ENGLISH
Home > CASCISCUS > ENGLISH > English Letters Research Discussion
Total Views: 3579 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 9 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

reiky - 30/10/2011 08:50 PM
#1
English Letters Research Discussion
:thumbup WELCOME TO MY THREAD :thumbup


HARAP BACA DARI ATAS SAMPAI BAWAH, DARI POST #1 DAN SETERUSNYA

English Letters Research DiscussionEnglish Letters Research DiscussionEnglish Letters Research DiscussionEnglish Letters Research DiscussionEnglish Letters Research DiscussionEnglish Letters Research DiscussionEnglish Letters Research DiscussionEnglish Letters Research DiscussionEnglish Letters Research DiscussionEnglish Letters Research Discussion

Spoiler for buka gan

[LEFT][CENTER]
Quote:
Trit ini merupakan pengalihan, dari temen-temen atau adik kelas yang sms sya untuk bertanya tentang skripsi, konsep linguistik dan penerjemahan. Kenapa harus bertanya di trit ini? kenapa ngga sms langsung aja, biar cepet dapet jawabannya?karena kalau temen-temen bertanya disini, maka pertanyaan dan jawabannya juga bisa dibaca temen-temen lain, yang otomatis, hasil diskusinya juga bisa bermamfaat untuk pembaca ataupun yang belum bertanya
silahkan sign up id kaskus dulu kalo mau post pertanyaan D
[/CENTER][/LEFT]

hammer

In this thread, i wanna share all about research of English Letters, it can be a linguistic and literature.

This thread is specialized for my friends in English Letters Department of State Islamic University of Syarif Hidayatullah Jakarta, who facing, conducting a research (thesis) as a Partial Fulfillment of the Requirements for the Degree of Strata One. But, you all (kaskuser) may participate here. All of you may ask all about how to do a research,

Firstly, i want to explain the "RESEARCH FRAMEWORK".
Research Frameworks consist of some parts as follows: :ngacir ngacir gan... D

Quote:
A. CHAPTER I - INTRODUCTION
1. Background of Study.
What is the reason do you choose the title? Explain the arose issue/problem related to your theme.
Di bagian ini, agan-agan mesti paparkan masalah-masalah / isu yang sedang berkembang tentang judul skripsi yang kalian pilih. Mulai utarakan dari hal yang umum, terus kembangkan ke hal yang lebih spesifik.
Nah, isi latar belakang inilah yang merupakan jawaban dari pertanyaan yang sering ditanyakan ketika sidang skripsi nanti: "what is the reason do you choose the title?"
kl nanti, ditanya: kenapa kamu milih judul ini? ya jgn jawab: karena saya suka dengan judul ini ato karena judul ini gampang, hammer ngakak jwbn yg bner: ya sperti yg ane bilang di atas, yang mengutarakan isu-isu / masalah. misal: jawaban ane waktu ditanya pas sidang kemarin: karena pada saat ini, ada perdebatan antara dua pakar penerjemahan: Nida yang memilih konsep domesticating sbgai konsep yg benar untuk diaplikasikan dalam penerjemahan , sementara Venuti berkata lain, : Foreignizinglah yang lebih benar, dan kemudian He Sanning mencoba menjadi penengah dalam perdebatan tersebut dengan memperkenalkan konsep Neutralizing. oleh karena itu, saya mau mengungkap konsep yang lebih dipilih oleh Angie (penerjemah Laskar Pelangi) dalam menerjemahkan kata-kata budaya. Domesticating, Foreiginizing, atau Neutralizing?

2. Focus of Study
The limitation of problem that had been explained in Background of Study. Dari uraian uraian masalah di atas, agan-agan fokuskan pada 1 masalah saja

3. Research Question
It is the essence of the research, because research finding depends on this question.
disini,agan-agan formulasikan batasan masalah ke dalam bentuk pertanyaan. bagian ini merupakan hal yang paling penting gan, karena dosen-dosen itu bisa tau gimana arah penelitian agan, ya dengan melihat research questionnya. Isi bab 3 / research finding agan nanti tergantung bagian ini.

