Spiritual
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Spiritual > ...::: [Share and Cleans] Sufisme :::...
Total Views: 31455 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 3 of 45 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 >  Last ›

kuli warnet - 20/11/2008 09:12 PM
#41

Quote:
Original Posted By jagonly
Sepertinya saia tidak mengerti tapi saia mengerti...
Sepertnya saia mengerti tapi saya tidak mengerti...

Tapi kemengertian dan ketidak mengertiannya saia hilang ketika bertemu yang punya hidup...
Tak bisa berkata2, tak bisa bergerak walau gerakan ujung jari tangan...Tak ada daya apa2...

Salam...






terima kasih mas . . .

shakehand


rose:
abdi_karuhun - 21/11/2008 10:53 AM
#42

ijin ngedeprok didiye kang kulwar........
kuli warnet - 21/11/2008 10:36 PM
#43

Quote:
Original Posted By abdi_karuhun
ijin ngedeprok didiye kang kulwar........


monggo mas . . .
ditunggu sharingnya juga loh . ..


thanks

shakehand
submit - 22/11/2008 12:26 AM
#44

kueren-kueren mas kuli.....

jadi terharu daku....\)\)\)

numpang di kopas yah
kuli warnet - 23/11/2008 10:30 PM
#45

Quote:
Original Posted By submit
kueren-kueren mas kuli.....

jadi terharu daku....\)\)\)

numpang di kopas yah



silahkan mas . . .
ditunggu sharingnya juga loh


syukran

:salim

o
kuli warnet - 24/11/2008 10:35 AM
#46
Unsur-unsur masuknya tasawuf
1. Unsur Islam
Secara umum ajaran Islam mengatur kehidupan yang bersifat lahiriah atau jasadiah, dan kehidupan yang bersifat batiniah. Pada unsur kehidupan yang bersifat batiniah itulah kemudian lahir tasawuf. Unsur kehidupan tasawuf ini mendapat perhatian yang cukup besar dari sumber ajaran Islam, al-Qur’an dan al-Sunnah serta praktek kehidupan Nabi dan para sahabatnya. Al-Qur’an antara lain berbicara tentang kemungkinan manu¬sia dengan Tuhan dapat saling mencintai (mahabbah) (Lihat QS. al-Maidah, 5: 54); perintah agar manusia senantiasa bertaubah, membersihkan diri memohon ampunan kepada Allah (Lihat QS. Tahrim, 8), petunjuk bahwa manusia akan senan¬tiasa bertemu dengan Tuhan di manapun mereka berada. (Lihat QS. al-Baqarah, 2:110), Tuhan dapat memberikan cahaya ke¬pada orang yang dikehendakinya (Lihat QS. al-Nur, 35). Selan¬jutnya al-Qur’an mengingatkan manusia agar dalam hidupnya tidak diperbudak oleh kehidupan dunia dan harta benda (Lihat QS. al-Hadid, al-Fathir, 5), dan senantiasa bersikap sabar da¬lam menjalani pendekatan diri kepada Allah SWT. (Lihat QS. Ali Imran, 3).

2. Unsur Luar Islam
Dalam berbagai literatur yang ditulis para orientalis Barat sering dijumpai uraian yang menjelaskan bahwa tasawuf Islam dipengaruhi oleh adanya unsur agama masehi, unsur Yunani, unsur Hindu/Budha dan unsur Persia. Hal ini secara akademik bisa saja diterima, namun secara akidah perlu kehati-hatian. Para orientalis Barat menyimpulkan bahwa adanya unsur luar Islam masuk ke dalam tasawuf itu disebabkan karena secara historis agama-agama tersebut telah ada sebelum Islam, bahkan banyak dikenal oleh masyarakat Arab yang kemudian masuk Islam. Akan tetapi kita dapat mengatakan bahwa boleh saja orang Arab terpengaruh oleh agama-agama tersebut, namun tidak secara otomatis mempengaruhi kehidupan tasawuf, karena para penyusun ilmu tasawuf atau orang yang kelak menjadi sufi itu bukan berasal dari mereka itu.
Dengan demikian adanya unsur luar Islam yang mempengaruhi tasawuf Islam itu merupakan masalah akademik bukan masalah akidah Islamiah. Karenanya boleh diterima dengan sikap yang sangat kritis dan obyektif. Kita mengakui bahwa Islam sebagai agama universal yang dapat bersentuhan dengan berbagai lingkungan sosial. Dengan sangat selektif Islam bisa beresonansi dengan berbagai unsur ajaran sufistik yang terdapat dalam berbagai ajaran tersebut. Dalam hubungan ini maka Islam termasuk ajaran tasawufnya dapat ber¬sentuhan atau memiliki kemiripan dengan ajaran tasawuf yang berasal dari luar Islam itu.

