DEBATE CLUB
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?
Total Views: 126104 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 328 of 332 | ‹ First  < 323 324 325 326 327 328 329 330 331 332 > 

IkutNyolot - 10/10/2012 10:27 PM
#6541

ada yang kelewat.. hammer:

Quote:
Original Posted By Gaion
loe asumsikan 100% ya? jangankan 100%, 30% dari jumlah itu udah jumlah yang mengerikan... inget, persebaran tidak merata dan cenderung terkonsentrasi.

gue bilang yang berbahaya adalah yang bodoh dan miskin. terutama miskin sih.. semua orang akan tersinggung jika merasa identitasnya diserang, tapi kategori ini sangat mudah tersulut untuk melakukan kekerasan dan tidak takut mati karena keterikatannya ama kebahagiaan dunia sedikit.

loe tidak bisa bicara rasional dengan kategori ini. yang terbaik saat ini adalah pencegahan, yaitu uu ini diterapkan. baru setelah itu proyek jangka panjangnya, untuk solusi masalah ini.


Sebaliknya justru caranya bukan dengan berdamai terhadap kebodohan tapi melawan kebodohan dengan cara yang lebih keras.

Peng-aprove-an tuntutan mereka hanya akan menjadikan mereka menganggap tidak ada yang salah dengan tindakan mereka.

Dan yang paling ditakutkan adalah ketika yang tadinya tidak seperti mereka akan melakukan hal yang sama dan kebodohan yang sama.

Hal ini, akan mengakibatkan penurunan peradaban secara global. Cukup satu kelompok kecil saja yang goblok!
flamerhoax - 10/10/2012 11:42 PM
#6542

Selama ada yang sakit ati kalo ane ngomong "eh, elu negro item, diem. Dasar ateis loe". Ane ngerasa itu UU perlu.

Sopan santun di ciptakan untuk mereduksi gesekan sosial. Itu pendapat ane gan.
triolio - 10/10/2012 11:52 PM
#6543

untuk apa UU Penistaan agama?
kadang emang kebebasan berpendapat itu dapat membuka pikiran kita.

tidak usah repot2 dibuat peraturan UU segala,
dari nurani kita sendiri aja sudah tahu kalau menghina kepercayaan orang lain itu tidak baik.,
dan akan menghasilkan permusuhan tentunya.

ngakak
masdheki - 11/10/2012 12:18 AM
#6544

Quote:
Original Posted By Gaion
loe asumsikan 100% ya? jangankan 100%, 30% dari jumlah itu udah jumlah yang mengerikan... inget, persebaran tidak merata dan cenderung terkonsentrasi.

gue bilang yang berbahaya adalah yang bodoh dan miskin. terutama miskin sih.. semua orang akan tersinggung jika merasa identitasnya diserang, tapi kategori ini sangat mudah tersulut untuk melakukan kekerasan dan tidak takut mati karena keterikatannya ama kebahagiaan dunia sedikit.

loe tidak bisa bicara rasional dengan kategori ini. yang terbaik saat ini adalah pencegahan, yaitu uu ini diterapkan. baru setelah itu proyek jangka panjangnya, untuk solusi masalah ini.


Jangan terlalu menekankan pada kebodohan / kemiskinan.

Orang yang cerdas dan kaya sekalipun, kalau sudah menyangkut fanatisme ideologi, bisa IQ jongkok.
Misalnya : Azahari Husin, Ph.D.........o

sekarang coba kita lihat, praktek di lapangannya.
Apakah mereka yang tersinggung dan ngamuk2 soal agama, mayoritas adalah orang miskin dan bodoh?

Kalau ngamuk2 karena kelaparan dan penindasan/ketidak adilan mungkin bisa saja terjadi.

Justru yang seharusnya ditekankan adalah kedewasaan ber-agamanya, lepas dia itu kaya ataupun miskin, bodoh ataupun cerdas.

Kata-kata Gus Dur (alm) bahwa Tuhan tidak perlu dibela, malah bisa jadi dianggap menistakan.......
Padahal maksud beliau adalah :
"keagungan Tuhan tak bakal pudar meski dicela, dihujat, dihina, dan dinistakan. Tuhan tak perlu dibela. Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang tidak mungkin punya musuh."
keboBudhug - 11/10/2012 11:47 AM
#6545

Quote:
Original Posted By asherr.sby




ikut maen gan..

lu serasa propagandis bangget.. mengingat peraturan untuk umat sehingga, gk mungkin berbicara tentang islam doang.. islam merupakan mayoritas umat bangsa ini. mau gmana lagi..
toh ngomongin UU penistaan agama kloo agama lain kehina pastinya senjata ya pake yg beginian..

fos tuh apa gan?


OS gw


ora ngerti ente maksude apa nohope:
lah iya emang islam mayoritas disini tapi apakah uu ini cuman buat islam doank? kalo emang gitu ya ora fair namane D
masalah senjata ato apapun istilahnya gimanapun damai itu indah gan :angel DDDD

fos ane juga kagak mudeng... faking on sande ndeyan nohope:
Angel.Michael - 11/10/2012 12:06 PM
#6546

Quote:
Original Posted By masdheki
Jangan terlalu menekankan pada kebodohan / kemiskinan.

