DEBATE CLUB
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?
Total Views: 126104 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 78 of 332 | ‹ First  < 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 >  Last ›

volzhierrr - 01/12/2011 05:49 AM
#1541

Quote:
Original Posted By BL4CK.D1CK
hi (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?



@bold: sy punya beberapa teman yg memang homo malu:

mereka masih bisa punya keturunan karena "terpaksa" menjalani pernikahan dengan wanita demi meredam "tekanan" sosial malu:

jadi kalau anda bilang homo dan lesbi (gay) tidak bisa punya keturunan sebaiknya direvisi lagi malu:

ngakak
Iyah2... Gw salah dah.. Maksudnya klo gay nikah sesama gay. Hubungan intim sesama gay. (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?
Inzict - 01/12/2011 11:51 AM
#1542

Quote:
Original Posted By widya poetra

Ybhi:


Hi gan cendols

Quote:

Kok wikipedia nohope:
Ane ambil dari situs aslinya tuh http://www.familyresearchinst.org/2009/02/what-causes-homosexual-desire-and-can-it-be-changed/
coba cek bagian references di bawah, gak ada apa2
terus coba cek angka setelah kutipan,
kalo di ane not found tuh, siapa tau error-nya di ane.


Lg maintenance gan webnya! siul:

Quote:

Fakta ya fakta, norma ya norma.
Kalo fakta bilang insiden homo melecehkan anak2 lebih kecil daripada hetero,
kenapa si Cameron bilang sebaliknya,
itu udah memutarbalikkan fakta demi norma.


Norma kan aturan baku yg disusun oleh mayoritas
berdasarkan kombinasi dari aturan agama, kebiasaan masyarakat
& tujuan terbaik utk semua elemen.

Kaum homoseksual ini kan minoritas, yg bahkan suaranya tdk didengar,
krn orientasi2 mereka yg menyimpang & meresahkan peradaban kaum2 heteroseksual yg lbh dominan.

Hrsnya kaum homo sbg minoritas bs lbh tau diri dong.
Dan menghargai yg mayoritas sbg pemegang sistem kehidupan.

Tujuan dr norma ini jg baik,
yaitu menginginkan orientasi2 menyimpang kaum homo ini utk sembuh
dg cara menekan segala aktivitas mereka
spy bs berbaur lg bersama masyarakat.

Lalu apa salah klo dlm sebuah penelitian lbh bnyk menggunakan prosentase norma
spt yg dilakukan oleh Cameron ini?

Quote:

Ini mau bahas fatwa tukang ojek atau homo, gan. nohope:


gila:

Quote:

Bukan masalah pro & kontra,
kontra boleh,
tapi jangan memutar balikkan fakta dong,
apalagi di pengadilan hammer:

Dan itu yang dilakukan oleh pendiri FRI,
wajar saja diragukan kredibilitasnya.

Soal mencari titik tengah lihat post paling bawah.


siul: FRI msh eksis kok!
Hsl risetnya msh digunakan sbg pembanding lembaga2 penelitian lainnya.

Quote:

nohope:
Bukannya membuktikan pemutarbalikkan fakta oleh FRI dan Paul Cameron itu keliru, malah ngomongin politisi dan UU.
Justru itu yang diperjuangkan kaum LGBT.


Loh hubunganya hasil riset FRI dg politisi
adalah msh bnyk politisi2 amerika sayap kanan yg menolak legalitas kaum gay!
Yg msh setuju dg hasil2 riset kaum homo itu menular. siul:



Di situs itu mana tulisannya The American Psychological Association (APA) is the largest scientific and professional organization of psychologists in the United States? confused:

Quote:

cek juga wiki:
http://en.wikipedia.org/wiki/American_Psychological_Association
The American Psychological Association (APA) is the largest scientific and professional organization of psychologists in the United States.


gila: Bsk lg jgn pake sumber Wikipedia gan.
Sumbernya editan.
Bs diedit siapa aja yg memiliki tujuan yg berat sebelah. :toast

Quote:

Kalau ilmu bilang homoseksualitas bukan kelainan terima nggak, gan? D
Lihat post paling bawah.


Nggak terima.
Ok sy cek & sy jwb dibawah nanti. :toast

Quote:

Sumber wiki darimana,
jelas2 itu sumber dari jurnal langsung capedes

Di sini kan lagi bahas homo jadi tenaga pendidik,
bukan pedofil jadi tenaga pendidik. nohope:

Emang kalo pedofilnya hetero,
menurut ente oke2 aja jadi tenaga pendidik? hammer:


Ini kerancuan yg dibuat TSnya,
menggunakan OS homoseksual dg studi kasus org dewasa.

Hrsnya topiknya homoseksual pedofilia
krn studi kasusnya sbg tenaga pendidikan yg memiliki kontak target anak2,
bukan org dewasa :toast

Quote:

Justru faktanya demikian,
berdasarkan penelitian,
ternyata yang melecehkan anak2 itu lumayan banyak yang orientasi seksualnya hetero (tertarik sama lawan jenis, gak tertarik sama sesama jenis),

ingat di sini orientasi seksual kepada orang yang sama2 dewasa,
kalo orientasi seksual kepada anak2 itu namanya pedofil,

buat hetero-pedofil, jenis kelamin anak2nya ternyata bebas takuts:.
Itu fakta, gan.


Yang sy bold,
Sebentar gan, makin rancu ni kita.
Gmn klo kita generalisir yg dibahas di topik ini homoseksual pedofilia.
Krn bahasan OS TSnya studi kasusnya homoseksual dewasa,
bukan homoseksual pedofilia utk anak2.

