DEBATE CLUB
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?
Total Views: 126104 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 321 of 332 | ‹ First  < 316 317 318 319 320 321 322 323 324 325 326 >  Last ›

kikillust - 04/10/2012 10:42 PM
#6401

Quote:
Original Posted By IkutNyolot
Dan sebagai tambahan di atas... maka... sebaikny PBB menetapkan buku ini :

http://loganswarning.com/2011/02/19/...gion%E2%80%9D/

sebagai bacaan wajib anak anak sekolah dasar.


kok gak buat trit baru bingungs


ini trit clean atau gak biar ane ikut juga menistakan salah satu agama malus

edit : oh ganti2 topik ya hammers , ijin nyimak dulu dulu deh.
Rottweiller - 05/10/2012 01:14 AM
#6402

Quote:
Pemenang Topik 34 : Tar dulu ada yg belum kebaca Peace:


Quote:
Original Posted By AccretiaStriker
Dah selesai kan topiknya?

Usulan buat next topic :

1. Perlukah UU Anti Penistaan Agama?





2. Perlukah penghapusan outsourcing?



\)

Iya dah selesai... gw pilih yang No.1 aja... selain karena No.2 topiknya rada Repost. Juga sepertinya topik 1 udah ada yg siap Kontra!

Kalo bisa yg No.2 nya diapus aja mamen cool:

Thx beer:
dcantripe - 05/10/2012 01:46 AM
#6403

Knapa disenggolnya langsung ke Islam...
Emang ini UU Penistaan agama tok apa pake embel2 Islam.

Yang dilindungi disini Islam tok?

Pembodohan?
Kaga ngarti saya.,. siul:

Sebenernya mereka cuma iri karna umat islam slalu bersatu melindungi agamanya dari pencemaran dan penyimpangan aqidah... Tidak seperti agama2 samawi yang sebelumnya...berbusa:


rain:
asdasad - 05/10/2012 08:27 AM
#6404

jadi inget adegan hot di film EUROTRIP pas bagian di "asyik masyuk" di salah satu tempat di vatikan

[youtube]Ud_sxF1BQyA[/youtube]

heran juga sih gak ada protes apa apa untuk film itu

kalau adegannya digambarkan di masjidil haram udah perang itu mah



sepertinya itu perbedaan yang sangat mendasar antara non muslim dengan muslim dalam "memfungsikan agama" di kehidupan mereka.

artinya untuk menentukan bagaimana "penistaan ini" akan menjadi sangat sulit bila "apa itu agama dan apa fungsinya" saja kita tidak sepakat


contoh:

apakah agama mengatur kehidupan sosial dari tingkat keluarga hingga sosial masyarakat luas?

jawaban dari pertanyaan ini saja pasti berbeda beda (ya atau tidak)
ini menggambarkan fungsi dan eksistensi agama dan apa itu agama tidak lah sama di mata masing masing individu.
keboBudhug - 05/10/2012 09:07 AM
#6405

^^
sejarah gak pernah nunjukin bahwa tiap2 orang punya sebuah pandangan yang sama, dari situlah bahwa sebuah tatanan peraturan dibikin untuk membuat sebuah aturan yang dianggap bisa menjadi tolak ukur mengenai nilai tentang suatu hal bukankah begitu kang arip?

mungkin dalam pelem tersebut dimana sentimennya terhadap agama tertentu ada namun perlu dilihat lagi bahwa masyarakat yang memeluk agama tersebut juga lebih terbiasa dalam melihat hal2 seperti itu adalah sebagai sebuah hal yang biasa untuk dikritisi... dalam hal ini mungkin budaya atau kebiasaan sebuah masyarakat dalam menyikapi hal2 tertentu seperti dalam masalah sentimen agama ini memang menjadi sebuah hal yang kmpleks dan tidak sesederhana dalam membuat peratyran tentang masalah lain...

namun mengingat reaksi dari penganut agama islam dalam isu terakhir tentang film innocence of muslim yang ane pikir dapat meruncing pada maslah yang dapat mengganggu perdamaian antar agama pada khususnya dan dunia pada umumnnya, apa salahnya di sebuah era dimana demokrasi diagung2kan demi kepentingan perdamaian, sebuah hal kecil seperti perundangan tentang penistaan agama diberlakukan demi melindungi sebuah hal yang lebih besar yaitu perdamaian?
Angel.Michael - 05/10/2012 12:30 PM
#6406

Quote:
Original Posted By dcantripe
Knapa disenggolnya langsung ke Islam...
Emang ini UU Penistaan agama tok apa pake embel2 Islam.

