DEBATE CLUB
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?
Total Views: 126104 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 4 of 332 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 >  Last ›

hasyasheen - 04/11/2011 11:00 PM
#61

Quote:
Original Posted By KaskusGeeker
Pelecehan dulu apa pendidikan sex dulu yg muncul? Bukannya pendidikan sex muncul akibat banyaknya pelecehan seksual maupun remaja yang hamil diluar nikah, atau banyaknya ABG yg sudah tdk perawan. Maka muncullah solusi dari negara Barat yaitu memasukkan pendidikan sex dlm kurikulum pendidikan.

Efektifkah?
Spoiler for "survey"
Berdasarkan survei yang dilakukan Pusat Penelitian AIDS dan Penyakit Seks Menular, Universitas Washington, Seattle, Amerika Serikat (AS), pendidikan seks secara komprehensif di sekolah efektif menghindari kehamilan dini pada remaja.

Survei yang dilakukan secara nasional sejak 2002 melibatkan 1.700 remaja berusia 15-19 tahun yang belum menikah.

Hasilnya, sebanyak 60 persen remaja yang menerima pendidikan seks komprehensif di sekolah terhindar dari kehamilan dini atau tak ingin hamil dibandingkan remaja yang tak pernah mendapatkan pendidikan seks.

Selain itu, remaja yang mendapatkan pendidikan seks komprehensif mampu mengurangi aktivitas hubungan seks remaja di luar nikah. Hanya, dalam penelitian ini tak diketahui seberapa efektif pendidikan seks menghindari remaja dari ancaman penyakit kelamin menular. Pasalnya, penularan itu melibatkan berbagai faktor luar, selain adanya aktivitas seks yang tidak benar.

"Yang jelas, pendidikan seks komprehensif di sekolah mampu mencegah kehamilan yang tak dikehendaki remaja. Hal itu berdampak untuk menekan angka kelahiran yang tinggi," papar Pamela K Kohler dari Pusat Penelitian AIDS dan Penyakit Seks Menular, Universitas Washington.

Kohler pun mengakui adanya anggapan yang salah soal pendidikan seks. Selama ini banyak yang mengatakan bahwa pendidikan seks dan cara mengontrol angka kelahiran akan semakin membuat remaja ingin berhubungan seks. "Itu anggapan yang tidak benar," jelasnya.

Meski demikian, Pemerintah AS mengkritik hasil penelitian tersebut dan tetap menyatakan bahwa pendidikan seks yang diberikan di luar sekolah tetap efektif. Untuk itu, Pemerintah AS setiap tahun mengeluarkan sekitar USD170 juta untuk setiap negara bagian atau kelompok sosial yang mengadakan program pendidikan seks.

Kegiatan ini bertujuan agar remaja tak melakukan hubungan seks. Namun, Kohler mengkritik langkah pemerintah karena pendidikan seks di luar sekolah tak menunjukkan efektivitas untuk menghindari remaja berhubungan seks dini ataupun mengurangi angka kelahiran. Sebab, berdasarkan survei yang dilakukannya secara nasional, pendidikan seks di sekolah lebih efektif dibandingkan di luar sekolah.

Buktinya, remaja yang mendapat pendidikan seks komprehensif di sekolah -sebanyak dua pertiga- menghindari hubungan seks atau tak ingin hamil. Sebaliknya, pendidikan seks di luar sekolah hanya mencapai seperempat orang.

Sementara itu, remaja yang tak menerima pendidikan seks secara formal angkanya lebih rendah lagi, sekitar 10 persen. "Itulah bedanya sudut pandangan pemerintah dan peneliti," ungkap Kohler. sumber


Dan nyatanya pendidikan sex cukup efektif dilaksanakan. Dan dengan pendidikan sex komprehensif, ketakutan mengenai adanya remaja yg saking penasarannya sampe nyoba2 akan hilang. Tujuan pendidikan sex kan memang menyadarkan remaja untuk berpikir dahulu sblum melakukan.

