DEBATE CLUB
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?
Total Views: 126104 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 312 of 332 | ‹ First  < 307 308 309 310 311 312 313 314 315 316 317 >  Last ›

widya poetra - 14/09/2012 03:44 PM
#6221

Ybhi:

Quote:
Original Posted By Pribumi.Jawa
Mungkin pembenci Islam ini klonengan ente dari hati yang paling dalam gan? D

Sepertinya sudah kelar yak,
tidak ada tanggapan lain yang penting.

PS @underlined:
sebenernya tidak mungkin,
karena id yang ane pake itu widya poetra sama 1 lagi .widya.poetra. gara2 widya poetra-nya diban sama pak ketua kemenyan.


Silakan dilanjutkan. beer:
Jangan terlalu benci nanti tidak baik untuk kesehatan. beer:
Pribumi.Jawa - 14/09/2012 04:34 PM
#6222

Quote:
Original Posted By AccretiaStriker
Ha? Anda tidak tahu bahwa kalau kaum Kristen dibilang sebagai "pantekers" atau "kancuters" kami tersinggung? Atau Anda tidak cukup peka terhadap hal ini?

Bagaimana kalau kaum Muslim kami sebut sebagai orang yang jeduk-jedukin kepala ke tanah? Atau penyembah batu? Semuanya secara frasa (kosakata) tapi benarkah kata-kata tersebut bila dilihat dari segi Muslim, maupun dari segi kerukunan umat beragama?

Anda tidak perlu mengalihkan isu "kepercayaan Anda", tetapi sekarang bagaimana Anda menyikapi keberadaan agama lain, yang bertentangan dengan agama Anda?



Lho, saya terang-terangan kok bilang bahwa KKK, Negro, Inquisition itu salah? Memang benar contoh-contoh tersebut dapat diambil, tetapi contoh "suicide bomber" juga tidak salah dong kalau diambil? Mungkin karena topik tersebut cukup panas di Indonesia, sehingga topik tersebut diambil \)



Terdoktrin? Indoktrinasi itu memang perlahan gan, dimana Anda sendiri pun tidak mampu mengetahui, apakah Anda sendiri sudah terindoktrinasi atau tidak. Saya juga bingung mengapa Anda menggunakan "pembuktian terbalik". Ini langkah Anda yang buruk, karena :

1. Menunjukkan bahwa Anda melatarbelakangi argumen Anda dengan agama, yang tidak tepat. Latar belakang argumen seharusnya adalah logika, bukan rasisme sempit atau agama.

2. Menunjukkan bahwa ada gap antara agama Anda dengan agama lain, dimana Anda mendorong untuk eksplorasi gap itu sendiri, bukan bagaimana menjembatani gap itu sendiri.

Sekali lagi, kalaupun Anda berhasil membuktikan Alkitab mengajarkan kekerasan, Anda tetap saja gagal membuktikan bahwa Quran tidak mengajarkan kekerasan. Ini bukanlah rasisme, tetapi hanyalah logika debat.

Dan jangan khawatir, saya tidak akan terprovokasi oleh Anda, toh Anda tidak tahu saya ini pribumi atau bukan, bukankah demikian? o

Anda akan mendapat banyak plus bila dapat memberi penerangan terhadap ayat Quran yang "tampaknya" mengajarkan kekerasan, sayangnya, Anda malah dengan bodoh melakukan trik "pembuktian terbalik", yang membuat perdebatan ini meruncing ke perdebatan agama. Saya tidak akan menanggapi argumen yang bersifat agama, karena toh bukan disini tempatnya. Lagipula, argumen agama cenderung bersifat destruktif, bukannya konstruktif.



Kenapa tidak? Anda sudah berulang kali menghina agama lain. Apakah itu bukan suatu bentuk kebencian, yang Anda sebarkan? Atau Anda terlalu naif, sehingga tidak tahu apa yang Anda telah katakan?


Wah, ente marah to? Bagian mana yang bikin ente marah gan? Kenyataan kalo Yesus mati dipantek atau kenyataan kalo Yesus mati make kancut? eek:

Kalo mau jujur gan, semua agama adalah penistaan terhadap agama lain, jadi makna kata penistaan agama sendiri jadi absurd dan absolete, tapi dengan menggunakan prasa kata bom bunuh diri adalah ciri pembenci Islam dan Islamophobia gan, masak seorang pembenci Kristen apakah bakal menggunakan prasa kata itu? Ane rasa mereka akan milih contoh KKK atau Nazism deh.