Yang dilindungi disini Islam tok?

Pembodohan?
Kaga ngarti saya.,. siul:

Sebenernya mereka cuma iri karna umat islam slalu bersatu melindungi agamanya dari pencemaran dan penyimpangan aqidah... Tidak seperti agama2 samawi yang sebelumnya...berbusa:


rain:


ya dan dalam penyebarannya agama Islam pun menyalah2kan Paulus ya .... salah seorang tokoh agama lain .... ngakaks

http://www.globalmuslim.web.id/2011/04/berbohong-demi-tegaknya-agama-kristen.html

undang2nya sendiri mau dibuat seperti apa sebenarnya ? tiap agama pasti ada karena tokoh utamanya melihat kelemahan kepercayaan2 lain soalnya setau ane ..... D
Angel.Michael - 05/10/2012 12:32 PM
#6407

dopost ah jadi malu:
kikillust - 05/10/2012 01:10 PM
#6408

ane belum jelas ni isi UU penistaan agamanya .


Tapi di kitab islam juga ada isi yg menistakan agama orang lain dalam hal ini "nasrani" dan "yahudi" klo pun UU penistaan agama disetujui yang pertama harus dilakukan menindak kitab ini atau setidak2nya kata2 dalam kitab tersebut disensor exclamati
muhas14.v2 - 05/10/2012 03:14 PM
#6409

selamat mengarang indah beer:
arif juve - 05/10/2012 05:28 PM
#6410

Quote:
Original Posted By keboBudhug
^^
sejarah gak pernah nunjukin bahwa tiap2 orang punya sebuah pandangan yang sama, dari situlah bahwa sebuah tatanan peraturan dibikin untuk membuat sebuah aturan yang dianggap bisa menjadi tolak ukur mengenai nilai tentang suatu hal bukankah begitu kang arip?

mungkin dalam pelem tersebut dimana sentimennya terhadap agama tertentu ada namun perlu dilihat lagi bahwa masyarakat yang memeluk agama tersebut juga lebih terbiasa dalam melihat hal2 seperti itu adalah sebagai sebuah hal yang biasa untuk dikritisi... dalam hal ini mungkin budaya atau kebiasaan sebuah masyarakat dalam menyikapi hal2 tertentu seperti dalam masalah sentimen agama ini memang menjadi sebuah hal yang kmpleks dan tidak sesederhana dalam membuat peratyran tentang masalah lain...

namun mengingat reaksi dari penganut agama islam dalam isu terakhir tentang film innocence of muslim yang ane pikir dapat meruncing pada maslah yang dapat mengganggu perdamaian antar agama pada khususnya dan dunia pada umumnnya, apa salahnya di sebuah era dimana demokrasi diagung2kan demi kepentingan perdamaian, sebuah hal kecil seperti perundangan tentang penistaan agama diberlakukan demi melindungi sebuah hal yang lebih besar yaitu perdamaian?


baik, tentunya ini adalah itikad yang baik agar terjadi perdamaian, meskipun sulit dalam pelaksanaannya.

sangat sangat mendukung sekali dan tentunya diharapkan semua elemen masyarakat mau bekerjasama untuk mewujudkan hal tersebut.

Quote:
Original Posted By *Forbidden*lust
ane belum jelas ni isi UU penistaan agamanya .