Sdkgn bahasan disini sangat kontras sekali,
satu sisi dasar perdebatan yg digunakan adalah homoseksual utk org dewasa,
sisi lain studi kasusnya ini utk tenaga pendidik yg kontak targetnya dg anak2

Krn begitu sy bw bukti dr homosekual pedofilia,
anda mengatakan ini bahasan homoseksual aja,
buka homoseksual pedofilia. :toast

Quote:

nohope:

Kalo banyak malah meyakinkan itu bukan generalisasi,
kalo ngasih contoh 1 terus disimpulkan secara umum itu baru generalisasi.

Ini orang gimana sih. berdukas


Aah mlintir2 aja ni anda gan ngakaks

Quote:

Ini kan ane lagi ngomentarin pendapatnya ente:

Anak kecil dilecehkan oleh seseorang yang berjenis kelamin sama,
setelah dewasa jadi homoseksual.

Ente menyimpulkan: pelecehan dengan seks yang sama menyebabkan homoseksual.


\) Iya, penularan orientasi homoseksual bs dr faktor pola asuh, pengalaman & lingkungan spt yg sy jabarkan di depan. :toast

Quote:

Itu belum tentu benar,
bisa jadi anak tersebut memang udah punya orientasi homoseksual
dan punya sifat2 tertentu yang membuatnya lebih berisiko diincar oleh pedofil.


capedes Yg disalahkan malah korbannya.

Quote:

Lha,
emangnya guru hetero gak bisa salah. nohope:

Guru punya porsi banyak mempengaruhi orientasi seksual,
then PROVE IT.


Pola pengajaran si guru homo, pengalaman dg si guru homo, lingkungan yg mendukung kegiatan homo2an,
apa itu tdk "menarik" anak2 berorientasi hetero masuk ke dlm orientasi homo confused:

Quote:

Cuman ditegur aja ya,
bukan dilarang. o


:toast Semua ada prosedurnya! Ditegur dulu baru dicekal sesuai undang2!

Quote:

Nih

All major national mental health organizations have officially expressed concerns about therapies promoted to modify sexual orientation. To date, there has been no scientifically adequate research to show that therapy aimed at changing sexual orientation (sometimes called reparative or conversion therapy) is safe or effective. Furthermore, it seems likely that the promotion of change therapies reinforces stereotypes and contributes to a negative climate for lesbian, gay, and bisexual persons. This appears to be especially likely for lesbian, gay, and bisexual individuals who grow up in more conservative religious settings.
Sumber: clik

The task force conducted a systematic review of the peer-reviewed journal literature on sexual orientation change efforts (SOCE) and concluded that efforts to change sexual orientation are unlikely to be successful and involve some risk of harm, contrary to the claims of SOCE practitioners and advocates.
Sumber: click


confused: Yg ini sy minta data ilmiah org kidal malah diberi data org homo think:

Quote:

Sampai puas tentunya,
kalo melanggar etik tinggal kasih sanksi indisipliner.
Bukan asal nglarang. nohope:


Lebih baik mencegah, drpd mengobati! :toast

Quote:

Silakan saja kalo punya dasar.


Benerin dulu batasan2 di OS TSnya siul:
Nanti sy bawa kesini bukti2 ilmiah yg homo pedofilia
dg studi kasus guru2 yg memiliki peran besar dlm merubah orientasi anak2 didiknya. o

Quote:

Cuman ditegur saja ya,
bukan dilarang?
Kalo pendidik homo tinggal ditegur saja jangan berlagak "femme".


Lbh baik dr awal tdk usah diijinkan, drpd diijinkan cuma "melambai" gt. siul:
Bukankah itu tdk memiliki wibawa sama skali sbg seorg guru yg bs ditiru anak didiknya capedes

Quote:

nohope:

Yang suka ngomongin kelainan2,
coba baca ini dulu:

Mengenai hal itu dr Lukas Mangindaan, SpKJ, Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia membenarkannya.

"Homoseksualitas kini tidak lagi dikategorikan sebagai gangguan jiwa atau penyimpangan seksual. Penghapusan homoseksualitas sebagai gangguan jiwa merupakan keputusan Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) pada 17 Mei 1990 dan keputusan Departemen Kesehatan Indonesia yang dicantumkan dalam buku Pedoman Penggolongan dan Diagnosis Gangguan Jiwa di Indonesia, edisi II tahun 1983," kata dr Lukas saat berbicara dalam seminar nasional Seksualitas yang Ditabukan: Tantangan Keberagamaan di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Selasa (11/11/2008).

Lebih lanjut dr Lukas menuturkan, baik homoseksualitas, biseksualitas, atau heteroseksualitas kini dikategorikan sebagai bagian dari identitas atau ciri khas seseorang.


siul: Sbnrnya satu aja pertanyaan sy.
Org2 homo itu skrg tdk mau dikategorikan sbg kelainan seksual,
tp org yg mempunyai penyimpangan orientasi seks.

Penyimpangan = kelainan apa bukan sih? confused:
Mo dibolak-balik jg artinya tetep sama,
yaitu tdk normal think:

Quote:
Sambung di bawah, kebanyakan gan! malu:
Inzict - 01/12/2011 11:55 AM
#1543

Quote:
Lanjutannya gan! think:


Quote:
Original Posted By widya poetra

"Sesuatu yang berbeda tidak secara otomatis berarti 'lebih baik' atau 'lebih buruk' dan kita juga perlu melihat pelbagai jenis identitas diri orang sebagai bagian dari keberagaman manusia, jadi kita perlu bersikap pluralistik tanpa harus bersikap apriori atau disertai dengan perasaan emosional tertentu. Justru yang diperlukan adalah sikap berempati," paparnya.

