MELEK HUKUM new
Home > CASCISCUS > MELEK HUKUM new > Tips Jual Beli Tanah dan Bangunan
Total Views: 71740 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 6 of 89 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 >  Last ›

andri0899 - 13/11/2011 09:57 AM
#101

Quote:
Original Posted By LinMichaeL
Sertipikatnya apa y gan? SHM/SHGB?
Itu perjanjian di atas meterai sebenarnya 'tidak ada gunanya' gan. karena untuk dibalik nama di Kantor Pertanahan, wajib menggunakan AJB yg dibuat oleh PPAT, seperti yg saya jelaskan di page 1.

lalu agan saat membeli juga tidak melakukan checking sertipikat dulu tentunya (karena sedang di bank), pdhl itu sangat penting untuk melihat apakah tanah yg agan beli bersih atau tidak. page 1.

saran saya, agar agan gak jantungan, segera diupayakan untuk membuat ikatan jual beli di hadapan notaris. untuk memperkuat posisi agan sebagai pembeli. tentu sebaiknya juga dichecking dl agar memastikan sertipikatnya baik2 saja. memang susah meminjam sertpikat yg sedang dijaminkan, oleh karena itu agan terpaksa menggunakan notaris yg bekerja sama dengan bank tersebut. (biasa bank tidak berkeberatan kalo dipinjamkan ke notaris rekanan nya)

dengan adanya ikatan jual beli, maka setelah agan sudah memiliki sisanya untuk melunasi, agan bisa tanda tangan AJB di hadapan PPAT dan bisa diurus balik nama. di page 1 post no 3 ada penjelasan sedikit kalo agan beli tanah yg sertipnya masih dijaminkan.

semoga membantu. yg lain ada masukan? thx


rumahnya sudah SHM juragan.

untuk biaya estimasi notaris gan? mungkin disinilah yang menjadi kendala saya, tambah biaya lagi, belum yang melunasi sisanya \(

Dan penjual juga informasikan kepada saya terkait sertifikat yg sedang dijaminkan di bank.

Dia menawarkan sertifikat yang lain sebagai jaminan kepada saya. Tapi sertifikat tersebut bukan atas nama dia, karena belum di balik nama. Menurut agan TS dan yang lain apakah ini menjadi solusi gan ???
Anezq88 - 13/11/2011 02:01 PM
#102

Nice Thread...

Keep Posting.. Tips Jual Beli Tanah dan Bangunan
Picasso19 - 13/11/2011 03:44 PM
#103

Agan2,

Ane mau ke Lombok akhir bulan ini.
Ane lg butuh notaris PPAT di lombok, tp cari di internet susah bgt dpt infonya.
Mgkn krn org2 di Lombok msh blm terbiasa OL kali y?

Mhn bantuan agan2 kl ada rekomendasi notaris PPAT yg bagus di Lombok dan orgnya kudu jujur ga neko2 & mau kerjanya bagus/efisien.

Makasih sblmnya cendolb
LinMichaeL - 13/11/2011 10:14 PM
#104

Quote:
Original Posted By Picasso19
Agan2,

Ane mau ke Lombok akhir bulan ini.
Ane lg butuh notaris PPAT di lombok, tp cari di internet susah bgt dpt infonya.
Mgkn krn org2 di Lombok msh blm terbiasa OL kali y?

Mhn bantuan agan2 kl ada rekomendasi notaris PPAT yg bagus di Lombok dan orgnya kudu jujur ga neko2 & mau kerjanya bagus/efisien.

Makasih sblmnya cendolb


mungkin ada agan2 sekalian dari lombok yg tau??
saya pernah tau 1 not/ppat yg lmyn terkenal di sana, tp lg blank.. haha..batasbatasbatas

klo ingat gw PM boss..
LinMichaeL - 13/11/2011 10:16 PM
#105

Quote:
Original Posted By Anezq88
Nice Thread...

