YOUNG ON TOP KASKUS COMMUNITY (YOTKC)
Home > CASCISCUS > YOUNG ON TOP KASKUS COMMUNITY (YOTKC) > ••• Menyikapi KRITIK, Komentar dan Respon Negatif •••
Total Views: 14989 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 31 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

AKALPOKAL - 16/10/2011 08:55 AM
#1
••• Menyikapi KRITIK, Komentar dan Respon Negatif •••
••• Menyikapi KRITIK, Komentar dan Respon Negatif •••


Menyikapi KRITIK,
Komentar dan Respon Negatif

Quote:
PD aja lagi \) Banyak orang, meski berkata "saya siap menerima kritik yang membangun", tetap saja lebih suka diberi pujian. Kritik, komentar maupun respon negatif atas apa yang kita lakukan, atau atas apa yang kita sampaikan, tetap saja menimbulkan rasa nggak enak dibandingkan dengan ucapan dukungan maupun pujian.

Padahal, kesuksesan kadangkala diraih setelah melalui berbagai kritik dan komentar (meski sebagian besar bersifat negatif). Kritik dan komentar yang masuk, jika dihadapi dengan kepala yang dingin semestinya bisa menjadi media bagi kita untuk berbenah diri dan memperbaiki kekurangan.

Lantas, bagaimana kiat untuk tetap keep smile jika kita menghadapi kritikan dan respon negatif ?. Berikut ada beberapa tips yang biasanya saya praktekkan. Meski tidak 100% membuat saya menjadi orang yang cool, calm & confident, paling tidak, ada rasa nyaman dalam menghadapi kritik.

Quote:
1. JANGAN ANGGAP SEBAGAI SERANGAN PRIBADI

Jika kritik dan respon negatif ditanggapi sebagai serangan pada kepribadian kita, kita akan cenderung menanggapinya secara emosional. Selalu tanamkan bahwa kritik maupun respon itu merupakan 'berkah' perhatian atas apa yang kita lakukan. Jika musibah kadang bisa dianggap sebagai "sapaan tuhan terhadap makhluknya", anggaplah kritik dan saran sebagai perhatian dari seseorang buat kita.

Pengalaman saya, jika kita menanggapi kritik secara ringan dan jika perlu dibuat candaan, kritik tersebut tidak perlu ditakuti.

Contoh berikut terlalu ekstrim, tapi anggaplah anda pernah mengalaminya (amit-amit D)

"Mas, kerja pakai baju yang kemarin ya ? Kok sering pakai baju itu-itu saja". Bagaimana respon anda ?

Hehehe, bilang saja, "Makasih sudah diperhatikan...". Simple kan. Nggak perlu kita nantang si pengkritik buat perang Bubat. Toh, orang bisa menilai mana yang perlu didukung dan mana yang perlu dibenci \). Nggak usah takut dan malu pada pandangan orang, "Kasihan banget ya dia. Terhina banget...".

Jangan lupa, orang-pun bisa menganalogikan suatu peristiwa dengan diri mereka. Bagaimana jika mereka ada di posisi kita.


Quote:
2. MENGALAH, UNTUK MENANG

Di kantor lama, saya paling sering berdebat dengan Factory Manager. Factory Manager adalah jabatan kedua setelah Managing Director, jadi cukup lumayan posisi beliau. Apapun (mungkin nggak semua, tapi saya merasa 99.99%) usulan yang saya ajukan, apapun pendapat saya, hampir selalu dia kritik. Meski saya yakin 110% (Istilah Pak Budi, untuk mencerminkan keyakinan saya D) bahwa tidak akan ada masalah dengan usulan saya, hampir selalu dia mengkritiknya.

Akhirnya saya ambil pendekatan berbeda. Alih-alih saya merespon secara negatif setiap komentar dia, saya akan selalu meminta pendapatnya untuk menjawab kritiknya.

