stock Exchange
http://www.londonstockexchange.com/companies-and-advisors/news-events/welcome/valbury.htm
Herseil - 28/09/2012 11:37 AM
#249

Newsletter 28 Sept 2012

Market Review
Quote:

Bursa saham domestik berhasil ditutup pada zona positif di tengah kondisi
Spanyol dan Yunani yang dilanda aksi demonstrasi menolak penghematan
anggaran. Penguatan ini bersamaan dengan kenaikan pasar saham
regional, dimana IHSG ditutup naik sebesar 44,861 poin (1,073%) menuju
level 4.225,024 dari posisi sebelumnya pada level 4.180,163. Aksi beli
pelaku pasar berhasil mengangkat seluruh sektor perdagangan hingga
keseluruhannya ditutup menguat dalam kisaran diatas 0,5% hingga diatas
1%. Sektor consumer menjadi sektor yang membukukan penguatan
tertinggi mencapai 1,361% yang didukung oleh kenaikan saham UNVR dan
MYOR masing-masing sebesar 2,6% dan 2,1%. Adapun situasi global,
yakni demonstrasi penolakan anggaran di Yunani dan Spanyol,
menandakan Uni Eropa masih belum bisa mengontrol situasi krisis
utangnya. Aksi demonstrasi tersebut juga membuat PM Spanyol mendapat
lebih banyak tekanan dalam membuat kebijakan atas dana talangan Uni
Eropa. Sementara aksi serupa yang terjadi di Yunani, juga membuat
penyelamatan utang untuk Yunani semakin sulit dilakukan. Adapun yang
akan dihemat oleh pemerintah Spanyol adalah dana pensiun dan kenaikan
pajak. Sementara dari Yunani, demonstran memprotes babak lanjutan
kebijakan moneter ketat Yunani yang dituntut oleh Uni Eropa dan IMF.
Pemangkasan belanja di Yunani ditujukan terhadap pemotongan gaji,
pensiun, dan tunjangan sosial. Keseluruhan kondisi ini, juga tidak
berpengaruh pada bursa Asia yang ditutup menguat terutama pasar
saham China. Indeks Shanghai Composite ditutup menguat sebesar 52,16
poin (2,6%) menuju level 2.056,32 dari posisi sebelumnya pada level
2.004,17. Indeks Nikkei 225 ditutup menguat sebesar 43,17 poin (0,48%)
menuju level 8.949,87 dari posisi sebelumnya pada level 8.906,7 dan
indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar 234,56 (1,14%) menuju level
20.762,29 dari posisi sebelumnya pada level 20.527,73. Penguatan bursa
Jepang yang tidak sesignifikan bursa Asia lainnya turut dipengaruhi oleh
langkah para produsen kendaraan Jepang yang mengurangi produksinya
di China. Sementara pasar saham Eropa tentatif bergerak mixed ditengah
penantian akan pengumuman penghematan anggaran 2013. Pasar juga
menaruh perhatian pada pernyataan Jerman, Belanda, dan Finlandia yang
menyarankan Spanyol untuk menanggung beban biaya terhadap bankbank
bermasalahnya agar beban bailout melalui ESM menjadi terbatas.


Market Overview
Quote:

Ketidakpastian bailout Spanyol dan Yunani bisa kembali menjadi pemicu terjadinya tekanan bagi pasar. Hal itu, terkait belum ada kejelasan mengenai apakah Spanyol bersedia meminta bailout. Hal inilah yang juga penting buta ECB. Karena tanpa itu Bank Sentral Eropa ini tidak akan melakukan pembelian atas obligasinya. Pasar akan menunggu sikap Spanyol, meski dalam penantian kepatian akan memicu potensi tekanan bagi pasar. Pemerintah Spanyol akan merivisi naik angka defisit 2011 dan memasukkan suntikan dana yang digunakan untuk menasionalisasi tiga bank, yang diperkirakan mencapai 11 miliar euro, atau 1% dari angka PDB negara ini. Hal ini akan menempatkan defisit anggaran Spanyol tahun 2011 hampir mendekati 10% dari GDP atau naik dari angka revisi sebelumnya sebesar 8.9% dari GDP. Pemerintah Spanyol akan lebih berfokus pada pemangkasan belanja dibandingkan menaikkan pajak dalam anggaran tahun 2013. Selain itu, Pemerintah juga berencana untuk menggunakan sekitar €3 milyar dari cadangan dana pensiun guna menutupi beberapa kebutuhan pendanaan. Ketidakpastian pasar dari Yunani, terkait para kreditor internasional yang berselisih pendapat mengenai cara menyelesaikan krisis utang Yunani. Kendati akhirnya Uni Eropa ingin memberi Yunani waktu untuk mencapai target bailout. Semantara itu, disatu sisi IMF menghendaki Eropa bisa menghasilkan solusi komprehensif secepatnya. Aksi protes berubah rusuh di Yunani dan Spnayol akan menjadi tantangan yang dihadapi negara zona euro membebaskan diri dari krisis. Tentunya situasi ini akan memberi tekanan ke pasar. Selain itu, kedua negara ini memiliki tingkat pengangguran di atas 20%. Faktor yang diharapkan dapat mendorong sentimen pasar mengani pernyataan PBOC yang akan menyuntikkan dana dalam pasar uang hingga CNY365 miliar pekan depan. Hal lain yang juga menjadi event penting bagi pasar data durable goods oders dan PDB AS kuartal kedua. Dari China mengenai penurunan laba dalam sektor industri sebesar 3.1% untuk periode Januari hingga Agustus dari tahun lalu dibandingkan dengan penurunan sebesar 2.7% dalam tujuh bulan pertama,


Stock Headlines
Quote:

• ITMG bekerjasama dengan Pertamina Gas konversi BBM ke BBG
• ITMG pertahankan target produksi batu bara
• ITMG targetkan penjualan 2012 US$2,49 miliar
• BUMI dan BRAU diberi waktu 3 hari
• ANTM siapkan capex Rp 9 triliun
• S&P menurunkan prospek ANTM dari stabil menjadi negatif
• MYOH akan akuisisi 3 perusahaan jasa pertambangan
• BJBR rencana tingkatkan jumlah akuisisi bank di 2013
• BMRI bukukan KPR per Agustus Rp24,3 triliun
• HDFA peroleh pinjaman Rp90 miliar
• AKRA penjualan naik 18,25% jadi Rp10,71 triliun per Juni 2012
• KRAS gandeng Nippon bangun pabrik Rp 100 miliar
• KRAS targetkan produksi baja 5,75 juta ton pada 2016
• ELSA peroleh fasilitas utang BBRI sebesar USD20 juta
• EXCL berencana lunasi utang Rp622 miliar
• EXCL realisasi 80% capex 2012
• PTIS bukukan kontrak baru Rp 7 miliar dari Mitra Falag Lestari
• VOKS butuhkan investasi USD500 ribu untuk beli mesin produksi
• LPPF telah buka 7 gerai baru di berbagai kota di Indonesia
• LPPF buka gerai baru ke-110 di Tangerang
• MDLN laba bersih naik 472,79% jadi Rp 144,2 miliar per Juni 2012
• EMDE akan investasi Rp 500 miliar
Herseil - 01/10/2012 10:19 AM
#250

Quote:

ORI 009
Valbury Kini menyediakan fasilitas untuk pembelian ORI seri 009

[BROKER] Valbury Asia Securities (VAS); Galeri PIK

Silahkan hubungi kami untuk info lebih lanjut

Herseil - 01/10/2012 10:21 AM
#251

Newsletter 1 Oktober 2012

Market Review
Quote:

Belum adanya kejelasan atas langkah Spanyol yang akan meminta bailout
atau tidak, menjadi faktor utama dari Eropa yang mempengaruhi
pergerakan pasar saham. PM Spanyol sempat mengemukakan
kesediaannya meminta baillout jika beban utang negara terlalu tinggi
dalam waktu yang lama. Keputusan ini juga penting bagi ECB menyusul
tanpa keputusan itu ECB tidak akan melakukan pembelian atas
obligasinya. Rajoy, juga telah bertemu kabinet untuk menyetujui
pengetatan anggaran tahun 2013 di tengah aksi protes di negaranya. Total
penghematan anggaran Spanyol tahun depan mencapai minimal 18 miliar
euro. Ketidakpastian kondisi negara selanjutnya, berasal dari Yunani yang
diawali perselisihan antara para kreditor internasional mengenai cara
penyelesaian krisis utang Yunani. Masyarakat setempat juga menggelar
aksi demonstrasi yang memprotes babak lanjutan kebijakan moneter ketat
Yunani yang dituntut oleh UE dan IMF. Namun, akhirnya pemerintah
Yunani berhasil menyelesaikan rancangan pemangkasan senilai 11,5 miliar
euro. Yunani juga akan tetap meminta perpanjangan target reformasi dan
pengetatan sebanyak dua tahun dari 2014 ke 2016. Kedua aksi protes
masa tersebut menandakan bahwa Uni Eropa masih belum bisa
mengontrol situasi krisis utangnya. Kanselir Jerman, Angela Merkel, juga
terus mendesak agar negara-negara Eropa menjalankan reformasi
ekonomi dan lebih bertanggung jawab dalam menyusun anggaran.
Menurutnya, kedua cara tersebut merupakan jalan agar Eropa bisa keluar
dari krisis utang dan memiliki posisi yang lebih kuat serta bisa bersaing di
dunia global. Sementara, dari regional, perselisihan mengenai kepemilikan
pulau antara China dan Jepang masih belum menemui titik temu dan
berdampak terhadap kegiatan perekonomian. Pertentangan antara kedua
negara tersebut membuat prospek penjualan mobil Jepang di China
menjadi terganggu. Sejumlah produsen kendaraan Jepang mengumumkan
pengurangan produksinya di China. Sementara perkembangan terakhir
dari China, data industrial profit China selama lima bulan terakhir
mengalami penurunan sehingga memberikan spekulasi bahwa pemerintah
China akan melakukan berbagai cara untuk meningkatkan perekonomian
negara tersebut. Keseluruhan sentimen global dan regional itu
menyebabkan IHSG bergerak dalam rentang yang terbatas dan hanya
membukukan penguatan sebesar 0,4% menuju level 4.262,561.


Market Overview
Quote:

Sentimen dari dalam negeri yang akan rilis dalam pekan ini mengenai angka inflasi September 2012 dan data trade balance. Sementara sentimen dari ekternal mengenai permasalahan di Spanyol masih belum selesai, karena hasil audit dari perbankan Spanyol akan menjadi fokus investor. Perbankan Spanyol akan membutuhkan dana sebanyak 59.3 miliar euro sebagai modal ekstra untuk keluar dari krisis ekonomi. Pemerintah Spanyol meluncurkan 43 langkah yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Sebelumnya sektor perbankan Spanyol terpukul oleh gelembung properti dengan penyitaan dan kredit macet mencapai 184 miliar euro. Selain itu fokus pasar dalam pekan ini juga akan tertuju pada keputusan rating kredit Spanyol oleh lembaga pemeringkat Moody’s Investor Service. Diperkirakan Spanyol akan di downgrade ratingnya menjelang laporan stress test perbankan Spanyol yang kemungkinan akan menunjukkan kekurangan modal sekitar 60 miliar Euro. Sementara sentimen dari Yunani, ECB tidak bisa memberikan tambahan bantuan keuangan untuk Yunani karena ini dapat termasuk pembiayaan pemerintah. Pembiayaan eksternal untuk Yunani hanya dapat dilakukan oleh anggota zona-euro dan bukan oleh ECB. Pernyataan tersebut bisa menyurutkan harapan Yunani yang sedang berusaha untuk meyakinkan kreditur internasional bahwa Yunani layak mendapatkan pelonggaran. IMF sebelumnya telah isyaratkan agar Yunani diberikan pelonggaran dengan cara menghapus sebagian utang yang dimilikinya kepada anggota zona-euro ataupun ECB. Dari Perancis berkenaan dengan pemerintahan Prancis dituntut untuk mendesain proposal anggaran yang ideal. Francois Hollande akan mengajukan proposal budget pada pertemuan kabinet pada akhir pekan lalu. Tentunya hal itu, mempertaruhkan kredibilitas Presiden Francois Hollande tentang kebijakan fiskal dan rancangan anggaran paling efisien. Di tengah stagnasi ekonomi dan merebaknya warga pengangguran. Pemerintah menargetkan efisiensi senilai 30 miliar euro agar rasio defisit sesuai ketentuan dan tidak menyalahi membebani pasar keuangan.


Stock Headlines
Quote:

• Bapepam tidak temukan kesalahan BUMI
• MEDC bayar utang USD 149 juta
• ELSA bidik kontrak baru USD 38,5 juta
• UNSP revisi target penjualan
• Indomobil gandeng Kyokuto
• OKAS catatkan rugi USD 3,21 juta
• JSMR peroleh pendapatan Rp 3,57 triliun
• WIKA masuk nominasi konsorsium proyek MRT bawah tanah
• HEXA akan pembagikan dividen USD 0,0387 per saham
• ITMG targetkan biaya produksi turun USD 3 per ton 2H 2012
• CPRO rencana restrukturisasi utang
• CPRO bangun pabirk pakan ikan Rp 60 miliar
• FASW tunda penambahan mesin kertas hingga 2013
• SKBM targetkan penjualan Rp 700 miliar tahun ini
• AKRA alihkan sebagian belanja modal ke tahun depan
• FPNI beli produk polyethylene dan polypropylene dari afiliasinya
• HDTX akan tambah investasi di Sinar Tambang Artha Lestari
• TRUB cata laba tahun Rp 20,64 miliar per Juni 2012
• JAWA bukukan kenaikan laba bersih 17,77% di 1H2012
• BWPT catatkan produksi 82 ribu ton hingga kini
• SSIA berencana ikut dalam pinjaman Mezzanine
• BMRI berharap dapat restrukturisasi piutang Rp 2 triliun
• Harga IPO Provident Rp 450
Herseil - 02/10/2012 09:52 AM
#252

Newsletter 2 Oktober 2012

Market Review
Quote:

Sejumlah sentimen negatif baik dari global maupun regional menjadi penyebab melemahnya pasar saham domestik pada perdagangan kemarin. Sementara rilis data inflasi Indonesia, tidak terlalu berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. IHSG ditutup turun sebesar 26,268 poin (0,616%) ke level 4.236,293 dari posisi sebelumnya pada level 4.262,561. Sentimen negatif global diawali dari hasil stress test perbankan Spanyol yang menunjukkan bahwa perbankan Spanyol kekurangan permodalan sebesar 60 miliar euro. Dari 14 bank yang mengikuti tes tersebut, hanya 7 bank yang tergolong sehat, diantaranya adalah Grup Banco. Sementara bank yang tidak lolos salah satunya adalah Grup Bankia yang memiliki defisit sebesar 24,7 miliar euro. Dilanjutkan dengan faktor rilis data ekonomi dari kawasan regional, diantaranya China dan Jepang. Kinerja manufaktur China turun dalam 11 bulan terakhir berturut-turut sehingga semakin mendesak pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Indeks PMI HSBC dan Markit Economics berada pada level 47,9 untuk bulan September atau lebih tinggi dari Agustus pada level 47,6 namun masih berada di bawah level 50. Penurunan permintaan eksternal dan internal menjadi pemberat pergerakan indeks manufaktur China. Pulihnya permintaan eksternal harus datang dari AS, Jepang, dan Eropa. Namun, hal tersebut sulit terealisasi dalam jangka pendek. Sedangkan permintaan internal, tergantung pada kebijakan pemerintah. Tingkat ekspor juga mengalami penurunan tercepat dalam 42 bulan terakhir dan aktivitas pembelian dalam manufaktur juga turun selama lima bulan berturut-turut. Sementara, indeks manufaktur Jepang, yakni Tankan Index, juga mengalami penurunan pada kuartal III menjadi -3 dari sebelumnya -1. Perusahaan manufaktur Jepang menjadi pesimis mengenai kondisi perekonomian global yang salah satunya disebabkan oleh perlambatan ekonomi China dan Eropa yang menurunkan permintaan ekspor. Indeks Nikkei 225 ditutup melemah sebesar 73,65 poin (0,83%) ke level 8.796,51 dari posisi sebelumnya pada level 8.870,16. Sedangkan pasar saham Hong Kong dan China tutup pada perdagangan kemarin dalam rangka libur nasional. Bursa saham Eropa tentatif bergerak menguat hingga diatas 1% kendati adanya kekhawatiran atas kondisi Spanyol dan potensi penurunan rating utang pemerintah. Investor menunggu keputusan Moody’s yang akan mengumumkan hasil kajian terhadap rating utang Spanyol.