Tapi di kitab islam juga ada isi yg menistakan agama orang lain dalam hal ini "nasrani" dan "yahudi" klo pun UU penistaan agama disetujui yang pertama harus dilakukan menindak kitab ini atau setidak2nya kata2 dalam kitab tersebut disensor exclamati


nah diatas ini mungkin sedikit contoh mengenai hal yang setiap orang memiliki pandangan yang berbeda pada prinsipnya, mengenai agama, kitab suci, nabi

apakah kitab suci bisa diedit?
apakah kitab suci bisa disensor?
tingkat urgensinya bagaimana?
apakah penting ayat ayat seperti "alif-lam mim"??
apakah bisa ayat seperti itu dihilangkan?
bagaimana pendapat tentang orisinalitas?

beberapa orang tidak begitu mempermasalahkan agama
beberapa orang menganggap agama hanya sebatas sebagai pelengkap status sosial seseorang dalam masyarakat


bila hal itu secara psikologis maupun kejiwaan sudah tertanam maka wajar saja bila pola pikir edit mengedit bukan suatu masalah yang besar, selama sejalan dengan "tuntutan sosial".
.SEMAR. - 05/10/2012 05:38 PM
#6411

Quote:
Original Posted By arif juve
baik, tentunya ini adalah itikad yang baik agar terjadi perdamaian, meskipun sulit dalam pelaksanaannya.

sangat sangat mendukung sekali dan tentunya diharapkan semua elemen masyarakat mau bekerjasama untuk mewujudkan hal tersebut.



nah diatas ini mungkin sedikit contoh mengenai hal yang setiap orang memiliki pandangan yang berbeda pada prinsipnya, mengenai agama, kitab suci, nabi

apakah kitab suci bisa diedit?
apakah kitab suci bisa disensor?
tingkat urgensinya bagaimana?
apakah penting ayat ayat seperti "alif-lam mim"??
apakah bisa ayat seperti itu dihilangkan?
bagaimana pendapat tentang orisinalitas?

beberapa orang tidak begitu mempermasalahkan agama
beberapa orang menganggap agama hanya sebatas sebagai pelengkap status sosial seseorang dalam masyarakat


bila hal itu secara psikologis maupun kejiwaan sudah tertanam maka wajar saja bila pola pikir edit mengedit bukan suatu masalah yang besar, selama sejalan dengan "tuntutan sosial".


fuck2:
asdasad - 05/10/2012 06:57 PM
#6412

Quote:
Original Posted By .SEMAR.
gue Homo :genit


najis

_____________________ ngacir:
IkutNyolot - 05/10/2012 07:53 PM
#6413

Quote:
Original Posted By dcantripe
Knapa disenggolnya langsung ke Islam...
Emang ini UU Penistaan agama tok apa pake embel2 Islam.


Makanya liat sejarahnya gimana, UU ini diajukan TOLOL!!


Quote:
Original Posted By dcantripe

Yang dilindungi disini Islam tok?


Disinilah satu lagi letak bangsatnya agama yang satu ini.

Demi melindungi ketidakmampuan bersikap dewasa ketika agamanya di kritik, makhluk2 seperti ini mengeluarkan argumen bahwa :

"Ini untuk melindungi semua agama bukan cuma islam saja."

Padahal klo boleh diliat mereka lah yang paling getol agar UU ini disahkan at least mereka yang mengajukan.

Dengan kata lain berusaha untuk menarik setiap agama untuk sama kerdilnya seperti mereka dalam menghadapi kritikan terhadap agama mereka.

Inilah yang disebut PEMBODOHAN terhadap seluruh isi dunia.

Quote:
Original Posted By dcantripe

Pembodohan?
Kaga ngarti saya.,. siul:


Makanya otak jangan cuma segede PELER TONG!!
Tapi maklum aja, otak elo memang terbiasa untuk berpikir kerdil.

Quote:
Original Posted By dcantripe

Sebenernya mereka cuma iri karna umat islam slalu bersatu melindungi agamanya dari pencemaran dan penyimpangan aqidah... Tidak seperti agama2 samawi yang sebelumnya...berbusa:
rain:


Apakah semua tidak bisa melihat betapa memalukannya cara berpikir umat yang satu ini.

- Disatu pihak dia berkata seolah-olah ini adalah untuk kepentingan bersama. [Lagak menjadi pahlawan dan melindungi kepentingan bersama]
- Di sisi lain, dia melindungi tindakan kelompoknya atas kritikan dan berkata bahwa yang ada cuma rasa iri dari agama lain [dikarenakan mengkritik mereka akan tindakan mereka].

Maka jelaslah, bahwa yang diutamakan mereka hanya kepentingan mereka. Yang mereka utamakan hanya ketakutan mereka agama mereka dibongkar boroknya habis2an.

