Budaya
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Budaya > Wayang, Silakan Anda Lihat Dari Berbagai Sudut.
Total Views: 26797 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 7 of 80 | ‹ First  < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 >  Last ›

buhitoz - 09/11/2011 11:02 PM
#121

Quote:
Original Posted By antareja


wah dua dalang favorit saya nih :2thumbup

konon sewaktu lahir abah sunarya mencium tangannya ade kosasih sehingga memainkan wayangnya sangat terampil dan seperti hidup
sedangkan adiknya asep sunandar dicium bibirnya sehingga dalang asep sangat pandai memainkan suara tokohnya
Wayang, Silakan Anda Lihat Dari Berbagai Sudut.


Quote:
Original Posted By antareja


setau saya sesaji khusus untuk dalang hanya pada lakon-lakon tertentu itupun diminta sang dalang saat pagelaran. saya pernah liat pagelaran dimana ceritanya berhenti sementara (tidak bubar) sampai permintaan si wayang yang dipegang dalang dipenuhi
Wayang, Silakan Anda Lihat Dari Berbagai Sudut.


hatur nuhun, kang antareja
inpo tentang kelahiran ade kosasih dan asep sunarya

Quote:
Original Posted By angel.wijaya
ada seorang dalang yg mempunyai gong khusus kalo ga salah bernama si andil
yg jika dalam satu pertunjukan ada sesaji khusus utk gong tsb, selain yg akang sebutkan diatas


lanjut, kang
kalo ada info lainnya
antareja - 09/11/2011 11:13 PM
#122

Quote:
Original Posted By angel.wijaya
ada seorang dalang yg mempunyai gong khusus kalo ga salah bernama si andil
yg jika dalam satu pertunjukan ada sesaji khusus utk gong tsb, selain yg akang sebutkan diatas


ah iya. saya jadi ingat wayang catur. sesaji nya banyak bahkan ada tumpeng sebelum pagelaran. ngulus sih udah pasti

Wayang, Silakan Anda Lihat Dari Berbagai Sudut.
angel.wijaya - 09/11/2011 11:15 PM
#123

Quote:
Original Posted By buhitoz
hatur nuhun, kang antareja
inpo tentang kelahiran ade kosasih dan asep sunarya


lanjut, kang
kalo ada info lainnya


siap kang army:
nanti kalo ada info tambahan saya masukan lagi

ada kisah menarik yg pernah saya dengar dari mbah saya,
benar tdknya cerita ini walahu alam Peace:
ada seorang dalang yg akan mentas di suatu tempat,
kurun waktunya sekitar thn 1930an
karena ada sesaji utk wayang tertentu tdk disiapkan oleh yg punya hajat
konon wayang di dalam kotak terkunci dg sendirinya,spt menimbulkan bunyi (spt ribut)
akhirnya sesaji yg diminta disiapkan, barulah suara tsb hilang dan kotak terbuka sendiri takuts
prabuanom - 09/11/2011 11:16 PM
#124

Quote:
Original Posted By antareja


setau saya sesaji khusus untuk dalang hanya pada lakon-lakon tertentu itupun diminta sang dalang saat pagelaran. saya pernah liat pagelaran dimana ceritanya berhenti sementara (tidak bubar) sampai permintaan si wayang yang dipegang dalang dipenuhi
Wayang, Silakan Anda Lihat Dari Berbagai Sudut.


wah sampe ada yg kaya gitu kang?
prabuanom - 09/11/2011 11:17 PM
#125

Quote:
Original Posted By angel.wijaya
siap kang army:
nanti kalo ada info tambahan saya masukan lagi

ada kisah menarik yg pernah saya dengar dari mbah saya,
benar tdknya cerita ini walahu alam Peace:
ada seorang dalang yg akan mentas di suatu tempat,
kurun waktunya sekitar thn 1930an
karena ada sesaji utk wayang tertentu tdk disiapkan oleh yg punya hajat
konon wayang di dalam kotak terkunci dg sendirinya,spt menimbulkan bunyi (spt ribut)
akhirnya sesaji yg diminta disiapkan, barulah suara tsb hilang dan kotak terbuka sendiri takuts




takuts: seram kang shakehand
antareja - 09/11/2011 11:22 PM
#126

Quote:
Original Posted By prabuanom
wah sampe ada yg kaya gitu kang?


iya kang. berhenti ampe 1 jam lebih karena yang diminta agak susah dan udah tengah malam


Wayang, Silakan Anda Lihat Dari Berbagai Sudut.
prabuanom - 09/11/2011 11:23 PM
#127

Quote:
Original Posted By antareja


iya kang. berhenti ampe 1 jam lebih karena yang diminta agak susah dan udah tengah malam


Wayang, Silakan Anda Lihat Dari Berbagai Sudut.


dalangnya kerasukan ya kang?atau emang ada sesuatu?
klenut - 09/11/2011 11:27 PM
#128

Quote:
Original Posted By antareja


iya kang. berhenti ampe 1 jam lebih karena yang diminta agak susah dan udah tengah malam


Wayang, Silakan Anda Lihat Dari Berbagai Sudut.


