Budaya
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Budaya > Kesenian Wayang Golek
Total Views: 20172 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 41 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

Sikamari - 05/11/2011 09:56 AM
#1
Kesenian Wayang Golek
Kesenian Wayang Golek

Quote:
Asal - Usul

Kesenian Wayang Golek
Quote:
Asal mula wayang golek tidak diketahui secara jelas karena tidak ada keterangan lengkap, baik tertulis maupun lisan. Kehadiran wayang golek tidak dapat dipisahkan dari wayang kulit karena wayang golek merupakan perkembangan dari wayang kulit. Namun demikian, Salmun (1986) menyebutkan bahwa pada tahun 1583 Masehi Sunan Kudus membuat wayang dari kayu yang kemudian disebut wayang golek yang dapat dipentaskan pada siang hari. Sejalan dengan itu Ismunandar (1988) menyebutkan bahwa pada awal abad ke-16 Sunan Kudus membuat bangun 'wayang purwo' sejumlah 70 buah dengan cerita Menak yang diiringi gamelan Salendro. Pertunjukkannya dilakukan pada siang hari. Wayang ini tidak memerlukan kelir. Bentuknya menyerupai boneka yang terbuat dari kayu (bukan dari kulit sebagaimana halnya wayang kulit). Jadi, seperti golek. Oleh karena itu, disebut sebagai wayang golek.

Spoiler for Wayang Golek
[CENTER]Kesenian Wayang Golek
[/CENTER]
Quote:
Pada mulanya yang dilakonkan dalam wayang golek adalah ceritera panji dan wayangnya disebut wayang golek menak. Konon, wayang golek ini baru ada sejak masa Panembahan Ratu (cicit Sunan Gunung Jati (1540-1650)). Di sana (di daerah Cirebon) disebut sebagai wayang golek papak atau wayang cepak karena bentuk kepalanya datar. Pada zaman Pangeran Girilaya (1650-1662) wayang cepak dilengkapi dengan cerita yang diambil dari babad dan sejarah tanah Jawa. Lakon-lakon yang dibawakan waktu itu berkisar pada penyebaran agama Islam. Selanjutnya, wayang golek dengan lakon Ramayana dan Mahabarata (wayang golek purwa) yang lahir pada 1840 (Somantri, 1988).

Kelahiran wayang golek diprakarsai oleh Dalem Karang Anyar (Wiranata Koesoemah III) pada masa akhir jabatannya. Waktu itu Dalem memerintahkan Ki Darman (penyungging wayang kulit asal Tegal) yang tinggal di Cibiru, Ujung Berung, untuk membuat wayang dari kayu. Bentuk wayang yang dibuatnya semula berbentuk gepeng dan berpola pada wayang kulit. Namun, pada perkembangan selanjutnya, atas anjuran Dalem, Ki Darman membuat wayang golek yang membulat tidak jauh berbeda dengan wayang golek sekarang. Di daerah Priangan sendiri dikenal pada awal abad ke-19. Perkenalan masyarakat Sunda dengan wayang golek dimungkinkan sejak dibukanya jalan raya Daendels yang menghubungkan daerah pantai dengan Priangan yang bergunung-gunung. Semula wayang golek di Priangan menggunakan bahasa Jawa. Namun, setelah orang Sunda pandai mendalang, maka bahasa yang digunakan adalah bahasa Sunda.


Quote:
Jenis-jenis Wayang Golek


Quote:
Quote:
Ada tiga jenis wayang golek, yaitu: wayang golek cepak, wayang golek purwa, dan wayang golek modern. Wayang golek papak (cepak) terkenal di Cirebon dengan ceritera babad dan legenda serta menggunakan bahasa Cirebon. Wayang golek purwa adalah wayang golek khusus membawakan cerita Mahabharata dan Ramayana dengan pengantar bahasa Sunda sebagai. Sedangkan, wayang golek modern seperti wayang purwa (ceritanya tentang Mahabarata dan Ramayana, tetapi dalam pementasannya menggunakan listrik untuk membuat trik-trik. Pembuatan trik-trik tersebut untuk menyesuaikan pertunjukan wayang golek dengan kehidupan modern. Wayang golek modern dirintis oleh R.U. Partasuanda dan dikembangkan oleh Asep Sunandar tahun 1970--1980.