Market Overview
Quote:

Indeks bursa saham AS di tutup mixed pada perdagangan saham kemarin waktu setempat, sentimen positif yang muncul bagi bursa Wall Street ini didorong dari ekspansi di manufaktur pada September 2012. Sentimen bursa AS tersebut diharpakan dapat memacu pergerakan indeks bursa Asia dan indeks bursa domestik pada perdagangan saham hari ini. Kendati pada sisi lainnya pasar masih diliputi kecemasan atas ketidakpastian bailout Spanyol serta kekhawatiran terhadap merosotnya permintaan akibat perlambatan pertumbuhan global. Hingga saat ini pasar meragukan apakah anggaran Spanyol dapat menghasilkan bailout internasional atau tidak. Permintaan bailout oleh negara Spanyol merupakan prasyarat bagi ECB untuk mulai melakukan pembelian obligasi guna menekan biaya pinjaman. Disampung itu, merebaknya kecemasan kemungkinan peringkat hutang Spanyol akan segera diturunkan ke level junk. Menyusul keputusan rating kredit Spanyol oleh Moody’s Investor Service yang diperkirakan akan di downgrade ratingnya menjelang laporan stress test perbankan Spanyol yang kemungkinan akan menunjukkan kekurangan modal sekitar 60 miliar Euro. Sementara itu, angka aktivitas manufaktur China kembali menunjukkan sinyal kontraksi menyusul indeks kembali berada di bawah batas angka 50. Data pemerintah untuk manufaktur PMI bulan Septembar naik di angka 49.8 dari sebelumnya 49.2, sementara angka manufaktur versi HSBC-China berada di level 47.9 dari sebelumnya 47.8. Hal lainnya, pasar akan menyikapi pertemuan dewan kebijakan Bank of Japan (BOJ) yang akan mengadakan pertemuan pada 4-5 Oktober dalam pengaturan kebijakan. BoJ bulan lalu tidak mengambil langkah lebih lanjut, meski jika melihat dari data untuk program pembelian asset mencapai 80 triliun Yen. Sentimen dari Italia berkenaan dengan Pemerintah negara ini yang berhasil mempertahankan rasio pengangguran tetap stabil dalam tiga bulan beruntun. Rata-rata pengangguran di Italia stabil pada level 10,7% di Agustus atau beruntun dalam tiga bulan terakhir. Namun, jumlah pengangguran saat ini tetap merupakan yang terburuk sejak Januari 2004. Sedangkan factor dari dalam negeri mengenai inflasi Indonesia September lalu yang hanya tercatat sebesar 0,01% atau relatif lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya. Angka Inflasi September 2012 merupakan angka terendah dalam 5 tahun terakhir,


Stock Headlines
Quote:

• Anak usaha ANTM tunda akuisisi IUP batubara di Kalimantan
• MEDC laba bersih turun di 1H12 sebesar 35%
• DEWA membukukan rugi 1H12 sebesar USD 10,7 juta
• Samin Tan dan Bakrie tetap bekerja sama
• BNBR akan bayar utang USD 437 juta ke Credit Suisse
• Laba UNSP per Juni tergerus rugi selisih kurs
• JSMR rencana menaikkan tarif 10% ruas tol Jakarta-Cikampek
• SSIA beli saham dan piutang Bhaskara Utama Sedaya
• HEXA baru serap capex Rp 57,56 miliar
• ACES targetkan pertumbuhan 25%
• ACES berencana stock split dengan rasio 1:10
• BMRI mencatatkan kredit macet Rp 32 triliun
• BBNI beli saham BNI Life Insurance
• INAF dapatkan kepercayaan dari BPPT produksi bahan baku obat
• MBTO targetkan laba bersih Rp 25 miliar di 2H12
• SHID peroleh fasilitas kredit dari INPC sebesar Rp 210 miliar
• SKYB jual 70% saham Numedia Global
• GMTD bagi dividen Rp 38 per saham
• GWSA jamin utang anak usaha
• EMDE siapkan Rp500 miliar untuk proyek baru
• PTIS suntik anak usaha Rp 180 miliar
• Laba bersih ETWA 1H12 turun 83%
Herseil - 03/10/2012 10:05 AM
#253

Newsletter 3 Oktober 2012

Market Review
Quote:

Bursa saham domestik ditutup pada zona hijau yang ditopang oleh sentimen positif AS berupa rilis data manufaktur dan pernyataan dari The Fed. Aksi beli yang didominasi oleh investor lokal, mendorong IHSG ditutup menguat sebesar 20,546 poin (0,485%) menuju level 4.256,839 dari posisi sebelumnya pada level 4.236,293. Indeks manufaktur AS (ISM index) per September memasuki teritori pertumbuhan untuk pertama kalinya sejak bulan Mei. Per September ISM index berada pada level 51,5 atau lebih tinggi dari periode Agustus pada level 49,6 yang sekaligus lebih tinggi dari perkiraan ekonom pada level 49,7. Sementara dalam pidatonya, Presiden The Fed, Ben Bernanke, tetap mempertahankan kebenaran strategi pembelian The Fed dan meyakinkan publik bahwa tidak akan ada perubahan drastis pada peraturan yang muncul. Bernanke menegaskan bahwa quantitative easing 3 merupakan peraturan moneter yang sangat mendasar. Sementara pasar saham regional ditutup mixed, dimana bursa saham Jepang dan Korea ditutup pada zona negatif dan bursa saham Singapura serta Australia pada zona positif, sementara pasar saham Hong Kong dan China masih tutup. Indeks Nikkei 225 ditutup melemah sebesar 10,46 poin (0,12%) ke level 8.786,05 dari posisi sebelumnya pada level 8.796,51 dan indeks Kospi ditutup melemah tipis sebesar 0,18 poin (0,01%) ke level 1.996,03 dari posisi sebelumnya pada level 1.996,21. Salah satu penyebab penurunan bursa saham Korea adalah angka inflasi per September yang meningkat dibandingkan bulan sebelumnya dan estimasi para ekonom yang disebabkan oleh angin topan yang merusak hasil panen dan adanya liburan yang mendorong peningkatan permintaan. Inflasi per September berada pada level 2% sementara Agustus pada level 1,2%, dan estimasi pada level 1,8%. Adapun bursa saham Eropa mayoritas tentatif bergerak menguat hingga diatas 1% untuk indeks Ibex 35. Salah satu katalis penguatan pasar saham tersebut adalah kesiapan Uni Eropa jika Spanyol mengajukan bailout dan keberhasilan pemerintah Italia mempertahankan rasio pengangguran dalam waktu tiga bulan berturut-turut. Level pengangguran pada bulan Agustus berada pada 10,7% atau sedikit lebih baik dari perkiraan analis di level 10,8%. Kendati angka pengangguran dapat dikategorikan tinggi dan tetap yang terburuk sejak tahun 2004, namun setidaknya laju pengangguran tersebut tidak memperparah kondisi ekonomi Italia.


