Inspirasi
Home > LOEKELOE > LIFESTYLE > Inspirasi > Kurir istimewa
Total Views: 16108 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 16 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

AndrieWongso - 28/10/2008 11:31 AM
#1
Kurir istimewa
Suasana hari Jumat di sebuah kantor, tampak sebagian karyawan kurang bersemangat. Hal ini disebabkan karena sudah dekat waktunya para pegawai libur akhir pekan.

Hari itu, office boy kantor tersebut, tiba-tiba tidak masuk kerja. Padahal, ada kebutuhan mendesak untuk mengirim sejumlah dokumen penting ke relasi di luar kota, yang biasanya dikerjakan oleh si office boy tersebut. Demi menghemat waktu, maka kantor itu memutuskan menggunakan jasa kurir untuk mengirim dokumen penting tersebut.

Tak lama menunggu, nampak seseorang dari perusahaan jasa kurir yang ditugaskan datang untuk mengambil dokumen itu. Namun, sungguh pemandangan yang mengagetkan. Kurir yang datang adalah seorang yang cacat. Ia tidak mempunyai kaki. Kedua penyangga tubuhnya buntung hingga sebatas lutut. Untuk berjalan, ia menggunakan bantuan papan yang diberi roda kecil untuk menopang tubuhnya. Dengan papan itu, ia bisa berjalan sambil mengayunkan tangan. Papan itu juga berfungsi untuk menaruh barang yang akan dikirimkan oleh pelanggan jasa kurir tempatnya bekerja.

Melihat kondisi sang kurir, orang-orang di kantor itu spontan keheranan. Ada yang merasa kasihan, namun ada pula yang mengungkapkan kejengkelannya. Jengkel pada perusahaan kurir, mengapa orang cacat yang dikirim untuk tugas seperti itu. Namun, mereka juga merasa kasihan melihat perjuangan si cacat karena harus bersusah payah demi hidupnya.

Tapi, rasa kasihan itu segera berubah menjadi rasa kagum sekaligus hormat. Rasa itu muncul ketika salah satu pegawai menawarkan bantuan untuk mengambilkan dokumen yang akan dikirim yang kebetulan masih berada di lantai dua.
“Mas, tunggu disini saja, biar saya yang ke atas menggambilkan dokumennya untuk Mas…. Kasihan kan, mas harus mengambil ke lantai dua,” sebut pegawai itu.
“Jangan ..jangan Pak. Biar saya sendiri yang mengambil ke atas. Sudah biasa kok. Tak perlu merepotkan Bapak. Tapi, terima kasih atas kebaikannya,” jawab kurir itu.
“Nggak kok…tidak apa-apa. Tidak merepotkan. Mas tunggu di sini saja, sebentar lagi saya ambilkan ke atas...,” sergah si pegawai.
“Maaf Pak. Bukan saya tidak mau dibantu. Tapi ini sudah tugas saya, dan saya juga sudah biasa kok. Lagipula, kalau setiap orang membantu saya, malah saya nanti jadi pemalas dan tidak bisa berbuat apa-apa karena terbiasa menggantungkan diri pada bantuan orang lain,” sebutnya lugu, tanpa bermaksud mengada-ada.
Setelah itu, tak lama ia pun segera memulai aksinya mengayunkan tangan dengan lincah, mendorong tubuhnya menaiki tangga satu persatu.

Pegawai yang menyaksikan kejadian itu pun terdiam dalam kekaguman. Orang cacat itu telah memberi sebuah pelajaran yang sangat berharga. Meskipun cacat, dia tidak ingin dikasihani. Meski punya kekurangan, dia memiliki semangat juang yang luar biasa untuk bekerja dan mandiri.

Kejadian itu, sungguh membuat sebagian pegawai yang tadinya bermalas-malasan merasa malu. Sebab, mereka yang bertubuh normal merasa kalah semangatnya dengan orang yang bertubuh cacat. Maka, semua pekerja di kantor itu pun segera bergegas untuk kembali menyelesaikan pekerjaannya, kali ini dengan semangat yang menggebu-gebu.


Kaskuser yang berbahagia,

Pada kondisi dan hal-hal tertentu, mungkin kita membutuhkan bantuan orang lain. Bahkan, kita tidak bisa hidup tanpa adanya orang lain. Sebab, kehidupan di antara manusia merupakan hidup saling ketergantungan satu sama lain.

Namun, kita akan menjadi lemah kalau kita hidup hanya dengan menunggu, apalagi menggantungkan belas kasihan orang lain.
Ingat!

Jati diri manusia ditandai dengan keberanian bertanggung jawab atas kehidupannya sendiri.

Maka, bagaimanapun dan apapun kondisi kita saat ini, kita harus mampu belajar dan membangun sikap mental kemandirian. Dengan begitu, keberadaan kita di dunia ini akan mempunyai nilai tersendiri.

Andrie Wongso

Untuk artikel lain bisa Anda dapatkan setiap hari di : AndrieWongso.com
Friendster : [email]webmaster@andriewongso.com[/email]
krypton-el - 28/10/2008 11:38 AM
#2

awesome.. memulai hari dgn cerita indah \)
kesuksesan hanya bisa dicapai dari keberanian
thanks Pak Andrie Wongso
mins - 28/10/2008 11:43 AM
#3

kesuksesan juga harus disertai dengan konsistensi \)

Pak Andrie Welcome to Kaskus \)
Senang anda bergabung dengan komunitas ini.
randu74 - 28/10/2008 11:44 AM
#4

menyimak ......
mazkod - 28/10/2008 11:48 AM
#5

luaarr biasaaa!!!!!



pak andri!


Idola Ku !

beer:beer:
f3rd1 - 28/10/2008 11:56 AM
#6

Wow, nice story. Thanks. \)
hansip - 28/10/2008 12:14 PM
#7

Setuju. Menunggu kesempatan tanpa disadari kesempatan telah lewat di depan mata. Just do it!
Haekyo - 28/10/2008 12:23 PM
#8

Salam Luar biasa Pak.
Graimy - 28/10/2008 02:58 PM
#9

Great stori..bangthumbup:

Slam kenalshakehand
justinandrea - 28/10/2008 03:23 PM
#10

Meresapi
masa kita kalah ya sama yang diceritakan di atas secara tubuh kita lengkap
rezza_drummer - 28/10/2008 04:03 PM
#11

aahhh sungguh menggugah hati... terima kasih atas kisahnya...
hatori hanzo - 28/10/2008 04:13 PM
#12

hm......ternyata banyak yg sy nggak tau....hebat kisah nya..

dah check cp mr.andrie
hatori hanzo - 28/10/2008 04:15 PM
#13

hm......ternyata banyak yg sy nggak tau....hebat kisah nya..

dah check cp mr.andrie
ScreamYourName - 28/10/2008 04:16 PM
#14

usul, untuk membuat index dari thread2 pak AW
sandi_okta - 28/10/2008 05:10 PM
#15

yup, terimakasih pak Andrie Wongso.

sungguh terinspirasi saya.. beer:
Zrozy - 28/10/2008 05:25 PM
#16

Awesome beer:
Bimarpradana - 28/10/2008 05:51 PM
#17

dashyat banget kata2nya pak..thanks.beer:
dsl520t - 28/10/2008 05:56 PM
#18

nice story beer:
slashing - 28/10/2008 06:42 PM
#19

nice storybeer:
ryanta - 28/10/2008 07:59 PM
#20

ia .. ini hidup gw,
jd gw gak boleh menunggu-nunggu lg
buat majuck
Page 1 of 16 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > LOEKELOE > LIFESTYLE > Inspirasi > Kurir istimewa