DEBATE CLUB
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?
Total Views: 126104 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 79 of 332 | ‹ First  < 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 >  Last ›

Choa - 01/12/2011 05:57 PM
#1561

Quote:
Original Posted By widya poetra
Ybhi:

Konter prop pake postingannya sendiri boleh nggak ya? malus
Kalo gak salah dulu prop sempet bikin tret tentang pernikahan sesama jenis.


menarik,

itu anjing buduk prop emang ngak konsistent
seperti bajing loncat

bantai wid army:
widya poetra - 01/12/2011 06:08 PM
#1562

Ybhi:

Quote:
Original Posted By Choa
secaya vinaya begitu, bhikku/bhikkhuni itu disebut bhante atau bahasa indonesianya "guru"

so guru indentik dengan pendidik (dari jaman dulu sampai sekarang) maka ada pelaranganya malah lebih ketat.
(ini berlaku untuk guru di bidang ke agamaan)

jaman sekarang karena bhikkhu/bhikkhuni sedikit ada istilah pandita, nah ini umat awam yang mengantikan fungsi bhikkhu jika tidak cukup para bhikkhu untuk melakukan tugas pengajaran karena tidak resmi maka hukum yang menjadi acuan juga tidak resmi (tidak ada di vinaya) tetapi ada beberapa sarat "tentang kenormalan" \)

biasanya di buddhis untuk guru yang bukan bergerak di bidang agama atau guru dharma akan mengacu standard ini, (moralitasnya)

kali ini ente tarik ngak statement awal mads

Enggak lah,
di vinaya aja ada larangan berhubungan seksual.
Berarti kalo beragama Budha, kalo jadi guru/dosen entah itu bidang bahasa atau sejarah atau sains, masak harus selibat. hammer:

Jadi ane gak narik statemen awal,
kecuali ada penghuni ABBM yang cmiiw.


Quote:
Original Posted By Choa
menarik,

itu anjing buduk prop emang ngak konsistent
seperti bajing loncat

bantai wid army:

Enggak ah,
masih satu perguruan, ane gak enak. malus


@ki kusumo,
coba dibaca tret yang ini [CLEAN] Gay Marriage !! oleh Prop1ribu
prop1000 - 01/12/2011 07:09 PM
#1563

Quote:
Original Posted By widya poetra
--cut--
Konter prop pake postingannya sendiri boleh nggak ya? malus
Kalo gak salah dulu prop sempet bikin tret tentang pernikahan sesama jenis.
masih konsisten kok wid.
kalau bicara pernikahan, seks tentu bukan sekedar reproduksi.

disini gw mau menekankan bahwa seks dalam terminologi pendidikan bukanlah fungsi rekreasional.

adakah sekolah mengajarkan:
- posisi-posisi bercinta?
- bagaimana memuaskan pasangan?
atau malah mengajarkan coli pake vaseline lebih baik daripada pakai sabun?

tidak! kenapa? karena fungsi rekreasional tidak diajarkan di lembaga pendidikan. yang dikenal hanya fungsi reproduksi. ini tentu kontradiktif dengan homoseksual. jadi sah disebut menyimpang. jadi sah untuk DILARANG !!
Choa - 01/12/2011 07:36 PM
#1564

Quote:
Original Posted By widya poetra
Ybhi:


Enggak lah,
di vinaya aja ada larangan berhubungan seksual.
Berarti kalo beragama Budha, kalo jadi guru/dosen entah itu bidang bahasa atau sejarah atau sains, masak harus selibat. hammer:

Jadi ane gak narik statemen awal,
kecuali ada penghuni ABBM yang cmiiw.


..capedes
Quote:
Original Posted By widya poetra



Enggak ah,
masih satu perguruan, ane gak enak. malus



halah bilang aja ente takut dan ngak level sama dia thumbdown
widya poetra - 01/12/2011 08:19 PM
#1565

Ybhi:

Quote:
Original Posted By Choa
..capedes

halah bilang aja ente takut dan ngak level sama dia thumbdown

Keliru, gan.
Sebenarnya ane takut sama ki kusumo,
takut dipelet -eh- disantet. takuts:
angling.kusumo - 01/12/2011 11:50 PM
#1566

Quote:
Original Posted By Choa
teng...tong.......1-o, buat prop1000


Quote:
Original Posted By Choa
teng...tong...2-0

haha… gw blom mulai aja udah di pontenin. dasar maho

Quote:
Original Posted By widya poetra
Ybhi:
@ki kusumo,
coba dibaca tret yang ini [CLEAN] Gay Marriage !! oleh Prop1ribu

thanks wid. but no thanks.

.