Sumber: click


siul: Intinya cuma mau nyuruh "biarin saja tu org2 homo ciuman & gandengan tangan di jalan, bebasin aja aktivitas mereka kan!"

gila: Pikir lg dampak anda melihat seorg laki2 ciuman dg sesama laki2 di jalan!
Bgmn perasaan anda? muak? atau mual? berbusa:

gila: Bgmn jg klo budaya homo2an itu jd trendsetter & ditiru oleh anak2 yg hobinya "gaul" mengikuti jaman,
akan makin bnyk kan org2 yg meniru & masuk ke orientasi seks tsb? gila:

Quote:

Nah,
kalo homoseksualitas bukan lagi kelainan,
maka semua argumen anda runtuh berantakan.


Benerin dulu batasan OS TSnya! siul:

Quote:

PS:
tambahan,
yang di atas dikritisi yang melecehkan anak2 itu pedofil,
ya emang tepat sekali yang melecehkan anak2 itu pedofil,
bisa hetero bisa homo.


Memang! siul:
Kita kan dr kmrn rancu disini.
Homoseksual doang atau homoseksual pedofilia,
mengingat kontak targetnya adalah anak2. D

Quote:

Nah, riset yang ini meneliti orang2 yang normal / bukan pedofil,
baik hetero maupun homo,
tentang respon seksualnya terhadap anak-anak.

Freund dkk menemukan bahwa laki2 homoseksual respon terhadap anak2 laki tidak beda dengan laki2 heteroseksual merespon anak2 perempuan.
Respon diukur dari perubahan volume *sensor*.
Sumber: Journal of Sex Research Volume 26, Issue 1, 1989
Ternyata mitos kalo homo suka ngincer anak2.


Lurusin dulu OSnya dg TSnya!
Nanti pasti sy jwb dg bukti ilmiah guru2 homo pedofilia suka ngincer anak2 sekolah siul:

Quote:
:toast
sir_dedi - 01/12/2011 12:16 PM
#1544

Quote:
Original Posted By jyouninz
closed apa'an amazed:

gue PRO, malu:

sekarang jawab pertanyaan gue, ada gak guru yang ngaku kalo dia gay/lesbi ? malu:

ada kalo udh kepepet atau ke gep sm org atau muridnya siul:
Quote:
Original Posted By widya poetra
Ybhi:


Kristen, Islam kayaknya gak ada harapan,

kalo Hindu kayaknya juga gak ada harapan deh,
kalo Budha, mungkin perlu ditanya dulu.
Konghuchu juga perlu ditanyaken dulu.

Jangan lupa,
aliran kepercayaan di Indonesia juga punya hak,
ntar ane cari aliran kepercayaan mana yang menghormati homoseksual.
Kalo nggak ada, ane bikin sendiri aja deh. ngakaks

Mau bahas segi agama dan budaya,
siapa takut. siul:

tapi mau molor dulu.............ngacir:

kalo budha posisinya masih kabur,
setau gw mereka tdk melarang tp sebatas menganjurkan utk tdk menjadi seorang homo.
sangkdk - 01/12/2011 01:02 PM
#1545

homoseks dan lesbi adalah penyimpangan perilaku seks, lalu apa bedanya dengan pedofil yg juga menyimpang...

ada yg bisa bantu jelasin.... beer: (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?
widya poetra - 01/12/2011 01:41 PM
#1546

Ybhi:

Quote:
Original Posted By Inzict
-cut-

Quote:
Original Posted By Inzict
-cut-

Makin ngawur jawabannya,
ane kasih respon "singkat" saja.

1. Kalau fakta ya katakan faktanya, kalau dipelintir ya namanya udah gak profesional. Faktanya FRI dan Paul Cameron melintir2, artinya gak profesional. Kenapa masih ada? Melintir2 seperti itu gak melanggar hukum, cuman melanggar etika saja. Walaupun ada, tapi didiskreditkan di kalangan asosiasi psikologi dan sosiologi di Amerika sono.

2. Link yang ane bawa itu dari scholar.google untuk mencari paper2, pada kata kuncinya ane pake " homosexual APA " hasilnya berarti paper yang ada rujukan homosexual-nya dan APA. Dan jumlah pencariannya kira2 merupakan jumlah penelitian tentang homoseksualitas yang mengacu pada APA.

3. Soal "largest" selain di wiki, ada juga kok di situs resmi APA di sini. Situs Departemen Kesehatan dan Pelayanan Masyarakat Amerika juga membenarkannya di sini. Begitu juga Pusat Pengontrolan dan Pencegahan Penyakit (CDC) dan Departemen Kesehatan dan Pelayanan Masyarakat Negara Bagian Alaska click here. Sisanya silakan googling sendiri.

2 & 3 bukan merupakan argumen tentang pro homoseksual boleh kerja di dunia pendidikan,
cuman buat ngasih tau aja kalo APA itu kredibilitasnya gak diragukan seperti FRI.

4. Di sini bahas homoseksualnya, bukan pedofilnya. Kalau ada homo yang pedofil dan hetero yang pedofil. Apakah yang hetero diperbolehkan bekerja yang berkaitan dengan anak2? Tentu tidak. Jadi pokok permasalahan di situ bukan homo / hetero, tapi pedofilnya. Dan pedofil memang diklasifikasikan sebagai kelainan. Jadi FAIL kalo argue homoseksual dilarang bekerja di dunia pendidikan karena ada homoseksual yang pedofil padahal gak semua homoseksual itu pedofil dan ada juga heteroseksual yang pedofil.

5. Tentang minta data orang kidal: ini jelas tanda2 ngawur, orang lagi bahas homoseksual kok minta datanya data orang kidal nohope:. Emang belum sadar, ane tulis orang kidal itu sedikit bernada sarkasme. Coba diliat lagi emoticon yang ane pake setelah tulisan tentang kidal. Itu tandanya ane menyindir. Makanya ane bawa hasil penelitian bahwa gak ada bukti orientasi seksual bisa dirubah dengan terapi.

