YOUNG ON TOP KASKUS COMMUNITY (YOTKC)
Home > CASCISCUS > YOUNG ON TOP KASKUS COMMUNITY (YOTKC) > Mitos Kekayaan Yang Menyesatkan
Total Views: 46431 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 56 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

ToumaKun - 17/10/2011 11:03 AM
#1
Mitos Kekayaan Yang Menyesatkan
Quote:
Mitos Kekayaan Yang Menyesatkan


SIAPA di antara Anda yang tidak ingin menjadi kaya?

Kaya di sini tentu saja dalam artian memiliki aset yang lebih dari cukup, baik itu aset likuid maupun nonlikuid. Tapi, sebagian dari Anda boleh jadi akan menjawab bahwa kekayaan bukan hal penting. Yang terpenting adalah bagaimana bisa hidup bahagia.

Anda benar, tetapi memiliki aset yang memadai juga penting, kendati bukan hal terpenting. Sebab, tidak sedikit kalangan yang hidupnya malah hanya mengejar kekayaan, dan akhirnya terjebak dalam paradigma uang adalah segalanya. Yang benar adalah bagaimana menjadi seimbang, yakni berupaya memiliki kekayaan secara wajar dan halal serta mampu menikmati dan memanfaatkannya. Konkretnya, enggan memiliki kekayaan juga bukan hal benar, namun berupaya meningkatkan kekayaan dengan segala cara lebih tidak benar.

Untuk tidak terjebak pada makna kekayaan, baik dalam pandangan yang menganggap kekayaan adalah segalanya dan juga sebaliknya, tidak salah jika kita cermati beberapa mitos yang mengemuka dalam masyarakat berkaitan dengan uang ataupun kekayaan.

***

Quote:
Pertama,

uang tidak pernah cukup, maka harus dikejar terus.

Mitos ini salah kaprah, karena pada galibnya uang selalu cukup sepanjang kita tahu bagaimana memanfaatkan dan mengelolanya. Untuk mengelola uang hingga bisa bertumbuh dan menjadi cukup, selayaknya setiap orang memiliki perencanaan bagaimana mencari dan menggunakan uang.

Salah satu cara yang paling sederhana adalah menentukan lebih dulu berapa uang yang Anda perlukan untuk memenuhi kebutuhan primer, sekunder, dan tersier. Memang, tingkat kebutuhan setiap orang beda, namun yang penting Anda harus menentukan sesuai dengan tingkat kehidupan yang Anda inginkan.

Setelah itu, Anda tentu akan mencari penghasilan. Di sini yang perlu Anda pastikan bukan mencari penghasilan sebesar-besarnya, melainkan bagaimana Anda memiliki kemampuan menghasilkan uang secara langgeng dan mampu memenuhi kebutuhan hidup Anda.

Jadi, bukan bagaimana mencari uang sebanyak-banyaknya, melainkan mengondisikan keadaan sehingga Anda memiliki uang yang cukup secara langgeng. Konkretnya, buat apa Anda memiliki uang dalam jumlah besar, kalau beberapa saat kemudian uang tersebut habis. Jauh lebih baik jika Anda memiliki uang cukup, namun terus berkelanjutan.


Quote:
Kedua,

jika memiliki uang, orang dapat memenuhi semua keinginannya.

Ini juga keliru. Tidak semua hal di dunia ini bisa dibeli dengan uang. Hal-hal yang menyangkut “rasa” di hati, kerap tidak terkait dengan uang. Kalaupun ada yang mencoba membeli, sifatnya artifisial dan hanya sementara. Jadi, kalau pada dasarnya memang tidak bahagia, maka kendati memiliki uang berkarung-karung tetap saja tidak bahagia.

Oleh karena itu, jangan pernah berpikir uang merupakan satu-satunya cara mencapai tujuan hidup Anda. Atau di sisi lain, jika Anda masih merasa belum mampu mendapatkan uang dalam jumlah memadai, bukan berarti kiamat. Berapa pun uang Anda, sebenarnya tetap cukup, sepanjang Anda mau melakukan penyesuaian.


Quote:
Ketiga,

uang perlu dicari agar bisa pensiun segera dan tidak perlu bekerja lagi.

Ini juga tidak terlalu tepat. Bekerja dan mencari uang adalah dua hal berbeda. Artinya, jika mencintai pekerjaan dan mendapatkan makna hidup di situ, kenapa mesti pensiun? Dengan kata lain, bekerja tidak selalu identik demi uang. Akan tetapi, jika pekerjaan Anda hanya memberi beban hidup, kendati menghasilkan banyak uang, untuk apa Anda lanjutkan? Pekerjaan dan uang itu mungkin sudah tak bisa dinikmati lagi.

Di sisi lain, jika Anda merasa klop dengan pekerjaan, kendati uang yang dihasilkan tidak terlalu banyak, namun bisa memberi kelanggengan, sebaiknya Anda berpikir dua kali soal uang. Hal yang penting, penghasilan Anda memadai, dalam arti dapat memenuhi kebutuhan Anda dalam jangka panjang, bahkan sampai pensiun.


Quote:
Keempat,

untuk menjadi kaya harus berpendidikan tinggi.

Mitos ini ada benarnya, tetapi tidak seratus persen. Realitasnya, kita melihat banyak orang tidak berpendidikan tinggi, tetapi memiliki aset sangat besar. Sebaliknya, tidak sedikit kalangan memiliki latar pendidikan tinggi, tetapi hidup serba kekurangan. Yang benar adalah bagaimana memanfaatkan pendidikan tinggi yang dimiliki untuk bekerja atau memilih pekerjaan sesuai dengan minat dan memberikan penghasilan memadai.