Masalah akhlak tentu saja itu pun harus dilakukan dan itu diluar sekolah. Tugas orang tua. Dimana dinyatakan dalam hadits. Pendidikan sex harus sudah dilakukan ketika sudah umur 10 tahun.
(Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?


no,..no..
dalam hal ini masalah akhlaq tidak boleh dianggap remeh,,
sex education, itu adalah kunci yang membuka kotak pandora,
anak2 diberi kunci maka dia akan bermain dengan kunci nya itu..
apalagi dalam hal ini, sex education adalah sarana untuk menelanjangi anak2 secara tidak langsung, anak akan dijejali materi yang seharusnya belum diterima.. dan ini, akan memicu dampak yang tidak mungkin bisa dihindari. entah negatif ataupun positif, mengingat ditunjangkan penyebaran informasi pada saat ini.

remaja itu termasuk anak2 juga? amazed:

apapun alasan nya, itu bisa saja saling terkait jika dikait2kan.
tetapi sex education atas alasan agar anak mengantisipasi diri itu bodoh.
sama saja seperti, anak tidak boleh mencuri tapi diajarkan cara mencuri?..

tidak akan jadi baik kecuali diajarkan pula dasar2 untuk menangkal nya, pendidikan akhlaq itu tadi. yang harus ditekankan, bukan malah sex education digalakkan tanpa memperhatikan masalah ini.

menurut pandangan saya, indonesia secara umum masih belum siap untuk hal ini.
KaskusGeeker - 04/11/2011 11:20 PM
#62

Quote:
Original Posted By hasyasheen


no,..no..
dalam hal ini masalah akhlaq tidak boleh dianggap remeh,,
sex education, itu adalah kunci yang membuka kotak pandora,
anak2 diberi kunci maka dia akan bermain dengan kunci nya itu..
apalagi dalam hal ini, sex education adalah sarana untuk menelanjangi anak2 secara tidak langsung, anak akan dijejali materi yang seharusnya belum diterima.. dan ini, akan memicu dampak yang tidak mungkin bisa dihindari. entah negatif ataupun positif, mengingat ditunjangkan penyebaran informasi pada saat ini.

remaja itu termasuk anak2 juga? amazed:

apapun alasan nya, itu bisa saja saling terkait jika dikait2kan.
tetapi sex education atas alasan agar anak mengantisipasi diri itu bodoh.
sama saja seperti, anak tidak boleh mencuri tapi diajarkan cara mencuri?..

tidak akan jadi baik kecuali diajarkan pula dasar2 untuk menangkal nya, pendidikan akhlaq itu tadi. yang harus ditekankan, bukan malah sex education digalakkan tanpa memperhatikan masalah ini.

menurut pandangan saya, indonesia secara umum masih belum siap untuk hal ini.


Justru itu gan, anak-anak jaman sekarang tuh ga bisa disamain ama anak2 jaman orang tua agan dulu. Karena seperti yg agan blg penyebaran informasi sudah sangat canggih.

Tanya ama anak laki2 umur 5 taun apa itu ,maaf, memek, pasti tau. Anak jaman skrg ga lagi mikir bayi dikirim sama burung. Tapi hasil perbuatan mama papah nya, mskipun mreka mikirnya akibat ciuman bkan sex (mski sbagian tau klo itu hasil sex)

Remaja = anak baru gede yg artinya masih anak2 toh D

Dalam pendidikan sex tidak fokus pada cara melakukan sex tapi lebih kepada think before act. Sama halnya pencuri yg sedang memberi wejangan tentang bahaya mencuri, dia memberi pengalaman digebuki, dipenjara, dsb.

Tentu saja akhlak penting. Hanya alangkah baiknya ditambah education.

Nah oke, kenapa Indonesia tdak siap? Mengapa orang Indonesia slalu mengatakan tidak siap akan sesuatu yg baru? (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?
tongol - 04/11/2011 11:28 PM
#63

masih aja diterusin nohope:

bukan masalah siap ga siap menerima hal/sesuatu yg baru tp bener kata lo tadi efektif atau tidak dan udah jelas jawabannya tidak! [untuk saat ini]

masalahnya generasi indo udah terlanjur ancur,persetan dgn segala aturan,jaman gw smp internet masih baru2nya dan yg ngerti bokep kemungkinan besar minimal udah sma.

coba liat 3gp yg beredar,ada anak smp yg merkosa rame2 temennya sendiri,jaman gw jgn kan rame2 anak smp ML sama pacarnya jg masih bisa di itung pake jari.

so,entah butuh berapa tahun klo tujuan dari pendidikan seks itu sendiri untuk menakuti2 abg2 agar tidak berhubungan seks di luar nikah/sembarang dan rasanya hampir tidak mungkin.
hasyasheen - 04/11/2011 11:38 PM
#64

Quote:
Original Posted By KaskusGeeker
Justru itu gan, anak-anak jaman sekarang tuh ga bisa disamain ama anak2 jaman orang tua agan dulu. Karena seperti yg agan blg penyebaran informasi sudah sangat canggih.