Quote:
Original Posted By prop1000
sebelumnya gw ajarin dikit nih buat yang pilih pro-pelarangan atau berdebat secara umum, serang dari hal yang paling mendasar!

argumen kontra selalu menggiring opini bahwa gay adalah perbedaan bukan kelainan/penyimpangan. accepted when sex functioning as recreational.

tapi kita disini bicara lembaga pendidikan dimana seks adalah recreational function bukan bagian dari apa yang hendak diajarkan/dididik dari siswa.

hal yang ingin diajarkan kepada siswa adalah seks sebagai fungsi reproduksi. ini yang menjadi kontradiktif ketika si pengajar / guru adalah homoseksual.


kontradiktif.? ni beberapa flaws dalam argumen lo.
1. dalam bidang profesionalitas, apa yang dilakukan dalam pekerjaan terpisah dari apa yang dilakukan diluar pekerjaan. dan itu titik.
2. topik perdebatan ini bukan tentang gay/lesbian yang mengajarkan pendidikan sex. tapi tentang gay/lesbian bekerja di lembaga pendidikan. so, dalam perdebatan ini kontradiksi yang lo sebutkan itu out of the question. note that.
3. yang lo sampaikan itu (sadly) salah.
4. kalaupun kontradiksi yang lo sampaikan itu benar, bekerja dalam lembaga pendidikan tak harus mengajar tentang seksualitas bukan.?
5. susu.

tapi biarlah. mari kita singkirkan itu. karena itu bukan apa yang mau gw bahas. disini gw akan memperlihatkan apakah gay/lesbian itu bisa dikatakan sebagai penyimpangan.?

.

sekarang perhatikan baik2. ini bukan oot. ini gw sampaikan karena gw akan meletakkan sedikit dasar logis sederhana untuk argumen2 gw (yang mungkin akan gw tulis) selanjutnya yang mungkin ente2 sekalian belum pernah tahu (dan ga akan pernah tahu kalo gw ga kasih tahu ngakaks).

.

kalau kita kembali kepada fungsi fisik umum organ sexual kita, memang kita akan mendapati bahwa prilaku sexual kita ini ada karena sebuah alasan klasik. EKSISTENSI.! aktifitas seksual sebagai aksi prokreasi yang merujuk kepada pemenuhan kita, sebagai umat manusia dalam gerakannya menjaga keeksistensian (keberadaan) umat manusia. so,,, atas alasan itu banyak orang yang dengan ringan menyatakan, "aksi seksual (persenggamaan) hakikinya adalah PROKREASI.! dan rekreasi itu hanyalah kembangan."
is that true.?
nih gw kutip lagi perkataannya si prop.
Quote:
Original Posted By prop1000
organ seksual, kalau kita tarik paling mendasar, fungsinya adalah reproduksi.
jadi berdasarkan fungsi yang paling hakiki ini, homo adalah penyimpangan.

bahwa kemudian berkembang menjadi fungsi rekreasi, tidak membuat fungsi dasar tadi menjadi hilang.


ya benar, bahwa salah satu fungsi dari organ seksual dan antek2nya adalah prokreasi. tapi bukan hanya itu. ada satu fungsi yang lebih dasar yang jika tanpanya maka aksi prokreasi itu tak akan terlaksana. REKREASI.!

tanpa rekreasi tak kan ada prokreasi.! lo paham kan.?
orang punya (banyak) anak karena (sering) bersenggama. orang suka (sering) bersenggama karena berseggama itu uwenakkhh. genit:
kalo bersenggama itu gak enak atau bahkan menyakitkan lo mau.? kalo lo ga mau bersenggama, kalo lo ga bersenggama, apa ada tuh yang namanya prokreasi seksual.?

do you see... yang pertama yang mau gua kasih tau sama lo lo semua is,,, aktifitas seksual sebagai rekreasi itu fitrah bagi manusisa.! it is at the very basic.! alami, as natural as it can be.! dan itu bukan penyimpangan (meskipun memang dapat menimbulkan penyimpangan saat ketemu sebuah persimpangan. wich is relatively relative).

.

sekarang kita akan mulai mendekat ke arah konteks perdebatan ini.
kedua. kita selayaknya memahami bahwa sex, sexual, sexualitas, aksi sexual, tidak hanya terbatas pada persenggamaan belaka. saat kita berjabat tangan, mencium pipi, membelai rambut, memeluk, berangkulan, adalah contoh2 aksi seksual dalam konteksnya yang general.
ps: kalo lo ga bisa memahami ini, mendingan belajar dulu sono sama freud n locke.

.

masuk kedalam masalah gay dan/atau lesbian dkk.
ketiga. bagi gay dan/atau lesbian, aksi sexual yang mereka lakukan berada dalam konteks rekreasi, dan berhenti pada konteks rekreasi. karena memang their genital structure does not match for a reproduction process to occur. namun hal itu tidak menjadikan mereka menyimpang. (baca argumen pertama)
hanya saja, imho, memang jika kita melihatnya dari satu, kesatuan kelengkapan fungsi, hal itu dapat dikatakan sebagai sesuatu yang 'incomplete'.

perhatikan.! bukan menyimpang. tapi kurang/tidak lengkap.!
(sekali lagi, meskipun memang dapat menimbulkan penyimpangan saat ketemu sebuah persimpangan. wich is relatively relative).

