ENGLISH
Home > CASCISCUS > ENGLISH > English Letters Research Discussion
Total Views: 3579 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 6 of 9 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 > 

reiky - 12/12/2011 09:50 PM
#101

Quote:
Original Posted By R.H.E.P
wowwowow what a thread !!


keep on looking on this thread, hopefully it can be useful for my thesis...


yeah, i hope so. help others. D
tantaniya - 14/12/2011 04:21 AM
#102

permisi
mau tanya parameter keakuratan dong , haduh buntu banget , secara uda nentuin indikator ternyata masih kurang (cek buku pak frans model penilaian kedua)capedes
reiky - 14/12/2011 04:50 AM
#103

Quote:
Original Posted By tantaniya
permisi
mau tanya parameter keakuratan dong , haduh buntu banget , secara uda nentuin indikator ternyata masih kurang (cek buku pak frans model penilaian kedua)capedes


kurang jelas tan, ptnyaannya, apanya yang kurang? D
tantaniya - 14/12/2011 04:59 AM
#104

uda liat buku pak frans?
model penilaian kedua, yang dikutip dari harimurti kridalaksana,
dy pake parameter
nah itu gw bingung , dan aspek indikator gw kurang banyak
reiky - 14/12/2011 05:18 AM
#105

Quote:
Original Posted By tantaniya
uda liat buku pak frans?
model penilaian kedua, yang dikutip dari harimurti kridalaksana,
dy pake parameter
nah itu gw bingung , dan aspek indikator gw kurang banyak


model penilaian ke 2 yg kyaa gmna? ini ane udh liat bkunya.
tantaniya - 14/12/2011 05:47 AM
#106

yang harimurti kridalaksana, yang memadukan antara nida dan newmark, itu parameternyaa gimana ?
gw cuma nemu : orientasi k bhsa sumber, mtode, sm socio-cultural context aja d corpus gw
trus,, aspek bahasanya gw gak ngerti :berbusas
tantaniya - 14/12/2011 05:48 AM
#107

hal, 166, model kedua
reiky - 14/12/2011 06:07 AM
#108

Quote:
Original Posted By tantaniya
hal, 166, model kedua


oh, yg itu, mungkin saran gw sperti ini:
parameter dlm penerjmahan hukum

1. orientasi: orientasi pnerjemahan teks hukum lebih cenderung ke bahasa sumber ato sasaran?
2. materi / teks: teksnya berupa text apa. vocative, (lihat klasifikasi teks di buku Newmark)
3. konteks: situasi teks hukum formal ato informal.
4. pembaca: pembaca teks hukum siapa.
5. tujuan: tujuan penerjemahan untuk apa. memberi informasi kah? menghiburkah?
reiky - 14/12/2011 06:08 AM
#109

up up up up up
tantaniya - 14/12/2011 06:19 AM
#110

aspek bahasanya ?
reiky - 14/12/2011 06:23 AM
#111

Quote:
Original Posted By tantaniya
aspek bahasanya ?


aspek bahasa secara ga langsung sudah mencakup ke 5 kriteria diatas,

pa frans minta ada aspek bahasa yang diperjelas?
tantaniya - 14/12/2011 07:29 AM
#112

beliau komen gini, dikatakan akurat itu kalau mencakup apa, senilai berapa persen kamu bilang teks itu akurat , berdasarkan apa ?

Yang kmaren itu bner cuma katanya kurang banyak, dan gwdsuruh baca buku dy lagiy, trus dy nyaranin yang harimurti itu ..
tp gw bilang gw gak mau kya model pertama yang pake nilai, tp pake yes/ no aja , dy stuju
reiky - 14/12/2011 09:48 AM
#113

Quote:
Original Posted By tantaniya
beliau komen gini, dikatakan akurat itu kalau mencakup apa, senilai berapa persen kamu bilang teks itu akurat , berdasarkan apa ?

Yang kmaren itu bner cuma katanya kurang banyak, dan gwdsuruh baca buku dy lagiy, trus dy nyaranin yang harimurti itu ..
tp gw bilang gw gak mau kya model pertama yang pake nilai, tp pake yes/ no aja , dy stuju


iya, mencakup aspek yg udah gw sebutkan diatas, .jadinya ga usa pake persen2an yak, yes/no aja. coba lu tambahin lagi kriterianya dgn mengadaptasi dari kriteria usulan gw tsb
tantaniya - 14/12/2011 03:19 PM
#114

okey misalkan gini:
aspek bahasa : struktur
parameter: orientasi, materi, metode, socio-kultural konteks (see newmark)
Di kolom orientasi gw bilang yes , karna terjemahannya akurat kalau berorientasi pada bahasa sumber , sedangkan di kolom materi, gw bilang yes kalau teksnya informative
dan gw bilang yes di kolom socio-kultural konteks kalau teks hukum tsb mempunyai pengetahuan ttg budaya bhsa sasaran , misalnya mampu menghadirkan padanan fungsional, contohnya pengadilan tinggi yang diterjemahkan menjadi Court of Appeal bukan High Court, hal itu disebabkan karna refers to Uk dimana disana High Court itu mengadili civil cases, sedangkan di Indonesia kan pengadilan tinggi itu berfungsi sbg tingkat banding yang memutus perkara-perkara dari pengadilan tingkat pertama jika terhadap putusan tersebut belum memberikan suatu kepuasan atau keadilan. intinya kalo diterjemahkan High Court, brrti gak akurat ..
tantaniya - 14/12/2011 03:28 PM
#115