1. Coba ente sebutin ane make dalil agama dalam postingan ane? Widyalah yang make Quran buat justifikasi terorisme itu berakar dari Quran kok.

2. Kalo ga ada gap antar agama, maka tidak ada itu perbedaan agama dan kerukunan antar umat beragama gan, yang ente maksud dengan "jembatani" itu apakah seinkretisme dengan pagan Eropa gan?

Akhirnya untuk CS, ane pro ama FoS, silakan ente ngebacod seenak jidat ente, tapi kalo ente ga bisa buktiin bacodan ente, maka baru, ucapan ente bisa dikategorikan sebagai fitnah dan penebar kebencian, dan yang terpenting, jangan playing victim dan hadapi apapun konsekuensi atas bacodan ente itu. OK?! beer:
widya poetra - 14/09/2012 04:41 PM
#6223

Ybhi:

Btw emang KKK sama (neo)-nazi buka cabang di Indonesia yak? confused:
AccretiaStriker - 14/09/2012 05:20 PM
#6224

Quote:
Original Posted By Pribumi.Jawa
Wah, ente marah to? Bagian mana yang bikin ente marah gan? Kenyataan kalo Yesus mati dipantek atau kenyataan kalo Yesus mati make kancut? eek:


Sekali lagi, agama adalah sesuatu yang relatif, dan apa yang bagi Anda normal, bisa saja berarti buruk bagi umat beragama lain. Semisalnya sapi disini biasa jadi bahan olokan, tapi tidak bagi masyarakat Hindu India. Bagi Anda ucapan Anda mungkin tampaknya hanya sebuah olokan, tapi bagi saya menjadi sebuah hujatan, yang dapat membuat suatu sakit hati.

Anda juga tidak terima kan kalau saya anggap Anda penyembah batu? Tentu Anda tidak terima, dan saya pun tidak akan memanggil umat Muslim penyembah batu.

Quote:
Original Posted By Pribumi.Jawa
Kalo mau jujur gan, semua agama adalah penistaan terhadap agama lain, jadi makna kata penistaan agama sendiri jadi absurd dan absolete, tapi dengan menggunakan prasa kata bom bunuh diri adalah ciri pembenci Islam dan Islamophobia gan, masak seorang pembenci Kristen apakah bakal menggunakan prasa kata itu? Ane rasa mereka akan milih contoh KKK atau Nazism deh.


Apakah bom bunuh diri harus dikaitkan dengan Islam? Anda sendiri yang membuat kaitan itu. Bom bunuh diri dikaitkan dengan terorisme, dan hanya merupakan salah satu bentuk terorisme. Terorisme ada dalam berbagai bentuk. Anda jangan cepat paranoid dengan memanggil semua orang sebagai "pembenci Islam" maupun Islamophobia.

Wajar saja bila mungkin ada orang yang "menduga" ajaran agama Anda mengajarkan kekerasan. Tugas Anda, ya memberi pengarahan, bukan malah balik menyalahkan. Anda juga telah prejudice dengan menyebutkan widya sebagai Kristen, bisa saja dia dari agama lain bukan?

Bagi saya, KKK atau Nazi bukanlah gambaran ke-Kristenan yang sebenarnya. Bagi saya, bom bunuh diri, FPI, FBR, juga bukanlah gambaran ke-Islaman yang sebenarnya.

Quote:
Original Posted By Pribumi.Jawa
1. Coba ente sebutin ane make dalil agama dalam postingan ane? Widyalah yang make Quran buat justifikasi terorisme itu berakar dari Quran kok.


Bahkan Widya tidak mengaitkan dengan terorisme, tetapi lebih dikaitkan dengan paham kebencian. Anda yang terlalu bersemangat tampaknya. Cukup jelaskan kepada Widya, bahwa ia mengambil ayat tersebut diluar konteks. Saya rasa cukup.

Dengan perilaku Anda yang langsung menyerang demikian, terlihatlah bahwa Anda memiliki kebencian tertentu, entah terhadap agama Kristen, atau terhadap ras tertentu, atau mungkin terhadap non-Muslim.

Quote:
Original Posted By Pribumi.Jawa
2. Kalo ga ada gap antar agama, maka tidak ada itu perbedaan agama dan kerukunan antar umat beragama gan, yang ente maksud dengan "jembatani" itu apakah seinkretisme dengan pagan Eropa gan?


