Saham
Home > CASCISCUS > BUSINESS BOARD > Forex/Option/Saham dan Derivatifnya > Saham > [BROKER] Valbury Asia Securities (VAS); Galeri PIK
Total Views: 7899 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 2 of 14 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›

Herseil - 04/11/2011 09:38 AM
#21

News 4 nov 2011

market review
Quote:

mayoritas bursa saham asia melemah pada perdagangan kemarin, termasuk bursa saham domestik yang disebabkan oleh tindakan pimpinan eropa yang akan menahan pemberian bantuan terhadap yunani setelah negara tersebut akan menggelar referendum dana talangan eropa. Ditambah hasil rapat pimpinan the fed memutuskan untuk memangkas prediksi pertumbuhan ekonomi as. Ihsg tercatat turun sebesar 57,224 poin (1,521%) ke level 3.705,81 dari posisi sebelumnya pada level 3.763,034. Aksi ambil untung ini juga disebabkan oleh langkah investor yang tidak ingin mengambil risiko sampai situasi ekonomi dunia membaik dan tengah memfokuskan pada hasil dari pertemuan g20. Bursa saham asia tercatat melemah kecuali bursa saham cina yang tercatat menguat tipis sebesar 3,98 poin (0,16%) menuju level 2.508,09 dari posisi sebelumnya pada level 2.504,11. Indeks hang tercatat melemah sebesar 491,21 poin (2,49%) ke level 19.242,5 dari posisi sebelumnya pada level 19.733,71 sedangkan bursa saham jepang tutup pada perdagangan kemarin. Penundaan bantuan kepada yunani hingga hasil referendum keluar, juga berpengaruh negatif terhadap pergerakan pasar saham eropa yang mayoritas bergerak melemah dalam kisaran tidak lebih dari 1%. Referendum tersebut akan memutuskan apakah yunani akan tetap berada di zona euro atau tidak. Dari inggris, ekonomi negara tersebut dipekirakan akan tumbuh kurang dari perkiraan sebelumnya pada tahun ini dan ada kemungkinan 50% akan jatuh ke dalam resesi. Sementara itu, china menolak berkomitmen untuk mencari kejelasan lebih lanjut tentang situasi yunani pada program european financial stability fund (efsf). Dari domestik, seluruh sektor perdagangan tercatat melemah dan asing mencatatkan net buy sebesar rp769 miliar. Sektor ragam industri menjadi sektor yang mencatatkan pelemahan terbesar mencapai 2,26%.


MARKET OVERVIEW
Quote:

Tekanan yang dilakukan Perancis dan Jerman kepada Yunani untuk memutuskan segera apakah akan tinggal di blok euro atau keluar dari blok ini. Akhirnya telah membuat perubahan sikap Yunani untuk membatalkan rencananya melakukan referendum. Sikap Perencis dan Jerman ini sebagai respon keras terhadap keputusan mengejutkan oleh Perdana Menteri Yunani George Papandreou pada Senin untuk melakukan referendum terkait paket bailout baru Uni Eropa-IMF yang telah membalikkan pokok bahasan. Keputusan Yunani membatalkan referendum akan mengilangkan kecemasan pelaku pasar global. Keputusan Yunani ini telah memulihkan kepercayaan pelaku pasar di bursa AS. Indeks bursa Wall Street ditutup ditutup menguat, Dow Jones diakhir perdagangan menguat 208,43 poin (1,76%) ke level 12044,47 dan indeks Nasdaq ditutup menguat 57,99 poin (2,20%) ke posisi 2697,97. Selian dari faktor Yunani kenaikan indeks bursa AS ini terangkat oleh sentimen positif dari keputusan ECB yang menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 1,25%. Sebelumnya The Fed dalam sidang pertemuan lalu memtutuskan untuk menahan Fed rate di level 0,25%. Bagi bursa Indonesia faktor tersebut di atas dapat memberikan dorongan bagi IHSG untuk bergerak positif, tetapi tetap untuk mewaspadai potensi aksi ambil untung yang juga bisa terjadi. Karena dipenghujung pekan ini sikap pelaku pasar biasanya akan menyiasati akan faktor risiko dari global, dan pasar juga harus mencermati pertemuan terakhir Parlemen Yunani yang akan melakukan voting mosi kepercayaan pemerintahan Yunani pada Jumat ini. Voting yang dilakukan parlemen Yunani ini untuk mengetahui apakah Parlemen masih percaya atau tidak terhadap Perdana Menteri Yunani George Papandreou. Jika parleman masih percaya, kemungkinan referendum akan tetap terlaksana. Dan sebaliknya parlemen tidak percaya referendum tidak akan terjadi. Bahkan ada kemungkinan Yunani akan menggelar pemilu lebih cepat.


STOCK HEADLINES
Quote:

• BORN ingin kendalikan BRMS
• Pembelian saham Bumi Plc tidak mengganggu ekspansi BORN
• Anak usaha BRAU eksplorasi tambang Binungan
• Anak usaha DSSA, tandatangi kontrak penjualan listrik ke PLN
• BHIT peroleh laba Rp 223 milyar
• RUIS bukukan kontrak Rp 1,1 triliun
• RUIS bidik proyek baru
• KRAS dengan mitra usahanya bangun pengolahan baja otomotif
• PJAA akhir tahun ini rencana bangunan 2 apartemen
• WIKA dapatkan orderbook naik 81,5% di 3Q 2011
• JSMR patok pendapatan Rp4,8 triliun
• AISA bentuk joint venture dengan Bunge Limited
• AISA incar Rp202 miliar dari beras premium
• SCMA targetkan pendapatan di 2012 capai Rp 2 triiun
• PWON rencana rights issue di harga Rp 650-680 per saham
• MDRN tandatangani akta perjanjian akuisisi saham dan piutang
• INDR penjualan ekspor turun 25% di 3Q2011
• Penjualan TGKA meningkat 18%
• BBNI membatasi penyaluran kredit valuta asing
• BTPN tidak akan menurunkan suku bunga KPR
• TPIA akan ajukan tax holiday
• HADE perpanjang utang Rp 25 miliar dengan pemegang saham
• Harga IPO Golden Energy Rp2.500
Herseil - 04/11/2011 09:42 AM
#22

Quote:
Original Posted By newrenaissance
progress eropanya besok please di review ya gan..
siap duduk menyimak..

siap2 utk besok jumat hari profit taking seluruh dunia..


Hehehe sip gan, nanti saya update lagi berita2nya \)

Hari ini bener2 hari bagus buat profit taking gan, opening gap up, good time to sell, good chance to trade.

Kenaikan hari ini merupakan imbas utama akibat penurunan tingkat suku bunga oleh bank sentral eropa. Meskipun demikian kita tetap harus memperhatikan berita referendum yunani, so far belum saat yang tepat untuk buy and hold long term.

update: Yunani menunjukkan kecenderungan untuk membatalkan referendumnya.
news link : http://edition.cnn.com/2011/11/03/world/europe/greece-main/index.html
Herseil - 07/11/2011 09:25 AM
#23

referendum batal, George Papandreou turun \)
Good sentiments ahead.

News 7 november 2011

Market Reviews
Quote:
Indeks bergerak fluktuatif selama perdagangan sepekan kemarin dan membukukan pelemahan sebesar 1,21%. Pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh perkembangan dari penyelesaian krisis utang Yunani. Pergerakan pasar sempat melemah yang disebabkan oleh langkah PM Yunani, George Papendreou yang berencana untuk menggelar referendum terkait Yunani akan menerima atau menolak skenario penyelamatan yang ditawarkan oleh Uni Eropa dan kreditor internasional lain. Mendengar rencana tersebut, Eropa yang dipimpin oleh Jerman dan Perancis mengumumkan akan menghentikan bantuan keuangan kepada Yunani. Presiden Perancis mengemukakan bahwa Yunani tidak akan mendapatkan satu sen pun jika rakyat dan parlemen menolak paket penyelamatan keuangan tersebut. Langkah Papendrou ini juga mendapat tentangan dari sejumlah anggota kunci partai yang berkuasa hingga Papendrou kehilangan suara mayoritas dan referendum pun terancam batal. Pembatalan referendum ini mendapat repons positif dari pasar yang kembali bergerak menguat. Penguatan ini juga didukung oleh sentimen positif dari hasil pertemuan The Fed yang mempertahankan kebijakan suku bunga rendah pada kisaran 0-0,25%. Begitu juga dengan Bank Sentral Eropa (ECB) yang di luar dugaan menurunkan tingka suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 1,25%. Disamping pertentangan mengenai referendum atas dana bailout Yunani, pergerakan pasar juga tidak terlepas dari pengaruh krisis Eropa yang tengah terjadi hingga menjatuhkan korban di Wall Street. Salah satu perusahaan keuangan, MF Global Holdings Ltd memasukkan berkas untuk mendapatkan perlindungan dari kebangkrutan. MF Global kekurangan dana segar setelah mundurnya mitra usaha karena kekhawatiran banyaknya surat utang Eropa yang dipegang. Dari domestik, tingkat deflasi bulan Oktober sebesar 0,12% masih belum mampu memberikan katalis bagi pergerakan IHSG di tengah masih kuatnya pengaruh eksternal.


Overviews
Quote:

Dalam pekan ini yang patut untuk diperhatikan pasar dan berpotensi dapat pengaruhi bagi pergerakan IHSG, mengenai hasil dari Parlemen Yunani dalam voting mosi kepercayaan pemerintahan akhir pekan lalu. Voting yang dilakukan parlemen Yunani ini untuk mengetahui apakah Parlemen masih percaya atau tidak terhadap Perdana Menteri Yunani George Papandreou. Akhirnya Perdana Menteri Yunani George Papandreou berhasil memenangkan voting dalam mosi tidak percayaan tersebut. Dengan demikian referendum tidak akan dilanjutkan dalam waktu dekat ini. Namun, situasi Yunani tetap masih jauh dari harapan dan kemungkinan negeri ini masih berpotensi jatuh. Masalahnya sejauh ini belum ada dana yang siap dikucurkan sehingga akan menciptakan ketidakpastian. Bahkan, Pro dan kontra di dalam negeri terjadi mengenai dana bailout. Serikat buruh Yunani tetap meminta pemerintah Yunani menolak rencana pemberian dana talangan yang akan diberikan Uni Eropa pada Yunani. Sentimen negatif pasar dalam pekan ini, pengaruh dari pernyataan Kanselir Jerman dalam pernyataan mengenai Yunani bahwa hanya sedikit dari negara dalam G20 berkomitmen untuk berpartisipasi dana bantuan untuk Yunani. Sementara faktor positif dari Eropa tentang Italia bersedia kebijakan ekonominya diawasi oleh Dana Moneter Internasional (IMF) dan Uni Eropa. Kesedaian Italia setelah sebelumnya mendapat tekanan dari kalangan pasar dan sesama pemimpin Eropa, yang khawatir akan menjadi korban berikut krisis utang setelah Yunani. Italia perlu untuk mendapatkan pengawasan karena Pemerintah Italia tengah bermasalah untuk mengatasi utang, yang angkanya mencapai 120% dari produk domestik bruto. Sedangkan dari dalam negeri berkenaan dengan Bank Indonesia (BI) menyatakan masih memiliki ruang untuk menurunkan tingkat suku bunga acuan bank (BI Rate) sampai akhir tahun dengan pertimbangan angka inflasi yang semakin rendah.


