Grappling
Home > LOEKELOE > SPORTS > Grappling > [EVENT/INFO]: The 2008 Philippine Brazilian Jiu Jitsu International Open
Total Views: 2455 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 6 of 6 |  < 1 2 3 4 5 6

business man - 08/12/2008 11:27 PM
#101

Quote:
Original Posted By elasitas
kalau ada sponsor lebih harusnya ajak:
1. kotecka
2. Businessman
3. jackishere

jadi selain bawa nama bangsa,club juga bawa nama kaskus..?
katanya sih BJJ pan Asia juni 2009 kali aja ada pihak yang baik hati? (mupeng mode On)maho

setuju.. mupeng mode : on...
redcap - 09/12/2008 02:24 AM
#102

searching di youtube ketemu

2008 Philippine BJJ International Open - Fransino Tirta vs Ariel Valenova
[youtube]_soDO-ZmKNc[/youtube]

dpt dari user youtube / bjj-asia.com


detik awal , ngeliat bro elasitas lewat ambil gambar D
coolwater - 09/12/2008 03:14 AM
#103

Quote:
Original Posted By redcap
searching di youtube ketemu
2008 Philippine BJJ International Open - Fransino Tirta vs Ariel Valenova
dpt dari user youtube / bjj-asia.com


mantep gan!!!! cendol meluncuuuur!
Fransino attack terus2an attack yah.... sadizzz...
redcap - 09/12/2008 07:12 AM
#104

Quote:
Original Posted By coolwater
mantep gan!!!! cendol meluncuuuur!
Fransino attack terus2an attack yah.... sadizzz...


serem klo mas fransino , lawannya diuber sampe tapout D , Congrats buat mas sino, elasitas, tenshin, & dedy "thug"
tenshin_shoden - 09/12/2008 08:49 AM
#105

Cendol sudah meluncur buat Pitbull,..anda layak dapet Cendol
f3ng - 09/12/2008 08:51 AM
#106

kirim GRPmaho juga buat sang juara "PITBULL"
jackishere - 09/12/2008 10:28 AM
#107

keren fransino mendominasi permainan tuh hehehe...

btw tadi pas si ariel mau di armlock dia bridging itu salah satu cara escapenya ya? koq gw liat tangannya udah over extended gt, klo bro sino ngga lepas mungkin bs cedera parah kali
serunai - 09/12/2008 11:33 AM
#108

Kalau bagi saya ada satu pelajaran yang cukup berharga saat melihat Pertandingannya si Pitbull.

Salah satu tehnik melepaskan diri dari armlock adalah cara yang digunakan Ariel itu. Namun cara ini ternyata bisa jadi bumerang karena lawan bisa langsung melakukan back mount seperti yang dilakukan si Pitbull. Dan disinilah kunci kekalahan si Ariel.

Yang jadi pertanyaan terus gimana dong cara aman melepaskan diri dari Arm lock. Mohon pecerahan dong.
tenshin_shoden - 09/12/2008 03:47 PM
#109

Quote:
Original Posted By serunai

Salah satu tehnik melepaskan diri dari armlock adalah cara yang digunakan Ariel itu. Namun cara ini ternyata bisa jadi bumerang karena lawan bisa langsung melakukan back mount seperti yang dilakukan si Pitbull. Dan disinilah kunci kekalahan si Ariel.

Yang jadi pertanyaan terus gimana dong cara aman melepaskan diri dari Arm lock. Mohon pecerahan dong.


seperti yg anda bilang, yg dilakukan ariel sudah benar, TAPI lawannya Pitbull gitu loh,...apa aja juga jadi salah hahahahaha

Note:
kalo bingung Bridge and shrimp away hide your elbow,..tapi harus kearah yang benar,..or u end up give away your back....(bener nggak yah??????)
jackishere - 11/12/2008 12:47 AM
#110