Market Overview
Quote:

Fokus pasar masih pada Spanyol dan Yunani dimana kekhawatiran penurunan peringkat yang akan dilakukan Moody's pada Spanyol menjadi junk. Moody’s mensinyalkan akan me- review rating hutang jangka panjang Spanyol sebelum akhir bulan ini. Sentimen lainnya, tentang pemerintah Spanyol yang siap untuk meminta bailout resmi secepatnya pada akhir pekan ini, namun langkah Spanyol akan terganjal oleh Jerman yang masih keberatan. Jerman masih menentang hal ini karena kanselir Jerman Angela Merkel masih belum ingin meminta parlemen untuk memberi bantuan. Sementara itu kondisi ekonomi negara ini semkin buruk, data klaim pengangguran naik 79,645 di bulan September atau sekitar 1.7% menjadi lebih dari 4.7 juta. Spanyol memiliki tingkat pengangguran tertinggi di Uni Eropa, yang mencapai sekitar 25% dari populasi masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan. Total jumlah jobless claims di Spanyol masih bertahan di angka 4,7 juta orang.. Pasar juga akan fokus pada pertemuan ECB yang akan menggelar pertemuan kebijakan di luar Frankfurt. Dari AS, pertengahan bulan ini akan berlangsung pertemuan FOMC. Sebelumnya Bernanke mengatakan bahwa Fed akan melanjutkan program pembelian obligasi untuk membantu pemulihan ekonomi. Untuk itu, Ben Bernanke mendesak Kongres dan Pemerintah untuk mengambil tindakan guna mendukung upaya Fed mendorong pertumbuhan ekonomi. Hal lainnya, Bernanke memperingatkan terhadap gerakan di kongres yang hanya bertujuan untuk mendapatkan kekuasaan, karena sebuah politisasi kebijakan moneter akan mengurangi kepercayaan publik atas kemampuan Federal Reserve. Sementara itu, dari Jepang mengenai pemerintah negara ini yang belum memfokuskan diri pada peluncuran stimulus ekstra untuk tahun fiskal yang berakhir Maret mendatang, karena saat ini pemerintah Jepang lebih konsentrasi pada pos pembayaran hutang. Pernyataan tersebut sebagai sinyalemen yang sekaligus meredam skenario dari pihak lain yang menghendaki pembelian obligasi asing untuk menekan nilai tukar yen


Stock Headlines
Quote:

• BUMI menegaskan tidak ada investigasi oleh Bumi Plc
• BUMI memiliki total pinjaman USD 4,113 miliar
• BUMI berupaya untuk naik kembali peringkat utangnya
• BUMI kaji lakukan preemptive rights
• BRAU tegaskan tidak ada investigasi oleh Bumi Plc.
• BRAU total utang USD 958,5 miliar per Juni 2012
• BRAU targetkan produksi naik hingga 10% pada tahun ini
• BRAU siapkan USD 190 juta untuk proyek infrastruktur
• HRUM kucurkan dana USD 2 juta akuisisi Karya Usaha Pertiwi
• BORN kaji penundaan emisi obligasi USD 500 juta
• ADRO lakukan efisiensi PT Adaro Indonesia
• MEDC lakukan ekspor perdana ke China Coal Soluation Pte. Ltd
• INCO siap lakukan renegosiasi kontrak dengan pemerintah
• INTA menjual 700 unit alat berat hingga Agustus
• LTLS encana gandeng Ajinomoto Co. Inc membentuk anak usaha
• TPIA peroleh utang USD 220 juta
• INDR dirikan perusahaan baru
• ERAA dapat fasilitas kredit senilai Rp 1,2 triliun dari BBCA
• APLN akuisisi Tritunggal Lestari
• BKSL marketing sales capai Rp 407 miliar hingga medio September
• BMRI target salurkan KPR Rp 800 miliar
• Express Transindo Utama melakukan IPO
Herseil - 04/10/2012 10:02 AM
#254

Newsletter 4 October 2012

Market Review
Quote:

Minimnya sentimen positif dan perhatian investor yang masih tertuju kepada kondisi Spanyol, menyebabkan pasar saham bergerak dalam rentang yang terbatas, termasuk pasar saham Indonesia. Pelaku pasar masih diliputi oleh ketidakpastian terhadap langkah Spanyol untuk meminta dana talangan. Pasar juga bersikap hati-hati dalam mencermati perbedaan pendapat dari Jerman atas langkah Spanyol untuk meminta bailout. IHSG ditutup melemah sebesar 5,328 poin (0,125%) ke level 4.251,511 dari posisi sebelumnya pada level 4.256,839. Sektor perdagangan tercatat variatif dimana sektor perkebunan membukukan pelemahan terdalam mencapai 3,8% dan sektor industri dasar membukukan penguatan tertinggi sebesar 0,676%. Penurunan sektor perkebunan dikontribusikan oleh penurunan saham Astra Agro Lestari (AALI), London Sumatera Indonesia (LSIP), dan Sampoerna Agro (SGRO) masing-masing sebesar 5%, 6,2%, dan 7,14%. Sedangkan kenaikan sektor industri dasar dikontribusikan oleh saham sektor semen, yakni Indocement Tunggal Prakarsa (INTP), Semen Cibinong (SMCB), dan Semen Gresik (SMGR) masing-masing sebesar 0,98%, 1,6%, dan 3,17%. Sementara pasar saham Asia juga bergerak dalam rentang yang terbatas. Indeks Nikkei 225 ditutup melemah sebesar 39,18 poin (0,45%) ke level 8.746,87 dari posisi sebelumnya pada level 8.786,05 dan indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar 47,9 poin (0,23%) menuju level 20.888,28 dari posisi sebelumnya pada level 20.840,38. Pergerakan bursa Asia ini juga turut dipengaruhi oleh langkah Asian Development Bank (ADB) yang menurunkan estimasi pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang di Asia. GDP negara-negara berkembang di Asia diperkirakan hanya akan tumbuh 6,1% pada tahun ini atau lebih rendah dari ekspektasi sebelumnya yakni tumbuh 6,9%. Perkiraan GDP tahun 2013 juga diturunkan dari 7,3% menjadi 6,7%. Bursa saham Eropa tentatif bergerak mixed dengan kisaran yang terbatas dibawah 1%. PMI zona Euro periode September berada pada level 46,1 atau lebih tinggi dari perkiraan awal pada level 45,9 namun lebih rendah dari bulan Agustus pada level 46,3.


Market Overview
Quote:

Pasar sejuah ini masih pesimis terhadap Bank Sentral Eropa (ECB) dalam mengimplementasikan Outright Monetary Transactions (OMT). Karena program mengenai pembelian obligasi ECB yang baru diumumkannya, masih berjalan ditempat. Apakah ini karena persyaratan yang ketat dalam program OMT sehingga membuat kandidat OMT berfikir kembali untuk melaksanakannya. Pasar menganggap Spanyol sebagai kandidat OMT, hingga kini tidak ada kepastian. Bahkan membantah berencana akan meminta bantuan dalam waktu dekat. Sementara itu, krisis Eropa yang terus berlanjut mengakibatkan aktivitas sektor jasa Spanyol kembali melemah di September sehingga memperkuat ekspektasi bailout. Purchasing Managers' Index sektor jasa anjlok ke 40.2 dari bulan sebelumnya di level 44.0. Penurunan yang semakin menjauh dari level ideal 50 memberi sinyal pelemahan akitivitas bulanan semakin parah. Selain itu, data Ekonomi Eropa yang masih rapuh, menjadi sinyal bagi pelaku pasar untuk tetap waspada terhadap kondisi bursa saham kawasan tersebut. Penurunan aktivitas bisnis di zona euro, bisa mengarah pada pelemahan ekonomi Eropa di triwulan ketiga tahun ini. Hal itu, menunjukan bahwa zona Eropa kemungkinan besar sudah memasuki masa resesi. Pasar akan fokus, hasil dari Para pemimpin Spanyol, Prancis, dan Italia akan melakukan bertemuan pada akhri pekan ini. Kabarnya pertemuan ketiga pemimpin ini akan membahas isu-isu keuangan di zona Eropa, termasuk rencana untuk membantu Spanyol dalam mengatasi masalah keuangannya. Lesunya permintaan global yang mengguncang kemampuan ekspor raksasa China dan India, akan dapat menggangu prospek pertumbuhan Asia. Bank Pembangunan Asia (ADB) memangkas proyeksi pertumbuhan sebagian besar negara Asia. China, diperkirakan tumbuh 7,7% tahun ini dan 8,1% tahun depan. Sedangkan proyeksi pertumbuhan India direvisi turun, menjadi 5,6% untuk 2012 dan 6,7% di 2013, dari 7,0% dan 7,5%, Negara berkembang Asia diperkirakan tumbuh 6,1% tahun ini dan 6,7% tahun depan atau lebih rendah estimasi April yakni 6,9% dan 7,3%.