4. Significance of study
Tell contributions of your research to theory and practice.
yang perlu dicatat, kata-kata yang benar: This research can be a contribution to the development ... , jgn gini: The writer hope this research can be a benefit ... jgn pake awalan kata "the writer hope", karena terkesannya ga kongkrit dan Kajur ga mau kaya gitu.

5. Research Methodology.
a. Objective of Study: It should relate to research question.
b. Method of Research: qualitative or quantitative.
c. Technique of Data Analysis: steps to analyze data.
d. Instrument of research: qualitative: researcher; quantitative: questionnaire or test.
e. Unit of Analysis: object of research.
f. Time and Place: How long will you finish a reseacrh? Where do you conduct a research.


Quote:
B. CHAPTER II - THEORITICAL FRAMEWROK
Theory related to your study. Explain theories from the common one until the specific. In this part, you can quote scholar’s theories as much as possible. Remember: you should put your idea after you cite.
Di Bab 2 ini, agan uraikan teori-teori yang berhubungan dengan judul agan. Bab 2 yang baik adalah yang isinya tidak terus2an ngutip teori/ pendapat orang, tapi bab 2 yang ketika kita mengutip, kemudian kita tambahkan pendapat kita tentang kutipan tersebut, misal, Newmark says that "translation is rendering the meaning of a text in the way that the author intended the text". According to Larson, "translation consists of transferring the meaning of the source language into the receptor language.From those citations, it can be concluded that Newmark's definition stressed the translation concept as the rendition that the author means, while Larson points out that translation is sending the meaning. nah, yang ditebelin itulah yang merupakan pendapat dari penulis skripsi. Atau kalo mau lebih bagus lagi,Di Bab 2, agan-agan coba formulasikan konsep/teori sendiri dari teori2 terdahulu


Quote:
C. CHAPTER III - RESEARCH FINDINGS
The result of study. Firstly, describing the selected data by using table. Then, analyzing the data. It comprises three parts: :ngacir
Data Descripstion, Data Analysis, Discussion.
Bab 3 inilah, bagian dimana agan-agan harus menjelaskan dan melaporkan temuan-temuan penelitian agan. Disini, agan bener-bener abis2an utarakan semua ide agan. Agan mesti bener-bener berfikir keras, terutama di bagian analisis data.
Di dalam data description agan mesti kasi gambaran keseluruhan tentang data-data yang akan agan analisis, bisa berupa uraian/paragraph, tapi lebih baik agan pake tabel. Di data analysis, agan harus analisis data satu per satu. Dan di bag Discussion, agan jelasin atau eksplor secara keseluruhan dari data-data yg agan analsis, misal: dalam kasus menilai keakuratan terjemahan, dari 20 data yang sudah dianalisis, ternyata 15 data akurat dan 5 data tidak akurat


Quote:
D. CHAPTER IV - CONCLUSION
The final result of data analyze on research finding.
disini agan-agan mesti menyimpulkan hasil dari discussion di bab 3. Jangan mengulangi apa yang udah diuraikan di bab 3 secara explisit.


gimana gan? udah kebayang lum? D
kalo masi ada yang bingung, ato mau ada yang ditanyakan, silahkan post disini pertanyaannya. nanti ane bls, mau tanya apa aja boleh.
misal ente ngambil judul: translation quality analysis in the subtitle X-Men, trus mau tanya: kira2 research questionny gmn, pake teorinya sapa aja, n cara analisisny bgmana.. silahkan gan, tanya aja :thumbup

ngacir2 ke post #2, ane mau jelasin sedikit tentang konsep "translation", untuk linguistik n sastra, menyusul, D
reiky - 30/10/2011 08:50 PM
#2
Translation Reseacrh
Quote:
TRANSLATION IS A SMALL UNIT OF LINGUISTIC. Therefore, translation is related to Linguistic.
Seperti agan-agan ketahui bahwa linguistik itu banyak cabangnya, ada phonology, morphology, semantics, syntax, pragmatics, applied linguistic, dll. Nah, applied linguistic itu terbagi lagi menjadi translation, pengajaran bahasa, terapi wicara, dsb. Jadi, translation itu adalah sebagian kecil dari linguistik. Untuk itu, ga ada salahnya, kalo agan-agan kelas translation juga mesti paham dengan cabang linguistik yang lain, terutama pragmatik. Karena semua cabang-cabang linguistik tersebut saling berhubungan.