Stock Headlines
Quote:

• Tuscany Investment Group pemilik baru APEX
• PGAS akan menghentikan pasokan gas industri di Jawa Timur
• UNTR garap 3 tambang
• JSMR danai proyek tol Rp 1,9 triliun
• GPRA terbitkan saham bonus 2:1
• TRIO bukukan pendapatan Rp 5,3 triliun
• BBCA biayai ROTI Rp 280 miliar
• Kuasi reorganisasi, BRPT akan gelar RUPSLB
• Laba bersih BSDE meningkat 154,9%
• BBRI biayai Bososwa bangun terminal LPG
• Laba bersih CTRA naik 91%
• Laba SKLT turun 20%
• EXCL targetkan 7000 BTS 3G pada 2012
• Bogasari Flour Mills, anak usaha INDF rencana bangun pabrik
• AUTO masih miliki lahan 10 hektar untuk ekspansi
• ELTY targetkan pasar rumah kedepan tumbuh dua digit
• CTRA lakukan transaksi tukar tukar saham anak usahanya
• TSPC segmen distribusi beri kontribusi terbesar
• MTLA laba bersih 9M2011 naik 112% jadi Rp 105,6 miliar
• MTLA batalkan cari pinjaman Rp 400 miliar
• DART rencana lakukan kuasi organisasi
• MFIN terbitkan MTN I tahun 2011 senilai Rp 115 miliar
• Beli superblock tidak pengaruhi peringkat PWON menurut Fitch


Happy Trading for today \)
newrenaissance - 07/11/2011 10:23 AM
#24

met pagi gan.. \)b

reviewnya ok gan..
dari tadi dah duduk di bangku paling depan nih hehehe...

kalo market sideways kayak pagi ini, bagusnya ambil posisi buy atau sell atau wait ya gan?

thank u..
Herseil - 08/11/2011 09:16 AM
#25

Quote:
Original Posted By newrenaissance
met pagi gan.. \)b

reviewnya ok gan..
dari tadi dah duduk di bangku paling depan nih hehehe...

kalo market sideways kayak pagi ini, bagusnya ambil posisi buy atau sell atau wait ya gan?

thank u..


wah maaf gan kmaren ga sempet mantau, abis sibuk ketemu klien hehehe
kalo kemaren bagusnya wait and see gan, toh market sepi buanget kemaren, total transaksi aja cuman sekitar 3t, bahkan sesi 1 ga sampe 1t gan.

Buat hari ini boleh coba trade gan, regional lagi menghijau, sentimen juga cukup positif koq.
good luck and happy trade \)
Herseil - 08/11/2011 09:22 AM
#26

Today's newsletter 8-nov-11

market review
Quote:

pada awal perdagangan pekan kemarin, indeks bergerak melemah bersamaan dengan pelemahan bursa global dan regional. Ihsg tercatat turun sebesar 5,388 poin (0,142%) ke level 3.778,24 dari posisi sebelumnya pada level 3.783,628. Pasar kembali fokus pada kurangnya komitmen untuk merinci program bailout yunani. Perhatian investor kini mulai tertuju ke negara lain yang terbebani dengan utang, yakni italia. Indeks nikkei 225 tercatat turun sebesar 34,31 poin (0,39%) ke level 8.767,09 dari posisi sebelumnya pada level 8.801,4 dan indeks hang seng tercatat turun sebesar 164,9 poin (0,83%) ke level 19.677,89 dari posisi sebelumnya pada level 19.842,79. Pasar masih bersikap wait and see sejak keputusan mundurnya pm yunani, george papendrou. George papendrou juga menyetujui rencana pembentukan pemerintah persatuan nasional, sehingga yunani bisa mendapatkan bantuan internasional dan menghindari kolapsnya perekonomian. Mundurnya papendrou sekaligus membatalkan rencana referendum yang sempat diutarakan sebelumnya. Dari italia, masalah ekonomi atas tingginya utang negara tersebut, mengakibatkan pemerintahan yang dipimpin oleh pm silvio berlusconi semakin terancam. Anggota parlemen italia akan melakukan vote terkait dengan keuangan publik di tengah mulai munculnya ketidakpercayaan pasar terhadap cara berlusconi mengatur keuangan negara. Mundurnya pm yunanai dan penantian atas hasil voting pm italia, membuat pasar saham eropa bergerak melemah dalam kisaran di atas 0,5% hingga di atas 2%. Sedangkan dari domestik, minimnya sentimen positif yang dapat mengangkat indeks, menyebabkan pergerakan pasar mayoritas dipengaruhi oleh faktor eksternal eropa. Sektor perdagangan tercatat variatif dan asing mencatatkan net buy sebesar rp357 miliar. Sektor industri dasar mencatatkan penguatan tertinggi mencapai 1,3% sedangkan sektor pertambangan membukukan penurunan terdalam mencapai 0,7%.


MARKET OVERVIEW
Quote:

Beberapa hal yang dapat memberikan pengaruh bagi pergerakan indeks global dan termasuk dampaknya bagi IHSG hari ini. Sentimen dari keputusan PM George Papandreou yang telah melakukan kesepakatan dengan pihak oposisi untuk menerima bailout internasional. Kesepakatan ini menunjukkan bahwa Yunani serius mengambil langkah yang diperlukan untuk mencegah kebangkrutan. Uni Eropa sebelumnya mensyaratkan Yunani harus membentuk pemerintahan baru agar paket dana darurat sebesar US$179 miliar dapat cair. Papandreou akan menyerahkan kekuasaan kepada koalisi akibat keadaan Yunani yang diambang kebangkrutan. PM Yunani dan koalisi sepakat akan menunjuk perdana menteri baru pada Senin pekan depan untuk memimpin Yunani keluar dari krisis utang. Setalah Yunani, nampaknya pasar mulai dicemaskan kondisi dari Italia. Setelah negara ini bersedia kebijakan ekonominya diawasi oleh IMF dan Uni Eropa. Kesediaan dari Italia setelah sebelumnya mendapat tekanan dari kalangan pasar dan pemimpin Eropa, karena khawatir akan menjadi korban berikut krisis utang setelah Yunani. Italia perlu untuk mendapatkan pengawasan karena Pemerintah Italia tengah bermasalah untuk mengatasi utang. Kondisi ekonomi Italia diambang krisis akibat dari meningkatnya beban keuangan negara. Bahkan parlemen Italia kabarnya mengancam akan menurunkan pemerintahan PM Silvio Berlusconi yang dinilai gagal mengatasi utang negara. Kemungkinan Italia akan menjadi pesakitan selanjutnya setelah Yunani. Terkait dengan kekhawatiran atas Italia, ECB mengancam akan menghentikan pembelian obligasi pemerintah Italia karena gagal mengatasi utang tersebut. Kecemasan pasar bisa surut dari hasil pertemuan menteri keuangan Eropa di Brussels untuk mempercepat peningkatkan kapasitas Fasilitas Stabilisasi Keuangan Eropa (EFSF) di akhir bulan ini dari rencana sebelumnya pada akhir tahun ini.


STOCK HEADLINES
Quote:

• Pertamina EP akan renegosiasi kontrak ke PGAS awal 2012
• ASII, banjir di Thailand pengaruhi penjualan di November TAM
• BUMI tunda percepat bayar utang
• BORN incar produksi 10 juta ton/tahun di 2014
• Atlas Resources listing hari ini dengan kode saham ARII
• NIKL targetkan penjualan tumbuh 30%
• ITMG targetkan produksi batubara 25 juta MT pada 2011
• DILD siapkan capex Rp 1 triliun
• Penjualan AISA tumbuh 150%
• DSSA jual 18% saham Golden Mines kepada GMR Rp2.500/saham
• Laba RUIS naik 39%
• Laba bersih DUTI tumbuh 15%
• GPRA tunda rights issue
• Laba bersih GPRA turun 20%
• BORN lakukan buy back saham
• INCO bagi dividen interim USD0,01 per saham
• WIKA targetkan laba Rp 350 miliar di 2011
• TPIA potensi dapat tax holiday
• KRAS kaji lepas asetnya dan aset anak usaha
• KRAS perkirakan produksi baja 2011 dibawah target
• KRAS akan tambah saham IndoJapan Steel Center
• GZCO per September 2011 produksi CPO naik 28% jadi 43.096 ton
• DAVO alami rugi Rp 122 miliar di 9M2011


Happy trading, Happy cuan D
Herseil - 09/11/2011 10:18 AM
#27
News
News 9 nov 2011

market review
Quote:
indeks bergerak menguat dan berhasil mencatatkan level tertinggi baru di atas 3.800 di tengah pergerakan bursa regional yang variatif. Ihsg membukukan kenaikan sebesar 27,41 poin (0,725%) menuju level 3.805,65 dari posisi sebelumnya pada level 3.778,24. Pergerakan pasar masih dipengaruhi oleh krisis utang yunani setelah george papendrou mengundurkan diri. Partai yang berkuasa di yunani dan pihak oposisi telah mencapai kesepakatan untuk membentuk kabinet koalisi sebagai jalan untuk mengatasi utang yang tengah terjadi. Tercapainya kesepakatan tersebut memberikan harapan baru bagi penyelesaian krisis utang yunani yang dampaknya telah dirasakan oleh negara-negara zona euro. Konsensus baru tentang pengadopsian langkah-langkah penghematan dan yunani yang diharapkan bertindak cepat pada pemenuhan kondisi bailout uni eropa, mendapat respon positif baik di pasar saham as yang menguat pada perdagangan hari sebelumnya dan mayoritas pasar asia. Indeks hang seng tercatat naik tipis sebesar 0,58 poin (0,00%) menuju level 19.678,47 dari posisi sebelumnya pada level 19.677,89 sedangkan indeks nikkei 225 tercatat turun sebesar 111,58 poin (1,27%) le level 8.655,51 dari posisi sebelumnya pada level 8.767,09. Pasar juga tengah menantikan hasil voting parlemen italy, silvio berlusconi, yang tengah dinilai gagal dalam mengurangi beban utang negara. Pasar akan mencermati penentuan berlusconi yang akan mencoba mencari dukungan dari parlemen untuk mengatasi krisis utang. Kondisi ini mendorong yield obligasi meningkat, namun di tengah kekhawatiran tersebut, pasar saham eropa tetap bergerak menguat dalam kisaran di atas 0,5% hingga di atas 1%. Dari domestik, seluruh sektor perdagangan tercatat naik dan asing mencatatkan net sell sebesar rp137 miliar. Sektor perdagangan dan pertambangan menjadi sektor yang mencatatkan kenaikan tertinggi masing-masing sebesar 1,256% dan 1,218%.


market overview
Quote:

sentimen positif dari bursa wall street menyusul naiknya indeks dow jones sebesar 101,79 poin (0,84%) ke posisi 12170,18 dan penguatan atas indeks nasdaq sebesar 32,24 poin (1,20%) ke level 2727,49 dapat memberikan dukungan bagi pergerakan ihsg hari ini. Kenaikan indeks bursa wall street seiring para anggota parlemen italia yang akan melakukan voting terkait keuangan publik. Pemungutan suara rutin akan dilakukan untuk menyetujui laporan anggaran tahun lalu. Voting ini bakal menunjukkan apakah berlusconi masih memiliki mayoritas dukungan di parlemen atau tidak. Jika tidak mendapat dukungan kemungkinan akan menghadapi mosi tidak percaya. Kendati sentimen dari wall street menjadi alasan potensi bagi penguatan ihsg, tetapi ketidakpastian pasar tetap akan membayangi sepanjang transaksi hari ini. Karena perubahan informasi terutama dari eropa begitu cepat. Pasar akan menyikapi sejumlah perkembangan yang di nantikan pada hari ini seperti pergerakan dari imbal hasil atau yield obligasi italia yang bergrak dinamis dimana harga obligasi tersebut telah membukukan rekor baru pada posisi 6,7% atau mendekati ambang batas di 7%. Hal ini menunjukkan bahwa risiko di italia semakin besar. Karena tingkat suku bunga yang tinggi, maka italia mendorong meningkatnya utanga yang harus dibayar. Dan ketika tingkat suku bunga mencapai 7%, italia kemungkinan besar memerlukan dana talangan seperti yang terjadi pada portugal. Sementara itu, dari yunani menantikan hasil dari pemilih pemimpin baru. Kabarnya kemungkinan besar calon kuat sebagai pm yunani adalah lucas papademos yang akan menggantikan perdana menteri george papandreou. Dari italia, tekanan para konstituen yang mendesak pengunduran diri berlusconi sebelum pemungutan suara anggaran di italia. Sentimen dari dalam negeri, ekspektasi suku bunga bi rate yang dibahas dalam rapat dewan gubernur bi pada hari kamis besok.