.

keempat. kita akan mengupas sedikit tentang apa itu pendidikan, dan apa itu institusi pendidikan dalam kelayakannya.

apa itu tujuan pendidikan.? pada dasarnya, pendidikan untuk menginformasikan, mengajarkan - mendidik agar sang terdidik mempunyai bekal pengetahuan yang layak untuk menghadapi tantangan kehidupan.

mendidik.? ya. memberikan informasi universal that scientifically proven, true. data. dan kemudian mengajarkan bagaimana cara menggunakan data itu, informasi itu untuk menyelesaikan suatu kasus/permasalahan. mendidik konsep2 dasar 'kebenaran' universal (unbiased).

institusi pendidikan.? adalah sebuah badan/lembaga yang menyediakan sistem dan ruang bagi terjadinya proses pendidikan tersebut di atas. providing a space for user to learn an (hopefully) unbiased version of information, knowledge.

.

cmiiw...

.

kelima. gay/lesbian bekerja dalam lembaga/institusi pendidikan.
hmm,,, let see...
1. gay/lesbi >-- penyimpangan.? nahhh... (sebetulnya alasan ini saja sudah cukup. tapi well,,, )
2. pendidikan >- memberikan informasi tentang scientifically proven universal truth (yang hopefully unbiased) >- bahwa gay/lesbian bukanlah penyimpangan merupakan scientifically proven universal truth (paling tidak saat ini) >- gay/lesbian + pendidikan = an ok.

umm,,. selain dari konsep kerdil usang yang ada diotak yang berkarat akibat dari bertahun-tahun gempuran doktrin agama dan budaya yang sudah berdebu, saya tidak melihat alasan untuk mengatakan tidak...

atau mungkin anda dapat menunjukannya kepada saya.?

.

cukup dulu. your turn.
give me your best punch prop. army:
angling.kusumo - 02/12/2011 01:18 AM
#1567

oh iya. ada yang kelupaan yang mau gw sampaikan.

fyi prop.
coli pake waterbased lubricating gel lebih baik dari pada pake vaseline. thumbup:
Bombombastis - 02/12/2011 01:16 AM
#1568

gw baru pertama nih masuk nih thread,jd mau ngemukain pendapat ane ya

untuk jawabannya gw jawab bahwa gw SETUJU dengan "PELARANGAN GAY/LESBI BEKERJA DI LEMBAGA PENDIDIKAN"

GAY dan LESBI mnurut gw gk pantes dapet pekerjaan DIMANA PUN,apalagi di "LEMBAGA PENDIDIKAN"

KENAPA??? Pendapat gw sederhana yaitu udah kodrat manusia yg terlahir sebagai pria untuk menjadi pria "seutuhnya" dah yg terlahir sebagai wanita sebagai wanita "seutuhnya"..penyimpangan menjadi seorang GAY dan LESBI itu mnurut gw mutlak faktor LINGKUNGAN.
Kalau pandangan yg namanya GAY dan LESBI didiskriminasikan,gk akan ada tuh yg namanya gay ato lesbian,kalau dari anak-anak(dari mulai tuh anak lahir) udah dikasi pandangan bahwa GAY dan LESBI adalah hal yg sangat menjijikkan maka tuh anak gk akan tuh jadi bentuk dari hal najis kayak gitu,kalo "dari lahir" brarti udah jelas kesalahan pertamanya dari orang tua yg terjadi kesalahan dalam mendidik,stidaknya 50% kesalahan didikan dari orang tua.
Jadi kesimpulan gw jelas "LINGKUNGAN" penyebabnya.
Bicara mengenai Lingkungan Lembaga Pendidikan???LEMBAGA PENDIDIKAN LUAS,tapi disamping itu gw satukan smua aspeknya dari guru,dosen,tata usaha dll menjadi satu yaitu "PENDIDIK".Kalo si pendidik aja kelakuannya udah salah gk mungkin anaknya bisa bener gan. ibarat orang tua yg perokok melarang anaknya untuk tidak merokok,itu udah merupakan KEBODOHAN BESAR.

gw baca di beberapa argumen di thread ini mengenai profesionalisme pekerjaan merupakan alasan gay dan lesbi diperbolehkan dipekerjakan di lembaga pendidikan
Kalo bicara mengenai PROFESIONALISME PEKERJAAN,mnurut saya itu omong kosong bila seorang GAY dan LESBI Profesional dalam pekerjaannya,kenapa?karena dari awal mreka lahir aja mreka gk bisa profesional dalam kehidupannya,bgitu mreka lahir sebagai pria atau wanita berarti pekerjaan mreka pertama didunia adalah jadi seorang pria atau wanita sesuai jenis kelaminnya,jadi mengapa saya harus menyebut mreka profesional dalam pekerjaan kalo mreka aja gk bisa profesional menjadi "dirinya" yg "seutuhnya"?

skali lagi ini hanya pendapat saya..trimakasih iloveindonesias
angling.kusumo - 02/12/2011 01:28 AM
#1569