Jadi, jika dia berkata, "Pak, sistem yang kamu buat mungkin bisa dijalankan, tapi akan timbul masalah ini, itu, anu dan lain-lain. Akan sangat rentan buat perusahaan jika hal itu terjadi",

Saya akan jawab, "Sistem yang saya buat memang berdasarkan analisa saya, yang saya susun dari data di lapangan. Mungkin bapak ada saran untuk melengkapi data ini agar sistem yang dibuat dapat mengantisipasi masalah seperti yang bapak sampaikan".

Jadi, alih-alih saya diberikan bola api, saya mengembalikan bola api itu kepada pemiliknya ;).

Cara ini ternyata mujarab, karena beliau merasa dihargai (saya mengucapkan respon demikian dengan ketulusan, bukan kepalsuan lho, bukan sekedar menyenangkan atau sekedar "makan tuh serangan baliknya", \)). Efek positifnya, dia juga mau menghargai pendapat saya dan kami bisa menjadi team yang kompak, meski tidak selalu sependapat dalam berbagai hal.


Quote:
3. KOMITMEN PADA TUJUAN AKHIR

Banyak rencana bagus dan hasil yang baik tidak bisa dicapai gara-gara perdebatan dan kritik yang negatif menutupi kesamaan tujuan. Sering orang berdebat soal cara, berpegang pada ego mengenai cara mana yang akan ditempuh. Menganggap bahwa jika cara lain ditempuh-bukan cara kita-, apapun hasil akhirnya kita akan menutup mata. Padahal, jika hasil dan tujuan akhir tercapai, cara dan metode hanyalah jalan untuk memperolehnya.

Jika anda mengusulkan suatu rencana kerja dalam meningkatkan kinerja pegawai dan rekan anda mengusulkan hal lain dengan tujuan yang sama, hindari perdebatan mengenai cara mana yang akan ditempuh. Jika bisa digabungkan, hasil yang ingin dicapai memiliki kemungkinan keberhasilan yang lebih besar. Jangan seperti peribahasa TIJI TIBEH, MATI SIJI MATI KABEH. Atau seperti orang yang ditolak cinta, "Kalau tidak dengan saya, tidak juga dengan orang lain". "Saya sengsara, orang lainpun mestinya ikut sengsara". "Saya sial, orang lainpun sebaiknya ikut sial".


Prinsip menang-menangan akan semakin memperkerdil jiwa kita. Percayalah, jika anda bahagia mendengar dan melihat orang lain sukses, hal yang sama akan terjadi pada anda. Sukses bersama-sama lebih baik 1000% dibandingkan sengsara bersama-sama.

Sumber


Quote:
Kesiapan menerima kritik, terkadang berbeda bila menghadapi kritik/komentar secara nyata. Mudah-mudahan bermanfaat bagi ane maupun bagi kaskuser lainnya, dan untuk kaskus ilovekaskuss

Spoiler for Read me
PERHATIAN exclamati

Untuk kebaikan & keindahan trit ini: diharap komen yg baik, no junk, no signature, no titip link.
Kebiasaan memang belum tentu baik, namun kebaikan harus dibiasakan. Jadi biasakan yg baik2 saja Yb

Berkenan dengan trit ini, monggo ijo2nya (semen juga gpp, asal jangan bata aja) shakehand

cendolbig
AKALPOKAL - 16/10/2011 08:56 AM
#2
silahkan mampir gan..
pianist99 - 16/10/2011 09:06 AM
#3

mantap bos :thumbup

kadang pahit mendengar kritikan dari orang...
tapi pahitnya itu seperti obat yang membuat kita lebih sehat \)

mari menjadi pendengar yang baik malus
SenAtDorm - 16/10/2011 11:45 AM
#4

mantap om prim D/
ga usah ragu menerima kritik D/
primula - 16/10/2011 08:08 PM
#5

macam2 juga motif ngritik, diantaranya yg umum:

1. Memang ikhlas (tulus), tidak ada muatan kepentingan diri maupun klan (golongan) kecuali mengharap adanya kebaikan. Biasanya tetap pakai rasio & nurani. Yg kek gini biasanya orang cakep \)
2. Sentimen, motifnya tidak suka, semuanya tampak sama (elek semua). Biasanya pakai esmosi (akal & nurani dimatikan). Yg kek gini, semuanya orang jelek mahos
3. Asbun (asal bunyi), g tau apa yg diomongin. Biasanya orang macem kek gini akalnya belum genap (lengkap), atau g jelas sadar apa g. Yg kek gini lucu diliat tp g usah terlalu diambil hati kritik ucapannya, semisal: anak2 kecil (belum baligh) ato orgil (kelainan sarap) D
Quote:
Original Posted By SenAtDorm
mantap om prim D/
ga usah ragu menerima kritik D/

haiii om sen? camod recommended neh recsel
tak usah ragu, terima aja semua kritikan,
diambil hati & pikiran? urusan lain \D/

ngacir:
armandaa - 16/10/2011 08:37 PM
#6

cuma 3 hal ya cara yg efektif untuk menghadapi kritik..
cocok banget buat ane yg lagi down karna sering nerima kritik gan.
cendols sent
AKALPOKAL - 16/10/2011 08:56 PM
#7

Quote:
Original Posted By pianist99
mantap bos :thumbup

kadang pahit mendengar kritikan dari orang...
tapi pahitnya itu seperti obat yang membuat kita lebih sehat \)

mari menjadi pendengar yang baik malus
kritikan bagi kebanyakan orang (bisa jadi ane termasup malus/) ibarat lagi enak2an nikmatin makan malam, eh tiba2 mati lampu norose:

harusnya memang seperti obat, sebisa mungkin menghindari yg jenis puyer, pahitnya merata D

trims atas pengertiannya kk shakehand
Quote:
Original Posted By SenAtDorm
mantap om D/
ga usah ragu menerima kritik D/
ragu juga gan klo ternyata terus2an dikritik D ibarat naik kendaraan, diklaksonin mulu dari belakang norose:
kudu ada usaha perubahan ke yg lebih baik, dgn tetap menjadi diri sendiri \)
Quote:
Original Posted By armandaa
cuma 3 hal ya cara yg efektif untuk menghadapi kritik..
cocok banget buat ane yg lagi down karna sering nerima kritik gan.
cendols sent
simpel aja praktisnya, memang kitanya yg terkadang belum siap lapang dada menerimanya. yg terpenting, msh ada kemauan untuk menjadi baik, dan segera melakukannya. trims yak ijo2nya \)
SenAtDorm - 16/10/2011 11:05 PM
#8

Quote:
Original Posted By primula
macam2 juga motif ngritik, diantaranya yg umum:

1. Memang ikhlas (tulus), tidak ada muatan kepentingan diri maupun klan (golongan) kecuali mengharap adanya kebaikan. Biasanya tetap pakai rasio & nurani. Yg kek gini biasanya orang cakep \)
2. Sentimen, motifnya tidak suka, semuanya tampak sama (elek semua). Biasanya pakai esmosi (akal & nurani dimatikan). Yg kek gini, semuanya orang jelek mahos
3. Asbun (asal bunyi), g tau apa yg diomongin. Biasanya orang macem kek gini akalnya belum genap (lengkap), atau g jelas sadar apa g. Yg kek gini lucu diliat tp g usah terlalu diambil hati kritik ucapannya, semisal: anak2 kecil (belum baligh) ato orgil (kelainan sarap) D

haiii om sen? camod recommended neh recsel
tak usah ragu, terima aja semua kritikan,
diambil hati & pikiran? urusan lain \D/

ngacir:


Quote:
Original Posted By AKALPOKAL
kritikan bagi kebanyakan orang (bisa jadi ane termasup malus/) ibarat lagi enak2an nikmatin makan malam, eh tiba2 mati lampu norose:

harusnya memang seperti obat, sebisa mungkin menghindari yg jenis puyer, pahitnya merata D

trims atas pengertiannya kk shakehand
ragu juga gan klo ternyata terus2an dikritik D ibarat naik kendaraan, diklaksonin mulu dari belakang norose:
kudu ada usaha perubahan ke yg lebih baik, dgn tetap menjadi diri sendiri \)
simpel aja praktisnya, memang kitanya yg terkadang belum siap lapang dada menerimanya. yg terpenting, msh ada kemauan untuk menjadi baik, dan segera melakukannya. trims yak ijo2nya \)


ini orangnya beda yah ngakaks
nice tips om :2thumbup
tetep jalani hidup :travel
menebar kebaikan D/

life must go on ngacir2
duc29685 - 16/10/2011 11:24 PM
#9

apa pun yang dikata orang o
terimalah itu sebagai satu dukungan dan pikirkanlah tujuan akhirnya thumbup:
AKALPOKAL - 17/10/2011 01:02 AM
#10

Quote:
Original Posted By SenAtDorm
ini orangnya beda yah ngakaks
nice tips om :2thumbup
tetep jalani hidup :travel
menebar kebaikan D/

life must go on ngacir2
yuptul gan.. jalani hidup dengan penuh manfaat & kebaikan :2thumbup
Quote:
Original Posted By duc29685
apa pun yang dikata orang o
terimalah itu sebagai satu dukungan dan pikirkanlah tujuan akhirnya thumbup:
intinya perlu lapang dada & keep to tujuan akhir >>> selamat \)
yandhi_gila' - 17/10/2011 01:35 AM
#11

di kritik ntu berati kita masi ada yg salah.....

so dont worry....

just start over again...

D
AKALPOKAL - 17/10/2011 12:22 PM
#12

Quote:
Original Posted By yandhi_gila'
di kritik ntu berati kita masi ada yg salah.....

so dont worry....

just start over again...

D
adanya kritik, salah satu pertanda juga klo kita ada yg merhatiin D
RantaiBesi - 17/10/2011 10:11 PM
#13

mengalah untuk menang
ini terkadang yang sulit dilakukan o
AKALPOKAL - 18/10/2011 12:32 AM
#14

Quote:
Original Posted By RantaiBesi
mengalah untuk menang
ini terkadang yang sulit dilakukan o
terkadang perlu adanya lapang dada, meski sulit kudu diusahain o
duce - 18/10/2011 01:08 AM
#15

kritik,ksmpatan buwat menjadi lbih baik..
Kalo ga ada yg ngritik sepi gan..
ngakak:
:ilovindonesia: ••• Menyikapi KRITIK, Komentar dan Respon Negatif •••
AKALPOKAL - 18/10/2011 09:11 AM
#16

Quote:
Original Posted By duce
kritik,ksmpatan buwat menjadi lbih baik..
Kalo ga ada yg ngritik sepi gan..
ngakak:
iloveindonesia ••• Menyikapi KRITIK, Komentar dan Respon Negatif •••
klo masa bodo (apatis) kadang kudu diramein,
unjuk rasa D
duce - 18/10/2011 09:25 AM
#17

pada saat itu moment yg tepat untuk bersikap
dan merespon .. (apatis)..
ilovekaskus: ••• Menyikapi KRITIK, Komentar dan Respon Negatif •••
brekedel - 18/10/2011 12:57 PM
#18

komitmen memang merupakan landasan yang mendasar
disamping itu juga harus bisa membuang rasa emosi dalam diri
slankergaul - 18/10/2011 09:54 PM
#19

yang ini 2. MENGALAH, UNTUK MENANG bener banget ganthumbup:
useess - 18/10/2011 10:45 PM
#20

klo ada yang mau mengkritik berarti orang itu perduli sama kita ganthumbup:
berbahagialah\)
Page 1 of 31 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > CASCISCUS > YOUNG ON TOP KASKUS COMMUNITY (YOTKC) > ••• Menyikapi KRITIK, Komentar dan Respon Negatif •••