Saham
Home > CASCISCUS > BUSINESS BOARD > Forex/Option/Saham dan Derivatifnya > Saham > [BROKER] Valbury Asia Securities (VAS); Galeri PIK
Total Views: 7899 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 14 of 14 | ‹ First  < 9 10 11 12 13 14

Herseil - 11/10/2012 10:28 AM
#261

Quote:
Original Posted By spiritt
mau tanya di Valbury Securities bisa short selling ? D


wah ga bisa gan, kita nurut sama peraturan BEJ ga brani maen short sell \)
Herseil - 12/10/2012 10:09 AM
#262

Newsletter 12 Oct 2012

Market Review
Quote:

Bursa saham domestik berhasil ditutup pada zona positif di tengah pergerakan yang terbatas pada pasar saham global dan regional. Dari domestik, sentimen yang tengah dinantikan pasar yakni pengumuman BI rate telah dirilis. Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDGI) memutuskan untuk mempertahankan BI rate pada level 5,75%. Tingkat suku bunga tersebut dipandang masih konsisten dengan tekanan inflasi yang rendah dan terkendali sesuai dengan sasaran inflasi tahun 2012 dan 2013, yaitu 4,5% ± 1%. Pemerintah akan tetap fokus pada kebijakan yang diarahkan untuk menjaga keseimbangan eksternal dengan tetap mendukung perekonomian domestik. Sentimen ini berhasil mendorong IHSG ditutup menguat sebesar 4,957 poin (0,116%) menuju level 4.284,967 dari posisi sebelumnya pada level 4.280,01. Sementara sentimen global yang mempengaruhi pergerakan pasar saham masih berasal dari ketidakpastian kondisi politik dan ekonomi di Spanyol dan Yunani. Penurunan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia yang diakibatkan oleh pelemahan ekonomi China juga masih menjadi perhatian pasar. Pasar juga mengkhawatikan perlambatan pertumbuhan ekonomi China akan lebih buruk dari yang diprediksi dan bertahan lama dari yang diperkirakan. Disamping itu, investor juga menantikan rilis performa keuangan entitas Amerika periode kuartal ketiga yang diprediksi berada dibawah ekspektasi pasar yang dipengaruhi oleh tren perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Indeks regional ditutup variatif, dimana indeks Nikkei 225 ditutup melemah sebesar 49,45 poin (0,58%) ke level 8.546,78 dari posisi sebelumnya pada level 8.596,23 dan indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar 79,45 poin (0,38%) menuju level 0.999,05 dari posisi sebelumnya pada level 20.919,6. Bursa saham Eropa mayoritas bergerak menguat di tengah ketidakpastian Yunani dan penurunan peringkat utang Spanyol. IMF menilai bahwa Yunani membutuhkan waktu dua tahun untuk memenuhi target fiskal dan menyarankan pengurangan utang sebelum kucuran bailout 130 miliar euro bisa dilanjutkan. Sementara S & P menurunkan peringkat utang Spanyol sebanyak dua level dari BBB+ menjadi BBB-.



Market Overview
Quote:

International Monetary Fund (IMF) mengatakan siap terlibat dalam mekanisme bailout, baik dari aspek pendanaan maupun konsultasi dan pengawasan. Pernyataan dari Managing Director IMF ini terbilang positif bagi pasar. Artinya IMF telah membuka diri untuk terlibat dalam aspek pendanaan dalam proses bailout baru Yunani tahap berikutnya. Sementara itu, IMF meminta agar Yunani diberi waktu ekstra selama dua tahun untuk memenuhi target anggaran yang dipersyaratkan Uni Eropa. Selain itu, IMF mempersoalkan aset hutang Yunani yang dipegang oleh pemerintah euro, sebaiknya harus ditinjau kembali. Statement itu memicu spekulasi bahwa IMF menginginkan pemerintah euro untuk melakukan restrukturisasi mekanisme pembayaran obligasi supaya pemerintah Yunani mempunyai kelonggaran dalam melaksanakan program ekonominya. Keterlibatan IMF terhadap Yunani, merupakan sesuatu yang sangat diharapkan oleh pasar. Karena banyak pihak berharap IMF bisa meminjamkan dana secara independen dan termasuk jumlah pinjaman yang dikehendaki negara bersangkutan. Tetapi, pernyataan positif IMF masih butuh toleransi dari pihak Jerman dan sekutunya untuk memberi kelonggaran syarat bailout bagi negara-negara yang bermaslah dengan utang. Pasalnya sentimen yang dipicu oleh krisis hutang di negara ini membuat aksi positif ECB tidak akan berpengaruh besar ke pasar. Menurut ECB bahwa program pembelian obligasi (OMT) sebagai instrumen yang tidak melanggar peraturan pendanaan pembiayaan pemerintah. Selain itu, pasar obligasi pemerintah memainkan peran penting dalam transmisi kebijakan moneter ke perekonomian riil. Dengan tambahan likuiditas dari program OMT akan disterilisasi sehingga tidak akan menambah supplai uang beredar atau likuiditas berlebih. Namun, program OMT ini ditentang oleh Jerman, karena negara ini menilai bahwa program OMT melanggar Konstitusi Uni Eropa. Sementara itu, pasar menilai bahwa kesepakatan bailout untuk Spanyol dipandang sebagai hal yang positif karena akan mengaktifkan program pembelian obligasi oleh ECB yang bertujuan menekan biaya pinjaman negara-negara bermasalah. Dari Yunani, pasar mencemaskan kemampuan negara ini bisa memenuhi persyaratan yang diajukan Troika sebelum memberi dana bantuan tahap berikutnya. Tanpa kucuran dana talangan senilai 31,5 miliar euro, Yunani akan kehabisan dana setidaknya hingga akhir bulan November.