Orang yang cerdas dan kaya sekalipun, kalau sudah menyangkut fanatisme ideologi, bisa IQ jongkok.
Misalnya : Azahari Husin, Ph.D.........o

sekarang coba kita lihat, praktek di lapangannya.
Apakah mereka yang tersinggung dan ngamuk2 soal agama, mayoritas adalah orang miskin dan bodoh?

Kalau ngamuk2 karena kelaparan dan penindasan/ketidak adilan mungkin bisa saja terjadi.

Justru yang seharusnya ditekankan adalah kedewasaan ber-agamanya, lepas dia itu kaya ataupun miskin, bodoh ataupun cerdas.

Kata-kata Gus Dur (alm) bahwa Tuhan tidak perlu dibela, malah bisa jadi dianggap menistakan.......
Padahal maksud beliau adalah :
"keagungan Tuhan tak bakal pudar meski dicela, dihujat, dihina, dan dinistakan. Tuhan tak perlu dibela. Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang tidak mungkin punya musuh."


memang melihat dengan hati jauh lebih dalam artinya daripada melihat dengan mata fisik yak ...... D
komputergwrusak - 11/10/2012 03:29 PM
#6547

tidak perlu ada UU penistaan Agama, yang gue bingung kok mau disebut agamanya sendiri nista...\)

semua agama ga ada yg nista, yg nista adalah manusianya, dan batasan nista itu sendiri beragaram, tergantung adat istiadat dan perilaku masing2.

yang perlu adalah UU mengatur kebebasan berorganisasi, karena yg udah2 yg membuat kisruh kebebasan beragama adalah organisasi2 anarkis.

seharusnya dibatasi sampai dimana organisasi itu boleh bertindak. karena kalau perorangan saja itu hal mudah, tinggal di pidanakan yg berbuat nista, tp tidak untuk organisasi
system.master - 11/10/2012 04:36 PM
#6548
pembuatan uu anti penistaan agama itu sangat sulit
Pembuatan undang2 anti penistaan agama itu sangat sulit. Kenapa? Karena agama itu sangat banyak. Untuk lebih mengerti harus diketahui dahulu apa itu penistaan agama. Penistaan agama adalah penghinaan agama, yaitu mengatakan bahwa satu atau beberapa hal adalah termasuk dari ajaran agama tertentu, yang kenyataannya tidak termasuk. Sehingga untuk membuatan undang2 tersebut setiap agama harus didefinisikan dengan detail untuk menentukan apakah tuduhan yang ditujukan kepada agama tertentu termasuk penistaan atau bukan. Dalam agama islam saja terdapat banyak aliran yang setiap aliran terdapat perbedaan ajaran, untuk itu untuk membuat undang2 anti penistaan agama setiap aliran itu harus dipandang sebagai agama sendiri, walaupun sebenarnya hanya ada satu islam yang benar.
asherr.sby - 11/10/2012 07:42 PM
#6549

Quote:
Original Posted By threeinwan
bukan saja menggunakan logika sederhana gan, tapi ane berusaha mencoba melihat secara nyata untuk kasus penistaan agama tidak akan bisa berhenti sampai akhir masa kehidupan dunia ini dan penistaan aka insult kotor akan terus berlanjut selagi manusia itu sendiri masih memiliki mukjijat berupa hawa nafsu walaupun dunia ini tidak ada lagi yang namanya agama \)


serah lu aja.. intinya lu pake filosofis gitu.. gunain data banyak dan pengetahuan juga..
hawa nafsu bukan mukjizat tapi itu adalah dasarna manusia ada

sedangkan emang kebanyakan hukum akan berakibat tidak leluasanya manusia untuk berkaryya.. toh nanti klo ada uu-nya ngejek agama dibilang melanggar.. bisa jadi forum debate ini ntar gk ada yg minat karena yg kbanyakan isinya adalah debat agama

Quote:
Original Posted By Corpse.eater
Agama itu urusan pribadi,dan bukan urusan pemerintah apalagi ormas \)


cacad.. jadi agama hanya untuk tradisi gitu?
asherr.sby - 11/10/2012 08:00 PM
#6550

Quote:
Original Posted By IkutNyolot
Contohnya elo TOLOLLL!!! mad:

Mw gw ceritain ini kenapa peradaban islam bisa maju dijaman dulu?.....

Cari tau sendiri ya njing... Tapi yang jelas jalan islam yang sesuai dengan mandat si mamad ya.. yang elo liat di tv ngebunuhin orang dan merusak-rusak itu....