Tanya ama anak laki2 umur 5 taun apa itu ,maaf, memek, pasti tau. Anak jaman skrg ga lagi mikir bayi dikirim sama burung. Tapi hasil perbuatan mama papah nya, mskipun mreka mikirnya akibat ciuman bkan sex (mski sbagian tau klo itu hasil sex)

Remaja = anak baru gede yg artinya masih anak2 toh D

Dalam pendidikan sex tidak fokus pada cara melakukan sex tapi lebih kepada think before act. Sama halnya pencuri yg sedang memberi wejangan tentang bahaya mencuri, dia memberi pengalaman digebuki, dipenjara, dsb.

Tentu saja akhlak penting. Hanya alangkah baiknya ditambah education.

Nah oke, kenapa Indonesia tdak siap? Mengapa orang Indonesia slalu mengatakan tidak siap akan sesuatu yg baru? (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?


justru karena semakin hari orang membedakan anak jaman dahulu dan sekarang , maka tidak ada lagi batas antara yang sudah dewasa dan anak2..

dalam hal ini perlu dipertanyakan, Tabu yang menjadi ciri khas indonesia mau dikemanakan?
ada hal2 yang tabu yang harus diungkap, tapi ada pula tabu yang mestinya dibiarkan seperti itu adanya...

oh, jadi pengertian remaja menurut anda itu toh..

justru, think before act itu yang memunculkan celah untuk "action", menggiring untuk mendidik anak menjadi "pelaku".. apalagi untuk masalah seperti ini nohope:

tidak, education perlu, tapi yang bersifat preventif saja, bukan keseluruhan dan mendalam seperti itu..
di atas kan sudah ada silabus dari mas arif itu.. PPKN sudah cukup untuk mengakomodir pengetahuan ini, cukup.

secara umum, tidak bisa, ini sama saja memberikan ilmu hacking, anda harusnya tau gimana tipikal orang indonesia ini, hal2 yang baru tidak bisa diakomodir dengan baik, yang ada malah rusak.
hanya sedikit yang bisa dibina, sisa nya rusak. PPKN saja banyak yang tidak bener, ini sudah mau ditambahi lagi yang nyeleneh2 nohope:

kalo emang sex education mau diterapkan, PPKN itu harus benar diluruskan dan di"ampuh"kan dulu.
KaskusGeeker - 04/11/2011 11:44 PM
#65

Quote:
Original Posted By tongol
masih aja diterusin nohope:

bukan masalah siap ga siap menerima hal/sesuatu yg baru tp bener kata lo tadi efektif atau tidak dan udah jelas jawabannya tidak! [untuk saat ini]

masalahnya generasi indo udah terlanjur ancur,persetan dgn segala aturan,jaman gw smp internet masih baru2nya dan yg ngerti bokep kemungkinan besar minimal udah sma.

coba liat 3gp yg beredar,ada anak smp yg merkosa rame2 temennya sendiri,jaman gw jgn kan rame2 anak smp ML sama pacarnya jg masih bisa di itung pake jari.

so,entah butuh berapa tahun klo tujuan dari pendidikan seks itu sendiri untuk menakuti2 abg2 agar tidak berhubungan seks di luar nikah/sembarang dan rasanya hampir tidak mungkin.


Amerika mengadakan pendidikan sex, karena moral remaja disana sudah parah (terutama sex). Amerika juga sebuah negara, dan so pasti masalah moral anak-anak remajanya hampir mirip dgn Indonesia.

Pendidikan sex dibuat agar tidak bertambah parah dan menurut survei tgkat pelecehan sexual dan kehamilan dini berkurang dgn adanya pendidikan sex ini. Jikalau hanya karena untuk saat ini tdk efektif atau tdk siap, lalu nunggu kapan? Stelah 90persen remaja hamil diluar nikah?

Tdk ada yg tdk mungkin gan didunia ini. Pola pikir tidak mungkin ini penghambat kemajuan. Bertahap iya, tdk bs instan. Tp pasti ada perubahan.