Stock Headlines
Quote:

• BNBR usulkan pertukaran saham Bumi Plc dengan BUMI
• MEDC menjual 63,88% saham Medco Sarana Kalibaru
• MEDC produksi LPG 40 ton per hari dari lapangan gas di Sumsel
• MEDC nyatakan belum bisa capai target produksi bioetanolnya
• Produksi minyak MEDC di Oman mencapai 22.000 BOPD
• MEDC produksi migas 80 ribu barel per hari
• Tahun ini, PGAS siapkan investasi USD 700 juta
• ENRG turunkan harga pelaksanaan NPRI
• J-Power, ADRO dan Itochu Corp tunda pembangunan PLTU
• CNKO raih kontrak batubara USD 150 juta
• CNKO targetkan rights issue selesai akhir tahun ini
• SSIA akan diversifikasi usaha
• SSIA siapkan capex Rp 2 triliun
• PTPP realisasikan 90% target kontrak baru
• UNVR akuisisi merek She dari Unilever Body Care Indonesia
• EXCL perkuat bisnis layanan M2M
• ISAT targetkan pelanggan cloud computing naik signifikan di 2012
• HOME rencana lakukan right issue 57,97% dari jumlah modalnya
• NELY targetkan pendapatan 2012 naik 11% jadi Rp 190 miliar
• BNGA tingkatkan kredit UMK Rp1,85 triliun
• Jamsostek siapkan Rp 2,5 triliun untuk serap rights issue BBTN
• Adi Sarana Armada IPO
Herseil - 15/10/2012 10:04 AM
#263

Market Newsletter 15 Oct 2012

Market Review
Quote:

Perkembangan kondisi Eropa khususnya Yunani dan Spanyol yang diikuti dengan estimasi pertumbuhan ekonomi global, menjadi faktor utama yang mempengaruhi pergerakan pasar saham selama sepekan. Minimnya sentimen positif menyebabkan IHSG ditutup stagnan dibandingkan dengan penutupan pada pekan sebelumnya. Diawali dengan perkembangan terakhir dari Yunani, dimana kreditor internasional untuk Yunani memberikan batas waktu hingga 18 Oktober untuk mengimplementasikan program reformasi keuangannya. Langkah tersebut merupakan bagian dari persyaratan bagi Yunani untuk mendapatkan dana talangan guna menghindari kebangkrutan. Kebijakan yang harus diimplementasikan adalah privatisasi dalam jumlah besar dan mereformasi pasar tenaga kerja serta birokrasi. IMF menilai bahwa Yunani memerlukan waktu 2 tahun untuk memenuhi target fiskal dan merekomendasikan perlunya pengurangan utang sebelum dana talangan sebesar US$167 miliar diproses. Dari Spanyol, S & P menurunkan peringkat utang negara ini sebanyak dua level menjadi BBB- dari BBB+ dengan outlook negatif. Penurunan ini dilakukan setelah Spanyol mengumumkan paket penghematan anggaran kelima dalam kurang dari setahun dan mempublikasikan secara detil hasil stress test perbankannya. Mengenai kondisi euro secara keseluruhan, IMF mengemukakan kemungkinan perbankan Eropa yang harus menjual aset hingga US$4,5 triliun hingga 2013 ketika para pembuat kebijakan belum menemukan cara untuk menahan krisis. Kegagalan untuk menerapkan kebijakan fiskal yang ketat dan pengawasan sistem satu atap, bisa memaksa sejumlah bank seperti Uni Credit hingga Deutsche Bank untuk menyusutkan asetnya. Hal ini akan berpengaruh pada penyaluran kredit dan menekan pertumbuhan sebesar 4% pada tahun depan bagi Yunani, Siprus, Irlandia, Italy, Portugal, dan Spanyol. Sedangkan terhadap pertumbuhan global, IMF menurunkan prediksi pertumbuhan global seiring memburuknya krisis utang di kawasan Eropa dan mengingatkan kemungkinan risiko perlambatan ekonomi global, kecuali pemerintah AS dan Eropa mengambil kebijakan sesegera mungkin untuk mengatasi ancaman ekonomi negaranya. IMF memprediksi perekonomian global akan tumbuh 3,3% pada tahun ini dan 3,6% tahun depan. Kedua angka tersebut lebih rendah dari prediksi sebelumnya, dimana tahun 2012 dan 2013 diperkirakan tumbuh 3,5% dan 3,9%.