Keep Posting.. Tips Jual Beli Tanah dan Bangunan


Bisa dibantu dengan cendols atau :rate5

iloveindonesiasiloveindonesias
LinMichaeL - 13/11/2011 10:22 PM
#106

Quote:
Original Posted By andri0899
rumahnya sudah SHM juragan.

untuk biaya estimasi notaris gan? mungkin disinilah yang menjadi kendala saya, tambah biaya lagi, belum yang melunasi sisanya \(

Dan penjual juga informasikan kepada saya terkait sertifikat yg sedang dijaminkan di bank.

Dia menawarkan sertifikat yang lain sebagai jaminan kepada saya. Tapi sertifikat tersebut bukan atas nama dia, karena belum di balik nama. Menurut agan TS dan yang lain apakah ini menjadi solusi gan ???


biaya akta seperti yg ada di 1st page, AJB + BN sekitar 3jt, checking + NIB (kalau belum ada) krg lbh 500rb. ditambah PNBP tergantung luas, ga begitu mahal koq, total ga sampe 4jt. itu tarif minimum di surabaya lho y, tiap daerah bisa beda.

trus mengenai sertipikat lain sebagai jaminan, itu gak ada gunanya gan...
karena kalo emang orangnya berniat jahat, tinggal dilaporin kalo sertipikatnya hilang dah beres. agan cuma bawa tuh 'jepretan kertas' sertipikat doank.
coz yg namanya jaminan tanah dan bangunan kan harus dibebani Hak Tanggungan. sedangkan itu cuma sebagai 'jaminan' saja.

semoga paham maksud ane.. dan semoga membantu..iloveindonesiasiloveindonesias
beiter - 14/11/2011 12:54 AM
#107

:addfriends
Picasso19 - 14/11/2011 04:04 AM
#108

Quote:
Original Posted By LinMichaeL
mungkin ada agan2 sekalian dari lombok yg tau??
saya pernah tau 1 not/ppat yg lmyn terkenal di sana, tp lg blank.. haha..batasbatasbatas

klo ingat gw PM boss..


Mohon dibantu ya gan, ditunggu kabar baiknya o
andri0899 - 14/11/2011 09:38 PM
#109

Quote:
Original Posted By LinMichaeL
biaya akta seperti yg ada di 1st page, AJB + BN sekitar 3jt, checking + NIB (kalau belum ada) krg lbh 500rb. ditambah PNBP tergantung luas, ga begitu mahal koq, total ga sampe 4jt. itu tarif minimum di surabaya lho y, tiap daerah bisa beda.

trus mengenai sertipikat lain sebagai jaminan, itu gak ada gunanya gan...
karena kalo emang orangnya berniat jahat, tinggal dilaporin kalo sertipikatnya hilang dah beres. agan cuma bawa tuh 'jepretan kertas' sertipikat doank.
coz yg namanya jaminan tanah dan bangunan kan harus dibebani Hak Tanggungan. sedangkan itu cuma sebagai 'jaminan' saja.

semoga paham maksud ane.. dan semoga membantu..iloveindonesiasiloveindonesias


ya udah gan terima kasih banyak atas jawaban2nnya mungkin yang harus saya lakukan disini adalah agar2 cepat2 melunasi sisanya.
LinMichaeL - 14/11/2011 10:19 PM
#110

Quote:
Original Posted By andri0899
ya udah gan terima kasih banyak atas jawaban2nnya mungkin yang harus saya lakukan disini adalah agar2 cepat2 melunasi sisanya.


betul gan.. jgn lupa checking sertipikatnya dl sebelum dilunasi.
tujuannya untuk lebih memastikan keabsahan sertipikat dan kondisi tanahnya..

salamiloveindonesias
kardusbasah - 14/11/2011 10:32 PM
#111

Trit keren :2thumbup

Gw ninggal jejak dolo, pasti berguna pas tiba saatnya njebol tabungan buat beli tanah D
LinMichaeL - 14/11/2011 10:35 PM
#112