stock headlines
Quote:

• tins targetkan penjualan 2h2011 capai 19.977 metrik ton
• 4 bank berikan pinjaman ke bumi untuk refinancing utang
• adro bagi dividen interim rp 20/saham
• santos & pgas capai kesepakatan harga gas us$5/juta btu
• arii siapkan capex us$105 juta
• giaa revisi target penumpang di 2011 jadi 17 juta penumpang
• amfg tetap target pendapatan di 2011 naik 10%
• klbf targetkan segmen nutrisi 28% dari total penjualan 2h2011
• masa targetkan kapasitas ban mobil jadi 28.500 unit/hari di 2011
• rals ekspansi pembukaan gerai baru di 2011 tidak tercapai
• jspt laba bersih 9m2011 naik 21% jadi rp 106,3 miliar dari
• mbto targetkan penjualan di papua naik 400% di 2012
• totl bukukan kontrak baru rp 1,48 triliun
• ptis segera raih pinjaman usd 30 juta
• noble beli saham arii usd 45 juta
• ekspor ban topang penjualan masa
• epmt bidik kenaikan penjualan 20%
• imas hentikan pemasaran mobil chery
• bnii minta womf tahan ekspansi
• bnii targetkan pertumbuhan di atas industri
• bank indonesia akan melarang praktek bunga majemuk
• lpkr menyelesaikan dua menara park view condominium



Reminder
Sedang diadakan promo untuk Online-trading
Pembukaan account hanya Rp. 5 Jt
Fee buy dan sell 0,1% dan 0,2% (hingga akhir tahun)
Herseil - 10/11/2011 09:10 AM
#28

MARKET NEWS 10-NOV-2011

MARKET REVIEW
Quote:
Indeks bergerak menguat selama perdagangan kemarin yang didukung oleh sentimen positif dari kawasan regional dan Eropa. IHSG tercatat naik sebesar 51,715 poin (1,359%) menuju level 3.857,363 dari posisi sebelumnya pada level 3.805,648. Rencana mundurnya Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi, memberikan sinyal positif terhadap penyelesaian krisis utang Eropa. Pasar kembali optimis setelah adanya rencana reformasi di Italia tersebut. Investor juga berharap bahwa pengunduran diri Berlusconi bisa menjadi titik awal bagi Italia untuk keluar dari krisis. Dari Asia, sentimen positif berasal dari Cina mengenai tingkat inflasi yang turun signifikan di bulan Oktober menjadi 5,5% dan level ini merupakan level terendah sejak bulan Mei lalu. Rendahnya inflasi Cina membuat pemerintah bisa sedikit melonggarkan kebijakan moneter, yang sekaligus merupakan kabar baik bagi suku bunga bank dan para pengembang properti. Indeks Nikkei 225 tercatat naik sebesar 99,93 poin (1,15%) menuju level 8.755,44 dari posisi sebelumnya pada level 8.655,51 dan indeks Hang Seng tercatat naik sebesar 335,96 poin (1,71%) menuju level 20.014,43 dari posisi sebelumnya pada level 19.678,47. Bursa saham Eropa bergerak melemah dalam kisaran di atas 1% hingga di atas 3%. Sentimen positif atas kepercayaan investor mengenai reformasi Italia tidak mampu menahan laju penurunan indeks yang disebabkan oleh penurunan imbal hasil obligasi Italia dan Jerman hingga 500 basis poin. Disamping itu, terdapat juga pernyataan dari pihak yang turut membantu untuk mengatur keikutsertaan sektor swasta dalam operasi penyelamatan Yunani mengenai preseden yang ditetapkan oleh restrukturisasi utang Yunani berisiko meninggalkan bank, yang lebih memicu krisis keuangan di masa mendatang bagi negara-negara lain. Dari domestik, aksi beli investor asing sebesar Rp843 miliar mendukung penguatan mayoritas sektor perdagangan. Hanya sektor industri dasar yang tercatat melemah sebesar 0,483%.


MARKET OVERVIEW
Quote:

Isu rencana pengunduran diri Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi, yang memunculkan optimisme bahwa Eropa akan memperoleh cara untuk membatasi krisis utang Eropa, serta laju inflasi Cina yang melambat diperkirakan masih akan menjadi katalis di bursa Asia hari ini. Rally IHSG berpotensi terjadi kembali dengan memanfaatkan sentimen tersebut. Meski demikian potensi kenaikan IHSG jangka pendek diprediksi relatif terbatas mengingat IHSG mulai masuk area overbought. IHSG akan menguji resistance level 3877, sebelum ke 3959. Sejumlah insentif positif lain yang bisa memicu bursa Indonesia adalah optimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2011 terjaga di level 6,4%- 6,5%, seperti perkiraan Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik (BPS). Selain itu komitmen pemerintah untuk mendorong peningkatan rasio investasi infrastruktur terhadap GDP menjadi 10%, diantaranya dengan mendorong masuknya FDI. Sebagaimana disampaikan oleh BPS memprediksi sektor konstruksi akan tumbuh signifikan di Q4 2011, bisa untuk disikapi pemodal untuk medium-long term investment. Bank Indonesia diperkirakan akan mempertahankan BI Rate di level 6,5%, dengan pertimbangan pertumbuhan ekonomi di Q3 2011 dan laju inflasi Oktober 2011 yang terjaga di 4,42% YoY serta deflasi 0,12% di Oktober vs inflasi 0,27% di September. Terkait dengan perubahan konstelasi politik di Yunani, investor menanti apakah pengganti George Papandreou mampu mengatasi krisis Yunani. Investor juga akan mencermati isu pengunduran diri Berlusconi pada minggu depan yang disebutkan sebagai imbalan atas dukungan dalam pemungutan suara (mosi tidak percaya) tentang penghematan dan langkah-langkah meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan memangkas utang Italia. Sementara pemungutan suara rutin laporan anggaran tahun lalu, yang merepresentasikan Berlusconi apakah mendapat dukungan di parlemen, tatap menjadi perhatian pasar. Hal lain yang perlu dicermati adalah meningkatnya tensi politik di Timur Tengah menyusul pernyataan PM Israel untuk kemungkinan menginvasi Iran. Hal itu berpotensi mengangkat harga minyak mentah kembali.


STOCK HEADLINES
Quote:

• BUMI percepat bayar utang tahap I ke CIC USD 600 juta
• AUTO kerjasama Pirelli bangun pabrik ban sepeda motor
• Telekom International capex di 2012 USD 40 juta
• PTBA akan bagi dividen interim Rp 103,46 per saham
• ANTM rencana terbitkan obligasi senilai Rp 4 triliun
• PTBA beri somasi ADRO dianggap rebut lahan tambang
• ADRO utang royalti USD 128,83 juta
• TBLA rencana ubah usaha utamanya
• BCIC targetkan fee based income Rp 106 miliar di 2011
• SDRA terbitkan obligasi senilai Rp 200 miliar
• UNSP naik peringkat oleh Moody's
• Golden Energy siapkan USD 250 juta
• JAWA siap akuisisi lahan
• Penjualan TINS dapat mencapai Rp 8,5 triliun
• KLBF jajaki ekspansi ke China dan India
• MNCN bagi dividen Rp 15/saham
• BATA bagi dividen interim Rp 1.446/saham
• ASRI akan private placement 1.786.310.188 saham
• UOB Kay Hian menjadi pemegang 4,5% saham TBLA
• RIGS peroleh pinjaman
• PTPP memproyeksikan laba 2011 naik 18.93% YoY


Promo reminder
Till end of year untuk online trading, fee buy dan sell hanya 0,1% dan 0,2%
Opening account hanya 5 juta.
Herseil - 11/11/2011 09:23 AM
#29

NEWS FOR 11-11-11 (Angka hoki nih D )

Market Review
Quote:
Pasar saham bergerak melemah pada perdagangan kemarin yang disebabkan oleh kekhawatiran di seputar eksposure surat berharga. Kekhawatiran ini membawa pelemahan pada bursa saham regional, termasuk Indonesia. IHSG tercatat melemah sebesar 73,482 poin (1,905%) ke level 3.783,881 dari posisi sebelumnya pada level 3.857,363. Pergerakan pasar merespons perkembangan krisis Eropa yang semakin kompleks. Kenaikan tingkat imbal hasil surat utang Italia hingga 7,5% menandakan krisis Eropa yang terus memburuk.Investor terpaksa menjual surat-surat berharga tersebut setelah kustodian Eropa menaikkan kolateral yang dibutuhkan untuk meminjam dengan surat utang itu. Jika kondisi ekonomi Italia memburuk, maka para pemimpin Eropa dan internasional harus berjuang untuk memberikan bailout yang cukup besar pada Italia, yang merupakan negara terbesar di kawasan Eropa. Penyebaran krisis ke Italia ini membuat Jerman dan Perancis tengah mendiskusikan rencana untuk merombak Uni Eropa yang kemungkinan hasilnya adalah pembentukan kawasan Eropa yang lebih kecil. Kekhawatiran akan kepastian kondisi Eropa yang menurunkan kepercayaan pelaku pasar menjadikan bursa saham Asia turun di atas 1%. Indeks Nikkei 225 tercatat turun sebesar 254,64 poin (2,91%) ke level 8.500,80 dari posisi sebelumnya pada level 8.755,44 dan indeks Hang Seng tercatat turun sebesar 1.050,54 poin (5,25%) ke level 18.963,89 dari posisi sebelumnya pada level 20.014,43. Dari domestik, Bank Indonesia yang mengumumkan penurunan tingkat suku bunga sebesar 50 basis poin ke level 6%, tidak mampu menahan tekanan jual pelaku pasar yang memilih untuk mengamankan portofolionya di tengah situasi yang belum pasti akibat krisis utang Yunani dan Italia. Seluruh sektor perdagangan tercatat melemah dan asing membukukan net sell sebesar Rp1,1 triliun. Sektor industri dasar menjadi sektor yang membukukan pelemahan terdalam sebesar 3,088%.