Stock Headlines
Quote:

• PTBA siap investasi USD 580 juta
• ABMM tingkatkan capex untuk perkuat kinerja
• INCO minta renegosiasi selesai tahun ini
• PSAB peroleh kredit USD 135 juta
• BHIT lepas 6,1% saham
• IFC siap konversi 5,4% saham WINS
• WINS peroleh kontrak USD 200 juta
• BLTA diharapkan proses restrukturisasi utang selesai tahun ini
• BBTN lakukan rights issue
• BBRI batal akuisisi dua sekuritas tahun ini
• Kredit mikro BMRI tumbuh 77%
• DHE BBNI per Agustus US$16,9 miliar
• GIAA cairkan pinjaman US$75 juta
• KIJA bangun hunian lansia
• FPNI tandatangani perjanjian dengan Lotte Data Comm. Co.
• Harga IPO Express Transindo Utama dikisaran Rp 440-860/ saham
Herseil - 05/10/2012 10:12 AM
#255

Newsletter 5 Oktober 2012

Market Review
Quote:

Data ekonomi Amerika menjadi katalis yang mengangkat penguatan pasar saham global dan regional di tengah ketidakpastian kondisi permohonan dana talangan Spanyol. Data aktivitas sektor jasa (ISM Services) per September tercatat naik dari 53,7 pada periode sebelumnya menjadi 55,1 atau diatas level konsensus sebesar 53,2. Daya serap tenaga kerja sektor swasta (ADP Employment Change) per September juga tercatat tumbuh 162.000 atau diatas level konsensus sebesar 143.000 sementara periode sebelumnya 189.000. Perbaikan data tenaga kerja AS ini mengangkat harapan pasar bahwa laporan nonfarm payroll yang akan diumumkan selanjutnya akan berada pada level yang positif. IHSG ditutup menguat sebesar 19,95 poin (0,469%) menuju level 4.271,461 dari posisi sebelumnya pada level 4.251,511. Sementara pasar saham Asia mayoritas juga tercatat positif, dimana indeks Nikkei 225 ditutup menguat sebesar 77,72 poin (0,89%) menuju level 8.824,59 dari posisi sebelumnya pada level 8.746,87 dan indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar 19,67 poin (0,09%) menuju level 20.907,95 dari posisi sebelumnya pada level 20.888,28. Sementara itu, IMF untuk kesekian kalinya, mendesak para pemimpin zona euro untuk bergerak cepat guna mengatasi krisis utang blok mata uang tunggal tersebut. Direktur Pelaksana IMF, Christine Lagarde, juga memperingatkan bahwa langkah terbaru yang dilakukan Bank Sentral Eropa (ECB) untuk menenangkan pasar keuangan bisa kehilangan momentum, sehingga berakhir sia-sia. Lagarde menegaskan langkah ECB membeli hutang beberapa negara zona euro yang kesulitan merupakan hal mendasar dan memperingatkan bahwa para pemimpin politik di kawasan itu tidak boleh membiarkan pengaruh dari kebijakan ini hilang begitu saja. Pasar saham Eropa bergerak mixed dalam rentang yang terbatas dibawah 1%. BOE dan ECB akan mengadakan pertemuan dan mengeluarkan kebijakan masing-masing. BOE akan melakukan voting untuk melengkapi stimulus terkahir di tengah risiko inflasi yang terus meningkat dan akan mempertahankan suku bunga rendah di level 0,5%. Sementara ECB diprediksi akan mempertahankan suku bunga pada level 0,75%.


Market Overview
Quote:

Apa yang akan diputuskan dalam pertemuan para pemimpin Spanyol, Prancis, dan Italia hari ini, yang kabarnya akan membahas isu-isu keuangan di zona Eropa termasuk rencana untuk membantu Spanyol dalam mengatasi masalah keuangannya. Tentunya hal ini akan muncul pertanyaan kalangan pelaku pasar, strategi baru apa yang akan disampaikan. Ditengah menunggu hasilnya, bisa saja sebelum pertemuan berlangsung akan terjadi spekulasi. Jika ternyata hasil pertemuan tersebut tidak memberikan pandangan yang jelas dalam menangani krisis justru akan memicu tekanan bagi pasar. Sementara itu, muncul pula kekhawatiran baru setelah adanya isyarat bahwa Slovania akan menjadi korban krisis utang setelah Yunani, Irlandia, Portugal, Spanyol, dan Cyprus. Kabarnya Slovenia, tengah menghadapi masalah dengan krisis perbankan menyusul besarnya jumlah kredit macet dan beban utang oleh sektor swasta. Kemarin BoE dan ECB menggelar pertemuan, ECB kembali menahan suku bunga pada 0,75% dan BoE mempertahankan target pembelian aset pada £375 miliar dan tingkat suku bunga tidak berubah pada leve rendah 0,5%. Tetapi, pasar melihat kedua lembaga ini belum memunculkan strategi baru terkait perlambatan ekonomi di area euro. Selain itu, ketidakpastian tentang kapan pemerintah Spanyol akan melakukan bailout akan terus membatasi ruang gerak indeks global. Jelang lelang obligasi Spanyol kemarin yield obligasi kembali naik. Disamping itu, investor kurang meminati instrumen hutang yang diterbitkan pemerintah Spanyol. Tentunya fakta ini bisa menjadi alasan bahwa sebetulnya ada peluang Spanyol akan mengajukan permohonan dana talangan secara resmi kepada Uni Erop. Hal ini diperkuat dengan pernyataan Perdana Menteri Mariano Rajoy yang telah berulangkali mengatakan bahwa kepastian permintaan bailout sangat tergantung pada kinerja obligasi negaranya di pasar kredit. Jika yield menguat dan target penggalangan kurang sukses, tidak ada alasan bagi Spanyol untuk menunda proposal bailout. Namun, ketidakpastian soal bailout Spanyol ini membuat pasar bergerak dengan volatilitas rendah.


Stock Headlines
Quote:

• BORN membayar cicilan utang ke Stanchart
• BORN targetkan produksi batubara 4,35 juta ton
• BORN jajaki divestasi saham Asmin Koalindo Tuhup
• MEDC mulai lakukan eksplorasi di Blok A, Aceh Timur
• BUMI belum berencana terbitkan saham baru
• BEI belum puas dengan penjelasan BUMI
• RUIS peroleh kontrak baru 11 juta Euro
• ABMM akan alihkan dari pinjaman rupiah ke USD
• SULI berencana diversifikasi usaha dan tambah modal
• ERAA beli 30% saham milik Inovidea Magna Global
• AMFG akan tingkatkan kapasitas produksi kaca otomotif
• WINS pangkas capex 2012 menjadi USD 60 juta-USD 70 juta
• WINS faktor keterlambatan rig mempengaruhi pencapaian kontrak
• APLN akuisisi 85% saham Tritunggal Lestari Makmur
• ICON bukukan laba bersih 1H12 Rp2,77 miliar
• Penjualan BKSL meningkat 31%
• IPO Citra Borneo mundur, Multi Agro siap IPO
Herseil - 08/10/2012 10:25 AM
#256

Newsletter 8 October 2012

Market Reivew
Quote:

Kendati diliputi oleh sentimen global yang dipenuhi ketidakpastian dan prediksi perlambatan pertumbuhan ekonomi, namun pasar saham domestik berhasil membukukan kenaikan 1,14% selama perdagangan sepekan menuju level 4.311,314. Bahkan IHSG sempat menyentuh level tertingginya di 4.320,591. Kondisi Eropa masih diwarnai oleh ketidakpastian Spanyol dalam mengajukan dana talangan. Uni Eropa menyatakan kesiapannya jika Spanyol mengajukan dana talangan, namun Jerman justru menandakan bahwa permintaan bailout tersebut masih dapat ditunda. Sentimen lainnya dari kawasan Eropa adalah data ekonomi zona euro, yakni tingkat pengangguran dan angka PMI euro. Angka pengangguran kawasan euro tercatat naik hingga level tertinggi karena krisis utang yang memburuk telah mendesak perekonomian ke dalam resesi dan memaksa perusahaan-perusahaan memangkas jumlah karyawannya. Eurostat melaporkan tingkat pengangguran zona euro mencapai 11,4% pada bulan Agustus atau tertinggi sejak 1995. Angka purchasing manager’s index (PMI) zona euro pada bulan September turun ke level terendah dalam empat bulan dan berada di level 46,1 dari 46,3 di bulan Agustus. Pencapaian di bawah 50 ini menunjukkan adanya kontraksi dalam aktivitas. Sementara itu, terhadap kawasan regional, Asian Development Bank (ADB) menurunkan estimasi pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang di Asia yang didorong oleh krisis Eropa yang semakin pelik dan ancaman pengetatan fiskal di Amerika. GDP negara-negara berkembang di Asia diperkirakan hanya akan tumbuh 6,1% pada tahun ini atau lebih rendah dari ekspektasi sebelumnya yakni tumbuh 6,9% dan proyeksi tahun depan juga diturunkan dari 7,3% menjadi 6,7%. Target pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2012 juga diturunkan dari proyeksi semula 6,4% menjadi 6,3% dan pada tahun 2013 menjadi 6,6% dari proyeksi awal 6,7%. Revisi ini dilakukan karena Indonesia mulai merasakan perlambatan pertumbuhan ekonomi China dan India yang turun akibat imbas krisis yang terjadi di Eropa. ADB juga memperkirakan pertumbuhan kuartal III tidak akan lebih tinggi dari realisasi kuartal I dan II sebesar 6,4% dan 6,3%.


Market Overview
Quote:

Pernyataan Presiden ECB, Mario Draghi, bahwa ECB tidak akan memulai intervensi di pasar obligasi Spanyol sebelum pemerintah Spanyol meminta bailout menjadi catatan bagi penyelesaian krisis utang di Eropa. Perdana Menteri Spanyol sendiri menyatakan belum akan mengajukan bailout. Hal itu dinilai ketidakpastian penyelesaian krisis Eropa masih tinggi dan bisa direspon negatif oleh pasar. Di sisi lain, negara-negara zona Eropa tengah mempertimbangkan untuk membantu Spanyol dengan cara memberikan jaminan kepada investor yang membeli obligasi Spanyol. Menteri Keuangan Uni Eropa akan membahas pengawas bank yang rencananya dilakukan dalam pertemuan informal di Luksemburg pekan ini. Data ekonomi Amerika Serikat juga menjadi perhatian pasar. Rilis data Departemen Tenaga Kerja untuk September menempatkan tingkat pengangguran resmi di 7,8%, atau turun dari 8,1% sebelumnya dan tingkat terendah sejak Januari 2009. Dat lainnya dari AS, tingkat pinjaman konsumen di AS naik lebih dari perkiraan di bulan Agustus, dipicu oleh melonjaknya pinjaman untuk edukasi dan otomotif. Konsumen mengambil kesempatan atas rendahnya suku bunga untuk membeli kendaraan, Sementara sentimen positif domestik adalah meningkatnya cadangan devisa Indonesia per 28 September 2012 menjadi USD 110,172 miliar dari USD 109 miliar pada periode 31 Agustus 2012. Ekspektasi rebound harga komoditas CPO diharapkan mendukung harga saham terkait dan pada akhirnya IHSG, di luar faktor teknis. Ekspektasi itu didasarkan pada indikasi mulai membaiknya permintaan CPO, terutama karena adanya perayaan Diwali di India yang biasanya terjadi pada bulan Oktober atau November serta kenaikan harga kedelai di AS, meski pun produksi CPO akan memasuki masa puncaknya di 4Q. Terkait UU No. 13 tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji, Kementerian Agama secara bertahap akan mengalihkan dana jemaah Haji dari perbankan konvensional ke perbankan syariah. Perhatikan saham perbankan yang memiliki unit bisnis syariah. Sektor otomotif tampaknya menunjukkan optimisme. Saham ASII menguat ke level tertingginya pasca stock split.


Stock Headlines
Quote:

• IMAS ambil alih saham CSA senilai Rp 41,28 miliar
• IMAS kucurkan Rp41,24 miliar ke anak usaha
• 2 investor beli saham BHIT Rp 1,07 triliun
• BHIT akuisisi tambang
• UNVR membeli merk “SHE” dari Unilever Body Care
• AISA akuisisi Tandan Abadi Mandiri
• WIKA bangun pabrik aspal Rp300 miliar
• Budi Delta kembali beli saham TBLA
• Penjualan SMRA menembus Rp 3 triliun
• BKSL garap 2 menara alami
• BLTA dapat perpanjangan proteksi aset
• S&P naikkan peringkat utang UNSP
• Kajian IPO anak usaha GIAA tuntas
• BKSL siapkan belanja modal Rp500 miliar
• BBCA targetkan pertumbuhan 50% di Makassar tahun depan
• MFIN peroleh fasilitas kredit dari Bank Commonwealth indonesia
• MSKY gklaim peroleh 50.000 pelanggan baru per bulan
• MSKY rencana tambah kantor cabang di 2012 sebanyak 20 buah
• Bank DKI ajukan izin IPO ke DPRD
Herseil - 09/10/2012 10:16 AM
#257

Newsletter 9 Oct 2012

Market Review
Quote:

Pasar saham domestik ditutup melemah pada perdagangan kemarin bersamaan dengan mayoritas pelemahan bursa saham global dan regional. Aksi jual investor lokal mendorong IHSG ditutup melemah sebesar 43,079 poin (0,999%) ke level 4.268,235 dari posisi sebelumnya pada level 4.311,314. Sementara asing masih mencatatkan net buy sebesar Rp225 miliar dan sektor perdagangan ditutup mixed. Sektor infrastruktur dan keuangan berhasil ditutup pada zona positif di tengah sektor perdagangan lainnya yang tercatat negatif. Faktor global yang mempengaruhi pergerakan pasar saham masih berasal dari perkembangan seputar Spanyol dan Yunani. PM Spanyol masih membantah akan kebutuhan bailout negaranya. Sementara Yunani, kendati belum final, Yunani, kreditur internasional, dan Troika mengisyaratkan adanya kemajuan dalam perundingan terkait dengan paket penghematan sebesar US$13,5 miliar euro untuk dua tahun ke depan. Namun, di sisi lain, ECB menutup pintu bagi Yunani untuk meminta kembali keringanan pembayaran utang. Anggota Dewan Direktur ECB, mengemukakan bahwa Yunani tidak lagi bisa memperpanjang jangka waktu pembayaran utangnya, apalagi untuk kembali menurunkan tingkat suku bunga pinjaman. Pasalnya, jika dua hal tersebut dilakukan, merupakan bentuk pengampunan utang atau menjadi dukungan keuangan langsung kepada Yunani dan hal ini tidak diperbolehkan dalam peraturan ECB. Dari Asia, Bank Dunia memprediksikan bahwa pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Timur dan Pasifik kemungkinan akan melambat sebesar 1% dari 8,2% pada tahun 2011 menjadi 7,2% pada tahun ini. Perekonomian di kawasan ini akan mengalami titik balik pada tahun depan dengan proyeksi pertumbuhan sebesar 7,6% yang didorong oleh permintaan domestik terutama dari Indonesia, Thailand, dan Malaysia. Mayoritas pasar saham Asia ditutup melemah dimana indeks Hang Seng tercatat turun sebesar 187,82 poin (0,89%) ke level 20.824,56 dari posisi sebelumnya pada level 21.012,38 dan indeks Shanghai ditutup melemah sebesar 11,71 poin (0,56%) ke level 2.074,42 dari posisi sebelumnya pada level 2.086,17.