6. Soal ciuman? Ciuman dimana? Cipika-cipiki? Udah biasa tuh.
Spoiler for homo kah?
(Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?
(Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?
(Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?

Ciuman mesra di bibir? Bahkan buat yang hetero pun gak terlalu umum untuk berciuman di tempat umum yang ramai. Apakah kalo ada cowok saling berciuman, ente jadi kepingin berciuman dengan cowok juga? malus. Apakah kalo ada cowok saling bergandengan tangan, ente jadi kepingin bergandengan tangan dengan cowok juga? malus. Selamat mungkin anda biseksual. ngakaks. Btw bukannya udah ada UU Pornografi, ciuman di bibir kena kali ya.
Lihat no. 8.

7. Soal penyebab seseorang menjadi homoseksual silakan lihat post ki kusumo di sini. Silakan dibuktikan kalo pengaruh tenaga pendidik itu signifikan terhadap perkembangan orientasi seksual.

8. Menurut seorang dokter dari universitas terkemuka, WHO tidak lagi mengganggap homoseksual itu kelainan, Depkes juga gak lagi menganggap homoseksual kelainan. Berarti mereka mau bergandengan tangan kek, berangkulan kek, asal tidak melanggar undang-undang ya boleh2 saja. Kenapa ngga? Gak perlu takut, kecuali ente takut orientasi biseksual ente terbongkar gara2 melihat pasangan homoseksual bermesraan kemudian jadi birahi. ngakaks

9. Intinya argumen ente cuman berdasarkan: lembaga yang diragukan kredibilitasnya, pendapat pribadi, "bagaimana kalau". Lembaga yang diragukan kredibilitasnya itu FRI. Pendapat pribadi itu selalu mengulang2 bahwa homoseksual itu kelainan padahal menurut WHO, APA, dan Depkes bukan. "Bagaimana kalau" itu berandai2 bagaimana jika gaya hidup homoseksual ditiru generasi muda. Ane mau berandai2 juga ah, gaya hidup homoseksual gak bakal banyak ditiru kok tenang aja, yang ditiru itu gaya hidup alay. ngakaks


Ane rasa sudah cukup,
saudara inzict memang berdebat menggunakan prejudice anti-homo-nya,
mau bagaimanapun diyakinkan dengan penelitian ilmiah seabreg2 tetep gak akan berubah sama seperti anti-evolusionis, mau bawa penelitian segunung pun gak akan berubah.

Dan sepertinya ada ketakutan kalau melihat 2 cowok bermesraan, inzict akan tergoda. Oleh karena itu, dia takut kalo ada pasangan homoseksual yang jalan bareng. Tenang saja agan inzict, biseksual itu cuman masalah identitas orientasi seksual, bukan kelainan kok. Diterima saja identitas yang Tuhan berikan kepada ente, yang penting setia kepada pasangan. beer:


nambahin kelupaan,
PS:
batasan di OS TS?
yang ini:
Quote:
Original Posted By KaskusGeeker
Saya hanya memberi batasan.
1. Gay/lesbian bukan kelainan sex, hanya orientasi sex, seperti halnya hetero, maupun bisex. Jadi Gay/lesbian adalah normal dan punya hak yang sama dengan orang normal lainnya.
2. Pekerjaan dalam lembaga pendidikan disini dikhususkan sebagai tenaga pengajar, namun bukan berarti admin, TU, Kepsek, bahkan Satpam sekalipun tidak terlibat, karena mereka pun bersentuhan baik langsung maupun tidak langsung dengan peserta didik.

Kalo ente mau protes sama batasan di OS TS ya silakan protes sama TS-nya.
widya poetra - 01/12/2011 02:05 PM
#1547

Ybhi:

@Yani,

Quote:
Original Posted By sir_dedi
kalo budha posisinya masih kabur,
setau gw mereka tdk melarang tp sebatas menganjurkan utk tdk menjadi seorang homo.

Di budha gak dilarang. beer:
Berarti dari segi agama ada yang gak melarang.

Kalau aliran kepercayaan,
meneketeh. hammer:


Cabut ah...ngacir:
friendboy - 01/12/2011 02:44 PM
#1548

Quote:
Original Posted By Inzict
capedes Anda sptnya gak paham2 ya maksud saya.
Yg saya BOLD,
seolah2 anda ingin memisahkan antara homo normal dg homo kelainan.
Memangnya ada yg homo yg gak kelainan gan? capedes
Klo semua homo itu normal mnrt pemikiran anda,
knp homo diistilahkan sbg org yg mengalami kelainan orientasi seksual. capedes
nohope: Anda memahami definisi aja msh rancu gt.


Gw hanya mengikuti pernyataan dari lembaga2 psikologi, psikiatris, dan medis yang netral, dan mereka menyatakan bahwa homo itu bukanlah kelainan mental berdasarkan dari berbagai studi yang sudah dilakukan selama puluhan tahun. Dalam buku PPDGJ (Pedoman Penggolongan dan Diagnosis Gangguan Jiwa) yang menjadi buku pegangan para psikolog di Indonesia juga sudah tidak menyebut homosexual sebagai kelainan dul. Jadi orang jangan ketinggalan di zaman batu ngakaks

Quote:
Murid culun ya anda di sekolah dulu gan. ngakaks

Klo smp ngurusin rumah tangga si guru,
nah itu urusan pribadi.
Kalau 1 kelas rame2 maen or belajar ke rmh pak gurunya,
itu bersosial namanya. Sekaligus menjalin silaturahmi.