Intinya semakin sesat islam dari jalan yang ditunjukkan si mamad, maka akan semakin baik peradabannya. DDD


lou nyolot tambah tolol...
wa nyimpuli dari argumen lu bahwa sebenarnya islam (yg dibuat mamad) tuh agama yg sering melakukan tindas meninndas n islam itu majunya bakalan ngerusak dunia yg lu kira.. sehingga ngerusak dunia kata lu islam berarti maju...

jadi intinya lu gk sudih n gk bsa jelasin kenapa kok islam tolo?l, bagaimana islam bisa tolol? apa yg nyebabin islam tolol?
IkutNyolot - 11/10/2012 09:56 PM
#6551

[QUOTE=asherr.sby;758940174]lou nyolot tambah tolol...
wa nyimpuli dari argumen lu bahwa sebenarnya islam (yg dibuat mamad) tuh agama yg sering melakukan tindas meninndas n islam itu majunya bakalan ngerusak dunia yg lu kira.. sehingga ngerusak dunia kata lu islam berarti maju...

jadi intinya lu gk sudih n gk bsa jelasin kenapa kok islam tolo?l, bagaimana islam bisa tolol? apa yg nyebabin islam tolol?
IkutNyolot - 11/10/2012 10:10 PM
#6552

Quote:
Original Posted By Gaion
banyakan yang kontra nih...

gue pro aja deh

kita tidak bisa menghilangkan manusia yang kurang pendidikan dan miskin. jumlah mereka biasanya selalu lebih banyak daripada yang cerdas dan kaya.

kita tau golongan tersebut mudah marah dan kurang rasional. apalagi kalo sampe tersulut!

demi perdamaian dunia, kita perlu meminimalisir hal2 yang bisa menyulut mereka, salah satunya "penistaan agama".
maka uu anti penistaan agama perlu diadakan. kalo perlu tambah uu anti penistaan ras dan golongan.


Quote:
Original Posted By IkutNyolot
Yang menjadi problema adalah apa yang membuat elo yakin bahwa ketika UU ini diaminin... yang tolloll tidak akan semakin banyak?..

Justru mengamini UU tollloll karena untuk mengakomodir orang-orang tollloll akan mejadikan peradaban semakin tollolll....

Justru karena sudah tau bahwa ketollollan itu ada maka seharusnya tidak berkompromi dengan ketollollan itu.

Dan siapa bilang yang tuollol untuk kasus ini lebih banyak?..

Klo kita asumsikan aja, seluruh umat islam adalah tolloll.. maka jumlah mereka hanya 1,6 dari 7 milyar penduduk dunia..

They are minority you fucking asshole!

Justru yang sekarang harus dilakukan didunia adalah tidak ikutan tolloll karena sejumlah orang tolloll ini.


Quote:
Original Posted By asherr.sby

ikut maen gan..

wow.. klo umat islam = tolol, leh jelasin metode / proses menjadi org tolol? variable org tolol tuh apa? bagaimana bisa org dianggap tolol?
mengingat peradaban islam dulu baik ketimbang bangsa / peradaban sekitar karena moralitas org islam dulu lebih baik dari pada sekarang.. lu org bisa nyalahin tapi gk isa jelasin gimana menjadi yg lebih baik menurut gw lu org yg sangat tolol


Dari atas kebawah, bukankah sah bagi kita untuk mengatakan klo si asher sebenarnya anak yang lahir dari asshole(lubang pantat) ibunya, sehingga bisa menjadi tolloll mengeluarkan pertanyaannya diatas.

Dan untuk yang dibold udah makin keliatan aja gobloknya.
Berkali-kali gw berdebat disini mengatakan cara menjadikan semuanya lebih baik adalah dengan tidak mengesahkan UU ini, dan menolak keras permintaan peradaban islam.

Tapi dia malah bilang gw ga ngejelasin seperti apa menjadi lebih baik.

Klo dia bilang tindakan seperti apa yang lebih baik, udah gw contohkan kedewasaan umat kristen dan umat buddha...

Jadi mungkin sah bagi kita untuk mengatakan bahwa si asher, anak yang lahir dari asshole (lubang pantat) itu, adalah :

SUPER ZUPER TUOLLOLL!!


DDD
Hashimi - 11/10/2012 10:34 PM
#6553

Quote:
Original Posted By IkutNyolot
Ada perbedaan mendasar disana.
UU rasis dibuat dengan tujuan untuk menghindari adanya tindakan diskriminasi terhadap orang dengan gen tertentu.

Apa yang kita liat disini, bukanlah tindakan seperti itu. Melainkan suatu usaha untuk menunjukkan hasil interpretasinyat terhadap seorang MAMAD.

Sekarang parameter penghinaan itu dimana?..
Klo lo tanya gw, jelas gw akan menjawab apa yang ada di IoM itu persis sekali dengan pandangan gw terhadap mamad.

Thus, bagi gw film tersebut merepresentasikan suatu nilai kebenaran terhadap seorang tokoh.