Market Overview
Quote:
Diperkirakan indeks IHSG akan terangkat pada perdagangan saham hari ini oleh munculnya sentimen positif dari indeks bursa Wall Street setelah pada perdagangan kemarin waktu AS di tutup menguat. Indeks Dow Jones diakhir perdagangan ditutup menguat 112,85 poin (0,96%) ke posisi 11893,79. Penguatan indeks Dow Jones mendapat dukungan dari data ekonomi yang di rilis menunjukan indikasi positif. Data klaim tunjangan pengangguran mengalami penurunan dan data defisit perdagangan AS yang membaik. Dari sisi lainya yang diperkirakan dapat mendapat respon pasar mengenai keberhasilan dari Italia dalam melakukan lelang obligasi pemerintah untuk tenor sepuluh tahun. Keberhasilan atas lelang obligasi yang dilakukan Italia mampu menekan yield dibawah 7%. Masih terkait dengan Italia perkembangan dari sisi politik di negara ini tentang dukungan terhadap koalisi pemerintahan yang dipimpin Mario Monti yang sebelumnya pernah menjabat Komisi Eropa untuk melakukan Pemilu secepatnya. Hal positif lainnya dari kawasan Eropa, dari dugaan sebelumnya akhrinya Lucas Papademos ditunjuk sebagi pemimpin pemerintahan koalisi baru Yunani hingga dilakukan Pemilu pada Februari 2011. Berbulan-bulan pasar dihantui oleh sentimen negatif yang timbul terkait gagal bayar utang Yunani, kini kekhawatiran baru terjadi pada Italia. Italiasebagai negara dengan ekonomi ketiga terbesar di kawasannya Eropa, tengah berjuang mengatasi pembayaran utang luar negeri yang sebesar USD 2.57 triliun Dollar. Pasar sempat di cemaskan oleh harga obligasi Italia di atas 7% yang membuat kejatuhan pasar saham di seluruh dunia. Sementara itu dana talangan yang khusus dibentuk dalam the European Financial Stability Facility (EFSF), diperkirakan perlu waktu beberapa bulan untuk menyusun detail kinerja pembiayaan serta realisasinya. Meski demikian, keberadaanya diperkirakan terlalu kecil untuk membantu utang negara yang besar seperti Italia ini.


Stock Headlines
Quote:

• ANTM temukan eksplorasi tambang emas di Papua.
• ANTM optimalisasi pinjaman bank untuk capex 2012
• ANTM targetkan penjualan emas capai 6 ton di 2011
• ANTM angkarkan capex Rp 5,8 triliun di 2012
• BUMI lanjutkan refinancing utang senilai USD 150 juta
• Rothschild desak ‘pembersihan’ BUMI
• AALI anggarkan capex Rp 1,5 triliun
• Laba ITMG tumbuh 94%
• PGAS bagi dividen interim Rp 10,87/saham
• AMFG siapkan capex USD 10 juta
• ANTM tawarkan kupon obligasi 8,37-9,75%
• Penerbitan saham baru MYOH disetujui
• LPKR akan buyback saham
• JSMR anggarkan Rp40 triliun
• ASRI akan lakukan private placement
• AALI produksi CPO capai 1,049 juta ton naik 16,9%
• PTPP dan ADHI masuk shortlist ke JICA dalam proyek MRT
• KRAS jual lahan seluas 60 hektar ke Lotte Group
• TBLA targetkan laba bersih 2011 capai Rp 500 miliar
• FASW proyeksikan penjualan di 2011 capai Rp 4,2 triliun


Promo Masih Berlaku
Special Fee for Online Trading Program
Opening Account Only Rp. 5.000.000
Buying Fee 0,1%; Sell Fee 0,2%
Herseil - 14/11/2011 09:15 AM
#30

News For 14-nov-2011

Market Review

Quote:
Indeks bergerak fluktuatif pada perdagangan sepekan dan sempat menyentuh posisi tertingginya pada level 3.859,10. Pergerakan pasar saham masih dipengaruhi oleh seputar pemberitaan krisis utang Eropa, khususnya Yunani dan yang kini mulai menyebar ke Italia. PM Yunani, George Papendrou, telah memutuskan untuk mundur dan sekaligus membatalkan rencana referendum yang sempat diutarakan sebelumnya. Partai yang berkuasa di Yunani dan pihak oposisi telah mencapai kesepakatan untuk membentuk kabinet koalisi sebagai jalan untuk mengatasi utang yang tengah terjadi. Tercapainya kesepakatan tersebut memberikan harapan baru bagi penyelesaian krisis utang Yunani yang dampaknya telah dirasakan oleh negara-negara zona Euro. Kini perhatian pasar mulai tertuju ke negara lain yang terbebani dengan utang, yakni Italia. Tingginya utang di negara tersebut, membuat pemerintahan yang dipimpin PM Silvio Berlusconi mulai terancam karena dianggap tidak mampu untuk mengatur keuangan negara. Menanggapi pemberitaan tersebut, Berlusconi berencana mundur dan pasar menanggapi hal itu sebagai sinyal positif terhadap penyelesaian krisis utang Eropa. Pasar berharap bahwa pengunduran Berlusconi bisa menjadi titik awal bagi Italia untuk keluar dari krisis. Di sisi lain, perkembangan selanjutnya yang terjadi adalah meningkatnya tingkat imbal hasil surat utang Italia hingga 7,5% yang menandakan krisis Eropa terus memburuk. Jika kondisi ekonomi Italia memburuk, maka para pemimpin Eropa dan internasional harus berjuang untuk memberikan bailout yang cukup besar bagi negara terbesar di Eropa itu. Penyebaran krisis ke Italia ini juga membuat Jerman dan Perancis tengah mendiskusikan untuk merombak Uni Eropa yang kemungkinan hasilnya adalah pembentukan kawasan Eropa yang lebih kecil. Dari regional, tingkat inflasi Cina turun signifikan di Bulan Oktober menjadi 5,5% yang merupakan level terendah sejak Mei lalu. Dari domestik, tingkat suku bunga turun sebesar 50 basis poin ke level 6%.


Market Overview
Quote:

Perkembangan permasalah krisis utang negara kawasan Eropa dalam pekan ini masih akan memberikan dampak kuat bagi pergerakan indeks bursa global. Krisis utang Italia dan Yunani yang merubah tatanan politik dari kedua negara ini yang akhirnya harus menurunkan tahta kepemimpinan dari perdana menteri akibat mendapat mosi tidak percaya dari parlemen. Perkembangan politik di Italia dan Yunani belum dipastikan akan mengembalikan kepercayaan pasar keuangan bahwa kedua negara tersebut akan berhasil memecahkan masalah hutang-hutangnya. Sejumlah sentimen lainnya yang akan mewarnai pasar dalam pekan ini mengenai beredarnya kabara bahwa Perancis tengah mempersiapkan untuk menurunkan Zona Euro. Setelah Italia dan Yunani, kabarnya pasar memperhatikan Perancis yang khawatir akan kena krisis Eropa. Sementara itu Jerman mengumumkan dampak dari hutang Italia mencapai USD 160 miliar. Yunani dengan kepemimpinan sementara yakni Lucas Papademos untuk melaksanakan langkah-langkah penghematan yang tidak populer di Yunani masyarakat Yunani. Karena meyakini pemerintahan Lucas Papademos melakukan kebijakan yang sama dengan yang dilakukan George Papandreou, yakni meneruskan kebijakan penerimaan dana bailout sebesar 130 miliar euro. Masyarakat khawatir dengan penerimaan dana bailout tersebut, akan dilakukan pengetatan anggaran oleh pemerintah sebagai persyaratan pemberian dana talangan. Faktor lain yang perlu untuk disikapi pemodal yakni data dari AS yang akan rilis pekan ini seperti; Retail Sales, CPI, Housing start, industrial Production.


Stock Headlines
Quote:

• PGAS akan bagikan dividen interim Rp 10,87 per saham
• ITMG alokasikan belanja modal tahun 2012 sebesar USD 223 juta
• ITMG targetkan produksi tahun 2012 sebesar 27 juta ton/tahun
• ITMG bukukan laba bersih September 2011 naik 94,08% YoY
• PTRO mencatatkan laba bersih September 2011 USD 33,02 juta
• HRUM alokasikan capex rutin US$10 juta
• BIPI jual 2,4% saham ELSA Rp 37,5 miliar
• ASII ekspansi jaringan otomotif
• ASII akan menaikkan anggaran belanja modal pada 2012
• BATA bagikan dividen interim Rp1.446/saham
• BUDI proyeksikan penjualan tahun 2012 naik 5%-10% YoY
• SHID targetkan pendapatan usaha tahun 2012 naik 30% YoY
• Capex PJAA 2012 Rp600 miliar
• AALI akan investasi USD 100 juta
• AALI akan membangun 4 pabrik pengolahan CPO
• GJTL bidik pendapatan 25%
• PTIS mendapat fasilitas pinjaman dari BNLI USD 35 miliar
• ADMF terbitkan obligasi Rp 6 triliun
• BBNI menyalurkan kredit jalan tol Rp11.02triliun
• BSIM menargetkan kenaikan fee based income 20%


Promo
Till end of year, untuk online trading dapatkan special fee hanya 0,1% untuk beli dan 0,2% untuk jual.
Herseil - 15/11/2011 11:21 AM
#31

Market News 15 November 2011

Market Review
Quote:

Indeks bergerak menguat pada perdagangan awal pekan kemarin bersamaan dengan menguatnya bursa saham Asia atas adanya harapan pemimpin baru Italia dan Yunani akan mengambil kebijakan yang tepat dalam menyelamatkan krisis utangnya. IHSG tercatat menguat sebesar 54,155 poin (1,433%) menuju level 3.833,04 dari posisi sebelumnya pada level 3.778,885. Kemajuan yang dicapai oleh Italia dan Yunani dalam menyelesaikan krisis utangnya dengan adanya pemimpin baru yang diharapkan bisa melakukan langkahlangkah penyelamatan anggarannya, memberikan sentimen positif bagi pasar saham regional. Ditambah juga pernyataan dari ekonom yang mengemukakan Cina akan mengalami soft lending pada perekonomiannya. Dari Jepang, ekonomi negara tersebut juga mengalami pertumbuhan pada kuartal ketiga dari resesi yang disebabkan oleh gempa bumi pada bulan Maret lalu. PDB Jepang tumbuh 1,5% pada Juli-September dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Indeks Nikkei 225 tercatat menguat sebesar 89,23 poin (1,05%) menuju level 8.603,7 dari posisi sebelumnya pada level 8.514,47 dan indeks Hang Seng tercatat menguat sebesar 371,01 poin (1,94%) menuju level 19.508,18 dari posisi sebelumnya pada level 19.137,17. Dari Eropa, pasar saham bergerak mixed dengan kisaran tidak lebih dari 1%. Sentimen positif masih berasal dari tindakan tegas para pemimpin baru Italia dan Yunani untuk menyelamatkan utang dan mencegah perluasan krisis keuangan di zona Euro yang lebih luas. Sedangkan sentimen negatif berasal dari data statistik Spanyol yang pada kuartal ketiga menunjukkan tidak mengalami pertumbuhan dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Ditambah juga lelang obligasi Italia senilai 3 miliar euro jatuh dengan imbal hasil mencapai 6,39% dan jatuh tempo 5 tahun. Sedangkan imbal hasil obligasi Italia berjangka 10 tahun jatuh hingga 7 basis poin dan imbal obligasi Perancis jatuh sebesar 12 basis poin.