3. Unsur Masehi
Orang Arab sangat menyukai cara kependetaan, khususnya dalam hal latihan jiwa dan ibadah. Atas dasar ini tidak mengherankan jika Von Kromyer berpendapat bahwa tasawuf adalah buah dari unsur agama Nasrani yang terdapat pada zaman Jahiliyah. Hal ini diperkuat pula oleh Gold Ziher yang mengatakan bahwa sikap fakir dalam Islam adalah merupakan cabang dari agama Nasrani. Selanjutnya Noldicker mengatakan bahwa pakaian wol kasar yang kelak digunakan para sufi sebagai lambang kesederhanaan hidup adalah merupakan pakaian yang biasa dipakai oleh para pendeta. Sedangkan Nicholson mengatakan bahwa istilah-istilah tasawuf itu berasal dari agama Nasrani, dan bahkan ada yang berpendapat bahwa aliran tasawuf berasal dari agama Nasrani.

4. Unsur Yunani
Kebudayaan Yunani yaitu filsafatnya telah masuk pada dunia di mana perkembangannya dimulai pada akhir Daulah Umayyah dan puncaknya pada Daulah Abbasiyah, metode berpikir filsafat Yunani ini juga telah ikut mempengaruhi pola berpikir sebagian orang Islam yang ingin berhubungan dengan Tuhan. Kalau pada bagian uraian dimulai perkembangan tasawuf ini baru dalam taraf amaliah (akhlak) dalam pengaruh filsafat Yunani ini maka uraian-uraian tentang tasawuf itu pun telah berubah menjadi tasawuf filsafat. Hal ini dapat dilihat dari pikiran al-Farabi’, al-Kindi, Ibn Sina terutama dalam uraian mereka tentang filsafat jiwa. Demikian juga pada uraian-uraian tasawuf dari Abu Yazid, al-Hallaj, Ibn Arabi, Suhrawardi dan lain-lain sebagainya.

5. Unsur Hindu/Budha
Antara tasawuf dan sistem kepercayaan agama Hindu dapat dilihat adanya hubungan seperti sikap fakir, darwisy. Al-Birawi mencatat bahwa ada persamaan antara cara ibadah dan mujahadah tasawuf dengan Hindu. Kemudian pula paham reinkamasil (perpindahan roh dari satu badan ke badan yang lain), cara kelepasan dari dunia versi Hindu/Budha dengan persatuan diri dengan jalan mengingat Allah.
Salah satu maqomat Sufiah al-Fana tampaknya ada persamaan dengan ajaran tentang Nirwana dalam agama Hindu. Goffiq Ziher mengatakan bahwa ada hubungan persamaan antara koh Sidharta Gautama dengan Ibrahim bin Adham tokoh sufi

6. Unsur Persia
Sebenarnya antara Arab dan Persia itu sudah ada hubung¬an semenjak lama yaitu hubungan dalam bidang politik, pemikiran, kemasyarakatan dan sastra. Akan tetapi belum ditemukan dalil yang kuat yang menyatakan bahwa kehidupan rohanj Persia telah masuk ke tanah Arab. Yang jelas adalah kehidupan kerohanian Arab masuk ke Persia itu terjadi melalui ahli-ahli tasawuf di dunia ini. Namun barangkali ada persamaan antara istilah zuhd di Arab dengan zuhd menurut agama Manu Mazdaq dan hakikat Muhammad menyerupai paham (Tuhan kebaikan) dalam agama Zarathustra.


...::: [Share and Cleans] Sufisme :::...

kuli warnet - 24/11/2008 10:55 AM
#47
Munculnya Tasawuf
Menurut al-Dzahabi, istilah sufi mulai dikenal pada abad ke-2 Hijriyah, tepatnya tahun 150 H. Orang pertama yang dianggap memperkenalkan istilah ini kepada dunia Islam adalah Abu Hasyim al-Sufi atau akrab disebut juga Abu Hasyim al-Kufi. Tetapi pendapat lain menyebutkan bahwa tasawuf baru muncul di dunia Islam pada awal abad ke-3 hijriyah yang dipelopori oleh al-Kurkhi, seorang masihi asal Persia. Tokoh ini mengembangkan pemikiran bahwa cinta (mahabbah) kepada Allah adalah sesuatu yang tidak diperoleh melalui belajar, melainkan karena faktor pemberian (mauhibah) dan keutamaan dari-Nya. Beberapa tokoh lainnya yang muncul pada periode ini adalah al-Suqti (w.253 H), al-Muhasibi (w. 243 H) dan Dzunnun al-Hasri (w. 245 H).