@bold enggak cuma itu kaleee...
udah ada kok orang yg didenda gara2 candaan rasis di twitter doang D D D

Terapkan saja sama seperti UU antirasialisme
bagaiman jika suatu saat ada penelitian yg membuktikan kepintaran berkorelasikuat dgn keturunan?
ini bukan sekedar pengandaian, tapi emang terlihat sendiri kok dgn jelas ada ras tertentu yg rata2kurang cerdas meskipun hidup di negara (kesejahteraan) yg sama. Gimana cara penyampaian yg ilmiah sehingga tidak menistakan suku tertentu? Jika itu fakta, maka itu harus disampaikan. Masalahnya adalah di penyampaian ini.

http://en.wikipedia.org/wiki/Race_and_intelligence

Quote:
Tidak ada yang suka simbol agamanya dilecehkan mungkin itu benar.
Dan benar bahwa itu semua diliat dari kedewasaan masing-masing.

Justru ketika kita bicara dalam skala global, maka UU penistaan ini benar-benar tindakan yang kekanak-kanakan.

Karena sama seperti pembuat film, pihak yang merasa tersinggung juga diberi kesempatan yang sama untuk mempersentasikan pandangan mereka.

Jika kedua pihak diberi kesempatan yang sama, maka kita dapat mengambil kesimpulan bahwa UU penistaan agama yang diajukan oleh peradaban islam ini adalah menunjukkan ketidakmampuan peradaban islam untuk berargumentasi.

Untuk bermain secara seimbang dalam masalah pengeluaran pendapat. Jika pihak islam bebas mengeluarkan pendapat tentang mulianya mamad padahal sangat bertentangan bagi orang lain, maka orang lain juga memiliki hak untuk menyuarakan pendapatnya tentang seberapa buruknya mamad.

In this case, kedua pihak diperlakukan secara seimbang.


Well kalo gitu UU antirasialisme juga ditiadakan aja
toh orang2 bebas rasis kok, bebas ngata2in suku lain asal gak anarkis p
yg penting kesempatannya sama kulit putih bebas ngejek bagaimanapun caranya, kulit hitam juga bebas mengejek dgn cara apapun. Asal tidak anarkis huh? o

Quote:

Jalan apapun yang ditempuh untuk menetapkan UU ini, tetap saja menunjukkan bahwa islam belum mampu untuk secara dewasa menghadapi hal tersebut.

And btw, menurut elo memang peradaban islam bisa seperti itu?...
Metode berpikir dunia islam adalah Gw meminta yang lebih, elo-elo yang berbeda dengan gw jangan harap gw berikan hal yang serupa.

"masuk islam disarankan, keluar islam = mati" ; kalimat ini sudah menunjukkan pola berpikir islam yang sebenarnya.

Mungkin elo berharap terlalu banyak dengan kelompok elo coi. Elo aja bisa begini karena udah mulai berkurang kadar keislamannya. DDD

Tapi tetap, menyetujui UU seperti ini, artinya seluruh dunia masuk kedalam kebodohan berpikir peradaban islam.


Sebaliknya jika ini disteujui, ini menandakan kedewasaan dunia Islam dan bukti Islam benar2 menghargai agamanya.
Kenapa gw bilang dewasa? Karena butuh usaha yg luar biasa sulit, kesatuan suara, lobby2 dgn agama lain, dan harus melakukan transaksi yg cukup mahal.

Jangan berlagak tuhan wannabe deh D D D D

Quote:
And stay in that condition. Ga perlu sampe minta lebih.
Masalahnya apakah peradaban islam sanggup dan berani?...

Mw tidak mw, sanggup tidak sanggup, berani tidak berani... tetap tidak ada alasan untuk jatuh menurutui kebodohan ini. DDD


Masalahnya adalah lo orang atheis yg selama ini menikmati kebebasan menghina2 agama
lo yg sebeneranya pengen enggak ada perubahan, padahal UU antirasial mirip dgn UU antipenghinaan p

Quote:

Ya ampun nyetttttt.....
Penyampaian berimbang?..
Itu mah hak yang bersuara kale...

Lo mw sambil mengutarakan kehebatan nabi elo, tapi juga menceritakan sisi jeleknya menurut versi yang lain?... Kagak kan njing! gila:

Justru, klo memang peradaban islam tidak setuju, ya tinggal memilih jalur yang sama... Putar film di YouTube.

Selesai.. Dan biarkan semua orang bebas melihat setiap pikiran yang ada.


Hak suara gw juga enggak kalo gw bilang orang kulit hitam bodoh2???
padahal orang kulit hitam tinggal bales orang melayu bodoh2, tapi kenapa gw bisa didenda ya eek:

Quote:
Ya elah njing!!!

Kondisi di Indonesia yang suka kriminal kalo udah masalah agama juga terjadi di negara lain yang ada islamnya.

Sekarang sifat dasarnya udah sama, mau di Indonesia, mwpun di negara lain.

Terus apa yang bisa buat lo menjamin klo di skala global UU penistaan ini tidak dijadikan alasan yang sama untuk kekerasan seperti di Indonesia.

Kita berbicara tentang satu peradaban yang menghasilkan orang-orang yang memiliki kecenderungan berpikir dan bertindak yang hampir sama.

Makanya teroris dari peradaban itu ga memandang suku, bangsa, ras... yang ada cuma satu kesamaan yaitu agama... agama Islam...

Lo masih ga merasa melihat fenomenanya?.....