Quote:
TRANSLATION ESSENCE: Something rendered in translation is message, not meaning, even form.
Yang sebenarnya dialihkan dalam penerjemahan adalah pesannya, bukan makna ataupun bentuknya. Yang ditransfer dalam penerjemahan adalah sisi pragmatiknya (maksud/pesan), bukan sisi semantik (makna) ataupun sisi syntax (bentuknya). misal: si A berkata ke si B: "Can you open the door?" ... maka terjemahannya yang benar adalah yang mengalihkan pesannya: tolong buka pintunya !. Bagaimana jika yang dialihkan adalah bentuk dan maknanya: Bisakah kau bukakan aku pintu?" terasa aneh kan...
meaning is what is the speaker said; message is what is the speaker intended. Jadi what is the intended lah yang harus kita tampilkan dalam terjemahan. meaning tidak terikat konteks, dan message terikat konteks.

Dan inilah pertanyaan yang ditanyakan ketika saya sidang skripsi: apa bedanya makna dengan pesan?


Quote:
TRANSLATION RESEARCH. It is divided into two kinds of research: Translation as a process and Translation as a procuct.
Ada dua jenis penelitian dalam bidang penerjemahan, yakni:
1. Penerjemahan sebagai proses adalah penelitian yang mengungkap proses yang dilakukan penerjemah, seperti penelitian tentang prosedur penerjemahan, metode penerjemahan, dan strategi penerjemahan.
2. Penerjemahan sebagai produk adalah suatu peneliti yang mengevaluasi hasil terjemahan, : penilaian terjemahan/kritik terjemahan/kualitas penerjemahan (Ketiganya sama saja). Kualitas terjemahan terbagi menjadi tiga sisi: accuracy, acceptability, dan readability


Quote:
TRANSLATION RESEARCH RELATED TO LINGUISTIC.
Pada dasarnya semua penelitian penerjemahan pasti berhubungan dengan cabang linguistik lainnya. Maka dari itu, agan jgn menutup mata dengan ranah ilmu-ilmu linguistik yang lain. Coba terbuka, lebih bagus lagi, jika agan gabung ikut mata kuliah di kelas linguistik, terutama mata kuliah pragmatik dan sociolinguistik. Berikut bukti-bukti judul skrispi yang berhubungan dengan linguistik, yang ane rekomend ke agan-agan:

1. Syntax: “Translation Shift of Noun in ... Novel”.
Dengan menggunakan teori translation shift oleh J.C Cartford dan Newmark, agan bisa ambil konsep ini. misal: "good book" diterjemahkan menjadi "buku bagus", dimana terjadi perubahan posisi dari Modifier (good) + Head (book) menjadi Head (buku) + Modifier (bagus). Dalam Indonesia, dikenal sebagai hukum MD (Menerangkan Diterangkan) menjadi DM (Diterangkan Menerangkan).

2. Semantic: “Semantic change in ... Film"
Disini, agan-agan bisa analisis perubahan makna yang terjadi secara significant namun tetap akurat terjemahannya. misal: "the interview went well" dialihkan menjadi "Interview berjalan lancar". dalam penerjemahan ini ada dua kata yang maknanya berubah jauh dari aslinya: "went" >- "berjalan", seharusnya "pergi". dan "well" >- "lancar", padahal makna aslinya "baik". Makna berubah tetapi pesan tersampaikan dengan baik. Nah, nanti agan-agan cukup nyari kasus-kasus penerjemahan sperti contoh diatas.

3. Sociolinguistic: “Euphemisme applied by the translator of The First Time Newspaper”
Ini merupakan judul yang belum pernah ada di BSI. Agan-agan boleh pilih judul ini, kl ada yg mau nyamain gpp, yang penting objeknya berbeda, misal" yg 1 pake film yg 1 pake novel. Dalam tema ini, teman menganalisanya euphemisme apa aja yang dilakukan penerjemah. Perlu diketahui sebelumnya bahwa euphemisme adalah sub dari sociolinguistik, maksudnya suatu penghalusan kata yang dilakukan penutur atau penulis untuk menghindari pendengar/pembaca tersinggung, atau juga untuk mengurangi rasa nilai buruk yang terpendam dalam suatu ucapan. misalnya: ketika BBM naik SBY melakukan euphemisme dengan mengatakan "karena krisis ekonomi dunia, maka harga bbm disesuaikan". pernyataan "harga bbm disesuaikan" merupakan euphemisme dari "harga bbm dinaikkan" Dalam kasus penerjemahan, euphemisme yang lebih tepat adalah euphemisme yang dilakukan penerjemah, misal: ketika penerjemah mengalihkan kata "Fuck You" menjadi "Sialan" adalah suatu euphemism, dibanding jika ia mengalihkannya menjadi "persetan kao".
jadi dalam judul ini, temen-temen mesti pahamin dulu konsep2 sosiolinguistik, sperti : Slang language, taboo word, dan euphemism.