Tasawuf kemudian semakin berkembang dan meluas ke penjuru dunia Islam pada abad ke-4 H dengan sistem ajaran yang semakin mapan. Belakangan, al-Ghazali menegaskan tasawuf atau hubbullah (cinta kepada Allah) sebagai keilmuan yang memiliki kekhasan tersendiri di samping filsafat dan ilmu kalam. Pada abad ke-4 dan ke-5 hijriyah inilah konflik pemikiran terjadi antara kaum sufi dan para fuqaha’. Umumnya, kaum sufi dengan berbagai tradisi dan disiplin spiritual yang dikembangkannya dipandang oleh para fuqaha’ sebagai kafir, zindiq dan menyelisihi aturan-aturan syari’at.

Konflik ini terus berlanjut pada abad berikutnya, terlebih lagi ketika corak falsafi masuk dalam tradisi keilmuan tasawuf dengan tokoh-tokohnya seperti Ibn al-’Arabi dan Ibn al-Faridl pada abad ke-7 H. Realitas inilah yang kemudian menimbulkan pembedaan dua corak dalam dunia tasawuf, yaitu antara tasawuf ‘amali (praktis) dan tasawuf nazari (teoritis). Tasawuf praktis atau yang disebut juga tasawuf sunni atau akhlaki merupakan bentuk tasawuf yang memagari diri dengan al-Qur’an dan al-Hadith secara ketat dengan penekanan pada aspek amalan dan mengaitkan antara ahwal dan maqamat. Sedangkan tasawuf teoritis atau juga disebut tasawuf falsafi cenderung menekankan pada aspek pemikiran metafisik dengan memadukan antara filsafat dengan ketasawufan.


Di antara tokoh yang dianggap sebagai pembela tasawuf sunni adalah al-Haris al-Muhasibi (w. 243H/858 M), al-Junaid (w. 298/911), al-Kalabadzi (385/995), Abu Talib al-Makki (386/996), Abu al-Qasim Ab al-Karim al-Qusyaeri (465/1073), dan alGhazali (505/1112). Sedangkan tokoh yang sering disebut sebagai penganut tasawuf falsafi adalah Abu Yazid al-Bustami (261/875), al-Hallaj (309/992), al-Hamadani (525/1131), al-Suhrawardi al-Maqtul (587/1191) dengan puncaknya pada era Ibn ‘Arabi.


Syaikh Muhyiddin Ibn ‘Arabi

...::: [Share and Cleans] Sufisme :::...

badman007 - 24/11/2008 11:48 AM
#48

Makin kereeen aja ni bang kuli warnet D...ngacir:
grinder_groovy - 24/11/2008 01:33 PM
#49

thumbup: thread yg bermanfaat....

slm knl om kuli warnet...
shakehand
KelanaBertasbih - 24/11/2008 02:40 PM
#50

Ijin nyimak om.
submit - 24/11/2008 06:53 PM
#51

Salih dari Qazwin mengajar murid-muridnya:
"Siapa pun yang mengetuk pintu terus-menerus, akan terbuka untuknya."
Rabi'ah, suatu hari mendengar hal ini berkata:
"Berapa lama yang akan kau katakan, 'akan terbuka'? Pintu itu tidak pernah
tertutup."

(Rabi'ah al-Adawiyah)
kuli warnet - 25/11/2008 12:36 AM
#52

Quote:
Original Posted By badman007
Makin kereeen aja ni bang kuli warnet D...ngacir:


Quote:
Original Posted By grinder_groovy
thumbup: thread yg bermanfaat....

slm knl om kuli warnet...
shakehand


Quote:
Original Posted By KelanaBertasbih
Ijin nyimak om.


Quote:
Original Posted By submit
Salih dari Qazwin mengajar murid-muridnya:
"Siapa pun yang mengetuk pintu terus-menerus, akan terbuka untuknya."
Rabi'ah, suatu hari mendengar hal ini berkata:
"Berapa lama yang akan kau katakan, 'akan terbuka'? Pintu itu tidak pernah
tertutup."

