Inspirasi
Home > LOEKELOE > LIFESTYLE > Inspirasi > Bangkitlah Pemuda!
Total Views: 5933 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 7 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

AndrieWongso - 28/10/2008 12:18 PM
#1
Bangkitlah Pemuda!
Hari ini, tanggal 28 Oktober kita kembali memperingati Hari Sumpah Pemuda. Tepat 80 tahun silam, beberapa pemuda dari berbagai golongan mencetuskan sumpah yang hingga kini, hampir kita semua menghapalinya. Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, itulah inti sumpah yang dianggap sebagai batu pancang persatuan bangsa yang kemudian mengantarkan Indonesia merdeka 17 tahun sesudahnya, yakni pada tahun 1945.

Pemuda memang harapan bangsa. Apalagi, jika ditilik lebih jauh ke belakang, Kebangkitan Nasional pun sebenarnya juga dipelopori oleh generasi muda, yang kala itu tergabung melalui organisasi Boedi Oetomo. Kini, 100 tahun pasca Kebangkitan Nasional dan 80 tahun Sumpah Pemuda, patut dipertanyakan apa peran para pemuda kali ini?

Reformasi tahun 1998 bisa dikatakan sebagai salah satu simbolisasi gerakan pemuda demi kebangkitan bangsa. Sayangnya, tak banyak perubahan yang terjadi pascakrisis moneter yang melanda beberapa bangsa di dunia. Saat negara lain—termasuk negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand—telah kembali pulih, bangsa ini sepertinya tak kunjung menemui jalan terang. Kalaupun ada sejumlah hal yang mengalami peningkatan, seperti pemberantasan korupsi atau menurunnya angka kemiskinan, hal itu belumlah terlalu signifikan dampaknya bagi kebangkitan bangsa. Lantas, apa sebenarnya yang membuat bangsa kita seolah tak segera mampu bangkit seperti bangsa lainnya?

Barangkali, satu survei yang baru-baru ini dilakukan oleh harian Media Indonesia bisa menjawab pertanyaan tersebut. Dari sekitar 480 responden pemuda yang tersebar di enam kota besar, Jakarta, Medan, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Makasar, menyebut bahwa orang Indonesia cenderung malas bekerja. Jumlah yang meyakini orang Indonesia sebagai golongan pemalas mencapai 58,3 persen. Sedangkan yang menyebut orang Indonesia rajin hanya 33,8 persen, dan sisanya mengaku tidak tahu. Jika benar hitungan ini, sungguh merupakan hal yang sangat merugikan kita sebagai bangsa yang besar, subur, dan kaya raya ini.

Sikap malas merupakan salah satu bentuk kemiskinan mental yang akan membuat kita terpuruk dalam jurang ketakberdayaan. Sebaliknya, sikap rajin akan mempercepat langkah untuk segera bangkit dari keterpurukan. Dan ini dibuktikan oleh beberapa negara yang sudah bangkit dari krisis seperti Korea Selatan. Di negeri ginseng itu budaya kerjanya sudah sangat cepat, teratur, disiplin, dan jauh dari kesan pemalas.

Memang, meski hasil survei tersebut tak bisa dikatakan mewakili hal sesungguhnya, tapi setidaknya angka-angka itu menjadi cerminan diri kita sebagai bangsa. Dan, seharusnya pula hal itu bisa kita jadikan sarana evaluasi bersama. Sudahkah kita, sebagai pribadi, punya sikap kaya mental? Sudahkah kita sebagai pemuda harapan bangsa, tak lagi memiliki sikap suka menunda-nunda? Sebab, hanya dengan memulai dari diri sendirilah kita akan mampu bangkit.

Karena itulah, menyambut peringatan Sumpah Pemuda ke-80 ini, mari kita kembangkan sikap kaya mental pada diri masing-masing. Gali dan terus kembangkan potensi demi kemajuan diri dan bangsa Indonesia.

Bosan kita menderita! Saatnya bersama, bersatu bangun Indonesia!!!