TRANSLATION DI BEBERAPA BIDANG
Disini, ane mau kasi saran judul :
agan bisa ambil judul tentang penerjemahan teks berita : objeknya bisa berupa BBC News Indonesia. Disitu ada berita yang bilingual. nah, itu bisa agan jadiin korpus. Disini agan-agan coba ungkap tentang karakteristik dalam penerjmahan berita seperti apa dan bagaimana solusinya dengan melihat dari objek yang kita teliti. Di dalam seminar penerjemahan dan media massa, Mauludin Anwar, Kepala Berita SCTV, mengatakan penerjemahan berita itu harus "idiomatic translation", yakni: penerjemahan boleh di parafrase asalkan, data beritanya, seperti : waktu, tempat, nama tokoh itu harus akurat.

Begitu juga , kl agan ngambil tema penerjemahan lagu, agan bisa analisis ciri khas dalam menerjemahkan lagu itu seperti apa, dsb.
dan masih banyak judul yang lainnya,

so, tips untuk mencari judul skripsi translation: coba hubungkan dengan ranah linguitik yang lain dan coba ambil judul pada beberapa bidang.


Lanjut ke post #6 ngacir:
reiky - 30/10/2011 08:51 PM
#3
Linguistic Research
Concerning linguistic research, i will try to highlight some examples based on my great friends research:

Quote:
Contohnya skripsi tmen ane gan, Sohib, jdulnya "Politeness Strategy in Putra Nababan's Interview with Barrack Obama". Disini penulis mengambil kajian pragmatik, konsep politeness dan sosiolinguistik. Dia meneliti bagaimana si Putra Nababan melakukan strategi kesopanan ketika menginterview Barrack Obama. Dan tentunya, Putra Nababan, akan memilih pertanyaan yang lebih sopan dan dengan gesture yang sopan ktika berbicara dengan sang presiden. Sedangkan sang presiden akan santai berbicara dengan Nababan, seperti gesture yang santai dan dengan mudah menginterupsi percakapan, dan ini merupakan politeness yang dilakukan Obama.


1 contoh lagi konsep skripsinya Sangka Wentar:

Quote:
skripsinya tentang eufimisme dalam media massa. sebelumnya perlu kita ketahui bahwa eufimisme disini adalah suatu penghalusan kata agar terkesan lebih sopan/terasa lebih menguntungkan buat pendengar/pembaca . misal: "menaikkan harga BBM" di euphemisme menjadi "menyesuaikan harga BBM". Disini penulis menganalisis data euphemisme dari koran jakarta post melalui pendekatan sosiolinguistik, dan semantik. yang dianalisis ialah kata atau frasa yg digunakan dalam artikel di JP, tujuannya untuk melihat n mengetahui bagaimana eufimsime digunakan sehari-hari serta dampaknya bagi pembaca


menurut ane , konsep diatas sangat menarik gan, keren, di situ kita bisa lihat bagaimana ilmu linguistik diterapkan di kehidupan sehari-hari, yakni percakapan atau komunikasi dalam media.
Saran ane ke agan-agan, coba nyari judul yang amazing kaya gini, yang jelas bahwa linguistik itu benar2 nyata adanya dalam kehidupan sehari-hari.
BE THE FIRST WHO ASPIRES!!! beer:

Spoiler for My thesis title recommendation

Then, In the link klik , there are some funny advertisement that you can be used to be a corpus in the theme "stylistic language" or "semiotics"