Market Overview
Quote:

Serangkaian pertemuan yang dilakukan pejabat tinggi Eropa, sebagai upaya untuk mengentaskan krisis utang di kawasan Eropa yang terus berlarut terutama terkait dengan permasalahan Spanyol dan Yunani. Pertemuan ini mamang di awali dari keraguan Spanyol dalam mengajukan permohonan bantuan finansial, yang merupakan syarat agar ECB mau beli obligasinya. Sebelumnya perdana Menteri Spanyol membantah butuh bailout, dengan mengatakan masih belum berencana akan memintanya. Pada pertemuan Eurogroup di Luksemburg, Menteri keuangan Jerman mengatakan bahwa Spanyol tidak membutuhkan bantuan keuangan tambahan dan pemerintah Spanyol melakukan semua cara untuk melawan krisis. Dalam agenda pertemuan Eurogroup lainnya yaitu tentang keputusan bailout pada Yunani, bahwa hasil mengenai hal kepuitusan bailout Yunani tidak dapat diputuskan pada pertemuan tersebut karena laporan dari Troika belum selesai. Uni Eropa masih berharap untuk membuat keputusan tentang pencairan dana berikutnya untuk Yunani pada bulan Oktober. Poin penting lainnya dalam pertemuan Eurogroup, menteri keuangan Jerman menyambut baik keputusan resmi Eurogroup tentang ESM. Hari ini, pasar kembali menunggu hasil pembicara dari menteri keuangan dari 27 negara Uni Eropa di Luksemburg. Selain itu, kedatangan Kanselir Jerman Angela Merkel hari ini ke Yunani dapat diartikan pertanda bahwa Yunani tidak akan dipaksa keluar dari zona euro. Masih dari Yunani mengenai dua perbankan besar di negara ini yakni, National Bank dan Eurobank, sedang mengkaji kemungkinan merger untuk menciptakan bank terbesar di Yunani. Rencana merger ini kemungkinan besar akan mendapatkan persetujuan dari pemerintah dan bank sentral. Perbankan Yunani tengah dalam tekanan untuk melakukan konsolidasi demi mempertahankan keberlangsungan bisnis di tengah dalamnya resesi ekonomi. Perbankan bahkan harus mengandalkan bank sentral Yunani untuk memenuhi kebutuhan pendanaannya seiring masih tertutupnya akses ke pasar interbank dan ECB. Perdana Menteri Spanyol akan bertemu dengan Presiden Perancis Francois Hollande. PM Spanyol ini diperkirakan akan menjelasan strategi pemerintahannya mencapai target defisit. Dari Cina mengenai harga rumah baru negara ini naik untuk bulan keempat seiring kembali bangkitnya penjualan property.


Stock Headlines
Quote:

•PALM akan bangun pabrik kelapa sawit
•COWL lakukan rights issue
•APLN bukukan penjualan Rp 4,25 triliun
•AMRT targetkan pertumbuhan 800 gerai baru hingga akhir 2012
•KIJA bekerja sama dengan Longlife Holding Co. Ltd
•TPIA akan melakukan buy back obligasi global
•TMPI tandatangani kesepakatan kerja sama dengan pemilik lahan
•BBNI bukukan kredit Rp 190 triliun
•BBNI akan divestasi anak usaha
•TLKM melalui anak usaha, akuisisi data center IBM
•EXCL berjuang mendapatkan kanal 3G
•EXCL utang per kuartal IV 2012 mencapai Rp 1,2 triliun
•BBNI siap mendukung mega proyek pembangunan Trans Sumatra
•BNLI jalin kerja sama dengan Indonesia Infrastructure Finance
•IPO Nelly Putri oversubscribed 98 kali
•Spindo berencana IPO
•Indoferro IPO saham USD 300 juta
•S & P berminat akuisisi Pefindo
Herseil - 10/10/2012 10:09 AM
#258

Newsletter 10 Oct 2012

Market Review
Quote:

Aksi beli menjelang sesi penutupan perdagangan mendorong bursa saham domestik ditutup menguat ditengah mayoritas bursa saham global dan regional yang kembali ditutup melemah. IHSG ditutup naik sebesar 12,015 poin (0,281%) menuju level 4.280,25 dari posisi sebelumnya pada level 4.268,235. Turunnya kinerja perusahaan-perusahaan global pada periode kuartal ketiga tahun ini dtambah dengan penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang sebelumnya oleh Bank Dunia dan diikuti dengan IMF, menjadi sentimen negatif yang membuat pelaku pasar mengamankan portofolionya. IMF menurunkan prediksi pertumbuhan global seiring memburuknya krisis utang di kawasan Eropa. IMF memprediksi perekonomian global akan tumbuh 3,3% pada tahun ini atau terendah sejak 2009. Sementara untuk tahun depan, pertumbuhan diperkirakan pada level 3,6%. Kedua angka tersebut lebih rendah dibandingkan prediksi sebelumnya dimana tahun 2012 diperkirakan tumbuh 3,5% dan tahun 2013 tumbuh 3,9%. IMF juga memprediksi bahwa negara-negara di kawasan zona euro akan mengalami kontraksi 0,4% pada tahun ini. Sementara estimasi untuk pertumbuhan Jepang juga diturunkan menjadi 2,2% pada tahun ini dan 1,2% pada tahun 2013. Penurunan outlook pertumbuhan ekonomi Jepang menyebabkan indeks Nikkei 225 ditutup melemah sebesar 93,71 poin (1,06%) ke level 8.769,59 dari posisi sebelumnya pada level 8.863,3 sementara indeks Hang Seng berhasil ditutup menguat sebesar 112,72 poin (0,54%) menuju level 20.937,28 dari posisi sebelumnya pada level 20.824,56. Pelaku pasar juga masih dipengaruhi oleh perkembangan kondisi Yunani menyusul kunjungan kanselir Jerman, Angela Merkel, ke negara tersebut. Kreditor internasional untuk Yunani memberikan batas waktu hingga 18 Oktober, tanggal diadakannya KTT UE berikutnya, guna mengimplementasikan program reformasi keuangannya. Langkah itu merupakan bagian dari persyaratan bagi Yunani untuk mendapatkan dana talangan guna menghindari kebangkrutan. Adapun kebijakan yang harus diimplementasikan diantaranya adalah privatisasi dalam jumlah besar dan mereformasi pasar tenaga kerja serta birokrasi. Sementara itu, investor juga mulai dikhawatirkan terhadap kemungkinan Cyprus meminta bantuan dan langkah Moody’s menurunkan peringkat utang negaranya. Bursa saham eropa tentatif bergerak mixed dalam kisaran yang tidak lebih dari 1%.


Market Overview
Quote:

Pertemuan para menteri keuangan zona euro telah mendapat respon positif pasar, setelah negara ini mengambil langkah berani dalam mengatasi masalah ekonominya dan berkeyakinan besar akan mendapat pembiayaan dari pasar. Hal ini juga terucap dalam pernyataan menteri keuangan zona Euro bahwa Spanyol sedang memperbaiki perekonomiannya, dan memiliki dana yang cukup untuk bertahan pada pasar keuangan serta tidak membutuhkan bailout. Perlu untuk digaris bawahi komentar tersebut, terkait dengan memiliki dana yang cukup, karena pasar menilai setidaknya hanya untuk saat ini. Kelanjutan pertemuan di Luksemburg kembali mendiskusikan soal Spanyol dan Yunani serta mekanisme bailout permanen zona Euro ESM. Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schaeuble mengatakan Spanyol yakin tidak membutuhkan bantuan. Namun, pasar masih berkeyakinan bahwa Spanyol, cepat atau lambat, akan mengajukan permohonan bailout. Memang sementara ini, biaya pinjaman Spanyol terus menurun setelah adanya jaminan dari ECB yang kabarnya siap melakukan intervensi. Isyarat positif bagi pasar bisa datang dari Yunani, kabarnya kreditor internasional tengah mempertimbangkan memberi Yunani tambahan waktu dua tahun untuk mencapai target defisit. Masalah Yunani mendapat dukungan IMF, dimana lembaga ini meminta Uni Eropa dan ECB menyetujui paket penyelamatan ketiga Yunani atau memangkas beban hutang obligasi negara tersebut agar dapat mereduksi hutangnya ke level lebih stabil. Diperkirakan paket penyelamatan tahap ketiga Yunani dapat melampaui paket penyelamatan tahap kedua sebesar 173 miliar Euro. IMF perkirakan level hutang Yunani akan berada di level 170.7% terhadap GDP untuk tahun ini dan akan naik ke level 181.8% terhadap GDP di 2013. Disatu sisi direktur IMF, Christine Lagarde, menyerukan pihak Yunani untuk bersikap penuh dalam melakukan reformasi anggaran. Selain menyikapi sentimensentimen dari Eropa, Pelaku pasar juga tengah menunggu laporan keuangan perusahaan AS untuk melihat gambaran mengenai dampak perlambatan ekonomi global terhadap laba.