Produk mamad ini, menghasilkan keluaran yang hampir beda-beda tipis bangsa manapun yang memeluk dan mengamininya.

Makanya kesimpulan bahwa yang cacat adalah AGAMAnya bukan orangnya, sepertinya memang udah ga bisa diganggu gugat lagi. DDD


kata siapa? di arab saudi tanah kelahiran Islam
apa ada orang yg berbuat kriminal cuma buat protes IoM?
jelas2 banyaknya kasus kerusuhan itu di negara2 yg emang chaos, miskin, terbelakang, dll
Juga di Indonesia kebanyakan pelaku kerusuhan itu penggangguran kismin

ini lagi goblok, emang gak ada teroris dari agama lain? capedes
gak usah gali kubur sendiri deh

kalau Islam agama yg cacat, gimana situ bisa jelasin islamic golden age malu:
pengakuan budaya china bukan dilakukan orang sekuler (partai nasionalis) tapi oleh... malu:
masdheki - 12/10/2012 03:33 PM
#6554

Quote:
Original Posted By Angel.Michael
memang melihat dengan hati jauh lebih dalam artinya daripada melihat dengan mata fisik yak ...... D


Betul......

Gusdur memang buta mata, bro......

Namun dia tidak buta hati.......\)b
Gaion - 12/10/2012 05:23 PM
#6555

Quote:
Original Posted By IkutNyolot
ada yang kelewat.. hammer:



Sebaliknya justru caranya bukan dengan berdamai terhadap kebodohan tapi melawan kebodohan dengan cara yang lebih keras.

Peng-aprove-an tuntutan mereka hanya akan menjadikan mereka menganggap tidak ada yang salah dengan tindakan mereka.

Dan yang paling ditakutkan adalah ketika yang tadinya tidak seperti mereka akan melakukan hal yang sama dan kebodohan yang sama.

Hal ini, akan mengakibatkan penurunan peradaban secara global. Cukup satu kelompok kecil saja yang goblok!

@bold red : kalo dikerasin menyelesaikan masalah? sejauh ini sih malah menambah masalah tuh...

penerapan uu ini adalah langkah diplomatis jadi jalan tengah supaya dunia lebih aman.

@bold blue : tapi kemudian negara seperti amerika tentunya berhak menuntut pertanggungjawaban atas kekerasan yang menimpa kedubes mereka. bukan artinya kekerasan yang muncul bisa diabaikan begitu saja.
ruvo - 12/10/2012 09:50 PM
#6556

Quote:
Original Posted By Gaion
@bold red : kalo dikerasin menyelesaikan masalah? sejauh ini sih malah menambah masalah tuh...

penerapan uu ini adalah langkah diplomatis jadi jalan tengah supaya dunia lebih aman.
nah.. masalahnya definisi penistaan agama sendiri masih simpang siur..
apakah ada jaminan tidak berbenturan dengan FoS..? buat contoh gampangnya coba agan ke trit vs antar agama di sebelah.. isinya saling menistakan agama..
jadi semua tergantung individunya.. kalau gak mau menyaksikan penistaan agama.. ya sudah jangan masuk ke situ.. lebih baik menyikapinya seperti kita menanggapi pornografi..
selain itu apa UU menjamin penistaan agama akan berhenti..??

Quote:
@bold blue : tapi kemudian negara seperti amerika tentunya berhak menuntut pertanggungjawaban atas kekerasan yang menimpa kedubes mereka. bukan artinya kekerasan yang muncul bisa diabaikan begitu saja.
Kekerasan dan penistaan agama adalah dua hal yg berbeda gan..
Kekerasan adalah salah.. ini masalah moral dan hati nurani.. tidak ada kekerasan yg bisa dibenarkan secara moral..
Gaion - 13/10/2012 07:37 AM
#6557

Quote:
Original Posted By ruvo
nah.. masalahnya definisi penistaan agama sendiri masih simpang siur..
apakah ada jaminan tidak berbenturan dengan FoS..? buat contoh gampangnya coba agan ke trit vs antar agama di sebelah.. isinya saling menistakan agama..
jadi semua tergantung individunya.. kalau gak mau menyaksikan penistaan agama.. ya sudah jangan masuk ke situ.. lebih baik menyikapinya seperti kita menanggapi pornografi..

tentu aja definisinya simpang siur, lha uu nya aja belum ada... uu yang solid tentunya disertai definisi apa itu penistaan dan apa aja yang masuk kategori penistaan

soal fos. emangnya ada fos?ilusi doang fos itu...
buktinya kita dilarang rasis. buktinya kita bisa diringkus jika memprovokasi. kita bisa ditangkap jika melakukan pencemaran nama baik. dsb..
fos? bullcrap itu mah... half-ass fos!


Quote:
Original Posted By ruvo

selain itu apa UU menjamin penistaan agama akan berhenti..??

pertanyaan aneh...
apakah uu anti pembunuhan menjamin tiada pembunuhan?
poinnya bukan disitu bro...