Anda beneran murid culu dulu sptnya di sekolah. ngakaks
Dulu knp bs culun gt gan?
Sering di bully ya sm tmn2 anda ya di sekolah ngakaks


murid yang ke rumah guru itu biasanya murid yang bego jadi kudu dateng ke rumah guru untuk privat atau nyogok buat naek kelas, dan melihat komentar2 anda, pantas saja anda sering datang ke rumah guru ngakaks

Quote:
D Bukan pamer,
tp menjalin silaturahmi antara guru sbg wali murid
dg siswa-siswinya sbg anak didiknya. :addfriends

nohope: Gak bs bedain antara mencampuri urusan pribadi dg bersosial ni bocah.
Sptnya emg bnr2 culun ya anda di sekolah dulu ngakaks


silaturahmi sambil bawa amplop supaya naek kelas ya ngakaks

Quote:
D Emang knp? Itu jg studi ilmiah. siul:
Drpd anda dr td cuma argumen2 subyektif aja. D


studi ilmiah? cuma translate aja disebut studi ilmiah ngakaks

Quote:
nohope: Baca post saya di atas td,
yg faktor2 penyebab org mjd homoseksual. siul:
Baca dulu gan, baru komentar,
jgn suka dibalik2 D


gw tanya guru itu ngapain sama muridnya, kok bisa muridnya mengalami pengalaman seksual? kecuali kalau homosexual itu bisa menular via udara, maka secara logis berarti akan ada sesuatu hal yang dilakukan si guru pada si murid sehingga muridnya mengalami pengalaman sexual.

Quote:
confused: Org yg menderita orientasi sex menyimpang cenderung agresif mencari mangsa. think:
Kaum homoseksual akan lbh agresif mencari penerusnya. rolleyes:
think: Ini yg saya maksud menular gan. (Red- baca post faktor2 org jd homo di post sblmnya).


lo ngomong cenderung itu harus ada datanya, dari seluruh homosexual, berapa yang agresif mencari mangsa, kalau cuma berdasarkan opini lo sih ga valid namanya capedes

Quote:
Ini satu contoh saja,
kasus seorang guru homoseksual mencari penerus dg cara pelecehan:

Guru Homoseksual Gay Ditangkap Polisi Karena Mencabuli Anak Didiknya

Guru bantu SMAN 26 Tebet yang mencabuli empat siswanya
dengan dalih hendak dijadikan pemain futsal profesional,
akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Jakarta Selatan.
Ia pun harus merasakan dinginnya tinggal di penjara.

Joe, 35, sang guru yang melatih futsal itu dicokok petugas Polsek Tebet, Selasa (4/11) pagi.
“Yang bersangkutan telah kami tetapkan sebagai tersangka atas tuduhan pencabulan,”
kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Iwan Kurniawan.

Terungkapnya kasus pencabulan yang menimpa para pelajar pria ini membuat Ketua Komnas Anak, Seto Mulyadi, yang biasa dipanggil Kak Seto prihatin.
Sebagai bentuk kepedulian, Kak Seto mendatangi SMAN 26 Tebet dan bertemu dengan Kepala Sekolah, Hj. Radiati, murid-murid serta guru.

Menurut Kak Seto, ulah pelatih futsal itu sangat tidak layak dilakukan kepada murid-muridnya.
“Fenomena ini bisa menimpa siapa saja.
Karena itu perlu perhatian bagi orangtua murid, guru dan siswa agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Sebelumnya, Joe yang menjadi pelatih futsal sejak 10 tahun di SMAN 26 dilaporkan ke Polres Jakarta Selatan
karena mencabuli empat siswanya di tempat kos, Jalan Minangkabau (Pos Kota, 4/11).
Korban dirayu dan dijanjikan mempunyai stamina kuat dan jago main futsal.
Nyatanya di tempat tersebut keempatnya malah dicabuli pria yang senang dengan sesama pria.
(Sumber: Guru homo mencabuli murid)


Guru kayak gini emang harus dihukum dan ga layak jadi guru, sama dengan guru cowok yang hetero yang mencabuli para murid perempuannya, dan yang ini contohnya lebih banyak.

Quote:
nohope: Baca lg post saya di depan,
adanya kontak homoseksual terutama dg figur2 yg dicontohnya,
merupakan salah satu penyebab timbulnya hasrat homoseksual.


klaim dari organisasi odong2 ga akan gw percaya, kalau WHO atau APA gw baru percaya.

Quote:
rolleyes: Kemungkinannya brp persen gan?
Sdgkan perilaku anak sll akan mencontoh orang tuanya. think:
Apalg jika orang tuanya itu seorang homoseksual jg. gila:


dibaca ga sih linknya?

Quote:
Original Posted By APA says]Q: Do children of lesbian and gay parents have more problems with sexual identity than do children of heterosexual parents?For instance, do these children develop problems in gender identity and/or in gender role behavior?
A: The answer from research is clear: sexual and gender identities (including gender identity, gender-role behavior, and sexual orientation) develop in much the same way among children of lesbian mothers as they do among children of heterosexual parents. Few studies are available regarding children of gay fathers.[/QUOTE]

baca yang gw bold, presentasinya kurang lebih sama dengan orang tua yang hetero.

Quote:
Saya jg menghargai perbedaan. \)
Tp klo org yg diharapkan memberikan cara pandang yg berbeda ini
mempunyai potensi utk menulari orientasi sex yg menyimpang kpd anak saya,
saya jg tdk mau dong hal itu tjd. thumbdown


lo sebagai ortu punya kesempatan lebih banyak untuk berinteraksi sama anak lo daripada anak lo sama gurunya, jadi seharusnya apapun yang guru anak lo "tularkan" sama lo bisa lo antisipasi, unless, lo emang terlalu bego untuk mempengaruhi anak lo ngakaks

Quote:
rolleyes: Cuma butuh satu orang homo utk menulari bnyk anak2 jd homo2 berikutnya. think:
Contoh: korban robot gedek gila:


robot gedek itu pedophile, dan kita ga ngomongin pedophile disini capedes

Quote:
Interaksi berkesinambungan dg homo pun akan terbawa ke dalam orientasi homo.
Apalg jika itu terbiasa dr sejak kecil.
Contoh: artis Ivan Gunawan o Tau ceritanya dia kan knp dia bs jd spt itu


Ivan Gunawan emangnya gay ya? Dia itu kemayu, tapi gay atau bukan, gw ga tau, emang lo tau?