ini ada 1 lg http://www.youtube.com/watch?v=29I8Vv5GdgU

ini yg ISC 2008 koq gw cuman nemu 1 ya? yg lain mana \( \(

http://www.youtube.com/watch?v=UUJ9dfNWD3A
HartCone - 11/12/2008 08:00 AM
#111

Congratz!! mantap kang Sino n kang Elasitas!!
fransinotirta - 26/12/2008 10:26 AM
#112
Manila Report
anila Report
Saya tiba di manila pada hari rabu pagi, tanggal 03-desember 2008, ketika sampai ternyata manila tidak jauh beda dengan jakarta, cuaca nya sama, udaranya sama, bahkan orangnya pun mirip dengan orang-orang jakarta. Jadi saya tidak merasa asing di negeri ini. Event kali ini agak kurang meriah karena banyak competitor yg tidak bisa datang, dari thailand tidak bisa datang karena adanya gejolak di negara itu, dari Guam tidak bisa datang karena mereka berangkat ke jepang. Ketika melihat bracket untuk divisi saya, saya agak kecewa karena sedikitnya competitor yg ada. Hanya ada 4 orang di divisi saya, namun walaupun sedikit, ternyata mereka semua sangat handal. Ke 4 orang itu adalah:
1. Ariel Valenova, petarung dari Filipina, sangat kuat dan teknik cukup disegani di negaranya.
2. Sulaiman, seorang hitam judo dari singapura, dia juga juara sambo dari singapura dan juga juara BJJ di singapura. Dia merupakan pelatih ternama di Singapura.
3. Mark Simmerman, dia adalah juara Pan American 2007, sangat aktif bertanding di mancanegara, dan sangat berpengalaman.
4. Fransino Tirta, saya sendiri, juara BJJ dari indonesia.
Pertandingan pertama saya melawan tuan rumah, Ariel. Begitu pertandingan dimulai saya merasa tenaganya sangat kuat, susah untuk membawanya ke bawah. Sekali saya berhasil membawanya kebawah, namun dia bisa berdiri kembali. Kedua kali nya saya membawa dia ke bawah, dia melakuan kesalahan dengan memberikan punggungnya kepada saya, dan secepatnya saya melakukan kuncian leher dengan gi dan dia pun tap out.
Pertandingan antara Mark Simmerman dan Sulaiman pun tidak kalah seru, mark melakukan sit guard dan mendapat half guard, namun sulaiman berhasil berputar ke kepala mark dan mencoba melakukan armbar, mark berhasil lolos namun sulaiman berhasil mendapat posisi side mount. Dengan cepat sulaiman mencoba kimura dan diubah ke armbar, mark tak bisa lolos kali ini, dia tap out.
Di final saya bertemu dgn sulaiman, pertandingan dia melawan mark sangat memukau saya, karena dia sangat cepat melakukan kuncian. 2 tahun yg lalu saya pernah bertemu dgn sulaiman di Bangkok, waktu itu saya menang dgn kuncian mata leao. Namun kali ini tampaknya dia telah berkembang dgn pesat. Begitu di mulai, sulaiman menunjukan bahwa dia adalah seorang pejudo yg handal, dia melakukan lemparan uci mata dan saya pun terlempar, namun saya berhasil berdiri kembali. Serangan kedua dia melakukan lemparan tomoe nage, saya pun terlempar tinggi, setelah jatuh secepatnya saya bangkit dan mendapat posisi dominan, yaitu sidemount. Saya mencoba melakukan kuncian, namun dia bertahan dgn sangat baik, saya ketinggalan angka 1 point. Lalu dia berhasil berdiri kembali dan terlihat utk stalling. Lalu rekan saya Irwan berteriak “Fransino dia mau stalling, kejar!!!” sadar akan hal itu saya pun mengejarnya dan melakukan double leg take down, berhasil dan saya pun melewati guardnya. Saya unggul 4 point dan waktu pun habis.
Setelah pertarungan itu kedua tangan saya sangat pegal karena saya tidak terbiasa menggenggam gi, saya putuskan untuk tidak mengikuti kelas bebas. Pada saat itu datang lah seorang pemuda bernama Christopher Hermanstaad. Dia adalah seorang sabuk coklat berasal dari norwegia. Mark berkata kepada saya kalau Christopher sangat jago, waktu itu dia datang ke Bangkok dan mengalahkan semua orang. Saya datang ke manila untuk tanding dan kalo bisa saya ingin melawan orang dengan sabuk dan kemampuan diatas saya. Begitu melihat Christopher, saya sangat ingin melawannya. Di Filipina ada satu orang sabuk coklat bernama Ralph Go, rekan saya Nicolai Holt pernah berkata pada saya bahwa Ralph sangat jago, dia dikalahkan beberapa kali bahkan sempat di armbar oleh Ralph Go. Jadi saya mempunyai 2 target, Christopher dan Ralph, mereka berdua adalah sabuk coklat dan berat badan tidak begitu jauh beda dgn saya. Untuk bisa mengalahkan mereka maka saya putuskan untuk tidak mengikuti kelas bebas di purple belt division, karena tangan saya sudah sangat pegal.
