MELEK HUKUM new
Home > CASCISCUS > MELEK HUKUM new > Pertanyaan2 yang belum ada thread-nya, boleh disimpan di sini
Total Views: 23017 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 6 of 51 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 >  Last ›

110381 - 04/11/2011 03:31 PM
#101

Pertanyaan2 yang belum ada thread-nya, boleh disimpan di sini klo diperhatikan dari awal TS ga ada nonggol, kemana ya??bingungs bingungs

saran forum ini memerlukan tambahan personil malus
suksesiloveindonesias







Congratulations this thread has been visited by Pertanyaan2 yang belum ada thread-nya, boleh disimpan di sini[SIZE=2]ARUL
[/SIZE]
Okutet - 04/11/2011 04:46 PM
#102

     
Quote:
Original Posted By risman.tan
apakah omission juga dapat dijatuhi sanksi pidana? malu:

-

seketika terlintas Yue - yue, perempuan kecil berusia 2 tahun yg mengalami kecelakaan tragis di Foshan Guandong RRC norose:

eh disini ketemu ma penghuni RF
jawab in yang ini donk omD
v
v
Quote:
Original Posted By Okutet
[INDENT][FONT="Comic Sans MS"] ada empat model pendekatan penyelesaian masalah, yaitu pendekatan peraturan perundang-undangan (statutori approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), pendekatan komparatif (comparative approach), dan pendekatan historis (historical approach)
yang ane tanyakan adalah pengertian dari masing-masing pendekatan beserta contohnya apa ya?think:

atur nuhun buat hukumonline.com

best regards,
ok
[/FONT][/INDENT]
mikusukikeji - 04/11/2011 06:38 PM
#103

Gan, tanya D
kalo anak di luar nikah, kan dpt akte "lahir dr seorang ibu"
brarti si bapak n kluarga bapaknya bayi uda g berhak secuilpun ngrebut anak itu kan?

kalo si ibu dtuntut krn menghalangi haknya si bapak n kluarga bapaknya si bayi buat ngeliad anaknya kira2 menang mana gan?
si bapak ato ibu nya?
NB: ni kasus Hit n Run D alias dihamilin tp bapakny kabur
banguet - 04/11/2011 09:04 PM
#104

bro, yg kasus penjualan iPad di FJB kaskus , gimana tuh.. dibahas dong .. thanks
teripangmini - 04/11/2011 10:25 PM
#105

Quote:
Original Posted By mikusukikeji
Gan, tanya D
kalo anak di luar nikah, kan dpt akte "lahir dr seorang ibu"
brarti si bapak n kluarga bapaknya bayi uda g berhak secuilpun ngrebut anak itu kan?

kalo si ibu dtuntut krn menghalangi haknya si bapak n kluarga bapaknya si bayi buat ngeliad anaknya kira2 menang mana gan?
si bapak ato ibu nya?
NB: ni kasus Hit n Run D alias dihamilin tp bapakny kabur


Dasar nuntutnya apa ? Wong tu "bapak" kan istilahnya ga pernah ngakuin anaknya (hit and run kan). Dalam artian secara hukum kan ga pernah ada pembuktian dari "bapak"nya.

*cmiiw Pertanyaan2 yang belum ada thread-nya, boleh disimpan di sini
Rajaremed - 05/11/2011 04:25 AM
#106

misi.. mw ikutan numpang nanya nih D

sepele sih, ane cuma mw tau, bedanya :

1. Rambu dilarang parkir
Spoiler for parkir
Pertanyaan2 yang belum ada thread-nya, boleh disimpan di sini


2. Rambu dilarang Stop
Spoiler for stop
Pertanyaan2 yang belum ada thread-nya, boleh disimpan di sini


kata tmen ane klw kita berhenti di dpn rambu dilarang Parkir, itu gpp, asal jgn turun dari kendaraan.bner apa kaga tuh? D

trimakasih atas jwabannya
argam - 05/11/2011 09:20 AM
#107

Quote:
Original Posted By hukumonline.com
Di sini tempat Kaskuser posting pertanyaan yang belum ada dalam thread-thread yang diposting user id hukumonline.com.