Quote:
Bawa kesini datanya gan shakehand


Nih laporan dari Royal College of Psychiatrists: >[url"►
http://www.rcpsych.ac.uk/pdf/Submission%20to%20the%20Church%20of%20England.pdf[/url]

disana ada lagi referensinya, baca sono ya.

Quote:
metal: Kita lht nanti.


science will prevail Yb

Quote:
gila: Si culun curhat ni sptnya ngakaks


udah bego sekolah di tempat abal2 pula, pantes aja keluarannya kayak elo ngakaks

[QUOTE=Inzict;563330268]nohope: Iya, tp apa hrs pekerjaan tenaga pendidik yg merupakan sosok yg digugu & ditiru oleh anak didiknya.
Kan msh bnyk profesi2 laen yg bs dijalankan kaum homo ini utk mencari rejeki sesuai dg orientasi seksnya, hobinya atau kompetennya.

Kebayang ga anak2 didik menggugu & meniru sosok sang guru yg merupakan teladan buat anak didiknya?
Kebayang jg ga anak2 didik menggugu & meniru sosok guru yg berorientasi sex menyimpang? takuts

Di post awal td jg sudah saya bawakan dasar pernyataan ini klo anda teliti membaca. nohope:


orientasi sexual tidak menentukan hobi atau kompetensi seseorang, jika orang hetero mampu bekerja di bidang apapun, maka begitu juga orang homo.

Profesional itu mampu dan cakap dalam menjalankan tugasnya, dan jika seseorang memiliki kemampuan dan kecakapan dalam suatu profesi, maka jika dia dilarang untuk bekerja di profesi tersebut, itu namanya diskriminasi.

Quote:
Yg sebelah mana?
Kita msh blm ketemu titik disitu.
Homoseksual msh dianggap jg suatu penyakit. siul:


sama organisasi abal2 dan orang2 seperti elo ngakaks

Quote:
Pertimbangkan jg ttg moral & perlindungan anak2 didik dlm UU No 23/2002 shakehand


Guru yang hetero juga bisa saja melecehkan muridnya, kecuali lo bisa menjamin bahwa SEMUA hetero itu ga akan melecehkan muridnya, maka opini lo diatas ga valid.

Quote:
Boleh, asal sudah sembuh dulu penyimpangan orientasi sex homoseksualnya.
Baca ke post depan saya lg gan, yg kesimpulan & solusi nohope:


update lagi ya ilmu pengetahuannya, jangan mengekor organisasi abal2 terus ngakaks
friendboy - 01/12/2011 02:44 PM
#1549

Quote:
Original Posted By Choa
gays lesbian jangankan jadi guru
yang ngak jadi apa-apa bahkan jadi murid aja perlu di basmi army:


bener2, dan dunia akan aman tentram karena dipenuhi oleh orang2 kayak elo capedes

Quote:
Original Posted By sir_dedi
sama dgn post sebelumnya tidak menjawab sama sekali siul:

klo bukan inti dr topik ini terus apa gunanya lo tongolin tuh link makalah di sini gila:
goblok kuadrat bener nih anak nohope:

i`m done with you shakehand:


untuk menjelaskan bahwa budaya Indonesia dulu itu sudah mengenal homosexualitas dul gila:

Quote:
Original Posted By poqwajah
buat yg pro sama gay/lesbie.. gausah jauh2..
mau ga anak ente diajar sama guru yg kaya gituh?


Selama gurunya profesional dan mengajarkan mata pelajaran yang dia ajarkan dengan benar, why not?

Quote:
Original Posted By Choa
mesti gua akui berat counter argument loh :thumbup

jika ente bawa WHO, habis dah urusan dari segi hukum, bagai mana kalau dari segi agama?
semua agama pasti melarang dan masih termasuk penyimpangan

kedua bagaimana dari segi budaya indonesia?

dari 3 hal 2 hal melarang hombreng dkk bekerja di dunia pendidikan
cuma satu hal dari segi hukum (yang hampir seratus persen tidak di taati di negara republik ini mendukung

so pelarangan still win in this country
bagi homo, gay, lesbi bekerja di dunia pendidikan

case close contra win army:


case close gundulmu capedes

Sampai sekarang, ga ada klausa dalam hukum Indonesia yang melarang gay dan lesbi untuk menjadi pengajar nohope:

Quote:
Original Posted By sangkdk
homoseks dan lesbi adalah penyimpangan perilaku seks, lalu apa bedanya dengan pedofil yg juga menyimpang...

ada yg bisa bantu jelasin.... beer: (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?


gay dan lesbi itu orang yang tertarik kepada sesama jenis yang sudah dewasa, sedangkan pedofile itu orang yang tertarik sama anak kecil.
widya poetra - 01/12/2011 03:18 PM
#1550

Ybhi:

Quote:
Original Posted By volzhierrr
ngakak
jadi kesannya malah narsis... yah yg nilai guru lain. masa tulis di form..

ya dong, lebih ke penampilan. gk perlu ditulis. penampilan kan biasanya langsung dinilai pas wawancara.
kayak lu lamar kerja kekantor aja. ngk mungkin lu dateng2 pake celana pendek, kaos oblong, sendal jepit
palingan pake kemeja, sepatu bot, dasi.

klo tuh guru pas wawancara menunjukan gelagat bencis2.... TOLAK!!!!!

Homoseksual : ada yang bergaya macho (menempatkan diri sebagai laki2), ada yang bergaya feminim (menempatkan diri sebagai perempuan).
Heteroseksual: ada yang macho, ada yang feminim.