Market Overview
Quote:

Dalam pekan ini KTT pemimpin Uni Eropa yang berlangsung pada 18-19 Oktober akan menjadi perhatian pasar. Sebelumnya pada pertemuan Uni Eropa tanggal 8-9 Oktober di Luksemburg menghasilkan keputusan Spanyol tidak melakukan permintaan bailout dan mendapat respon positif pasar. Namum pertemuan tersebut tidak membahasn agenda bailout untuk Yunani, karena Troika belum selesai melakukan audit terhadap negara ini. Dalam KTT pemimpin Uni Eropa ini diperkirakn agenda bailout Yunani tahap ketiga akan masuk. Paket penyelamatan tahap ketiga bailout Yunani ini diperkirakan akan lebih besar dari paket tahap kedua sebesar 173 miliar Euro. Sementara itu, pasar mencemaskan kemampuan negara ini bisa memenuhi persyaratan yang diajukan Troika sebelum memberi dana bantuan tahap berikutnya. Tanpa kucuran dana talangan senilai 31,5 miliar euro, Yunani akan kekurangan dana. Topik besar lainnya bagi pasar pekan ini mengenai ketidakpastian perbankan dan ekonomi Spanyol yang telah menjadi episentrum baru dari krisis zona euro, Pasar menilai hanya tinggal menunggu waktu bagi Spanyol untuk mencari bantuan talangan internasional, sama seperti yang dialami Yunani, Irlandia, dan Portugal. Hasil audit independen yang dilakukan perusahaan finansial Amerika Serikat, Oliver Wyman, beberapa waktu lalu, mengatakan perbankan Spanyol akan butuh dana rekapitalisasi 59,3 miliar euro. Meski assessment berdasarkan hasil audit tersebut, Spanyol mengatakan hanya akan butuh pinjaman 40 miliar euro dari total 100 miliar euro yang telah dikomitmenkan zona euro Juni lalu untuk rekapitalisasi perbankan. Dari dalam negeri yang patut untuk diperhatikan mengenai rencana Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang akan menerbitkan Peraturan Menteri (Permen PU) sebelum akhir Oktober 2012 yakni terkait mempercepat proses lelang proyek infrastruktur. Aturanaturan itu dibuat untuk menghindari pelambatan, diantaranya proses tender jalan, percepatan penyerapan anggaran ataupun administrasi anggaran. Sentimen dari Permen PU dapat menjadi sinyalemen positif bagi kinerja saham sektor infrastruktur.


Stock Headlines
Quote:

• BORN dengan BNBR dan Long Haul bicarakan tentang Bumi Plc
• BEI minta klarifikasi ke BNBR terkait proposal tukar guling saham
• Penjualan SMGR naik 13,5%
• SMGR berencana menerbitkan obligasi Rp 2,4 triliun
• PTPP catatkan kontrak baru Rp 15,2 triliun
• ADHI peroleh kontrak baru Rp 7,9 triliun
• JSMR pembebasan lahan ruas tol Surabaya-Mojokerto jadi kendala
• INDX gandeng Virgo Makmur Perkasa untuk proyek dari PTBA.
• KRAS ajukan tax allowance
• AKRA beri utang AKR Coal untuk ekspansi
• Budi Delta kembali tambah kepemilikan di TBLA
• SSIA akan akuisisi 20% saham ruas jalan tol Cikampek-Palimanan
• TRIS realisasi dana IPO Rp47,12 miliar
• SCPI dapat persetujuan pengubahan nama
• Penjualan BSDE tumbuh 25%
• BBRI incar tambahan fee based income Rp 1 triliun
• BBRI bukukan penyaluran KPR Rp 12 triliun
• Bina Buana Raya lepas 35% saham
• Harga IPO Ekspress Rp 560
Herseil - 16/10/2012 10:16 AM
#264

Newsletter 16 Oct 2012

Market Review
Quote:

Variatifnya sentimen global dan regional tidak terlalu berdampak pada pergerakan bursa saham domestik pada perdagangan kemarin. IHSG yang bergerak dalam rentang yang terbatas ditutup menguat sebesar 2,131 poin (0,049%) menuju level 4.313,522 dari posisi sebelumnya pada level 4.311,391. Sektor perdagangan tercatat variatif, dimana sektor ragam industri mencatatkan pelemahan terdalam sedangkan sektor industri dasar mencatatkan penguatan tertinggi. Pelemahan sektor ragam industri sebesar 1,098% dikontribusikan oleh penurunan saham Astra International (ASII) sebesar 1,26%. Sedangkan penguatan sektor industri dasar sebesar 0,768% dikontribusikan oleh kenaikan saham sektor semen hingga 2,45%. Pasar masih mengkhawatirkan ketidakpasatian ekonomi Eropa dan menunggu keputusan Spanyol mengenai permintaan dana talangan. Investor menilai Spanyol seharusnya meminta dana talangan guna menyelamatkan kondisi perbankan di negaranya yang tengah mengalami kesulitan likuiditas. Sementara sentimen dari Asia berasal dari China, yakni kinerja ekspor yang mencatatkan pertumbuhan terpesat periode September 2012. Administrasi Pabean China melaporkan kenaikan ekspor sebesar 9,9% atau lebih tinggi dari bulan Agustus sebesar 2,7%. Sedangkan impor tercatat naik 2,4% sehingga surplus perdagangan China mencapai US$27,7 miliar. Sementara dari Jepang, guna menghadapi ancaman resesi, deflasi, dan penguatan nilai tukar yen, pemerintah Jepang terus meningkatkan investasi ke luar negeri dan akan intervensi di pasar uang. Kedua sentimen ini mendorong penguatan mayoritas bursa regional dimana indeks Nikkei 225 ditutup menguat sebesar 43,81 poin (0,51%) menuju level 8.577,93 dari posisi sebelumnya pada level 8.534,12 dan indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar 11,82 poin (0,06%) menuju level 21.148,25 dari posisi sebelumnya pada level 21.136,43. Sementara pasar saham Eropa tentatif bergerak menguat hingga diatas 1% setelah hasil pertemuan IMF dan sejumlah pemimpin negara dimana IMF mengeluarkan daftar kebijakan global yang intinya merupakan langkah untuk melindungi pertumbuhan ekonomi global.