trus aspek kedua: Style
Parameternya sama,

1. kalau berorientasi kepada style penulis bhsa sumber, artinya penterjemah tidak menghilangkan gaya penulis asli, maka gw bilang yes (akurat)
2. Kalau style nya itu informative >---- berrati dy harus formal , brrti yes (akurat)
3. Kalau metode nya setia, otomatis style nya juga harus setia kpd penulis bhasa sumber, maka gw bilang yes (akurat)
4. Kalau style sesuai dengan konteks socio-kultural bhsa ssaran >--- gimna nentuinnya (?)

-------

trus, kalo aspek yang dinilai itu leksikonya

1, brrti inaccurate kalau berorientasi pada bhasa sumber, kan harus berorientasi kpd bhasa ssran , bener gak ? soalnya english legal lexicon itu full of archaic words, formal, word strings, jadi harus ngikutin bsa nya
2. leksikonnya informative >--- it means harus mmakai kta2 formal ?
3. Leksikonnya setia thdp bhsa sumber juga gak akurat kan ?
3. Leksikonnya sesuai konteks socio-kultural baru itu akurat ...


-----Gw cuma tau 3 aspek bhasa itu yang perlu di nilai, --- buntuuu
reiky - 14/12/2011 05:10 PM
#116

Quote:
Original Posted By tantaniya
trus aspek kedua: Style
Parameternya sama,

1. kalau berorientasi kepada style penulis bhsa sumber, artinya penterjemah tidak menghilangkan gaya penulis asli, maka gw bilang yes (akurat)
2. Kalau style nya itu informative >---- berrati dy harus formal , brrti yes (akurat)
3. Kalau metode nya setia, otomatis style nya juga harus setia kpd penulis bhasa sumber, maka gw bilang yes (akurat)
4. Kalau style sesuai dengan konteks socio-kultural bhsa ssaran >--- gimna nentuinnya (?)

-------

trus, kalo aspek yang dinilai itu leksikonya

1, brrti inaccurate kalau berorientasi pada bhasa sumber, kan harus berorientasi kpd bhasa ssran , bener gak ? soalnya english legal lexicon itu full of archaic words, formal, word strings, jadi harus ngikutin bsa nya
2. leksikonnya informative >--- it means harus mmakai kta2 formal ?
3. Leksikonnya setia thdp bhsa sumber juga gak akurat kan ?
3. Leksikonnya sesuai konteks socio-kultural baru itu akurat ...


-----Gw cuma tau 3 aspek bhasa itu yang perlu di nilai, --- buntuuu


udah oke tuh,
D
yg ke3 lu salah, justru harusnya setia itu justru akurat, karena teks hukum bahasanya kaku dan formal, otomatis mesti setia
tantaniya - 14/12/2011 05:37 PM
#117

Hmmm tapi kan the English legal lexicon is full of archaic words, formal and
ritualistic usage, word strings, common words with uncommon meanings
and words of over-precision, among others. Itu bukan berarrti harus menyesuaikan bahasa sasaran yah// , karna tiap negara punya lexicon yang beda , kalau dibandingkan dengan Germany, lebih ke highly abstract, with a high frequency of the use of nouns..

gw kiraa, metode setiaaa >-- struktur gramatikal nya aja yang ikut bsu , emang maksudnya sangat bpedoman pd tujuan teks hukum itu sendiri tp ketika kita menerjemahkan ke dalam bsa, kita harus mengikuti bagaimana negara tersebut menggunakan istilah istilah hukumnya..
tantaniya - 14/12/2011 10:01 PM
#118

oya ki, kayaknya aspek maknanya perlu dinilai,
aspek makna referential, makna kontekstual aja kali yah
reiky - 14/12/2011 11:08 PM
#119

Quote:
Original Posted By tantaniya
Hmmm tapi kan the English legal lexicon is full of archaic words, formal and
ritualistic usage, word strings, common words with uncommon meanings
and words of over-precision, among others. Itu bukan berarrti harus menyesuaikan bahasa sasaran yah// , karna tiap negara punya lexicon yang beda , kalau dibandingkan dengan Germany, lebih ke highly abstract, with a high frequency of the use of nouns..

gw kiraa, metode setiaaa >-- struktur gramatikal nya aja yang ikut bsu , emang maksudnya sangat bpedoman pd tujuan teks hukum itu sendiri tp ketika kita menerjemahkan ke dalam bsa, kita harus mengikuti bagaimana negara tersebut menggunakan istilah istilah hukumnya..


nah, yang ditebelin itu benar , mksdny setia iya yg kya gitu :thumbup

aspek makna? boleh, ditambahkan saja
tantaniya - 15/12/2011 03:48 AM
#120

nah kalo yang ditebelin itu bener, berarrti maksud gw >-- lexicon nya harus ngikutin BSA juga bner dong
Page 6 of 9 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 > 
Home > CASCISCUS > ENGLISH > English Letters Research Discussion