Quote:
Original Posted By Bombombastis
Kalo bicara mengenai PROFESIONALISME PEKERJAAN,mnurut saya itu omong kosong bila seorang GAY dan LESBI Profesional dalam pekerjaannya,kenapa?karena dari awal mreka lahir aja mreka gk bisa profesional dalam kehidupannya,bgitu mreka lahir sebagai pria atau wanita berarti pekerjaan mreka pertama didunia adalah jadi seorang pria atau wanita sesuai jenis kelaminnya,jadi mengapa saya harus menyebut mreka profesional dalam pekerjaan kalo mreka aja gk bisa profesional menjadi "dirinya" yg "seutuhnya"?

skali lagi ini hanya pendapat saya..trimakasih iloveindonesias


lelaki profesional dan wanita profesional
ngakak ngakak ngakak
Bombombastis - 02/12/2011 01:57 AM
#1570

Quote:
Original Posted By angling.kusumo
lelaki profesional dan wanita profesional
ngakak ngakak ngakak


Iyalah gan,kalo lahir jadi cowok ya jadi cowok yg "bener",kalo lahir jadi cewek ya jadi cewek yg "bener",gw gk mau generasi kebawah jadi gay ato lesbi,kalo generasi yg skarang kan tuh gay sama lesbi jg gk lama bakal mati,nah generasi yg baru pada lahir ini jangan sampe kayak mreka.

kan lebih enak denger lelaki profesional dan wanita profesional,dari pada kayak yg agan bilang "Gay profesional dan Lesbi profesional"
ngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakak
ngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakak
ngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakak
ngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakak
ngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakak
ngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakak
ngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakak
ngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakak
ngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakakngakak
angling.kusumo - 02/12/2011 02:22 AM
#1571

Quote:
Original Posted By Bombombastis
lelaki profesional dan wanita profesional,dari pada kayak yg agan bilang "Gay profesional dan Lesbi profesional"

ngakaks laki2 profesional >-- laki2 yang berprofesi sebagai laki2 ya gan. bingung ane ngebayanginnya gan ngakaks
Bombombastis - 02/12/2011 03:13 AM
#1572

Quote:
Original Posted By angling.kusumo
ngakaks laki2 profesional >-- laki2 yang berprofesi sebagai laki2 ya gan. bingung ane ngebayanginnya gan ngakaks


hahahahahahahaha,ane mikirnya pake logika dasar aja gan,jaman skarang tuh laki laki dah jadi profesi karena gay dimana2,bencong dimana2,nah kalo laki-laki yg berprofesi sebagai wanita itu baru namanya "GAY PROFESIONAL" kayak yg agan bilang itu tuhhhhh.hahahahhahahahaaha.ini "profesi" dalam lingkup kehidupannya gan,bukan "profesi" dalam mencari nafkah,orang berpendidikan pasti bisa ngerti kok gan,tapi sayangnya untuk ngerti hal ini ane gk bingung kok gan,soalnya ane mikir pake logika,bukan pake dibayang2in kayak yg agan lakuin,jaman skarang tuh yg pake dibayang2in cuma coli aja gan,agan keseringan pake waterbased lubricating gel sihhhhhhh..
Quote:
Original Posted By angling.kusumo
oh iya. ada yang kelupaan yang mau gw sampaikan.

fyi prop.
coli pake waterbased lubricating gel lebih baik dari pada pake vaseline. thumbup:


ngakak ngakak ngakak ngakak ngakak ngakak ngakak

ngakak ngakak ngakak ngakak ngakak ngakak ngakak

ngakak ngakak ngakak ngakak ngakak ngakak ngakak

ngakak ngakak ngakak ngakak ngakak ngakak ngakak

ngakak ngakak ngakak ngakak ngakak ngakak ngakak
angling.kusumo - 02/12/2011 04:07 AM
#1573

Quote:
Original Posted By Bombombastis
hahahahahahahaha,ane mikirnya pake logika dasar aja gan,jaman skarang tuh laki laki dah jadi profesi karena gay dimana2,bencong dimana2,nah kalo laki-laki yg berprofesi sebagai wanita itu baru namanya "GAY PROFESIONAL" kayak yg agan bilang itu tuhhhhh.hahahahhahahahaaha.ini "profesi" dalam lingkup kehidupannya gan,bukan "profesi" dalam mencari nafkah,orang berpendidikan pasti bisa ngerti kok gan,tapi sayangnya untuk ngerti hal ini ane gk bingung kok gan,soalnya ane mikir pake logika,bukan pake dibayang2in kayak yg agan lakuin,jaman skarang tuh yg pake dibayang2in cuma coli aja gan,agan keseringan pake waterbased lubricating gel sihhhhhhh..


nohope: iya aja deh gan. agan emang berpendidikan. logika ente emang 'paten'. nohope:
keeope - 02/12/2011 05:25 AM
#1574

ya jelaas gak boleh, bisa ditiru para muridnya donk...kalau buat kerja di salon atau di modsite or bengkel, pekerjaan dibalik layar, sih masih boleh lah ya...mau dapat makan darimana kalau semua-semua gak boleh. (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?
prop1000 - 02/12/2011 09:19 AM
#1575

Quote:
Original Posted By angling.kusumo
Spoiler for "quote"
haha… gw blom mulai aja udah di pontenin. dasar maho


thanks wid. but no thanks.