Tidak usah jauh-jauh ke Eropa. Jembatan agar agama cukup dengan tenggang rasa antar agama, dialog antar agama (bukan membicarakan dalil agamanya, tetapi lebih kepada bagaimana menghargai dan menjamin kerukunan antar umat beragama)

Quote:
Original Posted By Pribumi.Jawa
Akhirnya untuk CS, ane pro ama FoS, silakan ente ngebacod seenak jidat ente, tapi kalo ente ga bisa buktiin bacodan ente, maka baru, ucapan ente bisa dikategorikan sebagai fitnah dan penebar kebencian, dan yang terpenting, jangan playing victim dan hadapi apapun konsekuensi atas bacodan ente itu. OK?! beer:


Nah, berarti Anda setuju dengan penyebaran paham kebencian dong?

Saya rasa sebagian besar bacot, tidak akan terbukti secara fakta. Kalaupun terbukti, pastilah sangat sulit. Bagi saya, yang namanya bacot tentu tidak didasari dengan fakta yang kuat.

Lagipula, bacot seperti apa yang Anda maksud, harus dibantu dengan fakta?

Misalnya :
- Salah satu suku A gemar mencuri. Apakah lantas, dengan fakta tersebut, seluruh suku A dianggap gemar mencuri? Ini generalisasi yang sempit.

- Dalam konteks agama, sering kali tidak bisa dijabarkan fakta, tetapi lebih kepada iman. Apakah Anda bisa mem-bacot jika agama Anda berlandaskan iman? (Nb : Ingat, Allah/Tuhan sulit dibuktikan, dan tidak dapat dibuktikan, bila Anda Muslim, tentu Anda theist)

- Dalam konteks sosial, paham kebencian bisa dalam bentuk pengancaman ("Kalau lu pilih 3, lu mati"), yang memang belum dibuktikan. Apakah ancaman merupakan sesuatu yang dilindungi oleh Freedom of Speech?

- Dalam konteks sosial, paham kebencian juga bisa dalam bentuk hasutan (misalnya : "Mari bakar toko China!"). Apakah hasutan macam ini juga dilindungi oleh Freedom of Speech?

Begitu banyak hal di dunia ini yang tidak dapat dibuktikan dengan fakta, atau faktanya bersifat ambigu.

Bagi saya, beberapa hal diproteksi oleh freedom of speech, namun hal-hal yang bersifat paham kebencian, tidak dilindungi oleh freedom of speech.
Rottweiller - 14/09/2012 05:28 PM
#6225

@all sorry baru sempet nongol...

semua post yg oot bakalan direquest delete, termasuk yg menanggapi...

silahkan kalau sudah ada yg ingin membuat kesimpulan untuk topik kali ini \)

ane baca2 dulu coffee:
AccretiaStriker - 14/09/2012 05:32 PM
#6226

Quote:
Original Posted By Rottweiller
@all sorry baru sempet nongol...

semua post yg oot bakalan direquest delete, termasuk yg menanggapi...

silahkan kalau sudah ada yg ingin membuat kesimpulan untuk topik kali ini \)

ane baca2 dulu coffee:


Cendolnya dah diterima Rot, thanks yah :thumbup

Btw, pemenang Topik 32 siapa ya?
aweaweaw - 14/09/2012 11:08 PM
#6227

Quote:
Original Posted By widya poetra
Ybhi:

Berhubung lagi rame ngomongin teroris bagaimana jika topiknya tentang "mengekspresikan paham kebencian" ?


Kebebasan mengutarakan pendapat itu dilindungi oleh Undang-Undang,
pendapat bisa saja berupa ketidaksukaan terhadap seseorang, sesuatu, golongan, kelompok, dsb. Bisa juga pendapat yang mengemukakan pendapat kelompok lain yang tidak suka terhadap kelompok ybs. Nah, kalau timbal balik berarti mengemukakan ketidaksukaan masing2 terhadap kelompok lain dan ketidaksukaan kelompok lain terhadap kelompok sendiri sehingga menjadi komplit deh paham kebenciannya.

Efeknya?
ada bombardir pendapat berupa kebencian yang terus-menerus menerjang dari kiri ke kanan, dari kanan ke kiri, dari segala penjuru. Dari sejak usia dini pun sudah disuguhi pendapat2 dari paham kebencian ini. Dari dunia nyata, sampai dunia maya juga tidak ketinggalan pendapat2 kebencian-kebencian terus menyala-menyala.