Kalo ada anak2 linguistik yang mau share konsep skripsinya atau mau tanya2 , silahkan... :thumbup
reiky - 30/10/2011 10:05 PM
#4
Literature Research
reserved for update

waiting the contributor
ndadash - 31/10/2011 08:21 AM
#5

nice thread,,
beer:
reiky - 31/10/2011 08:42 AM
#6
Intermezzo
Quote:
Original Posted By ndadash
nice thread,,
beer:


makasih agan nanda, shakehand2

*menanti pertanyaan dari teman2 smester 7

Quote:
The Biography of E. A. NIDA, The Most Popular Translation Expert

Eugene A. Nida ialah salah satu ahli penerjemahan paling dikenal di dunia. Berbagai karyanya (baik buku maupun karya terjemahannya; alkitab) telah banyak diterbitkan diseluruh dunia, termasuk di Indonesia. Berikut sekilas tentang Eugene Nida, seorang penerjemah professional, dengan segala kesederhananaanya.

Eugene A. Nida merupakan salah seorang dari beberapa yang berjasa dalam revolusi penerjemahan Alkitab sehingga mencapai apa yang dicapai sekarang. Ia muncul sebagai perintis dan ahli dalam pengembangan teori dan praxis (proses pengaplikasian teori dalam praktik).

Lahir pada 11 November 1914, di Oklahoma City, Oklahoma, Eugene Nida dan keluarganya pindah ke Long Beach, California ketika ia berumur lima tahun. Ia mulai mempelajari bahasa Latin di bangku SMA dan tidak sabar untuk mampu menjadi misionaris yang tugasnya menerjemahkan Alkitab. Keinginannya itu semakin dekat untuk menjadi kenyataan saat ia meraih gelar kesarjanaan dalam bidang bahasa Yunani pada tahun 1963 dari University of California di Los Angeles dengan menyandang predikat “summa cum laude”. Setelah itu, ia melanjutkan studinya ke Summer Institute of Linguistics (SIL) dan menemukan karya-karya ahli bahasa seperti Edward Sapir dan Leonard Bloomfield. Nida kemudian meraih gelar doktoral dalam bidang Perjanjian Baru berbahasa Yunani di University of Southern California. Pada tahun 1941, ia mulai mencoba merengkuh gelar Ph.D. dalam bidang ilmu bahasa di University of Michigan. Ia menyelesaikan studinya itu dua tahun kemudian. Disertasinya, “A Synopsis of English Syntax”, pada saat itu adalah sebuah analisa pertama yang menganalisa bahasa Inggris secara menyeluruh menurut teori “konstituen langsung” (immediate constituent).Tahun 1943 adalah masa-masa sibuk bagi Eugene Nida. Ia ditasbihkan di Northern Baptist Convention untuk dapat benar-benar menyandang gelar Ph.D.. Ia menikahi Althea Sprague dan bekerja di American Bible Society (ABS) sebagai ahli bahasa. Meskipun pada awalnya, perekrutannya sebagai staf ABS hanyalah sebagai suatu percobaan, Nida akhirnya menjadi wakil sekretaris untuk divisi Versi Alkitab (Versions), dan kemudian menjadi sekretaris eksekutif untuk divisi Penerjemahan Alkitab (Translations) sampai ia pensiun pada awal tahun 1980-an.

Sesaat setelah bekerja di ABS, Dr. Nida langsung dikirim ke serangkaian misi di Afrika dan Amerika Latin. Pada masa itu, ia bekerja dengan para misionaris penerjemah untuk menyelesaikan masalah kebahasaan dan mencari penerjemah lokal yang potensial. (Dalam melakukannya, ia sering kali memanfaatkan koneksinya dengan SIL.) Dalam perjalanannya itu, ia menyadari bahwa perannya yang paling penting untuk divisi Penerjemahan Alkitab ABS tidak hanya sebatas memeriksa sebuah terjemahan sebelum diterbitkan, namun mendidik para penerjemah dan memberi mereka suatu cara menerjemahkan yang lebih baik, sumber, pelatihan, dan pengorganisasian untuk meningkatkan efektivitas penerjemahan. Ia melakukan semua itu melalui kunjungan langsung ke daerah-daerah, lokakarya pengajaran dan pelatihan, serta membangun jaringan penerjemahan dan struktur organisasi yang akhirnya mendunia — United Bible Societies Translations Program. Ratusan bahasa daerah di seluruh dunia sedang diterjemahkan dengan tiada henti-hentinya dalam program tersebut.