Atau mgkin ada solusi dari agan? Knapa harus nunggu bertaun2? (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?
uprajudir - 04/11/2011 11:46 PM
#66

Quote:
Original Posted By spammersr
lah praktiknya itu disebut apa nyed ? SE kan? emang pendidikan sex cuma sebatas ngentod gitu gila:
kan lu sendiri yang bilang teori yang kayak gitu dipasang di SMP/SMA, goblog bener dah capedes
yang gw bilang bertahap tuh gini nyed dari kecil tahu bedanya laki ama perempuan, tahu cara berpakaian laki ama perempuan dll, baru teori selevel tadi .sex education di otak lu cuma dibatas ngentod ama ngentod sih capedes . lo ngomong "teori butuh praktek, praktek juga butuh teori" sebenernya cuma ngulang perkataan gw tadi,cuman dari perspektif berbeda
genit: genit: genit: genit: genit: genit:


pendidikan tentang gender dan moral pergaulan di rumah kan masuknya ke ranah pendidikan anak, ga usah lah itu diemphasize tuh istilah dan dimasukin ke dalam sex education, rasanya terlalu maksa.

tau sendiri mindset dari kata 'sex', coba deh googling ketik 'sex', pasti keluar cowo cewe dewasa setengah telanjang bersentuhan (meski gak ngentod). anda tidak naif bukan D.

yang penting justru pas smp atau sma, karena emang pada saat tersebut terjadi kerawanan jati diri, hal ini berkaitan dengan nilai moral pengambilan keputusan untuk melakukan hubungan seksual, yang akhirnya berimbas pada resiko terpaparnya penyakit. bukankah ini kejaran utamanya?
KaskusGeeker - 05/11/2011 12:06 AM
#67

Quote:
Original Posted By hasyasheen


justru karena semakin hari orang membedakan anak jaman dahulu dan sekarang , maka tidak ada lagi batas antara yang sudah dewasa dan anak2..

Selalu ada batas gan. Bagaimanapun anak tdk sama dgn dewasa. Mereka menyerap informasi secara jujur makanya perlu dibimbing
Quote:

dalam hal ini perlu dipertanyakan, Tabu yang menjadi ciri khas indonesia mau dikemanakan?
ada hal2 yang tabu yang harus diungkap, tapi ada pula tabu yang mestinya dibiarkan seperti itu adanya...

Apakah selalu tabu jadi penghalang? Bukankah pendidikan seks ala Indonesia pastinya lulus sensor tabu di dunia pendidikan? D
Quote:

oh, jadi pengertian remaja menurut anda itu toh..

Yoa gan siul:
Quote:

justru, think before act itu yang memunculkan celah untuk "action", menggiring untuk mendidik anak menjadi "pelaku".. apalagi untuk masalah seperti ini nohope:

Lihat lagi alasan kenapa pendidikan seks menjadi wacana. Karena sudah banyak anak atau remaja yg jadi pelaku, dan untuk mencegahnya maka pendidikan seks sejak dini diberlakukan. Menetralisir informasi sex diluar.
Quote:

tidak, education perlu, tapi yang bersifat preventif saja, bukan keseluruhan dan mendalam seperti itu..
di atas kan sudah ada silabus dari mas arif itu.. PPKN sudah cukup untuk mengakomodir pengetahuan ini, cukup.

Jika PPKN cukup wacana pendidikan sex tdak akan muncul.
Quote:

secara umum, tidak bisa, ini sama saja memberikan ilmu hacking, anda harusnya tau gimana tipikal orang indonesia ini, hal2 yang baru tidak bisa diakomodir dengan baik, yang ada malah rusak.
hanya sedikit yang bisa dibina, sisa nya rusak. PPKN saja banyak yang tidak bener, ini sudah mau ditambahi lagi yang nyeleneh2 nohope:

Sedikit dan banyak tergantung pendidik. Baru dan lama tergantung pendidik. Jadi tggal melatih pendidik saja cara memberi pengarahan yang baik dalam menyampaikan pendidikan sex ini.
Quote:

kalo emang sex education mau diterapkan, PPKN itu harus benar diluruskan dan di"ampuh"kan dulu.

PPKN bersifat teoritis dan tdak praktis. Semua orang tau kalo pilihan ganda dalam soal ppkn pasti yg paling panjang kalimatnya. Tapi jika pendidikan Sex bersifat khusus dan praktis.

Jadi pertanyaan saya, kenapa Indonesia tdk siap? Pendidiknyakah? Siswa2nyakah? (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?
JebolanSurga - 05/11/2011 12:09 AM
#68

Menurut ane pendidikan sex dibawah umur boleh dengan syarat materi yang diberikan sesuai dengan usianya

saat umur anak tersebut masi 10 tahun , berilah pengertian kalo pegang2 tangan cewe cowo itu ga baik, ato ga kalo ada anak cewe yang di pegang2 "anu" nya sama cowo jgn mau bla bla bla

untuk anak yang menjelang remaja, jelaskanlah tentang mimpi basah dan menstruasi, bahwa kedual hal tersebut adalah hal yang normal

ane kira pendidikan sex bukan hanya mengacu tentang hubungan badan, sex berarti jenis kelamin kan, dengan mengenal sex seorang anak bisa lebih mengenal tentang kesehatan alat kelaminnya D
tongol - 05/11/2011 12:12 AM
#69

Quote:
Original Posted By KaskusGeeker
Amerika mengadakan pendidikan sex, karena moral remaja disana sudah parah (terutama sex). Amerika juga sebuah negara, dan so pasti masalah moral anak-anak remajanya hampir mirip dgn Indonesia.