Market Overview
Quote:

Fokus pasar saat ini pada KTT Eropa, ketidakpastian bailout Spanyol dan program OMT ECB yang belum dieksekusi. Spekulasi akan terjadi di Pasar ketika menantikan kapan Spanyol akan meminta bailout dalam mengatasi masalah fiskalnya. Bagi pasar permintaan bailout oleh Spnayol ini dapat mengikis ketidakpastian pasar keuangan. Pasar berharap dengan bailout akan membantu mengaktifkan program pembelian obligasi ECB yang bertujuan untuk menekan yield negara-negara zona Euro bermasalah. Terkait Bailout ini, Perdana Menteri Mariano Rajoy menentang tekanan untuk meminta bailout guna menghindari syarat ketat yang akan diterimanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Senitmen pasar dari kawasan Eropa mengenai, gejolak politik yang diwarnai aksi demontrasi terjadi di Portugal dalam dua hari terakhir menyusul penyampaian anggaran pemerintah tahun 2013. Anggaran tersebut diperkirakan menjadi anggaran yang paling ketat dalam sejarah Portugal dan akan mengikutsertakan kenaikan pajak yang tajam bagi ekonomi kelas menengah. Pernyataan terbilang positif bagi pasar dari Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schaeuble terhadap Yunani, bahwa negara ini tidak akan default. Meski sisi lainnya Wolfgang memperingatkan bahwa jika Yunani keluar dari zona euro akan melukai negara ini serta negara anggota kawasan keseluruhan. Sentimen lain yang terbilang juga positif mengenai data ekspor Cina untuk September yang menunjukkan kenaikan ekspor melebihi ekspektasi hampir dua kali lipat. Dari AS, Menkeu Timothy Geithner dalam pertemuan IMF dan Bank Dunia di Tokyo, mengklaim telah mulai menerapkan anggaran berimbang. Alhasil, kendati defisit anggaran sebesar USD1 triliun lebih, tetapi terjadi pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Data Departemen Tenaga Kerja AS menyebutkan, pengangguran turun menjadi 7,8% di September, atau kali pertama berada di bawah 8% dalam empat tahun terakhir. Namun, utang AS telah mencapai USD16 triliun lebih. Beban utang ini telah menjadi berdebatan di Kongres sehingga sisi pengeluaran dan pajak menjadi sorotan. Diduga perekonomian hanya bergerak terbatas dengan beban utang yang tinggi saat ini. Departemen Keuangan AS mengungkapkan defisit tahun anggaran 2012 mencapai US$1,1 triliun. Untuk penerimaan pajak naik 6,4% dari tahun lalu menembus USD2,4 triliun lebih akibannya terjadi penurunan defisit dari tahun lalu.


Stock Headlines
Quote:

• Pemegang saham terbesar Bumi Plc., siap menerima usulan Bakrie
• Nathaniel Rothschild kembali uang diselewengkan dari Bumi Plc
• S&P tidak mengubah peringkat BUMI dan BRAU
• ASII penjualan mobil September naik 32% MoM
• ASII Penjualan motor September naik 41,8% MoM
• PLN bersama PTBA dan TNB tandatangani JDA proyek PLTU
• PTBA siapkan dana dari kas sebesar Rp 6 triliun
• MEDC tandatangani perjanjian jual beli tenaga listrik dengan PLN
• TINS alami peningkatan volume penjualan 2%
• SMGR perkuat jaringan distribusi di seluruh Indonesia
• JSMR targetkan proyek tol Surabaya-Mojokerto beroperasi 2014
• WIKA siap pasok converter kit dan tabung gas 3 kg
• MDRN berencana rights issue
• Aji Seketi lepas sebagian saham JAWA
• Pemerintah bantu kepastian hokum atas tanah KRAS di Cilegon
• BNGA fokus tingkatkan perolehan dana murah
• MYRX peroleh fasilitas kredit Rp 200 miliar dari MAYA
• BBNI kredit pertambangan non migas naik 42% di 1H 2012
• Harga IPO Baramulti Rp 1.600 - Rp 2.100
Herseil - 17/10/2012 10:09 AM
#265

Newsletter 17 Oct 2012

Market Review
Quote:

Tren positif dari bursa saham Amerika pada perdagangan sebelumnya yang didukung oleh rilis data penjualan ritel yang melebihi ekspektasi, menjadi katalis bagi pergerakan pasar saham kemarin. Data inflasi China yang melambat pada periode September, diluar dugaan pasar, juga menjadi sentimen yang mendorong aksi beli di pasar saham regional. Kendati demikian, perhatian pasar juga tidak lepas dari perkembangan Spanyol yang kembali dispekulasikan akan mengajukan permohonan dana talangan. Bursa domestik, setelah bergerak mixed dalam kisaran yang terbatas, berhasil ditutup pada zona positif. IHSG ditutup naik sebesar 15,554 poin (0,361%) menuju level 4.329,076 dari posisi sebelumnya pada level 4.313,522. Aksi beli di pasar domestik, baik asing maupun lokal, mendorong penguatan bagi mayoritas sektor perdagangan. Sektor ragam industri mencatatkan penguatan tertinggi mencapai 2,089% sementara sektor consumer mencatatkan pelemahan terdalam sebesar 0,874%. Indeks Nikkei 225 ditutup menguat sebesar 123,38 poin (1,44%) menuju level 8.701,31 dari posisi sebelumnya pada level 8.577,93 dan indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar 58,82 poin (0,28%) menuju level 21.207,07 dari posisi sebelumnya pada level 21.148,25. Penguatan bursa Jepang di tengah langkah sejumlah produsen mobil Jepang, salah satunya Toyota, yang berencana menghentikan kegiatan produksi pabriknya di Tianjin, China. Hal ini seiring turunnya permintaan mobil merek Jepang setelah konflik teritorial antara Tokyo dan China. Pabrik di Tianjin tersebut merupakan satu dari sembilan pabrik yang memproduksi 60% produk Toyota di negara tersebut. Sebelumnya, Honda dan Nissan juga telah mengurangi produksinya di China terkait konflik kepemilikan pulau kedua negara tersebut. Bursa saham Eropa mayoritas tentatif bergerak menguat di tengah ketidakpastian Spanyol dan langkah Portugal yang akan mengungkapkan rencana anggaran 2013. Anggaran Portugal tahun 2013 tersebut merupakan yang paling ketat di sepanjang sejarah negara. Sementara angka inflasi Inggris mengalami perlambatan di kuartal ketiga tahun ini ketika harga gas dan listrik naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Indeks harga konsumen naik 2,2% atau lebih rendah dibandingkan bulan Agutus sebesar 2,5% yang sekaligus merupakan level terendahl sejak November 2009. Bank Sentral Inggris menargetkan inflasi akan turun dibawah 2% pada tahun depan.



Market Overview
Quote:

Penguatan indeks bursa global kembali akan membawa IHSG ke zona hijau. Indeks bursa Wall Street mencatat rally kenaikan pada perdagangan kemarin waktu setempat. Kenaikan indeks AS tersebut setelah data ekonomi menunjukkan angka yang lebih baik ketimbang prediksi serta membaiknya kinerja sejumlah emiten. Laporan laba sejumlah perusahaan besar antara lain Mattel, Coca-Cola dan Johnson & Johnson, serta Citigroup naik 1,6%. Saham unggulan lain yang mengalami kenaikan adalah Apple naik 2,4%, Intel naik 2,9% dan Caterpillar naik 2,6%. Begitu halnya dengan saham Johnson & Johnson naik 1,4%. Kenaikan indeks bursa AS bisa mengalihkan sentimen dari kawasan Eropa yang terbilang banyak negatifnya. Seperti ketidakkejelasan mengenai kapan Spanyol segera meminta bailout untuk mengatasi masalah fiskalnya. Mengingat Spanyol terkena beban utang besar, namun belum meminta bailout. Sentimen dari Portugal yang juga terbilang negatif bisa diredam oleh sentimen positif dari bursa AS. Dari Portugal berkenaan rilis anggaran 2013 yang diwarnai aksi demonstrasi. Demonstran mendesak agar Perdana Menteri mengundurkan diri setelah mengumumkan kenaikan pajak dan pemangkasan belanja yang ditentang oleh publik. Perekonomian Portugal saat ini sedang berada dalam resesi untuk ketiga tahun berturut-turut. Dari Inggris mengenai inflasi tahunan negara ini yang tumbuh 2,2% atau lebih rendah dari posisi Agustus 2,5%. Melambatnya inflasi Inggris dapat meningkatkan harapan akan pelonggaran moneter lebih lanjut oleh BoE pada pertemuan November. Sentimen dari dalam negeri terkait dengan pembatasan investasi asing di perkebunan. Pemerintah Indonesia tengah mengkaji pengurangan investasi kebun sawit bagi investor asing. Dari total lahan kelapa sawit yang ada di Indonesia sebesar 8,9 juta ha, sebesar 40%$ dikuasai investor asing. Pemerintah akan melakukan moratorium izin baru perkebunan sawit bagi pemodal asing. Masih terkait dengan perkebunan, keputusan pemerintah Malaysia menurunkan pajak ekspor CPO dari 23% flat menjadi 8% sampai 10%, tergantung harga. Sedangkan pajak ekspor CPO Indonesia berada di 10% hingga 25%, tergantung harga. Artinya ekspor CPO Indonesia akan kalah bersaing dengan CPO Malaysia. Sementara itu, pmerintah Indonesia kabarnya belum akan melakukan penurunan pajak ekspor CPO.