Quote:
Original Posted By shinc35
PPh >-- kewajiban penjual (benar)
BPHTB >-- kewajiban pembeli (benar)
Biaya Notaris/PPAT >-- kewajiban siapa? besarnya berapa? (biasa separuhan sama rata) (di sby minim 3jt untuk AJB (1.5) + BN (1.5) , belum termasuk pengecekan sertipikat + NIB + PNBP sekitar 1jt, jd @2jt de)
Biaya Balik Nama >-- kewajiban siapa? besarnya berapa? (sebenarnya ya pembeli, tp agan nego donk)
Biaya pengecekan sertifikat >-- bener ada? kewajiban siapa? besarnya berapa? (ada, separuhan)

*Biaya Notaris/PPAT = Pengecekan Sertipikat + NIB + AJB + Balik Nama + PNBP

Saya tahu mestinya itu tergantung kesepakatan. Tapi berhubung tidak ada pembicaraan di awal, saya ingin tahu lazimnya bagaimana.

Caranya gini gan bilangnya: "Pak Penjual, biaya notarisnya kita bagi 2 sama rata ya bagaimana? biar sama2 enak.."
Nah di dalemnya biaya notaris kan uda termasuk semua biaya tuh..iloveindonesiasiloveindonesiasYb
LinMichaeL - 14/11/2011 10:39 PM
#113

Quote:
Original Posted By kardusbasah
Trit keren :2thumbup

Gw ninggal jejak dolo, pasti berguna pas tiba saatnya njebol tabungan buat beli tanah D


amin aminiloveindonesiasiloveindonesiascendolscendols
LinMichaeL - 14/11/2011 10:46 PM
#114

Quote:
Original Posted By beiter
gan bisa minta pencerahan,
karena tergiur dengan diskon2, ane hari ini baru saja bayar booking fee untuk unit apartemen oleh developer yg sudah terkenal namanya.
dan dalam 3 hari akan bayar cash (lunas)

setelah baca ppjb, ada beberapa point yang ane rasa kurang mengena:
1. biaya administrasi utk pengalihkan ke pihak ketiga akan dikenakan Rp.6jt, kalau ke saudara 1 KK (kartu keluarga), tidak kena biaya ini.
emang semua apartemen ada ketentuan begini?
2. ttd ajb 2 tahun setelah serah terima. kenapa harus nunggu 2 tahun ane kan udah bayar lunas?
3. Toleransi keterlambatan serah terima 9 (sembilan) bulan, bulan ke 10 baru di bayarkan denda 1%, dan maksimal denda 3%? apakah ini sudah sesuai ketentuan?
4. Pembatalan jual beli akan dikembalikan 50% dari uang yang sudah dibayarkan.
5. Lama Pemeliharan/Perbaikan wajib apabila ada kerusakan, sampai 40 hari terhitung dari tanggal serah terima .

terima kasih banyak,
mohon pencerahannya..

beiter


1. tergantung developer gan, tiap developer ada pertimbangan dan maksud tersendiri. mungkin saja untuk mencegah agan menjual kembali, jd ada biaya itu spy agan ga sembarang jual, dsb.
2. karena banyak faktor gan: PBB belum jadi, Sertipikat induk masih dalam proses pemecahan menjadi SHMSRS (Sertipikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun), kalau masih sertipikat induk kan masih luas tanah doank secara keseluruhan, sedangkan apartment kan agan beli sepetak bangunan, jd nunggu sertipikat sepetak itu jadi gan.
3. kebijaksanaan developer itu gan
4. idem
5. kurang ngerti maksudnya, tp idem sama yg 3 dan 4..iloveindonesias

semoga dapat dimengerti..

pengennnn banget punya apartment, hahahailoveindonesias
LinMichaeL - 14/11/2011 10:48 PM
#115