Pendidikan sex dibuat agar tidak bertambah parah dan menurut survei tgkat pelecehan sexual dan kehamilan dini berkurang dgn adanya pendidikan sex ini. Jikalau hanya karena untuk saat ini tdk efektif atau tdk siap, lalu nunggu kapan? Stelah 90persen remaja hamil diluar nikah?

Tdk ada yg tdk mungkin gan didunia ini. Pola pikir tidak mungkin ini penghambat kemajuan. Bertahap iya, tdk bs instan. Tp pasti ada perubahan.

Atau mgkin ada solusi dari agan? Knapa harus nunggu bertaun2? (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?


bandingin jgn sm amerika,indo tuh negara yg baru seumur jagung yg apabila dikasih/mendapatkan sesuatu yg baru bukannya berkembang ke arah yg lebih baik tp malah ancur.sekarang berkurang sebanyak apakah kehamilan dini yg terjadi di amerika sana setelah adanya pendidikan seks tsb.

sekarang sblm ke seks sebenarnya yg perlu dibenahi tentu aja alkohol dan obat2an yg namanya org mabok/ga sadar karena pengaruh obat diapain jg pasrah aja,itu salah satu unsur knp bnyk terjadi seks di amerika klo gw bilang,so sebenernya salah klo mereka cuma memberikan pendidikan seks karena jelas obat dan minuman pengaruhnya cukup besar terhadap terjadinya seks bebas.

sapa yg bilang ga mungkin??kan gw bilang entah butuh berapa tahun.
masalahnya juga dari mindset orang indo itu sendiri,cuma segelintir yg mindsetnya bakal berubah setelah diberi pengarahan/pendidikan seks sejak dini.
dan buka cuma soal seks,masalah apapun yg dinilai "baru" bagi orang indonesia apabila ingin diterapkan secara menyeluruh dan membawa dampak positif pasti akan berjalan sangat lambat,bisa dibilang pikiran org indo yg tua2 itu "kolot" dan generasi mudanya cenderng "masa bodo" dan tidak ambil pusing [gimana entar bukannya berpikir entar gimana?].
GodLicker - 05/11/2011 12:16 AM
#70

agama kan udah membatasi, dari mulai hanya bersentuhan tangan sampe adab bersenggamapun adaD

yah namanya anak2 diajarin dari kecil malah nyoba2D

biar kata dijelasin apa dampak2nya tetep aja dicobain ga usahlah masalah ngenski mengenski, narkoba ama miras contohnya....udah dijelasin segimana bahayanya masih aja pada nekenD

Peace:
JebolanSurga - 05/11/2011 12:18 AM
#71

Quote:
Original Posted By GodLicker
agama kan udah membatasi, dari mulai hanya bersentuhan tangan sampe adab bersenggamapun adaD

yah namanya anak2 diajarin dari kecil malah nyoba2D

biar kata dijelasin apa dampak2nya tetep aja dicobain ga usahlah masalah ngenski mengenski, narkoba ama miras contohnya....udah dijelasin segimana bahayanya masih aja pada nekenD

Peace:


jelaskan sesuai usianya saja gan
seperti post ane , jadi ga buat mereka jadi penasaran, kalo penasaran malah jadi pengen nyoba shakehand
hasyasheen - 05/11/2011 12:27 AM
#72

Quote:
Original Posted By KaskusGeeker
Selalu ada batas gan. Bagaimanapun anak tdk sama dgn dewasa. Mereka menyerap informasi secara jujur makanya perlu dibimbing

--


Quote:
Apakah selalu tabu jadi penghalang? Bukankah pendidikan seks ala Indonesia pastinya lulus sensor tabu di dunia pendidikan? D

ya, dan tidak

Quote:
Yoa gan siul:

---

Quote:
Lihat lagi alasan kenapa pendidikan seks menjadi wacana. Karena sudah banyak anak atau remaja yg jadi pelaku, dan untuk mencegahnya maka pendidikan seks sejak dini diberlakukan. Menetralisir informasi sex diluar.

jangan liat wacana nya saja. tapi liat dari penyebab terjadinya wacana awal, wacana awal.. itu terjadi karena?