Nida diharuskan untuk menciptakan suatu teori yang dapat membuat Injil dapat dikomunikasikan dengan lebih efektif, menggilas segala macam hambatan budaya dan masalah kebahasaan. Bukunya, Toward a Science of Translating (Brill, 1964) dan kemudian The Theory and Practice of Translation (Brill, 1969, dengan C.R. Taber), membantu penulis yang produktif ini untuk mencapai tujuannya tersebut.

Dua buku yang berpengaruh tersebut adalah buku-buku pertamanya yang ditulis untuk menguraikan teorinya yang ia sebut sebagai penerjemahan padanan dinamis yang tidak mengubah makna (Dynamic Equivalence Translation), yang kemudian disebut Kesepadanan Fungsional (Functional Equivalence). Teorinya ini sangat penting, revolusioner, dan meyakinkan. Buktinya, ratusan penerjemahan dapat dilakukan dengan efektif karena menerapkan teori tersebut. Intinya, teorinya memampukan penerjemah untuk menangkap makna dan semangat yang diusung oleh bahasa sumber tanpa harus terikat dengan struktur bahasanya.

Bukunya yang ditulis dengan Jan de Waard, From One Language to Another (Nelson, 1986), berisi uraian tambahan mengenai teori Kesepadanan Fungsional (Functional Equivalence). Setelah bertahun-tahun menulis banyak buku dan artikel yang mengandung subjek-subjek penting, seperti penafsiran (exegesis), semantik, struktur wacana, serta analisa semantik menyeluruh terhadap perbendaharaan kata dalam Perjanjian Baru berbahasa Yunani, Nida dan Louw menerbitkan sebuah kamus bahasa Yunani-Inggris untuk Perjanjian Baru berdasar pada aspek semantiknya — The Greek-English Lexicon of the New Testament based on Semantic Domains (UBS, 1988).

Karya Nida dalam bidang penerjemahan bahasa daerah telah menunjukkan bahwa untuk menjangkau orang-orang yang sama sekali belum pernah mengenal Injil, penerjemahan harus menempatkan aspek kejelasan komunikasi dalam bahasa dan gaya bahasa yang mudah dipahami pada prioritas yang paling utama. Maka di bawah kepemimpinan William Wonderly yang adalah seorang penerjemah, Perjanjian Baru berbahasa Spanyol, yang disebut sebagai Version Popular, sebuah penerjemahan modern, diterbitkan pada tahun 1966.

Pada waktu hampir bersamaan, Alkitab Perjanjian Baru Kabar Baik (Good News Bible New Testament) dan Today`s English Version (TEV), tersusun di bawah kepemimpinan Robert G. Bratcher, rekan Nida. Kedua versi Alkitab itu merupakan sebuah karya yang sangat sukses — lusinan juta salinannya tejual bahkan sebelum terbit pada tahun 1976.

Kesuksesan tersebut membuat banyak gereja mengakui efektivitas teori Kesepadanan Fungsional (Functional Equivalence) dalam mengomunikasikan isi Alkitab dengan jelas. Pada tahun 1986, United Bible Societies (UBS) dan Vatikan bekerja sama untuk menerapkan prinsip-prinsip Kesepadanan Fungsional (Functional Equivalence) dalam ratusan proyek penerjemahan Alkitab yang sedang dikerjakan. Lagi-lagi, Nida berperan penting dalam terwujudnya kerja sama tersebut.

Eugene A. Nida merupakan seorang pelajar, guru, pemimpin, tokoh berpengaruh, penyusun konsep, inovator, dan penyusun teori yang berpengaruh. Ia juga merupakan tokoh yang tiada duanya, baik dalam sejarah perkembangan Komunitas Alkitab (Bible Society) maupun dalam hal dampak di seluruh dunia. Karya, organisasi, dan gagasannya menentukan arah perkembangan dan penerjemahan Alkitab. Terima kasih untuknya; dunia penerjemahan Alkitab dan penelitian penerjemahan telah diperkaya dan ditantang menjadi sebuah bidang studi dan wacana yang menarik untuk digeluti.