Quote:
Kelima,

jika berhasil memiliki uang lebih banyak, maka akan lebih besar kesempatan menabung.

Ini benar-benar pelecehan, sebab menabung bisa dilakukan pada jumlah berapa pun. Menabung tidak bergantung pada besarnya pendapatan, tetapi lebih pada kemauan. Lebih dari itu, kebiasaan banyak orang, semakin tinggi pendapatan maka semakin besar pula pengeluaran.


SELAIN kelima hal tersebut, masih banyak mitos lain berkaitan dengan uang dan kekayaan yang berkembang di masyarakat. Namun, lepas apakah ada yang percaya dan terpengaruh atau tidak, intinya sebagian mitos tersebut tidak berdasar. Oleh karena itu, ada baiknya Anda mengubah paradigma dan tak menjadikan mitos sebagai referensi mencari kekayaan.

Hal yang utama, tentukan kembali tujuan hidup Anda. Kalau Anda tidak punya tujuan dalam hidup, buat apa hidup? Tentu saja tujuan hidup setiap orang berbeda dan setiap orang berhak menentukan tujuan hidup masing-masing.

Untuk mencapai tujuan hidup tersebut, siapa pun selayaknya memiliki perencanaan. Lazimnya, salah satu bagian dari tujuan hidup adalah memiliki tujuan keuangan, sekaligus membuat perencanaan. Dalam kaitan perencanaan keuangan inilah Anda mesti mampu menghindarkan diri dari mitos-mitos keuangan. *

Mitos Kekayaan Yang MenyesatkanMitos Kekayaan Yang Menyesatkan
batabata ane kolektor bata batabata
\( hargai usaha ane dengan bata donk gan \(

[SIZE="4"]klik gambar untuk lempar bata
Mitos Kekayaan Yang Menyesatkan

mengharap :rate5 dan batabig

ane mohon JANGAN kasih ane cendolbig[/SIZE]
Mitos Kekayaan Yang MenyesatkanMitos Kekayaan Yang Menyesatkan

This Thread Supported By



afro: silahkan kunjungi markas RETRO afro:

Mitos Kekayaan Yang Menyesatkan
[/CENTER]
JasaSpredCendoL - 17/10/2011 11:39 AM
#2

JasaSpredCendoL - 17/10/2011 11:39 AM
#3

matabelo: gilak baru gw koment 1 kali langsung jadi HT :selamat
islamholic - 17/10/2011 11:40 AM
#4

islamholic - 17/10/2011 11:42 AM
#5

mantap2 :matabelo
Sikucrutz - 17/10/2011 11:42 AM
#6

kyknya yg ke dua bener tuh gan o
ogsibun - 17/10/2011 11:44 AM
#7

Kalo menurut ane Uang adalah alat pembajaran jang sjah gan... malus malus
JasaSpredCendoL - 17/10/2011 11:45 AM
#8

tumben nih ada HT sepi D nih ane bantu sundul gan bagus kok motivasinya
stephanusn - 17/10/2011 11:45 AM
#9

Wow jadi HT....

Kalau kata bokap uang hanya efek gan..

Yang penting berusaha untuk tujuan bukan untuk uang

Nice thread

iloveindonesiasiloveindonesias




Ingin Menjadi DJ, Biar Digilai para Cewek? Gak Usah Kursus Mahal-Mahal Gan. Pakai Aplikasi Ini. GRATIS!!
denbags - 17/10/2011 11:45 AM
#10

wuih dah ht ya...shakehand
bener juga tuh,klo emang suka ma satu pekerjaan ngapain cepet2 pensiun..
nice share gan





==Sekedar mengomentari thread==™
nandabells - 17/10/2011 11:45 AM
#11

bener juga ya gan hammer:

byk bgt orang yg ber pikir gitu
jack_nth - 17/10/2011 11:48 AM
#12

sebenernya bukan uangnya yang menyesatkan gan. tapi akar dari kejahatan adalah cinta uang. bukan karena uangnya .
octone86 - 17/10/2011 11:48 AM
#13

sebenernya orang dibilang kaya itu bukan karena dia banyak uang, tapi karena kebutuhannya sedikit p

:addfriends btw mejeng di pejwan ane D iloveindonesias
kiunz - 17/10/2011 11:49 AM
#14

mejeng dulu di pekione HT

kalo mau kaya yang pasti harus kerja keras
bebektidur - 17/10/2011 11:49 AM
#15

Nice Info Gan...ane setuju bener dengan tulisan ente...

sepertinya....semuanya itu balik ke diri kita sendiri...metal:metal:
ods - 17/10/2011 11:49 AM
#16

haduh,, susah bener deh,
yang penting bahagia deh.
Athrunholic - 17/10/2011 11:50 AM
#17

bner tuh kata TS ane setuju
hehe
nice share bos
Bati29 - 17/10/2011 11:50 AM
#18

setuju gan, uang memang bukan segalanya
Aditdottt - 17/10/2011 11:50 AM
#19

setuju sih tp kita tanpa uang mana mungkin hidup, congrats nih udah HT D

Mampir gan.. malus

10 Gejala Umum Kanker

75% Wanita Habiskan Rp 7 Juta Saat Patah Hati

Ubi Jalar Raksasa
sunsetrain - 17/10/2011 11:50 AM
#20

mantap gan thread ini, diharap bisa meluruskan paradigma yang salah dari masyarakat kita D
Page 1 of 56 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > CASCISCUS > YOUNG ON TOP KASKUS COMMUNITY (YOTKC) > Mitos Kekayaan Yang Menyesatkan