Akhirnya pelarangan bukan lagi karena orientasi seksual tapi karena gaya.
Jadi kalo diitung2 skor ente harusnya dikurangi -50% karena alasan ente gak mencakup homoseksual yang bergaya "normal" tapi malah mencakup heteroseksual yang bergaya "nyleneh".


Quote:
Original Posted By volzhierrr
yah kasusnya beda dong. klo istri lu ngk punya keturunan kan karna penyakit/kelainan.

lah kalau homo. cowok normal/kelainan juga tetep aja mana bs hamil ngakak

nah, klo homo udah dibilang normal sih ntar lama2 bakal bisa bertambah tuh populasi homo.
bayangin aja. gw klo ditaksir sama 100 homo. mana bangga...
jijik iyee...

untungnya skg overpopulasi. kalau nanti 10juta taun lagi. tuh homo meningkat derastis sampe2 jumlah hetero sama dengan jumlah homo skg. gk lama dah tuh kehidupan manusia...

mending pake program KB atau semacamnya buat ngatasin overpopulasi dah. drpd pake para maho memperbanyak pengikutnya..

Program KB belum mampu mengatasi overpopulasi, gan.
Makanya perlu dibantu dengan melestarikan homo. beer:

hammer:
sir_dedi - 01/12/2011 04:14 PM
#1551

Quote:
Original Posted By Yb1987
underlined: that's the point actually :2thumbup


ngga da hubungannya kali itu..

kebebasan berpendapat kan brarti mengutarakan apa yang dipikirkan.
belum tentu lah benar salah..
palagi sudut pandang orang kan berbeda..
ada sudut lancip, siku2, ma tumpul gila:

klo ngikut apa yang ada di masyarakat sih namanya membuntut.. ngacir:


indonesia megakui kebebasan dlm berpendapat sesuai dgn uu pasal 28.
tapi kebebasan yg berikat bukan kebebasan seenak udel loe.
kebebasan berikat maksudnya kebebasan yg terikat dgn kepentingan umum.
Quote:
Original Posted By widya poetra
Ybhi:

@Yani,


Di budha gak dilarang. beer:
Berarti dari segi agama ada yang gak melarang.

Kalau aliran kepercayaan,
meneketeh. hammer:


Cabut ah...ngacir:


budha jg segh knp gk melarang mad:

mending ganti topik ngacir:_
angling.kusumo - 01/12/2011 04:50 PM
#1552

Quote:
Original Posted By widya poetra
Ybhi:

Makanya perlu dibantu dengan melestarikan homo. beer:

hammer:

haaa... anjrit. meskipun gw gak menolak keberadaan para homosexual, tapi kalo disuruh ngelestariin ntar dulu.!
dalam tujuan dan fungsi yang sama, mendingan gw ngelestariin genit: lesbi. ngakaks

.

btw, untuk membantai secara tuntas argumen dari pihak anti homo, sebelumnya gw mengajukan ngajukan pertanyaan bunuh diri seperti yang di bawah ini.
Quote:
Original Posted By angling.kusumo
satu pertanyaan yang lo, lo para anti homo kudu jawab.

kalo lo bilang homo/lesbi itu menyimpang, menyimpang apanya sih.?
menyimpang dari mana.?
kalo dia menyimpang, yang lurus itu gimana.?
kenapa dia bisa dibilang lurus.?


tapi kenapa ga ada yang jawab yah.? confused:
apa ga ada yang mampu jawab.?
atau mungkin takut kalah.?
atau mungkin karena para anti homosexual aslinya pada maho

ngakak
prop1000 - 01/12/2011 04:57 PM
#1553

apa boleh buat, gw jd pro-pelarangan.
beware! army:
Quote:
Original Posted By angling.kusumo
satu pertanyaan yang lo, lo para anti homo kudu jawab.
woy, ini bukan 1 pertanyaan tapi berondongan pertanyaan nohope:
Quote:

kalo lo bilang homo/lesbi itu menyimpang, menyimpang apanya sih.?
menyimpang dari mana.?
kalo dia menyimpang, yang lurus itu gimana.?
kenapa dia bisa dibilang lurus.?

organ seksual, kalau kita tarik paling mendasar, fungsinya adalah reproduksi.
jadi berdasarkan fungsi yang paling hakiki ini, homo adalah penyimpangan.

bahwa kemudian berkembang menjadi fungsi rekreasi, tidak membuat fungsi dasar tadi menjadi hilang.
angling.kusumo - 01/12/2011 05:08 PM
#1554

let's get it on. army:

Quote:
Original Posted By prop1000
apa boleh buat, gw jd pro-pelarangan.
beware! army:woy, ini bukan 1 pertanyaan tapi berondongan pertanyaan nohope:

organ seksual, kalau kita tarik paling mendasar, fungsinya adalah reproduksi.
jadi berdasarkan fungsi yang paling hakiki ini, homo adalah penyimpangan.

bahwa kemudian berkembang menjadi fungsi rekreasi, tidak membuat fungsi dasar tadi menjadi hilang.


lo salah besar kalo lo bilang fungsi dasar organ sexual adalah (hanyalah) reproduksi/prokreasi. dan kemudian lo memarginalkan fungsi rekreasi sebagai hanya sebuah kembangan.

tapi debatnya gw lanjutin entar malem, sekarang gw kudu cabut.
ngacir:
prop1000 - 01/12/2011 05:32 PM
#1555

sebelumnya gw ajarin dikit nih buat yang pilih pro-pelarangan atau berdebat secara umum, serang dari hal yang paling mendasar!
Quote:
Original Posted By angling.kusumo
let's get it on. army:



lo salah besar kalo lo bilang fungsi dasar organ sexual adalah (hanyalah) reproduksi/prokreasi. dan kemudian lo memarginalkan fungsi rekreasi sebagai hanya sebuah kembangan.