Nah, begitu paham kebencian ini sudah mendarah daging maka disentil sedikit saja, istilahnya, bisa langsung meledak, entah sebagai bom bunuh diri maupun bom buku maupun bom-bom yang lain.



Jadi apa yang harus dilakukan terhadap pengumbar kebencian?
A. Tidak ada, karena merupakan Freedom of Speech, baru ditindak kalo sudah melakukan aksi (bukan omong doang), atau
B. Perlu ditindak tegas dengan cara .................







Sekedar usul saja, beer:


klo salah ya harus di tindak..
mreka gak paham ttg agama
agama mengajarkan cinta kasihkan?
dan dimata tuhan semua mahluk itu derajatnya sama..
bukannya kitab suci agama berasal dr
sabda tuhan...
tuhan satu kan? Klo ajaran berbeda2 berarti
itu bukan dari tuhan...

lingkungan sosial juga mempengaruhi
klo kamu ingin menghacurkan suatu negara
racuni anak2nya karena anak usia
8-11tahun mudah sekali merasuki
mereka dengan ajaran2 yg menentang
hingga mereka dewasa pun ajaran itu akan
melekat pd diri mereka..
dcantripe - 15/09/2012 01:37 AM
#6228
Closing Statement
Won't you help to sing
This songs of freedom
'Cause all I ever have:
Redemption songs...
Redemption songs...
Redemption songs...
---
[youtube]OFGgbT_VasI[/youtube]

@Pribumi Jawa : Tidak apa beradu argumen yang kontekstual, beradu dogma dan logika, tapi tolong jangan membuka luka lama, apalagi sampai mem-posting gambar2 seperti itu.


rain:
DCenthut - 15/09/2012 04:30 AM
#6229

B.perlu ditindak tegas dengan cara...
buat undang undang baru yang membatasi FOS itu sendiri....
jika ada pergerakan yang sudah menjurus kepada penghasutan/pencemaran nama baik/organisasi2 yang gerak geriknya
menjurus kepada tindakan kriminal maka masyarakat harus melapor ke POLISI dan Polisi harus menindak tegas tanpa pandang bulu.
prop100O - 15/09/2012 07:40 AM
#6230

Quote:
Original Posted By Si.ULTRAMAN
cuk dijawab cuk, kapan gw bilang dibatesi kek tuduhan cetek elu cuk?gila:
mosok sih smpeyan mamerin kegoblokan krna gak nyambung ampe 2 kali cukgila:

jadi karna FOS, tunggu ada yg modhar ato kaki lu ilang sebelah baru ribut gitu??gila:
"pinter" sampeyan cukngakaks



keep twuuooLLoLL yo cuk beer:


Buset dah goblok kuadrat luh gila:
Kalo lu ngga membatasi fos, lu setuju dong ama gue, fos dibolehin selama ga ada korban tewas atau luka2. Selama cuma omdo.

Goblok x 10^7 lu gila:
:cool
Si.ULTRAMAN - 15/09/2012 11:26 AM
#6231

Quote:
Original Posted By prop100O
Buset dah goblok kuadrat luh gila:
Kalo lu ngga membatasi fos, lu setuju dong ama gue, fos dibolehin selama ga ada korban tewas atau luka2. Selama cuma omdo.

Goblok x 10^7 lu gila:
:cool


pengertian membatasi elu itu yg koplak cukgila:
elu blum apa2 dan tanpa tanya malah dengan tololnya langsung menyimpulkangila:
makanya gw nanya..elu baca gak postnya bini si poop??gila:

elu ngequot gw, paham gak yg ini
Quote:
Pendekatan individu secara internal sepertinya cukup tepat untuk meluruskan pemahaman2 yang menyimpang.


jadi selama koar2 dibiarin bgitu kaki lu ilang sebelah baru ribut?? kamu "cerdastai:" anak mudacool:
prop100O - 15/09/2012 04:46 PM
#6232

Quote:
Original Posted By Si.ULTRAMAN
pengertian membatasi elu itu yg koplak cukgila:
elu blum apa2 dan tanpa tanya malah dengan tololnya langsung menyimpulkangila:
makanya gw nanya..elu baca gak postnya bini si poop??gila:

elu ngequot gw, paham gak yg ini


jadi selama koar2 dibiarin bgitu kaki lu ilang sebelah baru ribut?? kamu "cerdastai:" anak mudacool:

jelas terang lu udah membatasi fos! masih mangkir lu? gila:gila:
kalo lu ngga ngasih bates buat fos, artinya selama cuma omdo ya no problem. goblok kuadrat luh !!! cool:

emang masalah baru muncul kalo ada kaki kepotong, idung patah, orang dipenggal, dst dst !! keberatan tong?? gila:

intinya lu boleh omong apa aja, asal jangan bertindak. sampe ada tindakan, maka lu dan komplotan serta antek2 dan pendukung lu bakal diringkus!
ngerti tong?