Mohon kerja samanya supaya kegiatan ngaskus di Forum Melek Hukum bisa lancar jaya dan semua pertanyaan agan – agan bisa terjawab semua. Untuk itu, silakan cek dulu catatan berikut ya:



Selamat Melek Hukum :selamat



kok nama SFnya MELEK HUKUM ??? wah jadi ni SF cuman bwt golongan seperti gw yang tolol dan selalu dapet D di mata kuliah hukum biar gak tidur melulu o

yang udah melek hukum di anak tirikan dunks o

*jadi inget judul lagunya Warkop D
belumtutup - 05/11/2011 10:08 AM
#108

Kalo misalnya ada debitur mau berhutang ke bank, dia punya benda berupa Oil Rig lepas pantai, nah oil rig ini mau dijadiin agunan, pengikatan apa yg cocok digunakan untuk mengikat oil rig tersebut? Pertanyaan2 yang belum ada thread-nya, boleh disimpan di sini
tabitobi - 05/11/2011 12:24 PM
#109

Quote:
Original Posted By ultimumremidium
jawaban singkatnya masuk ke kantong yang agan kasih duit itu....
karena tilang caranya adalah seperti yg udah agan dreamkaskus jelaskan....

maaf kalo salah or kurang berkenan

Peace:

iya gan soalnya dari sepengatuhan ane sejak sma sampe sekarang 5tahun kemudian tetep aja kek gitu..belum pernah liat slip warna biru...bingung
trus maksut ane tulis di sini ya biar ditanggepin sama polisi baik (tapi mana ada ya malu)...

Quote:
Original Posted By Google.Red
Nitip uang sidang?
Mana ada gan, itu sih masuk kantong si polisi... Lagian mending ikut sidang, dendanya ga gede kok.. D

Paling lo di takut-takutin kena denda maksimal ma si polisi. p


iya emang ikut sidang gan tapi kadang murah yang langsung ke kantong polisi itu gimana dong...hehehehe

untuk kasus di solo...(jujur2 an aja) biar kebuka semua biar pada tau...mumpung ada fasilitasnya...

untuk sidang di tempat aka nitip ke polisi tanpa slip apapun...20rb untuk pelanggaran ga menyalakan lampu di siang bolong

trus ini ane coba sidang kira2 mahalan mana,,,capedes
ikan kembung - 05/11/2011 08:19 PM
#110

gan didalam undang undang darurat tahun 1951 no 1 terdapat kata" MATERRILL SIPIL.. maksud dari materrill sipil itu apa ya gan?
Abdulazis96 - 05/11/2011 09:21 PM
#111

wah cocok bgt nie buat ngungkapin unek2 ke hakim(anggap aja iya ya hakim)

gini ceritanya
dulu waktu ane bocah umur 9thn ane ngimpi rumah ane disiti ama salah satu bang di indo
eh ternyata kebeneran terjadi rumah ane hampir disita gara gara sodara ane yang tidak bertanggun jawab.
to the point aja
sodara saya minta tanda tangan ibu and bapa wa dikertas kosong (waktu itu keluarga saya blm tau soal a' blm byk kasus kayak gitu)ternyata tanda tangan itu dijiplak dlm sebuah jaminan peminjaman uang di sebuah bang tapi sodara saya tidak mau membayar.
sampai sekarangpun sodara ane gx mau bayar
bagaimana cara menindak lanjutinnya.?
teripangmini - 05/11/2011 10:23 PM
#112

Quote:
Original Posted By Rajaremed
misi.. mw ikutan numpang nanya nih D

sepele sih, ane cuma mw tau, bedanya :

1. Rambu dilarang parkir
Spoiler for parkir
Pertanyaan2 yang belum ada thread-nya, boleh disimpan di sini


2. Rambu dilarang Stop
Spoiler for stop
Pertanyaan2 yang belum ada thread-nya, boleh disimpan di sini


kata tmen ane klw kita berhenti di dpn rambu dilarang Parkir, itu gpp, asal jgn turun dari kendaraan.bner apa kaga tuh? D

trimakasih atas jwabannya


Parkir - mobil berhenti, ditinggal pengendaranya
Stop - mobil berhenti, masih ada pengendaranya

Ada di penjelasan UU RI no. 22 tahun 2009 kok Pertanyaan2 yang belum ada thread-nya, boleh disimpan di sini
teripangmini - 05/11/2011 10:28 PM
#113

Quote:
Original Posted By Abdulazis96
wah cocok bgt nie buat ngungkapin unek2 ke hakim(anggap aja iya ya hakim)

gini ceritanya
dulu waktu ane bocah umur 9thn ane ngimpi rumah ane disiti ama salah satu bang di indo
eh ternyata kebeneran terjadi rumah ane hampir disita gara gara sodara ane yang tidak bertanggun jawab.
to the point aja
sodara saya minta tanda tangan ibu and bapa wa dikertas kosong (waktu itu keluarga saya blm tau soal a' blm byk kasus kayak gitu)ternyata tanda tangan itu dijiplak dlm sebuah jaminan peminjaman uang di sebuah bang tapi sodara saya tidak mau membayar.
sampai sekarangpun sodara ane gx mau bayar
bagaimana cara menindak lanjutinnya.?


Harus ada pembuktiannya kalau memang ortu pada saat itu memang tidak menandatangani dokumen tsb, apakah ada bukti tertulis lain atau ada saksi yang melihat kejadian itu.