Dan dilain pihak mereka tidak bisa menerima bagaimana agama lain bisa bersikap lebih dewasa dalam menghadapi kritikan seperti yang mereka alami.

Sudah mulai bisa melihat PEMBODOHAN yang dilakukan, Makhluk TOLOL?!

DDD
IkutNyolot - 05/10/2012 08:06 PM
#6414

Quote:
Original Posted By keboBudhug
^^
sejarah gak pernah nunjukin bahwa tiap2 orang punya sebuah pandangan yang sama, dari situlah bahwa sebuah tatanan peraturan dibikin untuk membuat sebuah aturan yang dianggap bisa menjadi tolak ukur mengenai nilai tentang suatu hal bukankah begitu kang arip?

mungkin dalam pelem tersebut dimana sentimennya terhadap agama tertentu ada namun perlu dilihat lagi bahwa masyarakat yang memeluk agama tersebut juga lebih terbiasa dalam melihat hal2 seperti itu adalah sebagai sebuah hal yang biasa untuk dikritisi... dalam hal ini mungkin budaya atau kebiasaan sebuah masyarakat dalam menyikapi hal2 tertentu seperti dalam masalah sentimen agama ini memang menjadi sebuah hal yang kmpleks dan tidak sesederhana dalam membuat peratyran tentang masalah lain...


Sampe disini cara berpikir elo benar. Bahwa peradaban yang lain telah dewasa dalam menerima kritikan.


Quote:
Original Posted By keboBudhug

namun mengingat reaksi dari penganut agama islam dalam isu terakhir tentang film innocence of muslim yang ane pikir dapat meruncing pada maslah yang dapat mengganggu perdamaian antar agama pada khususnya dan dunia pada umumnnya, apa salahnya di sebuah era dimana demokrasi diagung2kan demi kepentingan perdamaian, sebuah hal kecil seperti perundangan tentang penistaan agama diberlakukan demi melindungi sebuah hal yang lebih besar yaitu perdamaian?


Disini otak elo menjadi goblok.

Menberikan seoarang bocah manja penuntut segala sesuatu dimana setiap orang dituntut untuk mengikuti kemauan kanak-kanaknya, hanya akan menjadikan bocah tersebut tidak dapat keluar dari sifat manja dan kanak-kanaknya.

Sekalipun bocah itu menangis keras, berontak dan merusak sesuatu di rumah elo, bukan berarti lo harus berdamai dengan bocah itu agar dia mendapatkan apa yang dia minta.

Yang benar lo lakukan bukan berdamai dengan perilaku seperti ini, melainkan yang elo lakukan adalah seharusnya memberi pelajaran atau bahkan hukuman pada bocah manja tersebut agar dapat mengerti kesalahan tindakannya.


Ente bisa bayangkan klo ada seorang bocah goblok yang akan menghajar anak lain ketika anak lain mengatakan bajunya jelek, kemudian yang ente lakukan adalah mengeluarkan larangan mengomentari buruknya baju anak itu, maka sampai kapan pun anak itu tidak akan dewasa.

Yang perlu elo lakukan adalah menunjukkan pada mereka bahwa anak-anak lain, dapat lebih dewasa saat berhadapan dengan hal sedemikian.

Maka cara paling sehat untuk anak seperti ini, adalah mengajarkan mereka untuk belajar/meniru teman-temannya, dan bahkan elo ga boleh membiarkan si bocah tersebut lepas begitu saja atas tindak kekerasan yang diinginkannya.

Jadi berdamai untuk bocah manja seperti ini?....
Hanya akan menjadi bocah tersebut makin tidak tau benar dan salah. Dan ketika bocah manja ini menjadi besar, dia akan membunuh elo hanya karena mengatakan jenggotnya tidak simetris.
IkutNyolot - 05/10/2012 08:20 PM
#6415

Nah, disini akan gw beri contoh lagi, betapa CACATnya pemikiran para peminta UU penistaan ini.

Quote:
Original Posted By arif juve
baik, tentunya ini adalah itikad yang baik agar terjadi perdamaian, meskipun sulit dalam pelaksanaannya.

sangat sangat mendukung sekali dan tentunya diharapkan semua elemen masyarakat mau bekerjasama untuk mewujudkan hal tersebut.


Disini dia meminta agar semua elemen mendukung UU penistaan agama.