.



kontradiktif.? ni beberapa flaws dalam argumen lo.
1. dalam bidang profesionalitas, apa yang dilakukan dalam pekerjaan terpisah dari apa yang dilakukan diluar pekerjaan. dan itu titik.
2. topik perdebatan ini bukan tentang gay/lesbian yang mengajarkan pendidikan sex. tapi tentang gay/lesbian bekerja di lembaga pendidikan. so, dalam perdebatan ini kontradiksi yang lo sebutkan itu out of the question. note that.
3. yang lo sampaikan itu (sadly) salah.
4. kalaupun kontradiksi yang lo sampaikan itu benar, bekerja dalam lembaga pendidikan tak harus mengajar tentang seksualitas bukan.?
5. susu.

tapi biarlah. mari kita singkirkan itu. karena itu bukan apa yang mau gw bahas. disini gw akan memperlihatkan apakah gay/lesbian itu bisa dikatakan sebagai penyimpangan.?

.

sekarang perhatikan baik2. ini bukan oot. ini gw sampaikan karena gw akan meletakkan sedikit dasar logis sederhana untuk argumen2 gw (yang mungkin akan gw tulis) selanjutnya yang mungkin ente2 sekalian belum pernah tahu (dan ga akan pernah tahu kalo gw ga kasih tahu ngakaks).

.

kalau kita kembali kepada fungsi fisik umum organ sexual kita, memang kita akan mendapati bahwa prilaku sexual kita ini ada karena sebuah alasan klasik. EKSISTENSI.! aktifitas seksual sebagai aksi prokreasi yang merujuk kepada pemenuhan kita, sebagai umat manusia dalam gerakannya menjaga keeksistensian (keberadaan) umat manusia. so,,, atas alasan itu banyak orang yang dengan ringan menyatakan, "aksi seksual (persenggamaan) hakikinya adalah PROKREASI.! dan rekreasi itu hanyalah kembangan."
is that true.?
nih gw kutip lagi perkataannya si prop.


ya benar, bahwa salah satu fungsi dari organ seksual dan antek2nya adalah prokreasi. tapi bukan hanya itu. ada satu fungsi yang lebih dasar yang jika tanpanya maka aksi prokreasi itu tak akan terlaksana. REKREASI.!

tanpa rekreasi tak kan ada prokreasi.! lo paham kan.?
orang punya (banyak) anak karena (sering) bersenggama. orang suka (sering) bersenggama karena berseggama itu uwenakkhh. genit:
kalo bersenggama itu gak enak atau bahkan menyakitkan lo mau.? kalo lo ga mau bersenggama, kalo lo ga bersenggama, apa ada tuh yang namanya prokreasi seksual.?

do you see... yang pertama yang mau gua kasih tau sama lo lo semua is,,, aktifitas seksual sebagai rekreasi itu fitrah bagi manusisa.! it is at the very basic.! alami, as natural as it can be.! dan itu bukan penyimpangan (meskipun memang dapat menimbulkan penyimpangan saat ketemu sebuah persimpangan. wich is relatively relative).

.

sekarang kita akan mulai mendekat ke arah konteks perdebatan ini.
kedua. kita selayaknya memahami bahwa sex, sexual, sexualitas, aksi sexual, tidak hanya terbatas pada persenggamaan belaka. saat kita berjabat tangan, mencium pipi, membelai rambut, memeluk, berangkulan, adalah contoh2 aksi seksual dalam konteksnya yang general.
ps: kalo lo ga bisa memahami ini, mendingan belajar dulu sono sama freud n locke.

.

masuk kedalam masalah gay dan/atau lesbian dkk.
ketiga. bagi gay dan/atau lesbian, aksi sexual yang mereka lakukan berada dalam konteks rekreasi, dan berhenti pada konteks rekreasi. karena memang their genital structure does not match for a reproduction process to occur. namun hal itu tidak menjadikan mereka menyimpang. (baca argumen pertama)
hanya saja, imho, memang jika kita melihatnya dari satu, kesatuan kelengkapan fungsi, hal itu dapat dikatakan sebagai sesuatu yang 'incomplete'.

perhatikan.! bukan menyimpang. tapi kurang/tidak lengkap.!
(sekali lagi, meskipun memang dapat menimbulkan penyimpangan saat ketemu sebuah persimpangan. wich is relatively relative).