Quote:
Wayang Golek Cepak

Wayang golek cepak adalah salah satu jenis kesenian tradisional yang ada di Indramayu dan Cirebon. Golek artinya boneka sedangkan kata cepak diambil dari bentuk kepala (mahkota) wayang yang papak (rata). Karena bentuk inilah jenis kesenian ini dinamakan wayang golek cepak. Konon wayang ini diciptakan oleh Sunan Gunung Djati sebagai media dakwah.
Spoiler for Wayang golek cepak
Kesenian Wayang Golek

Spoiler for Wayang Golek Cepak
Kesenian Wayang Golek

Berbeda dengan wayang kulit purwa, dalam wayang golek cepak tidak dikenal tokoh seperti Arjuna atau Shinta. Tokoh-tokoh yang ada dalam wayang golek cepak adalah subjek yang ada dalam babad atau sejarah. Maka dikenallah Nyi Mas Gandasari, Wiralodra, Ki Tinggjl, Kuwu Sangkan, Bagal Buntung, dan lain-lain. Dengan demikian, wayang ini sesungguhnya teater sejarah, panggung pendidikan. Dengan kata lain, ia sebuah diorama yang bergerak.

Selain grup "Sekar Harum" pimpinan dalang Ki Ahmadi, ada juga grup dan
dalang kesenian wayang golek lainnya. Mereka adalah Dalang Warsyad dengan gmp "Jaka Baru" dari Gadingan Sliyeg dan dalang Ki Tayut dari Desa Juntinyuat dengan nama grupnya "Sri Budi". Ki Tayut boleh dikatakan dalang senior untuk wayang golek cepak. Ia kemudian mewariskan ilmu dan perangkat keseniannya kepada anak dan cucunya, antara lain Taram, Asmara, dan Tarjaya.Setali tiga uang, nasib grup kesenian dan dalangnya sama; dalam titik nadir.
Quote:
Wayang Golek Purwa

Wayang purwa sendiri biasanya menggunakan ceritera Ramayana dan Mahabarata, sedangkan jika sudah merambah ke ceritera Panji biasanya disajikan dengan wayang Gedhog. Wayang kulit purwa sendiri terdiri dari beberapa gaya atau gagrak, ada gagrak Kasunanan, Mangkunegaran, Ngayogjakarta, Banyumasan, Jawatimuran, Kedu, Cirebon, dan sebagainnya.
Wayang kulit purwa terbuat dari bahan kulit kerbau, yang ditatah, diberi warna sesuai dengan kaidah pulasan wayang pedalangan, diberi tangkai dari bahan tanduk kerbau bule yang diolah sedemikian rupa dengan nama cempurit yang terdiri dari tuding dan gapit.
Spoiler for Wayang Golek Purwa
Kesenian Wayang Golek

Spoiler for Wayang Golek Purwa
Kesenian Wayang Golek

Spoiler for Wayang Golek Purwa
Kesenian Wayang Golek




Quote:
Pembuatan

Kesenian Wayang Golek
Quote:
Wayang golek terbuat dari albasiah atau lame. Cara pembuatannya adalah dengan meraut dan mengukirnya, hingga menyerupai bentuk yang diinginkan. Untuk mewarnai dan menggambar mata, alis, bibir dan motif di kepala wayang, digunakan cat duko. Cat ini menjadikan wayang tampak lebih cerah. Pewarnaan wayang merupakan bagian penting karena dapat menghasilkan berbagai karakter tokoh. Adapun warna dasar yang biasa digunakan dalam wayang ada empat yaitu: merah, putih, prada, dan hitam.