Kurang lengkap juga ceritanya. Kalau untuk pinjam uang ke bank bukannya selain tanda tangan juga harus ada data diri peminjam, survei jaminan baik fisik maupun surat2 ? Pertanyaan2 yang belum ada thread-nya, boleh disimpan di sini
teripangmini - 05/11/2011 10:32 PM
#114

Quote:
Original Posted By tabitobi

iya gan soalnya dari sepengatuhan ane sejak sma sampe sekarang 5tahun kemudian tetep aja kek gitu..belum pernah liat slip warna biru...bingung
trus maksut ane tulis di sini ya biar ditanggepin sama polisi baik (tapi mana ada ya malu)...



iya emang ikut sidang gan tapi kadang murah yang langsung ke kantong polisi itu gimana dong...hehehehe

untuk kasus di solo...(jujur2 an aja) biar kebuka semua biar pada tau...mumpung ada fasilitasnya...

untuk sidang di tempat aka nitip ke polisi tanpa slip apapun...20rb untuk pelanggaran ga menyalakan lampu di siang bolong

trus ini ane coba sidang kira2 mahalan mana,,,capedes


Kembali ke kata hati sampean aja gan..hehehehe Pertanyaan2 yang belum ada thread-nya, boleh disimpan di sini
Abdulazis96 - 06/11/2011 01:02 PM
#115

permisi
numpang nanya lagi

misalnya saya sedang keadan terdesak (ada maling bawa senjata tajem)
takut tuh maling nekad ngebunuh
jadi saya ambil perlawanan
maling itu karna sengaja dan tidak sengaja ternyata kebunuh
apakah saya terkena sanksi.?

Simak penjelasannya di bawah ini ya gan angel:
Dalam ilmu hukum pidana dikenal alasan penghapus pidana yaitu alasan pembenar dan alasan pemaaf:
a. Alasan pembenar berarti alasan yang menghapus sifat melawan hukum suatu tindak pidana. Jadi, dalam alasan pembenar dilihat dari sisi perbuatannya (objektif). Misalnya, tindakan 'pencabutan nyawa' yang dilakukan eksekutor penembak mati terhadap terpidana mati (Pasal 50 KUHP);
b. Alasan pemaaf adalah alasan yang menghapus kesalahan dari si pelaku suatu tindak pidana, sedangkan perbuatannya tetap melawan hukum. Jadi, dalam alasan pemaaf dilihat dari sisi orang/pelakunya (subjektif). Misalnya, lantaran pelakunya tak waras atau gila sehingga tak dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya itu (Pasal 44 KUHP).

Seseorang belum dapat dikatakan bersalah telah membunuh sebelum ada putusan pengadilan yang menyatakan dia bersalah melakukan tindak pidana, tapi baru dijadikan sebagai tersangka yaitu seorang yang karena perbuatannya atau keadaannya, berdasarkan bukti permulaan patut diduga sebagai pelaku tindak pidana (Pasal 1 angka 14 UU No. 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana – “KUHAP”). Pada akhirnya mekanisme pembuktian di pengadilan lah yang akan membuktikan apakah orang yang membela diri itu bersalah atau tidak.

Pasal 49 ayat (1) KUHP mengatur mengenai perbuatan “pembelaan darurat” (noodweer) untuk diri sendiri maupun untuk orang lain, kehormatan kesusilaan atau harta benda sendiri maupun orang lain, karena ada serangan atau ancaman serangan yang sangat dekat. Menurut pasal ini orang yang melakukan pembelaan darurat tidak dapat dihukum. Pasal ini mengatur alasan penghapus pidana yaitu alasan pembenar karena perbuatan pembelaan darurat bukan perbuatan melawan hukum.

Jika ada alasan penghapus pidana yang kemudian terbukti, maka hakim akan mengeluarkan putusan yang melepaskan terdakwa dari segala tuntutan hukum (ontslag van alle rechtsvervolging). Bukan putusan bebas alias vrijspraak.

Jadi, hakimlah yang harus menguji dan memutuskan hal ini, sedangkan polisi hanya mengumpulkan bahan-bahannya untuk diajukan kepada hakim.

Dasar hukum:
1.Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (Wetboek van Strafrecht, Staatsblad 1915 No 73);
2.Undang-Undang No. 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana

Lebih jelasnya cekidot di artikel ini gan Kenapa Orang Yang Membunuh Karena Membela Diri Tetap Ditahan Polisi?