[*]kebutuhan biologis?
[*]ketidaksengajaan?
[*]faktor pendidikan?
[*]faktor lingkungan?
[*]pilih sendiri jawabannya. .




Quote:
Jika PPKN cukup wacana pendidikan sex tdak akan muncul.

PPKN saja tidak kelar mau ditambah lagi kurikullum beginian, bikin bodoh orang indonesia saja.
anak2 sudah terlalu berat untuk menampung semua mata pelajaran dalam satu semester sampai saat ini, sudah cukup penderitaan mereka, melihat dari silabus di atas, bakal ada tambahan minimal 4 sks dalam satu semsester.
dan ini akan membebani kinerja otak anak2.

Quote:
Sedikit dan banyak tergantung pendidik. Baru dan lama tergantung pendidik. Jadi tggal melatih pendidik saja cara memberi pengarahan yang baik dalam menyampaikan pendidikan sex ini.

enak banget ngomongnya nohope:
guru PPKN saja tidak mampu mendidik dan menanamkan moral yang sesuai PPKN secara penuh, apalagi kurikullum yang seperti itu......

Quote:
PPKN bersifat teoritis dan tdak praktis. Semua orang tau kalo pilihan ganda dalam soal ppkn pasti yg paling panjang kalimatnya. Tapi jika pendidikan Sex bersifat khusus dan praktis.

---


Quote:
Jadi pertanyaan saya, kenapa Indonesia tdk siap? Pendidiknyakah? Siswa2nyakah? (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?

orang indonesia kebanyakan tidak siap..
tidak murid tidak guru..
kamu liat saja antusiasme anak2 DC terhadap postingan IGO nya si bull, bahkan ada anak es em pe juga disitu..(D'lounge)
itu sudah cukup.
KaskusGeeker - 05/11/2011 12:32 AM
#73

Quote:
Original Posted By JebolanSurga
Menurut ane pendidikan sex dibawah umur boleh dengan syarat materi yang diberikan sesuai dengan usianya

saat umur anak tersebut masi 10 tahun , berilah pengertian kalo pegang2 tangan cewe cowo itu ga baik, ato ga kalo ada anak cewe yang di pegang2 "anu" nya sama cowo jgn mau bla bla bla

untuk anak yang menjelang remaja, jelaskanlah tentang mimpi basah dan menstruasi, bahwa kedual hal tersebut adalah hal yang normal

ane kira pendidikan sex bukan hanya mengacu tentang hubungan badan, sex berarti jenis kelamin kan, dengan mengenal sex seorang anak bisa lebih mengenal tentang kesehatan alat kelaminnya D


Lalu bagaimana dengan informasi seksual yang anak-anak bisa akses bebas melalui tv, internet, dan sebagainya? Sengaja atau tidak. Masih jadi batasan kah umur untuk tau ttg sex dlm arti yang luas?

Kondisi anak-anak yang sudah tau ttg sex sejak dini, apa masih bisa dibodohi dgn pendidikan sex yg agan jelaskan dan saya nangkepnya kaya 'kamu jangan kesana' dan anak itu sdh pasti kesana.

Tapi yang sedang dibahas tentang sex yang artinya senggama loh D (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?
KaskusGeeker - 05/11/2011 12:41 AM
#74

Quote:
Original Posted By tongol

bandingin jgn sm amerika,indo tuh negara yg baru seumur jagung yg apabila dikasih/mendapatkan sesuatu yg baru bukannya berkembang ke arah yg lebih baik tp malah ancur.sekarang berkurang sebanyak apakah kehamilan dini yg terjadi di amerika sana setelah adanya pendidikan seks tsb.

Masalah moral yang sama di negara maju maupun berkembang. Sex pada anak2 dan remaja. Ga selalu gan Indo sprti itu D.
Yang jelas berkurang artinya tdk bertambah dan efektif.

Quote:

sekarang sblm ke seks sebenarnya yg perlu dibenahi tentu aja alkohol dan obat2an yg namanya org mabok/ga sadar karena pengaruh obat diapain jg pasrah aja,itu salah satu unsur knp bnyk terjadi seks di amerika klo gw bilang,so sebenernya salah klo mereka cuma memberikan pendidikan seks karena jelas obat dan minuman pengaruhnya cukup besar terhadap terjadinya seks bebas.