Market Overview
Quote:

Pergerakan indeks bursa Asia dan Indonesia hari ini akan dipengaruhi sentiment dari Italia terkait hasil lelang obligasi pemerintah. Pemerintahan baru Italia yang dipimpin Mario Monti melelang obligasi untuk mencari pembiayaan fiskal. Lelang obligasi Italia senilai 3 miliar euro yang memiliki tenor 5 tahun jatuh dengan imbal hasil mencapai 6,39%. Dikhawatirkan kegagalan Italia dalam melaksanakan lelang ini bisa memicu sentimen bagi indeks Asia, setelah kemarin sentimen ini langsung menyeret bursa saham Eropa negatif. Imbal hasil obligasi Italia untuk 10 tahun jatuh hingga tujuh basis poin. Sementara itu, langkah ECB yang mulai membeli obligasi Italia dan Spanyol sejak Agustus dalam upaya untuk menjinakkan kenaikan yield, ditentang oleh Jerman. Mengingat saat ini ECB dipimpin oleh mantan Gubernur Bank Italia Mario Draghi. Minimnya likuiditas, Italia melalui Departemen Keuangannya berencana untuk menerbitkan surat utang di tahun depan dengan target penerbitan utang bruto sekitar 440 miliar euro. Sementara para pemimpin Eropa terus berjuang untuk menghadapi krisis utang di Yunani dan Italia, ditakutkan akan munculnya krisis utang lainnya. Pasar juga akan menyikapi langkah-langkah dari kebijakan bank sentral yang sangat berpengaruh di jagat ini yakni Fed dan ECB. Kedua bank sentral ini masing-masing melakukan kebijakan yang berbeda. Dimana, The Federal Reserve kemungkinan akan menahan pelonggaran kuantitatif jilid 3 atau quantitaive easing. Sedangkan European Central Bank (ECB) masih akan memangkas suku bunga lebih lanjut. Kedepan bagi pelaku pasar yang masih perlu untuk disikapi, berkenaan dengan kongres AS memiliki waktu hingga 23 November mendatang, untuk membuat kesepakatan atas bagaimana mengurangi utang publik negaranya, atau melakukan pemangkasan anggaran. Banyak yang khawatir kegagalan AS mencapai kesepakatan, akan mengarah pada penurunan lagi peringkat kredit.


Stock headlines
Quote:

• TINS naikkan target produksi timah di 2012 jadi 50 ribu mt
• BP Migas minta PGAS renegosiasi kontrak gas
• UNTR revisi target penjualan Komatsu hingga 8.500 unit
• GIAA dan CFM Internasional lakukan kerjasama di 3 bidang
• KLBF akan operasikan pabrik obat generik di Cikarang akhir 2011
• PTIS akan cairkan pinjaman USD 35 juta dari BNLI
• IMAS-Northstar eksekusi saham MASA Rp 450 milyar
• Penjualan MASA meningkat 36,51%
• TINS turunkan target penjualan
• OKAS investasi USD 5 juta
• SIPD revisi target penjualan
• Penjualan INAF meningkat 40%
• Telesindo Shop berencana IPO
• PSAB akan ubah kegiatan usaha menjadi pertambangan
• PSAB berencana rights issue
• BORN berencana buyback saham
• DILD berpotensi bagikan dividen
• INAF siapkan Rp90 miliar kembangkan obat herbal
• Visi Media incar Rp40 miliar dari SportOne
Herseil - 16/11/2011 09:39 AM
#32

Market News 16-Nov-2011

Market Review
Quote:

Pasar saham global maupun regional, termasuk domestik bergerak melemah pada perdagangan kemarin yang masih dipengaruhi oleh perkembangan dari kawasan Eropa. Situasi Eropa yang masih belum menentu menyebabkan IHSG ditutup melemah sebesar 19,198 poin (0,501%) ke level 3.813,842 dari posisi sebelumnya pada level 3.833,04. Diawali dengan pelemahan bursa saham AS pada perdagangan hari sebelumnya yang disebabkan meningkatnya imbal hasil surat berharga Italia dan sejumlah negara Eropa yang menandakan krisis di kawasan tersebut belum selesai. Peningkatan imbal hasil tersebut tengah dicermati karena setiap peningkatan suku bunga akan mengancam kemampuan Italia dan negara-negara lainnya untuk membiayai negaranya sendiri. Disamping itu, pelemahan juga dipicu oleh kekhawatiran menyebarnya krisis Eropa setelah Kanselir Jerman, Angela Marker, menyetujui prinsip keluarnya negara dari zona Euro. Angela Market juga menyatakan bahwa Uni Eropa kemungkinan akan menghadapi masa terburuk sejak Perang Duni II berakhir. Kondisi ini tergambar jelas setelah Italia dan Yunani melakukan reformasi politik untuk membatasi dampak dari krisis utang zona Eropa. Kekhwatiran akan memburuknya krisis Eropa juga berdampak terhadap pasar saham Asia, dimana indeks Nikkei 225 tercatat melemah sebesar 61,77 poin (0,72%) ke level 8.541,93 dari posisi sebelumnya pada level 8.603,7 dan indeks Hang Seng tercatat melemah sebesar 159,74 poin (0,82%) ke level 19.348,44 dari posisi sebelumnya pada level 19.508,18. Bursa saham Eropa bergerak melemah dalam kisaran diatas 0,5% hingga diatas 2% terkait kekhwatiran investor atas kemampuan negara-negara Eropa Selatan untuk mengatasi masalah utang dan mencegah biaya pinjaman yang meningkat. Dari domestik, mayoritas sektor perdagangan tercatat melemah dan sektor perkebunan mencatatkan penguatan tertinggi sebesar 0,6%. Asing tercatat mencatatkan net buy sebesar Rp4 miliar.


Market Overview
Quote:

Pergerakan IHSG pada perdagangan saham hari ini masih di didominasi oleh faktor dari eksternal terutama terkait dengan kondisi dari Italia dan Yunani. Krisis utang Italia dan Yunani masih membuat ketakutan pelaku pasar dalam bertindak. Sementara ketidakpastian pasar muncul sejalan dengan banyak statement yang negatif terhadap krisis utang Eropa ini. Seperti pernyataan dari Kanselir Jerman, Angela Merkel, yang khawatir bahwa krisis yang tengah terjadi di Yunani dan Italia dapat menyeret Eropa sehingga menyebabkan kawasan itu mengalami masa yang paling sulit sejak Perang Dunia Kedua. Krisis utang Eropa telah membuat laju pertumbuhan ekonomi kawasan ini melambat. Data pertumbuhan ekonomi Eropa pada kuartal ketiga stagnan. Gross domestic product (GDP) naik terbatas 0,2% pada kuartal ketiga, pertumbuhan tersebut sama dengan pertumbuhan kuartal sebelumnya yang tumbuh terbatas sebesar 0,2%. Sentimen positif pasar hari ini hanya dari AS, setelah pelaku pasar mengabaikan sisi data mengenai perlambatan pertumbuhan ekonomi Eropa. Indeks bursa AS terangkat oleh sentimen positif dari data ekonomi yang membaik. Kendati akhirnya indeks Dow Jones dan Nasdaq hanya ditutup dengan penguatan terbatas. Dow Jones menguat sebesar 17,18 poin (0,14%) ke posisi 12096,16 dan indeks Nasdaq naik sebesar 28,96 poin (1,09%) berada di level 2686,20. Data ekonomi AS yang dirilis kemarin menunjukkan bahwa penjualan ritel terus meningkat pada Oktober, yang disebabkan oleh lompatan penjualan sektor elektronik dan peralatan, sedangkan inflasi diredam di tingkat grosir. Dari Italia, pertemuan Perdana Menteri Mario Monti dengan para pemimpin dua partai terbesar Italia kemarin yang membahas pembentukan pemerintahan baru yang telah konstruktif dan membangun sebuah koalisi yang bisa bertahan sampai pemilu berikutnya yang dijadwalkan pada tahun 2013.


Stock Headlines
Quote:

• ADHI rencana bangun menara setelah right issue
• ISAT lakukan negosiasi dengan TBIG jual menara
• BORN rencana buyback saham sebesar 4%
• LPKR lakukan buy back saham Rp 600 miliar setara 3,82%
• MAIN rencana terbitkan tanpa HMETD maksimal 10% di 2012
• MAIN targetkan laba bersih di 2011 capai Rp 210,7 miliar dan
• MFIN turunkan target pembiayaan baru di 2011 jadi Rp 4 triliun
• AISA ambilalih utang anak usaha dari Primanex Pte Ltd
• WINS cari pinjaman USD 42 juta-USD 56 juta untuk capex di 2012
• BIPI rugi Rp33,81 miliar dari penjualan anak usaha
• INAF kuasi reorganisasi laporan keuangan 3Q11
• ASRI akan terbitkan saham baru maksimal 10%
• BORN akan melakukan investasi strategis di Bumi Plc
• BNLI fasilitasi pelanggan ASGR
• TURI bagi dividen Rp 7/saham
• KARK bagi dividen tunai Rp 0,83/lembar
• PSAB akuisisi J-Resources
• CSAP naikkan target laba menjadi Rp 65 miliar
• DART berencana akan kuasi reorganisasi
• Erajaya tawarkan 1,32 juta lembar saham
Herseil - 17/11/2011 09:12 AM
#33

News For 17-nov-2011

Market Overview
Quote:

Pada perdagangan kemarin, indeks bergerak fluktuatif di tengah pelemahan bursa regional dan berhasil ditutup pada teritori positif. IHSG tercatat menguat tipis sebesar 0,248 poin (0,007%) menuju level 3.814,09 dari posisi sebelumnya pada level 3.813,842. Pasar masih bersikap wait and see terhadap perkembangan terbaru dari Uni Eropa. Awalnya pasar sempat mengkhawatirkan memburuknya krisis di Eropa menyusul meningkatnya imbal hasil utang Italia hingga menembus level 7%. Namun, terbentuknya pemerintahan baru di bawah pimpinan Perdana Menteri Mario Monti, memberikan harapan baru bagi pasar. Monti diperkirakan akan merampungkan proses pembentukan kabinet baru kurang dari 3 hari atau lebih cepat dari kondisi normal. Dari Asia, Tokyo mulai mencemaskan dampak dari resesi global terhadap negaranya. Sinyal pelemahan terlihat dari Bank Sentral yang mempertahankan tingkat suku bunga acuan antara 0% hingga 0,1%. Jepang juga masih memperketat kebijakan ekspansi pembelian aset. Dari Hong Kong, IMF menyoroti penyaluran kredit yang agresif di negara tersebut. Hal ini dikarenakan adanya kekhawatiran bahwa Hong Kong dianggap tidak cukup kuat menahan gelombang resesi global. Indeks Nikkei 225 ditutup melemah sebesar 78,77 poin (0,92%) ke level 8.463,16 dari posisi sebelumnya pada level 8.541,93 dan indeks Hang Seng ditutup melemah sebesar 387,54 poin (2%) ke level 18.960,9 dari posisi sebelumnya pada level 19.348,44. Sedangkan bursa saham Eropa bergerak menguat di tengah kekhawatiran akan meluasnya krisis ke Perancis, Spanyol, dan Italia. Pasar saham bergerak naik dalam kisaran 0,5% hingga di atas 1%. Dari domestik, sektor perdagangan tercatat variatif dan asing mencatatkan net sell sebesar Rp622 miliar. Sektor industri dasar menjadi sektor yang mencatatkan penguatan tertinggi sebesar 1,1% yang didukung oleh kenaikan saham sektor semen. Sedangkan sektor keuangan pembukukan pelemahan terendah sebesar 0,5%.


market review
Quote:

Pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini masih dipengaruhi oleh faktor eksternal. Kenaikan kembali yield obligasi Yunani di atas ambang batas 7% diperkirakan masih akan membebani bursa dan mata uang global, menyusul pernyataan Perdana Menteri Yunani Lucas Papademos bahwa bertahan di kawasan zona Euro adalah pilihan terbaik bagi Yunani. Hal itu berbeda dengan European Union yang mewacanakan untuk “mengeluarkan” Yunani dari Euro Zone guna menghindari meluasnya penyebaran krisis. Sementara itu peringkat utang Italia terancam diturunkan (downgrade). Italia akan melakukan refinancing obligasi dan surat utang senilai USD 420 miliar yang jatuh tempo tahun depan. PM Italia, Mario Monti, bertemu dengan Presiden Giorgio Napolitano untuk pembentukan pemerintahan barunya. Sedang PM Yunani, Lucas Papademos, akan menghadapi voting untuk memberinya mandat 3 bulan guna mengimplementasikan langkah-langkah anggaran. Selain itu dikabarkan perbankan Spanyol menghadapi kerugian lebih dalam sebesar 176 miliar Euro (USD 243 miliar) dari aset real estate yang memburuk. Suatu hal yang sangat mengejutkan bagi pasar berkenaan dengan turunnya peringkat dari sejumlah bank di Jerman. Sentimen lainnya bagi indeks IHSG hari ini, pengaruh dari pelemahan indeks bursa Wall Street kemarin. Indeks Dow Jones dirurup melemah 190,57 poin (1,58%) ke posisi 11905,59 dan Nasdaq melemah sebesar 46,59 poin (1,73%) ke level 2639,61. Koreksi atas indeks bursa Wall Street setelah Fitch Ratings mengeluarkan pernyataan bahwa dampak dari krisis utang Eropa berpotensi mempengaruhi perbankan AS. Selain itu, sentimen negatif lainnya adalah kenaikan harga minyak yang dikhawatirkan akan memukul pemulihan ekonomi global. Rilis data dari Bank of England yang mengungkapkan bahwa outlook pertumbuhan ekonomi Inggris memburuk, hal ini semakin memicu kepanikan pelaku pasar di AS. Kendati rilis dari data ekonomi AS menunjukan tanda-tanda perbaikan setelah pemerintah mengumumkan penjualan ritel Oktober lalu menguat 0,5%, tetapi tidak mampu memberikan kepercayaan bagi pelaku pasar di AS.


Stock headlines
Quote:

• BBCA rencana bagi dividen interim Rp 43,5/saham
• BMRI targetkan kredit UMKM naik 30% di 2011 dan 2012
• MEGA laba 3Q2011 naik 7% jadi Rp 586,699 miliar
• KLBF kerjasama lisensi dengan Faes Farma SA, Spanyol
• LPKR proyeksikan pasar properti di 2012 lebih baik dari 2011
• DART rencana lakukan kuasi reorganisasi
• ETWA penjualan biodiesel per Oktober naik 403%
• WEHA tunda rencana beli 100 unit taksi premium White Horse
• CTBN targetkan penjualan naik 17% jadi USD 250 juta di 2011
• WIKA tambah saham di PT Wijaya Karya Realty jadi 85,26%
• PSAB akan rights issue Rp1,44 triliun & merubah kegiatan usaha
• UNVR bagi dividen interim Rp 250/saham
• Penjualan mobil ASII naik 17,08% YoY pada Oktober
• PTIS akan bangun kapal angkut batubara
• INAF targetkan penjualan Rp 1,2 triliun hingga akhir tahun
• INAF peroleh kredit Rp 90 miliar
• MRAT bidik penjualan Rp 435 miliar
• Greenwood siapkan dana akuisisi Rp 500 milyar
• Laba bersih BLTA meningkat 489%
• RALS incar pertumbuhan laba 21%


Promo masih berlaku, khusus online trading hingga akhir tahun, buy fee 0,1% dan sell fee 0,2%
Herseil - 18/11/2011 09:33 AM
#34

News for 18-11-2011

Market Review
Quote:

Sepanjang perdagangan kemarin, indeks bergerak melemah hingga sempat menyentuh posisi terendahnya pada level 3.782. Krisis utang Eropa yang masih juga belum selesai menyebabkan IHSG ditutup melemah sebesar 21,837 poin (0,573%) ke level 3.792,253 dari posisi sebelumnya pada level 3.814,09. Investor masih memilih untuk mengamankan portofolionya di tengah kekhawatiran atas krisis Eropa. Ditambah juga adanya peringatan dari Fitch Rating bahwa perbankan AS bisa terkena imbas krisis di Uni Eropa. Salah satu penyebabnya adalah nilai kredit perbankan Amerika yang kian menurun. Disamping itu, angka utang pemerintah AS juga terus meningkat menembus US$1,5 triliun atau setara dengan 99% dari proyeksi PDB Amerika tahun 2011. Pendapat ekonom dari Bank Sentral juga mengemukakan bahwa pemulihan ekonomi di Amerika kemungkinan akan terjadi dalam beberapa tahun ke depan dan tidak banyak yang bisa dilakukan Federal Reserve untuk mempercepat proses. Sementara itu, bursa regional tercatat variatif. Indeks Nikkei 225 tercatat menguat sebesar 16,47 poin (0,19%) menuju level 8.479,63 dari posisi sebelumnya pada level 8.463,16 dan indeks Hang Seng tercatat melemah sebesar 143,43 poin (0,76%) ke level 18.817,47 dari posisi sebelumnya pada level 18.960,9. Sedangkan pasar saham Eropa bergerak melemah dalam kisaran diatas 0,5% hingga diatas 1%. Yield surang utang Italia yang bertenor 10 tahun kembali meningkat dan berada di sekitar level 7%. Ditambah juga, kondisi Spanyol yang mulai terkena imbas krisis, ditengah-tengah kondisi Italia dan Yunani yang masih mendominasi. Pasar mulai mengkhawatirkan pertumbuhan sektor perbankan, kondisi obligasi negara, tingginya jumlah pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi yang stagnan serta kerusuhan sosial yang terjadi dari negara dengan perekonomian terbesar keempat di Eropa. Kekhwatiran akan defisit anggaran Spanyol yang mencapai lebih dari 6% dari target PDB 2011 pun mulai meluas sementara target defisit Uni Eropa hanya 3%.


Market Overview
Quote:

Faktor eksternal masih membayangi pergerakan IHSG dalam perdagangan saham hari ini. Pelaku pasar domestik tetap menyikapi pergerakan dari indeks bursa global yang dipengaruhi oleh kondisi dari ekonomi Eropa. Hasil lelang obligasi pemerintah Spanyol dan Perancis kemarin akan berpengaruh bagi indeks bursa Asia hari ini. Lelang obligasi sempat membuat kepanikan pelaku pasar yang memicu indeks bursa Eropa bergejolak pada perdagangan kemarin. Lelang telah menjadi sentimen buruk bagi pasar Eropa, seiring kredit sovereign zona euro yang meningkat. Sementara itu, di sisi lain Bank Sentral Eropa harus membeli utang pemerintahan Eropa lebih banyak. Karena kekhawatiran terhadap Eropa yang tidak dapat mengatasi krisis utangnya. Spanyol lakukan lelang obligasi senilai 4 miliar euro dan Perancis pada hari yang sama, lakukan lelang obligasi senilai 8,2 miliar dollar euro. Khawatir krisis utang Eropa bisa menjalar ke Perancis. Negara ini pun kembali berikan isyarat agar Bank Sentral Eropa (ECB) intensifkan kebijakan intervensi untuk hentikan penularan krisis utang. Ketakutan Perancis seiring dengan meningkatnya ancaman terhadap peringkat AAA-nya. Keinnginan dari Prancis agar ECB lebih agresif, mendapat penolakan dari Jerman. Jerman menolak usulan Bank Sentral untuk mencetak uang dan membeli obligasi dalam jumlah besar. Munculnya perbedaan pendapat antara Prancis dan Jerman mengenai tindakan ECB untuk mengintervensi bisa menjadi respon negatif para pelaku pasar. Kanselir Jerman, Angela Merkel tetap bersikeras bahwa dengan reformasi ekonomi secara structural perlu dilakukan di Italia sekaligus mendukung system kerjasama fiskal di zona Eropa.


Stock Headlines
Quote:

• AKRA memesan tiga buah kapal keruk
• BBRI mengakuisisi salah satu perusahaan sekuritas
• BBCA menargetkan pertumbuhan kartu kredit 8%
• BTPN berencana mengakuisisi Bank Sahabat
• Recapital percepat bayar utang ke BUMI
• Bumi Plc tingkatkan kapasitas produksi
• MASA investasi Rp 3 triliun
• Awal 2012, BRPT tuntaskan kuasi reorganisasi
• BBTN akan terbitkan KIK EBA Rp 1 triliun
• IPO Visi Media oversubscribed 50,7 kali
• GMR Singapura kuasai 30% saham GEMS
• ULTJ pertimbangkan untuk melakukan ekspansi bahan baku
• BBRI akan mengakuisisi salah satu perusahaan sekuritas
• SCPI akan melakukan transaksi pinjaman sebesar USD 45 juta
• WINS dapatkan kontrak sewa 3 kapal dari CNOOC
• MRAT mengalokasikan dana belanja modal Rp 20 miliar
• Tiga sekuritas yang menangani IPO didesak jual saham GIAA
• Harga IPO Erajaya kisaran Rp 1.000-Rp 1.440 per saham




Spoiler for personal pick

Merah membara, buying time detected D D

Trading buy
Bumi @2125
Elty @110
TP around 5% gain; SL around 3%
Disc higly on


Happy trading for all, ingat masih berlaku promo VOLT (Valbury online trading) Buy fee hanya 0,1% sell fee hanya 0,2% till end of year \)
Herseil - 21/11/2011 09:06 AM
#35

Newsletter 21-Nov-2011

Market review

Quote:

Perkembangan seputar krisis utang kawasan Eropa masih mendominasi pergerakan pasar saham domestik yang bergerak fluktuatif selama sepekan kemarin dan mencatatkan penurunan sebesar 0,65%. Diawali dengan harapan atas pemimpin baru Italia dan Yunani yang diharapkan akan mengambil kebijakan yang tepat dalam menyelesaikan krisis utangnya. Dari Spanyol, sentimen negatif berasal dari data statistik negara tersebut yang pada kuartal ketigamenunjukkan tidak mengalami pertumbuhan dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Ditambah juga imbal hasil utang Italia yang meningkat hingga menembus level 7%, turut memberikan sinyal negatif di pasar saham. Ancaman krisis zona Euro masih diperdalam oleh pernyataan dari Fitch yang mengemukakan bahwa krisis Eropa bisa meluas ke Amerika jika keadaan Eropa semakin memburuk dan Amerika tidak mampu mempertahankan perekonomiannya. Sementara dari Federal Reserve sepertinya tidak bisa berbuat banyak, meski sudah menurunkan tingkat bunga jangka pendek dan menengah. Terhadap kekhawatiran atas meluasnya krisis dan tumbuhnya biaya pinjaman Eropa membuat Perancis mendesak European Central Bank (ECB) untuk lebih agresif dalam menerapkan kebijakan untuk mengintervensi beberapa negara yang terkena resesi. Dari Asia, IMF menyoroti penyaluran kredit yang agresif di negara tersebut karena muncul kekhawatiran bahwa Hong Kong dianggap tidak cukup kuat dalam menahan gelombang resesi global. Sedangkan dari Cina, otoritas perbankan yang baru mengingatkan perbankan negeri tersebut bahwa penggelontaran pinjaman kepada pengembang properti kemungkinan akan tersendat. Disamping itu, surplus perdagangan Cina kemungkinan akan dieliminasi dalam kurun waktu satu sampai dua tahun menjadi nol. Hal itu mungkin bagi renminbi akan menghadapi tekanan depresiasi. Dari Jepang, Tokyo mulai mencemaskan dampak dari resesi global terhadap negaranya. Jepang juga masih memperketat kebijakan ekspansi pembelian aset.