Sejak pensiun pada awal tahun 1980-an, Dr. Nida kini tinggal di Brussel, Belgia.

Berikut beberapa karya E. Nida yang telah dipublikasikan di seluruh dunia:

* Linguistic Interludes – (Glendale, CA: Summer Institute of Linguistics, 1944 (Revised 1947))
* The Bible Translator – (Journal founded and edited by Dr. Nida (retired), 1949- )
* Morphology: The Descriptive Analysis of Words – (Univ. of Michigan Press, 1949)
* Message and Mission – (Harper, 1960)
* Customs, Culture and Christianity – (Tyndale Press, 1963)
* Toward a Science of Translating – (Brill, 1964)
* Religion Across Cultures – (Harper, 1968)
* The Theory and Practice of Translation – (Brill, 1969, with C.R. Taber)
* Language Structure and Translation: Essays – (Stanford University Press, 1975)
* From One Language to Another – (Nelson, 1986, with Jan de Waard)
* The Greek-English Lexicon of the New Testament Based on Semantic Domains – (UBS, 1988, with Louw)

Nida sangat populer di kalangan penerjemah (dan komunitas penerjemah Sastra Inggris UNS). Sekilas info E. Nida diharapkan bisa membuat pembaca lebih mengenal sosok beliau.

sumber
zoeashfar - 31/10/2011 10:45 AM
#7

Mantaaaap gan thread-nyaaaaa..... so, gue mau ngambil "what euphemisme does the translator applied in the translating subtitle of Rio film? Gimana gan menurut agan-agan???? butuh saran nihhh!!!
cekpms
zoeashfar - 31/10/2011 11:22 AM
#8

Quote:
Original Posted By zoeashfar
Mantaaaap gan thread-nyaaaaa..... so, gue mau ngambil "what euphemisme does the translator applied in the translating subtitle of Rio film? Gimana gan menurut agan-agan???? butuh saran nihhh!!!
cekpms

terus kalo begitu pake theori apa ya gan???? bingung nih ga paham \(
soalnya the first time newspaper langka banget.... mau coba film deh...
reiky - 31/10/2011 07:47 PM
#9

Quote:
Original Posted By zoeashfar
Mantaaaap gan thread-nyaaaaa..... so, gue mau ngambil "what euphemisme does the translator applied in the translating subtitle of Rio film? Gimana gan menurut agan-agan???? butuh saran nihhh!!!
cekpms


ini jubaed kan ..?
sperti yg ane jelaskan di atas gan, euphemisme dlm pnerjemahan itu maksudnnya suatu usaha yang dilakukan pnerjmah untuk membuat kata2 yang lebih halus dlm terjmahan dibanding kata aslinya yang terasa kurang enak didengar.
untuk teorinya, ya agan pake teori euphemisme yg ada di buku sosiolinguistik, buku bsa agan dapetin di perpus adab atau pinjem ma ank linguistik,
untuk objek: ane saranin koran the first time. kenapa? karena biasanya yang bnyak euphemisme ny ya di koran, terus the first time merupakan koran bilingual: indo n eng dlm satu edisi, untuk korannya bisa agan ambil langsung ke kantornya di habibie center kemang. (usaha dikitlah gan, namanya juga bikin skripsi D, bersusah susahlah pas bikin skripsi, nanti pas udah jadi pasti puas banget rasanya)

:thumbup, ditunggu pertanyaan dan komen-komen anak smstr 7 yang lainnya .
zoeashfar - 02/11/2011 04:08 AM
#10

Quote:
Original Posted By reiky
ini jubaed kan ..?
sperti yg ane jelaskan di atas gan, euphemisme dlm pnerjemahan itu maksudnnya suatu usaha yang dilakukan pnerjmah untuk membuat kata2 yang lebih halus dlm terjmahan dibanding kata aslinya yang terasa kurang enak didengar.
untuk teorinya, ya agan pake teori euphemisme yg ada di buku sosiolinguistik, buku bsa agan dapetin di perpus adab atau pinjem ma ank linguistik,
untuk objek: ane saranin koran the first time. kenapa? karena biasanya yang bnyak euphemisme ny ya di koran, terus the first time merupakan koran bilingual: indo n eng dlm satu edisi, untuk korannya bisa agan ambil langsung ke kantornya di habibie center kemang. (usaha dikitlah gan, namanya juga bikin skripsi D, bersusah susahlah pas bikin skripsi, nanti pas udah jadi pasti puas banget rasanya)