Quote:
Original Posted By ruvo

Kekerasan dan penistaan agama adalah dua hal yg berbeda gan..
Kekerasan adalah salah.. ini masalah moral dan hati nurani.. tidak ada kekerasan yg bisa dibenarkan secara moral..

emang beda.... tapi keduanya baik dari penista, maupun yang dinistakan dan mengamuk sama2 mengganggu keamanan dan kedamaian.
IkutNyolot - 13/10/2012 08:03 AM
#6558

Quote:
Original Posted By Hashimi


@bold enggak cuma itu kaleee...
udah ada kok orang yg didenda gara2 candaan rasis di twitter doang D D D

Terapkan saja sama seperti UU antirasialisme
bagaiman jika suatu saat ada penelitian yg membuktikan kepintaran berkorelasikuat dgn keturunan?
ini bukan sekedar pengandaian, tapi emang terlihat sendiri kok dgn jelas ada ras tertentu yg rata2kurang cerdas meskipun hidup di negara (kesejahteraan) yg sama. Gimana cara penyampaian yg ilmiah sehingga tidak menistakan suku tertentu? Jika itu fakta, maka itu harus disampaikan. Masalahnya adalah di penyampaian ini.



Ah, bego ah lo!mad:
Emosi gw liat ketolllollan elo.

Yang lo tulis ga nyambung goblok!

Justru point yang gw tunjukin adalah langsung mengenai IoM tersebut. Dimana hal tersebut bagi sebagian orang merupakan representasi yang sesungguhnya.

Lo sakit hati, yang lain melihat hal itu lumrah dan suatu kebenaran.

Dalam UU ras, kita bisa dengan benar-benar melihat pendiskriminasian yang dilakukan baik dalam bentuk kata-kata ataupun perbuatan.

Tapi saat berbicara tentang mamad, kita bicara tentang fakta sejarah.
Jika ada dalam fakta sejarahnya yang menunjukkan mamad membantai orang, dan terlihat menggunakan kemampuan kata-katanya untuk membodohi suatu kelompok goblok.. maka tidak ada yang salah jika disampaikan dengan tujuan menyampaikan apa yang ditemukan.

Quote:
Original Posted By Hashimi

http://en.wikipedia.org/wiki/Race_and_intelligence

Well kalo gitu UU antirasialisme juga ditiadakan aja
toh orang2 bebas rasis kok, bebas ngata2in suku lain asal gak anarkis p
yg penting kesempatannya sama kulit putih bebas ngejek bagaimanapun caranya, kulit hitam juga bebas mengejek dgn cara apapun. Asal tidak anarkis huh? o


Ga nyambung tol!

Gw bilang ke elo : emak elo adalah pelacur laknat!

Beda dengan gw buat film, menunjukkan betapa laknatnya ibu elo sebagai pelacur.

Dalam kalimat diatas, apalagi dengan history saat ada masalah dengan elo, bisa dikategorikan penghinaan.

Tapi saat gw merepresentasikan film tentang betapa laknatnya ibu elo sebagai pelacur setelah gw mempelajari ibu elo, adalah masuk kedalam kategori penyampaian pendapat.

Jadi beda JAUH, blok!! mad:




Quote:
Original Posted By Hashimi

Sebaliknya jika ini disteujui, ini menandakan kedewasaan dunia Islam dan bukti Islam benar2 menghargai agamanya.
Kenapa gw bilang dewasa? Karena butuh usaha yg luar biasa sulit, kesatuan suara, lobby2 dgn agama lain, dan harus melakukan transaksi yg cukup mahal.

Jangan berlagak tuhan wannabe deh D D D D


Itu dewasa dalam konteks berbeda GUOBLOKKKKKKKK!!
Yang elo bilang itu kedewasaan berdiplomasi, bukan kedewasaan dalam menanggapi kritik.

Usaha untuk melarang orang menyampaikan pendapat tentang agama elo adalah suatu bentuk ketidakdewasaan menghadapi kritikan.

Yang dikejar dalam UU penistaan ini adalah hal tersebut. Supaya kekanak-kanakan islam dalam mengadapi masalah seperti ini agar terus dapat dipertahankan.

Jadi ingat gadis kecil yang ditembak cuma karena menyuarakan keinginan untuk dapat mengecam pendidikan.

Islam..islam... gila:


Quote:
Original Posted By Hashimi

Masalahnya adalah lo orang atheis yg selama ini menikmati kebebasan menghina2 agama
lo yg sebeneranya pengen enggak ada perubahan, padahal UU antirasial mirip dgn UU antipenghinaan p


Udah dijelasin beda tol.
Gw cuma mengajak umat yang lain untuk berpikir, apakah mau masuk kedalam perangkap peradaban islam ini?..

Mengingat sekarang agama mereka dikenal baik sebagai agama yang dewasa oleh berbagai kalangan, baik ateis, agnostic.

Bahkan seorang Dawkins pun mengakui kedewasaan Kristen apalagi budhis, dan juga mengakui ke"tollollan" islam tentunya.