Market Overview
Quote:
Uptrend IHSG jangka menengah dalam perspektif teknikal akan kembali diuji oleh faktor non teknis. Faktor eksternal terkait isu krisis Eropa masih menjadi sentimen kuat saat ini. Ditambah kekhawatiran bahwa krisis Eropa menunjukkan sinyalemen mulai menyebar yang diindkasikan dari meningkatnya yield obligasi Spanyol. Ketidaksesuaian pendapat antara Kanselir Jerman Barat, Angela Merkel, dengan Presiden Perancis, Sarkozy, tentang peran ECB dalam krisis Eropa juga menjadi masalah tersendiri. Selain itu market concern dengan meningkatnya pinjaman bermasalah sektor properti di Cina. The China Banking Regulatory Commission disebutkan meminta kepada pemberi pinjaman untuk meningkatkan penjualan aset dan merestrukturisasi utang guna memperjuangkan vehicle keuangan pemerintah lokal yang tidak menguntungkan untuk membayar kembali pinjaman. Regulator perbankan Cina memperingatkan pemberi pinjaman bahwa beberapa proyek yang didukung oleh pemerintah lokal mungkin kehabisan dana dan pinjaman kepada developer properti sepertinya tidak bagus akibat penjualan melemah. Pada bulan Oktober harga rumah di 33 kota dari 70 kota di Cina turun. Mark Mobius dari Franklin Templeton Investments bahkan menyatakan bahwa harga rumah di Cina akan turun 15%-30% dalam 2 tahun mendatang. Sedangkan BNP Paribas memprediksikan penurunan 10% di semester II 2012. Hal itu yang menyebabkan koreksi dalam di bursa Cina & Hongkong Jumat lalu. Segala bentuk ketidakpastian itu, baik dari Eropa, Amerika Serikat hingga Cina, akan menjadi isu kuat dan mendasar hingga waktu yang tidak bisa dipastikan. Kuncinya adalah komitmen kuat dan kerja sama dalam menyelesaikan masalah yang mengglobal tersebut, termasuk implementasi langkahlangkah penyelesaiannya. Di sisi lain, analis memprediksikan ekonomi Amerika Serikat akan tumbuh di kuartal IV 2012. Penguatan ekonomi itu akan membantu mengangkat harga saham AS yang telah tertekan oleh krisis utang di Eropa. Kemungkinan hal itu ditunjang oleh tingkat konsumsi di bulan Desember berkaitan dengan perayaan Natal dan menjelang tahun baru. Hal tersebut bisa berimbas ke bursa lain. Namun selanjutnya market akan kembali mencermati perkembangan krisis.


Stock Headlines
Quote:

• Perusahan patungan PTBA akan dapat dana dari CBD
• Dua anak usaha BRMS dapat izin penambangan dan eksplorasi
• BRMS anak usaha dapat izin pinjam pakai eksplorasi di 2 lokasi
• AALI anggarkan capex Rp 1,7 triliun di 2012
• UNTR catat penjualan alat berat capai 7.094 unit per Oktober
• UNTR penjualan Komatsu capai 7.094 unit per Oktober 2011
• ASII minta UNTR tingkatkan cadangan batubara
• UNTR alokasikan USD 500 untuk capex di 2012
• AUTO siapkan capex Rp 1,2 triliun di 2012
• INAF rencana cairkan pinjaman Rp 350 miliar dari BMRI
• Pemerintah melihat bahwa INAF berprospek akuisisi KAEF
• ISAT akan selesaikan transaksi dengan TBIG
• PTIS tunjuk Keppel Singmarine bangun floating crane
• BUMI kritik balik Rotschild
• WINS raih kontrak US$19 juta
• Grup Ciputra akan listing di Singapura
• AALI jajaki standby loan US$100 juta
• RALS siap investasi Rp350 miliar
• BRMS cetak laba bersih Rp556 miliar
Herseil - 22/11/2011 09:12 AM
#36

Newsletter 22-nov-2011

Market Review
Quote:

Pada perdagangan awal pekan, indeks bergerak melemah bersamaan dengan pelemahan bursa saham regional dan global. Pergerakan pasar saham dunia, termasuk Indonesia masih dipengaruhi oleh perkembangan seputar penyelesaian krisis utang Eropa dan perkembangan ekonomi Amerika. IHSG ditutup melemah sebesar 74,671 poin (1,989%) ke level 3.679,829 dari posisi sebelumnya pada level 3.754,5. Dari Eropa, Presiden European Central Bank (ECB), Mario Draghi menekan para petinggi Uni Eropa untuk segera melakukan peluncuran Fasilitas Stabilitas Keuangan Eropa (EFSF). Lamanya penerapan EFSF ini membuat beberapa negara di Uni Eropa menderita krisis lebih parah. Demi mengurangi krisis tersebut, ECB membeli obligasi milik Italia dan Spanyol dengan tujuan untuk menekan imbal hasil. Namun pihak Jerman masih berlawanan atas tindakan pembelian obligasi tersebut karena dianggap berpotensi menggangu objektivitas ECB terhadap lebih dari 13 negara anggota Uni Eropa. Sedangkan dari Amerika, investor khawatir bahwa kongres supercommittee AS akan gagal menyepakati pemangkasan defisit anggarannya. Kekhawatiran atas tidak tercapainya kesepakatan tersebut dan pemberitaan atas tingkat ekspor Jepang yang turun pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir, membuat indeks bursa saham Asia turut melemah dimana indeks Nikkei 225 tercatat turun sebesar 26,64 poin (0,32%) ke level 8.348,27 dari posisi sebelumnya pada level 8.374,91 dan indeks Hang Seng tercatat turun sebesar 265,38 poin (1,44%) ke level 18.225,65 dari posisi sebelumnya pada level 18.491,23. Sedangkan bursa saham Eropa bergerak melemah dalam kisaran 2% yang disebabkan oleh kemungkinan kegagalan kongres AS dan kekhawatiran kondisi Eropa menyusul yield surat utang Belgia, Spanyol, dan Perancis yang meningkat tajam mengikuti Yunani dan Italy. Dari domestik, seluruh sektor perdagangan tercatat melemah dan asing mencatatkan net sell sebesar Rp540 miliar. Saham VIVA yang listing kemarin membukukan kenaikan sebesar 50%.


Market Overview
Quote:

Prediksi IHSG dalam perdagangan saham hari ini berpotensi kembali untuk melemah, faktor ekternal yang muncul dari kecemasan terhadap krisis utang negara Eropa terus menjadi ketakutan bagi pelaku pasar. Tingginya imbal hasil obligasi yang diterbitkan pemeritah Italia, Spanyol dan negara lainnya telah mengguncang pasar finansial. Imbal hasil surat utang Italia untuk tenor 10 tahun sempat melonjak diatas 7% yang dianggap level berbahaya sehingga menimbulkan kecemasan akan kemampuan Italia mengelola utangnya. Italia bisa bernasib sama seperti Yunani, Spanyol dan negara lainnya akan membutuhkan dana talangan internasional ketika yield obligasinya mencapai 7%. Demikian dengan Imbal hasil obligasi Perancis dengan tenor 10 tahun, semula berada di level 2,54%, bergerak naik menjadi 3,69%. Hal Ini merefleksi meningkatnya kekhawatiran bahwa Perancis yang merupakan negara dengan perekonomian terbesar kedua di Uni Eropa bisa kehilangan peringkat AAA. Belum tercapaimya kesepekatan di antara 12 Angoota kongres dalam komite super dalam pembahasan mengenai pengurangan defisit USD1,2 triliun untuk sepuluh tahun kedepan berimflikasi negative bagi pasar global. Ketakut pasar semakin menjadi ketika lembaga pemeringkat seperti Fitch mengatakan, krisis Eropa akan menyebar ke negara–negara besar di Uni Eropa dan dapat membahayakan perbankan AS. Alasan dari Fitch ini bahwa bank–bank besar AS dapat mengalami kesulitan jika krisis utang Eropa terus meluas. Fitch mengatakan, lima bank besar AS memiliki pinjaman, deposito, dan aset lainnya dengan total US$ 114 juta di perbankan Perancis. Sedangkan Perbankan Perancis juga memiliki obligasi besar yang diterbitkan oleh pemerintah Yunani dan Italia. Kendati demikian, menurut Fitch risiko utang–utang perbankan AS masih bisa dikelola. Dari AS,berkenaan deadline bagi Kongres AS untuk menetapkan rencana reduksi defisit senilai US$1,2 triliun akhir pekan ini. Jika krisis Eropa masih bertahan dan pada saat bersamaan pasar mengkhawatirkan AS tidak mampu menjalankan program pemangkasan defisit fiskalnya. Pasar juga akan mengantisipasi negatif silang pendapat Perancis-Jerman soal peran European Central Bank (ECB) dalam mengatasi krisis di kawasan tersebut.


Stock Headlines
Quote:

• ADRO berniat garap lahan tambang disengketakan dengan PTBA
• ADRO targetkan produksi batubara 52-53 juta ton di 2012
• PTBA kesepakatan harga pada PLTU Banjarsari tuntas di tahun ini
• MEDC mulai memanfaatkan gas metana batubara
• ADHI rencana bangun menara 100 lantai di SCBD
• ADHI rencana dorong bisnis sektor listrik
• GIAA targetkan Citilink dapat go Asean di 2013
• Samin Tan usul pelepasan 20% BRAU dan 10% BRMS
• Thohir eksekusi 4,19% saham VIVA
• MNCN naikkan rasio dividen
• ITMG pertahankan rasio dividen 75%
• Laba PBRX meningkat 110%
• Laba bersih BUMI naik 3,9%
• BCIP akuisisi Gunung Besi US$260 juta
• TRIO siapkan rencana akuisisi
• SHID akan melakukan kuasi reorganisasi
• AISA akan melakuan penawaran umum terbatas III
• Pembentukan holding BUMN sektor konstruksi terancam batal
Herseil - 23/11/2011 09:14 AM
#37

newsletter, 23 November 2011

Market review
Quote:

Perdagangan saham di pasar domestik bergerak menguat di tengah ketidakpastian kondisi global yang menyebabkan pelemahan mayoritas pasar saham dunia. IHSG berhasil mencatatkan penguatan sebesar 55,70 poin (1,514%) menuju level 3.735,532 dari posisi sebelumnya pada level 3.679,829. Secara global, kondisi pasar masih dipengaruhi oleh situasi paska kegagalan super committee AS untuk mengurangi anggaran belanja negaranya. Jika belum tercapai kata sepakat, maka secara otomatis pemangkasan anggaran ditetapkan sebesar US$1,2 triliun dan menyebabkan permintaan aset berisiko menurun. Sedangkan dari Eropa, pasar kemungkinan masih mengantisipasi perbedaan pendapat antara Perancis dan Jerman mengenai peran ECB dalam mengatasi krisis Eropa. Pelaku pasar juga mencermati kondisi terkini Yunani dimana kreditur Yunani gagal membujuk pemimpin partai konservatif utama untuk menandatangani perjanjian langkah-langkah penghematan anggaran terkait kesepakatan dana talangan ke Yunani. Ketidakpastian sikap para pemimpin Eropa dan kegagalan politisi AS serta perkembangan kondisi Asia, membuat pasar saham Asia ditutup mixed. Indeks Nikkei 225 ditutup melemah sebesar 33,53 poin (0,4%) ke level 8.314,74 dari posisi sebelumnya pada level 8.348,27 yang turut disebabkan oleh penguatan Yen yang dipandang dapat mengurangi keuntungan sejumlah perusahaan. Sedangkan indeks Hang Seng mencatatkan penguatan sebesar 25,74 poin (0,14%) menuju level 18.251,59 dari posisi sebelumnya pada level 18.225,85. Pergerakan pasar saham Hong Kong tidak luput dari pengaruh kondisi China setelah wakil PM mengemukakan bahwa kondisi ekonomi global berpotensi lebih parah lagi serta transaksi properti di kota-kota terbesar China jatuh ke tingkat yang sangat rendah. Namun, guna menghadapi krisis global tersebut, China harus menata perekonomian negaranya dan pemerintah akan mendorong pertumbuhan ekonomi dalam negeri dengan menggelontarkan dana sebesar US$1,7 trilun. Mayoritas bursa saham Eropa bergerak menguat dalam kisaran tidak lebih dari 0,5% yang didukung oleh sikap Moody’s dan S & P yang tidak akan mengubah peringkat kredit pemerintah AS dan PM Spanyol menjanjikan pemotongan pengeluaran dan menawarkan lapangan pekerjaan.