Quote:
Original Posted By beiter
gan bisa minta pencerahan,
karena tergiur dengan diskon2, ane hari ini baru saja bayar booking fee untuk unit apartemen oleh developer yg sudah terkenal namanya.
dan dalam 3 hari akan bayar cash (lunas)

setelah baca ppjb, ada beberapa point yang ane rasa kurang mengena:
1. biaya administrasi utk pengalihkan ke pihak ketiga akan dikenakan Rp.6jt, kalau ke saudara 1 KK (kartu keluarga), tidak kena biaya ini.
emang semua apartemen ada ketentuan begini?
2. ttd ajb 2 tahun setelah serah terima. kenapa harus nunggu 2 tahun ane kan udah bayar lunas?
3. Toleransi keterlambatan serah terima 9 (sembilan) bulan, bulan ke 10 baru di bayarkan denda 1%, dan maksimal denda 3%? apakah ini sudah sesuai ketentuan?
4. Pembatalan jual beli akan dikembalikan 50% dari uang yang sudah dibayarkan.
5. Lama Pemeliharan/Perbaikan wajib apabila ada kerusakan, sampai 40 hari terhitung dari tanggal serah terima .

terima kasih banyak,
mohon pencerahannya..

beiter


1. tergantung developer gan, tiap developer ada pertimbangan dan maksud tersendiri. mungkin saja untuk mencegah agan menjual kembali, jd ada biaya itu spy agan ga sembarang jual, dsb.
2. karena banyak faktor gan: PBB belum jadi, Sertipikat induk masih dalam proses pemecahan menjadi SHMSRS (Sertipikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun), kalau masih sertipikat induk kan masih luas tanah doank secara keseluruhan, sedangkan apartment kan agan beli sepetak bangunan, jd nunggu sertipikat sepetak itu jadi gan.
3. kebijaksanaan developer itu gan
4. idem
5. kurang ngerti maksudnya, tp idem sama yg 3 dan 4..iloveindonesias

semoga dapat dimengerti..

pengennnn banget punya apartment, hahahailoveindonesias
tokokunang3 - 14/11/2011 11:40 PM
#116
Bagus sekali ini gan
Makasih gan untuk infonya... Sangat bermanfaat kalo pas mau jual/ beli properti. KunangKunang.com
beiter - 15/11/2011 04:03 PM
#117

Quote:
Original Posted By LinMichaeL
1. tergantung developer gan, tiap developer ada pertimbangan dan maksud tersendiri. mungkin saja untuk mencegah agan menjual kembali, jd ada biaya itu spy agan ga sembarang jual, dsb.
2. karena banyak faktor gan: PBB belum jadi, Sertipikat induk masih dalam proses pemecahan menjadi SHMSRS (Sertipikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun), kalau masih sertipikat induk kan masih luas tanah doank secara keseluruhan, sedangkan apartment kan agan beli sepetak bangunan, jd nunggu sertipikat sepetak itu jadi gan.
3. kebijaksanaan developer itu gan
4. idem
5. kurang ngerti maksudnya, tp idem sama yg 3 dan 4..iloveindonesias

semoga dapat dimengerti..

pengennnn banget punya apartment, hahahailoveindonesias


iya gan \)b

makasih infonya gan..
ilovekaskus
LinMichaeL - 16/11/2011 10:17 AM
#118

Quote:
Original Posted By beiter
iya gan \)b

makasih infonya gan..
ilovekaskus


ya gpp gan, sama2 belajar..iloveindonesiasiloveindonesias
projo27 - 16/11/2011 05:03 PM
#119

Gan, minta tolong donk, mungkin bisa dijelasin, mengenai di bawah ini perhitungannya bagaimana ya gan? apakah dari harga tanah yang kita beli atau bagaimana gan? maaf ngerepotin

BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan)
BPHTBTKP (Bea Perolahan Hak atas Tanah dan Bangunan Tidak Kena Pajak)
HP yang berkaitan dengan Hukum Waris (Harta Peninggalan)
HP yang berkaitan dengan tanah (Hak Pakai)
NJOP (Nilai Jual Obyek Pajak)
PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak)
PPH Final (Pajak Penghasilan Final)

tks
thepantjing - 16/11/2011 05:27 PM
#120

permisi mas TS, mo ngequote aja pertanyaan di thread ane \)
sapa tau ada temen2 yg punya problem sama \)
aku quote juga yah reply dari ente \)


Quote:
to the point :
Saia beli tanah kapling 60m persegi, th 2008 saat itu hargana masih 20jt.
belinya dari tetangga, saat itu cuman pake kwitansi ajah
nah pada bulan agustus 2011 kmaren saia mau membuat akta jual belinya,
biar klo ada apa2 ama saia ato ama tetangga (yg penjual tanah), udah ada hitam di atas putih soal jual belinya.

dalam proses pengurusan akta, saya hanya ngikut ajah, soalnya si tetangga kan udah pengalaman dalam hal properti, dan doi juga termasuk orang tetua yang di segani di kampung, jadi ya percaya aja dah...

pas aktanya udah jadi, ternyata akta jual beli nya ada 2 : yaitu akta substitusi dan kuasa menjual. dan nominal jual belinya menjadi 30jt (kata doi sih di sesuaikan ama harga sekarang). nah ini nih yg bikin saya bingung.

pertanyaan saya :
1. apakah akta seperti ini masih diperbolehkan? denger2 ini adalah cara utk mengakali pajak aja supaya si penjual kagak kena pajak penjual. apakah benar seperti itu?

2. jika nanti saya mengurus sertipikatnya, otomatis kuasa menjual di alihkan ke saya, nah saya akhirnya kena double pajak dong (penjual dan pembeli). apakah benar seperti itu?

3. denger2 juga jika model akta seperti di atas udah kagak diperbolehkan, jika memang akta seperti ini sudah tidak diperbolehkan, langkah apa yg seharusnya saya tempuh? secara doi adalah salah 1 tetua kampung, ga enak juga kalo nyoba adu argumen klo saya masih bingung soal pertanahan.

4. oya 1 lagi, tanah nya ada di kodya, tetapi aktanya di buat oleh notaris di kabupaten, apakah tidak apa2?

beer: beer:


Quote:
Original Posted By LinMichaeL
Pertanyaan nomer 4 sudah jelas tidak boleh gan. PPAT hanya bekerja di daerah kedudukannya saja. Kalo yg agan maksud Ikatan Jual Beli, masih gak masalah. KArena cuma ikatan saja, itu notaris yg buat. Tp saran saya jelas enakan di tempat persil agan aja, biar bisa dichecking sertipikat sekalian sama notarisnya. kalo beda tempat gitu kasian notarisnya kalo disuruh checking kejauhan mesti ke kota, hehe..

Pertanyaan 1 - 3, memang sebenarnya gak boleh karena itu berarti mengakali pajak, tp dalam praktek masih terjadi. Mengenai pajak bayar double atau gak, nah agan bisa minta uang pajaknya dulu di depan pas IJB. Jd agan sudah pegang uang buat pajak penjual. Mengenai kenaikan harga, kemungkinan besar di sesuaikan dengan NJOP PBB saat ini. Kan tidak masuk akal gan kalo beli tanah di bawah harga NJOP. Selain itu AJBnya nanti juga harus minim harganya sesuai NJOP. Ini berkaitan dengan pembayaran pajak.

Mampir ke thread ane yg berjudul TIPS JUAL BELI TANAH DAN BANGUNAN gan, mungkin menolong, thx.

semoga membantu
salam



btw cek kulkas ya bro \)
jawaban ente mencerahkan hehehe D

oya cek PM yah D

beer: beer:
Page 6 of 89 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 >  Last ›
Home > CASCISCUS > MELEK HUKUM new > Tips Jual Beli Tanah dan Bangunan