.

keempat. kita akan mengupas sedikit tentang apa itu pendidikan, dan apa itu institusi pendidikan dalam kelayakannya.

apa itu tujuan pendidikan.? pada dasarnya, pendidikan untuk menginformasikan, mengajarkan - mendidik agar sang terdidik mempunyai bekal pengetahuan yang layak untuk menghadapi tantangan kehidupan.

mendidik.? ya. memberikan informasi universal that scientifically proven, true. data. dan kemudian mengajarkan bagaimana cara menggunakan data itu, informasi itu untuk menyelesaikan suatu kasus/permasalahan. mendidik konsep2 dasar 'kebenaran' universal (unbiased).

institusi pendidikan.? adalah sebuah badan/lembaga yang menyediakan sistem dan ruang bagi terjadinya proses pendidikan tersebut di atas. providing a space for user to learn an (hopefully) unbiased version of information, knowledge.

.

cmiiw...

.

kelima. gay/lesbian bekerja dalam lembaga/institusi pendidikan.
hmm,,, let see...
1. gay/lesbi >-- penyimpangan.? nahhh... (sebetulnya alasan ini saja sudah cukup. tapi well,,, )
2. pendidikan >- memberikan informasi tentang scientifically proven universal truth (yang hopefully unbiased) >- bahwa gay/lesbian bukanlah penyimpangan merupakan scientifically proven universal truth (paling tidak saat ini) >- gay/lesbian + pendidikan = an ok.

umm,,. selain dari konsep kerdil usang yang ada diotak yang berkarat akibat dari bertahun-tahun gempuran doktrin agama dan budaya yang sudah berdebu, saya tidak melihat alasan untuk mengatakan tidak...

atau mungkin anda dapat menunjukannya kepada saya.?

.

cukup dulu. your turn.
give me your best punch prop. army:

sorry, bahasan profesionalitas serta apa itu mendidik disimpen dulu. nanti dibahas setelah urusan pengertian seks di lembaga pendidikan rampung.

dan gw sama sekali tidak hendak membawa2 urusan agama disini, jadi tolong disimpan dulu ceramah2 soal itu.

===

loe mau bilang fungsi reproduksi & rekreasi tidak bisa dipisahkan, fine!
i have nothing to argue.

tapi disini kita bicara apakah fungsi rekreasi tersebut diakui atau bagian dari pengajaran atau tidak. jawabnya: tidak!

jadi pengertian seks dalam kacamata lembaga pendidikan adalah fungsi reproduksi saja.

gw kasih ilustrasi.

bajaj (homo) adalah alat transportasi (rekreasi). mobil (hetero) adalah alat transportasi. bajaj & mobil adalah alat transportasi yang berbeda.

mobil adalah kendaraan roda empat (reproduksi). bajaj bukan kendaraan roda empat.

nah, dalam terminologi pendidikan, seks itu alat transportasi atau kendaraan roda empat??

kecuali loe membantah bahwa fungsi rekreasi DIAJARKAN di sekolah. silahkan ajukan buktinya kalau memang diajarkan. army:
kalau memang tidak diajarkan, loe harus setuju bahwa perilaku homoseksual adalah MENYIMPANG dalam hubungannya dengan alat reproduksi.
angling.kusumo - 02/12/2011 10:57 AM
#1576

Quote:
Original Posted By prop1000
sorry, bahasan profesionalitas serta apa itu mendidik disimpen dulu. nanti dibahas setelah urusan pengertian seks di lembaga pendidikan rampung.

shakehand seperti yang gw katakan sebelumnya, gw juga cuma meletakkan dasar kok.

Quote:
dan gw sama sekali tidak hendak membawa2 urusan agama disini, jadi tolong disimpan dulu ceramah2 soal itu.

agama.? bingungs
maksud lo kata2 "fitrah".? ngakaks it's just a word prop.
anyway shakehand gw juga ga bermaksud bawa2 agama disini.


Quote:
loe mau bilang fungsi reproduksi & rekreasi tidak bisa dipisahkan, fine!
i have nothing to argue.

bukan seperti itu.
tapi,,, untuk sementara ini ok lah kalo lo nangkepnya seperti itu.
shakehand

Quote:
tapi disini kita bicara apakah fungsi rekreasi tersebut diakui atau bagian dari pengajaran atau tidak. jawabnya: tidak!

jadi pengertian seks dalam kacamata lembaga pendidikan adalah fungsi reproduksi saja.

gw kasih ilustrasi.

bajaj (homo) adalah alat transportasi (rekreasi). mobil (hetero) adalah alat transportasi. bajaj & mobil adalah alat transportasi yang berbeda.

mobil adalah kendaraan roda empat (reproduksi). bajaj bukan kendaraan roda empat.

nah, dalam terminologi pendidikan, seks itu alat transportasi atau kendaraan roda empat??

kecuali loe membantah bahwa fungsi rekreasi DIAJARKAN di sekolah. silahkan ajukan buktinya kalau memang diajarkan. army:
kalau memang tidak diajarkan, loe harus setuju bahwa perilaku homoseksual adalah MENYIMPANG dalam hubungannya dengan alat reproduksi.