Andrie Wongso
YUI~io - 28/10/2008 12:25 PM
#2

Bangkitlah..
ane berusaha bangkit
demi diri ane

juga demi keluarga

pengen sukses, semoga sukses bukan cuma omongan belaka
semoga ane bisa mewujudkannya
aumnevergiveup - 28/10/2008 12:52 PM
#3

Go indonesia!!!!
I love u so much!!!!
mas_djoen - 28/10/2008 01:35 PM
#4

BANGKIT !! ck
maslametan - 28/10/2008 01:56 PM
#5

bangkit....sanjaya hammer:
Graimy - 28/10/2008 02:55 PM
#6

Bangkit? hmmmm...dingin...tidur ah
raprapmedan - 28/10/2008 03:09 PM
#7

anak muda zaman sekarang kurang tangguh. maunya lansung hidup enak.

anak muda harus tangguh
justinandrea - 28/10/2008 03:19 PM
#8

aku Juga MasuK generasi Ke 12 NKRI donk

selamat Hari Sumpah Pemuda Yaaaaa yang merasa Orang NKRI dimana saja berada

MERDEKA
Bimarpradana - 28/10/2008 05:56 PM
#9

thanksss 4 the support..
dsl520t - 28/10/2008 05:58 PM
#10

bangkit indonesia (Bursa dan rupiah terpuruk hammer\)
bringherhead - 28/10/2008 06:39 PM
#11

bagimu mu negeri jiwa raga kami \)
ryanta - 28/10/2008 08:00 PM
#12

ayoo .. Pemuda, kita harus bisa mandiri
maju terus ...
ebenezer - 28/10/2008 08:44 PM
#13

yg saya kagumi dari pak Andrie adalah spiritnya. Memang kalau mau sukses terutama jadi pengusaha, semua dimulai dari jiwa. Kalo jiwanya mental tempe, ga tahan banting, dikasih duit 1 milyar juga pusing mau diapain. Kalau spiritnya unggul, modal dengkul bisa sukses. Selamat berbagi spirit di forum ini pak Andrie. Spirit, spirit, spirit
HotCocoa - 28/10/2008 09:39 PM
#14

Indonesia must be strong.....
Dimulai dari para pemudanya

Keep the spirit...
Keep the spirit...
Keep the spirit...
reflection4us - 28/10/2008 09:46 PM
#15

Pemuda & Pemudi adalah Harapan Bangsa,
Pemuda & Pemudi perlu mengenal bangsanya agar tumbuh cintanya terhadap bangsa ini..
Pemuda & Pemudi perlu mengenal dirinya, bakat, potensi maupun spirit/jiwanya agar ia tidak bingung mau berjalan ke arah mana dalam hidupnya.

Salut ama Pak AW yang mau berbagi dan topiknya tentang sumpah pemuda lagi.
Kebetulan gw masih pemuda..

beer:
jayu5 - 28/10/2008 09:53 PM
#16

Hidup Indonesia!!!

makasih pak AW, thx bgt buat kata - katanya hari ini!!! Ciayo...beer:
BTOWN - 28/10/2008 11:37 PM
#17

"Jika kita bisa lakukan sekarang... Lakukanlah sekarang....."

kalo gw sih hal itu hanya terjadi sesekali saja... terjadi pada kondisi termotivasi...
kalo udh lama2.. lupa deh... balik lg males2ny... hikhikhiks.....

Ayo... saatny kita Bangkit.....\)
robienrose - 29/10/2008 01:48 AM
#18

Percuma Kalo hanya wacana....
Berantas Hama2 dampak modernisasi yang menaburkan benih kemalasan dan hedonis...Juga Artist wannabe dengan 3gp pornonya...