Quote:
Original Posted By arif juve

nah diatas ini mungkin sedikit contoh mengenai hal yang setiap orang memiliki pandangan yang berbeda pada prinsipnya, mengenai agama, kitab suci, nabi

apakah kitab suci bisa diedit?
apakah kitab suci bisa disensor?
tingkat urgensinya bagaimana?
apakah penting ayat ayat seperti "alif-lam mim"??
apakah bisa ayat seperti itu dihilangkan?
bagaimana pendapat tentang orisinalitas?

beberapa orang tidak begitu mempermasalahkan agama
beberapa orang menganggap agama hanya sebatas sebagai pelengkap status sosial seseorang dalam masyarakat


bila hal itu secara psikologis maupun kejiwaan sudah tertanam maka wajar saja bila pola pikir edit mengedit bukan suatu masalah yang besar, selama sejalan dengan "tuntutan sosial".


Nah, disini alih-alih menanggapi bahwa isi Quran mereka saja sudah melakukan penistaan terhadap agama lain, dia menunjukkan rasa keberatan bahwa Qurannya tidak boleh berada dibawah UU penistaan.

Disinilah letak cacatnya para pro UU penistaan ini.
Disatu pihak dia mengganggap pandangannya adalah SAKLEK.
Padahal klo otaknya bekerja, maka seharusnya dia juga bisa menyadari ada bahwa mengutarakan pendapat adalah sesuatu yang SAKLEK juga.

Maka yang dilakukan oleh makluk-makhluk Bodoh ini adalah agar tuntutan mereka lebih di utamakan... karena mereka lebih tidak dewasa, karena mereka lebih kanak-kanak..

Maka seluruh dunia harus mengakomodir ke-kanak-kanakan dan ketollollan mereka. Tidak peduli orang lain seperti apa.

Sekalipun orang lain lebih dewasa, maka mereka bukan orang-orang dewasa itu, sehingga mereka harus diperlakukan istimewa karena sifat mereka yang gagal menjadi dewasa itu.

Apakah semua sudah dapat melihat suasana PEMBODOHAN yang dilakukan disini?...

Ini ibara menarik seluruh dunia untuk berpikir dalam logika anak umur 5 tahun yang telah menerima pengajaran salah dari orang tuanya yang bangsat.
IkutNyolot - 05/10/2012 08:26 PM
#6416

Quote:
Original Posted By asdasad
jadi inget adegan hot di film EUROTRIP pas bagian di "asyik masyuk" di salah satu tempat di vatikan


heran juga sih gak ada protes apa apa untuk film itu

kalau adegannya digambarkan di masjidil haram udah perang itu mah



sepertinya itu perbedaan yang sangat mendasar antara non muslim dengan muslim dalam "memfungsikan agama" di kehidupan mereka.

artinya untuk menentukan bagaimana "penistaan ini" akan menjadi sangat sulit bila "apa itu agama dan apa fungsinya" saja kita tidak sepakat


contoh:

apakah agama mengatur kehidupan sosial dari tingkat keluarga hingga sosial masyarakat luas?

jawaban dari pertanyaan ini saja pasti berbeda beda (ya atau tidak)
ini menggambarkan fungsi dan eksistensi agama dan apa itu agama tidak lah sama di mata masing masing individu.


Nah yang diatas juga adalah bentuk CACATnya para pro UU penistaan Agama ini.

Alih-alih mengakui bahwa ada doktrin yang berbeda dengan agamanya.
Dia membelokkan pada fungsi agama bagi pemeluk agama lain.

Jika kita melihat dengan jelas :
Di kristiani ada doktrin : Jika ditampar pipi kanan, maka berikan pipi kiri.
Di budism ada doktrin : Jangan membalas kejahatan dengan kejahatan.

Sedang bagi agama islam, yang klo mesjid dilharammnya dilecehkan adalah "PERANG dan MEMBUNUH atas nama pelecehan terhadap mereka, karena hal tersebut berarti MEMUSUHI mereka".

Padahal klo diliat secara jujur, bahwa bagi umat lain pun agama difungsikan untuk mengatur kehidupan mereka baik secara sosial ataupun pribadi. Hanya doktrinnya saja yang berbeda sehingga menjadikan agama lain lebih dewasa.
idlehand - 05/10/2012 09:18 PM
#6417

Perlukah UU Anti Penistaan Agama?