Market Overvew
Quote:

Prediksi IHSG pada hari ini akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Pasar masih dihadapi ketidakpastian dari kondisi Eropa dalam penanganan krisis utangnya. Belum lagi ditambah dengan unsur politik yang memanas semakin mempengaruhi penanganan krisis politik di kawasan Eropa yang bisa menimbulkan kecemasan bahwa krisis utang bisa berlarut-larut. Pasar akan menyikapi kemungkinan buruk yang terjadi di AS setelah adanya sinyal dari lembaga pemeringkat yang akan mengkaji rating kredit AS. Pesimistis akan keberhasil kongres AS dapat menyepakati pemangkasan defisit anggaran senilai USD1,2 triliun dari USD1,5 triliun untuk 10 tahun, akan pengaruhi pasar. Masalahnya apabila hingga akhir pekan ini tidak mencapai kata sepakat, maka ada kemungkinan AS bakal mendapat downgrade terutama dari Standard & Poor's Rating Service ke depannya. Sementara itu, Departemen Perdagangan AS merilis bahwa pertumbuhan PDB pada Juli hingga September secara tahunan hanya naik 2%. Padahal pemerintah memproyeksikan pertumbuhan tersebut minimal mencapai 2,5%. Hal lain yang dapat memberikan pengaruh bagi pasar mengenai rencana dari Uni Eropa yang akan menaikkan anggarannya sekira 2% menjadi 129 miliar euro. Tujuan dari kenaikan anggaran ini adalah menjaga inflasi agar pada tahun mendatang bisa terkendali dan dapat berpengaruh pada potensi apresiasi terhadap mata uang euro. Dari Spanyol, Parleman dari negara ini yang menyatakan butuh bailout. Sedangkan, Kanselir Jerman Angela Merkel dalam pernyataannya Eropa tidak akan memberikan bailout lagi setelah Yunani, Irlandia dan Portugal. Dari Asia terkait dengan, pernyataan Bank Dunia tentang pertumbuhan di kawasan Asia Timur yang akan tetap stabil, meski dibayangi oleh potensi krisis akibat lambatnya penanganan krisis utang di Eropa. Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan Asia Timur akan meningkat sebesar 8,2% pada 2011 atau sebesar 4,7% tidak termasuk China dan sebesar 7,8% pada 2012.


Stock Headlines
Quote:

• BBKP laba bersih 9M2011 naik 37% dari Rp 336 miliar
• Siam Cement – BRPT galang dana USD 500 juta
• TPIA jajaki pinjaman bank
• Reliance siapkan dana akuisisi USD 40 juta
• ASRI akan menerbitkan 10% saham baru
• TRIO dapat pinjaman Rp 1 triliun
• BCIP targetkan Rp2,42 triliun dari PUT I
• MBTO targetkan penjualan 2012 tumbuh 18%
• UNTR berikan pinjaman US$6,05 juta ke MPU
• UNTR berikan pinjaman USD 6.046.700 ke Multi Prima Universal
• AISA tetapkan harga rights issue Rp 560
• AISA terbitkan saham di Bumiraya Investindo
• ATPK akan terbitan saham non HMETD sebanyak 10%
• Bank HSBC alihkan pinjaman kepada ERTX kepada Gillespie
• Jinsheng Mining jadi pembeli siaga rights issue DKFT
• JSPT alokasikan capex di 2012 sebesar Rp 2 triliun
• SHID rencana kuasi reorganisasi
• DILD akan membangun sebanyak 17 hotel Intiwhiz
• Saranacentral Bajatama berencana akan IPO
earthbag - 23/11/2011 10:46 AM
#38

Buat emas gimana gan?
buat minggu ini pergerakannya gimana?
Herseil - 24/11/2011 09:22 AM
#39

Newsletter 24-nov-2011

Market Review
Quote:

Bursa saham dunia kembali melemah yang masih disebabkan oleh perkembangan seputar krisis Eropa dan kondisi perekonomian Amerika. Diawali dengan tingkat imbal hasil Spanyol yang menembus level tertinggi dalam 14 tahun terakhir dan data ekonomi AS yang tumbuh pada tingkat yang lebih lambat pada level 2% dari estimasi sebelumnya pada level 2,5%, membuat bursa saham AS melemah pada perdagangan hari sebelumnya. Tingginya biaya pinjaman di Spanyol dan pertumbuhan AS yang lebih rendah memicu kekhawatiran bahwa perlambatan ekonomi AS yang terus berlanjut, bisa membahayakan pertumbuhan global dan hal ini turut menjadi sentimen negatif bagi bursa saham Asia termasuk Indonesia. IHSG tercatat turun sebesar 48,524 poin (1,299%) ke level 3.687,008 dari posisi sebelumnya pada level 3.735,532. Bank Dunia memperingatkan bahwa dalam waktu dekat, Asia akan terkena dampak krisis Eropa. Ketidakpastian Eropa dan perlambatan pertumbuhan global dapat mempengaruhi ekonomi Asia Timur. Ditambah juga, pemberitaan atas sektor industri Cina yang melambat sejak Maret 2009, membuat bursa saham Asia tercatat melemah. Data Survei Purchasing Managers Index (PMI) HSBC, yang menghitung kinerja perusahaan-perusahaan swasta berskala kecil, menunjukkan bahwa indeks tersebut berada pada level 48 yang menggambarkan lemahnya ekspansi, aktivitas, dan kontraksi industri. Data yang sekaligus menggambarkan bahwa Cina dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi tak luput dari krisis, menjadikan bursa saham Hong Kong ditutup melemah sebesar 387,16 poin (2,12%) ke level 17.864,43 dari posisi sebelumnya pada level 18.251,59 dan indeks Shanghai Composite tercatat melemah sebesar 17,56 poin (0,73%) ke level 2.395,07 dari posisi sebelumnya pada level 2.412,63. Bursa saham Eropa bergerak mixed dalam kisaran yang tidak lebih dari 0,5%. IMF menawarkan sistem paket pinjaman baru berjangka waktu pendek yang dinamakan The Precautionary and Liquidity Line (PLL) untuk membantu negara-negara dari krisis utang. Sedangkan komisi Eropa, akan mengajukan proposal yang mengharuskan adanya pelaporan dan penentuan ambang batas penggunaan anggaran pemerintah zona Euro. Diharapkan skenario tersebut bisa menciptakan kebijakan fiskal di zona Euro.


Market Overview
Quote:

Potensi IHSG untuk melanjutkan pelemahan pada perdagangan saham hari ini kembali bisa terjadi. Penurunan atas indeks bursa Wall Street diperkirakan dapat memberikan tekanan bagi IHSG menuju teritorial negatif. Indeks Dow Jones koreksi sebesar 236,17 poin (0,205%) ke posisi 11257,55 dan indeks Nasdaq melemah sebesar 61,20 poin (2,43%) berada di level 2460,08. Koreksi indeks Wall Street dipicu dari krisis utang Euro dan data ekonomi Cina yang melemah. Data menunjukkan manufaktur Cina menyusut paling dalam 32 bulan pada November, hal ini mempengaruhi sentimen kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi global. Kecemasan dari belahan Eropa semakin menjadi ketakutan yang lebih besar saat ini, ketika penjualan obligasi Jerman melemah sebagai bertanda bahwa krisis utang mulai mengancam Berlin. Sementara itu, Pemimpin Perancis dan Jerman masih berselisih solusi struktural jangka panjang. Permintaan obligasi Jerman yang tidak begitu baik menunjukkan investor masih melihat investasi di zona euro masih terlalu beresiko. Demikian dengan halnya obligasi Perancis dan Belgia turun sehubungan dengan kekhawatiran krisis kredit di Eropa dapat membatasi pertumbuhan global. Sedangkan data ekonomi Amerika Serikat klaim pengangguran baru naik minggu lalu dan pengeluaran konsumen hampir tidak meningkat pada Oktober. Sebelumnya data pertumbuhan ekonomi AS per kuartal III diluar ekspektasi sehingga menghilangkan kepercayaan bagi pasar. Sentimen lainnya terkait dengan rencana Australia yang akan mengenakan pajak sebesar 30% pada bijih besi dan sektor batubara akan menambah sederetan sentimen negatif yang dapat menjadi rintangan bagi pasar Akumulai dari sentimen negatif hari ini menjadi ketidakpastian pasar sebagai hal yang dapat menakutkan bagi pelaku pasar dalam melakukan investasi dan lebih memposisikan untuk menyelamatkan portofolio yang dimiliki. Dengan munculnya sentimen tersebut IHSG berpeluang koreksi dengan menguji level support 3588.


Stock Headlines
Quote:

• SMGR targetkan produksi semen di 2011 naik 12%
• SMGR ekspansi Rp 7 triliun
• SMGR incar pertumbuhan pendapatan 10-12% pada 2012
• ICBP operasional pabrik susu tahap I selesai di semester I 2012
• ANTM targetkan jual emas hingga 6,5 ton di 2012
• EXCL perkirakan pendapatan di 2011 capai Rp 18 triliun
• EXCL jajaki jual sekitar 7000 menara senilai Rp 14 triliun
• EXCL anggarkan capex Rp 6 triliun di 2012
• DKFT akan bentuk anak usaha baru pada 2012
• ELSA lepas 11% saham Blok Bangkanai
• TRST investasi Rp 250 miliar pada 2012
• KRAS akan mendirikan anak usaha perdagangan
• BCAP akan bagi dividen Rp 2/saham
• CTRP buyback saham tahap I
• Harga IPO Cardig Rp400/saham
• JSPT alokasikan capex 2012 Rp2 triliun
• BMRI berencana akusisi bank
• BNGA mengkaji penyaluran kredit valuta asing renminbi
• BBNI membukukan dana kelolaan prioritas senilai Rp28triliun
• LPCK berencana mulai membangun pusat perbelanjaan
Herseil - 24/11/2011 09:28 AM
#40

Quote:
Original Posted By earthbag
Buat emas gimana gan?
buat minggu ini pergerakannya gimana?


Kalo emas nampaknya buat sementara bakal sideways, sekarang baru cocok disebut harga save haven. Fluktuasinya mungkin bakal lebih terbatas.

Kalau saham minggu ini pergerakan mustinya cenderung downtrend, namun kemungkinan besar akan terjadi teknikal rebound karena harga-harga sudah oversold selama penurunan beruntun selama seminggu ini.
Page 2 of 14 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›
Home > CASCISCUS > BUSINESS BOARD > Forex/Option/Saham dan Derivatifnya > Saham > [BROKER] Valbury Asia Securities (VAS); Galeri PIK