Kang Antareja, itu lagi lakon apa ya kejadiannya?
antareja - 09/11/2011 11:32 PM
#129

Quote:
Original Posted By prabuanom
dalangnya kerasukan ya kang?atau emang ada sesuatu?


saya melihatnya seperti kerasukan . . . tapi terkontrol begitu. ga tau saya istilahnya apa


Wayang, Silakan Anda Lihat Dari Berbagai Sudut.
antareja - 09/11/2011 11:38 PM
#130

Quote:
Original Posted By klenut
Kang Antareja, itu lagi lakon apa ya kejadiannya?


seingat saya llakon batara kala


Wayang, Silakan Anda Lihat Dari Berbagai Sudut.
prabuanom - 09/11/2011 11:45 PM
#131

Quote:
Original Posted By antareja


seingat saya llakon batara kala


Wayang, Silakan Anda Lihat Dari Berbagai Sudut.


ooow lakon ruwatan kang?
buhitoz - 09/11/2011 11:47 PM
#132

Quote:
Original Posted By antareja


iya kang. berhenti ampe 1 jam lebih karena yang diminta agak susah dan udah tengah malam


Wayang, Silakan Anda Lihat Dari Berbagai Sudut.


Quote:
Original Posted By antareja


saya melihatnya seperti kerasukan . . . tapi terkontrol begitu. ga tau saya istilahnya apa


Wayang, Silakan Anda Lihat Dari Berbagai Sudut.


Quote:
Original Posted By antareja


seingat saya llakon batara kala


Wayang, Silakan Anda Lihat Dari Berbagai Sudut.


wih, pengalaman yang menarik kang
bisa kejadian gitu ya di tengah-tengah pertunjukan
padahal lakon batara kala termasuk yang sakral ya?
biasanya persiapannya bener-bener
mulai ngitung waktu sampe sesaji sebelum pertunjukan
ada yang kelewat mungkin ya, kang?
shakehand
antareja - 10/11/2011 12:03 AM
#133

Quote:
Original Posted By prabuanom
ooow lakon ruwatan kang?


iya kang ... ngebangun rumah kalau tidak salah


Wayang, Silakan Anda Lihat Dari Berbagai Sudut.
prabuanom - 10/11/2011 12:06 AM
#134

Quote:
Original Posted By antareja


iya kang ... ngebangun rumah kalau tidak salah


Wayang, Silakan Anda Lihat Dari Berbagai Sudut.


ooooo pantes ada kejadian anehnya kang shakehand
antareja - 10/11/2011 09:23 AM
#135

Quote:
Original Posted By prabuanom
ooooo pantes ada kejadian anehnya kang shakehand


iya kang. sayangnya sekarang lakon ruwatan nyaris tidak pernah dipentaskan lagi dan wayang hanya jadi hiburan saja. saya pernah nonton di ITB ada ditampilkan pagelaran wayang dengan dalang dadan sunarya (putra asep sunandar) ngambil lakon dorna gugur. itu hanya 1,5 jam dengan porsi terlama di bagian guyonan dan perang.

alhamdulillah sekarang pihak UNPAD mulai menggalakkan pagelaran wayang di kampus meski tidak rutin. yang saya pernah ikutin di UNPAD yaitu wayang catur dengan lakon jabang tutuka dan pagelaran 3 dalang dalam 1 lakon ( dalang cecep, dalang amung, dan dalang asep) dengan lakon sumantri ngenger
Wayang, Silakan Anda Lihat Dari Berbagai Sudut.
angel.wijaya - 10/11/2011 09:31 AM
#136

surat dari bidadariku

Pernahkah terpikirkan olehmu bahwa kebanyakan para dalang itu hanyalah keturunan. Apakah pernah kamu pikirkandalang itu hanyalah pekerjaan.
apakah cuma garis keturunannya saja yg memang bisa/boleh mewarisinya...?
suatu pertanyaan besar utk orang awam spt aku, kang malu:
bagiku melihat pekerjaan para dalang (mohon maaf) tak ubahnya seperti dagangan atau juga hanya profesi semata, lakon yang dibawakan hanya menuruti keinginan pasar sehingga lakon tsb sering berubah-ubah dan mengarang2 spt makin kehilangan rohnya...