Bangkit pemuda, kuatkan dasar spiritual dan moral lo semua ... jangan cuman ngemeng bangkit!
joker freak - 29/10/2008 07:12 AM
#19

menyimak dl
joker freak - 29/10/2008 07:13 AM
#20

Quote:
Original Posted By AndrieWongso
Hari ini, tanggal 28 Oktober kita kembali memperingati Hari Sumpah Pemuda. Tepat 80 tahun silam, beberapa pemuda dari berbagai golongan mencetuskan sumpah yang hingga kini, hampir kita semua menghapalinya. Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, itulah inti sumpah yang dianggap sebagai batu pancang persatuan bangsa yang kemudian mengantarkan Indonesia merdeka 17 tahun sesudahnya, yakni pada tahun 1945.

Pemuda memang harapan bangsa. Apalagi, jika ditilik lebih jauh ke belakang, Kebangkitan Nasional pun sebenarnya juga dipelopori oleh generasi muda, yang kala itu tergabung melalui organisasi Boedi Oetomo. Kini, 100 tahun pasca Kebangkitan Nasional dan 80 tahun Sumpah Pemuda, patut dipertanyakan apa peran para pemuda kali ini?

Reformasi tahun 1998 bisa dikatakan sebagai salah satu simbolisasi gerakan pemuda demi kebangkitan bangsa. Sayangnya, tak banyak perubahan yang terjadi pascakrisis moneter yang melanda beberapa bangsa di dunia. Saat negara lain—termasuk negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand—telah kembali pulih, bangsa ini sepertinya tak kunjung menemui jalan terang. Kalaupun ada sejumlah hal yang mengalami peningkatan, seperti pemberantasan korupsi atau menurunnya angka kemiskinan, hal itu belumlah terlalu signifikan dampaknya bagi kebangkitan bangsa. Lantas, apa sebenarnya yang membuat bangsa kita seolah tak segera mampu bangkit seperti bangsa lainnya?

Barangkali, satu survei yang baru-baru ini dilakukan oleh harian Media Indonesia bisa menjawab pertanyaan tersebut. Dari sekitar 480 responden pemuda yang tersebar di enam kota besar, Jakarta, Medan, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Makasar, menyebut bahwa orang Indonesia cenderung malas bekerja. Jumlah yang meyakini orang Indonesia sebagai golongan pemalas mencapai 58,3 persen. Sedangkan yang menyebut orang Indonesia rajin hanya 33,8 persen, dan sisanya mengaku tidak tahu. Jika benar hitungan ini, sungguh merupakan hal yang sangat merugikan kita sebagai bangsa yang besar, subur, dan kaya raya ini.

Sikap malas merupakan salah satu bentuk kemiskinan mental yang akan membuat kita terpuruk dalam jurang ketakberdayaan. Sebaliknya, sikap rajin akan mempercepat langkah untuk segera bangkit dari keterpurukan. Dan ini dibuktikan oleh beberapa negara yang sudah bangkit dari krisis seperti Korea Selatan. Di negeri ginseng itu budaya kerjanya sudah sangat cepat, teratur, disiplin, dan jauh dari kesan pemalas.

Memang, meski hasil survei tersebut tak bisa dikatakan mewakili hal sesungguhnya, tapi setidaknya angka-angka itu menjadi cerminan diri kita sebagai bangsa. Dan, seharusnya pula hal itu bisa kita jadikan sarana evaluasi bersama. Sudahkah kita, sebagai pribadi, punya sikap kaya mental? Sudahkah kita sebagai pemuda harapan bangsa, tak lagi memiliki sikap suka menunda-nunda? Sebab, hanya dengan memulai dari diri sendirilah kita akan mampu bangkit.

Karena itulah, menyambut peringatan Sumpah Pemuda ke-80 ini, mari kita kembangkan sikap kaya mental pada diri masing-masing. Gali dan terus kembangkan potensi demi kemajuan diri dan bangsa Indonesia.

Bosan kita menderita! Saatnya bersama, bersatu bangun Indonesia!!!

Andrie Wongso


Nice OM
Page 1 of 7 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > LOEKELOE > LIFESTYLE > Inspirasi > Bangkitlah Pemuda!