Stock Headlines
Quote:

• Perusahaan patungan MEDC dengan Saratoga rencana IPO
• AALI catatkan produksi CPO 147.890 ton September 2012
• Heffernan jual saham CMNP
• JSMR peroleh Rp 204 miliar
• ADHI berencana masuk konsorsium monorel
• WIKA bukukan kontrak baru Rp 11,2 triliun
• TPIA lunasi Senior Secured Guaranteed Notes USD 184,98 juta
• AKRA serap capex Rp 450 miliar
• Pendapatan RALS 3Q12 tumbuh 67%
• TRIO bersama Prima Karya Sejati dirikan perusahaan patungan
• TLKM jajaki mitra asing untuk proyek Fiber Optic
• Laba bersih BTPN tumbuh 50%
• BBNI harapkan piutang hapus buku pulih Rp 4,8 triliun
• CASS realisasi 86,1% dana IPO
• DILD akuisisi lahan Rp 250 miliar
• JRPT dirikan JPF bersama Primainti
• SMRA raih marketing sales Rp 3 triliun hingga September 2012
• Salah satu pendiri Bumi Plc mengundurkan diri dari jajaran direksi
• Semen Baturaja kaji kembali persentase pelepasan saham
Herseil - 18/10/2012 10:20 AM
#266

Newsletter 18 Oct 2012

Market Review
Quote:

Kedua faktor utama dari Amerika Serikat dan langkah Spanyol yang tengah mempertimbangkan untuk mengajukan permintaan dana talangan, menjadi katalis bagi penguatan pasar saham global dan regional pada perdagangan kemarin. Dua katalis dari Amerika adalah data manufaktur AS periode September yang tercatat naik 0,4% setelah sebelumnya turun 1,4% pada bulan Agustus, sekaligus diatas ekspektasi yakni meningkat 0,2%. Yang kedua adalah rilis laporan keuangan sejumlah perusahaan besar di Amerika yang membukukan kinerja positif bahkan diatas estimasi. Sementara dari Spanyol, negara ini dikabarkan tengah mempertimbangkan pengajuan dana talangan secara resmi dari Uni Eropa dan diperkirakan hanya menunggu sedikit waktu untuk memberikan titik terang terhadap ketidakpastian krisis yang tengah melanda zona euro. Investor kembali melakukan aksi beli sehingga IHSG ditutup naik sebesar 8,45 poin (0,195%) menuju level 4.337,526 dari posisi sebelumnya pada level 4.329,076. Sementara indeks regional juga bergerak menguat yang turut didukung oleh langkah Moody’s yang menjaga rating utang Spanyol. Indeks Nikkei 225 ditutup menguat sebesar 105,24 poin (1,21%) menuju level 8.806,55 dari posisi sebelumnya pada level 8.701,31 dan indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar 209,57 poin (0,99%) menuju level 21.416,64 dari posisi sebelumnya pada level 21.207,07. Moody’s Investor Service memutuskan tidak men- downgrade peringkat utang pemerintah Spanyol ke level junk. Rating Spanyol tetap berada pada Baa3, namun outlook ekonomi negara ini tetap negatif. Pemberian peringkat ini didasarkan atas komitmen ECB yang membeli obligasi pemerintah Spanyol menyusul keyakinan ECB bahwa langkah tersebut dapat menstabilkan tingkat suku bunga pinjaman. Moody’s juga melihat bahwa pemerintah Spanyol bekerja keras melakukan reformasi fiskal demi menurunkan defisit anggaran negara. Keinginan untuk mengatasi krisis juga terlihat pada restrukturisasi perbankan untuk memperkuat sektor keuangan. Kendati demikian, potensi downgrade masih mungkin diberikan kepada Spanyol jika negara ini gagal menyelesaikan masalah keuangannya, dan bukan tidak mungkin jika obligasi pemerintahnya diturunkan ke level junk. Langkah Moody’s dan angka klaim pengangguran Inggris serta tingkat pengangguran yang mengalami penurunan, mendorong penguatan bagi mayoritas bursa saham Eropa yang tentatif bergerak menguat.


Market Overview
Quote:

Di tengah-tengah berbagai sentimen negatif dan ketidakpastian ekonomi global akibat krisis Eropa, sejumlah insentif positif diharapkan meredakan kekhawatiran pasar, untuk saat ini. Pasca Moody’s Investor Service mempertahankan peringkat Spanyol di Baa3 dengan outlook negatif, sentimen positif dari Eropa tampaknya masih akan berlanjut. Data perumahan AS yang memukau untuk September. Data Departemen Perdagangan AS menunjukkan, konstruksi rumah baru meningkat 15% menjadi 872.000 unit pada September. Ini merupakan kenaikan tertinggi sejak Juli 2008. Sementara ekonom yang disurvei Bloomberg memprediksi pembangunan konstruksi sebanyak 770.000 unit. Peningkatan itu dipicu oleh penurunan suku bunga mortgage dan pertumbuhan populasi yang bisa mendorong suplai kontruksi rumah. Hal itu dinilai sebagai sinyal tahap pemulihan ekonomi di AS. Dari Inggris melaporkan penurunan klaim penganggguran bulan September 2012 menjadi 1,57 juta dari bulan Agustus. Tingkat pengangguran Inggris turun 7,9% pada September dari 8,1% di Agustus 2012. Jumlah pekerja bertambah menjadi 29,6 juta atau tertinggi sejak tahun 1971. Sementara IMF memangkas proyeksi Inggris dan menyatakan bahwa pelonggaran moneter lebih lanjut melalui langkah-langkah konvensional mungkin diperlukan. Pemerintah Jepang kemarin mengadakan pertemuan membahas pemanfaatan anggaran untuk menstimulasi ekonomi yang melambat. Meski demikian tidak bisa diabaikan indikasi-indikasi negatif yang masih menggantung di sejumlah negara Eropa, seperti penurunan produksi, PHK dan penurunan kinerja keuangan perusahaan-perusahaan di Eropa. BoE menyatakan bahwa target inflasi akan tetap di atas 2% dalam jangka pendek karena meningkatnya harga minyak dan pangan. Sedang prospek jangka panjang akan tergantung kepada pemulihan permintaan dan produktivitas. Hari ini pasar akan mencermati data pertumbuhan kuartal III Cina. Survei menyebutkan ekonomi Cina diperkirakan tumbuh 7,4% atau terendah sejak kuartal I 2009. Namun diprediksi akan lebih baik di kuartal IV karena sejumlah faktor yakni mengurangi persediaan, situasi internasional membaik dan pertumbuhan kuartal IV 2011 relatif rendah. Selain itu investor mengantisipasi kinerja 3Q12. Atas berbagai informasi dan perkembangan tersebut, bursa saham hari ini diperkirakan bergerak mixed to lower.


Stock Headlines
Quote:

• SMGR akan terbitkan global bond USD 150 juta tahun depan
• SMGR bentuk anak usaha di Myanmar
• PTPP tengah ikuti 2 tender proyek EPC milik PLN
• Pendapatan PTPP 3Q12 tumbuh 30%
• BDMN laba bersih 3Q12 naik 22% jadi Rp 2,99 triliun
• BBTN laba bersih 3Q12 naik 45,10% jadi Rp 1,02 triliun
• BNLI rencana lakukan right issue V
• ENRG lakukan non pre-emptive rights di harga Rp 100
• ABMM siapkan bisnis batubara
• DOID sediakan Rp 162 miliar untuk akuisisi lahan batubara
• Proyek PTBA terhambat Permenhub
• BORN rencana bubarkan Borneo Bumi dan Bumi Borneo
• Kepemilikan saham Samin Tan di Bumi Plc. bisa meningkat
• Standard Chartered jual utang Borneo USD 1 miliar
• Regulator periksa penggunaan dana IPO BRMS
• BEI minta penjelasan ke BNBR mundurnya Nathaniel Rothschild
• IMAS serap 256.000 saham IWT senilai Rp 256 miliar
• CTRP bukukan marketing sales Rp 1,2 triliun
• HERO bukukan laba Rp 222 miliar di 3Q2012
• PBRX optimistis pendapatan naik 20% di 2013
• PBRX siap jaminkan aset untuk peroleh pinjaman sindikasi
• FISH raih kredit US$175 juta
Herseil - 19/10/2012 10:29 AM
#267

Newsletter 19 Oct 2012

Market Review
Quote:

Rilis data perumahan Amerika yang naik diatas ekspektasi dan pernyataan positif dari PM China serta langkah positif PM Jepang menjadi katalis bagi penguatan pasar saham regional dan domestik. Secara tidak terduga, angka housing starts periode September meningkat 15% ( est. +2,7%; prior +,2.%) dan buliding permits naik 11,6% ( est. +1,1%; prior -1,0%). Sementara PM China, Wen Jiabao, menyusul laporan GDP, menyatakan bahwa perekonomian China masih berjalan relatif baik. Rilis data pertumbuhan ekonomni China pada kuartal ketiga tercatat tumbuh 7,4% atau sesuai dengan perkiraan sebelumnya. Analis juga turut mengemukakan bahwa ekonomi China mulai stabil dengan pulihnya pasar properti, ekspor yang stabil, dan konsumsi. Sentimen ini mendorong penguatan IHSG sebesar 19,44 poin (0,448%) menuju level 4.356,966 dari posisi sebelumnya pada level 4.337,526. Sementara indeks regional, yakni indeks Nikkei 225 ditutup menguat sebesar 176,31 poin (2,00%) menuju level 8.982,86 dari posisi sebelumnya pada level 8.806,55 dan indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar 102,07 poin (0,48%) menuju level 21.518,71 dari posisi sebelumnya pada level 21.416,64. Penguatan yang signifikan pada bursa Jepang turut didorong oleh langkah PM Yoshiko Noda, yang memerintahkan menteri-menterinya untuk membuat paket tambahan stimulus bernilai sampai dengan satu triliun yen (US$12,7 miliar). Paket ini tidak membutuhkan penerbitan surat utang baru dan akan mencakup langkah-langkah untuk memanfaatkan penguatan yen. Dana dari paket ini nantinya akan dipakai untuk mendorong industri energi dan dipakai untuk membangun kembali wilayah-wilayah yang terkena gempa dan tsunami pada tahun lalu. Oleh karena stimulus ini akan didanai dari sisa anggaran tahun fiskal berjalan, berarti tidak membutuhkan persetujuan parlemen. Sementara pasar saham Eropa tentatif begerak mixed dengan kisaran tidak lebih dari 1%. Moody’s menurunkan peringkat bank tertua di dunia, Banca Monte dei Paschi di Siena, Italia ke level junk karena kekhawatiran rencana rekapitalisasi pemerintah akan terbukti tidak memadai. Penurunan sebanyak dua tingkat ini menjadi Baaa3, tingkat non investasi, mencerminkan pandangan Moody’s bahwa masih ada kemungkinan material bahwa bank akan perlu mencari dukungan eksternal lebih lanjut. Sebelumnya, bank ini telah menerima bailout dari pemerintah sekitar 1,5 miliar euro untuk melunasi utang dan menopang modal.