:thumbup, ditunggu pertanyaan dan komen-komen anak smstr 7 yang lainnya .


iya gan ni jubaed...
oke gan siaaaaaaaaaaaaapppp.... besok ane mluncur ke kemang... thanks ya gannnn.... di tunggu bantuanya kalo dah dapetin tuh koran.hahahhaa
salam djarum gan...:addfriends
zoeashfar - 02/11/2011 08:56 PM
#11

eh gan ane mau nanya niiih. ane kan dah dapet koran 1 Times newspaper. mau ngebahas tentang euphemism. truz yg mau di euphemisme-kan tuh yg indonya atau inggrisnya??????? minta petunjuk yg lurus...sup2:sup2:
naillone - 02/11/2011 08:58 PM
#12

gan mo nanya neh...
q bahas kualitas kolokasi buat proposal corpusnya novel edensor punya andrea hirata... theorinya q blum paham ttg kualitas...
mohon petunjuknya gan,,,hehehehiloveindonesias
reiky - 04/11/2011 05:23 PM
#13

Quote:
Original Posted By naillone
gan mo nanya neh...
q bahas kualitas kolokasi buat proposal corpusnya novel edensor punya andrea hirata... theorinya q blum paham ttg kualitas...
mohon petunjuknya gan,,,hehehehiloveindonesias


oh, yang edensor udah ada yg versi inggrisnya ya, D
kualitas terjemahan terbagi 3: accuracy (akurat=apakah makna/pesan yang disampaikan sama seperti aslinya), acceptability (keberterimaan=apakah terjemahan tersebut natural/menggunakan kaidah2 bahasa sasaran), readability (keterbacaan=apakah terjemahan itu mudah dipahami).
nah, saran ka2 kamu ambil/fokus ama akurasinya aja. teorinya= googling artikel "menilai terjemahan" by mashadi said + ada di bukunya Larson "Meaning Based Translation", silahkan dibaca dan dipahami dulu,
good luck :thumbup

Quote:
Original Posted By zoeashfar
eh gan ane mau nanya niiih. ane kan dah dapet koran 1 Times newspaper. mau ngebahas tentang euphemism. truz yg mau di euphemisme-kan tuh yg indonya atau inggrisnya??????? minta petunjuk yg lurus...sup2:sup2:


pertama cari kata2 taboo yg di versi Indonesia, kedua cari kata2 inggris(di versi terjemahan) yang ditemukan terasa lebih halus dari kata2 taboo trsebut. (euphemisme). semangat gan beer:
naillone - 04/11/2011 07:00 PM
#14

udah punya artikelnya pak mashadi tp buku larson blum ada...ente punya mentahannya gan???reposts
reiky - 04/11/2011 07:23 PM
#15

Quote:
Original Posted By naillone
udah punya artikelnya pak mashadi tp buku larson blum ada...ente punya mentahannya gan???reposts


di perpus adab ada, apalagi di PKBB ATMAJAYA, bnyak bnget, check them out D

yang ane punya, fotokopian, tpi ga ada yg tentang akurasinya.
naillone - 04/11/2011 07:57 PM
#16

ke atma baru sekali gan...
oia punya buku seni menerjemahkan?
naillone - 04/11/2011 08:35 PM
#17

wah parah hahahngakaks
reiky - 04/11/2011 09:03 PM
#18

Quote:
Original Posted By naillone
ke atma baru sekali gan...
oia punya buku seni menerjemahkan?


ga ada sist, di PU ada. bls twit ane sist. hammer

sering-seringlah ke atma, ane aja waktu kemarin lagi skripsi, seminggu sekali ke atma:
mejeng muka hammer D
naillone - 06/11/2011 11:07 AM
#19

klo sendirian g enak gan enak nya rameh2,,,malus
adanya yg d adab aja y gan?
the_hunter - 06/11/2011 11:14 AM
#20

lagi skripsi ya gan? ngeri amat bahasanya D
Page 1 of 9 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > CASCISCUS > ENGLISH > English Letters Research Discussion