:cool
Si.ULTRAMAN - 15/09/2012 05:03 PM
#6233

Quote:
Original Posted By prop100O
jelas terang lu udah membatasi fos! masih mangkir lu? gila:gila:
kalo lu ngga ngasih bates buat fos, artinya selama cuma omdo ya no problem. goblok kuadrat luh !!! cool:

emang masalah baru muncul kalo ada kaki kepotong, idung patah, orang dipenggal, dst dst !! keberatan tong?? gila:

intinya lu boleh omong apa aja, asal jangan bertindak. sampe ada tindakan, maka lu dan komplotan serta antek2 dan pendukung lu bakal diringkus!
ngerti tong?

:cool


baca cuk
Quote:
Pendekatan individu secara internal sepertinya cukup tepat untuk meluruskan pemahaman2 yang menyimpang.

slama elu masih ngebaca ini sbagai sebuah batasan dan bukan sebuah pendekatan persuasif.. ya brarti emang elu yang tolol cukcool:

FOS..bertindak setelah ada tindakan?? lu kira itu menyelesaikan masalah cuk?? mau ampe kapan kayak gitu cuk?????gila:


keep twololl cuuk beer:
the.D.roger - 15/09/2012 05:03 PM
#6234

menurut ane B pilihan yang tepatlahD


Rot yg ini jangan diD'tox
prop100O - 15/09/2012 05:37 PM
#6235

Quote:
Original Posted By Si.ULTRAMAN
baca cuk

slama elu masih ngebaca ini sbagai sebuah batasan dan bukan sebuah pendekatan persuasif.. ya brarti emang elu yang tolol cukcool:

FOS..bertindak setelah ada tindakan?? lu kira itu menyelesaikan masalah cuk?? mau ampe kapan kayak gitu cuk?????gila:


keep twololl cuuk beer:

dan lu kira gara2 omongan doang seseorang ditindak; masalah selesai? gila:gila:

bisa jadi pembenaran buat dodol paranoid macem elu kalo sampe memegang kekuasaan untuk memberangus fos! otak lu nggaberes tong! goblok kuadrat kali dua! gila:

:cool
Si.ULTRAMAN - 15/09/2012 05:49 PM
#6236

Quote:
Original Posted By prop100O
dan lu kira gara2 omongan doang seseorang ditindak; masalah selesai? gila:gila:

mang kalo temen baek/sodara baek lu terlibat, lu mau mereka langsung dibantai???gila:
pake otak dek jancuk.. pendekatan persuasif jelas wise nyacool:

Quote:

bisa jadi pembenaran buat dodol paranoid macem elu kalo sampe memegang kekuasaan untuk memberangus fos! otak lu nggaberes tong! goblok kuadrat kali dua! gila:

:cool

gak perlu paranoid cuk..nyante aja, cukup tunggu aj ampe ada korban ato kaki lu ilang sebelah, nah baru diributin.. shit juga ya kegoblokan dek jancukcool:




salam ultra yo cukbeer:
prop100O - 15/09/2012 06:23 PM
#6237

[QUOTE=Si.ULTRAMAN;748954667]mang kalo temen baek/sodara baek lu terlibat, lu mau mereka langsung dibantai???gila:
pake otak dek jancuk.. pendekatan persuasif jelas wise nyacool:


gak perlu paranoid cuk..nyante aja, cukup tunggu aj ampe ada korban ato kaki lu ilang sebelah, nah baru diributin.. shit juga ya kegoblokan dek jancukcool:




salam ultra yo cukbeer:
chainedcadillac - 15/09/2012 09:34 PM
#6238

Ini yang goblok siapa sih.., bukannya udah di atur undang2 tentang hal2 kaya gini... capedes
AccretiaStriker - 15/09/2012 10:43 PM
#6239

Rot, tutup aja nih kayaknya, dah makin gak nyambung hammer:
surat.man45 - 16/09/2012 08:45 AM
#6240

sudah selesai debatnya gan?

seru banget lho iloveindonesias
Page 312 of 332 | ‹ First  < 307 308 309 310 311 312 313 314 315 316 317 >  Last ›
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?