Otomatis gan pendidikan sex tdk melulu bcara sex, pasti nyerempet kesana sesuai silabus yg diberikan oleh arif_juve. Dan silabus itu udah pasti nyomot dari silabus Amerika
Quote:

sapa yg bilang ga mungkin??kan gw bilang entah butuh berapa tahun.
masalahnya juga dari mindset orang indo itu sendiri,cuma segelintir yg mindsetnya bakal berubah setelah diberi pengarahan/pendidikan seks sejak dini.
dan buka cuma soal seks,masalah apapun yg dinilai "baru" bagi orang indonesia apabila ingin diterapkan secara menyeluruh dan membawa dampak positif pasti akan berjalan sangat lambat,bisa dibilang pikiran org indo yg tua2 itu "kolot" dan generasi mudanya cenderng "masa bodo" dan tidak ambil pusing [gimana entar bukannya berpikir entar gimana?].


Lalu jikalau yang agan bilang diatas ini benar. Apa harus diam saja melihat anak2 dan remaja rusak karena kurang pendidikan sexnya? Adakah solusi untuk masalah sex di Indo selain pendidikan sex sejak dini? (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?
JebolanSurga - 05/11/2011 12:56 AM
#75

Quote:
Original Posted By KaskusGeeker
Lalu bagaimana dengan informasi seksual yang anak-anak bisa akses bebas melalui tv, internet, dan sebagainya? Sengaja atau tidak. Masih jadi batasan kah umur untuk tau ttg sex dlm arti yang luas?

Kondisi anak-anak yang sudah tau ttg sex sejak dini, apa masih bisa dibodohi dgn pendidikan sex yg agan jelaskan dan saya nangkepnya kaya 'kamu jangan kesana' dan anak itu sdh pasti kesana.

Tapi yang sedang dibahas tentang sex yang artinya senggama loh D (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?


secara umum menggunakan cara diatas
sedangkan untuk anak-anak yang sudah kelewat batas, ane rasa butuh penanganan psikolog/psikiater.

pendidikan sex bukanlah pembodohan, bagaimana mungkin itu bisa membodohi anak2 capedes justru dengan pendidikan sex seorang anak dapat mengerti mana yang benar dan yang salah dan dia dapat menjaga dirinya sendiri
KaskusGeeker - 05/11/2011 01:03 AM
#76

Quote:
Original Posted By hasyasheen

ya, dan tidak

Jadi tau kenapa Indonesia terhambat kemajuannya. Tabu diunggul2kan siul:
Itu pertanyaan retorik gan, yg artinya pendidikan sex udah melalui sensor tabu. Karena namanya kurikulum harus melalui proses editing dan sensor oleh dinas pendidikan. Yg artinya nanti pendidikan sex yg diajarkan adalah yg tdk tabu dan layak diajarkan.

Quote:

jangan liat wacana nya saja. tapi liat dari penyebab terjadinya wacana awal, wacana awal.. itu terjadi karena?

[*]kebutuhan biologis?
[*]ketidaksengajaan?
[*]faktor pendidikan?
[*]faktor lingkungan?
[*]pilih sendiri jawabannya. .



Bukan bgitu maksudnya gan. Kenapa timbul wacana Pendidikan sex diajarkan sejak dini, karena sudah banyaknya pelaku dan korban sex pada anak2 dan remaja. Jadi perlu pendidikan sex untuk mencegah mereka mnjadi pelaku ataupun korban.
Quote:

PPKN saja tidak kelar mau ditambah lagi kurikullum beginian, bikin bodoh orang indonesia saja.

Bukannya bikin pinter gan? Makin banyak ilmu makin pintar.
Quote:

anak2 sudah terlalu berat untuk menampung semua mata pelajaran dalam satu semester sampai saat ini, sudah cukup penderitaan mereka, melihat dari silabus di atas, bakal ada tambahan minimal 4 sks dalam satu semsester.
dan ini akan membebani kinerja otak anak2.
enak banget ngomongnya nohope:

Maaf gan, apa agan tau kalo otak manusia itu super duper ajaib? Karena kebiasaan memanjakan otak sajalah makanya orang Indonesia baru mikir 236 x 563 aja udah puyeng. Otak anak2 lebih hebat lagi. Lagipula serumit apakah pendidikan sex?
Pantas saja orang Indonesia kurang maju dibanding yang lain. Sedikit2 kasian takut terbebani anaknya. Skalian aja pelajaran sehari 1 mata pelajaran. Manjain otaknya biar mahal karena jarang dipake D.
Quote:

guru PPKN saja tidak mampu mendidik dan menanamkan moral yang sesuai PPKN secara penuh, apalagi kurikullum yang seperti itu......