Quote:
Nilai Budaya


Quote:
Wayang golek sebagai suatu kesenian tidak hanya mengandung nilai estetika semata, tetapi meliputi keseluruhan nilai-nilai yang terdapat dalam masyarakat pendukungnya. Nilai-nilai itu disosialisasikan oleh para seniman dan seniwati pedalangan yang mengemban kode etik pedalangan. Kode etik pedalangan tersebut dinamakan "Sapta Sila Kehormatan Seniman Seniwati Pedalangan Jawa Barat". Rumusan kode etik pedalangan tersebut merupakan hasil musyawarah para seniman seniwati pedalangan pada tanggal 28 Februari 1964 di Bandung. Isinya antara lain sebagai berikut:
Satu: Seniman dan seniwati pedalangan adalah seniman sejati sebab itu harus menjaga nilainya.
Dua: Mendidik masyarakat. Itulah sebabnya diwajibkan memberi con-toh, baik dalam bentuk ucapan maupun tingkah laku.
Tiga: Juru penerang. Karena itu diwajibkan menyampaikan pesan-pesan atau membantu pemerintah serta menyebarkan segala cita-cita negara bangsanya kepada masyarakat. Empat: Sosial Indonesia. Sebab itu diwajibkan mengukuhi jiwa gotong-royong dalam segala masalah. Lima: Susilawan. Diwajibkan menjaga etika di lingkungan masyarakat. Enam: Mempunyai kepribadian sendiri, maka diwajibkan menjaga kepribadian sendiri dan bangsa. Tujuh: Setiawan. Maka diwajibkan tunduk dan taat, serta menghormati hukum Republik Indonesia, demikian pula terhadap adat-istiadat bangsa.


Quote:
Terima Kasih Telah Menjadikan Thread Ini HT, Semoga Bermanfaat buat Kaskuser sekalian
Terima Kasih juga Kepada Kaskuser yang ada di SF Budaya yang Telah Membantu Thread ini D
Spoiler for HT #9
[IMG]Kesenian Wayang Golek[/IMG]
Sikamari - 05/11/2011 09:56 AM
#2

ஜ۩۞۩ஜIndex Wayang Golekஜ۩۞۩ஜ

balaprabu - 05/11/2011 10:07 AM
#3

ikut menyimak kang shakehand
angel.wijaya - 05/11/2011 10:11 AM
#4

Bagi yg kurang paham karena kendala bahasa,

sebenarnya ada pertunjukan wayang golek dan wayang kulit khas Jakarta yg memakai bahasa Indonesia D


Quote:
Original Posted By angel3wijaya
nyumbang lagi ah...Peace:

Yang pengen Download komik wayang MAHABHARATA karya R.A. Kosasih
(hilangkan tanda *)

Kesenian Wayang Golek

Dan untuk membacanya menggunakan aplikasi berikut
djviewer

Link komik
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
angel.wijaya - 05/11/2011 10:22 AM
#5

angel.wijaya - 05/11/2011 10:43 AM
#6

buhitoz - 05/11/2011 10:48 AM
#7

Ijin menyimak, mbah Kesenian Wayang Golek
ButoGalak - 05/11/2011 11:06 AM
#8

ijin menyimak mbah coffee:
ngomong2 cendole bisa berbalok gitu yah think:
angel.wijaya - 05/11/2011 11:34 AM
#9

Wayang Golek Menak

Wayang Golek Menak atau disebut juga Wayang Menak merupakan wayang berbentuk boneka kayu yang diyakini muncul pertama kali di daerah Kudus pada masa pemerintahan Sunan Paku Buwana II. Sumber cerita Wayang Menak berasal dari Kitab Menak, yang ditulis atas kehendak Kanjeng Ratu Mas Balitar, permaisuri Sunan Paku Buwana I pada tahun 1717 M.
Babon induk dari Kitab Menak berasal dari Persia, menceritakan Wong Agung Jayeng Rana atau Amir Ambyah (Amir Hamzah), paman Nabi Muhammad SAW. Isi pokok cerita adalah permusuhan antara Wong Agung Jayeng Rana yang beragama Islam dengan Prabu Nursewan yang belum memeluk agama Islam.

Tokoh dalam Wayang Menak

Wong Agung Jayeng Rana / Amir Ambyah
Prabu Nursewan
Umar Maya
Umar Madi ada yg menyebutnya Umar Mayi
Dewi Retna Muninggar

Kesenian Wayang Golek

Sumber
bergodo - 05/11/2011 12:31 PM
#10

moga menmbah wawasan kita dalam hal kesenian, khususnya wayang golek,..
angel.wijaya - 05/11/2011 12:35 PM
#11

Quote:
Original Posted By bergodo
moga menmbah wawasan kita dalam hal kesenian, khususnya wayang golek,..


benar mbah, shakehand
ini juga atas permintaan para sesepuh agar lebih mengetahui kesenian tsb
engsap - 05/11/2011 01:19 PM
#12