capedes wah wah wah... kayaknya oerientasi lo agak lost disini.
kalau yang kita bicarakan adalah realitas (khususnya di indonesia sini), gw (pihak kontra pelarangan) udah kalah dari awal2 prop. karena pada realitanya kalo ada guru gay/lesbi (kemungkinan besar) bakal kena banned tuh. jangankan di indonesia yang mayoritas masyarakatnya masih kulturalis agamis, di amrik yang notabene negara sekuler aja pada tahun 2010an, sekitar lebih dari ±40% masyarakatnya masih belum dapat menerima hubungan antar gender yang sama sebagai sesuatu yang tidak salah. (data diambil dari General Social Survey 1973- 2010). dan gw asumsikan, yang menolak homosexual sebagai guru tentu akan lebih tinggi lagi prosentasenya.

tentunya lo ga perlu gw kasih tahu kan, bahwa perdebatan itu terjadi justru karena adanya perbedaan antara ide2 kita tentang apa yang kita anggap benar dan kenyataan yang ada dilapangan. dan perdebatan itu adalah upaya untuk mempresentasikan ide2 itu dengan alur logis dan disertai data2 yang terbukti secara ilmiah agar bisa diterima oleh yang lain (yang mampu berpikir logis), dan kemudian (hopefully), jka banyak yang bisa menerima maka secara perlahan kenyataan yang ada dilapangan itu akan berubah menjadi seperti apa yang ada dalam ide2 kita tadi.

jadi, pertanyaan lo ga valid prop. kita di sini bukan berdebat tentang realita apa yang terjadi di lapangan.
(kalo cuma itu mah kaga perlu pake debat. :nohope\).

sekarang gini aja deh. kalau lo bisa menyajikan logika yang layak dengan disertai data yang valid tentang mengapa seharusnya homosexual itu tidak diperbolehkan mengajar di institusi pendidikan, silahkan utarakan. gw pengen denger.

kalau tidak, ya akui aja kekalahan lo. army:
prop1000 - 02/12/2011 11:04 AM
#1577

Quote:
Original Posted By angling.kusumo
shakehand seperti yang gw katakan sebelumnya, gw juga cuma meletakkan dasar kok.


agama.? bingungs
maksud lo kata2 "fitrah".? ngakaks it's just a word prop.
anyway shakehand gw juga ga bermaksud bawa2 agama disini.



bukan seperti itu.
tapi,,, untuk sementara ini ok lah kalo lo nangkepnya seperti itu.
shakehand


capedes wah wah wah... kayaknya oerientasi lo agak lost disini.
kalau yang kita bicarakan adalah realitas (khususnya di indonesia sini), gw (pihak kontra pelarangan) udah kalah dari awal2 prop. karena pada realitanya kalo ada guru gay/lesbi (kemungkinan besar) bakal kena banned tuh. jangankan di indonesia yang mayoritas masyarakatnya masih kulturalis agamis, di amrik yang notabene negara sekuler aja pada tahun 2010an, sekitar lebih dari ±40% masyarakatnya masih belum dapat menerima hubungan antar gender yang sama sebagai sesuatu yang tidak salah. (data diambil dari general society survey 1973- 2010). dan gw asumsikan, yang menolak homosexual sebagai guru tentu akan lebih tinggi lagi prosentasenya.

tentunya lo ga perlu gw kasih tahu kan, bahwa perdebatan itu terjadi justru karena adanya perbedaan antara ide2 kita tentang apa yang kita anggap benar dan kenyataan yang ada dilapangan. dan perdebatan itu adalah upaya untuk mempresentasikan ide2 itu dengan alur logis dan disertai data2 yang terbukti secara ilmiah agar bisa diterima oleh yang lain (yang mampu berpikir logis), dan kemudian (hopefully), jka banyak yang bisa menerima maka secara perlahan kenyataan yang ada dilapangan itu akan berubah menjadi seperti apa yang ada dalam ide2 kita tadi.

jadi, pertanyaan lo ga valid prop. kita di sini bukan berdebat tentang realita apa yang terjadi di lapangan.
(kalo cuma itu mah kaga perlu pake debat. :nohope\).

sekarang gini aja deh. kalau lo bisa menyajikan logika yang layak dengan disertai data yang valid tentang mengapa seharusnya homosexual itu tidak diperbolehkan mengajar di institusi pendidikan, silahkan utarakan. gw pengen denger.

kalau tidak, ya akui aja kekalahan lo. army:

aih, you tidak nyambung you.
gw bahkan sebenarnya belum memulai membahas soal homoseksual!

==

gw cuman membahas apakah fungsi rekreasional diakui/diajarkan di sekolah. that's it!

ini pijakan yang sangat mendasar karena akan menentukan kesimpulan2 selanjutnya.

coba jawaban loe disesuaikan dengan apa yang gw tuntut dari loe untuk membuat statement & back-up yang memadai dari statement tsb.

pernyataan gw jelas: fungsi seksual dalam terminologi pendidikan tidak mengenal seks sebagai fungsi rekreasi (hanya reproduksi).

silahkan dijawab, dan tolong jangan melantur kemana2 dolo'.
angling.kusumo - 02/12/2011 11:08 AM
#1578

Quote:
Original Posted By prop1000
aih, you tidak nyambung you.
gw bahkan sebenarnya belum memulai membahas soal homoseksual!