Stock Headlines
Quote:

• Sampoerna kabarnya akan beli 50% saham Fajar Bumi Sakti
• BEI kirim surat ke BUMI mengenai Sampoerna akan beli BUMI
• BUMI bantah jual anak usahanya ke Sampoerna
• Penjualan HEXA meningkat 79%
• KRAS bangun dermaga 6 di pelabuhan Cigading II Kota Cilegon
• GZCO bukukan penjualan kuartal III Rp150 miliar
• IMAS suntik modal IMGSL
• RAJA ambil alih saham PDPDE GAS
• HOME lakukan rights issue
• COWL rencana lakukan right issue dengan rasio 20:109
• MTLA realisasi 51,65% dana IPO
• BEST alihkan belanja modal tahun ini ke tahun depan
• APHI minta BMRI laksanakan putusan MA untuk bayar ganti
• Kredit wholesales banking BNLI tumbuh 20%
• INDX putus kontrak Transcoal Pacific
• Pelindo II siapkan IPO Multi Terminal
spiritt - 10/10/2012 11:05 AM
#259

mau tanya di Valbury Securities bisa short selling ? D
Herseil - 11/10/2012 10:26 AM
#260

Newsletter 11 Oct 2012

Market Review
Quote:

Bursa saham domestik tercatat melemah bersamaan dengan pelemahan mayoritas bursa global dan regional. IHSG tercatat melemah tipis sebesar 0,24 poin (0,006%) ke level 4.280,01 dari posisi sebelumnya pada level 4.280,25. Sentimen Eropa, khususnya Yunani dan Spanyol yang diikuti dengan pernyataan IMF mengenai perbankan Eropa menjadi sejumlah sentimen yang mempengaruhi pergerakan pasar. IMF mengemukakan bahwa perbankan Eropa kemungkinan harus menjual aset hingga US$4,5 triliun hingga tahun 2013 ketika para pembuat kebijakan masih belum menemukan cara menahan krisis. Kegagalan untuk menerapkan kebijakan fiskal yang ketat dan pengawasan sistem satu atap, bisa memaksa sejumlah bank seperti Uni Credit hingga Deutsche Bank untuk menyusutkan asetnya. Sentimen lainnya yang turut mempengaruhi perdagangan saham kemarin adalah langkah S & P yang mengemukakan bahwa peringkat downgrade pada kuartal ketiga tahun ini jauh lebih besar dibandingkan dengan peringkat upgrade. S & P men- downgrade 156 entitas global dan hanya meng- upgrade 65 entitas global. Total kredit yang diturunkan mencapai US$456,2 miliar sedangkan yang diupgrade sebesar US$411,1 miliar. Sektor perbankan menjadi industri yang paling sering terkena downgrade mengingat besarnya eksposur perbankan di negara-negara yang tengah terkena krisis. Sementara sentimen dari Asia, masih dipengaruhi oleh prediksi perlambatan pertumbuhan ekonomi dan turunnya angka penjualan sejumlah produsen otomotif Jepang di China pada bulan September. Hal ini menunjukkan bahwa konflik kepulauan antara China dan jepang langsung berdampak terhadap kinerja bisnis perusahaan-perusahaan Jepang. Sentimen ini menyebabkan indeks Nikkei ditutup melemah sebesar 173,36 poin (1,98%) ke level 8.596,23 dari posisi sebelumnya pada level 8.769,59 sementara indeks Hang Seng ditutup melemah sebesar 17,68 poin (0,08%) ke level 20.919,6 dari posisi sebelumnya pada level 20.937,28. Mayoritas bursa saham Eropa tentatif bergerak melemah dibawah 1%. Pasar mempertimbangkan kondisi perbankan jika terpaksa harus menjual aset hingga US$4,5 triliun.


Market Overview
Quote:

Kendati sentimen eksternal masih akan mendominasi pengaruhnya bagi indeks domestik, tetapi patut pula diperhatikan mengenai sentimen-sentimen yang akan muncul dari internal. Dan diharapkan sentimen internal ini pun dapat menjadi katalis bagi IHSG. Bank Dunia memperkirakan Indonesia akan mendapat limpahan relokasi industri China, menyusul kenaikan upah buruh di China. Menurut Bank Dunia meningkatnya laju pertumbuhan sektor manufaktur di Indonesia belakangan ini berpeluang mendorong kebangkitan. Investasi asing di sektor manufaktur meningkat di triwulan II mencapai USD1,2 miliar atau naik 62% YoY. Sentimen internal lainnya, perlu diantisipasi rencana Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan menerbitkan Peraturan Menteri (Permen PU) sebelum akhir Oktober 2012 terkait mempercepat proses lelang proyek infrastruktur. Aturan-aturan itu dibuat untuk menghindari pelambatan, diantaranya proses tender jalan, percepatan penyerapan anggaran ataupun administrasi anggaran. Sentimen dari Permen PU dapat menjadi katalis bagi kinerja saham sektor infrastruktur. Selain itu, International Finance Corporation (IFC) telah menyiapkan dana sekitar USD400-600 juta untuk investasi di Indonesia pada tahun buku Juni 2012 hingga Juni 2013. Dalam investasi tersebut sektor jasa keuangan menjadi sasarna pertama, selain sumber daya alam menjadi sasaran kedua serta manufaktur sasaran ketiga. Sebelumnya IFC telah melakukan penyertaan saham pada PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN). Dari eksternal, perhatian pasar kemungkinan akan beralih ke KTT pemimpin Uni Eropa pada 18-19 Oktober. Setelah pertemuan pada tanggal 8-9 Oktober di Luksemburg tidak menghasilkan permintaan bailout dari Spanyol dan tidak di bahasnnya bailout Yunani. Dalam KTT pemimpin Uni Eropa diduga akan memasukan agenda bailout Yunani tahap ketiga. Diperkirakan paket penyelamatan tahap ketiga bailout Yunani ini akan lebih besar dari paket tahap kedua sebesar 173 miliar Euro. Sementara itu, Kreditur internasional Yunani masih belum menyepakati upaya terbaik untuk mengatasi krisis utang Yunani.


Stock Headlines
Quote:

• BORN menjajaki percepatan pelunasan utang
• ABMM mulai menggarap proyek minihidro
• ABMM realisasikan dana IPO Rp858 miliar
• BIPI tunda akuisisi Astrindo
• MEDC naikkan harga jual gasnya ke PT PLN
• TINS realisasikan biaya opex untuk September dan Oktober
• MPPA targetkan pendapatan 2013 Rp14 triliun
• Transaksi batal, UNSP bubarkan 1 anak usaha
• Laba bersih BBNI mencapai Rp 4,1 triliun hingga Agustus 2012
• MDLN emisi obligasi Rp 500 miliar
• Pelayaran Nelly Dwi Putri listing dengan kode NELY
• Indonesia AirAsia akan IPO pada kuartal I-2013
• Telkomsel, dapat melanjutkan aktivitas yang diminta kurator
• BSD luncurkan dua cluster baru
• ADMF salurkan pembiayaan Rp 24,4 triliun hingga 3Q2012
• HDFA dapatkan pembiayaan dari Bank Muamalat Indonesia
• Cipaganti turunkan target dana IPO
Page 13 of 14 | ‹ First  < 8 9 10 11 12 13 14 > 
Home > CASCISCUS > BUSINESS BOARD > Forex/Option/Saham dan Derivatifnya > Saham > [BROKER] Valbury Asia Securities (VAS); Galeri PIK