(Rabi'ah al-Adawiyah)




terima kasih wahai sahabat
ditunggu sharenya juga. . . .


rose: syukran

shakehand

o
Iskandar Alam - 25/11/2008 06:34 AM
#53

ikutan menyimak om shakehand
kuli warnet - 25/11/2008 11:00 AM
#54

Quote:
Original Posted By Iskandar Alam
ikutan menyimak om shakehand




silahkan om
klo mo berbagi monggo loh . ..
jangan sungkan2 . . .


shakehand

o
KelanaBertasbih - 25/11/2008 11:30 AM
#55

Timbulnya tasawuf dalam islam bukan sesuatu yang aneh. Nabi kita sendiri, sebelum menjadi Rasulpun, adalah seorang sufi. Beliau hidup sederhana, memikirkan kebenaran, merenungkan alam dan bertapa (Uzlah).
eenest - 25/11/2008 03:31 PM
#56

wah...sedep

ikut nonton ya
blenyon - 25/11/2008 06:50 PM
#57

Quote:
Original Posted By submit
Salih dari Qazwin mengajar murid-muridnya:
"Siapa pun yang mengetuk pintu terus-menerus, akan terbuka untuknya."
Rabi'ah, suatu hari mendengar hal ini berkata:
"Berapa lama yang akan kau katakan, 'akan terbuka'? Pintu itu tidak pernah
tertutup."

(Rabi'ah al-Adawiyah)


duduk bersila

sambil nunggu pintu dibukain maho
badman007 - 25/11/2008 07:44 PM
#58

Cara mengakses energi WALIYULLAH ...

+ Lakukan sholat sunnah 2 raka'at
+ Duduk teratai setengah sempurna
+ baca A'uudzu billaahis samii'il 'alimi minasy syaithaanir rajiim
+ baca bismillaahir rahmaanir rahiim
+ baca AL-Fatihah ayat 1 s/d V
+ baca " saya niat mengakses energi ...(nama Wali)"
+ baca LAAILLAH HA ILLALLAH MUHAMMADAR RASULULLAH
+ baca ALLAHU AKBAR, ALLAAHU AKBAR, ALLAAAHU AKBAR
+ baca Assalamu ALaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ...(nama wali)
+ Diam.

semoga bermanfaat \)
kuli warnet - 26/11/2008 02:21 AM
#59

Quote:
Original Posted By KelanaBertasbih
Timbulnya tasawuf dalam islam bukan sesuatu yang aneh. Nabi kita sendiri, sebelum menjadi Rasulpun, adalah seorang sufi. Beliau hidup sederhana, memikirkan kebenaran, merenungkan alam dan bertapa (Uzlah).



terima kasih mas . . .
silahkan dilanjut sharenya . .

shakehand


Quote:
Original Posted By eenest
wah...sedep

ikut nonton ya



Quote:
Original Posted By blenyon
duduk bersila

sambil nunggu pintu dibukain maho



monggo kang . . .

coffee:

Quote:
Original Posted By badman007
Cara mengakses energi WALIYULLAH ...

+ Lakukan sholat sunnah 2 raka'at
+ Duduk teratai setengah sempurna
+ baca A'uudzu billaahis samii'il 'alimi minasy syaithaanir rajiim
+ baca bismillaahir rahmaanir rahiim
+ baca AL-Fatihah ayat 1 s/d V
+ baca " saya niat mengakses energi ...(nama Wali)"
+ baca LAAILLAH HA ILLALLAH MUHAMMADAR RASULULLAH
+ baca ALLAHU AKBAR, ALLAAHU AKBAR, ALLAAAHU AKBAR
+ baca Assalamu ALaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ...(nama wali)
+ Diam.

semoga bermanfaat \)



terima kasih atas share ilmunya bang

shakehand

o
badman007 - 26/11/2008 08:46 AM
#60

Quote:
Original Posted By kuli warnet
terima kasih mas . . .
silahkan dilanjut sharenya . .

shakehand








monggo kang . . .

coffee:




terima kasih atas share ilmunya bang

shakehand

o


sama-sama bang shakehand
Lanjuuut sup:sup:sup:
Page 3 of 45 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 >  Last ›
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Spiritual > ...::: [Share and Cleans] Sufisme :::...