==

gw cuman membahas apakah fungsi rekreasional diakui/diajarkan di sekolah. that's it!

ini pijakan yang sangat mendasar karena akan menentukan kesimpulan2 selanjutnya.

coba jawaban loe disesuaikan dengan apa yang gw tuntut dari loe untuk membuat statement & back-up yang memadai dari statement tsb.

pernyataan gw jelas: fungsi seksual dalam terminologi pendidikan tidak mengenal seks sebagai fungsi rekreasi (hanya reprodukis).

silahkan dijawab, dan tolong jangan melantur kemana2 dolo'.

capedes ok gw akan ikuti dulu apa mau lo.

jawaban gw: untuk di indonesia, setahu gw aksi sexual sebagai aksi rekreasional tidak diajarkan. ga tau kalo dinegara lain.

so,,.?
prop1000 - 02/12/2011 11:22 AM
#1579

Quote:
Original Posted By angling.kusumo
capedes ok gw akan ikuti dulu apa mau lo.

jawaban gw: untuk di indonesia, setahu gw aksi sexual sebagai aksi rekreasional tidak diajarkan. ga tau kalo dinegara lain.

so,,.?
wrong answer. DDD
eh, itu berarti gw membantah diri gw sendiri yah. hammer:

jadi begini, seks sebagai fungsi rekreasi sebenarnya diajarkan. tapi di level mana dulu. bagaimana bisa seorang Naek L Tobing mendapat gelar seksolog kalau gak mendapat pendidikan formal? \)

jadi kita kerucutkan lembaga pendidikan disini sampai let's say SMA. dimana seks education adalah melulu soal reproduksi.

alasan tidak diajarkan simpel, belum cukup umur.
sex is so much fun that kids will get addicted.
umur yang terlalu dini yang dikhawatirkan akan mengesampingkan hal2 yang jauh lebih penting sebagai bekal masa depan.

ini adalah alasan yang sangat kuat kenapa adult content dibatasi hanya pada usia dewasa.

see? i am not even talking about gay at this stage.

===========

nah setelah kita sama2 mengakui fungsi rekreasi tidak dikenal di dunia pendidikan melainkan hanya fungsi reproduksi, tentu homoseksual adalah sesuatu yang menyimpang bukan lagi berbeda seperti pandangan seks yang lebih luas.

setuju sampai disini?
angling.kusumo - 02/12/2011 11:35 AM
#1580

Quote:
Original Posted By prop1000
wrong anwer. DDD
eh, itu berarti gw membantah diri gw sendiri yah. hammer:

jadi begini, seks sebagai fungsi rekreasi sebenarnya diajarkan. tapi di level mana dulu. bagaimana bisa seorang Naek L Tobing mendapat gelar seksolog kalau gak mendapat pendidikan formal? \)

jadi kita kerucutkan lembaga pendidikan disini sampai let's say SMA. dimana seks education adalah melulu soal reproduksi.

alasan tidak diajarkan simpel, belum cukup umur.
sex is so much fun that kids will get addicted.
umur yang terlalu dini yang dikhawatirkan akan mengesampingkan hal2 yang jauh lebih penting sebagai bekal masa depan.

ini adalah alasan yang sangat kuat kenapa adult content dibatasi hanya pada usia dewasa.

see? i am not even talking about gay at this stage.

===========

nah setelah kita sama2 mengakui fungsi rekreasi tidak dikenal di dunia pendidikan melainkan hanya fungsi reproduksi, tentu homoseksual adalah sesuatu yang menyimpang bukan lagi berbeda seperti pandangan seks yang lebih luas.

setuju sampai disini?


ngakak
Quote:
Original Posted By prop1000

tapi kita disini bicara lembaga pendidikan dimana seks adalah recreational function bukan bagian dari apa yang hendak diajarkan/dididik dari siswa.


Quote:
Original Posted By prop1000

disini kita bicara apakah fungsi rekreasi tersebut diakui atau bagian dari pengajaran atau tidak. jawabnya: tidak!


Quote:
Original Posted By prop1000

Quote:
Originally Posted by angling.kusumo
jawaban gw: untuk di indonesia, setahu gw aksi sexual sebagai aksi rekreasional tidak diajarkan. ga tau kalo dinegara lain.

so,,.?

wrong answer.


Quote:
Original Posted By prop1000

seks sebagai fungsi rekreasi sebenarnya diajarkan


Quote:
Original Posted By prop1000

nah setelah kita sama2 mengakui fungsi rekreasi tidak dikenal di dunia pendidikan melainkan hanya fungsi reproduksi

ngakak ngakak ngakak

okokokok lanjut. gw pengen liat sampe mana nih. ngakaks

Quote:
Original Posted By prop1000

setuju sampai disini?

ok saat ini gw akan berkata, setuju.! D

so,..?
Page 79 of 332 | ‹ First  < 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 >  Last ›
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > (Intelectual Debaters Club) Topik 35 : Perlukah UU Anti Penistaan Agama?