Quote:
Original Posted By Hashimi

Hak suara gw juga enggak kalo gw bilang orang kulit hitam bodoh2???
padahal orang kulit hitam tinggal bales orang melayu bodoh2, tapi kenapa gw bisa didenda ya eek:


Otak bego!

Ga nyambung TUOLOLLL.

Palingan juga habis jedak-jeduk kepala lo ya?.. D

Jadi goblok dan ga nyambung gini.

Jauh dari KONTEKS...... Idiotttt. nohope:

Quote:
Original Posted By Hashimi

kata siapa? di arab saudi tanah kelahiran Islam
apa ada orang yg berbuat kriminal cuma buat protes IoM?
jelas2 banyaknya kasus kerusuhan itu di negara2 yg emang chaos, miskin, terbelakang, dll
Juga di Indonesia kebanyakan pelaku kerusuhan itu penggangguran kismin


Yang banyak melakukan protes itu banyakan mahasiswa blok.... itu lo bilang terbelakang.

And oh yeah.. Lupa gw cara berpikir umat islam kayak elo ini.
Ketika sekelompok kecil bisa tenang, maka abaikan fakta bahwa banyak yang melakukan anarkisme di tempat lain.

What a truly islam... angel:



Quote:
Original Posted By Hashimi

ini lagi goblok, emang gak ada teroris dari agama lain? capedes
gak usah gali kubur sendiri deh


Gw ngomong apa.. elo ngomong apa KONTOL!!

Gw ngomong bagaimana di Indonesia UU penistaan sering dijadikan alasan tindak kekerasan yang bakal dilakuin oleh islam di tempat lain karena cenderung memiliki hasil dan pemikiran yang sama saat belajar agama islam.

Lo malah ngomong tentang terorisme dari agama lain.

BEGOOO LO NJINNNNG!...
Ya udah gw ladenin juga lah babi! Biar otak goblok elo ga mikir klo gw menghindar.

Dalam agama lain, lo liat fenomena yang sama ga njing [terkait teroris]?..
Hampir terjadi dimana saja, dan bangsa apapun yang mempelajarinya?..

Yang ada lo akan menjumpai segelintir... dan itupun ada kaitannya dengan masalah kenegaraan serta hanya dalam bentuk scope kecil. Yang berbeda dengan islam, yang terorismenya berjuang atas nama Islam (agama), dan hampir merata diseluruh penjuru dunia.

Ini yang disebut fenomena Islam, nyet.

Quote:
Original Posted By Hashimi

kalau Islam agama yg cacat, gimana situ bisa jelasin islamic golden age malu:
pengakuan budaya china bukan dilakukan orang sekuler (partai nasionalis) tapi oleh... malu:



Ah, lo sama gobloknya sama si anak yang lahir dari asshole itu. nohope:
Ternyata elo inteleknya cuma keliatan diawal aja. Klo udah kepepet gini makin keliatan guoblokkknya.

Islam itu memang dari awalnya cacat.
Perkembangan islam dijaman golden agenya itu ga lepas dari pemahaman mutazillah yang berasal dari pemikiran para zoroastrian yang dipaksa mengikuti islam setelah invasi peradaban islam ke irak pada abad 6-7.

Agama zoroastrian memang mengedepakan cara berpikir logika dalam menghadapi segala sesuatu dan memang dikenal sebagai agama yang mencari pengetahuan (sains).

Saat agama ini diinvasi oleh islam, banyak diantara mereka ya kemudian dipaksa untuk mengikuti agama islam, klo ga... ya tau sendiri... Kepala dipenggal!

Keterpaksaan ini membuat mereka menjadi islam tapi masih memiliki alam berpikir zoroastrian. Makanya mereka kemudian mendirikan kelompok mutazilah, yang kemudian membuat peradaban islam maju.

Mereka adalah kelompok yang menganggap bahwa Quran bukan buatan tuhan melainkan manusia, sehingga akal lebih didahulukan dibanding alquran.

Maka posisi alquran adalah dibawah akal. Ini lah yang membuat peradaban islam maju disaat itu.

Namun seperti yang gw ucapkan di tret-tret yang lain, bahwa pemikiran yang bukan pure islam pasti akan terpental, dan islam akan mengikuti trait yang sebenarnya.

Pada abad ke-12, golongan mutazilah ini kemudian mulai hilang dan dihancurkan serta dianggap sesat oleh islam tradisional. Yang mengatakan bahwa Quran adalah firman tuhan, dan oleh karenanya posisinya adalah diatas akal manusia. Akal harus tunduk pada ketentuan quran.

Seiring dengan hilangnya kaum ini, seiring itu pula kita melihat peradaban islam menjadi stagnan di abad ke-12.

Karena islam akhirnya mengikut sebagaimana seharusnya islam, dan seperti inilah wajah islam yang kita temukan sekarang. Dan hal ini berasal dari pemahaman islam yang sebenarnya.

So, seperti gw bilang sebelumnya... Semakin SESAT islam, semakin baik perkembangan pemikiran mereka. Semakin mereka mengikuti jalan islam sebenarnya maka semakin buruk perkembangan peradaban dan pemikiran mereka.