Market Overview
Quote:
Jelang KTT Uni Eropa volatiltas indeks bursa global akan tinggi, seiring harapan pasar atas pertemuan ini. Pasar terus mencermati pernyataan pernyataan yang keluar dari petinggi Eropa jelang pertemuan baik pernyataan berupa usulan maupun tanggapan terkait pembahasan agenda dalam puncak pertemuan tersebut. Pernyataan dari menteri Keuangan Jerman, Wolfgang Schaeuble, menginginkan percepatan integrasi di zona-eurodengan cara membentuk sebuah komite khusus yang akan mengawasi anggaran pemerintah. Schauble mengutarakan bahwa komisi tersebut harus mempunyai kekuatan untuk menolak anggaran pemerintah yang tidak sejalan dengan kebijakan fiskal kawasan. Poin penting dari pertemuan puncak Uni Eropa harapan untuk menghasilkan tindakan kebijakan yang akan mampu meredakan krisis utang Eropa. Sikap oposisi Jerman untuk membantu negara-negara blok Euro yang bermasalah, akan menjadi harapan bagi pasar memuluskan jalan perbaikan bagi zona Eropa dalam mengatasi krisis. Suatu harapan pun muncul dari Jepang, dimana negara ini kembali akan mengambil langkah untuk membantu memperbaiki perlambatan dalam laju pemulihan ekonominya, sejak gempa dahsyat dan tsunami Maret 2011. Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda mengatakan kepada kabinetnya untuk mempersiapkan paket stimulus ekonomi baru pada akhir November. Penegasan Moody’s atas rating investment grade Spanyol serta pembatalan downgrade peringkatnya bagi negara ini telah mendongkrak sentiment pasar. Hasil lelang obligasi Spanyol bertenor 10 tahun berhasil meredakan kekhawatiran atas masalah utang Eropa. Lelang Obligasi terbilang cukup sukses karena dilihat dari kemampuan memperoleh dana mencapai 4,61 miliar euro atau lebih tinggi dari target maksimum 4,5 miliar euro. Data penjualan ritel Inggris pun akan berikan sentiment positif bagi pasar, karena sinyalemen perekonomian Inggris dapat keluar dari jurang resesi. Penjualan ritel bulanan Inggris naik 0,6% atau lebih baik dari sebelumnya -0,1%. Angak tenaga kerja juga menunjukan kondisi yang membaik. Fakta ini menjadikan alasan bagi Inggris yang telah meredam sebagian prospek ekstensi pelonggaran kuantitatif dari Bank of England (BoE). Hasil minutes pertemuan BoE memang menunjukkan adanya perbedaan pandangan di antara anggota Komite Kebijakan Moneter mengenai kebutuhan menambah stimulus.


Stock Headlines
Quote:

• Pemegang saham Bumi Plc tolak berikan BRAU ke Grup Bakrie
• DKFT dan E United Grup Taiwan dirikan perusahaan patungan
• GEMS berikan pinjaman US$60 juta kepada tiga anak usahanya
• SGRO telah akuisisi lahan seluas 21 ha di Kalimantan Barat.
• TLKM menyatakan mengalami penurunan pendapatan di Q3 2012
• TLKM sewa satelit US$4 juta
• Laba bersih WIKA tumbuh 39%
• Laba bersih ADHI diperkirakan naik 190%
• Laba BMTR naik 43% per September 2012
• Winfly siap lepas 6,4% saham BMTR
• MNCN peroleh pendapatan Rp 4,4 triliun
• CNKO kerjasama dengan Huadian Power bangun PLTU
• LPKR akan luncurkan penawaran penukaran obligasi senior global
• MTLA bukukan penjualan Rp 546 miliar
• VIVA memperoleh tambahan pendapatan Rp 150 miliar
• SUDI menjual asetnya
• SMRA hanya realisasi 32% belanja modal 2012
• SDPC bukukan penjualan 3Q12 Rp869 miliar
• Laba bersih ARNA 3Q12 naik 64,99%
• Kredit BBCA 3Q12 melampaui Rp230 triliun
• BNGA akan dirikan asuransi umum
• Pos Indonesia akan melepas 20%-30% saham
Page 14 of 14 | ‹ First  < 9 10 11 12 13 14
Home > CASCISCUS > BUSINESS BOARD > Forex/Option/Saham dan Derivatifnya > Saham > [BROKER] Valbury Asia Securities (VAS); Galeri PIK