KONTRA

Alasan?

1. Yg sebenarnya diinginkan adalah UU anti penistaan agama islam

2. Tidak akan bisa berjalan benar..krn ini menyangkut sudut pandang. Dan nanti kalau aturan2 detailnya akan timbul hal-hal macem : dilarang ganti nama muhammad jadi mamad/mukamamat/somad/nabiapababi/nabipedopil/nabitukangperang etc, dilarang bikin film tentang teroris islam, dilarang bikin kartun hewan pake surban, dsb u name it

3. Sekali lagi..ini sebenarnya produk islam yg sensi. Agama kok sensi. Sebenernya elu bertuhan ndak sih? Kalo elu bertuhan dan tuhan lu ga suka siapapun yg menjelekkan agama "yg satu2nya diturunkan tuhan langsung"..so, biarkan tuhan yg menghukum. Doa gih sono. Atau elu sendiri ga yakin bahwa elu berdoa didengerin tuhan? sehingga merasa perlu bertindak secara manusiawi?

sudah ah 3 aja dulu..itu jg sudah tentu counternya ntar muter2..memang kok sodara satu ini emang tololnya kebangetan
idlehand - 05/10/2012 09:19 PM
#6418

tambahan :

trus kira2 itu yg tiap jumat koar2 lewat TOA jelekin agama lain itu mau diapain kira2? D
idlehand - 05/10/2012 09:27 PM
#6419

oya, ini SBY yg waktu itu menyarankan ini ya? bitch please, sudah lama di indonesia kasus2 pertikaian berbau agama macem ahmadiyah, di madura, etc yg bahkan berakibat kematian krn "perbedaan" sudut pandang agama (islam tentunya, siapa lagi) dibiarkan begitu aja.. kemana aja kemarin2 pak BEYE? emang bener2 saran itu pencitraan belaka..

kalau UU itu jadi ada, kira2 nanti hasilnya apa? bahwa agama lain yg membawa label "islam" tapi berbeda sedikit tidak boleh hidup? harus dibakar dibunuh dipenjara?
kristen itu ada macem2..they stay cool. selama ga ada yg mengancam utk masuk ke kristen. atau budha jg ada dua "aliran"..makan daging ama yg ndak makan, tp they stay cool. hindu? kabalah? scientology?

well, tp paling ga kita lihat sejarah juga..kristen jg di abad pertengahan memiliki sejarah yg buruk.. siapa tahu sih si islam ini juga nantinya berevolusi jadi baik..well sektiar 600-700 thn lagi hammer:
kakang_sentanu - 05/10/2012 09:55 PM
#6420

Quote:
Original Posted By idlehand
Perlukah UU Anti Penistaan Agama?

KONTRA

Alasan?

1. Yg sebenarnya diinginkan adalah UU anti penistaan agama islam

2. Tidak akan bisa berjalan benar..krn ini menyangkut sudut pandang. Dan nanti kalau aturan2 detailnya akan timbul hal-hal macem : dilarang ganti nama muhammad jadi mamad/mukamamat/somad/nabiapababi/nabipedopil/nabitukangperang etc, dilarang bikin film tentang teroris islam, dilarang bikin kartun hewan pake surban, dsb u name it

3. Sekali lagi..ini sebenarnya produk islam yg sensi. Agama kok sensi. Sebenernya elu bertuhan ndak sih? Kalo elu bertuhan dan tuhan lu ga suka siapapun yg menjelekkan agama "yg satu2nya diturunkan tuhan langsung"..so, biarkan tuhan yg menghukum. Doa gih sono. Atau elu sendiri ga yakin bahwa elu berdoa didengerin tuhan? sehingga merasa perlu bertindak secara manusiawi?

sudah ah 3 aja dulu..itu jg sudah tentu counternya ntar muter2..memang kok sodara satu ini emang tololnya kebangetan


gue setuju sama homo laknat satu ini

lebih tepatnya gak usah deh ada UU anti penistaan buat agama kristen DDD

toh umatnya juga gak peduli peduli banget
Page 321 of 332 | ‹ First  < 316 317 318 319 320 321 322 323 324 325 326 >  Last ›
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?