Gimana elo sekarang...... terguncang abies ga sih........ DDD
IkutNyolot - 13/10/2012 08:10 AM
#6559

Quote:
Original Posted By Gaion
@bold red : kalo dikerasin menyelesaikan masalah? sejauh ini sih malah menambah masalah tuh...

penerapan uu ini adalah langkah diplomatis jadi jalan tengah supaya dunia lebih aman.


Salah.

Justru cara tidak mw berdamai dengan kekerasan ini akan memaksa yang kelompok yang bodoh untuk mengikuti aturan main atau musnah.

Kita sekarang mulai bisa melihat bagaimana akhirnya tindakan ini memberi dampak. Contoh, peradaban islam mulai mempelajari bahwa kekerasan yang mereka lakukan tidak memberi dampak berarti.

Akhirnya mencoba mengajukan dengan jalan UU ini. Dan saat UU ini ditolak juga, maka lambat laun peradaban islam akan belajar untuk bertindak seperti umat lainnya.

Oleh karena itu, memaksa mereka untuk belajar adalah suatu keharusan.

Mereka menolak?... meraka akan musnah perlahan...

Hal ini membutuhkan waktu, tetapi jauh lebih baik dari membiarkan seluruh dunia masuk kedalam kebodohan yang sama.


Quote:
Original Posted By Gaion

@bold blue : tapi kemudian negara seperti amerika tentunya berhak menuntut pertanggungjawaban atas kekerasan yang menimpa kedubes mereka. bukan artinya kekerasan yang muncul bisa diabaikan begitu saja.


Tanpa pengesahan UU penistaan pun hal tersebut bisa dilakukan.
Dengan menolak UU ini, akan memberi hantaman lebih keras, bahwa mereka tidak bisa bersikap seperti itu selamanya.
asherr.sby - 13/10/2012 09:48 AM
#6560

Quote:
Original Posted By IkutNyolot
Dari atas kebawah, bukankah sah bagi kita untuk mengatakan klo si asher sebenarnya anak yang lahir dari asshole(lubang pantat) ibunya, sehingga bisa menjadi tolloll mengeluarkan pertanyaannya diatas.

Dan untuk yang dibold udah makin keliatan aja gobloknya.
Berkali-kali gw berdebat disini mengatakan cara menjadikan semuanya lebih baik adalah dengan tidak mengesahkan UU ini, dan menolak keras permintaan peradaban islam.

Tapi dia malah bilang gw ga ngejelasin seperti apa menjadi lebih baik.

Klo dia bilang tindakan seperti apa yang lebih baik, udah gw contohkan kedewasaan umat kristen dan umat buddha...

Jadi mungkin sah bagi kita untuk mengatakan bahwa si asher, anak yang lahir dari asshole (lubang pantat) itu, adalah :

SUPER ZUPER TUOLLOLL!!


DDD



cocod lu gak nganggung nganggung.. untung ini tempat gk pke tag [clean].. apa yg lu jelasin tuh makin bikin lu jadi org yg cuman bisa menilai.. analisalu kurang bermakna dipikiran gw..
gw tanya seperti itu (postingan yg lu bold krn perlu memahami semua aspek yg lu judge).. lu bilang jgn ngesahin UU ini tapi gk mau jelasin apa ,bagaimana, mengapa lu berargumen sama aj nyolot sama klonengan...

jika emang dewasa kristen dan buddha saat ini peradaban lebih bermoral dibanding islam berarti lu hanya memilih agama sesuai dgn moral yg dilakukan... beginian pun tanpa agama moral jga bkal baik sesuai dgn ilmu pengetahuan yg ada... ingat agama bukan hanya sumber perubah moral tapi juga jalan untuk merubah masa depan qt (akherat).

Quote:
Original Posted By IkutNyolot
Kapan gw gabung di organisasi elo ** SENSOR **!!

Semua yang elo tanya itu udah ada dalam postingan-postingan gw di DC ini.
Gw hanya males menulisnya ulang.

Jadi klo lo mw tau, silahken jadi fans gw dan ikutin postingan gw.

Dan gw juga berbicara atas dasar fakta.

And sorry imbisildo..... didalam treat ini juga sebenarnya lo bisa melihat postingan-postingan gw yang akhirnya bisa menjawab pertanyaan elo itu.

Jadi klo lo ga mampu paham... KEEP TUOLOLLL NJING!!! DDD


justru di organisasi gw, gw lbih menemukan kebbermaknaan dgn diskusi ilmiah yg dimana bisa dipertanggung jwabkan antara cocod dgn realitas..
jadi klo lu gk mau jelasin apa yg gw kritisi dari hipotesa / argumen lu sama aj. nyolot depan tembok.

oke..2 klo lu gk mau jelasin apa yg lu ungkapin lalu sehingga sama aj fakta yg terlupakan... jwab dolo yg ini

cocod lu mengalihkan debatlu
Page 328 of 332 | ‹ First  < 323 324 325 326 327 328 329 330 331 332 > 
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?