Bukankah akang pernah menjelaskan padaku sesungguhnya dalang merupakan seorang guru yang mengajarkan arti kesusilaan, tatakrama, keluhuran watak dan budi, juga yang mengajarkan makna kehidupan lainnya?
juga yg memberi contoh pada kita, ttg tingkah laku kita sehari hari yg dicerminkan oleh sang dalang dalam pertunjukkan/lakon/cerita wayang, baik buruknya kehidupan tsb, yg tentunya ada konsekuensi yang mesti ditanggung oleh kita sendiri.
angel.wijaya - 10/11/2011 09:53 AM
#137

Nama-nama para Dalang yang terkenal di Mataram ketika jaman Kanjeng Susuhunan Sultan Agung Anyakrakusuma

1. Ki Widiguna, dalang dari Bantul, menantu Ki Lebdapura keturunan dalang daleman, dari desa Jodog
Giripura, adalah dalang wayang purwa.
2. Ki Cermanasa, orang asli dari desa Wanamarta sebelah selatan Majakerta, Jawa Timur, dalang wayang purwa.
3. Ki Widileksana, orang asli dari desa Bahrawa, aslinya orang dari Pajang, anak dari Ki Redilata keturunan Ki Citralata, pada waktu itu kondang sebagai dalang bagong.
4. Ki Tur Krucil, orang asli Kediri, sebenarnya orang dari Blambangan keturunan dalang Krucil yang bernama Ki Etur, dalang wayang klitik (wayang kayu).
angel.wijaya - 10/11/2011 10:32 AM
#138

[SIZE="2"]5 Kategori Dalang [SIZE="1"]kiriman dari Wayang, Silakan Anda Lihat Dari Berbagai Sudut. [/SIZE]

1. Dalang Sejati.
Kalau memainkan wayang, semua lakon pewayangan berisi pendidikan yang baik untuk contoh para penonton.
Yang diceritakan dalam lakon wayang berisi ilmu kebatinan, wejangan sangkan pnama dumadi sampai kesejatian.
Jadi memberi terang pada para penonton yang masih hatinya masih merasa gelap, memberi wejangan tentang hidup manusia agar bisa menuju kasempurnan. Jadi lahir dan batin itu bisa seia sekata, luar dan dalam menuju
pada tindakan yang baik, jangan sampai manusia itu melenceng menuruti keinginan sendiri. Itulah yang dinamakan Dalang sejati.

2. Dalang Purba
Dalang ini kalau memainkan wayang dengan cerita yang isinya bermacam-macam, yaitu cerita lakon wayang yang bisa digunakan untuk bekal hidup manusia sehari-hari. Lahir dan batin mneuju kesempurnaan. Makanya cara memberi petunjuk hanya dengan kata yang halus-halus, sebagai wejangan pada para penonton sampai masuk ke dalam hati, meskipun sudah selesai wayangnya tapi merasa masih menerima wejangan Ki Dalang tersebut. Itulah
yang dinamakan dalang purba, artinya dalang yang sudah bisa merasakan rasa kasar halusnya manusia.

3. Dalang Wasesa
Dalang wasesa kalau memainkan wayang sudah mahir, cara menceritakan wayang sampai bisa seperti hidup karena pandainya membuat kata-kata, sampai bisa membuat para penonton ikut merasa prihatin kalau wayang sedang prihatin, seperti benar-benar ikut susah. Begitu seterusnya, karena kepandaian memainkan dan melagukan segala tingkah laku wayang, seperti itulah yang dinamakan dalang wasesa, artinya sudah bisa menguasai pakeliran.

4. Dalang Guna
Kepandaiannya menjalankan pakeliran hanya menurut pada cerita yang pasti disenangi oleh penonton saja. Ceritanya kosong, tidak ada wejangan hanya sekedar ramai saja dan kelihatan pandai memainkan wayang, jadi bisanya baru memainkan wayang sambil diiringi tetabuhan semalam suntuk, sekalian menunggu rumah. Caranya hanya seperti orang bermain wayang lugu, ceritanya tanpa isi, kalau memilih lakon pasti mencari lakon kebanyakan
perangnya, sedikit gending dan ceritanya. Memilih lakon kebanyakan perangnya jadi gamelannya kebanyakan hanya gending sampak srepegan dan ayak-ayakan. Semalam hanya isi tiga gending, bisa dinamakan beber bango
mati. Makanya memilih kebanyakan keluar wayang, dalam semalam jangan sampai kehabisan lakon.

5. Dalang Wikalpa
Cara memainkan wayang hanya menurut isi pakem, semua pengetahuan bab pedalangan. Ceritanya hanya pas apa adanya saja, menurut ajaran ketika belajar jadi dalang ketika sekolah dalam sekolah pedalangan. Jadi hanya
seperti meniru saja, itu yang dinamakan latihan mendalang, menirukan cara dalang memainkan wayang semalam. Itu yang dinamakan dalang wikalpa.[/SIZE]
Digdadinaya - 10/11/2011 11:53 AM
#139

kang angel...nunut rembug ah~

apa 5 tipe dalang itu berlaku buat semua wayang??
angel.wijaya - 10/11/2011 11:57 AM
#140

Quote:
Original Posted By Digdadinaya
kang angel...nunut rembug ah~

apa 5 tipe dalang itu berlaku buat semua wayang??


sptnya begitu kang shakehand
Page 7 of 80 | ‹ First  < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 >  Last ›
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Budaya > Wayang, Silakan Anda Lihat Dari Berbagai Sudut.