Pada hari itu Ralph Go bertanding melawan Christopher, pertandingan berjalan dengan sangat seru, di awal pertarungan, Ralph melakukan glover guard dan berhasil menyapu Christopher sehingga dia mendapat 2 point, namun dari bawah pun Christopher masih agresif menyerang dan berhasil mendapatkan triangle choke, Ralph pun menyerah. Saya sangat tekesima, teknik dan ketenangan Christopher memang sangat handal, tidak berlebihan pujian Mark kepada dia.
Di hari kedua, ada 4 orang yang turun di kelas advance under 79kg, tapi ada dua orang juga yg mengundurkan diri, jadi yang tersisa tinggal saya dan Christopher Hermanstaad. Diawal pertandingan Christopher berhasil melakukan single leg takedown, dgn cepat saya masukan dia ke half guard, saya berusaha melakukan sweep, namun dia berhasil menahan dan melewati guard saya. Ketika dia ingin melakukan armbar, saya berhasil bertahan dan berada di closed guard dia, ketika saya hampir melewati guard dia, dengan cepat dia berlutut dan berputar kembali ke open guard. Lalu dia berhasil menyapu saya dan waktu pun habis. Saya benar2 terpesona, baru kali ini saya tidak bisa berkutik. Setelah itu saya berbincang-bincang dengan Christopher, ternyata dia adalah juara Scandinavian Open, teman latihannya Joachim Hansen, juara shooto dan Dream di Jepang. Dia berkata kalau dia dan Joachim Hansen imbang. Mengetahui itu saya bersyukur kalau saya hanya kalah angka.
Kali ini saya mengikuti kelas bebas di advance division. Saya berharap akan bertemu dengan Christopher lagi di final untuk pembalasan. Lawan pertama saya adalah Froilan, sabuk ungu dari filipina, mendapat medali perak di purple belt over 80kg dan medali perak di advanced over 80kg. Begitu mulai dia melakukan shoot, dengan cepat saya sprawl dan membawa dia ke bawah. Dia memasukan saya ke half guard, celakanya dia melakukan half guard ke kaki saya yang sebenarnya masih cedera. Saya hampir menyerah ketika dia melakukan lock down ke kaki kiri saya, namun saya bertekad untuk bertemu lagi dengan Christopher, jadi saya tahan rasa sakit itu dan berhasil melepaskan lock down nya. Saya pun berhasil melewati half guardnya dan melakukan kuncian darce choke, dia pun tap out. Christopher pun berhasil mengalahkan lawan pertamanya yang adalah peraih emas di purple belt division over 80kg dan advanced division over 80kg. Pertandingan kedua saya melawan John Curtis, dia adalah orang Canada, tinggi 185cm dan berat 85kg, tekniknya biasa saja dan jujur saya agak meremehkan dia. Namun ternyata ketika saya melawan dia, tenaganya sangat besar, begitu dia memegang saya, sangat sulit untuk bergerak. Beberapa kali saya hampir melakukan kuncian, namun dia berhasil lolos. Saya ketinggalan 3 angka, waktu pun tinggal 30 detik. Saya mendengar teriakan rekan saya Irwan untuk mengejar dia, secepatnya saya melakukan shoot dan berhasil menjatuhkan dia, 2 point untuk saya, namun waktu habis. Saya kalah 1 point. Saya tak bisa ketemu dengan Christopher di final.
Sesuai dengan ramalan saya, Christopher memenangkan kelas bebas itu melawan John Curtis. John Curtis pun ternyata sudah langganan juara di Canada, 6 medali emas sudah dikumpulkannya. Setelah itu saya berkata kepada Christopher untuk mencoba pertandingan di Indonesia, karena di Indonesia pertandingan submission Grappling nya adalah yang terbaik di Asia Tenggara. Saya berkata pada dia bahwa saya senang dikalahkan olehnya, dengan begitu saya punya target untuk saya kalahkan. Semoga dia mau datang ke Indonesia, pada saat itu saya janji untuk mengalahkannya.
Secara keseluruhan saya mendapat pengalaman yang berharga dipertandingan filipina ini, saya bertemu dengan para grappler mancanegara yang sangat rendah hati dan berjiwa ksatria. Terima kasih kepada para murid-murid saya yang telah mendoakan dan mendukung saya, terimakasih kepada rekan2 seperjuangan saya di manila, Irwan, Garrick dan Deddy. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membuat saya bisa mengikuti pertandingan di manila ini, semoga hasil ini tidak mengecewakan rekan-rekan.
jackishere - 26/12/2008 10:37 AM
#113

wuohhh!! pengalamannya asik bgt tuh!! matabelo:
tenshin_shoden - 29/12/2008 05:51 PM
#114

info aja,
bulan Juni 2009 bakal ada BJJ PAN Asia ditempat yang sama. mungkin bang Sino akan rematch melawan petarung norway? kita lihat saja.
drago17 - 30/12/2008 07:55 PM
#115

mantab nih bung sino...
budi_bdg - 07/01/2009 01:51 AM
#116

wah...seru banget bro!! jadi ngiler...berbusa:
pingin ikutan...\(
Page 6 of 6 |  < 1 2 3 4 5 6
Home > LOEKELOE > SPORTS > Grappling > [EVENT/INFO]: The 2008 Philippine Brazilian Jiu Jitsu International Open