Sekali lagi mentalblock khas Indonesia.

Quote:

orang indonesia kebanyakan tidak siap..
tidak murid tidak guru..
kamu liat saja antusiasme anak2 DC terhadap postingan IGO nya si bull, bahkan ada anak es em pe juga disitu..(D'lounge)
itu sudah cukup.


Karena terbiasa dengan ketidaksiapan, bahkan baru disodorin 1 ide saja blang tdak siap, bukan belum siap. Yang artinya jika sudah blg tdk maka tdk ada kemauan usaha, beda dengan bilang belum maka ada kemauan untuk mau usaha. lucu nian Indonesia ini siul:

Nah kamu liat kan besarnya pengaruh internet? Bgitu banyak informasi ttg sex didunia maya. Apabila tdk dibarengi dgn pendidikan sex yang benar. Akan tergelincir kemanakah anak2 tsbut? Stdaknya pendidikan sex memberi pemahaman lebih baik untuk mereka mengenai sex dan dampaknya. (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?
KaskusGeeker - 05/11/2011 01:08 AM
#77

Quote:
Original Posted By JebolanSurga


secara umum menggunakan cara diatas
sedangkan untuk anak-anak yang sudah kelewat batas, ane rasa butuh penanganan psikolog/psikiater.

pendidikan sex bukanlah pembodohan, bagaimana mungkin itu bisa membodohi anak2 capedes justru dengan pendidikan sex seorang anak dapat mengerti mana yang benar dan yang salah dan dia dapat menjaga dirinya sendiri


Oh psikiater dibawa2 gan D knapa harus langsung psikiater gan?

Bagaimana bila pendidikan sex itu bukannya membuat mereka mengerti yg benar dan salah tapi justru mendorong anak2nya melakukan sex? Apa harus masuk psikiater juga gan? (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?
Wedhus.Gembel - 05/11/2011 01:10 AM
#78

pendidikan sex di bawah umur confused:

dalam pikiran gw, terbayang elu nyodorin buku kamasutra ke anak SD and then see wat happens next ....
begitukah yang kalian inginkan ??? buat anak-anak kalian nantinya yang seperti itu ???
o m g
mad:
JebolanSurga - 05/11/2011 01:13 AM
#79

Quote:
Original Posted By KaskusGeeker
Oh psikiater dibawa2 gan D knapa harus langsung psikiater gan?

Bagaimana bila pendidikan sex itu bukannya membuat mereka mengerti yg benar dan salah tapi justru mendorong anak2nya melakukan sex? Apa harus masuk psikiater juga gan? (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?


anggapan orang2 kuno = psikiater buat orang yang tingkat stress dalam kejiwaannya sudah parah,

padahal psikiater sangat membantu buat anak2 ,terutama membantu orang tua dalam memberi pendidikan yang tepat kepada anaknya .

Pendidikan sex yang mendorong anak2 malah ingin mencoba berarti bukan pendidikan sex, itu namanya penyesatan sex ngakaks

pengajaran yang salah, penjelasan yang salah, dapat mendorong hal2 seperti itu, tapi dengan cara yang tepat, gambar2 yang sepantasnya, pesan moral yang tepat, pasti tujuan yang ingin dicapai akan terwujud D
BL4CK.D1CK - 05/11/2011 01:25 AM
#80

Quote:
Original Posted By JebolanSurga
anggapan orang2 kuno = psikiater buat orang yang tingkat stress dalam kejiwaannya sudah parah,

padahal psikiater sangat membantu buat anak2 ,terutama membantu orang tua dalam memberi pendidikan yang tepat kepada anaknya .

Pendidikan sex yang mendorong anak2 malah ingin mencoba berarti bukan pendidikan sex, itu namanya penyesatan sex ngakaks

pengajaran yang salah, penjelasan yang salah, dapat mendorong hal2 seperti itu, tapi dengan cara yang tepat, gambar2 yang sepantasnya, pesan moral yang tepat, pasti tujuan yang ingin dicapai akan terwujud D


ajiiib... anak bermasalah disodorin langsung ke psikiater ngakaks

btw tau perbedaan umum psikolog ama psikiater/psikiatri gak sih amazed:

--------------------------------------------------------------------------

pendidikan seks buat anak2?

tidak.... kalau etikanya saja masih kacau balau malu:
Page 4 of 332 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 >  Last ›
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?