Disclaimer
Seluruh informasi yang disediakan oleh tim hukumonline.com dan diposting di Forum Melek Hukum pada website KASKUS adalah bersifat umum dan disediakan untuk tujuan pengetahuan saja dan tidak dianggap sebagai suatu nasihat hukum. Pada dasarnya tim hukumonline.com tidak menyediakan informasi yang bersifat rahasia, sehingga hubungan klien-advokat tidak terjadi. Untuk suatu nasihat hukum yang dapat diterapkan pada kasus yang sedang Anda hadapi, Anda dapat menghubungi seorang advokat yang berpotensi.
kiddz - 06/11/2011 03:19 PM
#116

Quote:
Original Posted By Abdulazis96
permisi
numpang nanya lagi

misalnya saya sedang keadan terdesak (ada maling bawa senjata tajem)
takut tuh maling nekad ngebunuh
jadi saya ambil perlawanan
maling itu karna sengaja dan tidak sengaja ternyata kebunuh
apakah saya terkena sanksi.?


baca dan tanya di sini https://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=11266181
mikusukikeji - 06/11/2011 07:29 PM
#117

Quote:
Original Posted By teripangmini
Dasar nuntutnya apa ? Wong tu "bapak" kan istilahnya ga pernah ngakuin anaknya (hit and run kan). Dalam artian secara hukum kan ga pernah ada pembuktian dari "bapak"nya.

*cmiiw Pertanyaan2 yang belum ada thread-nya, boleh disimpan di sini


jadi ceritanya gini gan, sodara ane kan di hit n run m pacarnya..
nah anaknya cowo, uda umur 5taunan kurg, pas lagi di mall ketemu m bapaknya tu anak (lengkap m kluarganya si bapaknya)..
terjadilah saling tarik menarik rebutan anak kyk rebutan baju diskonan 99% cd hammer ==
si kluarga bapaknya itu g mw kehilangan cucu/cicit cowo pertamanya(maklum, kebanyakan "keluarnya" cewek)..
saking jengkelnya, ibu ane sampe manggil satpammarah..
kluarga si bapaknya anak itu ngancem nuntut sodara ane atas dasar menghilangkan hak ortu buat ketemu anaknya ato apa itu lupa..
sodara ane ktakutan hak asuh anaknya dicabut gitu gan..
makanya ane tanya, kira2 menang mana antara kluarga si bapak n sodara ane itu..
bgitu critanya malu:malu

mohon pencerahannya kisskissilovekaskuspeluk
ikan kembung - 06/11/2011 09:08 PM
#118

gan, saya mau tanya dong terkait dengan skripsi saya

apa pengertian analogi? dan apa hubungannya analogi dengan interpretasi?

mohon dijawab ya gan karena kalau cuma dari baca buku saya ga nangkep nih
lekssana88 - 06/11/2011 10:09 PM
#119

Quote:
Original Posted By ikan kembung
gan, saya mau tanya dong terkait dengan skripsi saya

apa pengertian analogi? dan apa hubungannya analogi dengan interpretasi?

mohon dijawab ya gan karena kalau cuma dari baca buku saya ga nangkep nih


interpretasi itu penafsiran dan analogi itu pemikiran atau alur pemikiran..bingung.maaf kalo urang jelas gan,mungkjin bawah ane tahu nih...malu
lekssana88 - 06/11/2011 10:14 PM
#120

Quote:
Original Posted By mikusukikeji
jadi ceritanya gini gan, sodara ane kan di hit n run m pacarnya..
nah anaknya cowo, uda umur 5taunan kurg, pas lagi di mall ketemu m bapaknya tu anak (lengkap m kluarganya si bapaknya)..
terjadilah saling tarik menarik rebutan anak kyk rebutan baju diskonan 99% cd hammer ==
si kluarga bapaknya itu g mw kehilangan cucu/cicit cowo pertamanya(maklum, kebanyakan "keluarnya" cewek)..
saking jengkelnya, ibu ane sampe manggil satpammarah..
kluarga si bapaknya anak itu ngancem nuntut sodara ane atas dasar menghilangkan hak ortu buat ketemu anaknya ato apa itu lupa..
sodara ane ktakutan hak asuh anaknya dicabut gitu gan..
makanya ane tanya, kira2 menang mana antara kluarga si bapak n sodara ane itu..
bgitu critanya malu:malu

mohon pencerahannya kisskissilovekaskuspeluk

coba jawab gan...kalo kasus nya spt itu berarti saudara agan gak nikah kan ya ama tu cowo?kalo emg gitu ceritanya, anak itu hanya mempunyai hubungan darah saja dengan cowonya, tapi gak punya hubungan hukum, hubungan hukum nya sama ibunya saja...ada di BW gan pasalnya ane lupa lagi tapi malu...
nah kalo udah nikah terus cerai ya itu sih gmn kesepakatanya aja ttg anak bgaimana kalo emg kesepakatanya ada waktu tertentu buat anaknya ama ayahnya tapi saudara agan gak ngizinin itu sih pelanggaran gan...tapi kalo gak ada ya sah sah aja gan....



*sorry dopost bacanya atu atu sih,...malu
Page 6 of 51 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 >  Last ›
Home > CASCISCUS > MELEK HUKUM new > Pertanyaan2 yang belum ada thread-nya, boleh disimpan di sini