tapi debatnya gw lanjutin entar malem, sekarang gw kudu cabut.
ngacir:

argumen kontra selalu menggiring opini bahwa gay adalah perbedaan bukan kelainan/penyimpangan. accepted when sex functioning as recreational.

tapi kita disini bicara lembaga pendidikan dimana seks adalah recreational function bukan bagian dari apa yang hendak diajarkan/dididik dari siswa.

hal yang ingin diajarkan kepada siswa adalah seks sebagai fungsi reproduksi. ini yang menjadi kontradiktif ketika si pengajar / guru adalah homoseksual.
Choa - 01/12/2011 05:36 PM
#1556

Quote:
Original Posted By widya poetra
Ybhi:

@Yani,


Di budha gak dilarang. beer:
Berarti dari segi agama ada yang gak melarang.

Kalau aliran kepercayaan,
meneketeh. hammer:


Cabut ah...ngacir:


sebaiknya statement ente ditarik mads

kalau ngak ane cabut pengakuan ente sebagai intelectual debater
karena ada aturanya di Vinaya sebagai "guru" aka pendidik
Choa - 01/12/2011 05:39 PM
#1557

Quote:
Original Posted By angling.kusumo
haaa... anjrit. meskipun gw gak menolak keberadaan para homosexual, tapi kalo disuruh ngelestariin ntar dulu.!
dalam tujuan dan fungsi yang sama, mendingan gw ngelestariin genit: lesbi. ngakaks

.

btw, untuk membantai secara tuntas argumen dari pihak anti homo, sebelumnya gw mengajukan ngajukan pertanyaan bunuh diri seperti yang di bawah ini.


tapi kenapa ga ada yang jawab yah.? confused:
apa ga ada yang mampu jawab.?
atau mungkin takut kalah.?
atau mungkin karena para anti homosexual aslinya pada maho

ngakak


Quote:
Original Posted By prop1000
apa boleh buat, gw jd pro-pelarangan.
beware! army:woy, ini bukan 1 pertanyaan tapi berondongan pertanyaan nohope:

organ seksual, kalau kita tarik paling mendasar, fungsinya adalah reproduksi.
jadi berdasarkan fungsi yang paling hakiki ini, homo adalah penyimpangan.

bahwa kemudian berkembang menjadi fungsi rekreasi, tidak membuat fungsi dasar tadi menjadi hilang.


teng...tong.......1-o, buat prop1000

ane jadi juri aja dah

lanjutkan juri harus netral kecuali terhadap vbotmads
Choa - 01/12/2011 05:41 PM
#1558

Quote:
Original Posted By angling.kusumo
let's get it on. army:



lo salah besar kalo lo bilang fungsi dasar organ sexual adalah (hanyalah) reproduksi/prokreasi. dan kemudian lo memarginalkan fungsi rekreasi sebagai hanya sebuah kembangan.

tapi debatnya gw lanjutin entar malem, sekarang gw kudu cabut.
ngacir:


Quote:
Original Posted By prop1000
sebelumnya gw ajarin dikit nih buat yang pilih pro-pelarangan atau berdebat secara umum, serang dari hal yang paling mendasar!

argumen kontra selalu menggiring opini bahwa gay adalah perbedaan bukan kelainan/penyimpangan. accepted when sex functioning as recreational.

tapi kita disini bicara lembaga pendidikan dimana seks adalah recreational function bukan bagian dari apa yang hendak diajarkan/dididik dari siswa.

hal yang ingin diajarkan kepada siswa adalah seks sebagai fungsi reproduksi. ini yang menjadi kontradiktif ketika si pengajar / guru adalah homoseksual.


teng...tong...2-0

terpaksa ngaboor si angling.kusumo apa mbah dukun sumo, atau maho
widya poetra - 01/12/2011 05:49 PM
#1559

Ybhi:

Quote:
Original Posted By Choa
sebaiknya statement ente ditarik mads

kalau ngak ane cabut pengakuan ente sebagai intelectual debater
karena ada aturanya di Vinaya sebagai "guru" aka pendidik

Di-elaborate lagi dong, gan.
Antara bikkhu, bikkhuni dengan yang awam kan beda. beer:
Emang kalo pendidik kudu jadi bikkhu/ni? confused: hammer:



Konter prop pake postingannya sendiri boleh nggak ya? malus
Kalo gak salah dulu prop sempet bikin tret tentang pernikahan sesama jenis.
Choa - 01/12/2011 05:55 PM
#1560

Quote:
Original Posted By widya poetra
Ybhi:


Di-elaborate lagi dong, gan.
Antara bikkhu, bikkhuni dengan yang awam kan beda. beer:
Emang kalo pendidik kudu jadi bikkhu/ni? confused: hammer:


secaya vinaya begitu, bhikku/bhikkhuni itu disebut bhante atau bahasa indonesianya "guru"

so guru indentik dengan pendidik (dari jaman dulu sampai sekarang) maka ada pelaranganya malah lebih ketat.
(ini berlaku untuk guru di bidang ke agamaan)

jaman sekarang karena bhikkhu/bhikkhuni sedikit ada istilah pandita, nah ini umat awam yang mengantikan fungsi bhikkhu jika tidak cukup para bhikkhu untuk melakukan tugas pengajaran karena tidak resmi maka hukum yang menjadi acuan juga tidak resmi (tidak ada di vinaya) tetapi ada beberapa sarat "tentang kenormalan" \)

biasanya di buddhis untuk guru yang bukan bergerak di bidang agama atau guru dharma akan mengacu standard ini, (moralitasnya)

kali ini ente tarik ngak statement awal mads
Page 78 of 332 | ‹ First  < 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 >  Last ›
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?