Quote:
Original Posted By angel.wijaya
benar mbah, shakehand
ini juga atas permintaan para sesepuh agar lebih mengetahui kesenian tsb


dan seperti biasa... saya duduk membaca dengan manis malu:
K120NY - 05/11/2011 01:41 PM
#13

Quote:
Original Posted By engsap
dan seperti biasa... saya duduk membaca dengan manis malu:


dan seperti biasa juga saya ndesel di sebelah bli, jadi tolong geseran dikit ya malus
balaprabu - 05/11/2011 02:30 PM
#14

Quote:
Original Posted By angel.wijaya
Wayang Golek Menak

Wayang Golek Menak atau disebut juga Wayang Menak merupakan wayang berbentuk boneka kayu yang diyakini muncul pertama kali di daerah Kudus pada masa pemerintahan Sunan Paku Buwana II. Sumber cerita Wayang Menak berasal dari Kitab Menak, yang ditulis atas kehendak Kanjeng Ratu Mas Balitar, permaisuri Sunan Paku Buwana I pada tahun 1717 M.
Babon induk dari Kitab Menak berasal dari Persia, menceritakan Wong Agung Jayeng Rana atau Amir Ambyah (Amir Hamzah), paman Nabi Muhammad SAW. Isi pokok cerita adalah permusuhan antara Wong Agung Jayeng Rana yang beragama Islam dengan Prabu Nursewan yang belum memeluk agama Islam.

Tokoh dalam Wayang Menak

Wong Agung Jayeng Rana / Amir Ambyah
Prabu Nursewan
Umar Maya
Umar Madi ada yg menyebutnya Umar Mayi
Dewi Retna Muninggar

Kesenian Wayang Golek

Sumber


nah ini, yg kita bicarakan kemaren ya pap beer:

mangga dibabarkan lagi papa, kisahnya umar maya dan umar mayi ini shakehand
Sikamari - 05/11/2011 04:59 PM
#15

Quote:
Original Posted By ButoGalak
ijin menyimak mbah coffee:
ngomong2 cendole bisa berbalok gitu yah think:


balok siapa mbah ? bingungs

Quote:
Original Posted By balaprabu
nah ini, yg kita bicarakan kemaren ya pap beer:

mangga dibabarkan lagi papa, kisahnya umar maya dan umar mayi ini shakehand


Lakonnya jangan pake bahasa JAwa donk, ndak ngerti \(
angel.wijaya - 05/11/2011 05:18 PM
#16

Quote:
Original Posted By engsap


dan seperti biasa... saya duduk membaca dengan manis malu:

jgn lupa bli...beer:

Quote:
Original Posted By balaprabu


nah ini, yg kita bicarakan kemaren ya pap beer:

mangga dibabarkan lagi papa, kisahnya umar maya dan umar mayi ini shakehand

msh dibaca ulang kang
soalnya bukunya brupa pupuh/tembang D Kesenian Wayang Golek
balaprabu - 05/11/2011 05:35 PM
#17

Quote:
Original Posted By angel.wijaya
jgn lupa bli...beer:


msh dibaca ulang kang
soalnya bukunya brupa pupuh/tembang D Kesenian Wayang Golek


sip kang hehehe D
balaprabu - 05/11/2011 05:36 PM
#18

Quote:
Original Posted By Sikamari
balok siapa mbah ? bingungs



Lakonnya jangan pake bahasa JAwa donk, ndak ngerti \(


nanti diterjemahin papi angel ke bahasa indonesia mbah D
Sikamari - 05/11/2011 05:46 PM
#19

Quote:
Original Posted By balaprabu
nanti diterjemahin papi angel ke bahasa indonesia mbah D


Asik D

Jadi biar ane bisa baca juga D
angel.wijaya - 05/11/2011 06:59 PM
#20

Quote:
Original Posted By balaprabu


nanti diterjemahin papi angel ke bahasa indonesia mbah D

siap kang...yg pasti dg ala saya terjemahaannya malu:
Quote:
Original Posted By Sikamari


Asik D

Jadi biar ane bisa baca juga D

wah si akang bisa aja,nanti tlg dibantu terjemahin dr basa sunda ke bahasa Indonesia ya D Kesenian Wayang Golek
Page 1 of 41 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Budaya > Kesenian Wayang Golek